0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan53 halaman

Analisis Risiko K3 di Proyek Renovasi

PJA 4

Diunggah oleh

Andry Harahap
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan53 halaman

Analisis Risiko K3 di Proyek Renovasi

PJA 4

Diunggah oleh

Andry Harahap
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROSES 4.

MANAJEMEN RISIKO
1. WORK SITE HAZARD ANALYSIS
1). Apakah Pelaksana Kontrak telah menyusun dan mengesahkan
dokumen Risk Register/ HIRADC/ JHSSEA terkait pekerjaan kontrak
yang akan dilaksanakan dengan cakupan aspek Health, Safety, Security
dan Environment?
MANAJEMEN RESIKO Doc. : 002 / HSEPLAN /HSE-AT&E / II /2024
4.1 WORK SITE HAZARD ANALYSIS Disahkan Oleh Direktur

HIRADC MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN KESEHATAN DAN LINGKUNGAN KERJA

No. HS R/ Kegiatan Risiko K3 Bahaya K3 Pengendalian/Pencegahan


*) P yang telah dilakukan
**)

A Aktifitas Office
1 S R Bekerja dengan alat Risiko K3 : Bahaya K3 :
elektronika ( Komputer dan
Printer )  First aid  Kesetrum Arus  Atur jarak duduk
 Iritasi mata lemah antara layar dengan
 Radiasi wajah
 Mengatur intensitas
cahaya computer
dan ruangan
 Menggunakan kursi
yang ergonomic

2 S R Membersihkan lokasi kerja Risiko K3 : Bahaya K3 :

 Gangguan  Debu  Kotak P3K, Masker


Pernafasan Debu
3 S R Menggunakan Bor Tangan, Risiko K3 : Bahaya K3 :
Peralatan Kunci dan lainnya
 First aid  Mengoperasikan  Mengurangi
 Iritasi Mata mesin Bor tangan penggunaan terlalu
 Gemetaran tidak sesuai dengan lama
SOP  Inspeksimesin bor
secara berkala
 Gunakan kacamata
safety
4 S R Aktivitas Pemasangan Risiko K3 : Bahaya K3 :
Bracket dinding,dll
 First aid  Memar  Pastikan material
 Lebam  Tertimpa Material yang dipasang tidak
 Luka kulit kerja melebihi kemampuan
 Tergores benda  Selalu focus saat
tajam bekerja
5 S R Memindahkan Barang Risiko K3 : Bahaya K3 :

 Luka Ringan  Terkilir  Kotak P3K


 Benda Rusak  Tertimpa Benda
Jakarta, 19 Februari 2024
PT. Adyawinsa Telecommunication & Electrical

Rony Dosonugroho
Direktur

15
FORMULIR HIRADC - Identifikasi dan Evaluasi Risiko Operasional Lokasi Kerja HSE C&T
(SF-001/2016/C-201/HSSE)

JUDUL PEKERJAAN : Renovasi Façade Kantor Pertamina, Pertamina Patra Niaga Sumbagut TANGGAL DIBUATI: 26 Juli 2024

LOKASI KERJA: : Jl. Yos Sudarso No.8-10, Silalas, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara 20111

TIM HIRADC: : Andry Harahap

LAMPIRAN B – TKI No ---------------------


Identifikasi Bahaya
Penilaian Risiko Sisa
Penilaian Risiko Saat Ini Hirarki Pengendalian
N/A/E
Rekomendasi Tindakan Pengendalian
Pelaksana (normal / Tipe Peraturan Perundangan

Administrasi
Engineering
No Kegiatan CLSR Lokasi (E: Eliminasi; S: Subsitusi, R: Rekayasa Pengendalian, A: Administratif, P: Alat Pelidung Diri) Prioritas PIC

Likelihood

Likelihood
Substitusi
Eliminasi
Deskripsi Bahaya Bahaya Konsekuensi

Severity

Severity
Kegiatan abnormal / Terkait

Risiko

Risiko
Skor

Skor
APD
emergency) (H|S|Sc|E)

(18 (21)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (23) (15) (16) (17) (19) (20)
)

Pre Mobiisasi
PM,
Miss Komunikasi; Kesalahan Gambar kerja,
1 Koordinasi rencana pekerjaan, waktu pelaksanaan dan area pekerjaan Others Office MOR I PM N Pisikologi S 2 2 4 LM UU No.1 Tahun 1970 A : Melakukan kordinasi terkait dokumen kerja, gambar kerja, approval material √ 2 1 2 L 3 Koordinator/SM,
Material dan Waktu Pelaksanaan
Logistik
HSE Koordinator,
Lain lain (Produk dan
HSE/Safety Pelaksanaan pekerjaan tertunda, Keterlamabatan Safety
2 Pembuatan Izin Kerja dan Kaji Risiko 3 Office MOR I N jasa, proses produksi, S 3 2 6 M UU No.1 Tahun 1970 A : Melengkapi berkas administrasi, HSE Plan, PJA, JSA, dan pengurusan SIKA √ 2 1 2 L 3
Officer target pekerjaan, jam kerja tidak sesuai Officer/Safety Man
properti)

Safety
Tubuh tidak [Link] kecelakaan kerja,
Biologi dan Psikologi H 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 A: 'melakukan DCU/pengecekan kesehatan pekerja v v 2 1 2 L 3 Officer/Safetyman,
pekerjaan terhambst
SPV
Lain lain (Produk, Safety
Pekerja tidak tahu potensi bahaya di tempat
dokumen dan jasa, Officer/Safetyman,
S kerja., Menyebabkan kecelakaan kerja, pekerjaan 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 A: 'melakukan sosialisasi area dan peralatan kerja √ v 2 1 2 L 3
SPV, proses produksi, SPV
terhambst
Koordiator, properti)·
1 Office MOR I N Safetyman, SPV
HSE/Safety Lain lain (Produk dokume Peralatan kerja dan APD tidak memenuhi standar,
3 Persiapan dan mobilisasi peralatan kerja dan alat bantu kerja S 4 4 A, S, P : √ √ 2 2 3
Officer dan jasa, proses produksi, Menyebabkan kecelakaan kerja, pekerjaan 1 LM UU No.1 Tahun 1970 1 L
melakukan inspeksi awal terhadap APD pekerja dan mengganti APD yg tidak layak
properti) terhambst
UU No.1 Tahun 1970, Safety
Lain lain (Produk,
Item scaffolding kurang, menyebakan isntlasi Permenaker No.9 thn Officer/Safetyman,
dokumen dan jasa, S 3 1 3 L A: P : mealakukan check list awal/inspeksi kelengkapan item scaffo;ding √ √ 2 1 2 L 3
scaffolding terlambat 2016 (Bekerja di logistik, Scaffolder
proses produksi, properti)
Ketinggian)
Safety
Cuaca buruk, Menyebabkan kecelakaan kerja,
Fisika S 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 E : 'menghentikan pekerjaan apabila terjadi hujan/angin kencang (SWA) √ v 2 1 2 L 3 Officer/Safetyman,
pekerjaan terhambst
SPV
Pekerja tidak mengetahui prosedur K3 yang
Lain lain (Produk dokume
berlaku, Menyebabkan terjadinya pelanggaran
4 Safety Induction 3 Office MOR I Semua Tim N dan jasa, proses produksi, HSSE 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 R,A : Melakukan sosialisasi awal dan Melakukan safety induction kepada pekerja yang akan bekerja '√ '√ '√ '√ '√ 3 1 3 L 3 Semua TIM
peraturan yang berlaku, terjadinya kecelakaan
properti)
kerja, pekerjaan tidak selesai sesuai terget
A:
Lain lain (Produk dokume
• Patuhi peraturan beralu lintas. Driver, Safety
dan jasa, proses produksi, Laka Lantas, Cidera parah, kerusakan kendaraan 6 1 6 M UU No.1 Tahun 1970 √ √ 3 1 3 L 3
• Pengemudi/Pengendara harus memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan dan SIM masih Officer/Safetyman
properti)
berlaku
Driver, Lain lain (Produk dokume R, A :
5 Mobilisasi 12 Office MOR I N S
Logistik dan jasa, proses produksi, Material dan alat kerja/tools terlambat 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 • Lakukan inspeksi kendaraan sebelum berangkat. √ √ √ 2 1 2 L 3 Driver, logistik
properti) • Cek semua kunci, ban pengganti serta emergency equipment lain nya tersedia di mobil.
4 1 4 S, R, A : Safety
pengemudi tidak fokus berkendara, Kecelakaan
Biologi dan Psikologi LM UU No.1 Tahun 1970 • Pastikan istirahat yang cukup pada malam hari. √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
lalu lintas dan gangguan kesehatan lainnya
• Setiap mengemudi selama 4 jam wajib istirahat selama 30 menit. Driver
Persiapan Pekerjaan
Memulai TBM terlambat dan pekerja tidak
Lain lain (Produk dokume mengikuti TBM, Pekerja tidak mengetahui
R, A : Safety
dan jasa, proses produksi, rencana pekerjaan dan potensi bahaya pekerjaan,
6 TBM (Tool Box Meeting) 3 Office MOR I Semua Tim N S 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 • Supervisor menjelaskan rencana pekerjaan kepada pekerja. √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
properti), Biologi, Memulai pekerjaan terlambat, Pekerja tidak
• Supervisor dan Personil HSE menjelaskan JSA kepada pekerja. SPV
Psikologi dapat bekerja karena tidak ikut TBM, Pekerja
tidak dapat bekerja dengan Optimal
R, A, P '
• Bahaya Tergelincir, • Pastikan area kerja 5 R. Safety
Patah anggota tubuh, tergores, terkilir, luka
2, 3 Office MOR I Semua Tim N Tersandung, Terjatuh H, S 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 • Pengawas terlebih dahulu mensosialisasikan JSA pekerjaaan sebelum bekerja. √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
terbuka pada tubuh
(Slips, Trips and Falls) • Sebelum memulai pekerjaan pengawas terlebih dahulu mensosialisasikan JSA pekerjaaan sebelum bekerja. SPV

Lain lain (Produk dokume Safety


7 Persiapan Area Kerja dan Alat Kerja
dan jasa, proses produksi, • R, A : Inspeksi peralatan sebelum digunakan sebelum melakukan kegiatan. Officer/Safetyman,
H, S Alat Kerja tidak bekeja dengan benar serta rusak 3 1 3 L UU No.1 Tahun 1970 √ √ √ 2 1 2 L 3 SPV
properti), Biologi,
Psikologi
Alat kerja rusak, tidak - Kerusakan meterial •R, A; Inspeksi peralatan sebelum digunakan sebelum melakukan kegiatan. Safety
sesuai peruntukan dan S - menyebabkan kecelakaan kerja (tergores, 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 •R, A; Memastikn pekerja ahli dalam menggunakan peralatn kerja √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
atau tidak layak pakai terpotong, terpukul) SPV
• Terjepit,
• Ttergores
Material Onsite • Bahaya Fisika, • Memeriksa dan memakai alat
• Terbentur
a) Material Façade (Panel ACP, Besi, H Beam, Besi Beton, Semen, Pasir, • Bahaya Kimia, pelindung diri (APD) Safety
1,2,3,7, • Terluka
8 Batu, Cat, Kabel, Lampu, Atap PVC, GRC, Besi Steinlis Pagar, dll) Office MOR I Semua TIM N • Bahaya Tergelincir, H,S, SC 4 1 4 LM UU No.1 Tahun 1970 • pemasangan rambu, barricade dan peralatan k3 lainnya yang membantu pelaksanaan pekerjaan √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
11,12 • Terpapar debu
b) Material Alat bantu kerja Scaffolding Tersandung, Terjatuh • lakukan inspeksi terhadap material dan alat bantu kerja yang baru Onsite apakah sesuai dengan material SPV, logistik
• Terjepit
(Slips, Trips and Falls) approval dan layak di gunakan
• Material tidak sesuai dan tidak layak
TAHAP PEKERJAAN
• Terjepit
• Tertimpa material Bongkaran
• Bahaya area kerja dengan material yang mudah
• Lakukan ToolBox meeting sebelum memluai pekerjaan
terbakar
• Memeriksa dan memakai alat
• Bahaya bekerja manual handling
• Bahaya Fisika, pelindung diri (APD)
• Bahaya kerja pengangkatan manual.
• Bahaya Kimia, • Pastikan area kerja aman
• Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan UU No.1 Tahun 1970
Pembongkaran Façade Eksisting • Bahaya kerja Panas • Pastikan tiang pagar tetap berdiri dengan baik dan tidak berpotensi menimpa pekerja Safety
dan PAK Permenaker No.9 thn
9 1) Pembongkaran Fasade 1,2,3,7,8 Office MOR I SPV, Foeman N • Bahaya Tergelincir, H, S 4 1 4 LM • Pengangkatan fasade manual di pandu dan di awasi dengan baik √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
• Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan, 2016 (Bekerja di
2) House keeping Tersandung, Terjatuh • Pastikan jumlah pekerja cukup untuk mengangkat beban fasade alumunium SPV, logistik
dehidrasi dan kehilangan kesadaran Ketinggian)
(Slips, Trips and Falls) • Pastikan Scaffoldig sudah di inspeksibersama diberi tagging dan layak pakai
• Percikan material beton
• Bahaya Ketinggian • Gunakan Full body harness double hook dengan Absorberr apabila bekerja diatas ketinggian 1,8 meter
• Bahaya debu
• Pastikan Cuaca dlam kondisi cerah, hentikan pekerjaan apabila hujan
• Hujan, meneybabkan pekerjaan terhambat
• Bersihkan area kerja sebelum dan sesudah pekerjaan pembongkaran selesai
• Bahaya Bekerja diKetinggian (terjatuh)
• Area kerja kotor
• Terjepit
• terpukul • Lakukan ToolBox meeting sebelum memluai pekerjaan.
• Bahaya area kerja
• Tertimpa material Bongkaran • Memeriksa dan memakai alat pelindung diri (APD)
• Bahaya bekerja manual
• Percikan material beton • Pastikan area kerja aman
handling
• Bahaya debu • Pastikan jarak aman kerja dengan pekerja lain
• Bahaya Fisika UU No.1 Tahun 1970
Pekerjaan Pembongkaran beton • Hujan, pekerjaan terhambat • Pastikan struktur eksisting tetap berdiri dengan baik dan tidak berpotensi menimpa pekerja Safety
• Bahay Kimia Permenaker No.9 thn
10 1) Pekerjaan Pembongkaran 1,2,3, 7,8 Office MOR I SPV, Foreman N H, S • Area kerja Kotor 4 1 4 LM • Pengangkatan facade manual di pandu dan di awasi dengan baik √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
• Bahaya bekerja di 2016 (Bekerja di
2) House Keeping • Terjatuh • Gunakan tali seling belt yang baru dan tercantum logo/ kapasitas daya angkat yang sesuai dengan beban SPV
Ketinggian Ketinggian)
• Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan yang diangkat
• Tergelincir,
dan PAK • Pastikan jumlah pekerja cukup untuk mengangkat beban fasade
Tersandung, Terjatuh
• Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan, • Pastikan cuaca cerah
(Slips, Trips and Falls)
dehidrasi dan kehilangan kesadaran • Bersihkan area kerja sebelum dan sesudah bekerja

• A;; Lakukan ToolBox meeting sebelum memluai pekerjaan.


