E-LKPD Bangun Ruang Sisi Datar SMP
E-LKPD Bangun Ruang Sisi Datar SMP
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Kata Kunci: E-LKPD, Aplikasi Live Worksheet, Bangun Ruang Sisi Datar.
Berdasarkan Permendikbud No. 58 tahun 2014 (Henri & Kenedi, 2018), dijelaskan bahwa
tujuan pembelajaran matematika yakni (1) memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan
antar konsep, mengaplikasikan konsep atau algoritma secara akurat, efisien, dan tepat dalam
pemecahan masalah. (2) menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi
matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan
pernyataan matematika, (3) memecahkan masalah yang mencakup kemampuan memahami
masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang
diperoleh, (4) mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram atau media lain untuk
memperjelas keadaan atau masalah. Untuk mewujudkan tujuan pembelajaran matematika tersebut,
sangat dibutuhkan peranan guru sebagai pendidik.
Made Pidarta (dalam Aisyah & Azmi, 2021), menjelaskan bahwa telah banyak usaha
yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan dalam bidang pendidikan matematika,
salah satunya adalah perbaikan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran di sekolah. Bahan
ajar merupakan salah satu sarana penunjang pembelajaran di sekolah. Bahan ajar yang ada selama
ini belum memfasilitasi dan merangsang kreativitas peserta didik untuk menemukan sendiri konsep
yang telah dipelajari (Sutrimo dkk, 2019). Salah satu bahan ajar yang dikembangkan oleh guru
27
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
sebagai fasilitator dalam pembelajaran adalah LKPD interaktif (Herawati dkk, 2016). Lembar
Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif merupakan bahan ajar penunjang proses pembelajaran
peserta didik yang terdiri dari materi, dan latihan-latihan soal yang dapat diakses melalui perangkat
elektronik seperti komputer atau handphone (Hidayati & Zulandri, 2021). Penggunaan LKPD
Elektronik merupakan salah satu bentuk LKPD interaktif. Puspita & Dewi (2021) menjelaskan
bahwa LKPD Elektronik merupakan sekumpulan kegiatan mendasar yang harus dilakukan oleh
siswa untuk memaksimalkan pemahaman dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran daring.
LKPD Elektronik merupakan lembaran latihan peserta didik yang dikerjakan secara digital dan
dilakukan secara sistematis serta berkesinambungan selama jangka waktu tertentu menurut
Ramlawati dkk (dalam Hidayati & Zulandri, 2021). Selain itu (Sari, 2018) juga menjelaskan bahwa
LKPD Elektronik merupakan suatu bahan ajar yang disajikan dengan penyusunan secara sistematis
ke dalam unit pembelajaran tertentu dalam format elektronik yang terdapat gambar, video, animasi,
navigasi dan lainnya yang membuat pengguna lebih interaktif dengan program. LKPD Elektronik
dapat dirancang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran.
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan selama kegiatan Pengenalan Lapangan
Persekolahan (PLP) di SMP NEGERI 17 MALANG, penggunaan LKPD belum memotivasi dan
memberi pengaruh yang signifikan terhadap proses pembelajaran peserta didik. LKPD yang
digunakan hanya berisi tulisan-tulisan hitam putih berupa materi atau ringkasan sub bab, contoh
dan latihan soal yang stagnan. Adapun gambar-gambar matematik (grafik, bagan dan sebagainya)
yang disertakan dalam LKPD belum efektif dan kurang praktis. Peserta didik hanya diarahkan pada
kegiataan google meet, menyimak penjelasan guru, mengerjakan LKPD yang dibuat oleh guru di
google form dan dibagikan melalui google classroom. Siswa tidak diberi kesempatan untuk
berpikir, mencari tahu dan memecahkan sendiri persoalan yang dikerjakan. Hal ini didukung juga
dengan hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh Wulandari & Suparman (2020) yang
mengatakan bahwa bahan ajar yang digunakan oleh guru masih memiliki banyak kelemahan.
