0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Karya Pengampunan Allah dalam Yesus

2020 RPP PAK BP KLS 7 BAB 2

Diunggah oleh

asriantiendi41
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Karya Pengampunan Allah dalam Yesus

2020 RPP PAK BP KLS 7 BAB 2

Diunggah oleh

asriantiendi41
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP Periode ke – 2)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Kambata Mapambuhang


Kelas/Semester : VII/1
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti
Materi Pokok : Bab 2. Karya Pengampunan Allah dalam Yesus Kristus
Alokasi Waktu : 1 x 35 Menit (1 X Pertemuan)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
4. Mencoba, Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang atau teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 1.1 Menerima bahwa Allah yang dapat 1.1.2 Mengimani pengampunan dan
mengampuni dan menyelamatkan penyelamatan Allah di dalam Yesus
manusia melalui karya Kristus dengan membaca cerita yang
penyelamatan dalam Yesus Kristus berisi tentang pengampunan.
2. 2.1 Bersedia mengampuni orang lain. 2.1.1. Merespon pengampunan Allah dengan
cara mengampuni orang lain
3. 3.1 Menjelaskan Allah mengampuni 3.1.2 Menjelaskan arti mengampuni seperti
dan menyelamatkan manusia Allah telah lakukan untuk manusia.
melalui Yesus Kristus 3.1.3 Menjelaskan alasan Allah
menyelamatkan manusia melalui Yesus
Kristus.
3.1.4 Menceritakan peristiwa Yesus
mengampuni orang berdosa (Yohanes
8:1-11).
4. 4.1 Mempraktikkan perilaku rendah 4.1.2 Melakukan kegiatan sebagai praktik
hati, peduli dan disiplin sebagai orang yang telah diselamatkan.
manusia yang telah diselamatkan.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui ibadah di gereja dan berdoa pada awal dan akhir kegiatan pembelajaran, peserta
didik dapat menghayati pengampunan serta penyelamatan Allah melalui Yesus Kristus
2. Menghayati makna pengampunan melalui cerita Gordon Wilson
3. Mengidentifikasi hal yang mendorong Gordon Wilson rela mengampuni teroris yang telah
menyebabkan putrinya tewas
4. Peserta didik dapat memahami alasan Allah mengutus Yesus Kristus ke dunia
5. Peserta didik dapat memahami cara mengatasi godaan yang kamu alami di rumah dan di
sekolah?
6. Peserta didik dapat memahami alasan manusia harus mengampuni kesalahan orang lain
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
a) Kegiatan Pendahuluan
1. Guru berkunjung ke rumah siswa yaitu di setiap titik/gugus belajar pada pukul 07.45
2. Guru menyapa pesrta didik lalu meminta salah satu peserta didik memimpin Doa awal
pembelajaran
3. Guru mengecek kesiapan belajar dan kehadiran siswa
4. Guru mengumpulkan hasil kerja LKPD periode 2
5. guru menyampaiakn materi pokok yang akan dipelajari yaitu Bab 1. Indahnya Mengampuni
dan tujuan pembelajaran
b) Kegiatan Inti
1. guru meminta peserta didik mengamati dan membaca buku paket halaman 11 - 16, materi
Bab 2. Karya pengampunan ALLAH melalui Yesus Kristus
2. guru memberikan bahan ajar / ringkasan materi bab 2 kepada peserta didik
3. Guru menjelaskan materi pembelajaran secara garis besar berdasarkan tujuan
pembelajaran
4. Guru membagikan LKPD periode 2 kepada setiap peserta didik untuk dikerjakan, dan guru
menjelaskan isi LKPD
c) Kegiatan penutup
1. Menyampikan jadwal kegiatan BDR periode ke – 3 dan meminta peserta didik untuk
membawa catatan mingguan sebagai bahan penilaian sikap spiritual.
2. Berdoa untuk menutup pembelajaran yang dipimpin peserta didik sebagai ucapan
terimakasih kepada Allah
E. Materi pembelajarn
 Makna Pengampunan
 Mengapa Allah mengampuni manusia
 Allah mengampuni manusia berdosa
F. Pendekatan dan metode pembelajaran
Pendekatan :Saintifik (Siswa dibelajarkan dan dibiasakan untuk menenukan, mencoba,
menciptakan sesuatu)
Metode :Diskusi kelompok, Tanya jawab, penugasan individu
G. Sumber Belajar dan Media
1. Buku siswa:Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013.
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – Allah Terus [Link]: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (hal 1-5)
2. Buku Siswa : Yethie Bessie, [Link] & Margiot Tua Baturbutar, [Link] – Allah terus Berkarya.
Jakarta: BPK Gunung Mulia, Buku pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas VII
3. Alkitab& Kidung Jemaat
4. Situs internet : [Link]
5. [Link]
Media Pembelajaran
1. Media :Gambar dan Cerita Alkitab tentanng “Perempuan yang berzinah”
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR
1. Penilaian Sikap
 Sikap spiritual : pengamatan selama proses KBM dan buku catatan mingguan, jurna
praktek sikap di rumah
 Sikap sosial : pengamatan selama proses KBM
2. Penilaian Pengetahuan
 Teknik Penilaian : Tes tertulis (Tugas LKPD periode 2, Terlampir )
3. Penilaian Ketrampilan
 Teknik Penilaian : -
Mengetahui Lukuwingir, 18 Juli 2020
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Yusuf Lende Pote, [Link] Asrianti A. Endi, [Link]


