0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan11 halaman

Pengaruh Pendidikan Kesehatan TB

fd

Diunggah oleh

emdat suprayitno
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan11 halaman

Pengaruh Pendidikan Kesehatan TB

fd

Diunggah oleh

emdat suprayitno
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

p-ISSN: 2302-8416

e-ISSN: 2654-2552

Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), September 2022,1(2):226-236


Available Online [Link]
DOI : 10.36565/jab.v11i2.520

Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan


Tindakan Keluarga dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis
Vevi Suryenti Putri1*, Apriyali 2, Armina3
1-3
Program Studi Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi
Jl. Prof. DR. M. Yamin SH No.30, Lebak Bandung, Jelutung, Kota Jambi, Jambi 36135, Indonesia
*Email Korespondensi: vevisuryentiputri.2010@[Link]

Submitted : 15/02/2022 Accepted: 26/08/2022 Published: 15/09/2022

Abstract

Indonesia is a country with the third highest burden of tuberculosis (TB) in the world, after
India and China. In 2018, an estimated 845,000 people fell ill and 93,000 died from
tuberculosis. Based on 2017 data, 116,000 people died from tuberculosis and 98,000 people
died in 2018. It is necessary to know and be aware that 75% of TB patients are in the productive
group, meaning that they are in productive ages 15 to 55. The purpose of this study was to
determine the effect of health education on family knowledge and actions in preventing
tuberculosis transmission at the UPTD Puskesmas Payo Selincah Jambi City. This research is
a quasi-experimental study with one group pre-post test. The study was carried out at the Payo
Selincah Health Center UPTD, Jambi City and was carried out on January 15 to 22, 2022. The
population in this study was 35 families with TB and the number of samples was 35 people with
total sampling technique. Collecting data in this study using a questionnaire by filling out a
questionnaire. Data analysis in this study is univariate and bivariate analysis using paired t-
test. This study shows that there is a significant difference between the knowledge of
respondents before and after being given health education as indicated by the p value of 0.000
and there is a significant difference between family actions on preventing tuberculosis
transmission before and after being given health education with a p value of 0.000. From the
research, it is hoped that health workers will carry out health education regarding the
prevention of tuberculosis transmission and for further researchers.

Keywords: family, knowledge, prevention of tuberculosis transmission

Abstrak

Indonesia merupakan negara dengan beban Tuberkulosis (TBC) tertinggi ketiga di dunia,
setelah India dan Tiongkok. Pada tahun 2018, diperkirakan ada 845.000 orang jatuh sakit dan
93.000 jiwa meninggal akibat TBC. Berdasarkan data tahun 2017 sebanyak 116.000 meninggal
karena TBC dan 2018 sejumlah 98.000 orang. Perlu diketahui dan diwaspadai 75% pasien TBC
adalah kelompok produktif, artinya di usia-usia produktif 15 sampai 55. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan tindakan
keluarga dalam pencegahan penularan tuberkulosis di UPTD Puskesmas Payo Selincah Kota
Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperimen dengan one grup pre-post test.
Penelitian telah dilaksanakan di UPTD Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi dan dilaksanakan
pada tanggal 15 s/d 22 Januari tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 keluarga
penderita TB dan jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik total sampling.
Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan cara pengisian
kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan
uji paired t-test. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna antara
pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan yang ditunjukkan

226
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

dengan hasil p value 0,000 dan ada perbedaan yang bermakna antara tindakan keluarga tentang
pencegahan penularan tuberculosis sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan
dengan p value 0,000. Dari penelitian diharapkan petugas kesehatan melakukan pendidikan
kesehatan mengenai pencegahan penularan tuberculosis.
Kata Kunci : keluarga, pengetahuan, pencegahan penularan tuberculosis