• R:; Hati-hati saat melangkah
• R; Pasang papan petunjuk pekerjaan dan barricade line
• Tangan, kaki terkena duri, atau lainnya
• R; Semua peralatan dan komponen peralatan kerja serta pendukungnya sudah sesuai, tersedia dan kondisi
• Mata kemasukan debu atau pasir
bagus dan layak pakai
• Tangan/kaki terkena cangkul
Pekerjaan Galian dan Timbunan (Manual Digging) • R; Perhatikan gambar kerja teknis, perhatikan jalur kabel dan pipa dalam eksisting tidak menghalangi galian
• Mata kemasukan debu/pasir
1) Persiapan Hand Tool - Bahaya Kimia (debu) • A; Pastikan kondisi fit dan tidak sakit
• Terhirup debu
2) Pembersihan area yang akan di gali - Bahaya Fisika • P; Gunakan sarung tangan
• Cedera punggung UU No.1 Tahun 1970
3) Pekerjaan GalianTanah dengan cangkul - Bahaya Ergomis • R; gunakan alat bantu untuk mengangkat benda atau material yang berat. Teknik angkat manual yang baik Safety
• Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan Permenaker No.9 thn
11 4) Pengurugan 1m³ dengan Tanah Urug 1,2,3,7 Office MOR I SPV, Foreman N - Bahaya Manual handling H, S 5 1 5 M • R; control atau kualitas ahli dalam menggali dan menimbun/mengurug dengan penggawasan pengamatan √ √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
dan PAK 2016 (Bekerja di
5) Pengurugan Tanah kembali - Bahaya Kerusakan langsung SPV
• Cuaca panas dan menyebabkan dehidrasi dan Ketinggian)
6) Pengurugan Pasir Properti • A; Harus dipasang tag line/sign board peringatan ada galian
kehilangan kesadaran
- (4,5,6 galian selesai) - Bahaya Listrik • P; Gunakan APD yang sesuai dan layak
• Mencangkul menemukan ada benda selain
7) House Keeping • R; Pasang Barricade Line dan safety sign (Awas ada pekerjaan)
tanah (batu, kabel, tanda jalur kabel, pipa dll),
• E; Pastikan tidak ada aliran listrik yang short/bocor, kabel listrik eksisting pada area galian, pastikan tidak
terjadi korsletig pekerja tersetrum
mengganggu, gunakan sarung tangan untuk bekerja pada bidang listrik
• A, R; Ikuti langkah prosedur pekerjaan (MOP/SOP)
• R; Bersihkan area kerja sebelum dan sesudah bekerja dari bekas tanah galian
• R; Bekas tanah galian dibersihkan/diratakan

PEKERJAAN STRUKTUR
1) Pekerjaan Lantai dengan mutu beton K 200 dan Menggunakan Besi ulir
SNI (Medical) l
a. Pengecoran beton K 200
b. Pekerjaan Bekisting
- Terbentur
c. Pekerjaan Pembesian
- Peralatan rusak
• R; Lakukan Tool Box Meeting sebelum memulai pekerjan
- Deviasi mutu beton
2) Pekerjaan Pengecoran Struktur dengan mutu beton K 200 dan • Bahaya bekerja manual • R; Menyesuaikan alat kerja, alat yang tidak layak diperbaiki/diganti
- Deviasi Peralatan
Menggunakan Besi ulir SNI (Reflecting Pool) handling • R, A; Pastikan mutu beton sesuai spesifikasi
- Terpleset lantai becek
a. Pengecoran beton K 200 • Bahaya Fisika • R,A; Gunaan tangga/scaffolding yang layak dan sudah di ispeksi dan diberi tagging
- Cedera punggung
b. Pekerjaan Bekisting • Bahay Kimia • P; Gunakan PPE lengkap, sesuai dan benar, Sepatu pelindung, kacamata pelindung, sarung tangan,
• Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan UU No.1 Tahun 1970
c. Pekerjaan Pembesian • Bahaya kerja Panas uniform/baju kerja/rompi Safety
dan PAK Permenaker No.9 thn
12 1,2,3, 7,8 Office MOR I SPV, Foreman N • Bahaya bekerja di H, S 5 1 5 M •P; Gunakan face shield apabila menggunakan alat potong gerinda √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
• Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan, 2016 (Bekerja di
3) Pekerjaan Pengecoran (Lobby GM) Ketinggian • R; pemasangan alat proteksi pada bagian segmen kerja dan pada peralatan yang terdampak SPV
dehidrasi dan kehilangan kesadaran Ketinggian)
• Tergelincir, • R, A; atur ritme kerja, istirahat yang cukup dan perbanyak minum
• Terjadi kebakaran dan menyebabkan kerugian
4) Pekerjaan Pengecoran Struktur dengan mutu beton K 200 dan Tersandung, Terjatuh • R, A,; control atau kualitas ahli dalam pegecorn dengan pengawasan pengamatan langsung.
material dan pekerja
Menggunakan Besi ulir SNI (Lobby GM) (Slips, Trips and Falls) • P; pastikan area kerja aman dan gunakan APD lengkap dan sesuai.
- Tertusuk, tergores besi
a. Pengecoran beton K 200 • R, A; Ikuti langkah prosedur pekerjaan (MOP/SOP)
- Kesalahan Prosedur pekerjaan
b. Pekerjaan Bekisting • R; Lakukan house keeping saat dan sesudah selesai bekerja setiap hari sebelum meninggalkan area kerja
- Area kerja kotor
c. Pekerjaan Pembesian
- Terjatuh dari scaffolding atau tangga
5) Pekerjaan Pengecoran Struktur dengan mutu beton K 200 dan
Menggunakan Besi ulir SNI (Pondasi Tiang Struktur besi IWF)
a. Pengecoran beton K 200
b. Pekerjaan Bekisting
- Terpapar Adukan
- Mata pekerja terkena adukan saat
pemelesteran dan peng acian
• Bahaya bekerja manual - Cedera punggung
handling • Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan
PEKERJAAN PASANGAN DINDING
• Bahaya Fisika dan PAK UU No.1 Tahun 1970 •P; Gunakan APD (kacamata safety,sarung tangan) dan pastikan supervisor selalu mengawasi pekerjaan
1) Pekejaan Dinding Bata Merah Safety
• Bahay Kimia • Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan, Permenaker No.9 thn •R; Lakukan pekerjaan dengan memercikan air sebelum pengamprotan
13 2) Pemasangan Dinding bata merah 1,2,3, 7,8 Office MOR I SPV, Foreman N H, S 4 1 4 LM √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
• Bahaya Ketinggian dehidrasi dan kehilangan kesadaran 2016 (Bekerja di •R; Lakukan house keeping saat dan sesudah selesai bekerja setiap hari sebelum meninggalkan area kerja
3) Pekerjaan pelesteran dan Acian SPV
• Bahaya Tergelincir, • Gunkan Full Body Harness 2 Lanyar 2 hook Ketinggian)
4) House Keeping
Tersandung, Terjatuh - Pekerja cedera, tergores, keseleo, patah kaki,
(Slips, Trips and Falls) luka terbuka
- Tangan pekerja tergors terkena mistar saat
pemelesteran
- Area kerja kotor
• Bahaya area kerja - terpotong •R; Pastikan pengangkatan dan manual handing dilakukan dengan benar
Pekerjaan Lantai • Bahaya bekerja manual - Terjepit •P; Gunakan face shield dan masker apabila enggunakan alat potong keraming
1) Pekerjaan Pemasangan lantai keramik Uk 60X60 handling - Tergores •R; Pastikn area kerja aman dan tidak berantakan Safety
14 2) Pekerjaanv pemasangan lantai geranit Uk 60X60 1,2,3,7 Office MOR I SPV, Foreman N • Bahaya kerja H, S - Deviasi material (tidak sesuai) 3 1 3 L UU No.1 Tahun 1970 • R;Pastikan alat kerja sesuai dan layak pakai √ √ √ 2 1 2 L 3 Officer/Safetyman,
3) Pemebrsihan/House keeping pengangkatan manual. - Pemasangan lantai salah •A, R; Pastikan aterial keramik dan geranit sesuai dan sudah mendapatkan material approval SPV

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________________________________________________________
• Bahaya Fisika
• Bahay Kimia ______
______
- Kesalahan prosedur
- Area Kerja Kotor
•R; Lakukan house keeping saat dan sesudah
•P; Gunakan APD Mandatory lengkap
- Cedera punggung
•A; Pastikan scaffolding dalam keadaan baik dan sudah ditagging
• Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan
•A, R; Pastikan alat bantu angkat dalam keadaan baik (Katrol, tali tambang layak pakai) dandi Inspeksi
dan PAK
• Bahaya bekerja manual bersama sebelum digunakan
• Cuaca panas dan menyebabkan dehidrasi dan
handling •A, R; Pastikan Area kerja bagian bawah tidak ada aktifitas dan diberi tanda (sign)
Pekerjaan Install Fasade kehilangan kesadaran
• Bahaya Fisika •P; Gunakan APD yang sesuai
1) Aluminium Composit Panel aloy 4000 + Rangka • Terjadi kebakaran didekat area kerja
• Bahay Kimia •P; Gunakan Full body Harness double hook dan Absoerber apabila bekerja diatas ketinggian 1,8 meter
2) Besi Baja IWF 200 menyebabkan kerugian materil dan non materil UU No.1 Tahun 1970
• Bahaya bekerja di •P; APD Mandatory (Helm, Sepatu Safety, Pakaian Kerja, Sarung Tangan, Kaca Mata Safety) Safety
3) Plat besi - Kesalahan pemasangan Permenaker No.9 thn
15 1,2,3, 7,8 Office MOR I SPV, Foreman N Ketinggian H, S 4 1 4 LM •R; Guakana tali seling belt layak paki dan tercantum logo/ kapasitas daya angkat yang sesuai dengan beban √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
4) Pekerjaan Tanaman Hijau - Deviasi peralatan kerja 2016 (Bekerja di
• Bahaya Kerja Panas yang diangkat SPV
5) Logo Pertamina Bahan Stainless Steel - Deviasi Material (tidak sesua) Ketinggian)
• Bahaya Tergelincir, •R; Pastikan tidak ada material yang mudah terbakar di area bawah
6) House keeping - Kesalahan prosedur
Tersandung, Terjatuh •P; Sedikan apar didekat area kerja panas
- Area Kerja Kotor
(Slips, Trips and Falls) •A,R; Pastikan alat kerja sesuai dan layak pakai
- Terjatuh
• Bahaya Manual Diging •A; Pastikan material sudah mendapatkan Approval
- Terjepit
•A; Ikuti langkah prosedur pekerjaan (MOP/SOP)
- Tergores
•R; Lakukan house keeping saat dan sesudah selesai bekerja setiap hari sebelum meninggalkan area kerja
- Tertimpa

- Terjatuh
•P; Gunakan full bady harness double hook dengan absorber apabila bekerja diatas ketinggian 1,8 meter
- Terjepit
•R, P; Menggunakan tali seling belt yang layak dan tercantum logo/ kapasitas daya angkat yang sesuai
- Tergores
dengan beban yang diangkat.
• Bahaya bekerja manual - Tertimpa
•R; Memastikan tidak ada orang lain/ pekerja, kecuali orang lain/pekerja yang telah ditunjuk oleh pengawas
PEKERJAAN ATAP handling - Cedera punggung
•R, P; Memastikan tali pemandu disisi kiri dan kanan terpasang dengan benar
1) Pekerjaan Rangka Atap dengan menggunakan besi hollow • Bahaya Fisika • Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan
•R; Memastikan jarak aman pekerja lain yang sedang melakukan pengangkatan Material
2) Pekerjaan Atap Alderon • Bahay Kimia dan PAK UU No.1 Tahun 1970
•R; Memastikan tidak ada pekerja yang berdiri di bawah material yang sedang diangkat Safety
3) Pekerjaan Talang • Bahaya bekerja di • Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan, Permenaker No.9 thn
16 1,2,3, 7,8 Office MOR I SPV, Foreman N H, S 5 1 5 M •R,P; Memastikan tali pemandu disisi kiri dan kanan terpasang dengan benar √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
4) Pekerjaan Tiang besi Galvanis 3" Ketinggian dehidrasi dan kehilangan kesadaran 2016 (Bekerja di
•R,A; Memastikan peratan sudah tersedia SPV
5) Pekerjaan Pipa PVC 3" • Bahaya Kerja panas - Kesalahan pemasangan Ketinggian)
•R,A; Pastikan peralatan (Bor, gerinda) yang menggunakan litrik dalam keadaan baik dan lengkap, tidak
6) House keeping • Bahaya Tergelincir, - Deviasi peralatan kerja
rusak, kabel tidak terkelupas (peralatan sudah di tagging)
Tersandung, Terjatuh • Terjadi kebakaran didekat area kerja
• Sedia Apar di Area kerja panas
(Slips, Trips and Falls) menyebabkan kerugian materil dan non materil
• Pastikan tidak ada material mudah terbakar di dekat area kerja panas
- Deviasi Material (tidak sesua)
•P; Gunakan APD yang sesuai dan layak pakai
- Kesalahan prosedur
•R; Lakukan house keeping saat dan sesudah selesai bekerja setiap hari sebelum meninggalkan area kerja
- Area Kerja Kotor

•P; Alat Pelindung Diri (APD) diperiksa dan dipakai dengan baik dan benar sesuai dengan SOP yang berlaku.
•R; Area Pengecatan hanya diberi batas dan tutupan (terpal dan bentuk lainnya)
- Terpapar Adukan
•R; Pasang rambu peringatan agar orang tidak terpapar oleh bahan kimia melompat.
- Mata pekerja terkena adukan saat
•R, P; Sedia Apar dekat area kerja dengan metrial cat Minyak
pemelesteran dan peng acian
•R; Siapkan alat pengecatan dengan hati-hati, perhatikan tempat berjalan saat mengambil/memindah alat
- Cedera punggung
• Bahaya bekerja manual dan peralatan.
• Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan
handling •R; Kuas, roll cat, Selang-selang cat harus dipastikan dalam keadaan baik, tidak bocor, tertekuk atau cacat
dan PAK
• Bahaya Fisika lainnya. Selang harus diatur supaya rapi.
PEKERJAAN PENGECETAN • Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan,
• Bahay Kimia UU No.1 Tahun 1970 •A, R; Siapkan Kuas, roll cat, kompresor dengan hati-hati, perhatikan bagian kompresor yang bisa berputar.
1) Pekerjaan Pengecetan Eksterior dehidrasi dan kehilangan kesadaran Safety
• Bahaya bekerja di Permenaker No.9 thn •A, R; Kuas, roll cat, Kompresor harus diperiksa sebelum digunakan.
17 2) Pekerjaan dengan Cat Minyak 1,2,3, 7,8 Office MOR I SPV, Foreman N H, S • Cuaca Hujan menyebabkan pekerjaan 5 1 5 M √ √ v 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
Ketinggian 2016 (Bekerja di •A; Pastikan material cat sudah mendapatkan Approval material dari User
3) House keeping terhambat dan hasil pengecetan rusak (belum SPV
• Bahaya Tergelincir, Ketinggian) •A, R, P; Jika menggunakan perancah, naik/turun harus menghadap tangga perancah dan kedua tangan
kering)
Tersandung, Terjatuh bebas untuk berpegangan di tangga. Spray gun atau alat kerja dinaikkan dengan cara dikerek ke atas
- Pekerja cedera, tergores, keseleo, patah kaki,
(Slips, Trips and Falls) •P; Gunakan full body harness double hook dengan absorber apabila bekerja di ketinggian lebih dari 1,8
luka terbuka
meter
- Tangan pekerja tergors terkena mistar saat
•R; Setelah pengecatan selesai, diamkan hasil kerja agar kering, dan rapikan peralatan. Pastikan ruangan
pemelesteran
diamankan dari pekerjaan dengan panas atau debu agar hasil pengecatan tidak rusak
- Area kerja kotor
•R; Lakukan pengecatan dengan teknik yang benar dan tidak boros cat.
•R; Lakukan house keeping saat dan sesudah selesai bekerja setiap hari sebelum meninggalkan area kerja

