0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan25 halaman

Aplikasi Wisata Curug Rambukasang Brebes

Skripsi Jurusan Sistem Informasi

Diunggah oleh

Andi Yulianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan25 halaman

Aplikasi Wisata Curug Rambukasang Brebes

Skripsi Jurusan Sistem Informasi

Diunggah oleh

Andi Yulianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2

Perancangan Aplikasi Panduan Wisata Kabupaten Brebes Berbasis Android


Menggunakan Metode Location Based Services (LBS)
3

BAB 1
PENDAHULUAN
4.1 Latar Belakang
Pada masa sekarang manusia tidak terlepas dari teknologi informasi.
Perkembangan teknologi informasi sudah tidak lagi hanya dalam cakupan lokal,
tetapi sudah mencakup ke seluruh dunia. Kemajuan perkembangan teknologi
informasi saat ini tidak lepas dari konsep pola berfikir para pengembang teknologi
informasi yang terus menciptakan inovasi–inovasi baru yang mudah, cepat dan
tepat. Sistem Informasi merupakan salah satu sarana yang efektif untuk dapat
menyampaikan atau mendapatkan suatu informasi dengan mudah, cepat dan tepat
tersebut. Sistem informasi berbasis Android merupakan sebuah perkembangan
dari teknologi informasi yang berjalan pada sistem operasi Android. Sistem
operasi Android merupakan sistem operasi yang diperuntukkan untuk sebuah
telepon pintar atau dengan sebutan lain adalah smartphone.
Beberapa tahun terakhir sistem operasi telepon pintar yang sedang populer
saat ini adalah Android. Sejak dibeli oleh Google, Android mengalami
pertumbuhan yang sangat cepat. Pada bulan September 2012, pengguna Android
telah mencapai 200 juta dan lebih dari 295.000 aplikasi telah tersedia di Play
Store. Android merupakan open source sehingga setiap orang dapat membuat
aplikasi untuk Android dan dapat menjualnya di Play Store.[1] Pemanfaatan
perangkat smartphone sebagai pendamping dalam kehidupan sehari-hari sudah
sangat lazim bagi umat manusia. Hal ini dikarenakan beberapa smartphone sudah
memiliki fitur dan kemampuan lebih dari sekedar fungsi dasarnya yaitu untuk
telepon dan SMS (Short Message Service) bahkan bukan hanya fitur yang
diunggulkan, dari sisi spesifikasinya, smartphone juga tidak kalah hebatnya
dengan komputer untuk saat ini. Tujuan utama penggunaan smartphone adalah
untuk promosi dan mempermudah dalam menyampaikan informasi antar individu
tanpa harus bertatap muka secara langsung.
Dalam penyampaian informasi dan promosi di berbagai wilayah di
Indonesia sekarang ini sudah banyak yang memanfaatkan smartphone terutama
smartphone dengan sistem operasi Android. Informasi akan dikemas dalam suatu
sistem sebagai wadah pengolahan dan ditampilkan dalam tampilan-tampilan
4

