0 penilaian0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara) 7 tayangan3 halamanSop Inovasi
SOP inovasi GENTAR DE LARVA ( Gerakan masyarakat tanggap demam berdarah dengan Larvatrap)
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda,
ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
PUSKESMAS,
MPUNDA
Inovasi Geftar De Larva
INOVASI GENTAR DE LARVA
Rita Astuti
Nip :198001012006042015
program permberdayaan masyarakat
dengan menggerakkan masyarakat agar ikut bertanggung jawab secara
sadar, aktif dan mandiri dalam hal pencegahan dan pengendalian penyakit
demam berdarah dengue (DBD) dengan mengendalikan vektor demam
berdarah denguae (DBD) yaitu nyamuk Aedes aegypti menggunakan
Larvatrap sederhana yang aman dan ramah lingkungan sehingga
menurunkan jumlah populasi dari nyamuk Aedes aegypti.
‘Untuk menurunkan populasi nyamuk Aedes aegypti sehingga dapat
2. Tajuan
mencegah terjadinya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan
menumbuhkan sikap masyarakat yang peduli dalam pencegahan penyakit
demam berdarah dengue (DBD).
@. Kebjjakan | SURAT KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS MPUNDA No : 400.7.1/4/PKM
01/1/2023. Tentang : Jenis ~ Jenis Pelayanan Kesehatan yang Tersedia di
Puskesmas
@. Referensi | Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 374/MENKES/PER/II/2010
‘Tentang Pengendalian Vektor
5. Prosedur/ | Alat dan Bahan
Langlah- a. Botol plastik bekas
langkah », Gula pasir
©. Ragi |
d. Bubuk abate
Langkab - langkah :
‘a, Inovator melakukan koordinasi dengan kader tim inovasi kelurahan
b. Inovator melakukan sosialisasi kepada kader tim inovasi kelurahan
dan juga masyarakat mengenai inovasi
6. Masyarakat membuat larvatrap secara manditi yaitu dari botot plastik
bekas (botol air mineral) yang dipotong bagian kepalanya kemudian
Potongan bagian kepala dari botol dipasang terbalik pada bagian
potongan botol yang satunya, kemudian dimasukan atraktan larutan
fermentasi gula, Setelah itu, larvatrap diletakan pada tempat-tempat
yang lebih diuskai oleh nyamuk Aedes aegypti
Ys
& Dipindai dengan CamScanner@ Masyarakat akan memantau larvatrap minimal 1x dalam dua minggu
dan larvatrap yang sudah banyak terdapat jentik nyamuk yang sudah
mati maka harus dibuang dan diganti dengan larutan fermentasi gula
yang baru
¢. Inovator dibantu oleh kader tim inovasi kelurahan memantau dan
‘memastikan bahwa masyarakat tetap rutin memantau dan memasang
larvatrap di rumahnya
{ Kader tim inovasi kelurahan akan melaporkan hasil pantauannya
kepada inovator 1x dalam 2 minggu
& Inovator akan melaporkan hasil dari inovasi secara berkala kepada
Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Bima.
hh, Inovator melakukan penyelesaian pengaduan mengenai penyakit
demam berdarah denguae (DBDJdalam waktu 1x 24 jam
6. Diagram Alir
Inovator koordinasi
dengan Tim Kelurahan
Masyarakat membuat
larvatrap & meletakan
larvatrap di tempat
yang disukai nyamuk
Masyarakat meletakan
larvatrap di tempat
yang disukai nyamuk
Kader tim kelurahan
memantau dan memastikan|
‘masyarakat menggunakan
larvatrap
Kader tim kelurahan
melaporkan ke innovator
hasil pantauan
Inovator melaporkan ke
Kepala PKM dan Dikes
2/3
© Dipindai dengan CamScannerInovator menyelesaikan
pengaduan 1x24 jam
7. Hal-hal yang | a. Masyarakat hendaknya sadar bahwa pemantauan jentik secara berkala
perlu sangat penting. Karena hal ini bertujuan untuk memnutus mata rantai
diperhatikan || perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. Schingga potensi kasus
demam berdarah dapat diminimalisir.
b. Masyarakat hendaknya meningkatkan PSN disetiap rumah dan
melaksanakan gerakan 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang)
sehingga container yang ada di rumah warga tidak menjadi sarang
Jentik nyamuk,
8. Unit Terkait | Lintas Sektor (kelurahan dan Kecamatan)
9. Dokumen | Foto kegiatan, Laporan kegiatan
Terkait
10. Rekam
Histori No. | Yang di Ubah si Perubahan Tal Mulai
Perubahan Diberlakukan
& Dipindai dengan CamScanner
Anda mungkin juga menyukai