• Tersetrum
• Bahaya bekerja di
• Konrsleting (Hubungn arus pendek listrik) •R, A; Gunkan tangga atau perancah/scaffolding yang layak dan sudah di tagging
Ketinggian
• Cedera punggung •R; Jika menggunakan perancah, naik/turun harus menghadap tangga perancah dan kedua tangan bebas
• Bahaya Listrik • UU No.1 Tahun 1970
PEKERJAAN ELEKTRIKAL • Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan, untuk berpegangan di tangga. Material atau alat kerja dinaikkan dengan cara dikerek ke atas
• Bahaya bekerja manual • Permenaker No 12
1) Pekerjaan Pemasangan Lampu Spotlight 8W 8 W BGP150 OUTDOOR dehidrasi dan kehilangan kesadaran •E, R, A, P; Pastikan tidak ada aliran listrik yang terhubung
handling Tahun 2015 (Keselamatan
IP65 • Cuaca Hujan menyebabkan pekerjaan •E; Pastikan sambungan kabel koneksi listrik sudah benar (arus pasa dan netral sudah benar) Safety
• Bahaya Fisika dan Kesehatan Kerja
18 2) Pekerjaan Pemasangan Lampu Sorot LED 10W BVP150 FLOODLIGHT 1,2,3, 7,8 Office MOR I SPV, Foreman N H, S terhambat dan pemasangan lampu out door 5 1 5 M •P; Gunakan full body harness double hook dengan absorber apabila bekerja di ketinggian lebih dari 1,5 √ √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
• Bahay Kimia Listrik di Tempat Kerja)
3) LED Stripe 31058 tapelinea 18w terlambat meter SPV
• Bahaya Ketinggian • Permenaker No.9 thn
4) Kabel NYM 2 x 2.5 mm • Pekerja cedera, tergores, keseleo, patah kaki, •R; Pastikan peralatan potong kabel sesuai
• Bahaya Tergelincir, 2016 (Bekerja di
5) House Keeping luka terbuka •R,A; Pastikn jalur kabel yang dipasang sudah sesuai dan terpasang deng baik dan benar
Tersandung, Terjatuh Ketinggian)
• Tangan pekerja tergors terkena mistar saat •A; Pastikan pekerja ahli dalam melakukan pekerjaan elektrikal
(Slips, Trips and Falls)
pemelesteran •R; Lakukan house keeping saat dan sesudah selesai bekerja setiap hari sebelum meninggalkan area kerja
• Area kerja kotor

•A; Lakukan ToolBox meeting sebelum memluai pekerjaan.


•P; Memeriksa dan memakai alat pelindung diri (APD)
•A,R; Pastikan area kerja aman
•R; Pastikan jarak aman kerja dengan pekerja lain
• Cedera punggung •R; Pastikan tiang pagar tetap berdiri dengan baik eksistig dan tidak berpotensi menimpa pekerja
• Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan •R; Pengangkatan material pagar manual di pandu dan di awasi dengan baik
dan PAK •R; Gunakan tali seling belt yang baru dan tercantum logo/ kapasitas daya angkat yang sesuai dengan beban
• Bahaya bekerja manual • Terpapar Cat yang diangkat
PEKERJAAN PAGAR
handling • Terpapar abu semen •R; Pastikan cuaca cerah
1) Pekerjaan Pembongkar Besi Stainless
• Bahaya Fisika • Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan, •R; Area Pengecatan hanya diberi batas dan tutupan (terpal dan bentuk lainnya)
2) Pekerjaan Pemasangan Pagar Hollow
• Bahay Kimia dehidrasi dan kehilangan kesadaran •R; Pasang rambu peringatan agar orang tidak terpapar oleh bahan kimia melompat. Safety
19 3) Pekerjaan Pemasangan Pagar Plat Besi Hitam N H, S 3 3 √ √ √ 2 2 3
1,2,3,7 Office MOR I SPV, Foreman • Bahaya Ketinggian • Cuaca Hujan menyebabkan pekerjaan 1 L UU No. 1 Tahun 1990 •P; Sedia Apar dekat area kerja panas dan jauhkan metrial cat Minyak dan material yang mudah terbakar 1 L Officer/Safetyman,
4) Pekerjaan pengecatan pagar
• Bahaya Kerja Panas terhambat dan hasil pengecetan rusak (belum •R; Siapkan alat pengecatan dengan hati-hati, perhatikan tempat berjalan saat mengambil/memindah alat SPV
5) Pekerjaan pengecatan minyak
• Bahaya Tergelincir, kering) dan peralatan.
6) Pekerjaan pemasangan Logo Pertamina Bahan Stainless Steel
Tersandung, Terjatuh • Pekerja cedera, tergores, keseleo, patah kaki, •R; Kuas, roll cat, Selang-selang cat harus dipastikan dalam keadaan baik, tidak bocor, tertekuk atau cacat
7) House Keeping
(Slips, Trips and Falls) luka terbuka lainnya. Selang harus diatur supaya rapi.
• Terjadi kebakaran didekat area kerja •R; Siapkan Kuas, roll cat, kompresor dengan hati-hati, perhatikan bagian kompresor yang bisa berputar.
menyebabkan kerugian materil dan non materil •R; Kuas, roll cat, Kompresor harus diperiksa sebelum digunakan.
• Area kerja kotor •A, R; Pastikan material pagar dan cat sudah mendapatkan Approval material dari User dan sesuai
•R; Setelah pengecatan selesai, diamkan hasil kerja agar kering, dan rapikan peralatan. Pastikan ruangan
diamankan dari pekerjaan dengan panas atau debu agar hasil pengecatan tidak rusak
•R; Lakukan pengecatan dengan teknik yang benar dan tidak boros cat.

______________________________________________________________________________________________________ •R; Lakukan house keeping saat dan sesudah selesai bekerja setiap hari sebelum meninggalkan area kerja
_______
____________________________
PEKERJAAN POS SECURITY
1) Pekerjaan Bongkar Dinding 1/2 bata
2) Pekerjaan Bongkar keramik
3) Pekerjaan bongkar beton bertulang
4) Pekerjaan bongkar atap inc rangka
• Lakukan ToolBox meeting sebelum memluai pekerjaan.
5) Pekerjaan bongkar kusen pintu dan jendela
• Memeriksa dan memakai alat pelindung diri (APD)
6) Pekerjaan Bongkar Klosed jongkong
• Pastikan area kerja aman
7) Pekerjaan bongkar Wastafle
8) Pekerjaan Pekerjaan galian • Pastikan jarak aman kerja dengan pekerja lain
9) Pekerjaan Urugan pasir • Pastikan struktur tetap berdiri dengan baik eksistig dan tidak berpotensi menimpa pekerja
10) Pekerjaan Sloof • Gunkan tangga atau perancah/scaffolding yang layak dan sudah di tagging
• Terjatuh, patah kaki hingga Fatality
- Cor • Jika menggunakan perancah, naik/turun harus menghadap tangga perancah dan kedua tangan bebas untuk
• Terjadi kebakaran didekat area kerja
- Bekesting berpegangan di tangga. Spray gun atau alat kerja dinaikkan dengan cara dikerek ke atas
menyebabkan kerugian materil dan non materil
- Besi • Bahaya bekerja di • Gunakan full body harness double hook dengan absorber apabila bekerja di ketinggian lebih dari 1,5 meter
• Cedera punggung, trkilir, keseleo
11) Pekerjaan Plat Beton ketinggian • Pengangkatan material manual di pandu dan di awasi dengan baik
• Luka teruka pada anggota tubuh
- Cor • Bahaya Kerja Panas • Gunakan tali seling belt yang baru dan tercantum logo/ kapasitas daya angkat yang sesuai dengan beban
• Cuaca panas dan menyebabkan kelelahan,
- Bekesting • Bahaya Tergelincir, yang diangkat
dehidrasi dan kehilangan kesadaran
- Besi Tersandung, Terjatuh • Pastikan area bawah saat pengangkatn tidak ada pekerja lain/llulintas orang
12) Pekerjaan Kolom Praktis • Cedera tulang punggung dalam jangka panjang
(Slips, Trips and Falls) • Pastikan jumlah pekerja cukup untuk mengangkat beban fasade
13) Pekerjaan Dinding 1/2 Bata • Resiko terhirup cat berbahan kimia, keracunan
• Bahaya Material Tajam • Pastikan cuaca cerah
14) Pekerjaan Plasteran dan PAK
Teriris tepian atap • Area Pengecatan hanya diberi batas dan tutupan (terpal dan bentuk lainnya) Safety
15) Pekerjaan Pengecatan • Terpapar Cat
20 1,2,3, 7,8 Office MOR I SPV, Foreman N • Bahaya Fisika (Atap H, S, E 3 1 3 L UU No. 1 Tahun 1990 • Pasang rambu peringatan agar orang tidak ada pekerja atau orang lain yang lalu lang dan tidak terpapar √ √ √ 3 1 3 L 3 Officer/Safetyman,
16) Pekerjaan Lantai Keramik 60x60 cm • Terpapar abu semen
tertiup angin) oleh bahan kimia melompat. SPV
17) Pekerjaan Dinding Keramik 30x60 cm • Sisa semen/pengecoran dapat menyebabkan
• Bahaya bekerja manual • Sedia Apar dekat area kerja dengan metrial cat Minyak
18) Pekerjaan Rangka Atap dengan besi hollow pencemaran udara apabila tidak dilakukan
handling • Siapkan alat pengecatan dengan hati-hati, perhatikan tempat berjalan saat mengambil/memindah alat dan
19) Pekerjaan atap Alderon pembersihan, tertiup angin dapat menyebabkan
• Bahaya kimia peralatan.
20) Pekerjaan Tiang besi Galvanis 3" iritasi mata dan pernafasan
21) Pekerjaan jendela aluminium • Bahaya pencemaran • Kuas, roll cat, Selang-selang cat harus dipastikan dalam keadaan baik, tidak bocor, tertekuk atau cacat
• Cuaca Hujan menyebabkan pekerjaan
22) Kaca Polos tempered glass = 12 mm lingkungan lainnya. Selang harus diatur supaya rapi.
terhambat dan hasil pengecetan rusak (belum
23) pekerjaan pintu kaca tempered 12 mm • Bahaya listrik • Siapkan Kuas, roll cat, kompresor dengan hati-hati, perhatikan bagian kompresor yang bisa berputar.
kering)
24) Pekerjaan Pintu UPVC • Area kerja Kotor • Kuas, roll cat, Kompresor harus diperiksa sebelum digunakan.
• Pekerja cedera, tergores, keseleo, patah kaki,
25) Pekerjaan Plafond gypsum + rangka • Pastikan material dan cat sudah mendapatkan Approval material dari User dan sesuai
luka terbuka
26) Pekerjaan Instalasi stop Kontak • Setelah pengecatan selesai, diamkan hasil kerja agar kering, dan rapikan peralatan. Pastikan ruangan
• Area kerja kotor
27) Pekerjaan Instalasi Saklar diamankan dari pekerjaan dengan panas atau debu agar hasil pengecatan tidak rusak
28) Pekerjaan Lampu Dl 12 W DN027C G3 12W D175 7 INCH • Lakukan pengecatan dengan teknik yang benar dan tidak boros cat.
SURFACE MOUNTED LED DOWNLIGHT OUTBOW • Pastikan area pemasangan pipa sudah benar, apabila melakukan galian pastikan area aman, tidak terdapat
29) Kabel NYA 2x1.5mm jaringan listrik pipa eksisting
30) Pemasangan MCB 10 A • Pastikan pekerja ahli dalam pekerjaan instalisi
31) Pekerjaan pemasangan klosed duduk inc acc • Lakukan house keeping saat dan sesudah selesai bekerja setiap hari sebelum meninggalkan area kerja
32) Pekeerjaan pemasangan kran air
33) Pemasangan wastafle
34) Pekerjaan pipa PVC 1/2"
35) Pekerjaan Pipa PVC 2"
36) Pekerjaan Pipa PVC 4"

Disusun Oleh Direview Oleh Disetujui Oleh Keterangan


Nama Andry Harahap, ST Nama Nama
Jabatan HSE Koordinator Jabatan Jabatan
Tanggal 26 Juli 2024 Tanggal Tanggal
Sign Sign Sign

KETERANGAN CLSR
1 Tool s a nd Equi pment
2 Sa fe Zone Pos i ti on
3 Permi t to Work
4 Is ol a ti on
5 Confi ned Spa ce
6 Li fti ng Opera ti on
7 Fi t To Work
8 Worki ng At Hei ght
9 Pers ona l Fl ota ti on Devi ce
10 Sys tem Overri de
11 As s et Integri ty
12 Sa fety Dri vi ng
Others Acti vi ti es tha t a re not i ncl uded i n CLSR
MANAJEMEN RESIKO Doc. : 002 / HSEPLAN /HSE-AT&E / II /2024
4.1 WORK SITE HAZARD ANALYSIS Disahkan Oleh Direktur

Menyusun Job Health Safety Environment Analysis (JHSEA) yang mencakup Pre mobilisasi, Pelaksanaan
pekerjaan hingga demobilisasi
Lampiran 4.2:
- Prosedur Dokumen JHSEA

4.2 Rencana mitigasi yang mencakup aspek:


- Penggunaan peralatan/bahan yang mampu memitigasi bahaya terkait

- Prosedur operasi & standard keselamatan yang akan diberlakukan

- Kompetensi minimal yang harus dipenuhi oleh pekerja terkait

- Pemenuhan persyaratan perizinan/regulasi yang berlaku baik di internal maupun eksternal

Pertamina.
- Pemantauan terhadap pemenuhan parameter nilai ambang batas aman terhadap aktivitas
pekerjaan
- .Penyediaan dan kepatuhan terhadap penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) yang disyaratkan

- Penyediaan peralatan Fire Protection yang dibutuhkan untuk mencegah dan menanggulangi

kebakaran
- Pengelolaan sampah dan/ atau limbah yang dihasilkan

- Pengelolaan hygiene industry

- Pengelolaan good house keeping

16
MANAJEMEN RESIKO Doc. : 002 / HSEPLAN /HSE-AT&E / II /2024
4.1 WORK SITE HAZARD ANALYSIS Disahkan Oleh Direktur

MATERI
BAHAYA DAN MITIGASI TERHADAP PEKERJAAN

Dalam mengidentifikasi potensi bahaya, perusahaan menggunakan metode Risk Register dan
Job Safety Analysis (JSA).
Pengertian JSA dalam K3 adalah teknik manajemen keselamatan yang fokusnya pada
identifikasi bahaya yang berhubungan dengan rangkaian pekerjaan atau tugas yang dilakukan.
JSA berfokus pada hubungan antar pekerja, tugas/pekerjaan, lingkungan kerja dan peralatan.