Penelitian tentang LKPD Elektronik telah banyak dilakukan oleh peneliti-peneliti terdahulu.
Hasil penelitian Cholidiyah, (2019) dapat disimpulkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan sudah
valid untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain itu hasil penelitian Oktariana dkk, (2019) juga
dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Siswa berorientasi etnomatematika berbasis penemuan
terbimbing yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis dan potensial dalam meningkatkan hasil
belajar siswa pada materi bangun ruang sisi datar. LKPD Elektronik yang peneliti kembangkan
berbeda dengan LKPD Elektronik peneliti terdahulu. LKPD Elektronik ini dibuat melalui aplikasi
Live Worksheet yang memiliki berbagai fitur untuk mengubah lembar kerja tradisional cetak
(dokumen, pdf, jpg atau PNG) menjadi latihan online interaktif sekaligus otomatis mengoreksi
pekerjaan peserta didik. Pada aplikasi Live Worksheet, guru dapat memuat materi, video
pembelajaran, link, audio, dan berbagai jenis soal seperti soal pilihan ganda, isian singkat, drop &
down, dan lainnya sesuai kebutuhan peserta didik (Andriyani, dkk, 2020).
METODE PENELITIAN
Penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan merupakan suatu jenis penelitian untuk
menghasilkan atau menguji keefektifan suatu produk tertentu (Sumandya, 2019). Hal ini sejalan
dengan pendapat Sugiyono (dalam Nasution & Oktaviani, 2020) menyatakan bahwa metode
penelitian dan pengembangan (research and development) adalah metode penelitian yang
digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Desain
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian pengembangan model
ADDIE yang meliputi 5 tahap yaitu 1) tahap analisis (analysis), 2) perencanaan. (design), 3)
28
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
pengembangan (development), 4) implementasi (implementation) dan 5) Evaluasi (evaluation)
Dick & Carry (dalam Sholichah, 2017). Model ADDIE menyediakan kerangka kerja umum
yang terstruktur untuk pengembangan kemampuan pemecahan masalah serta adanya
evaluasi dan revisi dalam setiap tahapannya Sukmadinata (dalam Rhomdani, 2017). Tahap
analisis berguna untuk menentukan tujuan dari perangkat pembelajaran yang akan dikembangkan,
berdasarkan analisis kurikulum, analisis kebutuhan perangkat pembelajaran dan analisis
karakteristik peserta didik. Tahap perencanaan bertujuan untuk merancang perangkat pembelajaran
yang diharapkan, mengumpulkan bahan-bahan yang akan dipakai dan menyusun instrumen
penilaian yang akan digunakan pada materi bangun ruang sisi datar. Tahap perencanaan ini
mencakup desain isi LKPD Elektronik dan penyusunan instrumen penilaian yang terdiri atas
lembar validasi ahli pembelajaran, lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media,
instrumen kisi-kisi soal pemecahan masalah, instrumen soal pemecahan masalah, pedoman
wawancara dan angket respon peserta didik.
Tahap pengembangan (development) bertujuan untuk menghasilkan produk yang sudah
direvisi berdasarkan validasi ahli materi, ahli media dan ahli pembelajaran. Validasi ahli berfungsi
untuk memvalidasi isi materi dalam perangkat pembelajaran sebelum dilakukan uji coba dan hasil
validasi akan digunakan sebagai pedoman perbaikan perangkat pembelajaran. Perangkat
pembelajaran yang telah disusun kemudian akan dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli
pembelajaran sehingga dapat diketahui apakah perangkat pembelajaran tersebut layak diterapkan
atau tidak. Hasil dari validasi ini digunakan sebagai bahan perbaikan untuk kesempurnaan
perangkat pembelajaran yang dikembangkan dan selanjutnya akan diujikan kepada peserta didik
dalam tahap uji coba lapangan skala kecil dan uji coba lapangan skala besar.
