0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan10 halaman

Indahnya Mengampuni dalam Pendidikan Kristen

RPP PAK BP KLS 7 BAB 1

Diunggah oleh

asriantiendi41
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan10 halaman

Indahnya Mengampuni dalam Pendidikan Kristen

RPP PAK BP KLS 7 BAB 1

Diunggah oleh

asriantiendi41
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP PERIODE KE - 1)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Kambata Mapambuhang


Kelas/Semester : VII/1
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti
Periode : 1 (satu)
Materi Pokok : BAB 1. INDAHNYA MENGAMPUNI
Alokasi Waktu : 1 X Pertemuan ( BDR , LURING )

A. KOMPETENSI INTI
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar,
dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang atau teori.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 1.1 Menerima bahwa hanya Allah yang 1.1.1 Mengimani pengampunan dan
dapat mengampuni dan penyelamatan Allah di dalam Yesus
menyelamatkan manusia melalui Kristus melalui lagu “Dihapuskan
karya penyelamatan dalam Yesus Dosaku”
Kristus
2. 2.1 Bersedia mengampuni orang lain 2.1.1 Menceritakan pengalaman mengampuni
dan diampuni
3. 3.1 Menjelaskan Allah mengampuni 3.1.1 Memahami arti mengampuni
dan menyelamatkan manusia
melalui Yesus Kristus
4. 4.1 Membuat karya yang menunjukan 4.1.1 Mempraktikkan perilaku manusia yang
kesanggupan mengampuni diri telah diselamatkan melalui doa
sendiri dan sesama permohonan supaya Allah
memampukan menjadi siswa yang
rendah hati, peduli pada orang lain dan
berdisiplin.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui ibadah di gereja dan berdoa Bersama pada awal kegiatan BDR, peserta didik dapat
menghayati pengampunan serta penyelamatan Allah melalui Yesus Kristus (Religius: sikap
spiritual)
2. dengan membaca kisah hidup Yusuf dan membaca buku PAK kelas 7 halaman 2-3, peserta didik
dapat menjelaskan pengertian mengampuni
3. dengan membaca buku PAK kelas 7 halaman 4 -5, Peserta didik dapat menjelaskan arti penting
mengampuni bagi orang Kristen
4. melalui tanya jawab dan membaca buku sumber, peserta didik dapat menjelaskan prinsip dasar
mengampuni menurut iman Kristen
5. melalui diskusi dan membaca Alkitab, Peserta didik dapat contoh sikap yang diteladan dari Yusuf
6. peserta didik dapat menyebutkan contoh tokoh Alkitab dan tokoh dunia yang mampu
mengampuni orang lain .
7. Membuat doa permohonan agar mampu mengampuni orang lain (keterampilan )
D. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Saintifik
Metode : Ceramah, penugasan

E. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

1. Buku PAK dan Budi pekerti kelas VII


2. Alkitab& Kidung Jemaat .
3. Artikel : Kisah hidup Nelson Mandela dan Abraham Lincoln
4. Lingkungan Sekitar

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
a) Kegiatan Pendahuluan (± 10 Menit )
1. Guru berkunjung ke rumah siswa yaitu di setiap titik/gugus belajar pada pukul 07.45
2. Guru menyapa siswa, lalu guru memimpin Doa awal pembelajaran
3. Guru mengecek kesiapan belajar dan kehadiran siswa
4. Guru menyampaikan protocol Kesehatan berkaitan COVID-19, Materi PSB bagi siswa kelas 7
baru dan menyampaikan metode pembelajaran yang dilakukan selama masa Covid-19
5. guru menyampaiakn materi pokok yang akan dipelajari yaitu Bab 1. Indahnya Mengampuni
dan tujuan pembelajaran
b) Kegiatan Inti (± 20 Menit)
1. guru meminta peserta didik mengamati dan membaca buku paket halaman 2 - 7, materi Bab
1. Indahnya Mengampuni
2. guru memberikan bahan ajar / ringkasan materi bab 1 kepada peserta didik
3. Guru menjelaskan materi pembelajaran secara garis besar berdasarkan tujuan
pembelajaran
4. Guru membagikan LKPD periode 1 kepada setiap peserta didik untuk dikerjakan, dan
menjelaskan isi LKPD
c) Kegiatan penutup (± 5 Menit )
1. Menyampikan jadwal kegiatan BDR periode ke – 2 dan meminta peserta didik untuk
membawa catatan mingguan sebagai bahan penilaian sikap spiritual.
2. Berdoa untuk menutup pembelajaran yang dipimpin peserta didik sebagai ucapan
terimakasih kepada Allah

G. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Penilaian Sikap
 Sikap spiritual : pengamatan selama proses KBM dan buku catatan mingguan
 Sikap sosial : pengamatan selama proses KBM

2. Penilaian Pengetahuan
 Teknik Penilaian : Tes tertulis (Tugas LKPD periode 1, Terlampir )
3. Penilaian Ketrampilan
 Teknik Penilaian : Penilaian produk (membuat doa )

Mengetahui Lukuwingir, 18 Juli 2020


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Yusuf Lende Pote, [Link] Asrianti A. Endi, [Link]


NIP.19700418 199903 1 006 NIP.-

LAMPIRAN
Lampiran 1. PENILAIAN SIKAP
Jurnal Praktek Baik Nilai Utama Karakter Selama Belama Dari Rumah
PRAKTEK DOKUMENTASI TANDA
HARI/ NILAI
NO YANG TDK. TANGAN
TGL KARAKTER ADA
DILAKUKAN ADA ORTU/WALI
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1
2
3
4
5
6
Keterangan:
1. Kolom (1),(2) dan ,(3), diisi siswa atau orang tua
2. Kolom (5) dan (6) diisi siswa diberi centang (V)
3. Kolom (4) diisi oleh guru
4. Kolom (7) diisi oleh orangtua

REKAPAN JURNAL PENILAIAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL SISWA


Tanda Tangan
N HARI/ Catatan Butir Tindak
Nama Gur
O TGL Perilaku Sikap Siswa Lanjut
PD u
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1
2
3
4
5
6

Lampiran 2. PENILAIAN PENGETAHUAN


1. Apakah yang dimaksud dengan kata Martir?
2. Sebutkan 5 contoh tokoh yang rela mati demi Yesus Kristus/Martir Kristus?
3. Siapakh Polikapus itu?Jelaskanlah kisah hidupnya dalam mempertahankan imannya
kepada Kristus ?
4. Apakah hukuman bagi Willian Tyndale? Pada Tahun berapa?
5. Apakah yang membuat para Martir mau berkorban demi imannya kepada Tuhan
Yesus?

Lampiran 3. PENILAIAN KETERAMPILAN (membuat doa)

SKOR NILAI
BOBO
NO ASPEK PENILAIAN (SKOR X
1 2 3 4 5 T
BOBOT)
1 Kesesuaian tema doa
2 Bahasa
yangdigunakan
3 Kerapihan/kebersihan
4
….

Kriteria penskoran: 1 = tidak sesuai (0%); 2 = kurang sesuai (1-25%);


3 = cukup sesuai (26-50%); 4 = sesuai ( 51-75%); 5 = sangat sesuai (76 – 100%)
Total = Jumlah Nilai x 20

I. Jawaban Pertemuan 1
1. Arti mengampuni : memaafkan seseorang dengan tulus hati, membebaskan seseorang dari
beban rasa bersalah serta tidak mengungkit-ungkit lagi kesalahannya (disesuakan dengan
jawaban siswa)
2. Hal pengampunan penting bagi orang Kristen karena
 Yesus selalu mengajarkan pengampunan kepada kita
 pengampunan mengajarkan kepada kita untuk bagaimana memperbaiki dan merekatkan
kembali hubungan-hubungan kita yang pernah rusak (hubungan antara manusia dan Allah
serta hubungan manusia dengan manusia
3. Dalam hidup ini kita perlu mengampuni orang lain karena Kristus telah lebih dahulu
mengampuni dosa-dosa kita
4. Kita sulit mengampuni orang lain karena kita selalu berpikir kalau dirinya benar
5. Kita membutuhkan pengampunan dari orang lain agar kita terbebas dari rasa bersalah kepada
orang lain
6. Tujuan Yesus mengajarkan perumpamaan ini kepada murid-muridnya yaitu jika mereka tidak
mengampuni sesama, bagimana mereka dapat mohon ampun pada Allah
7. Maksud pernyataan Yesus “ …….:Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali
tujuh kali” yaitu pengampunan yang diberikan kepada sesama tidak ada batasnya
8. sikap yang diinginkan oleh Yesus untuk kita perbuat kepada orang lain yang membutuhkan
pengampunan dari kita memberikan pengampunan dengan tulus dan lahir dari kebaikan hati
9. Dampak dari pengampunan bagi hidup manusia : hidup dalam ketenangan dan kedamaian serta
penuh ucapan syukur.
MODUL /BAHAN AJAR
BAB 1. INDAHNYA MENGAMPUNI