PENDAHULUAN dan Tiongkok. Pada tahun 2018,


Tuberkulosis (TB) merupakan diperkirakan ada 845.000 orang jatuh
penyakit infeksi yang disebabkan oleh sakit dan 93.000 jiwa meninggal akibat
Mycobacterium tuberculosis. Hingga TBC. Berdasarkan data tahun 2017
saat ini, tuberkulosis masih menjadi sebanyak 116.000 meninggal karena
penyakit infeksi menular yang paling TBC dan 2018 sejumlah 98.000 orang.
berbahaya di dunia. Kuman Ia menambahkan bahwa perlu diketahui
tuberkulosis menular melalui udara, dan diwaspadai 75% pasien TBC adalah
dalam dahak TB terdapat banyak kelompok produktif, artinya di usia-usia
sekali kuman TB. Ketika seorang produktif 15 sampai 55 (Kementerian
penderita TB batu atau bersin, ia akan Kesehatan RI, 2015).
menyebarkan 3.000 kuman ke udara. Capaian Indikator Kinerja
Kuman tersebut ada dalam percikan Utama Dinas Kesehatan Provinsi Jambi
dahak, yang disebut dengan droplet Tahun 2020 belum mencapai target
nuclei atau percik renik (percik (19%) dengan target (80%) serta
halus). Percikan dahak yang amat capaian kinerja (23%). Dibandingkan
kecil ini melayang-layang di udara dan dengan capaian 4 tahun terakhir rata –
mampu menembus dan mampu rata capaian belum mencapai target dari
bersarang dalam paru-paru orang yang ditentukan hanya pada tahun 2019
disekitarnya. Penularan ini bisa yang sudah mencapai taget (36%) dari
terjadi dimana saja termasuk taget (36%). Jika dibandingkan dengan
perumahan yang bersih sekalipun Renstra capaian ini masih rendah dari
(Irianti, 2016). target nasional seperti yang tercantum
Secara global, insiden TB per di Strategi Nasional Penanggulangan
100.000 penduduk turun sekitar 2% per Tuberculosis di Indonesia 2020– 2024
[Link] yang paling cepat (Dinas Kesehatan Kota Jambi, 2019).
mengalami penurunan di tahun 2013- Berdasarkan data yang
2017 adalah regional WHO Eropa (5% didapatkan dari Dinas Kesehatan Kota
per tahun) dan regional WHO Afrika Jambi, menunjukkan bahwa penderita
(4% per tahun). Di tahun tersebut, TB paru di Kota Jambi mengalami
penurunan yang cukup signifikan (4-8% penurunan, yaitu pada tahun 2018
per tahun) terjadi di Afrika Selatan angka pencapaian tuberkulosis
misalnya Eswatini, Lesotho, Namibia, sebanyak 949 orang (76,5%).
Afrika Selatan, Zambia, Zimbabwe), Sedangkan pada tahun 2019 angka
dan perluasan pencegahan dan pencapaian tuberkulosis sebanyak 994
perawatan TB dan HIV, dan di Rusia orang (59,5%) (Dinas Kesehatan Kota
(5% per tahun) melalui upaya intensif Jambi, 2019).
untuk mengurangi beban TB. Merujuk Kondisi masih rendahnya
pada Global Tuberculosis Report WHO cakupan penemuan TB Paru tersebut
2019, Indonesia merupakan negara memberikan dampak pada peningkatan
dengan beban Tuberkulosis (TBC) penyebaran penyakit TB Paru.
tertinggi ketiga di dunia, setelah India Pengetahuan sebagian masyarakat