Subjek uji coba dalam penelitian pengembangan ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN
17 Malang. Peserta didik sebagai sasaran pengguna produk ini dipilih secara acak yaitu 6 orang
peserta didik kelas VIII pada uji coba lapangan skala kecil dan 20 orang peserta didik kelas VIII
pada uji coba lapangan skala besar. Pada penelitian ini peneliti menggunakan data deskriptif
kualitatif dan kuantitatif agar bisa dihitung tingkat kepraktisan dan efektifitas berdasarkan hasil
wawancara, vailidasi ahli dan angket respon peserta didik pada uji coba lapangan skala kecil dan
skala besar. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 17 Malang pada semester genap tahun ajaran
2020/2021. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara untuk
analisis kebutuhan, instrumen penilaian LKPD Elektronik untuk menilai validitas LKPD Elektronik
yang telah dikembangkan, instrumen soal pemecahan masalah materi volume bangun ruang sisi
datar dan angket respon peserta didik untuk menilai keefektifan dan kepraktisan LKPD Elektronik
yang dikembangkan.
Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan
kuantitatif. Teknik analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk mengolah data yang dihimpun
berdasarkan wawancara guru matematika dan 6 orang siswa kelas VIII SMPN 17 Malang. Teknik
analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengolah data hasil angket validasi ahli, hasil
angket respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan dan hasil angket hasil
belajar siswa.
29
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
mengembangkan E-LKPD menggunakan aplikasi Live Worksheet. Hasil analisis kebutuhan LKPD
dapat dilihat pada tabel-tabel berikut.
30
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Tanggapan Peserta Didik
Pertanyaan YA TIDAK
kamu gunakan membuat minat belajarmu
meningkat?
Berdasarkan tabel di atas, dapat dipahami bahwa walaupun sebagian besar peserta didik
senang dan sering menggunakan LKPD dalam pembelajaran matematika, akan tetapi LKPD
yang ada belum menjawab kebutuhan peserta didik. LKPD yang sementara digunakan tidak
menarik, tampilan gambar pada sampul LKPD kurang bagus sehingga berdampak terhadap
minat belajar peserta didik. Semua peserta didik menginginkan LKPD yang lebih bervariasi
untuk membangkitkan minat belajar.
Berdasarkan data yang diperoleh dari analisis kebutuhan, maka langkah selanjutnya yaitu
merencanakan pemecahan masalah melalui pengembangan E-LKPD menggunakan aplikasi Live
Worksheet pada materi volume bangun ruang sisi datar. Hasil dari tahap analisis kebutuhan
dijadikan sebagai dasar dalam menentukan desain awal produk dalam penelitian pengembangan.
Keterangan :
rata-rata skor aspek penilaian produk
Jumlah skor tiap aspek penilaian produk
jumlah butir penilain tiap aspek penilaian produk
E-LKPD dinyatakan valid apabila memperoleh rata-rata skor minimal 2,0. Sedemikian
hingga, apabila rata-rata skor yang diperoleh, di bawah rata-rata minimum yaitu 2,00, maka E-
LKPD yang dikembangkan perlu untuk direvisi sebagian ataupun direvisi secara total.
31
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Hasil Uji Validitas E-LKLPD oleh Ahli Materi
Tabel 4. Data Hasil Validitas E-LKPD oleh Ahli Materi
Aspek Penilaian Skor Rerata Skor Persentase Kriteria
Kelayakan Penyajian 27 3,3 96,43% Sangat Baik
Kelayakan Isi 24 3,4 75% Sangat Baik
Kelayakan Bahasa 6 3,0 75% Baik
Berdasarkan tabel 4 mengenai data hasil validasi oleh ahli materi diperoleh rerata skor 3,35
(di atas rata-rata minimum 2,00) dengan persentasi 83,82% yang termasuk dalam kriteria sangat
baik, tanpa revisi dan layak untuk diuji cobakan. Terlepas dari hasil validasi ahli materi masuk
dalam kategori sangat baik dan tanpa revisi, akan tetapi masih ada saran dan masukan yaitu untuk
menggunakan bahasa yang lugas dan sederhana agar siswa tidak bertanya-tanya.
