RSUD PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
“Tuanku Imam Bonjol”
RUMAH SAKIT
No. Dokumen
No. Revisi Halaman
/SIMRS/VII/2024
00 1/2
Ditetapkan oleh :
Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol
STANDAR PROSEDUR TANGGAL TERBIT
OPERASIONAL 03 JULI 2024
dr. YONG MARZUHAILI, M.K.M
NIP. 19740928 200604 1 009
PENGERTIAN Suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang memproses dan
mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan Rumah Sakit dalam bentuk
jaringan koordinasi untuk memperoleh informasi secara tepat dan akurat, dan
merupakan bagian dari Sistem Informasi Kesehatan.
TUJUAN 1. Membantu mewujudkan visi dan misi RS
2. Membangun dan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi
3. Mensosialisasikan dan meningkatkan kemampuan sumber daya
manusia RS mengoperasikan teknologi informasi
4. Meningkatkan kinerja Rumah Sakit menjadi lebih efisien dan efektif
5. Meningkatkan nilai jual RS di masyarakat sebagai RS yang
mengedepankan pelayanan
6. Manajemen pengelolaan data menjadi informasi yang cepat dan tepat
guna bagi kepentingan User, Manajemen maupun Pemerintah
7. Meningkatkan mutu dan mempercepat proses pelayanan RS
8. Meningkatkan loyalitas dan kebanggan karyawan terhadap RS tempat
mereka mengabdi
9. Mengurangi kesalahan-kesalahan faktor manusia
10. Menghilangkan permasalahan redudansi data
11. Menghilangkan permasalahan ketidakkonsistenan data
12. Pemetaan desain sistem informasi sesuai dengan kebutuhan informasi
pada saat ini dan masa dating
KEBIJAKAN Keputusan Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol tentang Sistem Informasi
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Tuanku Imam Bonjol.
PROSEDUR RAWAT JALAN
1. Petugas loket pendaftaran memasukkan data pasien yang mendaftar ke
aplikasi SIMRS
2. Jika pasien umum maka akan diarahkan langsung ke loket
pembayaran supaya data pasien dapat di lanjutkan ke poliklinik
tujuan. Untuk pasien Askes maka langsung di arahkan ke poli tujuan.
3. Petugas poliklinik melakukan pemanggilan pasien, mengisi data
pasien seperti CPPT, vital sign, dokter melakukan pemeriksaan
terhadap pasien dan memasukkan diagnose ke dalam aplikasi SIMRS,
dan jika di perlukan petugas dapat melakukan order ke penunjang
pelayanan medis (Radiologi / Laboratorium/ Apotik/ Fisioterapi)
4. Petugas poliklinik memasukkan tindakan / pelayanan yang di berikan
kedalam aplikasi SIMRS untuk dilanjutkan ke bagian pembayaran
5. Setelah selesai petugas poliklinik dapat memulangkan pasien melalui
aplikasi SIMRS, apabila diperlukan untuk rawat inap maka petugas
poli dapat melakukan rujukan ke bagian Admission melalui aplikasi
SIMRS
6. Loket pembayaran akan melakukan tagihan kepada pasien sesuai data
tindakan/ pelayanan yang dimasukkan oleh petugas poliklinik di
aplikasi SIMRS
RAWAT INAP
1. Petugas Admission menerima data rujukan pasien rawat jalan/ IGD
2. Petugas Admission mengarahkan pasien ke ruang perawatan
3. Petugas Admission men-setting dokter dan perawat pengasuh untuk
pasien rawat inap
4. Petugas Administrasi di ruang perawatan memasukkan tindakan/
pelayanan dari dokter dan perawat kedalam aplikasi SIMRS
5. Petugas/ perawat mengisi data pasien seperti CPPT, vital sign, dan
dokumen lain yang diperlukan untuk rawat inap, dokter melakukan
tindakan pemeriksaan terhadap pasien dan memasukan data yang
diperlukan ke dalam aplikasi SIMRS, dan jika di perlukan petugas
dapat melakukan order ke penunjang pelayanan medis (Radiologi/
Laboratorium/ Apotik/ Fisioterapi)
6. Jika pasien sudah bias pulang, maka petugas memulangkan pasien di
aplikasi SIMRS
7. Loket pembayaran akan melakukan tagihan kepada pasien sesuai data
tindakan/ pelayanan yang dimasukkan oleh petugas di aplikasi SIMRS
UNIT TERKAIT 1. Loket Pendaftaran
2. Loket Pembayaran
3. Poliklinik
4. IGD
5. Perawatan Rawat Inap
6. Penunjang Medis (Radiologi/ Laboratorium/ Apotik/ Fisioterapi)
7. Rekam Medik
Disiapkan Oleh Ditinjau Oleh Disetujui Oleh
Nama Yoppy Susandry, Ns. Isnadi Agus, Madina Sari, Ssi, [Link] Marzuhaili,
[Link] [Link] Apt M.K.M
Jabatan Kasi Penunjang Kasi Mutu
[Link] SIMRS Direktur
Non Medik Pelayanan Medik
Tanda Tangan