227
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

mengenai tanda-tanda penyakit Tb Paru penderita TB Paru, menutup mulut saat


relatif cukup, namun sebagian batuk, tidak meludah di sembarang
masyarakat lainnya masih beranggapan tempat. Peran keluarga dalam
bahwa penyebab penyakit Tb Paru pencegahan penularan TB Paru
adalah berkaitan dengan hal-hal yang sangatlah penting, keluarga dipandang
ghaib dan karena keturunan. Pandangan sebagai sistem yang berinteraksi
sebagian masyarakat bahwa penyakit fokusnya adalah dinamika dan
yang dialaminya adalah bukan penyakit hubungan internal keluarga, serta saling
bebahaya, melainkan penyakit batuk ketergantungan subsistem keluarga
biasa ternyata berpengaruh pada pada dengan kesehatan, dan keluarga dengan
munculnya sikap kurang peduli dari lingkungan luarnya (Rohimah, 2018).
masyarakat terhadap akibat yang dapat Penularan TB paru dapat
ditimbulkan oleh penyakit Tb Paru. dicegah melalui beberapa program
Perilaku dan kesadaran sebagian penanggulangan TB. Program
masyarakat untuk memeriksakan dahak penanggulangan Tuberculosis yang
dan menggunakan fasilitas kesehatan dibuat oleh Kemenkes RI dibidang
masih kurang karena mereka malu dan promotif adalah dengan penyuluhan
takut divonis menderita Tb Paru kesehatan, dimana penyuluhan
(Rizana et al., 2016). kesehatan dapat diartikan dalam
Tuberkulosis merupakan suatu pendidikan kesehatan. Penyuluhan
penyakit kronik yang salah satu kunci dilaksanakan dengan menyampaikan
keberhasilan pengobatannya adalah pesan penting tentang tuberculosis
kepatuhan dari penderita (adherence). secara langsung ataupun menggunakan
Kemungkinan ketidak patuhan media seperti leaflet dan media video
penderita selama pengobatan TB (Kemenkes RI, 2019).
sangatlah besar. Ketidakpatuhan ini Pengetahuan adalah hasil
dapat terjadi karena beberapa hal, penginderaan manusia, atau hasil tahu
diantaranya adalah pemakaian obat seseorang terhadap objek melalui indera
dalam jangka panjang, jumlah obat yang dimiliki (mata, hidung, telinga,
yang diminum cukup banyak serta dan sebagainya). Jadi pengetahuan
kurangnya kesadaran dari penderita adalah berbagai macam hal yang
akan penyakitnya. Oleh karena itu perlu diperoleh oleh seseorang melalui panca
peran dari tenaga kesehatan sehingga indera. Semakin baik pengetahuan
keberhasilan terapinya dapat dicapai keluarga semakin baik pencegahan
(Kemenkes RI, 2018). penularan tuberkulosis paru pada
Penyakit TB dapat terjadi karena keluarga, hal ini dapat dikarenakan
perilaku dan sikap keluarga yang pengetahuan yang dimiliki keluarga
kurang baik dalam mencegahan akan berpengaruh terhadap sikap dan
penularan. Upaya pencegahan perilaku dalam pencegahan penularan
penularan dapat dilakukan dengan cara tuberkulosis paru. Hal ini dapat
diantaranya pendidikan kesehatan diartikan bahwa pengetahuan
tentang pencegahan penularan dengan merupakan domain yang sangat penting
vaksinasi BCG pada anak-anak umur 0 untuk terbentuknya tindakan seseorang
– 1 bulan, chemoprophylactic dengan karena dengan pengetahuan yang baik
isoniazid (INH) pada orang yang pernah dapat menciptakan perilaku yang baik
kontak dengan penderita, (Notoatmodjo, 2012).
menghilangkan sumber penularan Peran keluarga dalam
dengan mencari dan mengobati pencegahan penularan TB Paru