Apa Arti Mengampuni?Mengampuni artinya memaafkan seseorang dengan tulus hati,


membebaskan seseorang dari beban rasa bersalah serta tidak mengungkit-ungkit lagi kesalahannya.
Akan tetapi pengampunan itu tidak dengan sendirinya menghilangkan kewaspadaan diri, sehingga
tidak menjadi korban untuk hal yang sama lagi. Dengan demikian, pengampunan yang diberikan itu
menjadi sesuatu yang tepat dan efektif.
Sebagaimana yang dilakukan oleh Yusuf terhadap saudara-saudaranya. Setelah menjadi raja di
Mesir Yusuf tidak balas dendam, ia mengampuni mereka, menolong mereka dari kesulitan. Inisiatif
untuk memaafkan datang dari dalam diri [Link] ingin memperbaiki hubungan dengan saudara-
[Link] demikian, merekatkan kembali serta merekonsiliasi atau mendamaikan kembali
hubungan yang pada mulanya sudah rusak karena mereka melakukan perbuatan yang jahat
padanya.
Pengampunan Yusuf menyebabkan saudara-saudaranya terbebas dari hutang atas kejahatan mereka.
Guru perlu memberi penegasan mengenai perbaikan hubungan yang telah rusak karena hal ini
penting untuk menjadi titik kait ketika membahas tentang Allah mengampuni dalam Yesus Kristus
dimana akan ditegaskan tentang “perbaikan” hubungan antara Allah dengan manusia yang telah
dirusak oleh dosa.
Pengampunan yang tulus dan lahir dari kebaikan hati adalah pengampunan yang bersifat
“memperbaiki” dan “merekatkan” kembali hubungan-hubungan yang pernah rusak. Mengenai
perbaikan hubungan dan pendamaian ini perlu ditegaskan oleh guru karena disini letak benang
merah dengan topik berikutnya mengenai Allah mengampuni manusia melalui Yesus Kristus dan
memperbaiki hubungan yang rusak antara manusia dan Allah sejak manusia jatuh ke dalam dosa
1. Matius 6:14-15
Yesus menekankan di sini bahwa para pengikut-Nya harus bersedia untuk mengampuni
kesalahan orang lain. Manusia telah menikmati pengampunan dari Allah dengan cuma-cuma
karena itu, manusia wajib mengampuni [Link] mengatakan hal ini sebagai bagian dari
tanggapan-Nya atas pertanyaan Petrus, berapa kali kita harus mengampuni?Yesus menjawab
tujuh puluh kali tujuh kali itu hanyalah simbol bahwa pengampunan itu tak terbatas, semakin
banyak pengasihan yang kita berikan bagi orang lain, semakin diberkati hidup kita.
2. Kejadian 45:1-14
Bagian Alkitab ini bercerita tentang pertemuan antarsaudara yang amat [Link]
memperkenalkan diri pada [Link] memaafkan mereka dan menerima mereka.
Tidak hanya itu, ia juga menolong mereka dari kesulitan dan pada akhirnya membawa mereka
tinggal di dekatnya. Ketika Yusuf tidak bisa lagi menahan hatinya, dia berseru nyaring sambil
menangis (terjemahan harfiah).
Sesaat kemudian dia memperkenalkan diri kepada saudara-saudaranya dan membuka hatinya
yang baik untuk [Link] dalam ketakutan dan kebingungan mereka menjadi tidak bisa
[Link] Yusuf menenangkan hati [Link] menyatakan, “Allah menyuruh aku
mendahului kamu” (ayat 5).
Dengan cepat dia mengangkat seluruh beban kesalahan mereka karena perbuatan buruk mereka
dulu ketika ia berusaha menafsirkan kejadian tersebut menurut maksud dan rencana Allah.
Bahwa Allah yang mengatur supaya Yusuf berada di Mesir mendahului saudara-saudaranya.
Mereka bisa tinggal di tanah Gosyen yang terletak sekitar empat puluh mil dari letak Kairo saat
[Link] di delta sungai Nil, wilayah ini merupakan tempat terbaik untuk beternak. Letaknya
dekat On dan juga Memfis di mana Yusuf tinggal. Ketika saudara-saudara Yusuf itu berangkat
pulang, Yusuf mengirimkan beberapa kereta untuk mengangkut barang-barang mereka bila
mereka kembali ke Mesir, dan dia memenuhi kereta-kereta tersebut dengan gandum, hadiah dan
kebutuhan lainnya.
3. Matius 18:22-35
Dalam perumpamaan ini, Yesus mengajarkan bahwa pengampunan Allah, diberikan dengan
cuma-cuma kepada semua orang berdosa yang [Link] pada pengampunan itu, maka
kita wajib mengampuni sesama. Dengan kata lain, kita telah menerima kasih Allah melalui
pengampunan-Nya secara gratis, maka kita wajib mengampuni sesama tanpa syarat.
Allah telah terlebih dahulu mengampuni kita, Dia mengirimkan Yesus Kristus untuk menyelamatkan
kita. Cara kita menjawab pengampunan Tuhan adalah dengan mengampuni orang lain yang bersalah
kepada kita ataupun rela meminta pengampunan pada seseorang yang kita rugikan dan sakiti.
Banyak orang masih merasa sulit untuk mengampuni orang lain maupun meminta pengampunan
atas kesalahannya karena mereka selalu berpikir kalau dirinya benar. Memang, jika mengandalkan
kemampuan diri sendiri, sulit untuk mengampuni orang lain begitu saja. Tetapi orang beriman dapat
mengandalkan karunia Roh Kudus untuk membantu menggerakkan hatinya dalam mengampuni
orang lain.