menarik serta informatif. Salah satu wilayah di Indonesia yang masih belum
banyak memanfaatkan teknologi tersebut adalah Kabupaten Brebes.
Kabupaten Brebes merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak
tempat wisata potensional di Provinsi Jawa Tengah. Keindahan serta keasrian
alam yang eksotis dan alami serta kaya akan budaya yang sangat beragam menjadi
daya tarik daerah ini. Beberapa potensi wisata diantanya wilayah bagian selatan
ada obyek wisata Air Panas Buaran, Air Panas Tirta Husada Kedungoleng,
Waduk Penjalin, Telaga Renjeng, dan Argo Wisata Pabrik Teh Kaligua. Dibagian
barat ada Waduk Malahayu dan di wilayah bagian utara ada Pantai Randusanga
Indah.[2] Namun sangat ironis sekali, potensi wisata tersebut belum banyak
diketahui oleh wisatawan asing. Tidak mudah memperoleh informasi yang
lengkap, akurat dan ter-update tentang tujuan objek wisata yang akan dikunjungi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan selama berada didaerah tujuan objek wisata
adalah melihat kebenaran informasi mengenai akomodasi, sarana dan prasarana di
tempat tujuan wisata.
Penelitian sebelumnya yang dilakukan dengan judul “Panduan Lokasi dan
Akomodasi Wisata Berbasis Android di Yogyakarta”. Penelitian ini di buat
dengan sistem operasi android versi 2.2 (Froyo) yang peningkatan performanya
mampu membuat aplikasi berjalan lebih cepat di banding Android versi 2.2
(Éclair). Aplikasi Panduan lokasi wisata ini mempunyai fitur GPS yang mana
fitur tersebut dapat menentukan lokasi, kecepatan,arah dan waktu yang telah
beroperasi secara penuh didunia saat ini. Dalam penelitian ini menerapkan teknik
LBS (Location Based Services) sebagai metodenya yang membuat tampilan GPS
mudah dimengerti oleh user. Namun tampilan aplikasi ini akan tidak rapi karena
standar tampilan layer adalah 3.5 inci dan masih kurangnya fitur komentar dan
penilaian.[3]
Kemudian pada penelitian yang lain dengan judul “Perancangan Aplikasi E-
Tourism Berbasis Website Sebagai Pariwisata Kabupaten Pringsewu”. Sesuai
dengan judul penelitian ini berada di Kabupaten Pringsewu dimulai dengan
perancangan sistem sampai dengan implementasinya menggunakan database
MySql dan berkesimpulan memberikan kemudahan kepada pengguna dalam
mendapatkan akses informasi pariwisata. Namun sarana dan prasarana atupun
5

fitur-fitur yang kurang lengkap membuat pengunjung tidak puas dengan


aplikasinya apalagi aplikasi tersebut masih berbasis website.[4]
Dari penjelasan di atas perlu adanya sebuah terobosan yang dapat
memecahkan permasalahan tersebut yaitu dengan sebuah aplikasi android yang
mudah di pahami dan dimengerti oleh banyak masyarakat khususnya para pemula
yang menggunakan smartphone. Salah satunya adalah Pembuatan Aplikasi
Mobile Android Informasi Tempat Wisata Di Kabupaten Brebes Jawa Tengah
yang nantinya akan mempermudah masyarakat untuk mencari informasi tempat
wisata secara cepat tanpa harus membuka banyak aplikasi lainnya.
4.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian
ini adalah bagaimana merancang sebuah aplikasi yang menyajikan informasi
wisata alam yang mudah di pahami dan mengimplementasikan Location Based
Service (LBS) pada aplikasi wisata sehingga mampu menampilkan panduan
sebagai penunjuk arah pada pengguna.
4.3 Tujuan Penelitian
Sesuai dengan masalah yang telah dirumuskan, tujuan dari penelitian ini
untuk membuat suatu aplikasi wisata yang beroperasi pada platform android yang
mempermudah masyarakat untuk mencari informasi tempat wisata secara cepat
tanpa harus membuka banyak aplikasi lainnya di wilayah Kabupaten Brebes.
4.4 Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini yaitu :
1. Pihak Mahasiswa dan Kampus
Mahasiswa dan kampus dapat menjadikan laporan skripsi dan
aplikasi ini sebagai sarana referensi, pengembangan ataupun media
pembelajaran mengenai tempat wisata dalam bentuk aplikasi android
untuk daerahnya masing-masing.
2. Pihak Masyarakat
Masyarakat dapat menggunakan sebuah aplikasi android untuk
dapat lebih mengenal tempat wisata yang ada di daerah Brebes
khususnya.
3. Pihak Penulis
6

Penulis dapat merancangan sebuah aplikasi dalam bentuk mobile


android yang dapat di gunakan pada smartphone.

4.5 Batasan Masalah


Hal-hal yang akan dibatasi dalam penelitian ini adalah :

1. Data yang akan dijadikan bahan penelitian adalah tempat pariwisata yang
ada di Wilayah Brebes Selatan.
2. Aplikasi ini dapat menampilkan informasi tempat wisata berupa gambar,
artikel dan menunjukan informasi jalan atau lokasi akan dituju dengan
koneksi internet pada smartphone yang sudah dilengkapi dengan GPS
( Global Position System ).
3. Aplikasi ini dibuat menggunakan software Android Studio.

4.6 Sistematika Penulisan


Sistematika penulisan terdiri dari 5 bab, yaitu :
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini berisi latar belakang, manfaat dan tujuan, rumusan
masalah, batas masalah, sistematika penulisan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Dalam bab ini membahas tentang dasar teori yang mendukung
pembahasan penulisan ini
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini menjelaskan tentang kerangka pemikiran penerapan metode ini
dan apa saja yang dibutuhkan dalam perancangan ini.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Pada baba ini pembahasan dari hasil eksperimen , evaluasi dan validasi
yang dilakukan.
BAB V PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran untuk peneliti
selanjutnya.
7

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Konsep Dasar Aplikasi
Pengertian Aplikasi Menurut Rachmad Hakim S dikutip dari Bella Neyfa
(2016) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk tujuan tertentu,
seperti mengolah dokumen, mengatur Windows & permainan (games),
dan sebagainya.
2.2 Panduan Wisata
Explore diambil dari kosakata Bahasa Inggris yang artinya menjelajah.
Aplikasi ini merupakan aplikasi untuk menjelajah kabupaten Brebes di
sektor pariwisata. Wisata itu sendiri merupakan ….
2.3 Kabupaten Brebes
Kabupaten Brebes adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah,
Indonesia. Menurut Wikipedia Indonesia, Brebes merupakan kabupaten
dengan jumlah penduduk paling banyak di Jawa Tengah dan paling luas
ke-2 di Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap. Luas wilayahnya
1.902,37 km² dan jumlah penduduknya sekitar 1 809 096 jiwa (2019)
menurut Badan Pusat Statistika (BPS) Kabupaten Brebes. Bentangan alam
yang luas dengan dua macam karakter demografi, yaitu pesisir pantai dan
pegunungan membuat Brebes kaya akan sektor pertanian dan pariwisata.
2.4 Wisata Kabupaten Brebes
Agrowisata Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari, Kecamatan
Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah – selatan
Kalibaya Park Pasir Panjang, Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah –
selatan
Curug Rambukasang Desa Ciseureuh, Ketanggungan Selatan, Brebes,
Jawa Tengah - utara
Desa Wisata Cisereuh Lereng Gunung Kumbang, Kec. Ketanggungan,
Kab. Brebes. Jawa Tengah - utara
Pantai Randusongo Randusanga, Kab. Brebes Jawa Tengah - utara
Waduk Malahayu Malahayu, Kec. Banjarharjo, Kab. Brebes, Jawa
Tengah - utara
8

Hutan Mangrove Kaliwlingi Pandansari, Kaliwlingi, Kec. Brebes, Kab.


Brebes, Jawa Tengah - utara
Ciblon Waterboom Jln. Yos Sudarso, Ps. Batang, Kec. Brebes, Kab.
Brebes, Jawa Tengah- utara
Argowisata Besaran Jatibarang Lor, Jatibarang, Kab. Brebes Jawa
Tengah- utara
Candi Pangkuan Desa Cilibur Paguyangan- selatan
Air Terjun Ranto Canyon Desa Windusari, Kec. Salem, Kab. Brebes
selatan
Curug Putri Desa Mendala Sirampog - selatan
Bukit Baper Sirampog desa batursari - selatan
Waduk Penjalin
Pemandian Air Panas Tirta Husada
Pemandian Air Panas Buaran

2.5 Android

Android Menurut Juhara (2016:1), menyatakan bahwa: Android


adalah sistem Operasi berbasis linux yang dimodifikasi untuk perangkat
bergerak ( Mobile Devices ) yang terdiri dari Sistem Operasi, middleware,
dan aplikasi-aplikasi utama. Awalnya, Android dikembangkan oleh
Android Inc. Perusahaan ini kemudian dibeli oleh google pada tahun 2005.
Sistem operasi Android kemudian diluncurkan bersamaan dibentuknya
Organisasi Open Hanset Alliance pada tahun 2007. Selain google,
beberapa nama-nama besar juga ikut serta dalam open handset alliance
antara lain: Motorola, Samsung, LG, Sony Ericsson, T-Mobile, Vodafone,
Toshiba, dan Intel. 2.2.4. Android Development Tools (ADT) Menurut
Muhammad Irfan Luthfi (2014:2) Android Development Tools (ADT)
9