228
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

sangatlah penting, keluarga dipandang responden dimana penelitian diawali


sebagai sistem yang berinteraksi dengan pre test kemudian diberikan
fokusnya adalah dinamika dan pendidikan kesehatan dengan media
hubungan internal keluarga, serta saling leaflet dan dilanjutkan dengan post test,
ketergantungan subsistem keluarga didapatkan nilai P = 0,001 lebih kecil
dengan kesehatan, dan keluarga dengan dari α = 0,05 yang berarti terdapat
lingkungan luarnya. Upaya perbedaan bermakna mengenai
penanggulangan dan pencegahan TB pengetahuan tentang tuberkulosis paru
Paru tidak hanya menjadi sebelum dan sesudah dilakukan
tanggungjawab bidang kesehatan pendidikan kesehatan dengan
namun juga perlu melibatkan keluarga menggunakan media leaflet.
penderita TB yang setiap harinya ada Survey awal yang telah
bersama penderita TB Paru (Rohimah, dilakukan pada tanggal 22 Oktober
2017). 2021 mengenai pencegahan
Terdapat lima tugas kesehatan tuberkulosis di UPTD Puskesmas Payo
keluarga yang terdapat di dalam fokus Selincah Kota Jambi terhadap 10
pendekatan pelaksanaan Program keluarga pasien tuberculosis,
Indonesia Sehat yaitu mengenal menunjukkan bahwa 6 dari 10 pasien
masalah kesehatan setiap anggota tidak mengetahui cara penularan dan
keluarganya, mengambil keputusan tindakan pencegahan Tb Paru seperti
untuk tindakan yang tepat, memberikan tidak menutup mulut saat bersin dan
perawatan kepada anggota keluarga batuk, tidak mengetahui membuang
yang sakit, mempertahankan suasana dahak atau meludah disembarang
rumah yang menguntungkan untuk tempat dapat menularkan TB Paru dan
kesehatan dan perkembangan keluarga tidak mengetahui cara yang
kepribadian anggota keluarganya serta benar dalam pencegahan penularan Tb
mempertahankan hubungan timbal Paru seperti cahaya matahari harus
balik antara keluarga dan fasilitas masuk kedalam rumah yang cukup serta
kesehatan (Kemenkes RI, 2015). keluarga tidak mengetahui dampak dari
Pendidikan kesehatan tentang penyakit tuberculosis. Sedangkan 4
penyakit TB Paru merupakan salah satu keluarga mengetahui cara penularan
upaya pencegahan penularan TB Paru. dan tindakan pencegahan Tb Paru
Pendidikan kesehatan pada hakikatnya seperti tidak menutup mulut saat bersin
adalah suatu kegiatan menyampaikan dan batuk, mengetahui membuang
pesan kesehatan kepada individu, dahak atau meludah disembarang
kelompok atau masayarakat. Dengan tempat dapat menularkan TB Paru.
adanya pesan tersebut diharapkan Untuk pendidikan kesehatan di UPTD
individu, kelompokdan atau masyarakat Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi
dapat memperoleh pengetahuan tentang hanya dilakukan 2 kali setahun, dan
kesehatan yang lebih (Rohimah, 2017). pemberian pendidikan kesehatan
Penelitian yang dilakukan diberikan saat pasien mulai pengobatan,
Andarmoyo (2015), mengenai hal ini mengakibatkan masih minimnya
Pemberian Pendidikan Kesehatan informasi tentang penyakit tuberculosis
Melalui Media Leaflet Efektif Dalam khususnya pencegahan penularan
Peningkatan Pengetahuan Perilaku tuberkulosis kepada keluarga pasien.
Pencegahan Tuberkulosis Paru di Dari latar belakang, maka
Kabupaten Ponorogo, diambil dengan peneliti tertarik untuk mengambil judul
purposive sampling sejumlah 30 tentang “Pengaruh Pendidikan

229
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Pengetahuan Post Test Jumlah %


Tindakan Keluarga Dalam Pencegahan Kurang Baik 6 17,1
Penularan Tuberkulosis di UPTD Cukup 16 45,7
Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi” Baik 13 37,2
Jumlah 35 100
METODE PENELITIAN
Tabel 2. Distribusi Responden Berdasarkan
Penelitian ini merupakan Tindakan Keluarga Tentang
penelitian quasy eksperimen dengan Pencegahan Penularan
one grup pre-post test yang bertujuan Tuberkulosis Sebelum Diberikan
untuk mengetahui pengaruh pendidikan Pendidikan Kesehatan
kesehatan terhadap pengetahuan dan Tindakan Pre Test Jumlah %
tindakan keluarga dalam pencegahan Kurang Baik 19 54,3
penularan tuberkulosis. Penelitian telah Baik 16 45,7
dilaksanakan di UPTD Puskesmas Payo Tindakan Post Test Jumlah %
Selincah Kota Jambi dan dilaksanakan Kurang Baik 15 42,9
pada tanggal 15 s/d 22 Januari tahun
Baik 20 57,1
2022. Populasi dalam penelitian ini
Jumlah 35 100
adalah seluruh keluarga pasien
tuberculosis berobat ke UPTD Pengaruh Pendidikan Kesehatan
Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Terhadap Pengetahuan Keluarga
bulan Januari s/d November 2021 Dalam Pencegahan Penularan
sebanyak 35 orang dan jumlah sampel Tuberkulosis
sebanyak 35 orang. Pengambilan Tabel 3. Pengaruh Pendidikan Kesehatan
sampel menggunakan teknik total Terhadap Pengetahuan
sampling. Pengumpulan data dalam Keluarga Dalam Pencegahan
Penularan Tuberkulosis
penelitian ini menggunakan kuesioner Variabel Mean SD P- n
dengan cara pengisian kuesioner. Value
Analisis data dalam penelitian ini yaitu Pengetahuan
9,27 2,416
analisis univariat dan bivariat Pretest
0,000 35
menggunakan uji paired t-test. Pengetahuan
10,68 1,834
Posttest
HASIL
Gambaran Pengetahuan Keluarga Pengaruh Pendidikan Kesehatan
Tentang Pencegahan Penularan Terhadap Tindakan Keluarga Dalam
Tuberkulosis Pencegahan Penularan Tuberkulosis
Berdasarkan analisis yang
Tabel 4. Pengaruh Pendidikan Kesehatan
dilakukan pada 35 orang responden,
Terhadap Tindakan Keluarga Dalam
maka diperoleh hasil seperti tabel Pencegahan Penularan Tuberkulosis
sebagai berikut : Variabel Mean SD P- n
Tabel 1. Pengetahuan Keluarga Tentang Value
Pencegahan Penularan Tindakan
Tuberkulosis Sebelum dan 6,71 1,557
Pretest
0,000 35
Sesudah Diberikan Pendidikan Tindakan
7,88 1,371
Kesehatan Posttest
Pengetahuan Pre Test Jumlah %
Kurang Baik 10 28,6 PEMBAHASAN
Cukup 19 54,3 Pengaruh Pendidikan Kesehatan
Baik 6 17,1 Terhadap Pengetahuan Keluarga