KISAH NELSON MANDELA

Ia adalah seorang tokoh pejuang Afrika Selatan yang


memperjuangkan keadilan bagi kaum kulit hitam di Afrika
Selatan yang ditindas dan diperlakukan secara tidak adil. Demi
memperjuangkan nasib kaumnya, ia dipenjara lebih dari 20
tahun.
Setelah Nelson Mandela dibebaskan dan memenangkan
pemilihan umum di Afrika Selatan dan terpilih sebagai
presiden, orang pertama yang diundang untuk makan malam
bersamanya adalah kepala penjara.
Padahal dalam masa hukumannya, kepala penjara itu
banyak merugikan dirinya. Ketika para wartawan mengajukan
pertanyaan kepadanya: mengapa Anda memberi prioritas pada
kepala penjara yang sering menyakiti Anda?

Maka jawab Mandela:”Kamu harus terlebih dahulu mengampuni seseorang yang berada di
dekatmu dan paling banyak menyakitimu.
Jika kamu mampu melakukannya, kamu dapat mengampuni semua orang yang melakukan
kejahatan padamu”.Mengampuni berarti membebaskan dirimu dari kebencian dan membiarkan
perasaan damai menguasai hatimu.
KISAH ABRAHAM LINCOLN

Saat Abraham Lincoln (1809-1865) masih sebagai pengacara


muda, ia sering berkonsultasi dengan pengacara lain tentang
kasusnya.
Suatu hari, ia duduk di rruang tunggu untuk menjumpai
seorang pengacara senior. Tapi ketika waktunya tiba,
pengacara itu hanya melihat Lincoln sekilas dan berteriak, “Apa
yang dia lakukan disini? Singkirkan dia! Aku tidak akan
berurusan dengan seekor monyet kaku!”.
Lincoln pura-pura tidak mendengar walaupun ia tahu kalau
hinaan itu sengaja ditujukan kepada dirinya.

Biarpun malu, dia [Link] ketika pengadilan berlangsung, Lincoln [Link]


pengacara yang telah menghina Lincoln dengan bagitu kejam, tenyata bisa membela kliennya dengan
brillian.