Hasil Uji Validitas E-LKPD oleh Ahli Pembelajaran
Berdasarkan tabel 5 mengenai hasil validasi oleh ahli pembelajaran diperoleh skor 3,27 (di
atas rata-rata minimum 2,00) dengan persentase 81,82% yang termasuk dalam kriteria sangat baik,
tanpa revisi dan layak diuji cobakan. Masukan dan saran dari guru matematika selaku ahli
pembelajaran yaitu perbaiki kesalahan penulisan dalam E-LKPD serta kalimat yang kurang tepat.
32
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Aspek Penilaian Skor Kriteria
Pernyataan 7 3 Baik
Pernyataan 8 3 Baik
Pernyataan 9 3 Baik
Pernyataan 10 4 Sangat Baik
Pernyataan 11 4 Sangat Baik
Pernyataan 12 4 Sangat Baik
Total Skor 42 -
Rerata Skor 3,5 Sangat Baik
Persentase 87,5% -
Berdasarkan tabel 6 mengenai data hasil validasi oleh ahli media, diperoleh skor akhir atau
rerata skor 3,5 (di atas rata-rata minimum 2,00) dengan persentase 87,5% yang termasuk dalam
kategori sangat baik dan layak untuk diuji cobakan. Terlepas dari hasil validasi ahli materi masuk
dalam kategori sangat baik dan tanpa revisi, akan tetapi masih ada saran dan masukan yaitu ukuran
huruf diperbesar lagi dan perbanyak soal.
Gambar 1. Kondisi produk sebelum validasi ahli dimana bahasa yang digunakan ruwet dan tidak lugas
33
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Gambar 2. Kondisi produk sesudah validasi ahli dimana bahasa yang digunakan lebih sedrhana dan
lugas.
34
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Pada tahap ini pengujian produk dilakukan terhadap 6 siswa kelas VIII SMPN 17 Malang
yang dipilih secara acak. Peserta didik diberikan link berupa E-LKPD yang sudah dimodifikasi
dalam aplikasi Live Worksheet disertai demonstrasi petunjuk pengerjaan. Setelah selesai
mengerjakan, peserta didik diberikan angket untuk menilai E-LKPD yang dikembangkan peneliti,
dengan tujuan untuk mengetahui aspek kepraktisan produk E-LKPD menggunakan aplikasi Live
Worksheet pada materi volume bangun ruang sisi datar. Adapun kriteria dan rumus yang
digunakan dalam menganalisis data hasil angket menurut Arikunto (dalam Patmalasari dkk, 2017)
adalah sebagai berikut:
Keterangan:
P presentase skor
jumlah skor
35
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Arikunto (dalam Patmalasari dkk, 2017)
E-LKPD dinyatakan praktis apabila tingkat kepraktisan berada pada kategori sedang
dengan persentase minimum 50%. Sehingga apabila tingkat kepraktisan berada pada kategori
kurang dengan persentase kurang dari 50%, maka E-LKPD dinyatakan tidak praktis untuk
digunakan.
