Tugas dan tanggung jawab PTPS dalam ajang demrokrasi lima tahunan atau pemilihan umum (Pemilu)
2024 memiliki peran sentral. Sebab, tugas mereka berada di masyarakat akar rumput untuk mengawasi
proses pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Perlu diketahui, PTPS adalah kepanjangan dari Pengawas Tempat Pemungutan Suara. Berdasarkan
Peraturan Bawaslu Nomor 1 Tahun 2020 Pasal 1 Ayat 11, Pengawas Tempat Pemungutan Suara atau
disebut Pengawas TPS (PTPS) adalah petugas yang dibentuk oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)
Kecamatan untuk membantu Panwaslu Kelurahan/Desa.
Pengawas TPS ini dibentuk paling lambat 23 hari sebelum hari pemungutan suara. Kemudian, dibubarkan
paling lambat 7 hari setelah pemungutan suara.
Menyadur laman resmi Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia atau Bawaslu RI di [Link],
PTPS memegang peran krusial sebagai garda terdepan yang mengawasi pemilu, khususnya pada tahapan
pemungutan dan penghitungan suara sebagai inti dari pelaksaanan pemilu.
Tugas PTPS Pemilu 2024
Perlu diketahui, PTPS memiliki peran membantu Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat kecamatan.
Selain itu, PTPS juga dibentuk oleh Panwaslu kecamatan. Tugas anggota PTPS Pemilu 2024 dimulai dari
masa persiapan hingga pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS tertuang dalam Buku Saku
PTPS, berikut penjabarannya:
1. Masa persiapan pemungutan suara
Pengawasan distribusi formulir model C6
Pengawasan terhadap pengumuman hari, waktu, dan tempat pemungutan suara dengan bertanya ke
RT/RW setempat
Pengawasan pembentukan TPS
Pengawasan terhadap adanya kegiatan kampanye yang dilarang pada hari tenang termasuk praktik
pemberian uang dan barang yang dilakukan oleh pelaksana kampanye
Pengawasan ketersediaan perlengkapan pemungutan suara
2. Masa pelaksanaan pemungutan suara
Pemeriksaan TPS dan perlengkapan TPS
Pengawasan pemasangan salinan DPT, DPTb, Daftar Pasangan Calon, DCT anggota DPR, DPD, DPRD
Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota
Pengawasan saksi
Pengawasan penyampaian salinan DPT, DPTb, kepada saksi peserta Pemilu dan PTPS
Pengawasan pelaksanaan tata cara pemungutan suara
Pengawasan ketersediaan perlengkapan pemungutan suarat suara
Pengawasan penjelasan tata cara pemungutan suara
Pengawasan pemilih yang berhak memilih di TPS
Pengawasan penyerahan surat suara kepada pemilih
Pengawasan penggunaan hak pilih pemilih tambahan (DPTb)
Pengawasan terhadap pemilih khusus
Pengawasan pemberian suara
Pengawasan memasukkan surat suara ke dalam kotak suara dan pemberian tinta di jari
3. Persiapan penghitungan suara
4. Pelaksanaan penghitungan suara
Sarana dan prasarana penghitung suara
Pencatatan jumlah pemilih dan jumlah surat suara
Pelaksanaan penghitungan surat suara
Pengawasan penentuan keabsahan surat suara
Pencatatan hasil
Pembuatan dan penandatanganan berita acara
Penyerahan salinan C1
Pengumuman hasil penghitungan surat suara
Penyegelan kotak surat suara
Penyerahan kotak suara ke PPK melalui PPS
5. Pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS
Wewenang hingga Larangan PTPS Pemilu 2024
Wewenang dan Kewajiban PTPS Pemilu
Menyampaikan keberatan dalam hal ditemukannya dugaan pelanggaran, kesalahan, dan/atau
penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara.
Menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan dan penghitungan suara.
Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
Menyampaikan laporan hasil pengawasan pemungutan dan penghitungan suara kepada Panwaslu
Kecamatan melalui Panwaslu Kelurahan/Desa.
Menyampaikan laporan hasil pengawasan kepada Panwaslu Kecematan melalui Panwaslu
Kelurahan/Desa.
Larangan PTPS Pemilu 2024
Mempengaruhi dan mengintimidasi pemilih dalam menentukan pilihannya
Melihat pemilh mencoblos surat suara dalam bilik suara
Mengerjakan atau membantu mempersiapkan perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara serta
mengisi formulir pemungutan suara dan hasil penghitungan suara.
Mengganggu kerja KPPS dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.
Mengganggu pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara.