Aplikasi Akuntansi Pulsa dengan Access 2007
Aplikasi Akuntansi Pulsa dengan Access 2007
KOMPUTER AKUNTANSI
Dengan Menggunakan Microsoft Access 2007
Disusun Oleh :
1. MEMBUAT FOLDER
Sebelum memulai membuat project dalam MS Access caranya sebelum bekerja harus disimpan
terlebih dahulu yaitu dibiasakan harus membuat folder, caranya sebagai berikut :
1) Buka file explorer dengen menekan kombinasi Start + E, maka akan muncul tampilan explorer.
2) Tentukan lokasi penyimpanan disarankan disimpan di drive D, E, F, atau drive yang lainnya untuk
keamanan data (tidak disarankan di drive C)
3) Buatlah Forder utama dengan cara klik kanan mouse pilih New – Folder dengan format [Nama
Mahasiswa] [Jurusan] [Tingkat], misal Atep Ruhiat Akuntansi 7D.
2. MEMBUAT PROJECT
Setelah folder berhasil dibuat, selanjutnya kita dapat memulai membuat project pada MS Access,
caranya sebagai berikut :
1) Klik Start – All Apps/All Programs – Microsoft Office – Microsoft Access 2007
Halaman : 1
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, lalu pilih Blank Database. Lalu klik icon Open
Folder.
3) Cari dimana kita membuat folder yang telah dibuat tadi misalnya D:/Atep Ruhiat Akuntansi 7D/
lalu beri nama projectnya Aplikasi Penjualan Pulsa kemudian kli OK.
4) Pastikan kembali bahwa project benar-benar telah disimpan di folder yang tepat lalu klik tombol
Create.
Halaman : 2
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
6) Karena kita akan membuat project dari awal, silahkan close table1 sehingga tampilannya
seperti dibawah ini.
Halaman : 3
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
3. MEMBUAT TABEL
Tabel merupakan salah satu fitur yang disediakan oleh MS Access yang digunakan sebagai tempat
menyimpan data. Untuk membuat tabel, caranya sebagai berikut :
1) Pada menu Create pilih Table Design.
2) Masukkan field dan data [Link]. Misalkan dalam contoh ini kita akan membuat tabel PULSA
terlebih dahulu.
Field Name Data Type Field Size Keterangan
KODE PULSA Text 20 Primary Key
JENIS PULSA Text 30
NOMINAL Currency
HARGA BELI Currency
HARGA JUAL Currency
Catatan :
Field Name : Merupakan nama atribut yang dimiliki oleh objek.
Data Type : Merupakan bentuk data yang akan disimpan.
Description : Merupakan keterangan field jikalah diperlukan
Halaman : 4
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
3) Tentukan field yang akan dijadikan Primary Key (field yang unik sebagai pembeda tiap data), klik
kanan KODE PULSA pilih Primary Key.
5) Lakukan hal yang sama untuk membuat tabel-tabel yang lain sebagai ketentuannya seperti
dibawah ini.
a. KATEGORI BEBAN
Field Name Data Type Field Size Keterangan
NO BEBAN Text 5 Primary Key
KATEGORI BEBAN Text 30
b. PENJUALAN
Field Name Data Type Field Size Keterangan
NOTA JUAL AutoNumber Long Integer Primary Key
TANGGAL JUAL Date/Time
NAMA PELANGGAN Text 30
c. DETAIL PENJUALAN
Field Name Data Type Field Size Keterangan
NOTA JUAL AutoNumber Long Integer
NO HP Text 30
KODE PULSA Text 20
Khusus untuk tabel DETAIL PENJUALAN tidak menggunakan Primary Key, jadi pada saat
memberikan nama tabel maka akan muncul pesan konfirmasi lalu pilih NO.
d. PENGELUARAN
Field Name Data Type Field Size Keterangan
NO PENGELUARAN AutoNumber Long Integer Primary Key
TANGGAL PENGELUARAN Date/Time
Halaman : 5
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
NO BEBAN Text 5
URAIAN Text 50
TOTAL Currency
4. MEMBUAT RELATIONSHIP
Setelah semua tabel berhasil dibuat, langkah selanjutnya yaitu membuat relationship untuk
melihat hubungan pada semua table yang ada. Namun dalam skema relationship yang dibuat
disesuaikan dengan kasus yang diambil sehingga memungkinkan ada beberapa tabel yang tidak
berhubungan namun berguna dalam pembuatan aplikasi atau disebut dengan istilah tabel
bantu/pelengkap. Cara untuk membuat relationship sebagai berikut :
Halaman : 6
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) Blok semua tabel yang ada, klik tombol Add satu kali lalu klik tombol Close.
Catatan :
Jika tabel yang dipilih lebih atau terdapat tabel duplikat, maka silahkan klik kanan pada
tabel duplikat tersebut pilih Hide Table.
Jika tabel yang dipilih ternyata kurang, maka klik kanan pada area relationship pilih
Show Tables – pilih tabel yang belum dipilih – Add - lalu Close.
Halaman : 7
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
4) Selanjutnya berilah hubungan tiap tabel yang saling berhubunga dengan melihat Primary key
yang ada tanda kuncinya dihubungakan dengan Foreign Key yang nama fieldnya sama namun
tidak terdapat tanda kunci.
Relasi :
NOTA JUAL (PENJUALAN) NOTA JUAL (DETAIL PENJUALAN)
KODE PULSA (PULSA) KODE PULSA (DETAIL PENJUALAN)
NO BEBAN (KATEGORI BEBAN) NO BEBAN (PENGELUARAN)
Caranya :
Klik field yang terdapat tanda kuncinya click and drag dan tempatkan pada filed yang sama yang
tidak terdapat tanda kuncinya lalu lepaskan dan akan muncul kotak Edit Relationship checklis
Enforce Referential Integrity lalu Create.
Catatan :
Cek field yang dihubungkan nama fieldnya harus sama.
Status Relationship Type nya harus One-To-Many.
6) Pastikan bahwa relationship harus sudah tepat, jika sudah maka silahkan close relationshipnya
dan simpan (Yes).
Halaman : 8
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) AKan muncul kotak Show Table, pilih sumber datanya dari Tables klik dengan menekan
tombol Ctrl pada keyboard pilih tiga table yaitu DETAIL PENJUALAN, PENJUALAN, dan
PULSA. Lalu klik tombol Add satu kali kemudian klik tombol Close.
3) Aturlah posisi tabel untuk mempermudah dalam pemahaman dan penerapan konsep pada
query menjadi PENJUALAN – DETAIL PENJUALAN – PULSA.
Halaman : 9
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
4) Pindahlan semua field pada table PENJUALAN terlebih dahulu dengan cara double klik
fieldnya dan harus berurutan.
5) Kemudian pindahkan field pada table DETAIL PENJUALAN kecuali field NOTA JUAL, karena
field sudah dipindahkan sebelumnya dalam query tidak boleh ada field yang sama.
6) Lalu pindahkan field pada table PULSA kecuali field KODE PULSA, karena field sudah
dipindahkan sebelumnya sekali lagi dalam query tidak boleh ada field yang sama.
Catatan :
Dalam query tidak boleh ada field yang dipindahkan beberapa kali dalam hal ini field
yang namanya sama.
Jika ada salah satu atau beberapa field yang terlewat, maka caranya tinggal click and drag
field tersebut dan tempatkan diantara field yang sudah ada.
7) Pastikan bahwa field yang telah dipindahkan benar, kalau sudah yakin Close, simpan (Yes),
dan beri nama TRANSAKSI PENJUALAN.
Halaman : 10
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Halaman : 11
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) Untuk form pertama pada pilihan Tables/Queries pilih sumber datanya yaitu tabel PULSA.
3) Pindahkan semua field pada tabel PULSA dengan mengklik tombol >> lalu klik tombol Next
4) Untuk layoutnya pilih Columnar, karena sumber datanya mengambil dari tabel, tapi kalau dari
query untuk kasus ini pilih Datasheet. Lalu klik tombol Next.
5) Selanjutnya pilih Styles sesuaikan dengan kebutuhan namun untuk defaultnya yaitu Access
2007. Lalu klik tombol Next.
Halaman : 12
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
6) Langkah terakhir silahkan beri nama formnya dalam kasus ini yaitu FORM INPUT PULSA. Lalu klik
tombol Finish.