230
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

Dalam Pencegahan Penularan Peningkatan Pengetahuan Perilaku


Tuberkulosis Pencegahan Tuberkulosis Paru di
Berdasarkan hasil penelitian Kabupaten Ponorogo, diambil dengan
menunjukkan ada perbedaan yang purposive sampling sejumlah 30
signifikan antara pengetahuan responden dimana penelitian diawali
responden tentang pencegahan dengan pre test kemudian diberikan
penularan tuberkulosis sebelum dan pendidikan kesehatan dengan media
sesudah diberikan pendidikan leaflet dan dilanjutkan dengan post test,
kesehatan didapatkan terdapat perbedaan
Hasil jawaban pada pertanyaan bermakna mengenai pengetahuan
menunjukkan bahwa sebagian besar 17 tentang tuberkulosis paru sebelum dan
responden (68,0%) tidak mengetahui sesudah dilakukan pendidikan
yang bukan gejala penyakit TB-Paru, kesehatan dengan menggunakan media
sebanyak 16 responden (64,0%) tidak leaflet.
mengetahui untuk menghindari Bakteri Selain itu, menurut penelitian
TB-Paru tahan pada suhu ruangan apa Rizana et al (2016) mengenai
yang dilakukan keluarga dan sebanyak pengetahuan, sikap dan perilaku
15 responden (60,0%) tidak mengetahui keluarga dalam pencegahan penularan
menghindar bila penderita TB Paru tuberkulosis paru, didapatkan bahwa
mendekat. Menurut Kementerian terdapat pengaruh pendidikan
Kesehatan RI (2015), gejala utama kesehatan terhadap peningkatan
pasien TB paru adalah batuk berdahak pengetahuan (p=0,000), artinya adanya
selama 2-3 minggu atau lebih dan pengaruh antara pengetahuan dengan
tindakan pencegahan penularan pencegahan penularan tuberkulosis
tuberculosis pada keluarga dapat paru.
dilakukan menjaga ventilasi rumah. Pengetahuan merupakan adalah
Ventilasi mempunyai banyak fungsi hasil pengindraan manusia, atau hasil
yaitu untuk menjaga aliran udara di tahu seseorang terhadap objek melalui
dalam rumah sehingga tetap segar, indra yang dimilikinya (mata, hidung,
menjaga agar sinar matahari dapat telinga dan sebagainya). Dengan
masuk ke dalam ruangan. Menurut sendirinya pada waktu pengindraan
asumsi peneliti, responden tidak aktif sehingga menghasilkan pengetahuan
dalam mencari informasi lebih tersebut sangat dipengaruhi oleh
mendalam tentang pencegahan intensitas perhatian dan persepsi
penularan tuberculosis baik dari tenaga terhadap objek. Sebagian besar
kesehatan, media massa ataupu mendia pengetahuan seseorang diperoleh
elektronik. melalui indra pendengaran (telinga),
Penelitian yang dilakukan dan indra penglihatan (mata).
sejalan dengan penelitian yang Adapun faktor-faktor yang
dilakukan Andarmoyo (2015) mengenai mempengaruhi pengetahuan yaitu
Pemberian Pendidikan Kesehatan pendidikan, informasi, budaya dan
Melalui Media Leaflet Efektif Dalam pengalaman. Dalam penelitian ini,