Penanganannya atas kasu itu membuat Lincoln [Link] dalam hati, “Nalarnya sangat
[Link] tepat dan sangat lengkap. Begitu tertata serta benar-benar dipersiapkan! Aku akan
pulang dan lebih giat belajar hokum lagi.” Waktu berlalu….

Lincoln menjadi Presiden Amerika Serikat pada Maret [Link] kritikus utamanya, terdapat Edwin
M. Stanton, pengacara yang pernah menghina dan melukai hatinya begitu [Link] Lincoln sudah
mengampuninya, lalu mengangkatnya di posisi penting sebagai Sekretaris perang.

Ia tidak pernah lupa bahwa Stanton adalah pengacara berotak cerdas yang amat dibutuhkan
[Link] mengampuni yang dilakukan Lincoln membuatnya bisa berpikir tenang dan bijaksana.

Sumber : http;//[Link]/2013/02/04/pengampunan
PenilaianPengetahuan
Pertemuan 1
No Indikator Butir Instrumen Jawaban Skor
1. Menjelaskan arti Jelaskan arti Mengampuni! Memaafkan seseorang 3
mengampuni dengan tulus hati,
membebaskan
seseorang dari beban
rasa bersalah serta tidak
mengungkit-ungkit lagi
kesalahannya
2. Menjelaskan penyebab Mengapa kita sulit Kita sulit mengampuni 3
kita sulit mengampuni mengampuni orang lain! orang lain karena kita
orang lain selalu berpikir kalau
dirinya benar
3. Menyebutkan tokoh Sebutkan tokoh Afrika yang Nelson Mandela 1
Afrika yang dengan dengan kerendahan hati dan
kerendahan hati dan tulus mau mengampuni
tulus mau mengampuni orang yang pernah
orang yang pernah menyakitinya
menyakitinya
Jumlah Skor 7
Pertemuan 2
No Indikator Butir Instrumen Jawaban Skor
1. Menyebutkan sikap Tuliskan sikap yang  Jangan membiarkan sikap 3
yang dapat diteladani dapat diteladani dari atau perkataan buruk orang
dari Abraham Lincoln Abraham Lincoln! lain mematahkan semangat
kita untuk bertindak
 Tetap berusaha untuk
berbuat baik dan belajar
memaafkan orang lain
 Menjadikan perkataan dan
pengalam buruk sebagai
motivasi ntuk kemajuan
kita di masa yang akan
datang
2. Menjelaskan maksud Apa maksud pernyataan pengampunan yang diberikan 2
pernyataan Yesus “ Yesus “ …….:Bukan kepada sesama tidak ada
…….:Bukan sampai sampai tujuh kali, batasnya
tujuh kali, melainkan melainkan sampai tujuh
sampai tujuh puluh puluh kali tujuh kali”
kali tujuh kali”
3. Menyebutkan sikap Sebutkan sikap yang memberikan pengampunan 2
yang diinginkan oleh diinginkan oleh Yesus dengan tulus dan lahir dari
Yesus untuk kita untuk kita perbuat kebaikan hati
perbuat kepada kepada orang lain yang
orang lain yang membutuhkan
membutuhkan pengampunan dari kita!
pengampunan dari
kita
Jumlah Skor 7

3.3 Penilaian Keterampilan

No Keterampilan Butir Instrumen


1. Menuliskan doa yang intinya Tulislah sebuah doa yang intinya, kamu
peserta didik memohon memohon kemampuan dari Tuhan untuk
kemampuan dari Tuhan untuk mengampuni orang lain yang bersalah
mengampuni orang lain yang kepada kamu.
bersalah kepada kamu.

