0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan23 halaman

Pengertian Tulus Mengampuni

2017 RPP 1 br

Diunggah oleh

asriantiendi41
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan23 halaman

Pengertian Tulus Mengampuni

2017 RPP 1 br

Diunggah oleh

asriantiendi41
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP 1)

Satuan Pendidikan : SMPN 1 Kambata Mapambuhang


Kelas/Semester : VII/1
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti
Materi Pokok : 1. Indahnya Mengampuni
Alokasi Waktu : 2 X Pertemuan (6 Jam Pelajaran)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang atau teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 1. Menerima bahwa hanya Allah 1.1.1 Mengimani pengampunan dan
1 yang dapat mengampuni dan penyelamatan Allah di dalam Yesus
menyelamatkan manusia melalui Kristus melalui
karya penyelamatan dalam lagu“DihapuskanDosaku”
Yesus Kristus 1.1.2. Menghayati pengampunan dan
pengampunan Allah di dalam Yesus
Kristus
1.1.2

2. 2. Bersedia mengampuni orang lain 2.1.1 Menceritakan pengalaman


1 mengampuni dan diampuni
3. 3. Menjelaskan Allah mengampuni 3.1.1 Mendeskripsikan pengertian
1 dan menyelamatkan manusia mengampuni
melalui Yesus Kristus 3.1.2. Mengidentifikasi

4. 4. Membuat karya yang 4.1.1 Mempraktikkan perilaku manusia


1 menunjukan kesanggupan yang telah diselamatkan melalui doa
mengampuni diri sendiri dan permohonan supaya Allah
sesama memampukan menjadi siswa yang
rendah hati, peduli pada orang lain
dan berdisiplin.

C. Materi pembelajarn
Pertemuan 1
 Pengalamam mengampuni dan diampuni
 Arti pengampunan
 Bagaiman mengampuni
 Arti penting mengampuni bagi orang Kristen
Pertemuan 2
 Prinsip dasar mengampuni menurut Iman Kristen
 Cara menghayati sebuah pengampunan

D. Pendekatan dan metode pembelajaran


Pendekatan :Saintifik
Metode : Tanya jawab, penugasan individu

E. Sumber Belajar
1. Buku Pak dan Budi pekerti kelas VII
2. Alkitab& Kidung Jemaat .
3. Artikel : Kisah hidup Nelson Mandela dan Abraham Lincoln
4. Lingkungan Sekitar

F. Media Pembelajaran
1. Media :
1. Gambar tokoh Nelson Mandela dan kisah hidupnya
2. Gambar tokoh Abraham Lincoln dan kisah hidupnya
3. Kisah Hidup Yusuf
4. Gambar tentang perkelahian disekolah
5. Gambar Tuhan Yesus Disalibkan

2. Alat dan Bahan :


1. HP
2. Instumen Lagu “mengasihi dan mengampuni lebih sungguh”

G. Kegiatan Pembelajaran

ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
Pertemuan 1 (1 x 120 Menit)

Pendahuluan 1. Persiapan psikis dan fisik dengan membuka pelajaran 15 Menit


dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama
(menghayati ajaran agama)
2. Absen kehadiran siswa
3. Mengumpulkan buku mingguan (religius)
4. Menanyakan keadaan siswa
5. Menyampaikan KD,Materi pokok dan tujuan pembelajaran
pada siswa
6. Memberi motifasi siswa untuk aktif dalam proses belajar
mengajar
7. Apersepsi
Mengaitkan materi yang akan diajarkan saat ini dengan
menanyakan pada siswa
a. Ceritakan pengalaman mu tentang di ampuni dan
mengampuni orang lain?
b. Bagaimana perasaanmu saat itu ?

 Menayangkan cuplikan film 70 X7


Inti  Membaca cerita tentang “Yusuf yang Mengampuni” 95 Menit
 Membaca kisah Nelson Mandela, dan mengambil
kesimpulan tentang sikap yang diambil oleh tokoh
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
tersebut tentang pengampunan
 Bertanya tentang pengalaman mengampuni
dantidakmengampuni yang terjadi dalam kehidupan
mereka masing-masing

 Mengampuni dan diampuni dengan berbagai


tantangan yang dihadapi

 Kegiatan diskusi bersama teman sebangkunya untuk


mengidentifikasi pentingnya hal pengampunan bagi
orang Kristen dan tingkat kesulitan mengampuni
orang lai

 Mempresentasikan hasil diskusi untuk mengetahui arti


mengampuni
 Menyajikan hasil kesimpulan didepan kelas
secarabergantian sesuai dengan pengarahan guru
 Membuat sebuah puisi tentang “Mengampuni”

 Membuat kesimpulan tentang sikap yang dapat di


Penutup teladani dari Yusuf dan membuat komitmen untuk mau 10 Menit
mengampuni dan mempraktikkan perilaku orang yang
sudah diampuni dengan menjadi orang yang rendah hati,
peduli dan disiplin
1. Refleksi : Kolose 3:13b
“Ampunilah seorang akan yang lain
apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang
lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu,
kamu perbuat jugalah demikian. ”
2. Evaluasi
1) Jelaskan arti Mengampuni!
2) Mengapa kita sulit mengampuni orang lain!
3) Sebutkan tokoh Afrika yang dengan kerendahan hati
dan tulus mau mengampuni orang yang pernah
menyakitinya
3. Menyampikan kegiatan minggu depan
4. Berdoa dipimpin peserta didik sebagai ucapan
terimakasih kepada Allah