Setelah supervisor mengidentifikasi bahaya di area kerja, maka harus membuat langkah-
langkah pengendalian dan meminimalisir ataupun menghilangkan risiko yang ada dari suatu
pekerjaan. Seperti dilansir dari web [Link], berdasarkan NSC,
disebutkan bahwa JSA melibatkan tiga unsur penting diantaranya adalah

1. Langkah pekerjaan secara spesifik


2. Bahaya yang terdapat pada setiap langkah pekerjaan
3. Pengendalian bahaya berupa prosedur kerja yang aman bertujuan untuk mengurangi
atau bahkan menghilangkan bahaya pada langkah pekerjaan

Kewajiban Pembuat JSA

Pada umumnya, tugas dari supervisor adalah untuk pertanggung-jawaban dalam membuat JSA,
mendokumentasikan berkas JSA, memberikan atau pelatihan pada seluruh pekerja yang sesuai
dengan yang ada di JSA, menegakkan prosedural kerja yang aman dan efisien. Akan tetapi,
pekerja juga bertugas untuk terlibat langsung dalam pembuatan dan penerapan JSA. Hal ini
karena merekalah yang paling memahami bagaimana bahaya dan bagaimana cara
mengontrolnya. Mereka juga tidak hanya paham pengertian JSA dalam K3 melainkan bisa
mengendalikan bahaya yang terdapat pada area kerja mereka.
Dalam perusahaan, menerapkan prosedural K3 sangatlah penting untuk menciptakan
lingkungan kerja yang aman dan bisa menekan angka kecelakaan kerja.

17
MANAJEMEN RESIKO Doc. : 002 / HSEPLAN /HSE-AT&E / II /2024
4.1 WORK SITE HAZARD ANALYSIS Disahkan Oleh Direktur

Caranya dengan membentuk operasi kerja yang lebih sistematis, membangun prosedural kerja
yang tepat dan tentunya memastikan bahwa setiap pekerja sudah mendapatkan pelatihan yang
benar. Dengan begitu, Anda turun menyumbang sebagai pencegah kecelakaan kerja dan PAK di
tempat kerja.

Jenis Pekerjaan yang Membutuhkan JSA

Setelah memahami pengertian dari JSA (Job Safety Analysis) kita juga harus tahu pekerjaan apa
saja yang Membutuhkan JSA. Akan tetapi sebelum masuk ke situ, ada beberapa faktor yang
perlu untuk diperhatikan diantaranya adalah :
1. Pekerjaan yang bisa menyebabkan penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja.
2. Pekerjaan yang memiliki potensi untuk mengakibatkan cedera serius dan PAK yang yang
mematikan. Perlu diketahui juga untuk pekerjaan yang tidak ada riwayat kecelakaan
sebelumnya.
3. Pekerjaan yang terdapat kelalaian kecil sehingga mengakibatkan kecelakaan fatal dan
cedera serius.
4. Pekerjaan yang baru atau saja pekerjaan yang sudah alami perubahan proses dan
prosedur kerja.
5. Pekerjaan yang kompleks serta memerlukan instruksi tertulis.

Langkah-langkah Pembuatan JSA

1. Merinci langkah pekerjaan dari awal sampai akhir


Langkah ini sangat penting. Anda tidak membuat perincian secara spesifik untuk satu
pekerjaan tertentu melainkan dibuat untuk satu area kerja tertentu. Apabila area kerja
berubah akan tetapi jenis pekerjaannya sama tetap saja langkah-langkah dari pekerjaan
juga berubah.

18
MANAJEMEN RESIKO Doc. : 002 / HSEPLAN /HSE-AT&E / II /2024
4.1 WORK SITE HAZARD ANALYSIS Disahkan Oleh Direktur

2. Mengidentifikasi bahaya dan potensi kerja.


Salah satu bagian yang paling penting dari JSA adalah bagian ini. Nah ada beberapa
pertimbangan yang perlu Anda terapkan sebelum mengidentifikasi potensi bahaya:
- Penyebab kecelakaan kerja.
- Pekerjaan lainnya yang ada di dekat area kerja.
- Regulasi ataupun peraturan terkait pekerjaan yang hendak dilakukan.
- Instruksi produsen dalam mengoperasikan peralatan kerja
3. Penentuan langkah pengendalian berdasarkan bahaya di setiap langkah pekerjaan.
Setiap bahaya yang sudah diidentifikasi sebelumnya membutuhkan kontrol
pengendalian. Kontrol pengendalian ini nantinya menjelaskan tentang cara Anda dalam
menghilangkan bahaya di area kerja. Kontrol ini juga digunakan untuk mengurangi risiko
cedera secara signifikan.

Setelah supervisor membuat JSA, maka dirinya perlu mendiskusikan dengan para pekerja yang
terlibat. Alasannya adalah karena fungsi JSA sebagai pencegah kecelakaan tidak akan efektif
apabila para pekerja tidak tahu tentang apa yang dijelaskan dalam JSA.

19
2). Apakah dokumen Risk Register/ HIRADC/ JHSSEA tersebut telah
memberikan informasi yang cukup terkait potensi bahaya dan mitigasi
pekerjaan terkait sesuai dengan persyaratan HSSE Plan?
Dan ada JSA tambahan bila diperlukan
LAMPIRAN 1 – Formulir JSA
TKI No C-002/CT03100/2021-S9 Revisi ke-0

DATE
JOB SAFETY ANALYSIS
ANALISA KESELAMATAN KERJA 19 FEBRUARI 2024
JUDUL PEKERJAAN :
RENOVASI FAÇADE KANTOR PERTAMINA SUMBAGUT
AREA/SITE JOB TEAM LEADER
REGISTRATION EXECUTOR CATEGORY
AREA/LOKASI KERJA PENANGGUNG JAWAB PEKERJAAN
REGISTRASI
KATEGORI PELAKSANA
NOMOR : 002 /JHSEA/ AT&E / II /2024 Perusahaan : PT ADYAWINSA T&E
Kontraktor/Swakelola/
REVISI KE- : 0 / 1 / 2 / 3 / .... (lingkari) GEDUNG KANTOR PERTAMINA
Nama Personil : RONY DOSONUGROHO Eksternal
SUMBAGUT
Jabatan : DIREKTUR
[Link] KERJA* :
(Coret yang tidak sesuai)

TOOLBOX MEETING OUTLINE


ASSET/FACILITY OWNER EQUIPMENT/OBJECT JSA TEAM
PEMILIK FASILITAS PERALATAN/OBYEK PEKERJAAN TIM JSA MATERI RAPAT PERSIAPAN KERJA

PT PERTAMINA PATRA NIAGA REGIONAL ID CARD,, PALU, PERKAKAS TUKANG,, 1. Pesan & pengingat tentang HSSE (sesuai ruang lingkup
SUMBAGUT KUNCI TOOL KITT, GERINDA , MESIN ANDRY HARAHAP pekerjaan)
BOR, CUTTING TORCH, SCAFFOLDING ZULKARNAIN 2. Sosialisasi & pengingat isi JSA, khususnya rencana
TUBE, TANGGA ALUMINIUM mitigasi
PPE REQUIREMENTS/RECOMMENDATIONS 3. Rencana kerja harian
APD YANG DIBUTUHKAN/DISARANKAN 4. Pelaksanaan inspeksi peralatan sebelum digunakan
5. Melaporkan kondisi dan tindakan tidak aman selama
bekerja pada PATUH
APD Standar** Pelindung Tangan APD Pekerjaan diatas AIR 6. NIHIL KECELAKAAN
 
7. NIHIL TUMPAHAN
APD Pekerjaan Ketinggian 8. NIHIL DOWN TIME TIDAK TERENCANA
 Pelindung Pendengaran Pelindung Badan 9. ZERO FATALITY
Pelindung Mata/Wajah Lainnya…………………. 10. GOLDEN RULES
Pelindung Pernafasan 
 11. 12 SAVING RULES (CLSR)
12. SOSIALISASI PEKERJAAN KETINGGIAN
13. SOSIALISASI RESIKO DAN BAHAYA PATAHAN DAN
TEKANAN PIPA

MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
Pengurusan Ijin Kerja mengikuti -Bahaya Fisika : - Tertular virus corona sehingga pekerja ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
protocol Covid 19 -Ujung pena yang tajam mengakibatkan luka tidak dapat bekerja dan harus di -Lakukan Swab test / Rapid Test pada
tusuk pada kulit Karantina mandiri semua
- Kurang percaya diri akibat tumpahan Pelaksana dan Pekerja
-Bahaya Kimia : tinta ke baju / seragam yang digunakan -Lakukan Protokol Covid 19 yang benar
-Ujung pena yang rusak sehingga menodai - Lembar ijin kerja rusak sehingga dengan menjaga jarak dengan orang lain
baju dan form ijin kerja harus membuat permohonan baru dan lebih dari 1 meter, menggunakan masker
menambah lama waktu pengurusan dengan benar,selalu gunakan hand
sanitizer setelah memegang sesuatu
-Bahaya Biologi :
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis SUBSTITUSI
-Ganti APD yang rusak
yang sama secara bergantian
-Gunakan Masker sekali pakai
-Gunakan Hand sanitizer yang lolos uji
-Bahaya Ergonomi : klinis
-Lokasi kerja yang kotor dan Sempit
ENGINERING CONTROL
sehinggan pekerja susah bergerak -jangan bekerja sebelum hasil Lab covid
19
telah di screening kepada petugas
-Bahaya Psikososial : medical
-Mempekerjakan Pekerja yang tidak memiliki lokasi pekerjaan
kemampuan berakibat kesalahan dalam -Pastikan Dokumen yang diurus sesuai
proses pengurusan ijin dengan Pekerjaan yg akan dikerjakan
-Pengawas dan Safetyman tidak mampu
berkomunikasi sehingga terjadi Miss di CONTROL ADMINISTRASI
lapangan kerja berakibat pekerjaan salah dan -Protokol covid19 dari pertamina dan
diberhentikan. pemerintah setempat
-SOP Penggunaan APD yang Benar
-Sosialisasi Covid 19 di lokasi kerja
-Ijin Kerja Dingin

ALAT PELINDUNG DIRI


-Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet, Safety Shoes,Sarung tangan

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D

Pengurusan PJA dan WIP -Bahaya Fisika : -Kesalahan dalam memberikan ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
-Ujung pena yang tajam mengakibatkan luka Informasi sehingga menyebabkan -Mengurangi Aktifitas kerja yang -Pengawas Pertamina
tusuk pada kulit kerugian perusahaan berlebihan
-Kelelahan -Jangan system kerja dan alat kerja
-Bahaya Kimia : -Stres akibat jam kerja yang berlebihan
-Ujung pena yang rusak sehingga menodai SUBSTITUSI :
baju dan form ijin kerja -Mengganti APD yang rusak
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Mengganti alat kerja yang rusak
-Bahaya Biologi : -Membawa dan menggunakan alat tulis
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis pribadi
yang sama secara bergantian - Penyediaan alat sanitasi : Hand
Sanitizer dan/atau Tempat cuci tangan
-Bahaya Ergonomi : Terpasang safety sign, rambu k3 , safety
-Lokasi kerja yang kotor dan Sempit line
sehinggan pekerja susah bergerak
ENGINERING CONTROL :
-Bahaya Psikososial : -Pastikan Menggunakan Alat tulis sendiri
-Mempekerjakan Pekerja yang tidak memiliki guna menghindari penyebaran virus covid
kemampuan berakibat kesalahan dalam 19
proses penghitungan -Pastikan Pekerja Berbadan Sehat ( MCU
-Jam Kerja yang berlebihan dapat dan DCU)
mengakibatkan pekerja lelah dan stress -Pastikan Golden Rules dan Life Saving
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang Rule di Jalankan oleh pekerja
komunikasi -Pastikan Pekerja Memperhatikan Aspek
Keselamatan dan Kesehatan

CONTROL ADMINISTRASI:
-Lakukan Inspeksi secara berkala pada
peralatan
-SOP Penggunaan APD ( 01/SOP-HSE/
AT&E /2024 )
- Sosialisasi Penggunaan APAR
-Sosialisasi Penanganan kecelakaan
dengan Kotak P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Sosialisasi cara mengangkat beban yang
benar
-Sosialisasi Keselamatan dan bahaya
bahan berbahaya dan MSDS material
yang digunakan
-Sosialisasi Golden Rules dan Saving
Rules
-Ijin Kerja Dingin

ALAT PELINDUNG DIRI


--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
-Standby APAR CO2
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
Pengadaan dan Mobilisasi -Bahaya Fisika : -Tertimpa material kerja ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Material Kerja -Mesin/Mobil Half Crane yang sudah Melebihi umur -Terlindas Ban truck pengangkut -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
Pemakaian beresiko rusak di dalam lokasi kerja material kerja dan safety cone
-Melebihi Kapasitas daya angkat (SWL) pada Tangkai -Patah Tulang akibat manual handling -Jangan Mengangkat beban melebihi
Half crane berakibat material jatuh dan menimpa pekerja yang salah kemampuan
-Tergores benda tajam yang ada
-Bahaya Biologi : disekitar lokasi kerja SUBSTITUSI :
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis -Mengganti APD yang rusak
yang sama secara bergantian -Mengganti alat kerja yang rusak dengan
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan alat kerja yang aman
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Mengganti Kawat sling dengan Tali
Safety Belt khusus angkat angkut
-Bahaya Kimia :
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja ENGINERING CONTROL :
batuk dan sesak nafas -Pastikan Flame trap knalpot kendaraan
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak telah dipasang dengan benar
sehingga uap dan bau nya menyengat -Pastikan Pelindung roda putaran telah
dicover dengan benar
-Bahaya Ergonomis : -Pastikan Beban yang di angkat dengan
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang alat tidak melebihi standart SWL
focus saat bekerja.
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta CONTROL ADMINISTRASI:
monoton berdiri terus -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
-terkait Pengangkatan menggunakan Alat berat, peralatan
terguling dan tertabrak dikarenakan beban angkat -SOP Penggunaan APD ( 01/SOP-HSE/
melebihi kapasitas, operator tidak memiliki kompetensi AT&E /2024)
(SIO), alat berat tidak memiliki SILO, tidak adanya lifting - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
plan -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Bahaya Psikososial : -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
-Jam Kerja yang berlebihan dapat benar
mengakibatkan pekerja lelah dan stress -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang Rules
komunikasi -Pastikan Ijin Kerja telah disetujui
-Operator tidak memiliki Surat Ijin Operasi akan
berakibat kesalahan kerja dikarenakan tidak mampu ALAT PELINDUNG DIRI
dalam mengoperasikan alat half crane --Safety shoes
-Faktor Usia mempengaruhi kemampuan pekerja(batas -Safety Helmet
usia pekerja dibawah 55thn) -Coverall
-Pengawas dan Safetyman tidak mampu berkomunikasi -Masker
sehingga terjadi Miss di lapangan kerja berakibat -Safety Gloves
pekerjaan salah dan diberhentikan.
FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
-Standby APAR CO2
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
PEKERJAAN BANGUNAN POS SECURITY DAN BANGUNAN EKSISTING
Pekerjaan Bongkaran Bangunan -Bahaya Fisika : -Tergores benda tajam ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Existing -Mata Bor yang tajam dapat Mengakibatkan pekerja -Tergigit serangga dan Hewan melata -Gunakan Safetyline atau Safetycone - Pengawas Pertamina
tertusuk, Gulungan Kabel yang semrawut,,Kabel Yang -Terpapar Covid 19 untuk membatasi area bongkaran
teraliri Arus Listrik menyebabkan Pekerja Tersetrum -Kotoran dan Debu akibat bongkaran -jangan mengganti atau merubah system
-Gagang palu yang kurang kokoh beresiko terlepas dan -Kelelahan yang ada pada peralatan
mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik SUBSTITUSI :
dan kematian -Mengganti APD yang rusak
-Gunakan LOTO pada alat jika tidak
-Bahaya Biologi : dioperasikan
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis -Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
yang sama secara bergantian sambungan pada kabel
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan
banyak pekerja di lokasi pekerjaan ENGINERING CONTROL :
-Pastikan Peralatan Bergerak telah
-Bahaya Kimia : diberikan Pelindung pada Roda dan
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja Putaran mesin
batuk dan sesak nafas -Pastikan area kerja aman dari genangan
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak air dan vapour
sehingga uap dan bau nya menyengat -Gunakan Gas detector , Periksa secara
berkala kandungan gas di sekitar tempat
-Bahaya Ergonomis : kerja
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Laporkan segera jika ada peralatan yang
focus saat bekerja. rusak
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -jangan mengganti atau merubah system
monoton berdiri terus yang ada pada peralatan
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House
Setempat, CONTROL ADMINISTRASI:
- Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-Sosialisasi Penggunaan APAR
-Sosialisasi P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi

ALAT PELINDUNG DIRI


- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
Membersihkan Lokasi bekas -Bahaya Fisika : -Debu kotoran bekas pekerjaan ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
bongkaran -Tempat sampah yang rusak menyebabkan -Material tajam bekas pekerjaan -Barikade Area Kerja dengan Safety line
sampah berserakan dan safety cone
-Material Kerja yang berkarat dan rusak
menyebabkan luka gores pada kulit SUBSTITUSI :
-Mengganti APD yang rusak
-Mengunakan Gerobak Harco yang aman
-Bahaya Biologi : pengganti pengki manual
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
banyak driver dan konsumen yang akan diberikan Pelindung pada Roda dan
masuk lokasi Putaran mesin
-Bau tidak sedap mengundang bakteri dan -Pastikan area kerja aman dari genangan
lalat berkumpul sehingga dapat mengenai air dan vapour
makanan dan minuman disekitar lokasi -Gunakan Gas detector , Periksa secara
berkala kandungan gas di sekitar tempat
kerja
-Bahaya Kimia : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja rusak
batuk dan sesak nafas -jangan mengganti atau merubah system
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak yang ada pada peralatan
sehingga uap dan bau nya menyengat -jangan bercanda saat bekerja

CONTROL ADMINISTRASI:
-Bahaya Ergonomis : -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang peralatan
focus saat bekerja. -Peralatan telah diberian TAG khusus
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -SOP Pekerjaan House Keeping (
monoton berdiri terus 024/SOP-HSE/ AT&E /2024)
-Bau tidak sedap dari area pembersihan - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
menyebabkan pekerja pusing dan mual -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
sehingga tidak nyaman bekerja kerja
-Sosialisasi cara mengangkat beban yang
-Bahaya Psikososial : benar
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
mengakibatkan pekerja lelah dan stress Rules
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang -Pastikan Ijin Kerja telah disetujui
komunikasi
ALAT PELINDUNG DIRI
--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield,

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
Galian Tanah Pondasi -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
- Gagang Cangkul yang kurang kokoh -Terhirup debu pasir -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
beresiko terlepas dan mengenai kepala dan -Dehidrasi akibat terik matahari dan safety cone
tubuh pekerja di sekitarnya -Tergores benda tajam
-Material Kerja yang berkarat dan rusak -Terperosok Lubang eks galian SUBSTITUSI :
menyebabkan luka gores pada kulit -Mengganti APD yang rusak
-Mengunakan Gerobak Harco yang aman
-Bahaya Biologi : pengganti pengki manual
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
banyak driver dan konsumen yang akan diberikan Pelindung pada Roda dan
masuk lokasi Putaran mesin
-Bau tidak sedap mengundang bakteri dan -Pastikan area kerja aman dari genangan
lalat berkumpul sehingga dapat mengenai air dan vapour
makanan dan minuman disekitar lokasi -Gunakan Gas detector , Periksa secara
berkala kandungan gas di sekitar tempat
-Bahaya Kimia : kerja
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -Laporkan segera jika ada peralatan yang
batuk dan sesak nafas rusak
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -jangan mengganti atau merubah system
sehingga uap dan bau nya menyengat yang ada pada peralatan

-Bahaya Ergonomis : CONTROL ADMINISTRASI:


-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
focus saat bekerja. peralatan
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -Peralatan telah diberian TAG khusus
monoton berdiri terus -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
-Bau tidak sedap dari area pembersihan -SOP Pekerjaan House Keeping (
menyebabkan pekerja pusing dan mual 024/SOP-HSE/ AT&E /2024)
sehingga tidak nyaman bekerja - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Bahaya Psikososial : kerja
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
mengakibatkan pekerja lelah dan stress benar
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
komunikasi Rules
-Pastikan Ijin Kerja telah disetujui

ALAT PELINDUNG DIRI


--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves,

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Pembesian Pondasi Bangunan -Bahaya Fisika : -Tergores benda tajam di lokasi kerja ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
-Kunci Kunci untuk mengencangkan baut -Terpleset akibat lantai kerja yang licin -Gunakan Sarung tangan saat mengikat -Pengawas Pertamina
yang besar menyebabkan lebam jika terkena -Terjepit alat kerja betonizer
kaki -Kelelahan akibat dehidrasi
-Ujung besi yang tajam pada permukaan -Tertusuk Kawat bekisting SUBSTITUSI :
betonizer menyebabkan luka gores pada jari -Gunakan Tang Kawat untuk mengganti
dan tangan mengikat manual dengan plintiran jari
-Material Kerja yang berat menyebabkan -Ganti sarungtangan apabila telah rusak
patah tulang dan luka lebam jika terkena kaki
ENGINERING CONTROL :
-Bahaya Biologi : -Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis kan dengan Pengawas Lokasi
yang sama secara bergantian -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan rusak
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -jangan mengganti atau merubah system
yang ada pada peralatan
-Bahaya Kimia :
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja CONTROL ADMINISTRASI:
batuk dan sesak nafas -Inspeksi Peralatan secara berkala
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -Jalankan Shift kerja pada pekerja untuk
sehingga uap dan bau nya menyengat control pekerjaan
-SOP Pekerjaan Pembesian(008/SOP-
HSE/ AT&E /2024)
-Bahaya Ergonomis : -Sosialisasi Penggunaan APAR
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Sosialisasi P3K
focus saat bekerja. -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta kerja
monoton berdiri terus -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi
-Bahaya Psikososial :
-Jam Kerja yang berlebihan dapat ALAT PELINDUNG DIRI
mengakibatkan pekerja lelah dan stress - Masker/face shield ,Wearpack,Safety
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan
komunikasi
FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D

Pabrikasi dan Pengelasan Besi Struktur -Bahaya Fisika : -Paparan Sinar dan Asap Las ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Bangunan -Kunci Kunci untuk mengencangkan baut Menyebabkan iritasi mata dan -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
yang besar menyebabkan lebam jika terkena pernafasan dan safety cone
kaki -Percikan api dari Penggerindaan dan -Weldiing Habitat
-Gagang palu yang kurang kokoh beresiko terlepas dan Pengelasan Menyebabkan Kebakaran
mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Tergores benda tajam akibat mata SUBSTITUSI :
-Selang Cutting Torch yang rusak dan bocor berakibat gerinda yang tidak diberikan pelindung -Mengganti APD yang rusak
terjadinya Segitiga Api putaran -Mengunakan Welding Habibat untuk
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Posisi Botol O2 dan LPG yang tidak Terikat dapat -Patah Tulang Menutupi area Pengelasan
menyebabkan Ledakan dan Menimpa pekerja -Tertimpa material kerja -Gunakan Flash Back Arrester pada
-Mata Gerinda yang tidak dilengkapi dengan Pelindung -Terjepit Material Squarepile Selang Cutting Torch
putaran berakibat jari pekerja tergores dan Terpotong
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik ENGINERING CONTROL :
dan kematian -Pastikan Flame trap knalpot kendaraan
telah dipasang dengan benar
-Bahaya Biologi : -Pastikan Pelindung roda putaran telah
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis dicover dengan benar
yang sama secara bergantian -Pastikan Area Pengelasan dipasangi
-Asap dari Kawat las beresiko pekerja sesak nafas dan Walding Habitat
Kematian
-Terhirup Asap dari Pengelasan CONTROL ADMINISTRASI:
-Percikan api akibat pekerjaan Pengelasan dan -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
Penggerindaan dapat menyebabkan Api dan kebakaran peralatan
-Paparan Sinar Las menyebabkan Mata Pekerja Rabun -Peralatan telah diberian TAG khusus
bahkan Kebutaan -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan -SOP Pekerjaan Pengelasan ( 017/SOP-
banyak pekerja di lokasi pekerjaan HSE/ AT&E /2024)
- Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
-Bahaya Kimia : -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja kerja
batuk dan sesak nafas -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak benar
sehingga uap dan bau nya menyengat -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
Rules
-Bahaya Ergonomis : -Pastikan Ijin Kerja telah disetujui
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang
focus saat bekerja. ALAT PELINDUNG DIRI
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta --Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
monoton berdiri terus Masker, Safety Gloves, Face Shield,
-penggunaan alat las mengakibatkan kebakaran, kabel Appron dada, Topeng Las
listrik terkelupas, percikan api, tidak memiliki
kompetensi, bekerja tidak sesuai FIRE PROTECTION
dengan SOP, terpapar bahan -Standby APAR klas A,B,C dan D
kimia, terhirup asap dari pengelasan -Standby APAR CO2
-Welding Habitat
Pabrikasi dan Pengelasan Rangka Atap -Bahaya Fisika : -Paparan Sinar dan Asap Las ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Gedung dan Tangga -Kunci Kunci yang berserakan di atas roof Menyebabkan iritasi mata dan -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
tangki dapat menimpa peekrja dibawah pernafasan dan safety cone
-Scaffolding yang kurang aman -Percikan api dari Penggerindaan dan -Weldiing Habitat
-Selang Cutting Torch yang rusak dan bocor berakibat Pengelasan Menyebabkan Kebakaran -Safety Net
terjadinya Segitiga Api -Tergores benda tajam akibat mata -Full body harness doble hook
-Posisi Botol O2 dan LPG yang tidak Terikat dapat gerinda yang tidak diberikan pelindung
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
menyebabkan Ledakan dan Menimpa pekerja putaran SUBSTITUSI :
-Mata Gerinda yang tidak dilengkapi dengan Pelindung -Patah Tulang -Mengganti APD yang rusak
putaran berakibat jari pekerja tergores dan Terpotong -Tertimpa material kerja -Mengunakan Welding Habibat untuk
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik -Terjatuh dari ketinggian Menutupi area Pengelasan
dan kematian -Dehidrasi akibat sinar matahari -Gunakan Flash Back Arrester pada
Selang Cutting Torch
-Bahaya Biologi : -Ganti Fullbody harnes single hook
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis menggunakan double hook
yang sama secara bergantian
-Asap dari Kawat las beresiko pekerja sesak nafas dan ENGINERING CONTROL :
Kematian -Pastikan Pelindung roda putaran telah
-Terhirup Asap dari Pengelasan dicover dengan benar
-Percikan api akibat pekerjaan Pengelasan dan -Pastikan Area Pengelasan dipasangi
Penggerindaan dapat menyebabkan Api dan kebakaran Walding Habitat
-Paparan Sinar Las menyebabkan Mata Pekerja Rabun -Pastikan Scaffolding telah di TAG oleh
bahkan Kebutaan petugas Scaffolder
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan
banyak pekerja di lokasi pekerjaan CONTROL ADMINISTRASI:
-Lakukan Inspeksi secara berkala pada
-Bahaya Kimia : peralatan
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -Peralatan telah diberian TAG khusus
batuk dan sesak nafas -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -SOP Pekerjaan Pengelasan ( 017/SOP-
sehingga uap dan bau nya menyengat HSE/ AT&E /2024)
-SOP Pekerjaan di Ketinggian ( 018/SOP-
-Bahaya Ergonomis : HSE/ AT&E /2024)
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
focus saat bekerja. -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta kerja
monoton berdiri terus -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
-penggunaan alat las mengakibatkan kebakaran, kabel benar
listrik terkelupas, percikan api, tidak memiliki -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
kompetensi, bekerja tidak sesuai Rules
dengan SOP, terpapar bahan -Pastikan Ijin Kerja telah disetujui
kimia, terhirup asap dari pengelasan
-Panas Matahari saat bekerja di Roof tangki berakibat ALAT PELINDUNG DIRI
dehidrasi --Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield,
Appron dada, Topeng Las

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
-Standby APAR CO2
-Welding Habitat
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
Pengecoran Lantai Kerja dan Pondasi -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata akibat percikan cor ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
- Gagang Cangkul yang kurang kokoh beresiko terlepas -Terhirup debu semen -Gunakan Masker dan Kacamata safety -Pengawas Pertamina
dan mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Sakit pinggang akibat mengaduk
-Putaran Mesin Pengaduk semen yang rusak dan semen terlalu lama SUBSTITUSI :
kurang aman -Gunakan Mesin pengaduk semen
daripada menggunakan cangkul saat
-Bahaya Biologi : mengaduk semen
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis -Ganti sarungtangan apabila telah rusak
yang sama secara bergantian
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
kan dengan Pengawas Lokasi
-Bahaya Kimia : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja rusak
batuk dan sesak nafas -jangan mengganti atau merubah system
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak yang ada pada peralatan
sehingga uap dan bau nya menyengat
CONTROL ADMINISTRASI:
-Bahaya Ergonomis : -Inspeksi Peralatan secara berkala
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Jalankan Shift kerja pada pekerja untuk
focus saat bekerja. control pekerjaan
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -SOP Pekerjaan Pembesian(008/SOP-
monoton berdiri terus HSE/ AT&E /2024)
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House -Sosialisasi Penggunaan APAR
Setempat, -Sosialisasi P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Bahaya Psikososial : kerja
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
mengakibatkan pekerja lelah dan stress tangni pengawas lokasi
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang
komunikasi ALAT PELINDUNG DIRI
- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Urugan Tanah Pondasi dan Lantai -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Bangunan -Tempat/Wadah Urugan yang rusak -Terhirup debu pasir -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
menyebabkan tanah berserakan dan berdebu -Dehidrasi akibat terik matahari dan safety cone
-Material Kerja yang berkarat dan rusak -Tergores benda tajam
menyebabkan luka gores pada kulit -Terperosok Lubang eks Pemancangan SUBSTITUSI :
-Mengganti APD yang rusak
-Bahaya Biologi : -Mengunakan Gerobak Harco yang aman
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis pengganti pengki manual
yang sama secara bergantian
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak driver dan konsumen yang akan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
masuk lokasi diberikan Pelindung pada Roda dan
-Bau tidak sedap mengundang bakteri dan Putaran mesin
lalat berkumpul sehingga dapat mengenai -Pastikan area kerja aman dari genangan
makanan dan minuman disekitar lokasi air dan vapour
-Gunakan Gas detector , Periksa secara
-Bahaya Kimia : berkala kandungan gas di sekitar tempat
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja kerja
batuk dan sesak nafas -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak rusak
sehingga uap dan bau nya menyengat -jangan mengganti atau merubah system
yang ada pada peralatan
-Bahaya Ergonomis : -jangan bercanda saat bekerja
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang
focus saat bekerja. CONTROL ADMINISTRASI:
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
monoton berdiri terus peralatan
-Bau tidak sedap dari area pembersihan -Peralatan telah diberian TAG khusus
menyebabkan pekerja pusing dan mual -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
sehingga tidak nyaman bekerja -SOP Pekerjaan House Keeping (
024/SOP-HSE/ AT&E /2024)
-Bahaya Psikososial : - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
mengakibatkan pekerja lelah dan stress kerja
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
komunikasi benar
-Sosialisasi Golden Rules dan Saving
Rules
-Pastikan Ijin Kerja telah disetujui