Format penilaian:
Aspek yang dinilai/ Skor
N Nama Deskrips Ketepatan

Predikat
Relevansi Kelengkapan Kebersihan

Jumlah
o Siswa i Waktu

Nilai
1-4 1-4 1-4 1-4 1-4
1
2
3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
PERIODE KE- 1

1. Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti


2. Kelas/semester : VII/1
3. Materi Pokok : Indahnya Mengampuni
4. Petunjuk belajar:
1). Bacalah buku teks pelajaran PAK kelas 7 materi Bab [Link] Mengampuni, halaman 2 - 7
2). Bacalah kitab kejadian 45 cerita tentang “Yusuf dan saudara-saudaranya”
3). Bukalah situs internet yang berkaitan dengan sikap mengampuni
4). Kerjakan Soal yang tersedia pada LKPD ini dengan baik dan benar

5. Tujuan belajar yang ingin di capai


Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran maka peserta didik dapat :
1. Mensyukuri karya keselamatan dari Allah dengan cara rajin beribadah dan mengamuni orang
lain ( penilaian Sikap )
2. Menjelaskan arti mengampuni
3. Mengidentifikasi alasan pengampunan penting bagi orang Kristen
4. Mengidentifikasi faktor yang menyebabkan seseorang sulit mengampuni orang lain
5. Memahami cara mengampuni orang lain
6. Mengidentifikasi alasan kita membutuhkan pengampunan dari orang lain
7. Menyebutkan contoh sikap yang patut diteladani dari Yusuf
8. Menyususun sebuah doa tentang “Mengampuni” (penilaian Keterampilan )

7. Informasi :
Perhatikan cerita dibawah ini!
“Yusuf yang Mengampuni”
(Kejadian 45:1-14)

Yusuf adalah anak dari bapak Yakub, Ibunya bernama [Link] mempunyai 11 orang saudara laki
laki dan seorang saudara [Link] rumahnya, Yusuf menjadi anak kesayangan bapaknya.
Bahkan ia pernah diberikan baju yang sangat indah oleh bapaknya. Namun sayang, hal itu membuat
saudara-saudaranya iri dan membenci Yusuf.
Suatu ketika, Yusuf menjumpai sudara-saudaranya di [Link], saudara-saudaranya
merencanakan sesuatu yang jahat kepada [Link] Yusuf di jual kepada seorang pedagang
yang kebetulan lewat di [Link] mengatakan kepada bapak Yakub bahwa Yusuf telah mati
diterkam binatang buas.
Kemudian Yusuf dibawa ke Mesir dan dijadikan [Link], karena Tuhan Allah selalu
menyertai Yusuf, akhirnya Yusuf menjadi seorang pemimpin yang terkenal dan kaya raya di Mesir.
Ketika ada bencana kelaparan di kampung Kanaan, kampung halamannya, saudara-saudara Yusuf
datang ke Mesir untuk mencari [Link] saudara-saudara Yusuf di Mesir, Yusuf
menguji saudara-saudaranya dengan cara menyelipkan piala ke dalam karung adik mereka yang
paling kecil.
Yusuf ingin menguji saudara-saudaranya apakah mereka telah berubah, atau mereka akan
mengorbankan adiknya seperti dahulu ketika mereka membenci dan menjualnya sebagai budak.
Ternyata, saudara-saudaranya telah berubah.
Mereka membela adiknya Benyamin serta menangisinya, bahkan kakak tertua rela ditahan untuk
menggantikan adiknya. Dengan cara itu, Yusuf mengetahui bahwa kini saudara-saudaranya telah
berubah dan karena itu, sudah waktunya dia menyatakan dirinya pada mereka dan memaafkan
mereka. Yusuf tidak menanti supaya saudara-saudaranya ketakutan dan mengemis untuk dimaafkan,
tetapi dialah yang mengambil inisiatif untuk mendatangi mereka.
Dan akhirnya Yusuf bertemu dengan [Link] menangis dan memeluk
[Link] tidak menyimpan [Link] menangis karena dia sangat menyayangi saudara-
saudaranya, walaupun mereka telah berbuat jahat kepadanya.
Jawablah pertanyaan berikut :
1. Tuliskan pendapatmu tentang arti mengampuni!
2. Mengapa hal pengampunan penting bagi orang Kristen!
3. Mengapa kita sulit mengampuni orang lain!
4. Apakah kita membutuhkan pengampunan dari orang lain? Jelaskan alasanmu
5. Sebutkan nama orang tua dari Yusuf
6. Sebutkan 3 contoh sikap yang patut diteladani dari seorang Yusuf
7. Buatlah sebuah doa yang intinya, kamu memohon pengamupunan dari Tuhan dan memohon
kemampuan untuk mengampuni kesalahan orang lain.
Jawaban :

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Anda mungkin juga menyukai