adalah plugin yang didesain untuk IDE Eclipse yang memberikan kita
kemudahan dalam mengembangkan aplikasi android dengan menggunakan
IDE Eclipse. Dengan menggunakan ADT untuk Eclipse akan 11
memudahkan kita dalam membuat aplikasi project android, membuat GUI
aplikasi, dan menambakan komponen-kompenen yang lainnya, begitu juga
kita dapat melakukan running aplikasi menggunakan Android SDK
melalui Eclipse. Dengan ADT juga kita dapat melakukan pembuatan
package android (.apk) yang digunakan untuk distribusi aplikasi android
yang kita rancang.

Basis OS Android adalah kernel linux 2.6 yang telah dimodifikasi untuk mobile
device. Adapun definisi Android menurut beberapa para ahli dijabarkan sebagai
berikut: 1. Menurut Teguh Arifianto (2011 : 1), android merupakan perangkat
bergerak pada sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis linux. 2.
Menurut Hermawan (2011 : 1), Android merupakan OS (Operating System)
Mobile yang tumbuh ditengah OS lainnya yang berkembang dewasa ini. OS
lainnya seperti Windows Mobile, i-Phone OS, Symbian, dan masih banyak lagi.
Akan tetapi, OS yang ada ini berjalan dengan memprioritaskan aplikasi inti yang
dibangun sendiri tanpa melihat potensi yang cukup besar dari aplikasi pihak
ketiga. Oleh karena itu, adanya keterbatasan dari aplikasi pihak ketiga untuk
mendapatkan data asli ponsel, berkomunikasi antar proses serta keterbatasan
distribusi aplikasi pihak ketiga untuk platform mereka. 3. Android menurut
Nazaruddin (2012 : 1) merupakan sistem operasi untuk telepon seluler yang
berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang
untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam
peranti bergerak. Android umum digunakan di smartphone dan juga tablet PC.
Fungsinya sama seperti sistem operasi Symbian di Nokia, iOS di Apple dan
BlackBerry OS. Android versi 1.0 dikeluarkan tanggal 23 September 2008, versi
1.1 pertama kali digunakan di mobile phone (T1). Versi 1.5 (Cupcake) muncul
Mei2009 yang mendukung soft keyboard hingga versi terakhir: 5 6
Android Versi 1.1 Gambar 2.
10
11
12
13
14

2.6 Location Based Services (LBS)


2.7 Bahasa Pemrograman Java
Bahasa pemrograman adalah ...
Suyanto (2015:2) menyatakan bahwa Java diciptakan oleh suatu tim yang
dipimpin oleh Patrick Naughton dan James Gosling dalam suatu proyek dari
sun microsystem yang memiliki kode green dengan tujuan untuk
menghasilkan bahasa komputer sederhana yang dapat dijalankan di peralatan
sederhana dengan tidak terikat pada arsitektur tertentu. Mulanya disebut oak,
tetapi karena oak sendiri merupakan nama dari bahasa pemrograman komputer
yang sudah ada, maka sun mengubahnya menjadi java.
Sun merilis versi awal java secara resmi pada awal tahun 1996 yang
kemudian terus berkembang hingga muncul jdk 1.1 kemudian jdk 1.2 yang
mulai disebut sebagai versi Java2 karena banyak mengandung peningkatan
dan perbaikan. Perubahan utama adalah swing yang merupakan teknologi GUI
(Graphical User and Interface) yang mampu menghasilkan windows yang
portable. Pada tahun 1998-1999 lahirlah teknologi J2EE (Java 2 Enterprise
Edition).
2.7.1. Fitur – Fitur yang Dimiliki Java
Java juga memiliki banyak fitur-fitur yang menarik menurut Suyanto
(2015:3). Antara lain sebagai berikut:
15