ALAT PELINDUNG DIRI


--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield,
Appron dada, Topeng Las

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
-Standby APAR CO2
-Welding Habitat

Pengecoran Lantai Bangunan -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata akibat percikan cor ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
- Gagang Cangkul yang kurang kokoh beresiko terlepas -Terhirup debu semen -Gunakan Masker dan Kacamata safety -Pengawas Pertamina
dan mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Sakit pinggang akibat mengaduk
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Putaran Mesin Pengaduk semen yang rusak dan semen terlalu lama SUBSTITUSI :
kurang aman -Gunakan Mesin pengaduk semen
daripada menggunakan cangkul saat
-Bahaya Biologi : mengaduk semen
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis -Ganti sarungtangan apabila telah rusak
yang sama secara bergantian
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
kan dengan Pengawas Lokasi
-Bahaya Kimia : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja rusak
batuk dan sesak nafas -jangan mengganti atau merubah system
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak yang ada pada peralatan
sehingga uap dan bau nya menyengat
CONTROL ADMINISTRASI:
-Bahaya Ergonomis : -Inspeksi Peralatan secara berkala
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Jalankan Shift kerja pada pekerja untuk
focus saat bekerja. control pekerjaan
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -SOP Pekerjaan Pembesian(008/SOP-
monoton berdiri terus HSE/ AT&E /2024)
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House -Sosialisasi Penggunaan APAR
Setempat, -Sosialisasi P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Bahaya Psikososial : kerja
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
mengakibatkan pekerja lelah dan stress tangni pengawas lokasi
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang
komunikasi ALAT PELINDUNG DIRI
- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Pemasangan Dinding Bata dan Plester -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata akibat percikan adukan ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
acian - Gagang Cangkul yang kurang kokoh beresiko terlepas semen -Gunakan Masker dan Kacamata safety -Pengawas Pertamina
dan mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Terhirup debu semen
-Putaran Mesin Pengaduk semen yang rusak dan -Sakit pinggang akibat mengaduk SUBSTITUSI :
kurang aman semen terlalu lama -Gunakan Mesin pengaduk semen
-Sendok Semen yang kurang aman dan berkarat daripada menggunakan cangkul saat
mengaduk semen
-Bahaya Biologi : -Ganti sarungtangan apabila telah rusak
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
banyak pekerja di lokasi pekerjaan kan dengan Pengawas Lokasi
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Bahaya Kimia : rusak
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -jangan mengganti atau merubah system
batuk dan sesak nafas yang ada pada peralatan
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak
sehingga uap dan bau nya menyengat CONTROL ADMINISTRASI:
-Inspeksi Peralatan secara berkala
-Bahaya Ergonomis : -Jalankan Shift kerja pada pekerja untuk
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang control pekerjaan
focus saat bekerja. -SOP Pekerjaan Pembesian(008/SOP-
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta HSE/ AT&E /2024)
monoton berdiri terus -Sosialisasi Penggunaan APAR
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House -Sosialisasi P3K
Setempat, -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Bahaya Psikososial : -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
-Jam Kerja yang berlebihan dapat tangni pengawas lokasi
mengakibatkan pekerja lelah dan stress
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang ALAT PELINDUNG DIRI
komunikasi - Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Pemasangan Kusen, Pntu, -Bahaya Fisika : -Terpleset permukaan pipa yang licin ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Dinding Partisi -Kunci Kunci untuk mengencangkan baut -Tergores benda tajam -Gunakan Gas detector , Periksa secara - Pengawas Pertamina
yang besar menyebabkan lebam jika terkena -Tergigit serangga dan Hewan melata berkala kandungan gas di sekitar tempat
kaki -Terpapar Covid 19 kerja
-Mata Bor yang tajam dapat Mengakibatkan pekerja -Lemas akibat dehidrasi dan panas -jangan mengganti atau merubah system
tertusuk, Gulungan Kabel yang semrawut,,Kabel Yang -Kelelahan yang ada pada peralatan
teraliri Arus Listrik menyebabkan Pekerja Tersetrum -jangan bercanda saat bekerja
-Gagang palu yang kurang kokoh beresiko terlepas dan
mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya SUBSTITUSI :
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik -Mengganti APD yang rusak
dan kematian -Gunakan LOTO pada alat jika tidak
dioperasikan
-Bahaya Biologi : -Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis sambungan pada kabel
yang sama secara bergantian
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
diberikan Pelindung pada Roda dan
-Bahaya Kimia : Putaran mesin
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -Pastikan area kerja aman dari genangan
batuk dan sesak nafas air dan vapour
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -Gunakan Gas detector , Periksa secara
sehingga uap dan bau nya menyengat berkala kandungan gas di sekitar tempat
kerja
-Bahaya Ergonomis : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang rusak
focus saat bekerja. -jangan mengganti atau merubah system
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta yang ada pada peralatan
monoton berdiri terus -jangan bercanda saat bekerja
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House
Setempat, CONTROL ADMINISTRASI:
- Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-Sosialisasi Penggunaan APAR
-Sosialisasi P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi

ALAT PELINDUNG DIRI


- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D

Pemasangan Plapond dan Talang -Bahaya Fisika: -Terpleset permukaan pipa yang licin ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
air hujan -Mata Bor yang tajam dapat Mengakibatkan -Tergores benda tajam -Barikade Lokasi kerja dengan Safetyline - Pengawas Pertamina
pekerja tertusuk, Gulungan Kabel yang -Patah Tulang atau safety cone
semrawut,,Kabel Yang teraliri Arus Listrik -Tertimpa material kerja -Gunakan Fullbody harnes
menyebabkan Pekerja Tersetrum -Terjatuh dari ketinggian
-Scaffolding yang kurang aman -Kelelahan SUBSTITUSI :
-Gagang palu yang kurang kokoh beresiko terlepas dan -Mengganti APD yang rusak
mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Gunakan LOTO pada alat jika tidak
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik dioperasikan
dan kematian -Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
sambungan pada kabel
-Bahaya Biologi : -Ganti Penggunaan Safety Harnes
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis menjadi Full Body Harnes double hook
yang sama secara bergantian
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
diberikan Pelindung pada Roda dan
-Bahaya Kimia : Putaran mesin
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -Pastikan area kerja aman dari genangan
batuk dan sesak nafas air dan vapour
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -Gunakan Gas detector , Periksa secara
sehingga uap dan bau nya menyengat berkala kandungan gas di sekitar tempat
kerja
-Bahaya Ergonomis : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang rusak
focus saat bekerja. -jangan mengganti atau merubah system
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta yang ada pada peralatan
monoton berdiri terus -jangan bercanda saat bekerja
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House
Setempat, CONTROL ADMINISTRASI:
- Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-SOP Pekerjaan di Ketinggian ( 018/SOP-
HSE/ AT&E /2024)
-Sosialisasi Penggunaan APAR
-Sosialisasi P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi

ALAT PELINDUNG DIRI


- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D

Pengadaan dan Pemasangan -Bahaya Fisika : -Terpleset permukaan pipa yang licin ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Instalasi Lampu,Saklar dan Sound -Kunci Kunci untuk mengencangkan baut -Tergores benda tajam -Gunakan Gas detector , Periksa secara - Pengawas Pertamina
system yang besar menyebabkan lebam jika terkena -Tergigit serangga dan Hewan melata berkala kandungan gas di sekitar tempat
kaki -Terpapar Covid 19 kerja
-Ujung besi yang tajam pada permukaan -Lemas akibat dehidrasi dan panas -Gunakan LOTO pada alat jika tidak
Flanges menyebabkan luka gores pada jari -Kelelahan dioperasikan
dan tangan -jangan bercanda saat bekerja
-Material Kerja yang berat menyebabkan
patah tulang dan luka lebam jika terkena kaki SUBSTITUSI :
-Mengganti APD yang rusak
-Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
-Bahaya Biologi : sambungan pada kabel
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Lokasi kerja yang kurang aman ( rumput -Pastikan Peralatan Bergerak telah
tinggi dan Lembab) dapat menyebabkan diberikan Pelindung pada Roda dan
hewan berbisa dan melata Putaran mesin
bersarang,sehingga pekerja dapat tergigit -Pastikan area kerja aman dari genangan
oleh serangga dan hewan melata air dan vapour
--Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
kan dengan Pengawas Lokasi
-Gunakan Gas detector , Periksa secara
-Bahaya Kimia : berkala kandungan gas di sekitar tempat
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja kerja
batuk dan sesak nafas
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak CONTROL ADMINISTRASI:
sehingga uap dan bau nya menyengat - Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-Bahaya Ergonomis : -Sosialisasi Penggunaan APAR
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Sosialisasi P3K
focus saat bekerja. -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta kerja
monoton berdiri terus -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi
-Bahaya Psikososial :
-Jam Kerja yang berlebihan dapat ALAT PELINDUNG DIRI
mengakibatkan pekerja lelah dan stress - Masker/face shield ,Wearpack,Safety
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,
komunikasi

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Pemasangan Instalasi Kabel Power dan -Bahaya Fisika : -Tersengat Arus Listrik ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Instrument Kelistrikan -Kunci Kunci untuk mengencangkan baut -Terlilit Kabel -Gunakan Gas detector , Periksa secara - Pengawas Power House
yang besar menyebabkan lebam jika terkena -Tertusuk ujung Kabel berkala kandungan gas di sekitar tempat Pertamina
kaki -Luka Gores kerja
-Ujung Kabel yang tajam dapat Mengakibatkan pekerja -Terjepit alat kerja -Gunakan LOTO pada alat jika tidak
tertusuk, Gulungan Kabel yang semrawut,,Kabel Yang dioperasikan
teraliri Arus Listrik menyebabkan Pekerja Tersetrum -jangan bercanda saat bekerja
-Panel Utama tidak dipasangi LOTO
SUBSTITUSI :
-Bahaya Biologi : -Mengganti APD yang rusak
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis -Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
yang sama secara bergantian sambungan pada kabel
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan
banyak pekerja di lokasi pekerjaan ENGINERING CONTROL :
-Pastikan Peralatan Bergerak telah
-Bahaya Kimia : diberikan Pelindung pada Roda dan
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja Putaran mesin
batuk dan sesak nafas -Pastikan area kerja aman dari genangan
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak air dan vapour
sehingga uap dan bau nya menyengat --Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
kan dengan Pengawas Lokasi
-Bahaya Ergonomis : -Gunakan Gas detector , Periksa secara
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang berkala kandungan gas di sekitar tempat
focus saat bekerja. kerja
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta
monoton berdiri terus CONTROL ADMINISTRASI:
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House - Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
Setempat, yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-Bahaya Psikososial : -Sosialisasi Penggunaan APAR
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi P3K
mengakibatkan pekerja lelah dan stress -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang kerja
komunikasi -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi

ALAT PELINDUNG DIRI


- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR CO2

Pengecatan Bangunan -Bahaya Fisika : -Kelilipan Mata akibat Percikan Cat ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
-Kuas dan Roll cat yang kurang baik dapat -Terjatuh dari ketinggian -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
menyebabkan kelilipan mata -Tertimpa dan safety cone
-Scaffolding yang kurang aman -Tersiram cairan Cat -Safety Net
-Full body harness doble hook
-Bahaya Biologi :
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis SUBSTITUSI :
yang sama secara bergantian -Mengganti APD yang rusak
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Ganti Fullbody harnes single hook
banyak pekerja di lokasi pekerjaan menggunakan double hook
-Ganti ember cat plastik untuk
-Bahaya Kimia : mengurangi gravitasi agar tidak berat
-Pahami MSDS cat yang digunakan untuk
menghindari iritasi mata dan kulit ENGINERING CONTROL :
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -Pastikan Scaffolding telah di TAG oleh
sehingga uap dan bau nya menyengat petugas Scaffolder
-Gunakan ember cat yang aman dan tidak
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Bahaya Ergonomis : bocor
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang
focus saat bekerja. CONTROL ADMINISTRASI:
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
monoton berdiri terus peralatan
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House -Peralatan telah diberian TAG khusus
Setempat, -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
-SOP Pekerjaan Pengecatan ( 033/SOP-
-Bahaya Psikososial : HSE/ AT&E /2024)
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
mengakibatkan pekerja lelah dan stress kerja
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang -Sosialisasi cara menangani MSDS
komunikasi material dengan aman
-Sosialisasi Golden Rules dan Saving
Rules
-Pastikan Ijin Kerja telah disetujui

ALAT PELINDUNG DIRI


--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield,

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D

PEMBANGUNAN KANTOR PERTAMINA SUMBAGUT


Membersihkan Lokasi bekas -Bahaya Fisika : -Debu kotoran bekas pekerjaan ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
bongkaran -Tempat sampah yang rusak menyebabkan -Material tajam bekas pekerjaan -Barikade Area Kerja dengan Safety line
sampah berserakan dan safety cone
-Material Kerja yang berkarat dan rusak
menyebabkan luka gores pada kulit SUBSTITUSI :
-Mengganti APD yang rusak
-Mengunakan Gerobak Harco yang aman
-Bahaya Biologi : pengganti pengki manual
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
banyak driver dan konsumen yang akan diberikan Pelindung pada Roda dan
masuk lokasi Putaran mesin
-Bau tidak sedap mengundang bakteri dan -Pastikan area kerja aman dari genangan
lalat berkumpul sehingga dapat mengenai air dan vapour
makanan dan minuman disekitar lokasi -Gunakan Gas detector , Periksa secara
berkala kandungan gas di sekitar tempat
kerja
-Bahaya Kimia : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja rusak
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
batuk dan sesak nafas -jangan mengganti atau merubah system
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak yang ada pada peralatan
sehingga uap dan bau nya menyengat -jangan bercanda saat bekerja

CONTROL ADMINISTRASI:
-Bahaya Ergonomis : -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang peralatan
focus saat bekerja. -Peralatan telah diberian TAG khusus
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -SOP Pekerjaan House Keeping (
monoton berdiri terus 024/SOP-HSE/ AT&E /2024)
-Bau tidak sedap dari area pembersihan - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
menyebabkan pekerja pusing dan mual -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
sehingga tidak nyaman bekerja kerja
-Sosialisasi cara mengangkat beban yang
-Bahaya Psikososial : benar
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
mengakibatkan pekerja lelah dan stress Rules
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang -Pastikan Ijin Kerja telah disetujui
komunikasi
ALAT PELINDUNG DIRI
--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield,