NIP.19700418 199903 1 006 NIP.-
Lampiran 1. PENILAIAN SIKAP
Jurnal Praktek Baik Nilai Utama Karakter Selama Belama Dari Rumah
DOKUMENTASI TANDA
PRAKTEK YANG NILAI
NO HARI/TGL TDK. TANGAN
DILAKUKAN KARAKTER ADA
ADA ORTU/WALI
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1
2
3
4
5
6
Keterangan:
1. Kolom (1),(2) dan ,(3), diisi siswa atau orang tua
2. Kolom (5) dan (6) diisi siswa diberi centang (V)
3. Kolom (4) diisi oleh guru
4. Kolom (7) diisi oleh orangtua

REKAPAN JURNAL PENILAIAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL SISWA


Tanda Tangan
N HARI/ Catatan Butir Tindak
Nama
O TGL Perilaku Sikap Siswa Guru Lanjut
PD
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1
2
3
4
5
6

Penilaian Pengetahuan (Penilaian Tes Tertulis)


Periode kedua
1. Apa makna dari tindakan Gordon Wilson?
2. Mengapa Gordon Wilson rela mengampuni teroris yang telah menyebabkan putrinya tewas?
3. Jika kamu adalah Gordon Wilson, bagaimana sikapmu terhadap para teroris?
4. Mengapa Allah ingin menyelamatkan manusia melalui pengorbanan Yesus Kristus!
Jawaban
1. Makna dari tindakan Gordon Wilson yaitu mau mengampuni orang yang melakukan kejahatan
kepada kita karena dengan begitu kita dapat melakukan banyak hal lagi tentang kebaikan
bahkan mengerjakan perdamaian
2. Gordon Wilson rela mengampuni teroris yang telah menyebabkan putrinya tewas karena ia
memiliki kebesaran hati
3. Jika kamu adalah Gordon Wilson, sikapmu terhadap para teroris adalah memaafkan para
teroris alasannya jika menyimpan dendam hidup kita tidak akan ada damai dan sukacita
4. Allah susah payah harus menyelamatkan manusia melalui pengorbanan Yesus Kristus karena :
a. Allah mengasihi manusia
b. Karena cinta-Nya itu, maka Allah adalah Allah yang Maha Pengampun
c. Allah adalah Allah penyelamat
Penilaian Keterampilan

Kisi-kisi portofolio tugas individu:


No Indikator Butir Soal Skor
1. Menyususn Doa tentang Susunlah doa tentang menentang sikap 20
menentang sikap main hakim main hakim sendiri
sendiri
Format penilaian:
Aspek yang dinilai/ Skor

Predikat
N Nama Deskrips Ketepatan

Jumlah
Relevansi Kelengkapan Kebersihan
o Siswa i Waktu

Nilai
1-4 1-4 1-4 1-4 1-4
1
2
3

Materi Ajar :
KARYA PENGAMPUNAN ALLAH DALAM YEUSU KRISTUS

Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, Allah telah berinisiatif untuk mengampuni serta menyelamatkan
manusia. Buktinya, Allah datang mencari manusia, ia memanggil : Adam, Adam, di manakah engkau?
Dan Adam menjawab: aku di sini Tuhan, aku bersembunyi karena malu. Adam bersembunyi dari
kesalahannya, bahkan ia menyalahkan Hawa dan Hawa menyalahkan ular. Begitulah sifat, manusia
yang tidak rendah hati mengakui kesalahannya. Allah selalu menjadi pihak yang memanggil,
menolong, mengampuni serta menyelamatkan [Link] manusia selalu menjadi pihak yang
berlari dan mengingkari janji meskipun demikian, Allah tidak pernah berhenti mencari dan
mengampuni manusia.
1. Allah Mengampuni Manusia
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil dan mengampuni segala dosa kita dan
menyucikan kita dari segala kejahatan (1Yohanes 1:9). Untuk memperkuat kenyataan ini, Roma
5:8 mengatakan: ketika kita masih berdosa, Kristus telah mati untuk kita. Allah mengambil inisiatif
untuk mengampuni dan menyelamatkan manusia, tetapi manusia harus dengan rendah hati
mengaku [Link] Allah itu berlaku untuk selama-lamanya.
2. Bagaimana Allah Mengampuni Manusia
Dari cerita-cerita yang ada dalam Perjanjian Lama, nampak hubungan manusia dengan
Allah selalu diwarnai oleh dosa dan pemberontakan tetapi Allah mencari, mengampuni serta
menyelamatkan manusia [Link] tidak pernah lelah mengampuni [Link] banyak
nabi yang telah diutus untuk menyelamatkan umat-Nya tetapi setiap kali setelah diampuni,
manusia kembali jatuh ke dalam [Link], Allah mengutus Yesus Kristus datang ke dunia
untuk menyelamatkan manusia. Yesus harus menanggung kutuk dosa manusia, Ia berkorban bagi
manusia.
Mengampuni mengandung arti melepaskan dan membebaskan dari “utang” dosa dan
Kristus datang untuk menebus utang dosa kita, Ia membayar lunas melalui pengorbanan-Nya di
kayu Salib. Menurut Niftrik dan Boland (Dogmatika Masa Kini 1996), Kristus telah
mempersembahkan korban yang sesungguhnya sebagai ganti manusia, bahkan Ia sendirilah korban
itu. Di Golgotalah kata “korban” mendapat arti yang [Link] benar-benar telah
mengorbankan diri-Nya sebagai ganti [Link] pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib,
hubungan manusia dengan Allah yang rusak oleh dosa dipulihkan kembali.
Menurut Niftrik dan Boland, sebagaimana yang terjadi di bukit Moria ketika Abraham
akan mengorbankan Ishak tetapi Allah menyediakan “korban” sebagai ganti Ishak. Pada peristiwa
Golgota, Allah menyediakan korban bagi penebusan manusia, namun korban itu bukan korban
domba melainkan anak-Nya [Link] demikian, manusia dimerdekakan dari dosa. Menurut
Rasul Paulus, justru dalam kemerdekaannya, manusia harus mempertanggungjawabkan melalui
hidup yang benar.
Menurut Paulus, janganlah mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk
hidup dalam dosa (Galatia 5:13).Yesus digantung di kayu salib, Ia juga menderita penghinaan yang
hebat dan puncak penderitaan di kayu salib merupakan gambaran tentang apa arti “berkorban”.
Manusia yang dihukum di kayu salib adalah manusia yang “terkutuk” dan Yesus menjalani jalan
yang seharusnya menjadi jalan manusia [Link] amat luar biasa, seluruh kutuk
hukuman dosa ditanggung di atas bahu-Nya. Di kayu salib, menjelang ajal-Nya, ia mengatakan :
“sudah selesai”.
Menurut Niftrik dan Boland, perkataan itu berarti, misi Yesus sudah selesai untuk
mengambil alih tanggung jawab manusia, Ia memperdamaikan hubungan antara Allah dan
manusia. Bagian ini perlu ditegaskan pada siswa sehingga mereka benar-benar memahami
pengorbanan Yesus Kristus serta membandingkannya dengan sikap hidup mereka. Sebagai
manusia terkadang ketika remaja merasa “harga dirinya” direndahkan mereka akan melakukan
reaksi balik dalam berbagai bentuk aksi negatif. Misalnya perkelahian, perseteruan maupun
tindakan lainnya.
Pengorbanan Yesus Kristus dapat dijadikan teladan bagi [Link] berarti mereka
dibimbing untuk menerima begitu saja penghinaan maupun perendahan, namun mereka didorong
untuk mampu mengontrol emosi dan bersikap tepat dalam menghadapinya.