231
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

peneliti juga mengendalikan faktor kesehatan berdasarkan pengetahuan


informasi dan pengalaman dengan serta kesadaran.
memberikan pertanyaan apakah Keberhasilan pendidikan
responden pernah mendapatkan kesehatan dalam penelitian ini tidak
pendidikan kesehatan tentang terlepas dari peran media maupun alat
Pencegahan penularan tuberkulosis. peraga yang digunakan untuk
Informasi merupakan salah satu hal menyampaikan informasi berupa
yang dapat mempengaruhi tingkat slidepower point, leaflet dan video. Alat
pengetahuan seseorang. Dengan peraga akan membantu saat
mendapatkan suatu informasi, dapat memberikan pendidikan kesehatan.
membantu seseorang untuk Alat peraga ini disusun berdasarkan
memperoleh pengetahuan yang baru. prinsip bahwa pengetahuan yang ada
Hal ini sesuai dengan yang pada setiap manusia itu diterima atau
dikemukakan oleh Notoatmodjo (2012) ditangkap melalui panca indra. Semakin
yaitu ada berbagai macam cara yang banyak indra yang digunakan untuk
dapat dilakukan untuk meningkatkan menerima sesuatu misalnya dengan
pengetahuan responden tentang melihat, mendengar dan
pencegahan penularan tuberkulosis, mendemonstrasikan, maka semakin
salah satunya adalah dengan banyak dan semakin jelas pengetahuan
memberikan pendidikan kesehatan. yang diperoleh.
Pendidikan kesehatan merupakan upaya Upaya-upaya yang perlu
persuasi atau pembelajaran kepada dilakukan untuk meningkatkan
masyarakat agar masyarakat mau pengetahuan responden tentang
melakukan tindakan-tindakan yang Pencegahan penularan
dapat memelihara maupun tuberkulosis adalah dilakukannya
meningkatkan kesehatan. Melalui pendidikan kesehatan oleh petugas
pendidikan kesehatan tentang kesehatan mengenai pencegahan
Pencegahan penularan tuberkulosis penularan tuberkulosis , menjelaskan
maka akan terjadi transfer informasi dengan menggunakan bahasa yang
kepada responden dan mereka akan mudah dimengerti agar responden dapat
melakukan penginderaan terhadap memahami dengan baik dan juga
informasi tersebut sehingga informasi dengan cara memberikan leaflet, brosur,
yang dimiliki bertambah dan akhirnya dan kegiatan promotif lainnya seperti
pengetahuan mereka tentang melakukan diskusi bersama responden.
pencegahan penularan tuberkulosis Pemberian pendidikan kesehatan oleh
meningkat. Pengetahuan merupakan petugas kesehatan dapat dilakukan
domain yang sangat penting untuk minimal 2 kali dalam sebulan agar
terbentuknya perubahan perilaku. efektif dalam meningkatkan
Dengan adanya pendidikan kesehatan pengetahuan keluarga pasien
diharapkan terjadi perubahan perilaku tuberculosis dalam mencegah penularan
dalam memelihara serta meningkatkan tuberculosis.