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
Galian Tanah Pondasi -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
- Gagang Cangkul yang kurang kokoh -Terhirup debu pasir -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
beresiko terlepas dan mengenai kepala dan -Dehidrasi akibat terik matahari dan safety cone
tubuh pekerja di sekitarnya -Tergores benda tajam
-Material Kerja yang berkarat dan rusak -Terperosok Lubang eks galian SUBSTITUSI :
menyebabkan luka gores pada kulit -Mengganti APD yang rusak
-Mengunakan Gerobak Harco yang aman
-Bahaya Biologi : pengganti pengki manual
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
banyak driver dan konsumen yang akan diberikan Pelindung pada Roda dan
masuk lokasi Putaran mesin
-Bau tidak sedap mengundang bakteri dan -Pastikan area kerja aman dari genangan
lalat berkumpul sehingga dapat mengenai air dan vapour
makanan dan minuman disekitar lokasi -Gunakan Gas detector , Periksa secara
berkala kandungan gas di sekitar tempat
-Bahaya Kimia : kerja
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -Laporkan segera jika ada peralatan yang
batuk dan sesak nafas rusak
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -jangan mengganti atau merubah system
sehingga uap dan bau nya menyengat yang ada pada peralatan
-jangan bercanda saat bekerja
-Bahaya Ergonomis :
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang CONTROL ADMINISTRASI:
focus saat bekerja. -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta peralatan
monoton berdiri terus -Peralatan telah diberian TAG khusus
-Bau tidak sedap dari area pembersihan -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
menyebabkan pekerja pusing dan mual -SOP Pekerjaan House Keeping (
sehingga tidak nyaman bekerja 024/SOP-HSE/ AT&E /2024)
- Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
-Bahaya Psikososial : -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Jam Kerja yang berlebihan dapat kerja
mengakibatkan pekerja lelah dan stress -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang benar
komunikasi -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
Rules
-Pastikan Ijin Kerja telah disetujui

ALAT PELINDUNG DIRI


--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves,

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
-Pembesian Pondasi Bangunan -Bahaya Fisika : -Tergores benda tajam di lokasi kerja ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
-Kunci Kunci untuk mengencangkan baut -Terpleset akibat lantai kerja yang licin -Gunakan Sarung tangan saat mengikat -Pengawas Pertamina
yang besar menyebabkan lebam jika terkena -Terjepit alat kerja betonizer
kaki -Kelelahan akibat dehidrasi
-Ujung besi yang tajam pada permukaan -Tertusuk Kawat bekisting SUBSTITUSI :
betonizer menyebabkan luka gores pada jari -Gunakan Tang Kawat untuk mengganti
dan tangan mengikat manual dengan plintiran jari
-Material Kerja yang berat menyebabkan -Ganti sarungtangan apabila telah rusak
patah tulang dan luka lebam jika terkena kaki
ENGINERING CONTROL :
-Bahaya Biologi : -Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis kan dengan Pengawas Lokasi
yang sama secara bergantian -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan rusak
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -jangan mengganti atau merubah system
yang ada pada peralatan
-Bahaya Kimia :
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja CONTROL ADMINISTRASI:
batuk dan sesak nafas -Inspeksi Peralatan secara berkala
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -Jalankan Shift kerja pada pekerja untuk
sehingga uap dan bau nya menyengat control pekerjaan
-SOP Pekerjaan Pembesian(008/SOP-
HSE/ AT&E /2024)
-Bahaya Ergonomis : -Sosialisasi Penggunaan APAR
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Sosialisasi P3K
focus saat bekerja. -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta kerja
monoton berdiri terus -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi
-Bahaya Psikososial :
-Jam Kerja yang berlebihan dapat ALAT PELINDUNG DIRI
mengakibatkan pekerja lelah dan stress - Masker/face shield ,Wearpack,Safety
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan
komunikasi
FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Pabrikasi dan Pengelasan Besi Struktur -Bahaya Fisika : -Paparan Sinar dan Asap Las ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Bangunan -Kunci Kunci untuk mengencangkan baut Menyebabkan iritasi mata dan -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
yang besar menyebabkan lebam jika terkena pernafasan dan safety cone
kaki -Percikan api dari Penggerindaan dan -Weldiing Habitat
-Gagang palu yang kurang kokoh beresiko terlepas dan Pengelasan Menyebabkan Kebakaran
mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Tergores benda tajam akibat mata SUBSTITUSI :
-Selang Cutting Torch yang rusak dan bocor berakibat gerinda yang tidak diberikan pelindung -Mengganti APD yang rusak
terjadinya Segitiga Api putaran -Mengunakan Welding Habibat untuk
-Posisi Botol O2 dan LPG yang tidak Terikat dapat -Patah Tulang Menutupi area Pengelasan
menyebabkan Ledakan dan Menimpa pekerja -Tertimpa material kerja -Gunakan Flash Back Arrester pada
-Mata Gerinda yang tidak dilengkapi dengan Pelindung -Terjepit Material Squarepile Selang Cutting Torch
putaran berakibat jari pekerja tergores dan Terpotong
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik ENGINERING CONTROL :
dan kematian -Pastikan Flame trap knalpot kendaraan
telah dipasang dengan benar
-Bahaya Biologi : -Pastikan Pelindung roda putaran telah
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis dicover dengan benar
yang sama secara bergantian -Pastikan Area Pengelasan dipasangi
-Asap dari Kawat las beresiko pekerja sesak nafas dan Walding Habitat
Kematian
-Terhirup Asap dari Pengelasan CONTROL ADMINISTRASI:
-Percikan api akibat pekerjaan Pengelasan dan -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
Penggerindaan dapat menyebabkan Api dan kebakaran peralatan
-Paparan Sinar Las menyebabkan Mata Pekerja Rabun -Peralatan telah diberian TAG khusus
bahkan Kebutaan -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan -SOP Pekerjaan Pengelasan ( 017/SOP-
banyak pekerja di lokasi pekerjaan HSE/ AT&E /2024)
- Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Bahaya Kimia : -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja kerja
batuk dan sesak nafas -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak benar
sehingga uap dan bau nya menyengat -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
Rules
-Bahaya Ergonomis : -Pastikan Ijin Kerja telah disetujui
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang
focus saat bekerja. ALAT PELINDUNG DIRI
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta --Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
monoton berdiri terus Masker, Safety Gloves, Face Shield,
-penggunaan alat las mengakibatkan kebakaran, kabel Appron dada, Topeng Las
listrik terkelupas, percikan api, tidak memiliki
kompetensi, bekerja tidak sesuai FIRE PROTECTION
dengan SOP, terpapar bahan -Standby APAR klas A,B,C dan D
kimia, terhirup asap dari pengelasan -Standby APAR CO2
-Welding Habitat
Pabrikasi dan Pengelasan Rangka Atap -Bahaya Fisika : -Paparan Sinar dan Asap Las ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Gedung dan Tangga -Kunci Kunci yang berserakan di atas roof Menyebabkan iritasi mata dan -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
tangki dapat menimpa peekrja dibawah pernafasan dan safety cone
-Scaffolding yang kurang aman -Percikan api dari Penggerindaan dan -Weldiing Habitat
-Selang Cutting Torch yang rusak dan bocor berakibat Pengelasan Menyebabkan Kebakaran -Safety Net
terjadinya Segitiga Api -Tergores benda tajam akibat mata -Full body harness doble hook
-Posisi Botol O2 dan LPG yang tidak Terikat dapat gerinda yang tidak diberikan pelindung
menyebabkan Ledakan dan Menimpa pekerja putaran SUBSTITUSI :
-Mata Gerinda yang tidak dilengkapi dengan Pelindung -Patah Tulang -Mengganti APD yang rusak
putaran berakibat jari pekerja tergores dan Terpotong -Tertimpa material kerja -Mengunakan Welding Habibat untuk
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik -Terjatuh dari ketinggian Menutupi area Pengelasan
dan kematian -Dehidrasi akibat sinar matahari -Gunakan Flash Back Arrester pada
Selang Cutting Torch
-Bahaya Biologi : -Ganti Fullbody harnes single hook
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis menggunakan double hook
yang sama secara bergantian
-Asap dari Kawat las beresiko pekerja sesak nafas dan ENGINERING CONTROL :
Kematian -Pastikan Pelindung roda putaran telah
-Terhirup Asap dari Pengelasan dicover dengan benar
-Percikan api akibat pekerjaan Pengelasan dan -Pastikan Area Pengelasan dipasangi
Penggerindaan dapat menyebabkan Api dan kebakaran Walding Habitat
-Paparan Sinar Las menyebabkan Mata Pekerja Rabun -Pastikan Scaffolding telah di TAG oleh
bahkan Kebutaan petugas Scaffolder
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan
banyak pekerja di lokasi pekerjaan CONTROL ADMINISTRASI:
-Lakukan Inspeksi secara berkala pada
-Bahaya Kimia : peralatan
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -Peralatan telah diberian TAG khusus
batuk dan sesak nafas -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -SOP Pekerjaan Pengelasan ( 017/SOP-
sehingga uap dan bau nya menyengat HSE/ AT&E /2024)
-SOP Pekerjaan di Ketinggian ( 018/SOP-
-Bahaya Ergonomis : HSE/ AT&E /2024)
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang
focus saat bekerja. - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
monoton berdiri terus kerja
-penggunaan alat las mengakibatkan kebakaran, kabel -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
listrik terkelupas, percikan api, tidak memiliki benar
kompetensi, bekerja tidak sesuai -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
dengan SOP, terpapar bahan Rules
kimia, terhirup asap dari pengelasan -Pastikan Ijin Kerja telah disetujui
-Panas Matahari saat bekerja di Roof tangki berakibat
dehidrasi ALAT PELINDUNG DIRI
--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield,
Appron dada, Topeng Las

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
-Standby APAR CO2
-Welding Habitat
Pengecoran Lantai Kerja dan Pondasi -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata akibat percikan cor ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
- Gagang Cangkul yang kurang kokoh beresiko terlepas -Terhirup debu semen -Gunakan Masker dan Kacamata safety -Pengawas Pertamina
dan mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Sakit pinggang akibat mengaduk
-Putaran Mesin Pengaduk semen yang rusak dan semen terlalu lama SUBSTITUSI :
kurang aman -Gunakan Mesin pengaduk semen
daripada menggunakan cangkul saat
-Bahaya Biologi : mengaduk semen
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis -Ganti sarungtangan apabila telah rusak
yang sama secara bergantian
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
kan dengan Pengawas Lokasi
-Bahaya Kimia : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja rusak
batuk dan sesak nafas -jangan mengganti atau merubah system
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak yang ada pada peralatan
sehingga uap dan bau nya menyengat
CONTROL ADMINISTRASI:
-Bahaya Ergonomis : -Inspeksi Peralatan secara berkala
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Jalankan Shift kerja pada pekerja untuk
focus saat bekerja. control pekerjaan
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -SOP Pekerjaan Pembesian(008/SOP-
monoton berdiri terus HSE/ AT&E /2024)
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House -Sosialisasi Penggunaan APAR
Setempat, -Sosialisasi P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Bahaya Psikososial : kerja
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
mengakibatkan pekerja lelah dan stress tangni pengawas lokasi
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang
komunikasi ALAT PELINDUNG DIRI
- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Urugan Tanah Pondasi dan Lantai -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Bangunan -Tempat/Wadah Urugan yang rusak -Terhirup debu pasir -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
menyebabkan tanah berserakan dan berdebu -Dehidrasi akibat terik matahari dan safety cone
-Material Kerja yang berkarat dan rusak -Tergores benda tajam
menyebabkan luka gores pada kulit -Terperosok Lubang eks Pemancangan SUBSTITUSI :
-Mengganti APD yang rusak
-Bahaya Biologi : -Mengunakan Gerobak Harco yang aman
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis pengganti pengki manual
yang sama secara bergantian
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak driver dan konsumen yang akan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
masuk lokasi diberikan Pelindung pada Roda dan
-Bau tidak sedap mengundang bakteri dan Putaran mesin
lalat berkumpul sehingga dapat mengenai -Pastikan area kerja aman dari genangan
makanan dan minuman disekitar lokasi air dan vapour
-Gunakan Gas detector , Periksa secara
-Bahaya Kimia : berkala kandungan gas di sekitar tempat
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja kerja
batuk dan sesak nafas -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak rusak
sehingga uap dan bau nya menyengat -jangan mengganti atau merubah system
yang ada pada peralatan
-Bahaya Ergonomis : -jangan bercanda saat bekerja
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang
focus saat bekerja. CONTROL ADMINISTRASI:
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
monoton berdiri terus peralatan
-Bau tidak sedap dari area pembersihan -Peralatan telah diberian TAG khusus
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
menyebabkan pekerja pusing dan mual -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
sehingga tidak nyaman bekerja -SOP Pekerjaan House Keeping (
024/SOP-HSE/ AT&E /2024)
-Bahaya Psikososial : - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
mengakibatkan pekerja lelah dan stress kerja
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang -Sosialisasi cara mengangkat beban yang
komunikasi benar
-Sosialisasi Golden Rules dan Saving
Rules
-Pastikan Ijin Kerja telah disetujui

ALAT PELINDUNG DIRI


--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield,
Appron dada, Topeng Las

FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D
-Standby APAR CO2
-Welding Habitat
Pengecoran Lantai Bangunan -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata akibat percikan cor ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
- Gagang Cangkul yang kurang kokoh beresiko terlepas -Terhirup debu semen -Gunakan Masker dan Kacamata safety -Pengawas Pertamina
dan mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Sakit pinggang akibat mengaduk
-Putaran Mesin Pengaduk semen yang rusak dan semen terlalu lama SUBSTITUSI :
kurang aman -Gunakan Mesin pengaduk semen
daripada menggunakan cangkul saat
-Bahaya Biologi : mengaduk semen
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis -Ganti sarungtangan apabila telah rusak
yang sama secara bergantian
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
kan dengan Pengawas Lokasi
-Bahaya Kimia : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja rusak
batuk dan sesak nafas -jangan mengganti atau merubah system
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak yang ada pada peralatan
sehingga uap dan bau nya menyengat
CONTROL ADMINISTRASI:
-Bahaya Ergonomis : -Inspeksi Peralatan secara berkala
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Jalankan Shift kerja pada pekerja untuk
focus saat bekerja. control pekerjaan
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -SOP Pekerjaan Pembesian(008/SOP-
monoton berdiri terus HSE/ AT&E /2024)
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House -Sosialisasi Penggunaan APAR
Setempat, -Sosialisasi P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Bahaya Psikososial : kerja
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
mengakibatkan pekerja lelah dan stress tangni pengawas lokasi
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang
komunikasi ALAT PELINDUNG DIRI
- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Pemasangan Dinding Bata dan Plester -Bahaya Fisika : -Kelilipan mata akibat percikan adukan ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
acian - Gagang Cangkul yang kurang kokoh beresiko terlepas semen -Gunakan Masker dan Kacamata safety -Pengawas Pertamina
dan mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Terhirup debu semen
-Putaran Mesin Pengaduk semen yang rusak dan -Sakit pinggang akibat mengaduk SUBSTITUSI :
kurang aman semen terlalu lama -Gunakan Mesin pengaduk semen
-Sendok Semen yang kurang aman dan berkarat daripada menggunakan cangkul saat
mengaduk semen
-Bahaya Biologi : -Ganti sarungtangan apabila telah rusak
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
banyak pekerja di lokasi pekerjaan kan dengan Pengawas Lokasi
-Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Bahaya Kimia : rusak
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -jangan mengganti atau merubah system
batuk dan sesak nafas yang ada pada peralatan
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak
sehingga uap dan bau nya menyengat CONTROL ADMINISTRASI:
-Inspeksi Peralatan secara berkala
-Bahaya Ergonomis : -Jalankan Shift kerja pada pekerja untuk
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang control pekerjaan
focus saat bekerja. -SOP Pekerjaan Pembesian(008/SOP-
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta HSE/ AT&E /2024)
monoton berdiri terus -Sosialisasi Penggunaan APAR
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House -Sosialisasi P3K
Setempat, -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Bahaya Psikososial : -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
-Jam Kerja yang berlebihan dapat tangni pengawas lokasi
mengakibatkan pekerja lelah dan stress
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang ALAT PELINDUNG DIRI
komunikasi - Masker/face shield ,Wearpack,Safety
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Pemasangan Kusen, Pntu, -Bahaya Fisika : -Terpleset permukaan pipa yang licin ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Dinding Partisi -Kunci Kunci untuk mengencangkan baut -Tergores benda tajam -Gunakan Gas detector , Periksa secara - Pengawas Pertamina
yang besar menyebabkan lebam jika terkena -Tergigit serangga dan Hewan melata berkala kandungan gas di sekitar tempat
kaki -Terpapar Covid 19 kerja
-Mata Bor yang tajam dapat Mengakibatkan pekerja -Lemas akibat dehidrasi dan panas -jangan mengganti atau merubah system
tertusuk, Gulungan Kabel yang semrawut,,Kabel Yang -Kelelahan yang ada pada peralatan
teraliri Arus Listrik menyebabkan Pekerja Tersetrum -jangan bercanda saat bekerja
-Gagang palu yang kurang kokoh beresiko terlepas dan
mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya SUBSTITUSI :
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik -Mengganti APD yang rusak
dan kematian -Gunakan LOTO pada alat jika tidak
dioperasikan
-Bahaya Biologi : -Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis sambungan pada kabel
yang sama secara bergantian
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
diberikan Pelindung pada Roda dan
-Bahaya Kimia : Putaran mesin
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -Pastikan area kerja aman dari genangan
batuk dan sesak nafas air dan vapour
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -Gunakan Gas detector , Periksa secara
sehingga uap dan bau nya menyengat berkala kandungan gas di sekitar tempat
kerja
-Bahaya Ergonomis : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang rusak
focus saat bekerja. -jangan mengganti atau merubah system
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta yang ada pada peralatan
monoton berdiri terus -jangan bercanda saat bekerja
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House
Setempat, CONTROL ADMINISTRASI:
- Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-Sosialisasi Penggunaan APAR
-Sosialisasi P3K
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
ALAT PELINDUNG DIRI
- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D

