DASAR-DASAR
SENI RUPA
UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA
Apa itu SENI RUPA ?
Seni rupa adalah cabang seni yang diungkapkan dan
diciptakan melalui media rupa (visual) yang tentunya
dapat dilihat oleh mata dan biasanya dapat pula
dirasakan melalui rabaan
Hubungan SENI RUPA dan DESAIN ?
SENI RUPA
SENI LUKIS SENI PATUNG SENI KRIYA SENI GRAFIS
MURNI TERAPAN
DESAIN
DESAIN INTERIOR DESAIN PRODUK KOMUNIKASI
VISUAL
Hubungan SENI RUPA dan DESAIN ?
DESAIN
KOMUNIKASI
VISUAL
DESAIN GRAFIS FOTOGRAFI VIDEOGRAFI ILUSTRASI KOMIK
BROADCASTING FILM IKLAN ANIMASI
Hubungan SENI RUPA dan DESAIN ?
DESAIN merupakan anak cabang dari seni rupa yang berfungsi sebagai seni
rupa terapan.
DESAIN adalah rencana/rancangan atau gambar yang dibuat untuk
memperlihatkan tampilan dan fungsi dari bangunan, pakaian, atau objek
lainnya sebelum benar-benar dibuat.
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL adalah bidang studi yang mempelajari konsep
komunikasi dengan menerapkan elemen/unsur dan prinsip-prinsip visual.
DESAIN GRAFIS adalah bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan
gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin.
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
1. TITIK
2. GARIS
3. BIDANG
4. BENTUK
5. GELAP TERANG
6. RUANG
7. WARNA
8. TEKSTUR
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
1. TITIK
2. GARIS TITIK adalah unsur terkecil dan
merupakan suatu dasar dari berbagai
3. BIDANG ide karya seni yang akan diciptakan.
Titik sering juga disebut spot, point atau
4. BENTUK juga dot.
5. GELAP TERANG
6. RUANG
7. WARNA
8. TEKSTUR
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
1. TITIK GARIS adalah gabungan dari
2. GARIS sejumlah titik yang sejajar dan
memiliki ukuran yang sama. Garis
3. BIDANG terdiri dari garis nyata dan garis
4. BENTUK semu. Garis nyata adalah garis yang
berasal dari goresan atau coretan
5. GELAP TERANG secara langsung. Garis semu adalah
6. RUANG garis yang muncul karena adanya
7. WARNA kesan batas (kontur) dari suatu
bidang, warna, atau ruang.
8. TEKSTUR
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Berdasarkan ketebalannya:
Jenis-jenis garis:
1. Garis TEBAL
1. Garis LURUS 2. Garis TIPIS
2. Garis LENGKUNG
3. Garis BEROMBAK Berdasarkan arahnya:
4. Garis ZIGZAG 1. Garis DIAGONAL
5. Garis BERPOTONGAN 2. Garis VERTIKAL
6. Garis SPIRAL 3. Garis HORIZONTAL
7. Garis SEJAJAR
8. Garis TIDAK BERATURAN Berdasarkan kontinyuitas
1. Garis MENYAMBUNG
9. Garis EKSPRESIF
2. Garis PUTUS-PUTUS
3. Garis TITIK-TITIK
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
1. TITIK
2. GARIS BIDANG adalah pertemuan dari
beberapa garis yang menjadi sisi.