Pertemuan 2 (1 x 120 Menit)

Pendahuluan 1. Persiapan psikis dan fisik dengan membuka pelajaran 15 Menit


dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama
(menghayati ajaran agama)
2. Absen kehadiran siswa
3. Mengumpulkan buku mingguan (religius)
4. Menanyakan keadaan siswa
5. Apersepsi
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
Guru memberikan pertanyaan tentang arti
mengampuni menurut peserta didik
6. Memberi motivasi siswa untuk aktif dalam proses
pembelajaran
7. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai.

Peserta didik dalam hati membaca kisah Abraham Lincoln


Inti 1. Apakah pendapatmu tentang Abraham Lincoln? 90 Menit
2. Apakah kamu setuju dengan tindakan Abraham
Lincoln, yakni mengangkat Edwin M. Stanton,
pengacara yang pernah menghina dan melukai
hatinya begitu dalam sebagai Sekretaris perang?
3. Pelajaran Apa yang kamu dapat dari toko tersebut?
 Membaca kitab Matius 18:22-35, menjelaskan makna
perumpamaan tentang mengampuni

Melalui lagu “Dihapuskan dosaku” yang nyanyikan secara


bersama-sama, peserta didik menghayati pengampunan yang
diberikan Allah kepada manusia

Menuliskan kesan ketika menyanyikan lagu tersebut.

Mempresentasikan hasil diskusi untuk mengetahui


makna pengamunanmenyajikan hasil kesimpulan di
depan kelas secara bergantian sesuai dengan
pengarahan guru

menuliskan doa yang intinya peserta didik memohon


pengampunan dari Allah, memohon ampun atas semua
kesalahan yang telah kamu perbuat pada sesama
maupun Tuhan.

Penutup Membuat kesimpulan tentang sikap memberikan


pengampunan dan membuat komitmen untuk mau
mengampuni dan mempraktikkan perilaku orang yang
sudah diampuni dengan menjadi orang yang rendah hati,
peduli dan disiplin
1. Refleksi : Efesus 4:26
“Apabila kamu menjadi marah,janganlah kamu
berbuat dosa:janganlah matahari terbenam,
sebelum padam amarahmu”

2. Evaluasi
1) Tuliskan sikap yang dapat diteladani dari Abraham
Lincoln!
2) Apa maksud pernyataan Yesus “ …….:Bukan sampai
tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh
kali”
3) Sebutkan sikap yang diinginkan oleh Yesus untuk kita
perbuat kepada orang lain yang membutuhkan
pengampunan dari kita!
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU

3. Menyampikan kegiatan minggu depan


4. Berdoa dipimpin peserta didik sebagai ucapan terimakasih
kepada Allah

H. Penilaian Hasil Belajar


Penilaian Sikap
1. Sikap spiritual
a. Teknik Penilaian : Observasi
b. Bentuk Instrumen : Lembar Observasi
c. Kisi-kisi
No Sikap/nilai Butir Instrumen
1. Berdoa Selalu mendoakan orang yang membenci kita
mandiri
2. Rendah Hati Memberikan maaf kepada orang meminta maaf
3. Peduli Menolong sesama yang membenci kita
Instrumen : lihat Lampiran3

2. Sikap sosial
a. Teknik Penilaian : Penilaian sejawat (antar teman)
b. Bentuk Instrumen : Daftar Pertanyaan
c. Kisi-kisi :
No Sikap/nilai Butir Instrumen
1. Keterbukaan Tulus mengampuni kesalahan orang lain
2. Kerjasama Berpartisipasi mendamaikan teman yang beselisih
paham
3. Ramah dengan teman Menghargai teman berbagai kelemahan dan
kelebihan
4. Hormat pada orang tua Memaafkan kesalahan orang tua
5. Kejujuran Jujur mengakui kesalahan
6. Menapati janji Tidak menyimpan dendam kepada siapapun
7. Kepedulian Selalu memberikan bantu saat teman yang
membenci kita membutuhkan
8. Tanggung Jawab Mau memberikan bantuan pada orang yang pernah
menyakiti kita
Instrumen : lihat Lampiran3

3. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen: Daftar Pertanyaan/Uraian
c. Kisi-kisi :
Pertemuan 1

No Indikator Butir Instrumen


1. Menjelaskan arti mengampuni Jelaskan arti Mengampuni!
2. Menjelaskan penyebab kita sulit Mengapa kita sulit mengampuni orang
mengampuni oranglain lain!