Tabel 9. Hasil Angket Respon Peserta Didik pada Uji Coba Lapangan (skala kecil)
terhadap Produk E-LKPD Matematika
Aspek Penilaian Skor Rerata Skor Persentase Tingkat
Kepraktisan
Pernyataan 1 20 3,3 83,3% Tinggi
Pernyataan 2 19 3,2 79,2% Tinggi
Pernyataan 3 21 3,5 87,5% Tinggi
Pernyataan 4 20 3,3 83,3% Tinggi
Pernyataan 5 23 3,8 95,8% Tinggi
Pernyataan 6 22 3,6 91,7% Tinggi
Pernyataan 7 21 3,5 87,5% Tinggi
Pernyataan 8 20 3,3 83,3% Tinggi
Pernyataan 9 19 3,2 79,2% Tinggi
Pernyataan 10 22 3,3 91,7% Tinggi
Pernyataan 11 22 3,6 91,7% Tinggi
Pernyataan 12 20 3,3 83,3% Tinggi
Pernyataan 13 21 3,3 87,5% Tinggi
Jumlah Skor 270 44,2 1125% -
Rerata Skor - 3,4 85,54% Tinggi
Berdasarkan tabel 9 dapat diketahui bahwa semua aspek penilaian angket respon peserta
didik terhadap E-LKPD yang dikembangkan, melalui uji coba lapangan (skala kecil) diperoleh
total skor 270 dan rerata skor 3,4 serta pesentase 85,54 (di atas persentase minimum yaitu 50%)
dengan tingkat kepraktisan berada dalam kategori tinggi. Kendati demikian masih ada komentar
dan saran dari peserta didik. Komentar dan saran peserta didik dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 10. Komentar dan Saran Peserta Didik pada Uji Coba Lapangan (skala kecil)
Peserta Didik Komentar dan Saran
Komentar : Menurut saya E-LKPD ini
Peserta Didik 4 menyenangkan dan tidak membosankan,
Saran : Suara pada audio perintah mohon
untuk diperkeras lagi.
Komentar : Saya sangat menyukai E-LKPD
ini karena mengandung banyak warna dan
Peserta didik 6 gambar. Selain itu, banyak variasi soal yang
diberikan sehingga tidak membosankan.
Saran : -
36
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Pada tahap ini pengujian produk dilakukan terhadap 20 siswa kelas VIII SMPN 17
Malang yang dipilih secara acak. Peserta didik diberikan link berupa E-LKPD dalam aplikasi Live
Worksheet yang sudah direvisi berdasarkan saran dan masukan pada uji coba lapangan skala kecil,
disertai demonstrasi penggunaan produk. Setelah selesai mengerjakan E-LKPD, peserta didik
diberikan angket untuk menilai E-LKPD yang dikembangkan peneliti, dengan tujuan untuk
mengetahui aspek kepraktisan produk E-LKPD menggunakan aplikasi Live Worksheet pada materi
volume bangun ruang sisi datar. Analisis data dari hasil uji coba lapangan (skala besar) adalah
sebagai berikut:
Tabel 11. Hasil Angket Respon Peserta Didik pada Uji Coba Lapangan (Skala Besar)
terhadap Produk E-LKPD yang Dikembangkan
Aspek Penilaian Skor Rerata Skor Persentase Kriteria
Pernyataan 1 74 3,7 92,5% Tinggi
Pernyataan 2 68 3,4 85% Tinggi
Pernyataan 3 64 3,2 80% Tinggi
Pernyataan 4 77 3,85 96,25% Tinggi
Pernyataan 5 72 3,6 90% Tinggi
Pernyataan 6 62 3,1 77,5% Tinggi
Pernyataan 7 70 3,5 87,5% Tinggi
Pernyataan 8 73 3,65 91,25% Tinggi
Pernyataan 9 69 3,45 86,25% Tinggi
Pernyataan 10 64 3,2 80% Tinggi
Pernyataan 11 66 3,3 82,5% Tinggi
Pernyataan 12 63 3,15 78,75% Tinggi
Pernyataan 13 73 3,65 91,25% Tinggi
Jumlah Skor 895 44,75 1118,75% -
Rerata Skor - 3,44 86% Tinggi
Berdasarkan tabel 11 dapat diketahui bahwa semua aspek penilaian angket respon peserta
didik terhadap LKPD Elektronik yang dikembangkan melalui uji coba lapangan (skala besar)
diperoleh skor sebesar 895 dengan rerata skor 3,44 dan persentase sebesar 86% (di atas persentase
minimum yaitu 50%) yang tergolong dalam tingkat kepraktisan tinggi. Dalam pengisian angket
respon peserta didik, terdapat saran dan komentar untuk produk E-LKPD yang dikembangkan.
