0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan12 halaman

Panduan Pemrograman Android Studio

pemrograman android

Diunggah oleh

SyaifulNazrul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan12 halaman

Panduan Pemrograman Android Studio

pemrograman android

Diunggah oleh

SyaifulNazrul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin maju, Android Studio
menjadi OS yang paling banyak digunakan di antara sekian banyak pilihan sistem operasi
untuk perangkat mobile. Sifatnya yang open source memudahkan pengembang untuk
membuat sebuah aplikasi. Android Studio merupakan OS (Operating System) Mobile
yang tumbuh ditengah OS lainnya yang berkembang dewasa ini. Sistem operasi Android
Studio awalnya dikembangkan oleh Android Inc, kemudian diakusisi oleh Google pada
tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis resmi pada tahun 2007, oleh Google bersamaan
dengan Open Handset Aliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras,
perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka
perangkat seluler.
Ponsel pertama Android Studio mulai dijual pada bulan Oktober 2008. Versi
pertama Android Studio yang dirilis adalah versi 1.5 Cupcake dan yang paling baru saat
ini adalah versi 4.4 Kitkat yang diluncurkan pada 9 Desember 2014. Android Studio
mampu menguasai pasaran smartphone yang sebelumnya lebih sering mendominasi
adalah iOS dari Apple, Blackberry OS dari RIM, Windows Phone dari Microsoft dan
Symbian dari Nokia, seperti yang dikutip dari Wall Street Journal, selama tahun 2013 lalu
Blackbery OS yang sempat berjaya di Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya, hanya
memiliki pangsa pasar sebesar 14% saja. Sedangkan Smartphone Android Studio justru
laris manis di Indonesia dan memperoleh pangsa pasar di kisaran 81% menurut data dari
IDC selama kuartal ketiga tahun 2013.
Android Studio adalah sistem operasi dan platform pemrograman yang
dikembangkan oleh Google untuk ponsel cerdas dan perangkat seluler lainnya (seperti
tablet). Android Studio bisa berjalan di beberapa macam perangkat dari banyak produsen
yang berbeda. Android Studio menyertakan kit development perangkat lunak untuk
penulisan kode asli dan perakitan modul perangkat lunak untuk membuat aplikasi bagi
pengguna Android Studio. Android Studio juga menyediakan pasar untuk
mendistribusikan aplikasi. Secara keseluruhan, Android Studio menyatakan ekosistem
untuk aplikasi seluler. (Developer, 2016)
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari Android Studio ?
2. Apa keunggulan dari OS Android Studio ?
3. Bagaimana cara menginstal tools sebelum memulai belajar Android Studio ?
4. Bagaimana cara membuat project pertama Android Studio ?
5. Apa pengertian layout di Android Studio ?

C. Tujuan
1. Mengetahui pengertian mobile programming Android.
2. Mengetahui kelebihan dari OS Android.
3. Mengetahui tools yang digunakan untuk membuat aplikasi mobile Android.
4. Mengetahui cara membuat project awal Android.
5. Mengetahui dasar-dasar Android.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Android
Android merupakan Operating System (OS) berbasis linux yang sifatnya open
source, Andy Rubin adalah orang dibalik OS ini. Tahun 2003 ia bersama dengan
kawannya mengumumkan perusahaan Android inc yang bertempat di California.
Kemudian Google secara penuh membelinya pada tahun 2005. Saat ini Android
digunakan sebagai sistem operasi untuk perangkat mobile (bergerak) seperti : smartphone
, smartwatch dan lainnya. Versi-versi android sendiri saat ini sudah cukup banyak. Dirilis
pertama kali pada tahun 2009 yaitu versi Android 1.1. Uniknya hampir semua versi
Android menggunakan nama makanan.
Inilah versi-versi android :
No Nama Versi Tahun Rilis
1. Cupcake 2009
2. Donut 2009
3. Eclair 2009
4. Froyo 2010
5. Gingerbread 2010
6. Honeycomb 2011
7. Ice Cream Sandwich 2011
8. Jelly Bean 2012
9. KitKat 2013
10. Lollipop 2014
11. Marsmellow 2015
12. Nougat 2016
13. Oreo 2017
14. Pie 2018
15. Android 10 2019

B. Keunggulan Android
Keunggulan android cukup banyak, diantaranya yaitu : a. Android merupakan
sistem operasi yang open source sehingga banyak sekali orang-orang yang
mengembangkan aplikasi untuk android. b. Perangkatnya beragam dari mulai yang low
end (murah) sampai dengan high end (mahal). c. Fitur dari android sangat lengkap.
Sehingga developer android nantinya akan bisa membuat aplikasi yang powerfull.