3. Menyebutkan tokoh Afrika yang Sebutkan tokoh Afrika yang dengan


No Indikator Butir Instrumen
dengan kerendahan hati dan tulus kerendahan hati dan tulus mau
mau mengampuni orang yang mengampuni orang yang pernah
pernah menyakitinya menyakitinya

Instrumen : lihat Lampiran3

Pertemuan 2
No Indikator Butir Instrumen
1. Menyebutkan sikap yang dapat Tuliskan sikap yang dapat diteladani dari
diteladani dari Abraham Lincoln Abraham Lincoln!
2. Menjelaskan maksud pernyataan Apa maksud pernyataan Yesus “
Yesus “ …….:Bukan sampai tujuh …….:Bukan sampai tujuh kali, melainkan
kali, melainkan sampai tujuh sampai tujuh puluh kali tujuh kali”
puluh kali tujuh kali”
3. Menyebutkan sikap yang Sebutkan sikap yang diinginkan oleh Yesus
diinginkan oleh Yesus untuk kita untuk kita perbuat kepada orang lain yang
perbuat kepada orang lain yang membutuhkan pengampunan dari kita!
membutuhkan pengampunan dari
kita
Instrumen : lihat Lampiran3

4. Ketrampilan
a. Teknik Penilaian : Penilaian karya
b. Bentuk Instrumen: Produk
c. Kisi-kisi :
Pertemuan 1
N Keterampilan Butir Instrumen
o
1. Menulis puisi tentang Tuliskan sebuah puisi tentang pengampunan
pengampunan
Instrumen : lihat Lampiran3

Pertemuan 2
N Keterampilan Butir Instrumen
o
1. Menuliskan doa yang intinya Tulislah sebuah doa yang intinya peserta
peserta didik memohon didik memohon pengampunan dari Allah,
pengampunan dari Allah, memohon ampun atas semua kesalahan
memohon ampun atas semua yang telah kamu perbuat pada sesama
kesalahan yang telah kamu maupun Tuhan.
perbuat pada sesama maupun
Tuhan.
Instrumen : lihat Lampiran2

Mengetahui Waingapu, juli 2017


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Dra. Leny Tolaik Erlin Rambu Kuba Yowi, [Link] Teol


NIP.: 19660526 199702 2 002 NIP: 19830202 201101 2 013
LAMPIRAN 1

PERTEMUAN 1 DAN 2
I. Sintaks STAD (Student Team Achievement Division)
Pertemuan 1
1. Membagi siswa menjadi menjadi 4 kelompok (Kelompok A, B, C, dan D) masing-masing
beranggotakan 4-5 [Link] kelompok terdapat ketua sebagai pemimpin di Bantu
seorang sekretaris
2. Guru membagikan LKS kepada tiap kelompok
3. Dalam kelompok siswa ditugaskan menjawab pertanyaan yang tersedia dalam LKS
4. Setiap anggota kelompok kemudian mencatat jawaban hasil diskusi pada buku catatan
masing-masing siswa
5. Pelaksanaan unjuk kerja/presentasi dilakukan oleh tiap-tiap kelompok secara bergiliran
dan ditanggapi oleh kelompok yang lain
6. Pelaksanaan konfirmasi dilakukan dengan memberikan umpan balik berdasarkan hasil
presentasi

Pertemuan 2
1. Membagi siswa menjadi menjadi 4 kelompok (Kelompok A, B, C, dan D) masing-masing
beranggotakan 4-5 [Link] kelompok terdapat ketua kelas sebagai pemimpin di Bantu
seorang sekretaris
2. Guru membagikan nomor kepada setiap siswa
3. Guru membagikan LKS kepada tiap kelompok
4. Dalam kelompok siswa ditugaskan mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan
tiap anggota kelompok dapat mengerjakan atau mengetahui jawabannya.
5. Setiap anggota kelompok kemudian mencatat jawaban hasil diskusi pada buku catatan
masing-masing siswa
6. Guru memanggil salah satu nomor dan siswa yang nomornya dipanggil melaporkan hasil
kerja kelompoknya.
7. Kelompok yang lain memberikan tanggapan
8. Guru menunjuk nomor lain dan seterusnya
9. Guru dan siswa bersama-sama membuat kesimpulan

II. Soal Diskusi Kelompok (Penilaian Tes Tertulis)

Pertemuan 1
1. Tuliskan pemahaman kamu tentang arti mengampuni!
2. Mengapa hal pengampunan penting bagi orang Kristen!
3. Apakah menurut kamu, dalam hidup ini kita perlu mengampuni orang lain! Berilah
alasanmu!
4. Mengapa kita sulit mengampuni orang lain!
5. Apakah kita membutuhkan pengampunan dari orang lain?

Pertemuan 2
1. Apa tujuan Yesus mengajarkan perumpamaan ini kepada murid-muridnya?
2. Apa maksud pernyataan Yesus “ …….:Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh
puluh kali tujuh kali”
3. Sebutkan sikap yang diinginkan oleh Yesus untuk kita perbuat kepada orang lain yang
membutuhkan pengampunan dari kita!
4. Sebutkan dampak dari pengampunan bagi hidup manusia!