Adapun saran dan komentar peserta didik pada uji coba lapangan (skala besar) adalah sebagai
berikut:
37
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Peserta Didik Saran dan Komentar
Peserta Didik 11 warna. Kata-katanya mudah dipahami, sangat
cocok untuk belajar dan soal-soalnya mudah
dipahami.
Menurut saya E-LKPD ini cocok untuk
digunakan karena bagus dilihat dan membuat
Peserta Didik 18 saya tidak malas belajar. Selain itu dapat
menumbuhkan semangat belajar dan wawasan
baru
E-LKPD dinyatakan efektif apabila tingkat efektifitas berada pada kategori baik dengan
persentase ketuntasan minimum 60%. Sehingga apabila tingkat efektifitas berada pada kategori
cukup dengan persentase kurang dari 60%, maka E-LKPD dinyatakan tidak efektif untuk
digunakan.
Setelah diperoleh data hasil uji coba lapangan selanjutnya data dianalisis untuk
menentukan kriteria keefektifan produk E-LKPD. Adapun hasil dari tes kemampuan pemecahan
masalah matematika pada uji coba lapangan (skala besar) dapat dilihat pada tabel berikut:
38
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Berdasarkan tabel 14 dapat dilihat bahwa dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah
matematika peserta didik kelas VIII yang berjumlah 20 orang, terdapat 18 peserta didik yang tuntas
dan 2 peserta didik yang tidak tuntas. Maka persentase peserta didik yang tuntas sebesar 90% (di
atas persentase ketuntasan minimum 60%), sedangkan persentase yang tidak tuntas 10%. Oleh
karena itu, tingkat keefektifan produk E-LKPD yang dikembangkan masuk dalam kriteria sangat
baik.
PENUTUP
E-LKPD menggunakan aplikasi Live Worksheet pada materi volume bangun ruang sisi
datar kelas VIII KD 3.1 dan KD 4.1 ini dinyatakan praktis dan efektif digunakan ditinjau dari aspek
kevalidan, kepraktisan dan keefektifan.
1. Aspek Kevalidan meliputi penilaian ahli materi, ahli pembelajaran dan ahli media. Dari hasil
penilaian ahli materi mengenai produk E-LKPD yang dikembangkan diperoleh rerata skor 3,35
dengan persentase 83,82% yang termasuk dalam kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi.
Dari hasil penilaian ahli pembelajaran diperoleh rerata skor 3,27 dengan persentase 81,82%
yang termasuk dalam kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Sedangkan dari hasil penilaian
ahli media diperoleh rerata skor 3,5 dengan persentase 87,5% yang termasuk dalam kriteria
sangat baik dan tidak perlu direvisi. Oleh karena itu, produk E-LKPD dinyatakan valid oleh para
ahli. Akan tetapi masih ada saran dan komentar dari ahli validasi untuk menggunakan bahasa
yang lugas dan sederhana, memperhatikan kesalahan penulisan dan kalimat yang kurang tepat,
ukuran huruf terlalu kecil serta memperbanyak soal.
2. Aspek Kepraktisan dinilai berdasarkan hasil angket respon peserta didik pada uji coba
lapangan skala kecil dan skala besar. Pada tahap uji coba lapangan skala kecil diperoleh rerata
skor 3,4 dengan persentase 85,54% masuk dalam kriteria tingkat kepraktisan tinggi.
Sedangkan pada tahap uji coba lapangan skala besar diperoleh rerata skor 3,44 dengan
39
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
presentase 86% masuk dalam kriteria tingkat kepraktisan tinggi, sehingga produk E-LKPD
yang dikembangkan dinyatakan praktis untuk digunakan.