1. Applet Program Java yang dapat berjalan di atas browser, yang dapat
membuat halaman HTML lebih dinamis dan menarik.
2. Java Networking
Sekumpulan API (Application Programming Interface) yang
menyediakan fungsi-fungsi untuk aplikasi – aplikasi jaringan, seperti
penyediaan akses untuk TCP, UDP, IP Adrress dan URL. Tetapi Java
Networking tidak menyediakan akses untuk ICMP dikarenakan alasan
sekurity dan pada kondisi umum hanya administrator (root) yang bisa
memanfaatkan protokol ICMP.
3. Java Database Connectivity (JDBC)
JDBC menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk
mengakses database seperti Oracle, MySQL, PostgreSQL, Microsoft
SQL Server.
4. Java Security
Java Security menyediakan sekumpulan API untuk mengatur
security dari aplikasi Java baik secara high level atau low level, seperti
public/private key management dan certificates.
5. Java Swing
Java Swing menyediakan sekumpulan API untuk membangun
aplikasiaplikasi GUI (Graphical User Interface) dan model GUI yang
diinginkan bisa bermacam–macam, bisa model Java, model Motif
CDE atau model yang independent terhadap platform yang digunakan.
6. Java RMI
Java RMI menyediakan sekumpulan API untuk membangun
aplikasi – aplikasi Java yang mirip dengan model RPC (Remote
Procedure Call) jadi object-object Java bisa di call secara remote pada
jaringan computer.
7. Java 2D/3D
Java 2D/3D menyediakan sekumpulan API untuk membangun
grafik – grafik 2D/3D yang menarik dan juga akses ke printer.
8. Java Server Pages
16

Berkembang dari Java Servlet yang digunakan untuk


menggantikan aplikasi–aplikasi CGI, JSP (Java Server Pages) yang
mirip ASP dan PHP merupakan alternatif terbaik untuk solusi aplikasi
Internet.
9. JNI (Java Native Interface).
JNI menyediakan sekumpulan API yang digunakan untuk
mengakses fungsi–fungsi pada library yang dibuat dengan bahasa
pemrograman yang lain seperti C,C++, dan Basic.
10. Java Sound.
Java Sound menyediakan sekumpulan API untuk manipulasi sound
11. Java IDL + CORBA.
Java IDL (Interface Definition Language) menyediakan dukungan
Java untuk implementasi CORBA (Common Object Request Broker)
yang merupakan model distributed-Object untuk solusi aplikasi besar
di dunia networking.
12. Java Card
Java Card utamanya digunakan untuk aplikasi – aplikasi pada
smart card, yang sederhana. Wujudnya seperti SIM Card pada
handphone.
13. JTAPI (Java Telephony API)
Java Telepony API menyediakan sekumpulan API untuk
memanfaatkan devices –devices telephone, sehingga akan cocok untuk
aplikasi– aplikasi CTI (Computer Telephony Integration) yang
dibutuhkan seperti ACD (Automatic Call Distribution), PC-PBX dan
lainnya.
2.7.2. JDK (Java Development Kit)
Menurut Khannedy (2011:1), mengemukakan bahwa: “Java
Development Kit merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk
melakukan proses kompilasi dari kode java menjadi bytecode yang dapat
dimengerti dan dapat dijalankan oleh Java Runtime Envirotment”.
2.8. Android Studio
17

2.2 Android Studio Gambar 2.15 Software Android Studio (Sumber :


[Link]
android-studio-project/11230906) 15 Android Studio merupakan sebuah
Integrated Development Environment (IDE) khusus untuk membangun
aplikasi yang berjalan pada platform android. Android studio ini berbasis pada
IntelliJ IDEA, sebuah IDE untuk bahasa pemrograman Java. Bahasa
pemrograman utama yang digunakan adalah Java, sedangkan untuk membuat
tampilan atau layout, digunakan bahasa XML. Android studio juga terintegrasi
dengan Android Software Development Kit (SDK) untuk deploy ke perangkat
android. Android Studio juga merupakan pengembangan dari eclipse,
dikembangkan menjadi lebih kompleks dan professional yang telah tersedia
didalamnya Android Studio IDE, Android SDK tools. Setiap proyek di
Android Studio berisi satu atau beberapa modul dengan file kode sumber dan
file sumber daya. Jenis-jenis modul mencakup:

Modul aplikasi Android Modul Pustaka Modu


18
19
20

2.8 Database MySQL

2.1.3. Basis Data Menurut Priyadi (2014:2) “Basis Data adalah sekumpulan fakta
berupa representasi tabel yang saling berhubungan dan disimpan dalam media
penyimpanan secara digital.” Menurut Fatha
nsyah (2015:3) “Basis Data terdiri dari 2 kata, yaitu Basis dan Data. Basis kurang
lebih dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang/berkumpul.
Sedangkan Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek
seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang hewan, peristiwa,
konsep, keadaan, dan sebagainya, yang diwujudkan dalam bentuk angka, huruf,
simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya ”. Berdasarkan pengertian diatas
dapat disimpulkan bahwa basis data (database) adalah sebuah kumpulan fakta
berupa representasi tabel yang saling berhubungan dan disimpan dalam media
penyimpanan secara digital dengan memelihara data yang sudah di olah atau
informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan. 1. MySQL Menurut
Sibero (2013:97) “MySQL atau dibaca “My Sekuel” dengan adalah suatu
RDBMS (Relational Database Management System) yaitu aplikasi sistem yang
mejalankan fungsi pengolahan data”. 17 Menurut Hidayatullah dan Jauhari
(2015:180) “MySQL adalah salah satu aplikasi DBMS yang sudah banyak oleh
para pemogram aplikasi web. Contoh DBMS lainnya adalah : PostgreSQL
21

(freeware), SQL Server, MS Access dari Microsoft, DB2 dari IBM, Oracle dan
Oracle Corp, Dbase, FoxPro, dsb”. Berdasarkan penjelasan diatas dapat
disimpulkan bahwa MySQL adalah aplikasi DBMS yang menjalankan fungsi
pengelolahan data untuk membangun sebuah aplikasi web. 2. Structure Query
Language (SQL) Menurut Priyadi (2014:82) “SQL adalah suatu aplikasi komputer
yang merujuk pada konsep Relational Database Management Systems
(RDBMS),terdapat suatu struktur bahasa yang sudah standar untuk membangun
basis datanya”. Menurut Prasetio (2012:182) “SQL (dibaca “ess-que-el”)
merupakan kependekkan dari Structured Query Language. SQL digunakan untuk
berkomunikasi dengan sebuah Database. Sesuai ANSI, SQL merupakan bahasa
standar untuk sistem manajemen database relasional”. Dapat disimpulkan bahwa
SQL (Structured Query Language) merupakan struktur bahasa yang digunakan
untuk membangun basis data dan digunakan untuk berkomunikasi dengan
database. 2.1.4. Aplikasi Pendukung 1. PhpMyAdmin Menurut Su Rahman
(2013:21) “PhpMyAdmin adalah sebuah software berbasis pemograman PHP
yang dipergunakan sebagai administrator MySQL 18 memlalui browser (web)
yang digunakan untuk managemen database. PhpMyAdmin mendukung berbagai
aktivitas MySQL seperti pengelolaan data, table, relasi antar table, dan lain
sebagainya”. Menurut Hikmah (2015:2) “PhpMyAdmin merupakan aplikasi yang
dapat digunakan untuk membuat database, pengguna (user), memodifikasi tabel,
maupun mengirim database secara cepat dan mudah tanpa harus menggunakan
perintah (command) SQL”. Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan
bahwa PhpMyAdmin adalah sebuah aplikasi pemograman yang digunakan untuk
managemen database melalui browser (web) untuk mengontrol data mereka dan
isi web yang akan ditampilkan dalam sebuah website yang mereka buat tanpa
harus menggunakan perintah (command) SQL. 2. Xampp Menurut Purbadian
(2016:1), berpendapat bahwa “XAMPP merupakan suatu software yang bersifat
open source yang merupakan pengembangan dari LAMP (Linux, Apache,
MySQL, PHP dan Perl)”. Menurut Kartini (2013:27-26), “Xampp merupakan tool
yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket”. Sedangkan
menurut (2015:1) “Xampp merupakan paket PHP dan MySQL berbasis open
source, yang dapat digunakan sebagai tool pembantu pengembangan aplikasi
22