3. BIDANG Bidang merupakan permukaan
4. BENTUK datar/pipih tanpa volume. Bidang
dibagi menjadi 2 klasifikasi, yakni
5. GELAP TERANG Geometris (beraturan/terukur) dan
6. RUANG Organis (alamiah/tidak beraturan).
7. WARNA
8. TEKSTUR
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
BIDANG GEOMETRIS
1. PERSEGI 9. PERSEGI PANJANG
2. SEGI TIGA 10. SEGI ENAM
3. LINGKARAN 11. OVAL
4. BELAH KETUPAT 12. SEGI DELAPAN
5. JAJAR GENJANG BIDANG ORGANIS
6. LAYANG-LAYANG 1. AWAN
7. TRAPESIUM 2. DAUN
8. SEGI LIMA 3. BATU
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
1. TITIK
2. GARIS
3. BIDANG BENTUK adalah gabungan dari
beberapa bidang (geometris maupun
4. BENTUK organis) dan memiliki ruang/volume
5. GELAP TERANG dan terlihat tiga dimensi.
6. RUANG
7. WARNA
8. TEKSTUR
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
1. KUBUS 9. LIMAS SEGI TIGA
2. BALOK 10. PRISMA SEGI EMPAT
3. LIMAS SEGI EMPAT 11. PRISMA SEGI LIMA
4. KERUCUT 12. PRISMA SEGI DELAPAN
5. BOLA 13. LIMAS SEGI ENAM
6. PRISMA SEGITIGA
7. TABUNG
8. PRISMA SEGI ENAM
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
WARNA (Additive) adalah spektrum
1. TITIK (gelombang cahaya) tertentu yang
2. GARIS terdapat di dalam suatu cahaya
sempurna. Identitas
3. BIDANG suatu warna ditentukan panjang
gelombang cahaya tersebut.
4. BENTUK
5. GELAP TERANG WARNA (Substractive) adalah kesan
yang diperoleh mata dari cahaya yang
6. RUANG dipantulkan oleh benda-benda yang
7. WARNA memiliki pigmen.
8. TEKSTUR
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Pigmen /
Substractif
Cahaya /
Additive
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna primer merupakan Warna sekunder adalah Warna tersier didapatkan
warna dasar yang tidak hasil percampuran warna- dari percampuran tiga warna
bercampur dengan warna- warna primer dengan primer.
warna lainnya perbandingan satu banding
satu
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna Sekunder Warna Tersier
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna Netral
Warna netral merupakan
campuran tiga warna
dasar dengan
perbandingan 1:1:1.
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna Panas dan Dingin
Warna panas dimulai dari kuning kehijauan hingga
merah. Sementara warna dingin dimulai dari ungu
kemerahan hingga hijau.
Warna panas akan menghasilkan sensasi panas dan
dekat. Sedang warna dingin sebaliknya.
Suatu karya seni disebut memiliki komposisi warna
harmonis jika warna-warna yang terdapat di
dalamnya menghasilkan efek hangat-sedang.
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna Analogus
Adalah warna yang berdekatan
karena mempunyai unsur warna
yang sama, contohnya :
Merah dan Jingga (orenge), karena
jingga terbentuk dari warna merah
dan kuning
Biru dan Ungu, karena ungu
terbentuk dari warna biru dan
merah
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna Komplementer
Direct komplementer adalah
teknik pengkombinasian warna
yang dilakukan dengan
menghubungkan dua warna yang
saling berhadapan atau
berlawanan arah dengan cara
menarik garis lurus yang sudutnya
180 derajat.
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna Komplementer
Split Komplementer adalah 3 warna
yang dihubungkan dengan sebuah
garis membentuk sebuah segitiga
sama kaki.
Warna yang dihubungkan adalah
sebuah warna sekunder dengan dua
warna sekunder lain yang ada di
seberangnya.
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna Komplementer
Triad Komplementer adalah 3 warna
yang akan dihubungkan dengan garis
yang membentuk sebuah segitiga
sama sisi dengan sudut 60 derajat.
Warna yang dihasilkan adalah warna
sekunder utama yang merupakan
hasil pencampuran warna primer
yaitu Orange, Hijau, dan Ungu.
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Warna Komplementer
Tetrad Komplementer adalah 4
warna yang akan dihubungkan dengan
garis membentuk sebuah segi
panjang sama sisi dengan sudut 90
derajat.
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
DEFINISI KARAKTER LEWAT WARNA
Kuning, dengan sinarnya yang bersifat kurang dalam, merupakan wakil
dari hal-hal atau benda yang bersifat cahaya, momentum dan
mengesankan kebahagiaan, keceriaan dan hati-hati.
Biru, sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu
(dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden, disamping itu
memiliki sifat tantangan.
Hijau, mempunyai sifat keseimbangan dan selaras, membangkitkan
ketenangan dan tempat mengumpulkan daya-daya baru, identik dengan
pertumbuhan dalam lingkungan,pasukan perdamaian,kepuasan.
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Pink, warna yang identik dengan wanita, menarik/cantik, gulali.
Orange, warna yang identik dengan musim gugur, penuh kehangatan,
halloween.
Coklat, warna yang mengesankan hangat, identik dengan musim gugur,
kotor, bumi.
Ungu, warna yang identik dengan kesetiaan, kepuasan, Barney (tokoh
boneka berwarna ungu).
Unsur-unsur Rupa atau Elemen-elemen Visual
Hitam, sebagai warna yang tertua (gelap) dengan sendirinya menjadi
lambang untuk sifat gulita dan kegelapan (juga dalam hal emosi).