III. Jawaban
Pertemuan 1
1. Arti mengampuni : memaafkan seseorang dengan tulus hati, membebaskan seseorang dari
beban rasa bersalah serta tidak mengungkit-ungkit lagi kesalahannya.
2. Hal pengampunan penting bagi orang Kristen karena
 Yesus selalu mengajarkan pengampunan kepada kita
 pengampunan mengajarkan kepada kita untuk bagaimana memperbaiki dan
merekatkan kembali hubungan-hubungan kita yang pernah rusak (hubungan antara
manusia dan Allah serta hubungan manusia dengan manusia

3. Dalam hidup ini kita perlu mengampuni orang lain karena Kristus telah lebih dahulu
mengampuni dosa-dosa kita
4. Kita sulit mengampuni orang lain karena kita selalu berpikir kalau dirinya benar
5. Kita membutuhkan pengampunan dari orang lain agar kita terbebas dari rasa bersalah
kepada orang lain

Pertemuan 2
1. Tujuan Yesus mengajarkan perumpamaan ini kepada murid-muridnya yaitu jika mereka
tidak mengampuni sesama, bagimana mereka dapat mohon ampun pada Allah
2. Maksud pernyataan Yesus “ …….:Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh
kali tujuh kali” yaitu pengampunan yang diberikan kepada sesama tidak ada batasnya
3. sikap yang diinginkan oleh Yesus untuk kita perbuat kepada orang lain yang membutuhkan
pengampunan dari kita memberikan pengampunan dengan tulus dan lahir dari kebaikan
hati
4. Dampak dari pengampunan bagi hidupmanusia : hidup dalam kebahagiaan dan penuh
ucapan syukur.
LAMPIRAN 2

Materi Ajar :

INDAHNYA MENGAMPUNI

Apa Arti Mengampuni?Mengampuni artinya memaafkan seseorang dengan tulus hati,


membebaskan seseorang dari beban rasa bersalah serta tidak mengungkit-ungkit lagi
kesalahannya. Akan tetapi pengampunan itu tidak dengan sendirinya menghilangkan
kewaspadaan diri, sehingga tidak menjadi korban untuk hal yang sama lagi. Dengan demikian,
pengampunan yang diberikan itu menjadi sesuatu yang tepat dan efektif.

Sebagaimana yang dilakukan oleh Yusuf terhadap saudara-saudaranya. Setelah menjadi raja di
Mesir Yusuf tidak balas dendam, ia mengampuni mereka, menolong mereka dari kesulitan.
Inisiatif untuk memaafkan datang dari dalam diri [Link] ingin memperbaiki hubungan
dengan [Link] demikian, merekatkan kembali serta merekonsiliasi atau
mendamaikan kembali hubungan yang pada mulanya sudah rusak karena mereka melakukan
perbuatan yang jahat padanya.

Pengampunan Yusuf menyebabkan saudara-saudaranya terbebas dari hutang atas kejahatan


mereka. Guru perlu memberi penegasan mengenai perbaikan hubungan yang telah rusak
karena hal ini penting untuk menjadi titik kait ketika membahas tentang Allah mengampuni
dalam Yesus Kristus dimana akan ditegaskan tentang “perbaikan” hubungan antara Allah
dengan manusia yang telah dirusak oleh dosa.

Pengampunan yang tulus dan lahir dari kebaikan hati adalah pengampunan yang bersifat
“memperbaiki” dan “merekatkan” kembali hubungan-hubungan yang pernah rusak. Mengenai
perbaikan hubungan dan pendamaian ini perlu ditegaskan oleh guru karena disini letak benang
merah dengan topik berikutnya mengenai Allah mengampuni manusia melalui Yesus Kristus
dan memperbaiki hubungan yang rusak antara manusia dan Allah sejak manusia jatuh ke
dalam dosa

1. Matius 6:14-15
Yesus menekankan di sini bahwa para pengikut-Nya harus bersedia untuk mengampuni
kesalahan orang lain. Manusia telah menikmati pengampunan dari Allah dengan cuma-
cuma karena itu, manusia wajib mengampuni [Link] mengatakan hal ini sebagai
bagian dari tanggapan-Nya atas pertanyaan Petrus, berapa kali kita harus mengampuni?
Yesus menjawab tujuh puluh kali tujuh kali itu hanyalah simbol bahwa pengampunan itu
tak terbatas, semakin banyak pengasihan yang kita berikan bagi orang lain, semakin
diberkati hidup kita.

2. Kejadian 45:1-14
Bagian Alkitab ini bercerita tentang pertemuan antarsaudara yang amat
[Link] memperkenalkan diri pada [Link] memaafkan mereka
dan menerima mereka. Tidak hanya itu, ia juga menolong mereka dari kesulitan dan pada
akhirnya membawa mereka tinggal di dekatnya. Ketika Yusuf tidak bisa lagi menahan
hatinya, dia berseru nyaring sambil menangis (terjemahan harfiah).

Sesaat kemudian dia memperkenalkan diri kepada saudara-saudaranya dan membuka


hatinya yang baik untuk [Link] dalam ketakutan dan kebingungan mereka menjadi
tidak bisa [Link] Yusuf menenangkan hati [Link] menyatakan, “Allah
menyuruh aku mendahului kamu” (ayat 5).

Dengan cepat dia mengangkat seluruh beban kesalahan mereka karena perbuatan buruk
mereka dulu ketika ia berusaha menafsirkan kejadian tersebut menurut maksud dan
rencana Allah. Bahwa Allah yang mengatur supaya Yusuf berada di Mesir mendahului
saudara-saudaranya.

Yusuf mendesak saudara-saudaranya untuk membawa ayah mereka ke Mesir dan tinggal di
sana. Dia menjelaskan bahwa kelaparan tersebut akan berlangsung lima tahun lagi, tetapi di
Mesir dia dapat membantu Yakub dan keluarganya dengan menyediakan tempat tinggal
dan kebutuhan mereka.

