01
PERUBAHAN
TERMINOLOGI &
MATERI
Perubahan Terminologi
Banyak istilah yang diusulkan sebelum adanya kesepakatan untuk memberi nama
sistem teknologi informasi (information technology system), di antaranya adalah :
Istilah sistem informasi manajemen (SIM) atau management
information system (MIS)
Istilah sistem informasi manajemen berbasis komputer (computer-
based management information system)
Istilah teknologi informasi (information technology atau IT)
Istilah teknologi sistem informasi (information system technology)
Perubahan Terminologi
Sistem komputer (computer system)
Istilah sistem informasi teknologi (technology information
system)
Istilah manajemen informasi (information
management)
Istilah sistem informasi (information system)
Perubahan Materi sistem teknologi
informasi
Pengl. STI
Pengemb. STI
Aplikasi
Teknologi
Konsep Dasar
02
PERKEMBANGAN
SISTEM TEKNOLOGI
INFORMASI
Perkembangan STI
1950-1960 02 1970-1980 04 1980-1990
Era Akuntansi Era Informasi Era Jejaring
Global
1960-1970 1980-1990
Era Operasional Era Jejaring
01 03 05
Perkembangan STI
Pengolahan Kata
TPS SIM PCS ES DSS
Sederhana
1946 1946 1970 1970 1980 1980
ANN EIS SIS GIS GSS OAS
2000 1990 1990 1990 1990 1980
03
PERAN SISTEM
TEKNOLOGI INFORMASI
DI DALAM ORGANISASI
Peran STI di dalam Organisasi
Efektivita Komunika
Efisiensi
Pengolahan transaksi
s
SIM, DSS, GIS, EIS si
Menerapkan Office Automation
menyediakan informasi
dengan Transcaction Systems (OAS) yang
bagi para manajer di
Processing Systems mengintegrasikan pengguna
organisasi untuk
(TPS) dan Process sistem teknologi informasi
mendukung proses
Control System (PCS) termasuk para manajer secara
pengambilan keputusan
dengan lebih efektif elektronik, e-mail, dan chat
Kolabora Kompetitif
si Meningkatkan daya
Office Automation, kompetisi dengan
Video conference, menggunakan
Strategic Information
dan teleconference Systems (SIS)
04
PERAN ORGANISASI
SISTEM TEKNOLOGI
INFORMASI
Peran Organisasi STI
Menurut Rockart (1988), perkembangan peran organisasi STI dikelompokkan menjadi 5 era, yaitu:
1. Era Akuntansi (1950-1960-an)
Pada era ini, fokus aplikasinya adalah untuk aplikasi akuntansi, seperti penggajian, piutang dagang kas, dll.
Metode pemasukkan datanya sistem Batch, yaitu input dikumpulkan untuk satu periode tertentu terlebih
dahulu kemudian bersama-sama dimasukkan ke sistem teknologi informasi.
2. Era Operasional (1960-1970-an)
Aplikasi sistem teknologi informasi tidak hanya akuntansi, tetapi untuk aplikasi operasi lainnya, seperti
pengendalian, persediaan, dan penjadwalan.
Metode sudah mengarah ke sistem online, yaitu data ditangkap langsung dan dimasukkan ke sistem
teknologi informasi, peran staff informasi masih sama, lebih banyak mengimplementasikan dan
mengoperasikan aplikasi akuntansi dan operasionalnya.
Peran Organisasi STI
3. Era Informasi (1970-1980-an)
Aplikasi sudah digunakan sebagai informasi pengambilan keputusan oleh manajemen.
Metodenya sistem online, basis data relational sudah digunakan, serta menggunakan paket DBMS (Data
Base Management Systems).
Kemudian perannya selain mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengoperasikan aplikasi
aplikasi STI, juga mendukung dan membantu pengembangan system oleh pemakai system (end user
computing).
4. Era Jaringan/Wired Society Era (pertengahan tahun 1980-an)
Perusahaan sudah dihubungkan dengan jaringan STI untuk keperluan stratejik. Misalnya perusahaan
dijaring pemasok-pemasoknya dengan para pelanggannya dan teknologi telekomunikasi.
5. Era Jaringan Global/Global Wired Society Era (pertengahan 1990-an)
Perusahaan sudah dihubungkan dengan jaringan STI secara global dengan teknologi telekomunikasi
melalui internet.
05
PERAN MANAJER
SISTEM TEKNOLOGI
INFORMASI
Peran Manajer Sistem Teknologi
Informasi
Peran Dulu Peran Sekarang
80% pengetahuan teknikal 80% pengetahuan bisnis
Berorientasi pada teknologi Berorientasi pada manusia
Penekanan pada efisiensi (CEO, CIO)
Penekanan pada kompetisi
Peran Manajer Sistem
Teknologi Informasi
Menurut Jogiyanto yang dikutip dari Rockart et al. (1996) mengatakan
bahwa peran manajer STI yang utama yaitu :
Menyelaraskan strategi bisnis dan STI secara dua arah.
Menciptakan hubungan yang efektif dengan manajer lini.
Merencanakan, merancang, dan mengimplementasikan sistem-sistem
baru.
Membangun dan mengelola infrastruktur.
Meningkatkan keahlian organisasi STI.
Mengelola kerja sama dengan pemasok.
Membangun kinerja yang tinggi.
Mendesain ulang dan mengelola organisasi STI.