C. Membuat Project Android Pertama


Membuat Project Hello World
Adapun langkah-langkahnya adalah :
Buka android studio pilih start a new android studio project

Kemudian kita harus mengisi konfigurasi project android yang akan kita buat
 Name : Isikan nama aplikasi android yang akan kita buat
 Package Name : Isikan nama developer / perusahaan pengembang aplikasi, silahkan
isi sesuai dengan keinginan
 Save Location : Biasanya ini terisi secara otomatis, Save Location ini akan
menunjukan project android yang kita buat tersimpan pada direktori atau folder apa
di komputer kita
 Language : Pilih bahasa pemrograman yang akan kita gunakan untuk membuat
aplikasi android menggunakan Android Studio
 Minimum API Level : Disini kita harus menentukan API berapa yang akan dipakai.
Pada bulan April 2017 Google telah merilis daftar versi OS yang paling banyak
digunakan ditahun 2017. Dan hasilnya OS Lollipop (OS versi 5.0 dengan SDK
21/22) menempati urutan pertama. Jadi untuk minimum SDKnya kita pilih API 15
yaitu versi OS Ice Cream Sandwich.
 Agar lebih jelas silahkan perhatikan gambar dibawah ini :

 Klik finish jika konfigurasi sudah diisi. Selanjutnya tunggu proses gradle.
 Tunggu samapai proses gradle selesai, biasanya ini akan memakan waktu beberapa
menit lama atau sebentarnya tergantung spesifikasi RAM Prosesor yang digunakan
pada computer atau laptopmu.
 Disinilah kita akan mengedit semua tampilan aplikasi android. Sedangkan
[Link] untuk memberi aksi ( kodingan java ) terhadap
komponen-komponen yang sudah diberikan pada activity_main.xml.
 Contohnya kita memberikan memasukan tombol pada activity_main.xml. agar
tombol bias melakukan suatu aksi kodingan pada [Link].
 Sekarang pilih layout activity_main.xml.
 Secara default pada layout ini terdapat komponen TextView “ Hello World “.

D. LAYOUT
Layout merupakan suatu tampilan tata letak di Android untuk mengatur gambar,
ataupun komponen lainnya sehingga tampilan pada aplikasi yang dibuat menjadi lebih
rapi untuk dilihat dan digunakan.

Jenis – jenis layout


1. Linear Layout
Layout yang menyejajarkan semua child view dalam satu arah secara vertical
atau horizontal Menentukan arah dengan menggunakan atribut “Android:
orientation“

Perhatikan contoh linear layout dibawah ini :


<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android=[Link]
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
android:paddingLeft="16dp"
android:paddingRight="16dp"
android:orientation="vertical">
<EditText
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content" android:hint="@string/to" />
<EditText
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:hint="@string/subject" /><EditText
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="0dp" android:layout_weight="1"
android:gravity="top"
android:hint="@string/message" /><Button android:layout_width="100dp"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_gravity="right"
android:text="@string/send" /></LinearLayout>
2. Relative Layout
Layout yang menggunakan atau menempatkan widget-widget didalamnya
seperti layer, sehingga sebuah widget dapat berada diatas / dibawah widget lainnya.

Perhatikan contoh relative layout dibawah ini :


<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout
xmlns:android="[Link]
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
android:paddingLeft="16dp" android:paddingRight="16dp">
<EditText
android:id="@+id/name"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:hint="@string/reminder" /><Spinner
android:id="@+id/dates"
android:layout_width="0dp"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_below="@id/name"
android:layout_alignParentLeft="true"
android:layout_toLeftOf="@+id/times" /><Spinner
android:id="@id/times"
android:layout_width="96dp"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_below="@id/name"
android:layout_alignParentRight="true" /><Button
android:layout_width="96dp"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_below="@id/times"
android:layout_alignParentRight="true"
android:text="@string/done" />
</RelativeLayout>
<?xml version=”1.0” encoding=”utf-8”?>
<FrameLayout xmlns:android=[Link]
android:layout_widht=”match_parent”
android:layout_height=”match_parent”
android:background=”#808080”>
<ImageView
android:layout_width="300dp"
android:layout_height="300dp"
android:layout_gravity="center"
android:background="@color/colorPrimary"
/>
<Button
android:layout_width="300px"
android:layout_height="100px"
android:layout_gravity="center"
android:text="Tekan"
android:background="@color/colorAccent"
android:textColor="#000000"
android:textSize="20sp"