Putih, sebagai warna yang paling terang, melambangkan cahaya,
kesucian.
Abu-abu, merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat
atau kehidupan spesifik.
Merah, bersifat menaklukkan, ekspansif (meluas), dominan (berkuasa),
aktif dan vital (hidup), panas membara, peringatan, penyerangan, cinta.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA adalah ketentuan
dasar yang digunakan untuk menyusun / mengatur /
menata/ mengkomposisikan semua unsur seni rupa
agar dapat menjadi sebuah karya yang memiliki nilai
seni.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
KESATUAN (UNITY)
Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll),
maka kesatuan telah tercapai. Tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya rupa akan
membuat karya tersebut terlihat cerai-berai, kacau-balau yang mengakibatkan karya
tersebut tidak nyaman dipandang.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
KESEIMBANGAN (BALANCE)
Keadaan yang dialami oleh suatu benda jika semua daya yang bekerja saling meniadakan.
Dalam bidang seni keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan, yaitu suatu
keadaan dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani.
Keseimbangan terdiri dari simetris dan asimetris.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
PROPORSI (PROPORTION)
Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan –
perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan
matematis dalam sebuah bidang.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
IRAMA (RHYTHM)
Irama adalah pengulangan gerak yang teratur dan terus menerus. Dalam bentuk-bentuk
alam contoh pengulangan gerak pada ombak laut, barisan semut, gerak dedaunan, dan
lain-lain. Prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulangan dari bentuk-bentuk
unsur rupa.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
Kejelasan (Clarity)
Kejelasan atau Clarity mempengaruhi penafsiran audien akan sebuah karya. Bagaimana
sebuah karya tersebut mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu atau makna
ganda.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
Ruang Kosong (White Space)
Dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah
bidang dan menjadikan objek menjadi dominan karena semua orang sepakat bahwa
desain yang terkesan sibuk(penuh) sangat tidak menarik untuk dilihat.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
Kesederhanaan (Simplicity)
Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang, sering juga
diartikan tepat dan tidak berlebihan. Pencapaian terbaik dari kesederhanaan ialah bisa
mendorong audien/penikmat karya untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh, pesan
yang terdapat dalam karya pun tersampaikan dengan baik secara singkat, padat dan
jelas.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
Dominasi (Domination)
Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam sebuah
karya seni dan desain. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan,
sifat unggul dan istimewa ini menjadikan suatu unsur sebagai penarik dan pusat perhatian
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
Emphasis (Point of Interest)
Emphasis atau disebut juga pusat perhatian merupakan pengembangan dominasi yang
bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai
nilai artistik. Buat bagian utama(pesan utama yang ingin ditampilkan) dari desain berbeda
dari yang lain baik dari segi warna, atau bentuknya agar perhatian audien lebih tertuju
pada bagian utama.
PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
Kontras
Kontras adalah kesan yang diperoleh karena adanya dua unsur yang saling berlawanan.
Kontras dapat diterapkan pada perbedaan warna, bentuk, atau ukuran
TUGAS
1. Silahkan berkelompok sesuai arahan dari guru.
2. Siapkan alat dan bahan untuk berkarya.
3. Buatlah susunan dari unsur – unsur seni rupa
(titik, garis, bidang, bentuk) dari makanan
(snack) dengan menerapkan prinsip-prinsip
seni rupa.
4. Foto/Dokumentasikan karya dari berbagai
sudut ( samping dan atas)
5. Upload foto di GCR.
NIRMANA
(2 Dimensi dan 3 Dimensi)
Dibentuk dari dua kata yaitu NIR berarti tidak,
dan MANA berarti makna, jika digabungkan berarti tidak bermakna atau
tidak mempunyai makna.
NIRMANA adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen
visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu
kesatuan yang harmonis.
NIRMANA GARIS
CONTOHNYA
NIRMANA GARIS NIRMANA GARIS
LURUS/ZIGZAG LENGKUNG/BEROMBAK
NIRMANA BIDANG + WARNA
CONTOHNYA
NIRMANA LINGKARAN
NIRMANA BIDANG + WARNA
CONTOHNYA
NIRMANA SEGITIGA
NIRMANA BIDANG + WARNA
CONTOHNYA
NIRMANA SEGI EMPAT / JAJAR GENJANG / TRAPESIUM
NIRMANA BIDANG + WARNA
CONTOHNYA
NIRMANA SEGI ENAM