Mereka bisa tinggal di tanah Gosyen yang terletak sekitar empat puluh mil dari letak Kairo
saat [Link] di delta sungai Nil, wilayah ini merupakan tempat terbaik untuk beternak.
Letaknya dekat On dan juga Memfis di mana Yusuf tinggal. Ketika saudara-saudara Yusuf
itu berangkat pulang, Yusuf mengirimkan beberapa kereta untuk mengangkut barang-
barang mereka bila mereka kembali ke Mesir, dan dia memenuhi kereta-kereta tersebut
dengan gandum, hadiah dan kebutuhan lainnya.

3. Matius 18:22-35
Dalam perumpamaan ini, Yesus mengajarkan bahwa pengampunan Allah, diberikan dengan
cuma-cuma kepada semua orang berdosa yang [Link] pada pengampunan itu,
maka kita wajib mengampuni sesama. Dengan kata lain, kita telah menerima kasih Allah
melalui pengampunan-Nya secara gratis, maka kita wajib mengampuni sesama tanpa
syarat.

Allah telah terlebih dahulu mengampuni kita, Dia mengirimkan Yesus Kristus untuk
menyelamatkan kita. Cara kita menjawab pengampunan Tuhan adalah dengan mengampuni
orang lain yang bersalah kepada kita ataupun rela meminta pengampunan pada seseorang yang
kita rugikan dan sakiti.

Banyak orang masih merasa sulit untuk mengampuni orang lain maupun meminta
pengampunan atas kesalahannya karena mereka selalu berpikir kalau dirinya benar. Memang,
jika mengandalkan kemampuan diri sendiri, sulit untuk mengampuni orang lain begitu saja.
Tetapi orang beriman dapat mengandalkan karunia Roh Kudus untuk membantu
menggerakkan hatinya dalam mengampuni orang lain.
KISAH NELSON MANDELA

Ia adalah seorang tokoh pejuang Afrika Selatan yang


memperjuangkan keadilan bagi kaum kulit hitam di Afrika
Selatan yang ditindas dan diperlakukan secara tidak adil.
Demi memperjuangkan nasib kaumnya, ia dipenjara lebih
dari 20 tahun.

Setelah Nelson Mandela dibebaskan dan


memenangkan pemilihan umum di Afrika Selatan dan
terpilih sebagai presiden, orang pertama yang diundang
untuk makan malam bersamanya adalah kepala penjara.

Padahal dalam masa hukumannya, kepala penjara itu


banyak merugikan dirinya. Ketika para wartawan
mengajukan pertanyaan kepadanya: mengapa Anda
memberi prioritas pada kepala penjara yang sering
menyakiti Anda?

Maka jawab Mandela:”Kamu harus terlebih dahulu mengampuni seseorang yang berada di
dekatmu dan paling banyak menyakitimu.

Jika kamu mampu melakukannya, kamu dapat mengampuni semua orang yang melakukan
kejahatan padamu”.Mengampuni berarti membebaskan dirimu dari kebencian dan membiarkan
perasaan damai menguasai hatimu.
KISAH ABRAHAM LINCOLN

Saat Abraham Lincoln (1809-1865) masih sebagai


pengacara muda, ia sering berkonsultasi dengan pengacara
lain tentang kasusnya.

Suatu hari, ia duduk di rruang tunggu untuk menjumpai


seorang pengacara senior. Tapi ketika waktunya tiba,
pengacara itu hanya melihat Lincoln sekilas dan berteriak,
“Apa yang dia lakukan disini? Singkirkan dia! Aku tidak
akan berurusan dengan seekor monyet kaku!”.

Lincoln pura-pura tidak mendengar walaupun ia tahu kalau


hinaan itu sengaja ditujukan kepada dirinya.

Biarpun malu, dia [Link] ketika pengadilan berlangsung, Lincoln [Link]


pengacara yang telah menghina Lincoln dengan bagitu kejam, tenyata bisa membela kliennya
dengan brillian.

Penanganannya atas kasu itu membuat Lincoln [Link] dalam hati, “Nalarnya sangat
[Link] tepat dan sangat lengkap. Begitu tertata serta benar-benar dipersiapkan! Aku
akan pulang dan lebih giat belajar hokum lagi.” Waktu berlalu….

Lincoln menjadi Presiden Amerika Serikat pada Maret [Link] kritikus utamanya, terdapat
Edwin M. Stanton, pengacara yang pernah menghina dan melukai hatinya begitu [Link]
Lincoln sudah mengampuninya, lalu mengangkatnya di posisi penting sebagai Sekretaris perang.

Ia tidak pernah lupa bahwa Stanton adalah pengacara berotak cerdas yang amat dibutuhkan
[Link] mengampuni yang dilakukan Lincoln membuatnya bisa berpikir tenang dan
bijaksana.