3. Mengapa Allah Mengampuni Manusia?


a. Karena Allah mengasihi manusia,
sebesar apapun kekecewaan-Nya terhadap manusia tidak mengurangi rasa cinta-Nya yang
begitu dalam pada manusia. Allah mengasihi semua ciptaan-Nya dan Ia selalu memberi
kesempatan untuk bertobat dan kembali pada-Nya. Sebenarnya, bukan hal yang mudah juga
bagi manusia untuk selalu menjaga ketaatan hidup dalam [Link]?Karena begitu
banyak godaan yang ada di sekitar kita.
b. Karena cinta-Nya itu, maka Allah adalah Allah yang Maha Pengampun.
Ia bersedia mengampuni manusia yang bertobat dan berbalik pada-Nya. Ketika kepada Yesus
ditanya berapa kali kita harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita? Maka jawab
Yesus tujuh puluh kali tujuh kali artinya pengampunan itu tak terbatas, setiap kali kamu dapat
mengampuni sesama seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus bahwa kita harus mengampuni
orang lain seperti Kristus telah mengampuni kita.
c. Karena Allah adalah Allah penyelamat
Ia sudah berulangkali menyelamatkan manusia melalui para nabi yang diutus-Nya, namun
tidak berhasil, akhirnya Ia rela “hadir” ke dunia dalam diri Yesus Kristus putra-Nya. Allah turun
ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia. Manusia yang berdosa tidak akan mampu
menyelamatkan sesamanya, karena itu Allah bertindak mendatangi manusia secara langsung
untuk menyelamatkan manusia. Yesus Kristus adalah Tuhan dan Manusia.
.
4. Allah Menyelamatkan Manusia melalui Yesus Kristus
Dalam tradisi Perjanjian Lama, umat Isreal harus mempersembahkan korban persembahan
sebagai korban penghapus dosa dan itu diambil dari domba jantan yang tak bercela atau tidak ada
cacatnya sama sekali. Utang dosa mereka dibayar melalui korban domba [Link] menuntut
persembahan binatang supaya umat manusia dapat memperoleh pengampunan bagi dosa-dosanya
(Imamat 4:35; 5:10).Persembahan menjadi tema penting dalam Perjanjian [Link], Allah
memerintahkan Abraham untuk mempersembahkan Ishak [Link] taat kepada Allah,
namun ketika Abraham siap mempersembahkan Ishak, Allah campur tangan dan menyediakan
seekor domba jantan untuk menggantikan Ishak (Kejadian 22:10-13). Hutang dosa manusia dalam
Perjanjian Lama dibayar melalui korban penghapus dosa berupa domba dan dalam Perjanjian
Baru, Yesus disebut sebagai anak domba Allah yang menghapus dosa dunia karena Ia menjadi
korban yang hidup menggantikan manusia. Untuk menjadi penyelamat yang menyelamatkan
manusia dari hukuman dosa, Juruselamat harus dapat menanggung penderitaan dan hukuman
akibat [Link] memikul tugas itu, Juruselamat haruslah manusia sejati dan korban yang tak
[Link] semua manusia telah cacat oleh dosa, maka Allah sendiri yang berperan,
menjelma menjadi manusia dalam diri [Link] Yesus di kayu salib membebaskan
manusia dari hutang dosa sekaligus memerdekakan manusia dari kutuk dan [Link] Yesus
di kayu salib membuktikan kasih Allah yang sejati pada manusia.
5. Makna Keselamatan Allah di dalam Yesus Kristus
Perjanjian Baru memberikan pengertian yang cukup beragam mengenai keselamatan, misalnya
keselamatan dalam pengertian hidup kekal, masuk dalam kerajaan Allah atau kerajaan Surga.
Roma 6:23 mengatakan hukuman dosa adalah maut.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD PERIODE KE - 2
1. Materi Pokok : Karya Pengampunan Allah dalam Yesus Kristus
2. Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
3. Kelas/semester : VII/1
4. Petunjuk belajar:
Bacalah buku teks pelajaran PAK kelas 7 halaman 10 cerita tentang Pria Irlandia yang bernama
Gordon Wilson dan ringkasan materi yang diberikan, kemudia jawablah pertanyaan yang
