PETANI DAN SANG KANCIL
Cerita bermula pada pagi hari disebuah kebun milik pak tani , pak tani suka sekali
menanam mentimun di kebunnya , pak tani adalah seorang petani yang handal , dia
hidup sebatang kara , di gubuk sederhana yang jaraknya tidak jauh dari hutan , pak
tani memiliki kebun yang lumayan luas , dan cantik ,hasil kebun pak tani selalu
memuaskan , pak tani sangat bersyukur memiliki kebun yang bisa menjadi mata
pencahariannya sehari hari.
Singkat cerita pada sore hari pak tani sedang menyirami tanaman di kebunnya ,
“Wah buah mentimunku sudah hampir matang , sepertinya aku akan memanennya
besok.” Gumam pak tani , Singkat cerita pak tani sudah selesai menyirami
kebunya , “Akhirnya tugasku sudah selesai , aku akan beres beres , dan beristirahat”
kata pak tani , pak tani pun membereskan barang barang nya dan pulang
kerumahnya , setelah sampai rumah , pak tani membersihkan diri dan tidur di Kasur
reot yang dimilikinya , pak tani pun tidur , guna melepas lelah hari itu ,Singkat
cerita Pagi pun tiba , pak tani pergi membasuh muka di keran belakang rumahnya ,
Selepas itu , pak tani bergegas pergi ke kebun , untuk memanen tanamannya,
setelah sampai di kebun betapa terkejutnya pak tani , melihat tanamannya sudah
rusak dan berantakan “Hah? Siapaa yang merusak tanamanku” kata pak tani dengan
suara yang lantang , pak tani pun merasa kesal karena tanaman yang sudah di
rawatnya selama ini telah di rusak dan dicuri , “Siapapun yang telah merusak
kebunku , aku tak kan mengampuninya” kata pak tani dengan emosi.
Dengan keadaan kesal pak tani mengumpulkan sisa sisa mentimun yang masih ada
menempatkannya ke keranjang , dan menaruhnya di tengah kebun , karna pak tani
penasaran dengan siapa yang telah mencuri mentimunnya , pak tani memasang
jebakan di sekitaran mentimun tadi , “Semoga ini berhasil , setelah tertangkap aku
takkan mengampuninya” Kata pak tani , Tak terasa hari mulai gelap , pak tani pun
pulang kerumah dan menunggu hasil dari jebakannya , Sesampainya di rumah pak
tani beristirahat dan masih memikirkan siapa yang telah mencuri mentimun nya ,
Tak berselang lama pak tani mendengar suara “GLETAKK!” Dan teriakan meminta
tolong , pak tani yakin bahwa suara tersebut berasal dari jebakannya , pak tani
bergegas menuju ke kebunnya , setelah sampai di kebun pak tani melihat seekor
kancil yang terperangkap di jebakannya , Jadi ternyata selama ini kancilah yang
merusak dan mencuri mentimun milik pak tani! , “ Ternyata kamu Kancil yang
telah mencuri semua menitimun mentimunku” kata pak tani yang sudah tersulut
emosi”, Dengan Rasa gugup dan takut Sang Kancil Menjawab “Aaaa..Kuu Bisa
menjelaskan semua ini”, “sttt aku tak mau mendengar alasan muu kancil , ayo ikut
aku , aku akan memberimu pelajaran yang setimpal” Kata Pak tani , “Tunggu Pak
tani Ayo ikut aku ke rumah aku akan menjelaskan semuanya” Kata sang kancil .
Karena pak tani merasa iba pak tani pun menuruti kemauan sang kancil”
Sesampainya di rumah kancil , Kancil Pun berkata , “Kami tinggal disini , Aku
tinggal bersama ayahku yang sekarang sedang sakit dan kelaparan , kami belum
makan selama 2 hari ini , jadi kami terpaksa mencuri timun di kebunmu , untuk
bertahan hidup , Aku tau aku salah , Andai saja kau mau memaafkan ku petani , aku
akan mengganti semua kerugian mu besok” Mendengar cerita dari sang kancil , pak
tani merasa telah salah menilai kancil , Dengan singkat pak tani menjawab “IKUTI
AKU KANCIL” , Kancil Bingung Kemana pak tani akan mengajaknya pergi ,
Ternyata pak tani mengajak kancil pergi ke ladang nya , “Ambil Biji Mentmimun
ini” Kata pak tani , “untuk apa biji biji mentimun ini?” Jawab sang kancil ,
“tanamlah biji biji mentimun ini” jawab pak tani , Kancil merasa sangat senang
karena pak tani tidak jadi memarahinya , Dengan Nada Keras Kancil berkata
“Terima kasih pak tani , aku berhutang budi padamu” . Kancil pun pergi
meninggalkan kebun pak tani , pak tani pun merasa senang karena dapat membantu
kancil . Setelah itu Mereka Menjadi Tetangga Yang Hidup Bahagia Selama
lamanya….
TAMAT
TOKOH DALAM CERITA DIATAS
1. PAK TANI / PETANI
2. SANG KANCIL
3. AYAH SANG KANCIL YANG SEDANG SAKIT
LATAR TEMPAT
1. KEBUN PAK TANI
2. RUMAH SANG KANCIL
3. HUTAN
LATAR WAKTU
1. PAGI
2. SORE
AMANAT YANG DAPAT KITA AMBIL DARI CERITA DI ATAS
1. BERBUAT BAIK LAH PADA SESAMA
2. JANGAN BERPERASANGKA BURUK
3. JANGAN MENCURI
CERITA INI HANYALAH FIKTIF BELAKA
JADI GAUSAH DI ANGGAP SERIUS YA
WRITTEN BY : JOSE RIZAL MANUA