Aktivitas Operasional Material Tambang
Aktivitas Operasional Material Tambang
3 Operational Dumping Material 3.1 Truk hauling ke dumping point Dump Truck
3.2 Perbaikan unit (ADump Truck, Dump Truck)
1 2 3 4 5 6 7 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
Unit kejatuhan material Pastikan posisi unit aman dari tumpukan aglomerat, ADM Membuat JSEA Loading
1.1.2 Normal Kerusakan alat KK 3 C H Tidak Ya KK 3 D M
aglomerat saat loading. posisi unit stabil, ikuti instruksi pengawas. Control Agglomerate
1. Operational Loading
Material
Operator memiliki SIMPER, Operator/ Supervisor Pemsaangan sign batas
1. Operational Loading tidak memaksakan untuk melakukan clearing saat Rekayasa kecepatan, membuat JSEA
Material Kerusakan peralatan kondisi tidak aman, Pastikan ikuti arahan dari Engineering, loading DT, Menentukan
1.3.1 Dump Truck Crash Normal dan cidera pada KK 4 E M Tidak spotter, Hindari menginjak kayu yang sudah patah, ADM Ya KK 3 E M arah saat masuk dan keluar
operator. tidak mendorong kayu dengan diameter lebih dari Control, dari loading point.
30 cm, Pastikan arah condong kayu tidak mengarah APD Memberikan divider untuk
ke kabin. DT yang mengantri.
Memberi tanggul pada area loading point dengan
Loading Material manuver Excavator yang akan melakukan loading,
1.3 Rutin komunikasi antara operator mengenai posisi SOP Loading dan
(Dump Truck) Kabin DT tertimpa
1.3.2 Normal Kerusakan alat KK 3 C H Tidak excavator dengan dump truck, ikuti arahan dari APD Ya KK 2 C M pengoperasian Excavator,
material
spotter, Swing bucket excavator tidak boleh Dump truck.
melewati atas kabin dari DT, tidak memaksakan
memuat material yang besar dan panjang.
Rekayasa
Pastikan posisi muatan di tengah, area layak untuk
Engineering,
Cidera, Kerusakan dilewati DT, Operator selalu menggunakan sabuk Refresh SOP, Maintenance
1.3.3 DT terbalik Normal KK 4 C H Tidak ADM Ya KK 3 D M
peralatan pengaman, tidak melebihi kecepatan yang sudah akses road
Control,
ditentukan (drive to condition).
APD
ADM
Pembersihan lantai DT Grader/loader tertimpa Pastikan komunikasi dengan unit yang lain, pastikan Refresh safety awareness
1.4 Rutin 1.4.1 Normal Kerusakan alat KK 3 C H Tidak Control, Ya KK 3 D M
(Garder, Loader) material dari chut. ada yang mengarahkan. saat Toolbox meeting
APD
Pastikan ada Work Permit dari PT Uniteda Arkato Rekayasa
Pembuatan JSEA
(UA), Supervisor/spotter wajib mengawasi, Engineering,
1.5.1 Bahaya Listrik Normal Fatality K3 4 E M Tidak Ya K3 3 E M penggalian, Pengawasan
operator harus mengenali area yang berdekatan ADM
kerja
dengan OHL atau kabel bawah tanah. Control
Penggalian dan
Grader/loader
penimbunan (Exca, Perhatikan area belakang sebelum mundur, pastikan ADM Refresh training,
1.5 Tidak rutin 1.5.2 menabrak bangunan Normal Kerusakan alat KK 3 C H Tidak Ya KK 3 D M
DT, Compactor, kaca kabin bersih, ikuti arahan spotter jika ragu. Control pemasangan sign
existing
Grader)
Ikuti SOP/LOTO/manajemen lalu lintas/isolation
ADM
Tertabrak/terjepit/terti area/SOP penanganan unit rusak, komunikasi Membuat JSEA perbaikan
1.5.3 Normal Fatality K3 4 E M Tidak Control, Ya K3 3 E M
mpa/terlindas. dengan pengawas, pastikan penerangan cukup dan unit, pengawasan kerja
APD
sesuai.
Pastikan operator memiliki SIMPER valid
(berkompeten), Memberikan tanda klakson apabila
unit sudah cukup untuk batas aman, ikuti SOP jarak
Rekayasa
aman unit, ikuti instruksi pengawas, pastikan jarak
Engineering, SOP Loading dan
Unit tertabrak unit lain pandang aman, pastikan penerangan pada malam
1.6.1 Normal Kerusakan alat KK 3 C H Tidak ADM Ya KK 3 D M pengoperasian Excavator,
saat loading. hari, penyesuaian unit dengan area kerja, jika
Control, Dump truck.
melakuka top loading pastikan dudukan dari
APD
Excavator kuat/ stabil, jika dilakukan pada level
yang sama gunakan tanggul untuk membatasi
Excavator dengan DT.
Pastikan posisi unit aman dari tumpukan aglomerat,
Unit kejatuhan material kedudukan unit stabil, ikuti instruksi pengawas, ADM Refresh safety awareness
1.6.2 Normal Kerusakan alat KK 3 C H Tidak Ya KK 3 D M
aglomerat. Excavator tidak melakukan swing di atas kabin Control saat Toolbox meeting
operator DT.