berbasis PHP”. Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Xampp


merupakan tool pembantu pengembangan paket perangkat lunak berbasis open
source yang 19 menggabungkan Apache web server, MySQL, PHP dan beberpa
modul lainnya di dalam satu paket aplikasi. 3. Sublime Text Menurut Supono
(2016:14) “Sublime Text merupakan perangkat lunak text editor yang digunakan
untuk membuat atau meng-edit suatu aplikasi. Sublime Text mempunyai fitur
plugin tambahan yang memudahkan programmer. Selain itu, Sublime Text
terkesan elegan untuk sebuah syntax editor. Selain ringan, IDE ini memiliki
kecepatan proses simpan dan buka file. Tidak heran kalau IDE ini paling banyak
digunakan terutama dikalangan programmer berbasis web”. Menurut Eric
Haughee (2013) “Sublime Text adalah aplikasi editor untuk kode dan teks yang
dapat berjalan di berbagai platform operating system dengan menggunakan
teknologi Phyton API. Terciptanya aplikasi ini terinspirasi dari aplikasi Vim.
Aplikasi ini sangatlah fleksibel dan powerfull. Fungsionalitas dari aplikasi ini
dapat dikembangkan dengan menggunakan sublime-packages. Sublime Text
bukanlah aplikasi open source, yang artinya aplikasi ini membutuhkan lisensi
(license) yang harus dibeli. Akan tetapi beberapa fitur pengembangan
fungsionalitas (packages) dari aplikasi ini merupakan hasil dari temuan dan
mendapat dukungan penuh dari komunitas serta memiliki linsensi (license)
aplikasi gratis”. Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan sublime text
merupakan aplikasi editor yang digunakan untuk membuat dan mengedit suatu
aplikasi dengan adanya kode dan teks yang dapat berbagai platform operating
system dengan menggunakan teknologi Phyton API. 20 4. CodeIgniter Menurut
Supono dan Putratama (2016:109) “Codeigniter adalah aplikasi open source yang
berupa framework dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk
membangun website dinamis dengan menggunakan PHP ”. Menurut Widodo
(2013:6) “Codeigniter merupakan framework PHP yang diklaim memiliki
eksekusi tercepat dibandingkan dengan framework lainnya. Codeigniter bersifat
open source dan menggunakan model basic MVC (Model View Controller), yang
merupakan model konsep modern framework yang digunakn saat ini”. Sedangkan
menurut Purbadian (2016:18) “Codeigniter adalah sebuah framework yang dibuat
menggunakan bahasa pemoraman PHP yang bertujuan untuk memudahkan para
23

programmer web untuk membuat atau mengembangkan aplikasi berbasis web”.


Berdasarkan pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Codeigniter adalah
aplikasi open source yang merupakan framework PHP dengan eksekusi tercepat
dan menggunakan model basic MVC (Model View Controller) untuk membangun
sebuah website yang dinamis dan bertujuan untuk memudahkan para programmer
web untuk membuat atau mengembangkan aplikasi berbasis web.
2.9 Phpmyadmin
24

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian
3.2 Alat dan Bahan Penelitian
3.3 Metode Penelitian
3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian a. Lokasi Penelitian lokasi penelitian dilakukan
di Wonoayu tepatnya di Desa Ketimang Wonoayu, yang beralamatkan di Desa
Ketimang [Link], Kabupaten Sidoarjo. b. Waktu Penelitian Penelitian ini
dilakukan setelah proposal penelitian dapat persetujuan untuk dilaksanakan
sampai proposal dapat persetujuan. 3.2. Alat dan Bahan Penelitian Dalam
perancangan aplikasi pengenalan ini dibutuhkan beberapa hardwere dan softwere
serta bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatannya.
25

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
4.2 Impelentasi
4.3 Uji Coba Aplikasi dan Kuisioner
26

BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran

Anda mungkin juga menyukai