terdapat pada halaman 11 seperti soal berikut ini!
5. Tujuan belajar yang ingin di capai
1. Menghayati makna pengampunan melalui tindakan Gordon Wilson
2. Mengidentifikasi hal yang mendorong Gordon Wilson rela mengampuni teroris yang telah
menyebabkan putrinya tewas
3. Menjelaskan alasan Allah susah payah harus menyelamatkan manusia melalui pengorbanan
Yesus Kristus
4. Mengidentifikasi godaan yang siswa alami di sekolah dan di rumah
5. Mengidentifikasi cara mengatasi godaan yang siswa alami di sekolah dan di rumah
7. Informasi :
Perhatikan cerita dibawah ini!
Makna Pengampunan(Kisah Gordon Wilson)
Seorang pria Irlandia, Gordon Wilson, bersama putrinya yang berusia 28 tahun, Marie, pergi
menonton pawai di Kota Enniskillen di Irlandia [Link] mereka berdiri di samping sebuah
dinding batu sembari menantikan kesatuan prajurit dan polisi Inggris berbaris melewati mereka,
sebuah bom dari teroris meledak di belakang mereka. Enam orang tewas seketika karena ledakan
itu. Gordon dan putrinya terkubur beberapa meter di bawah tumpukan batu. Gordon merasakan
bahu dan lengannya terluka, tetapi dia tidak dapat [Link], dia merasakan ada
seseorang menyentuh jari-jarinya.“Ini Ayah, kan?” bisik Marie. “Betul, Marie,” sahut ayahnya.
Gordon mendengar suara samar orang-orang yang berteriak kesakitan, kemudian suara yang jauh
lebih jelas, yakni teriakan Marie. Dia meremas tangan putrinya kuat-kuat sambil berkali-kali
bertanya apakah dia baik-baik [Link] antara jerit kesakitannya, Marie berkali-kali meyakinkan
ayahnya bahwa dia baik-baik saja.“Ayah, aku sangat mengasihi Ayah,” itulah kata-kata terakhir
putrinya yang didengar Gordon.
Empat jam kemudian, setelah mereka akhirnya diselamatkan, Marie meninggal dunia di rumah
sakit karena mengalami kerusakan parah di otak dan tulang belakang. Selanjutnya siang itu,
seorang wartawan BBC ingin mewawancarai Gordon. Setelah dia menggambarkan apa yang sedang
terjadi, wartawan itu bertanya kepada Gordon, “Bagaimana perasaan Anda terhadap orang yang
memasang bom itu?” Jawabannya sangat mengejutkan.“Saya tidak membenci mereka,” sahut
Gordon.“Saya tidak dendam kepada mereka. Kata-kata yang sengit tidak akan menghidupkan Marie
Wilson kembali. Saya akan berdoa malam ini dan setiap malam agar Allah mengampuni mereka.”
Sebagian orang menduga bahwa pernyataan itulah yang akhirnya menenangkan kelompok-
kelompok militer yang sebelumnya sangat marah terhadap pengeboman itu, dan hal itu mencegah
terjadinya suatu serangan balasan yang [Link] bulan berikutnya, banyak orang bertanya
kepada Gordon bagaimana dia dapat mengampuni tindakan kejam yang didasari kebencian
tersebut.“Hati saya terluka,” ujar Gordon.“Saya telah kehilangan putri saya, tetapi saya tidak
[Link]-kata terakhir Marie kepada saya, kata-kata kasih, menumbuhkan kasih [Link]
menerima anugerah Allah untuk mengampuni melalui kekuatan kasih-Nya bagi saya.”Selama
bertahun-tahun setelah tragedi yang merenggut nyawa putrinya dan yang juga nyaris merenggut
nyawanya sendiri itu, Gordon Wilson bekerja tanpa mengenal lelah untuk memperjuangkan
kedamaian dan rekonsiliasi di Irlandia Utara sampai akhir hayatnya.
(Diunduh dari Meity Mamahit Ministry, tanggal 14 Januari 2013)
Pertanyaan :
1) Apa makna dari Tindakan Gordon Wilson
2) Mengidentifikasi hal yang mendorong Gordon Wilson rela mengampuni teroris yang telah
menyebabkan putrinya tewas
3) Jika kamu adalah seorang Gordon Wilson, bagaimana sikapmu terhadap para teroris itu?
Jelaskan !
4) Mengapa Allah ingin menyelamatkan manusia melalui pengorbanan Yesus Kristus
Jawaban :

Anda mungkin juga menyukai