Pemasangan Plapond dan Talang -Bahaya Fisika: -Terpleset permukaan pipa yang licin ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
air hujan -Mata Bor yang tajam dapat Mengakibatkan -Tergores benda tajam -Barikade Lokasi kerja dengan Safetyline - Pengawas Pertamina
pekerja tertusuk, Gulungan Kabel yang -Patah Tulang atau safety cone
semrawut,,Kabel Yang teraliri Arus Listrik -Tertimpa material kerja -Gunakan Fullbody harnes
menyebabkan Pekerja Tersetrum -Terjatuh dari ketinggian
-Scaffolding yang kurang aman -Kelelahan SUBSTITUSI :
-Gagang palu yang kurang kokoh beresiko terlepas dan -Mengganti APD yang rusak
mengenai kepala dan tubuh pekerja di sekitarnya -Gunakan LOTO pada alat jika tidak
-Kabel Listrik yang terkelupas beresiko tersengat listrik dioperasikan
dan kematian -Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
sambungan pada kabel
-Bahaya Biologi : -Ganti Penggunaan Safety Harnes
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis menjadi Full Body Harnes double hook
yang sama secara bergantian
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan ENGINERING CONTROL :
banyak pekerja di lokasi pekerjaan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
diberikan Pelindung pada Roda dan
-Bahaya Kimia : Putaran mesin
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja -Pastikan area kerja aman dari genangan
batuk dan sesak nafas air dan vapour
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -Gunakan Gas detector , Periksa secara
sehingga uap dan bau nya menyengat berkala kandungan gas di sekitar tempat
kerja
-Bahaya Ergonomis : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang rusak
focus saat bekerja. -jangan mengganti atau merubah system
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta yang ada pada peralatan
monoton berdiri terus -jangan bercanda saat bekerja
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House
Setempat, CONTROL ADMINISTRASI:
- Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-SOP Pekerjaan di Ketinggian ( 018/SOP-
HSE/ AT&E /2024)
-Sosialisasi Penggunaan APAR
-Sosialisasi P3K
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
-Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
kerja
-Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi

ALAT PELINDUNG DIRI


- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D

Pengadaan dan Pemasangan -Bahaya Fisika : -Terpleset permukaan pipa yang licin ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Instalasi Lampu,Saklar dan Sound -Kunci Kunci untuk mengencangkan baut -Tergores benda tajam -Gunakan Gas detector , Periksa secara - Pengawas Pertamina
system yang besar menyebabkan lebam jika terkena -Tergigit serangga dan Hewan melata berkala kandungan gas di sekitar tempat
kaki -Terpapar Covid 19 kerja
-Ujung besi yang tajam pada permukaan -Lemas akibat dehidrasi dan panas -Gunakan LOTO pada alat jika tidak
Flanges menyebabkan luka gores pada jari -Kelelahan dioperasikan
dan tangan -jangan bercanda saat bekerja
-Material Kerja yang berat menyebabkan
patah tulang dan luka lebam jika terkena kaki SUBSTITUSI :
-Mengganti APD yang rusak
-Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
-Bahaya Biologi : sambungan pada kabel
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
-Lokasi kerja yang kurang aman ( rumput -Pastikan Peralatan Bergerak telah
tinggi dan Lembab) dapat menyebabkan diberikan Pelindung pada Roda dan
hewan berbisa dan melata Putaran mesin
bersarang,sehingga pekerja dapat tergigit -Pastikan area kerja aman dari genangan
oleh serangga dan hewan melata air dan vapour
--Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
kan dengan Pengawas Lokasi
-Gunakan Gas detector , Periksa secara
-Bahaya Kimia : berkala kandungan gas di sekitar tempat
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja kerja
batuk dan sesak nafas
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak CONTROL ADMINISTRASI:
sehingga uap dan bau nya menyengat - Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-Bahaya Ergonomis : -Sosialisasi Penggunaan APAR
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang -Sosialisasi P3K
focus saat bekerja. -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta kerja
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
monoton berdiri terus -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi
-Bahaya Psikososial :
-Jam Kerja yang berlebihan dapat ALAT PELINDUNG DIRI
mengakibatkan pekerja lelah dan stress - Masker/face shield ,Wearpack,Safety
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,
komunikasi

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR class A,B,C dan D
Pemasangan Instalasi Kabel Power dan -Bahaya Fisika : -Tersengat Arus Listrik ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
Instrument Kelistrikan -Kunci Kunci untuk mengencangkan baut -Terlilit Kabel -Gunakan Gas detector , Periksa secara - Pengawas Power House
yang besar menyebabkan lebam jika terkena -Tertusuk ujung Kabel berkala kandungan gas di sekitar tempat Pertamina
kaki -Luka Gores kerja
-Ujung Kabel yang tajam dapat Mengakibatkan pekerja -Terjepit alat kerja -Gunakan LOTO pada alat jika tidak
tertusuk, Gulungan Kabel yang semrawut,,Kabel Yang dioperasikan
teraliri Arus Listrik menyebabkan Pekerja Tersetrum -jangan bercanda saat bekerja
-Panel Utama tidak dipasangi LOTO
SUBSTITUSI :
-Bahaya Biologi : -Mengganti APD yang rusak
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis -Mengganti Kabel yang rusak, jangan ada
yang sama secara bergantian sambungan pada kabel
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan
banyak pekerja di lokasi pekerjaan ENGINERING CONTROL :
-Pastikan Peralatan Bergerak telah
-Bahaya Kimia : diberikan Pelindung pada Roda dan
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja Putaran mesin
batuk dan sesak nafas -Pastikan area kerja aman dari genangan
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak air dan vapour
sehingga uap dan bau nya menyengat --Pastikan Pekerjaan telah di komunikasi
kan dengan Pengawas Lokasi
-Bahaya Ergonomis : -Gunakan Gas detector , Periksa secara
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang berkala kandungan gas di sekitar tempat
focus saat bekerja. kerja
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta
monoton berdiri terus CONTROL ADMINISTRASI:
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House - Pekerjaan penggunaan Kunci ring/pas
Setempat, yang aman (028/SOP-HSE/ AT&E
/2024)
-Bahaya Psikososial : -Sosialisasi Penggunaan APAR
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi P3K
mengakibatkan pekerja lelah dan stress -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang kerja
komunikasi -Ijin Kerja telah disetujui dan ditanda
tangni pengawas lokasi
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT

ALAT PELINDUNG DIRI


- Masker/face shield ,Wearpack,Safety
Helmet,Safety Shoes,Sarung tangan,

FIRE PROTECTION
-Stanby APAR CO2
Pengecatan Bangunan -Bahaya Fisika : -Kelilipan Mata akibat Percikan Cat ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
-Kuas dan Roll cat yang kurang baik dapat -Terjatuh dari ketinggian -Barikade Area Kerja dengan Safety line -Pengawas Pertamina
menyebabkan kelilipan mata -Tertimpa dan safety cone
-Scaffolding yang kurang aman -Tersiram cairan Cat -Safety Net
-Full body harness doble hook
-Bahaya Biologi :
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis SUBSTITUSI :
yang sama secara bergantian -Mengganti APD yang rusak
- Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Ganti Fullbody harnes single hook
banyak pekerja di lokasi pekerjaan menggunakan double hook
-Ganti ember cat plastik untuk
-Bahaya Kimia : mengurangi gravitasi agar tidak berat
-Pahami MSDS cat yang digunakan untuk
menghindari iritasi mata dan kulit ENGINERING CONTROL :
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak -Pastikan Scaffolding telah di TAG oleh
sehingga uap dan bau nya menyengat petugas Scaffolder
-Gunakan ember cat yang aman dan tidak
-Bahaya Ergonomis : bocor
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang
focus saat bekerja. CONTROL ADMINISTRASI:
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
monoton berdiri terus peralatan
-Pekerjaan tidak di Infokan ke petugas Power House -Peralatan telah diberian TAG khusus
Setempat, -SOP Pekerjaan telah dipahami Pekerja
-SOP Pekerjaan Pengecatan ( 033/SOP-
-Bahaya Psikososial : HSE/ AT&E /2024)
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
mengakibatkan pekerja lelah dan stress kerja
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang -Sosialisasi cara menangani MSDS
komunikasi material dengan aman
-Sosialisasi Golden Rules dan Saving
Rules
-Pastikan Ijin Kerja telah disetujui

ALAT PELINDUNG DIRI


--Safety shoes, Safety Helmet, Coverall,
Masker, Safety Gloves, Face Shield,
MITIGATION/ACTION PLAN***
JOB SEQUENCE POTENTIAL HAZARDS POTENTIAL CONSEQUENCES PERSON IN CHARGE
RENCANA MITIGASI/TINDAK
TAHAPAN PEKERJAAN BAHAYA YANG TERKAIT DAMPAK KEJADIAN PENANGGUNG JAWAB
LANJUT
FIRE PROTECTION
-Standby APAR klas A,B,C dan D

Membersihkan Lokasi bekas -Bahaya Fisika : -Debu kotoran bekas pekerjaan ELIMINASI : -Manager Proyek, Safetyman
pekerjaan -Tempat sampah yang rusak menyebabkan -Material tajam bekas pekerjaan -Barikade Area Kerja dengan Safety line
sampah berserakan dan safety cone
-Material Kerja yang berkarat dan rusak
menyebabkan luka gores pada kulit SUBSTITUSI :
-Mengganti APD yang rusak
-Mengunakan Gerobak Harco yang aman
-Bahaya Biologi : pengganti pengki manual
- Paparan virus karena penggunaan alat tulis
yang sama secara bergantian ENGINERING CONTROL :
-Paparan Virus akibat bersentehun dengan -Pastikan Peralatan Bergerak telah
banyak driver dan konsumen yang akan diberikan Pelindung pada Roda dan
masuk lokasi Putaran mesin
-Bau tidak sedap mengundang bakteri dan -Pastikan area kerja aman dari genangan
lalat berkumpul sehingga dapat mengenai air dan vapour
makanan dan minuman disekitar lokasi -Gunakan Gas detector , Periksa secara
berkala kandungan gas di sekitar tempat
kerja
-Bahaya Kimia : -Laporkan segera jika ada peralatan yang
-Debu akibat pekerjaan menyebabkan pekerja rusak
batuk dan sesak nafas -jangan mengganti atau merubah system
-Cairan Desinfektan yang terlalu banyak yang ada pada peralatan
sehingga uap dan bau nya menyengat -jangan bercanda saat bekerja

CONTROL ADMINISTRASI:
-Bahaya Ergonomis : -Lakukan Inspeksi secara berkala pada
-Human Eror dikarenakan Pekerja kurang peralatan
focus saat bekerja. -Peralatan telah diberian TAG khusus
-Posisi Kerja yang kurang nyaman serta -SOP Pekerjaan House Keeping (
monoton berdiri terus 024/SOP-HSE/ AT&E /2024)
-Bau tidak sedap dari area pembersihan - Sosialisasi Penggunaan APAR dan P3K
menyebabkan pekerja pusing dan mual -Sosialisasi Keadaan Darurat dilokasi
sehingga tidak nyaman bekerja kerja
-Sosialisasi cara mengangkat beban yang
-Bahaya Psikososial : benar
-Jam Kerja yang berlebihan dapat -Sosialisasi Golden Rules dan Saving
mengakibatkan pekerja lelah dan stress Rules
-Konflik antar rekan kerja akibat kurang -Pastikan Ijin Kerja telah disetujui
komunikasi
3). Apakah potensi bahaya dan mitigasi dalam dokumen Risk
Register/ HIRADC/ JHSSEA telah dikomunikasikan kepada pekerja
tekait?
PT. ADYAWINSA TELECOMMUNICATION & ELECTRICAL
Sosialisasi penghargaan dan sanksi,JSA dan HIRADC, Presedur kerja dan
peraturan yang berlaku dalam Perusahaan
Penyelenggara HSE Team Pembicara HSE Koordinator
Waktu / Tanggal Hari Senin / 19 Agustus 2024 Peserta Man power & staff project
Lokasi / Tempat Workshop/ Office

No. TOPIK PEMBAHASAN HASIL TINDAK LANJUT PIC Status


Pekerja memahami point penting • Site Manager
Penjelasan Mengenai
1 penghargaan dan sanksi didalam • HSE Cordinator Closed
Penghargaan dan sanksi
perusahaan • Safety Lapangan
• Site Manager
Penjelasan Mengenai JSA dan Pekerja Memahami poin penting
2 • HSE Cordinator
HIRADC mengenai JSA dan HIRADC
• Safety Lapangan
Pekerja memahami poin penting • Site Manager
Prosedur dalam bekerja dan
3 mengenai prosedur kerja dan • HSE Cordinator
peraturan yang berlaku
peraturan yang berlaku • Safety Lapangan

Dibuat Oleh : Diketahuai Oleh : Diketahui Oleh :

(Andry Harahap) (Buaran Romdoni) (Fidelis Yohanes Pama Aji)


HSE Coordinator Site Manager Project Manager

Anda mungkin juga menyukai