232
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

Selain itu diharapkan responden kesehatan dengan media audiovisual


untuk aktif mencari informasi tentang dan media booklet terhadap perilaku
Pencegahan penularan tuberkulosis caregiver dalam mencegah tuberkulosis
agar menambah pengetahuan pada anggota keluarga. Kesimpulan
responden yang kurang baik. Jika hanya pada penelitian ini adalah pendidikan
pasif saja, maka akan berdampak kesehatan dengan media audiovisual
kurang baik pada tingkat pengetahuan dapat meningkatkan perilaku caregiver
mereka. Bagi responden yang telah dalam mencegah tuberkulosis pada
mempunyai pengetahuan yang baik, anggota keluarga.
harus selalu dipertahankan dan diingat Selain itu, menurut penelitian
informasi yang telah diberikan Rizana et al (2016) mengenai
sebelumnya oleh petugas kesehatan, pengetahuan, sikap dan perilaku
agar mereka mengetahui masalah dan keluarga dalam pencegahan penularan
melakukan pencegahan penularan tuberkulosis paru, didapatkan bahwa
tuberkulosis. terdapat pengaruh pendidikan
Pengaruh Pendidikan Kesehatan kesehatan terhadap peningkatan
Terhadap Tindakan Keluarga Dalam perilaku keluarga (p=0,000), artinya
Pencegahan Penularan Tuberkulosis adanya pengaruh antara perilaku
Berdasarkan hasil penelitian keluarga dengan pencegahan penularan
menunjukkan ada perbedaan yang tuberkulosis paru.
signifikan antara tindakan keluarga Dukungan keluarga mempunyai
dalam pencegahan penularan pengaruh yang sangat tinggi dalam
tuberkulosis sebelum dan sesudah harga diri, sebuah keluarga yang
diberikan pendidikan kesehatan memiliki harga diri yang rendah akan
Hasil jawaban responden tidak mempunyai kemampuan dalam
menunjukkan bahwa sebagian besar membangun harga diri anggota
keluarga tidak dilakukan menjemur keluarganya dengan baik, keluarga akan
bantal, guling dan kasur pasien TB, memberikan umpan balik yang negatif
tidak mengajarkan etika batuk pada dan berulang-ulang akan merusak harga
pasien tuberkulosis dan keluarga tidak diri bagi penderita, harga dirinya akan
berperilaku hidup bersih dan sehat terganggu jika kemampuannya
dengan rutin mencuci tangan. Menurut menyelesaikan masalahnya tidak
asumsi peneliti, responden tidak adekuat. Akhirnya penderita
memiliki kesadaran dalam berperilaku mempunyai pandangan negatif dan
dimana responden telah memiliki kemampuan bersosialisasi dengan
informasi yang cukup tetapi tidak lingkungannya (Gusneli, 2020).
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Skiner dalam Notoatmodjo
dalam mencegah penularan pencegahan (2012) mengungkapkan stimulus atau
tuberculosis. rangsangan dari luar dapat
Penelitian yang dilakukan mempengaruhi perilaku seseorang.
sejalan dengan penelitian Hartiningsih Keluarga merupakan salah satu faktor
(2018) mengenai pengaruh pendidikan yang dapat mempengaruhi perilaku

233
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

seseorang dalam meningkatkan diberikan pendidikan kesehatan oleha


kesehatannya. Maka keluarga petugas kesehatan menjelaskan dengan
memainkan peranan penting dalam menggunakan bahasa yang mudah
pembentukan perilaku seseorang. dimengerti agar responden dapat
Dari penjelasan di atas, memahami dengan baik dan juga
menunjukkan bahwa sebagian dengan cara memberikan leaflet, brosur,
responden yang memiliki tindakan dan kegiatan promotif lainnya seperti
keluarga kurang baik. Hal ini melakukan diskusi bersama responden
dikarenakan keluarga belum memahami berkaitan dengan motivasi dari intrinsik
dengan baik tentang pencegahan dan ekstrinsik dalam pencegahan
penularan tuberkulosis dan belum penularan tuberkulosis dengan cara
pernah diberikan penyuluhan kesehatan memberikan informasi dan
oleh petugas kesehatan mengenai menanamkan nilai-nilai serta persepsi
pencegahan penularan tuberkulosis. positif. Hal ini dapat dilakukan dengan
Padahal dengan adanya tindakan memberikan leaflet dan informasi
keluarga, maka keluarga akan mampu seperti spanduk dalam upaya
mencegah dan menghindari tertularnya memberikan informasi secara luas agar
penyakit tuberkulosis. Jika hanya menimbulkan kesadaran dan
sasaran pada pasien saja yang selalu memotivasi keluarga dalam melakukan
diberi informasi, sementara keluarga pencegahan penularan tuberculosis.
kurang pembinaan dan pendekatan, dan
tidak ada komunikasi untuk saling SIMPULAN
memberikan pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitian
Peran keluarga dalam yang telah dilakukan didapatkan ada
pencegahan penularan TB Paru perbedaan yang bermakna antara
sangatlah penting, keluarga dipandang pengetahuan responden tentang
sebagai sistem yang berinteraksi pencegahan penularan tuberculosis
fokusnya adalah dinamika dan sebelum dan sesudah diberikan
hubungan internal keluarga, serta saling pendidikan kesehatan yang ditunjukkan
ketergantungan subsistem keluarga dengan hasil p value 0,000. Jadi, ada
dengan kesehatan, dan keluarga dengan pengaruh yang signifikan dengan
lingkungan luarnya. Upaya adanya pendidikan kesehatan terhadap
penanggulangan dan pencegahan TB pengetahuan responden tentang
Paru tidak hanya menjadi pencegahan penularan tuberculosis di
tanggungjawab bidang kesehatan Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi.
namun juga perlu melibatkan keluarga Ada perbedaan yang bermakna antara
penderita TB yang setiap harinya ada tindakan keluarga tentang pencegahan
bersama penderita TB Paru. penularan tuberculosis sebelum dan
Upaya-upaya yang perlu sesudah diberikan pendidikan
dilakukan untuk meningkatkan kesehatan yang ditunjukkan dengan
tindakan keluarga dalam pencegahan hasil p value 0,000. Jadi, ada pengaruh
penularan tuberkulosis yaitu dengan yang signifikan dengan adanya