3. Activity
Menggunakan Tamplate Aktivitas
Android Studio menyediakan template untuk desain aktivitas umum dan yang
disarankan. Penggunaan template akan menghemat waktu, dan membantu anda
mengikuti praktik terbaik untuk mengembangkan aktivitas.
Setiap template akan memasukkan aktivitas kerangka dan antarmuka pengguna. Pilih
tamplate aktivitas untuk aktivitas utama saat memulai proyek aplikasi. Anda juga
bisa menambahkan template aktivitas ke proyek yang ada. Klik-kanan folder java di
Project: Tampilan Android dan pilih New>Activity>Gallery.

Bila memilih sebuah template aktivitas, Anda akan melihat serangkaian layar yang
sama untuk membuat aktivitas baru yang dilakukan saat membuat proyek diawal.
Android Studio menyediakan tiga hal ini untuk setiap aktivitas baru di aplikasi Anda:
 File Java untuk aktivitas baru dengan defenisi kelas kerangka dan metode
onCreate(). Aktivitas baru, seperti aktivitas utama, adalah subkelas App Compat
Activity.
 File XML yang berisi layout untuk aktivitas baru. Perhatikan, metode set
Content View() dikelas aktivitas akan memekarkan layout baru ini.
 Elemen <activity> tambahan di manifes Android yang menetapkan aktivitas
baru. Definisi aktivitas kedua tidak menyertakan filter maksud apa pun. Jika
Anda ingin menggunakan aktivitas ini hanya dalam aplikasi (dan tidak
memungkinkan aktivitas tersebut dimulai oleh aplikasi lain), maka tidak perlu
menambahkan filter.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa pada zaman modern seperti sekarang ini kehidupan kita
tidak lepas dari yang namanya mobile, hampir seluruh kegiatan kita dikerjakan melalui
mobile. Mulai dari urusan makan, transportasi, sampai pekerjaan kantor bisa dilakukan
melalui mobile. Perkembangan teknologi komunikasi sangat pesat dan cepat. Hampir
semua orang sekarang dapat berkomunikasi dengan cepat dan mudah. Sesuai dengan
perkembangan zaman teknologi komunikasi semakin berkembang dan terus berkembang.
Dengan adanya perkembangan yang semakin canggih kita dapat mudah terhubung
dengan daerah – daerah dan negara – negara lain dengan cepat dan mudah.
Dan teknologi itu sama dengan sebuah pisau yang bisa membawa manusia ke dua
arah yang berbeda, yang pertama bisa membawa manusia ke jalan yang baik dengan
segala kecanggihan yang dimiliki membuat manusia mendapat kemudahan di segala
bidang (dampak positif) sedangkan yang kedua bisa membawa manusia ke
dalamkesengsaraan yang disebabkan oleh penyalahgunaan kemajuan teknologi itu sendiri
sendiri (dampak negatif) oleh karena itu kemajuan teknologi itu bisa berdampak positif
dan dapat pula berdampak negatif, tergantung ke arah mana kita menjalankannya.

B. Saran
Dari makalah yang telah penulis buat, mungkin terdapat kesalahan dan
kekurangan baik itu dari penulisan atau dari kata-katanya, penulis sangat mengharapkan
saran dan kritik dari para pembaca, agar dapat memberikan motivasi atau nasihat guna
memperbaiki makalah ini nantinya.

DAFTAR PUSTAKA
Developer, G. (2016). Android Developer Fundamentals Course - Concept Reference.
Google California, 1–114. [Link]
Grueber, C. E., Nakagawa, S., Laws, R. J., Jamieson, I. G., Yamada, A., Flow,M.F.,
Principles, F. F., Tools, R. T., Logging, O. A., Activation, O., Example, L., Water, S., …
Philpott, S. M. (2019). Android Developer Fundamentals Course - Practical Workbook.
Spinners, C., Bore, F., Meters, F., Meters, D. F., Format, L., Speed, C., Conventions, S.,
[Link]
Guntoro. (2019). Android Studio Mastery: Panduan Membuat Aplikasi Android Untuk
Pemula dalam 9 Hari.

Anda mungkin juga menyukai