3. Aspek Keefektifan dinilai berdasarkan hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika
peseta didik pada uji coba lapangan skala besar. Hasil dari tes kemampuan pemecahan
masalah matematika peserta didik diperoleh persentase ketuntasan sebesar 90% dengan tingkat
keefektifan sangat baik. Oleh karena itu, produk E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan
efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik.
E-LKPD yang dikembangkn melalui aplikasi Live Worksheet ini, mencakup beberapa menu
latihan soal berupa kotak centang, drop down, drag & drop, dan pilihan ganda, sehingga peneliti
lain yang akan merujuk skripsi ini disarankan untuk menggunakan pilihan menu yang lebih
bervariasi.
DAFTAR PUSTAKA
Aisyah, U., Nurmisdaramayani, N., & Azmi, F. 2021. Hubungan Kompetensi Sosial Guru
Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Karakter Siswa Kelas VIII MTs
Miftahul Jannah Pantai Cermin Kecamatan Tanjung Pura. Tarbiatuna: Journal of Islamic
Education Studies, 1(2), 190-200.
Andriyani, N., Hanafi, Y., Safitri B.Y.I., dan Hartini, S. 2020. Penerapan Model Problem Based
Learning Berbantuan Lkpd Live Worksheet Untuk Meningkatkan Keaktifan Mental Siswa
Pada Pembelajaran Tematik Kelas Va Sd Negeri Nogopuro. Prosding pendidikan profesi
guru. Vol.1(1). Hal 122- 130..
Bari, A. J., Ibrahim, M., & Yuliani, Y. 2020. Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja
Keterampilan Membuat Alat Laboratorium Respirometer Sederhana. JPBIO (Jurnal
Pendidikan Biologi), 5(1), 37-45.
Hendri, S., & Kenedi, A. K. 2018. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis
Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas
VIII SMP. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 8(2), 10-24.
Herawati, E. P., Gulo, F., & Hartono, H. (2016). Pengembangan lembar kerja peserta didik
(lkpd) interaktif untuk pembelajaran konsep mol di kelas X SMA. Jurnal Penelitian
Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia, 3(2), 168-178.
Hidayati, B. N., & Zulandri, Z. 2021. Efektifitas LKPD Elektronik sebagai Media Pembelajaran
pada Masa Pandemi Covid-19 untuk Guru di YPI Bidayatul Hidayah Ampenan. Jurnal
Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(2).
Oktariana, A., Luthfiana, M., & Refianti, R. 2019. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS)
Etnomatematika Berbasis Penemuan Terbimbing pada Materi Bangun Ruang Sisi
Datar. Jurnal Pendidikan Matematika: Judika Education, 2(2), 91-101.
40
Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209
Fakultas Sains dan Teknologi – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Vol. 4, No. 1, 2022
Patmalasari, D., Afifah, D.S.N., & Resbiantoro, G, 2017. Karakteristik Tingkat Kreativitas
Siswa yang Memiliki Disposisi Matematis Tinggi dalam Menyelesaikan Soal Matematika.
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika), 6.(1), 30-38.
Puspita, V., & Dewi, I. P. 2021. Efektifitas E-LKPD berbasis Pendekatan Investigasi terhadap
Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan
Matematika, 5(1), 86-96.
Sholichah, I., 2017. Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Mind Mapping untuk
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik SMP. Skripsi S1, Unikama.
Malang: Tidak Dipublikasi
Sutrimo, S., Kamid, K., & Saharudin, S. 2019. LKPD Bermuatan Inquiry dan Budaya Jambi:
Efektivitas dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis. IndoMath:
Indonesia Mathematics Education, 2(1), 29-36.
Wulandari, H., & Suparman, S. 2020. Analisis Kebutuhan E-LKPD untuk Menstimulus
Kemampuan Berfikir Kritis. Science, Technology, Engineering, Economics, Education,
and Mathematics, 1(1).
41