Sumber : http;//[Link]/2013/02/04/pengampunan
LAMPIRAN 3
3.1 Penilaian Sikap

A. Penilaian Sikap Spiritual


Lembar Observasi : ……………………
Kelas : VIIA………………………
Hari/tanggal : ………………………
Materi Pokok/Tema : INDAH NYA MENGAMPUNI………………………

Aspek Penilaian/
Skor Jumlah Konver Predika
No Nama Siswa 1 2 3 Skor si Nilai t
1-4 1-4 1–4
1
2
3

Aspek Penilaian :
1. Selalu mendoakan orang yang membenci kita
2. Memberikan maaf kepada orang meminta maaf
3. Menolong sesama yang membenci kita

Skor:
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak
melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Konversi Nilai :

Predikat/Konversi
Sangat Baik : apabila memperoleh skor :3,33< skor ≤ 4,00
Baik : apabila memperoleh skor :2,33< skor ≤ 3,33
Cukup : apabila memperoleh skor :1,33< skor ≤ 2,33
Kurang : apabila memperoleh skor :skor ≤ 1,33

InstrumenPenilaian Sikap Spiritual


Nama Siswa : ………………………………
Kelas : VII ……
Hari/tanggal : ………………………………
Materi Pokok : ………………………………

Skor
No Sikap/nilai Aspek Penilaian
1-4
1 Berdoa Selalu mendoakan orang yang membenci kita
mandiri
2 Rendah Hati Memberikan maaf kepada orang meminta maaf
3 Peduli Menolong sesama yang membenci kita
Skor:
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak
melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

B. Penilaian Sikap Sosial


Lembar Observasi : ………………………
Kelas : ………………………
Hari/tanggal : ………………………
Materi Pokok/Tema : ………………………

Aspek Penilaian/ Skor Jumlah


Ramah dengan

Menapati janji
Hormat pada
Keterbukaan

Kepedulian
Kerjasama

Tanggung
Kejujuran
orang tua
Nama Siswa

Konversi Nilai
teman

Jawab

Predikat
No Skor

0-4 0- 0-4 0- 0-4 0-4 0-4 0-4


4 4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Aspek yang dinilai:


1. Tulus mengampuni kesalahan orang lain
2. Berpartisipasi mendamaikan teman yang berselisih paham
3. Menghargai teman berbagai kelemahan dan kelebihan
4. Memaafkan kesalahan orang tua
5. Jujur mengakui kesalahan
6. Tidak menyimpan dendam kepada siapapun
7. Selalu memberikan bantu saat teman yang membenci kita membutuhkan
8. Mau memberikan bantuan pada orang yang pernah menyakiti kita

Skor:
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak
melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Konversi Nilai :

Predikat/Konversi
Sangat Baik : apabila memperoleh skor :3,33< skor ≤ 4,00
Baik : apabila memperoleh skor :2,33< skor ≤ 3,33
Cukup : apabila memperoleh skor :1,33< skor ≤ 2,33
Kurang : apabila memperoleh skor :skor ≤ 1,33

InstrumenPenilaian Sikap Sosial

Nama Siswa : ………………………………


Kelas : VII ……
Hari/tanggal : ………………………………
Materi Pokok : ………………………………

Skor
No Sikap/nilai Butir Instrumen
1-4
1. Keterbukaan Tulus mengampuni kesalahan orang lain
2. Kerjasama Berpartisipasi mendamaikan teman yang beselisih
paham
3. Ramah dengan teman Menghargai teman berbagai kelemahan dan
kelebihan
4. Hormat pada orang tua Memaafkan kesalahan orang tua
5. Kejujuran Jujur mengakui kesalahan
6. Menapati janji Tidak menyimpan dendam kepada siapapun
7. Kepedulian Selalu memberikan bantu saat teman yang
membenci kita membutuhkan
8. Tanggung Jawab Mau memberikan bantuan pada orang yang
pernah menyakiti kita

Skor:
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak
melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

3.2 PenilaianPengetahuan
Pertemuan 1
No Indikator Butir Instrumen Jawaban Skor
1. Menjelaskan arti Jelaskan arti Mengampuni! Memaafkan seseorang 3
mengampuni dengan tulus hati,
membebaskan
No Indikator Butir Instrumen Jawaban Skor
seseorang dari beban
rasa bersalah serta
tidak mengungkit-
ungkit lagi
kesalahannya
2. Menjelaskan penyebab Mengapa kita sulit Kita sulit mengampuni 1
kita sulit mengampuni mengampuni orang lain! orang lain karena kita
orang lain selalu berpikir kalau
dirinya benar

3. Menyebutkan tokoh Sebutkan tokoh Afrika Nelson Mandela 1


Afrika yang dengan yang dengan kerendahan
kerendahan hati dan hati dan tulus mau
tulus mau mengampuni mengampuni orang yang
orang yang pernah pernah menyakitinya
menyakitinya
Jumlah Skor 5

Pertemuan 2
No Indikator Butir Instrumen Jawaban Skor
1. Menyebutkan sikap Tuliskan sikap yang  Jangan membiarkan sikap 3
yang dapat dapat diteladani dari atau perkataan buruk
diteladani dari Abraham Lincoln! orang lain mematahkan
Abraham Lincoln semangat kita untuk
bertindak

 Tetap berusaha untuk


berbuat baik dan belajar
memaafkan orang lain
 Menjadikan perkataan
dan pengalam buruk
sebagai motivasi ntuk
kemajuan kita di masa
yang akan datang