234
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

pendidikan kesehatan terhadap tindakan Perilaku Keluarga Penderita TB


keluarga tentang pencegahan penularan dalam Upaya Penanggulangan TB
tuberculosis di Puskesmas Payo Dewasa di Kabupaten ABC
Sumatera Barat. Jurnal Ilmiah
Selincah Kota Jambi.
Universitas Batanghari Jambi,
20(2), 630.
SARAN [Link]
Diharapkan petugas kesehatan 0i2.1001
dilakukannya pendidikan kesehatan Hartiningsih, S. N. (2018). Pengaruh
mengenai pencegahan penularan pendidikan kesehatan dengan
tuberculosis, menjelaskan dengan media audiovisual dan media
booklet terhadap perilaku
menggunakan bahasa yang mudah
caregiver dalam mencegah
dimengerti agar responden dapat tuberkulosis pada anggota
memahami dengan baik dan juga keluarga. Health Sciences and
dengan cara memberikan leaflet, brosur, Pharmacy Journal, 2(3), 97.
dan kegiatan promotif lainnya seperti [Link]
melakukan diskusi bersama responden. 3.43
Irianti, B. (2016). Mengenal Anti
Tuberkulosis. In Rineka Cipta.
UCAPAN TERIMA KASIH
Kemenkes RI. (2015). Membina
Terimakasih yang tak terhingga kepada Keluarga Sejahtera. Jakarta.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kemenkes RI. (2018). Tuberkulosis.
Baiturrahim Jambi yang memberikan Pusat Data dan Informasi. In
kemudahan dalam pelaksanaan (Kementerian Kesehatan
penelitian ini. Selain itu penulis juga Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan
mengucapkan terimaksih kepada UPTD
Indonesia. Jakarta.
Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Kementerian Kesehatan RI. (2015).
karena telah dengan senang hati Tuberkulosis : Temukan Obati
menerima dan membantu penelitian ini Sampai Sembuh.
sehingga kegiatan ini bisa terlaksana Notoatmodjo, S. (2012a). Perilaku
dan berjalan lancar. Organisasi. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012b). Promosi
DAFTAR PUSTAKA Kesehatan dan Perilaku
Andarmoyo, S. (2015). Penulisan: Kesehatan. Rineka Cipta.
Pemberian Pendidikan Kesehatan Rizana, N., Tahlil, T., & Mulyadi.
melalui Media Leaflet Efektif (2016). Pengetahuan , Sikap dan
Dalam Peningkatan Pengetahuan Perilaku Keluarga Dalam
Perilaku pencegahan Pencegahan Penularan
Tuberkulosis Paru di Kabupaten Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmu
Ponorogo. FKIP UNMUH Keperawatan, 4(2), 56–69.
Ponorogo, 3(1), 23–35. Rohimah. (2017). Pengaruh Pendidikan
Dinas Kesehatan Kota Jambi. (2019). Kesehatan terhadap Perilaku
Pencapaian Tuberkulosis di Keluarga dalam Pencegahan
Puskesmas Kota Jambi. Penularan Tuberkulosis Paru di
Gusneli, G. (2020). Pengaruh Ruang Rawat Inap RS Paru
Pendidikan Kesehatan terhadap Jember. Jurnal Kesehatan, 9(1),

235
Vevi Suryenti Putri, Apriyali, Armina Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap
JABJ, Vol. 11, No. 2, September 2022, 226-236 Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam
Pencegahan Penularan Tuberkulosis

23–35. Rawat Inap RS Paru Jember.


Rohimah, M. A. (2018). Pengaruh Muhammadiyah Jember, 2(1), 1–
Pendidikan Kesehatan terhadap 12.
Perilaku Keluarga dalam [Link]
Pencegahan Penularan .id/8428/12/ARTIKEL
Tuberkulosis Paru di Ruang [Link]

236

Anda mungkin juga menyukai