Pastikan operator memiliki SIMPER valid
Rekayasa
Loading Agglomerate (berkompeten), ikuti SOP jarak aman unit, ikuti Membuat JSEA Loading
Pengawas/spotter Engineering,
1.6 Material (Top Rutin 1.6.3 Normal Fatality K3 4 E M Tidak instruksi pengawas, pastikan jarak pandang aman, Ya K3 3 E M Agglomerate dan training
tertabrak unit ADM
Loading) (Exca, DT) pastikan penerangan pada malam hari, penyesuaian spotter
Control
unit dengan area kerja.
Pastikan kedudukan unit sesuai SOP, ikuti SOP
pengoperasian unit, kedudukan exca/loader harus
Pastikan seat belt
Unit Cidera/ Kematian, sejajar, monitor slope, ikuti instruksi pengawas, ADM
1.6.4 Normal K3&KK 4 E M Tidak Ya K3&KK 3 E M berfungsi, membuat JSEA
terbalik/terperosok kerusakan alat pastikan sabuk pengaman berfungsi, mengikuti Control
Loading agglomerate
training untuk di area dengan medan yang curam
(Steep terrain)
ADM
Housekeeping bersihkan lantai kerja/WT-kontrol
1.6.5 Terpapar debu. Normal Gangguan pernafasan. K3 3 E M Tidak Control, Ya K3 2 E L
debu/gunakan APD yang sesuai/ikuti SOP
APD
Jaga akses tetap aman, jaga jarak aman antar unit,
posisikan unit secara aman, ikuti SOP, ikuti ADM
Kabin atau kaca unit
1.6.6 Normal Kerusakan peralatan/ KK 2 C M Tidak instruksi pengawas, operator dilarang membuka Control, Ya KK 1 C L
terkena lentingan batu/
pintu kabin saat beroperasi, Gunakan cover guard APD
pada cabin atau kaca (ROPS, FOPS, Wire Mesh).
Semua unit harus mematuhi rambu yang berlaku, Pemsaangan sign batas
kontrol kecepatan, pastikan lampu sign, penerangan kecepatan, membuat JSEA
Kerusakan peralatan untuk malam hari, jarak parkir, dilarang membuka loading DT, Menentukan
ADM
2.1.1 Unit menabrak unit lain Normal dan cidera pada K3&KK 4 E M Tidak pintu sisi kanan, ikuti posisi tyre kanan di dekat Ya K3&KK 3 E M arah saat masuk dan keluar
Control
operator. safety cone, pastikan parking brake aktif dan dari loading point.
transmisi netral, ikuti putaran searah jarum jam saat Memberikan divider untuk
keluar dari loading point. DT yang mengantri.
Housekeeping-bersihkan lantai kerja, water truck-
Operator terpapar ADM
2.1 Hauling Material (DT) Rutin 2.1.2 Normal Gangguan pernafasan. K3 3 E M Tidak kontrol debu, gunakan APD yang sesuai, ikuti SOP, Ya K3 2 E L
debu. Control
lampu penerangan.
Pastikan kedudukan unit sesuai SOP, ikuti SOP Pastikan seat belt
Unit Cidera/ Kematian, ADM
2.1.4 Normal K3&KK 4 E M Tidak pengoperasian unit, kedudukan exca/loader harus Ya K3&KK 3 E M berfungsi, membuat JSEA
terbalik/terperosok. kerusakan alat. Control
sejajar, monitor slope, ikuti instruksi pengawas, Loading agglomerate
Operator similar/new Unit rusak karena Pastikan operator di training class, dan memahami Asessment pada semua
ADM
2.2 hire didampingi trainer Tidak rutin 2.2.1 kesalahan Normal Kerusakan alat. KK 3 C H Tidak powertrain dan fungsi dari panel, pastikan operator Ya KK 3 D M operator, pendampingan
Control
(DT) pengoperasian new hire tidak ceroboh. trainer
Keterangan :
P Kemungkinan / Frekuensi
KP Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan Dibuat oleh, Dipriksa oleh, Disetujui oleh,
K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
LH Lingkungan Hidup
KSL Komunitas Sosial Lokal
KK Kerugian Keuangan
K Keparahan
TR Tingkat Risiko
TRR Tingkat Resiko Residual
SOP keselamatan pengoperasian tersedia di site dan disosialisasikan Nur Ichsan Patta Danly Steve Lukas Danly Steve Lukas
kepada operator
JSEA aktivitas Loading, Hauling Dumping tersedia dan disosialisasikan Act. Supervisor HSE HSE Manager PJO
Operator wajib memiliki SIMPER sebagai izin megoperasikan
PT MALACHITE INTERNATIONAL
PELANGGARAN KESELAMATAN DAN
LINGKUNGAN HIDUP (LH)
KOMUNITAS SOSIAL LOKAL KERUGIAN TINGKAT MINING
PERATURAN (PP) KESEHATAN KERJA (K3) (KSL) KEUANGAN (KK) KEPARAHAN
MATRIKS PENILAIAN RESIKO
K3LH
Cidera ringan dan memerlukan P3K - Dampak yang diakibatkan sangat kecil Tidak ada keluhan komunitas lokal.
terhadap fisik dan biologi lingkungan
Pelanggaran minor terhadap Kerugian Keuangan
- Perbaikan pencemaran lingkungan dapat 1 M M L L L
peraturan < Rp. 1.000.000,-
diselesaikan dalam waktu yang singkat
Tidak ada PAK/potensi terjadinya dan terjadi dalam area yang sangat kecil Tidak ada ekspos media
PAK
Tidak ada pelanggaran Tidak ada cidera Tidak ada pencemaran Tidak ada kerugian 0 L L VL VL VL
Kode warna A B C D E
C C = TINGKAT RESIKO KRITIS