2. Menjelaskan Apa maksud pengampunan yang diberikan 2


maksud pernyataan pernyataan Yesus “ kepada sesama tidak ada
Yesus “ …….:Bukan …….:Bukan sampai batasnya
sampai tujuh kali, tujuh kali, melainkan
melainkan sampai sampai tujuh puluh
tujuh puluh kali kali tujuh kali”
tujuh kali”

3. Menyebutkan sikap Sebutkan sikap yang memberikan pengampunan 2


yang diinginkan diinginkan oleh Yesus dengan tulus dan lahir dari
oleh Yesus untuk untuk kita perbuat kebaikan hati
kita perbuat kepada kepada orang lain yang
orang lain yang membutuhkan
membutuhkan pengampunan dari
pengampunan dari kita!
kita
Jumlah Skor 7
Nilai :

3.3 Penilaian Keterampilan

A. Lembar Penilaian Kegiatan Presentasi


Materi : ……………………
Kelas : VII …
Hari/ tanggal : ……………………

Aspek Penilaian/ skor

Keteranga
Nomor

1 2 3 4 5

Jumlah
Nama Siswa

Nilai
Skor
1-4 1-4 1-4 1-4 1-4

n
1.
2.
3.
..

Aspek Penilaian
1. Keterlibatan/ berpartisipasi dalam kelompok
2. Keantuasiasan dalam mengikuti diskusi
3. Kemampuan bekerja sama dengan anggota lain sebagai rasa bertanggungjawab
4. Kemampuan berargumentasi (alasan, usulan, mempertahankan pendapat) dalam
presentasi.
5. Kemampuan memberikan respon (memberikan respon yang sesuai dengan
permasalahan/ pertanyaan) dalam presentasi

Rubrik penilaian
Aspek Penilaian
Skala

1 2 3 4 5
1 tidak aktif Tidak mau Tidak mau Tidak mampu Tidak mampu
mengikuti bekerja sama
diskusi
2 kurang aktif Kurang antusias Kurang baik Kurang Kurang
mampu mampu
3 cukup aktif cukup antusias cukup baik cukup mampu cukup mampu
4 sangat aktif sangat antusias sangat baik sangat sangat
mampu mampu

Pertemuan 1
Kisi-kisi portofolio tugas individu:
No Indikator Butir Soal Skor
1. Menulis puisi tentang Tuliskan sebuah puisi tentang 20
pengampunan pengampunan

Format penilaian:
Aspek yang dinilai/ Skor
J
N Nama Relevans Deskrips Ketepata
Kelengkapan Kebersihan

Predik
o Siswa i i n Waktu

umlah
Nilai
1-4 1-4 1-4 1-4 1-4

at
1
2
3

Pertemuan 2
N Keterampilan Butir Instrumen
o
1. Menuliskan doa yang intinya Tulislah sebuah doa yang intinya peserta
peserta didik memohon didik memohon pengampunan dari Allah,
pengampunan dari Allah, memohon ampun atas semua kesalahan
memohon ampun atas semua yang telah kamu perbuat pada sesama
kesalahan yang telah kamu maupun Tuhan.
perbuat pada sesama maupun
Tuhan.

Format penilaian:
Aspek yang dinilai/ Skor
N Nama Relevans Deskrips Ketepata

Predikat
Kelengkapan Kebersihan

Jumlah
o Siswa i i n Waktu

Nilai
1-4 1-4 1-4 1-4 1-4
1
2
3
LEMBAR KEGIATAN SISWA
No. 01/Pertemuan 1/RPP 1/VII/Smtr 1/TP. 2014-2015

1. Materi Pokok : Indahnya Mengampuni


2. Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
3. Kelas/semester : VII/1
4. Waktu : 120 Menit
5. Petunjuk belajar :
1). Bacalah cerita tentang “Yusuf yang Mengampuni”
2). Kerja Soal yang tersedia pada LSK ini dengan cara berdiskusi sesuai teknik yang ditentukan
oleh guru
3). Konsultasilah dengan guru bila mengalami kesulitan mengerjakan tugas

6. Tujuan belajar yang ingin di capai


Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran maka peserta didik dapat :
1. Mendeskripsikan arti mengampuni
2. Mengidentifikasi alasan pengampunan penting bagi orang Kristen
3. Mengidentifikasi faktor yang menyebabkan kita sulit mengampuni orang lain
4. Mengidentifikasi alasan kita membutuhkan pengampunan dari orang lain
5. Menyususn sebuah puisi tentang “Mengampuni”

7. Informasi :
Perhatikan cerita dibawah ini!

“Yusuf yang Mengampuni”


(Kejadian 45:1-14)

Yusuf adalah anak dari bapak Yakub, Ibunya bernama [Link] mempunyai 11 orang
saudara laki laki dan seorang saudara [Link] rumahnya, Yusuf menjadi anak
kesayangan bapaknya. Bahkan ia pernah diberikan baju yang sangat indah oleh
bapaknya. Namun sayang, hal itu membuat saudara-saudaranya iri dan membenci Yusuf.

Suatu ketika, Yusuf menjumpai sudara-saudaranya di [Link], saudara-saudaranya


merencanakan sesuatu yang jahat kepada [Link] Yusuf di jual kepada seorang
pedagang yang kebetulan lewat di [Link] mengatakan kepada bapak Yakub bahwa Yusuf
telah mati diterkam binatang buas.

Kemudian Yusuf dibawa ke Mesir dan dijadikan [Link], karena Tuhan Allah selalu
menyertai Yusuf, akhirnya Yusuf menjadi seorang pemimpin yang terkenal dan kaya raya di
Mesir.

Ketika ada bencana kelaparan di kampung Kanaan, kampung halamannya, saudara-saudara


Yusuf datang ke Mesir untuk mencari [Link] saudara-saudara Yusuf di Mesir,
Yusuf menguji saudara-saudaranya dengan cara menyelipkan piala ke dalam karung adik
mereka yang paling kecil.

Yusuf ingin menguji saudara-saudaranya apakah mereka telah berubah, atau mereka akan
mengorbankan adiknya seperti dahulu ketika mereka membenci dan menjualnya sebagai
budak. Ternyata, saudara-saudaranya telah berubah.

Mereka membela adiknya Benyamin serta menangisinya, bahkan kakak tertua rela ditahan
untuk menggantikan adiknya. Dengan cara itu, Yusuf mengetahui bahwa kini saudara-
saudaranya telah berubah dan karena itu, sudah waktunya dia menyatakan dirinya pada
mereka dan memaafkan mereka. Yusuf tidak menanti supaya saudara-saudaranya ketakutan
dan mengemis untuk dimaafkan, tetapi dialah yang mengambil inisiatif untuk mendatangi
mereka.

Dan akhirnya Yusuf bertemu dengan [Link] menangis dan memeluk


[Link] tidak menyimpan [Link] menangis karena dia sangat
menyayangi saudara-saudaranya, walaupun mereka telah berbuat jahat kepadanya.

8. Tugas dan langkah-langkah kerja :


a. Jawablah pertanyaan berikut :
1. Tuliskan pemahaman kamu tentang arti mengampuni!
2. Mengapa hal pengampunan penting bagi orang Kristen!
3. Apakah menurut kamu, dalam hidup ini kita perlu mengampuni orang lain! Berilah
alasanmu!
4. Mengapa kita sulit mengampuni orang lain!
5. Apakah kita membutuhkan pengampunan dari orang lain?

b. Setiap anggota kelompok menuliskan hasil diskusi kelompok pada buku catatan masing-
masing!

c. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas!


LEMBAR KEGIATAN SISWA
No. 02/Pertemuan 2/RPP 1/VII/Smtr 1/TP. 2014-2015

1. Materi Pokok : Indahnya Mengampuni


2. Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
3. Kelas/semester : VII/1
4. Waktu : 120 Menit
5. Petunjuk belajar :
1). Bacalah Kitab Injil Matius 18:22-35
2). Kerja Soal yang tersedia pada LSK ini dengan cara berdiskusi sesuai teknik yang ditentukan
oleh guru
3). Konsultasilah dengan guru bila mengalami kesulitan mengerjakan tugas

6. Tujuan belajar yang ingin di capai


Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran maka peserta didik dapat :
1. Mengenal tokoh Abraham Linciln melalui kisah hidupnya
2. Menjelaskan tujuan Yesus mengajarkan perumpamaan tentang “Pengampunan” (Matius
18:22-35)
3. Menjelaskan maksud pernyataan Yesus “ ……Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai
tujuh puluh kali tujuh kali”
4. Mengidentifikasi sikap yang diinginkan oleh Yesus untuk kita perbuat kepada orang lain
yang membutuhkan pengampunan dari kita!

7. Informasi :
Bacalah Kitab Injil Matius 18:22-35

“Perumpamaan tentang Pengampunan”


18:22Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali,
melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.18:23Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama
seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.18:24Setelah ia
mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang
sepuluh ribu talenta.18:25Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja
itu memerintahkan supaya ia dijualbeserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar
hutangnya.18:26Maka sujudlah hamba itu menyembah dia,katanya: Sabarlah dahulu, segala
hutangku akan kulunaskan.18:27Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba
itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.18:28Tetapi ketika hamba itu
keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia
menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!18:29Maka sujudlah
kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan
kulunaskan.18:30Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai
dilunaskannya hutangnya.18:31Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu
menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.18:32Raja itu menyuruh memanggil
orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan
karena engkau memohonkannya kepadaku.18:33Bukankah engkaupun harus mengasihani
kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?18:34Maka marahlah tuannya itu dan
menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.18:35Maka
Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-
masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu. "

8. Tugas dan langkah-langkah kerja :


d. Jawablah pertanyaan berikut :
1. Apa tujuan Yesus mengajarkan perumpamaan ini kepada murid-muridnya?
2. Apa maksud pernyataan Yesus “ …….:Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh
puluh kali tujuh kali”
3. Sebutkan sikap yang diinginkan oleh Yesus untuk kita perbuat kepada orang lain yang
membutuhkan pengampunan dari kita!
4. Sebutkan dampak dari pengampunan bagi hidup manusia!

e. Setiap anggota kelompok menuliskan hasil diskusi kelompok pada buku catatan masing-
masing!
f. Presentasi hasil diskusimu di depan kelas!

Anda mungkin juga menyukai