7) Hasil dari pembuatan FORM INPUT PULSA akan seperti dibawah ini.
8) Lakukan hal yang sama untuk membuat form-form yang lain sebagai ketentuannya seperti
dibawah ini.
No Tables/Queries Nama Form
1 KATEGORI BEBAN FORM INPUT KATEGORI BEBAN
2 TRANSAKSI PENGELUARAN FORM TRANSAKSI PENGELUARAN
3 TRANSAKSI PENJUALAN FORM TRANSAKSI PENJUALAN
DETAIL PENJUALAN Subform
Catatan :
Untuk membuat FORM TRANSAKSI PENJUALAN terdapat berbedaan langkahnya, perhatikanlah
tampilan dibawah ini.
Halaman : 13
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
9) Sehingga hasil akhir dari pembuatan form akan seperti tampilan dibawah ini.
Halaman : 14
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) Untuk report pertama pada pilihan Tables/Queries pilih sumber datanya yaitu tabel PULSA.
3) Pindahkan semua field pada tabel PULSA dengan mengklik tombol >> lalu klik tombol Next.
4) Pada langkah selanjutnya kita dihadapkan pada pemilihan Grouping, apakah data yang akan
ditampilkan pada report akan dikelompokkan atau tidak. Namun pada kasus ini data tidak akan
dikelompokkan sehingga langsung saja klik tombol Next.
5) Pada langkah selanjutnya kita dihadapkan pada pemilihan Sort Order, apakah data yang akan
ditampilkan pada report akan diurutkan atau tidak. Namun pada kasus ini kita akan
mengurutkan data berdasarkan KODE PULSA, lalu klik tombol Next.
6) Pada langkah selanjutnya kita dihadapkan pada pemilihan Layout, dalam pembuatan report
pada umumnya menggunakan layout Tabular namun pada kasus tertentu bentuk report
Halaman : 15
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
disesuaikan dengan kebutuhan. Namun pada kasus ini menggunakan Tabular dan Orientation
nya pilih Potrait lalu klik tombol Next.
7) Selanjutnya pilih Styles sesuaikan dengan kebutuhan namun untuk defaultnya yaitu Access
2007. Lalu klik tombol Next.
8) Langkah terakhir beri nama report dengan nama DAFTAR PULSA, lalu klik tombol Finish.
9) Hasil akhir dari pembuatan report DAFTAR PULSA seperti tampilan dibawah ini.
10) Lakukan hal yang sama untuk membuat report-report yang lain sebagai ketentuannya seperti
dibawah ini.
No Tables/Queries Nama Report
1 KATEGORI BEBAN DAFTAR KATEGORI BEBAN
2 TRANSAKSI PENGELUARAN LAPORAN TRANSAKSI PENGELUARAN
3 TRANSAKSI PENJUALAN LAPORAN TRANSAKSI PENJUALAN
Catatan :
Untuk membuat LAPORAN TRANSAKSI PENJUALAN yang sumber datanya diambil dari query
TRANSAKSI PENJUALAN, perhatikanlah tampilan dibawah ini.
Halaman : 16
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
10) Hasil akhir dari pembuatan semua report seperti tampilan dibawah ini
Halaman : 17
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
PULSA
KODE PULSA JENIS PULSA NOMINAL HARGA BELI HARGA JUAL
M3.5 M3 Rp5.000 Rp5.850 Rp7.000
SIM.5 SIMPATI Rp5.000 Rp5.750 Rp7.000
THREE.5 THREE Rp5.000 Rp5.550 Rp7.000
XL.5 XL Rp5.000 Rp5.650 Rp7.000
Halaman : 18
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Catatan :
Untuk mengisi NOMINAL, HARGA BELI, dan HARGA JUAL jangan menggunakan format Rupiah
dan titik (.) karena nantinya akan secara otomatis diberikan format.
Ketika sudah menginput satu data silahkan tekan Next Record dan isikan data yang kedua
sampai data selanjutnya.
Lakukan hal yang sama untuk FORM KATEGORI BEBAN dan datanya sebagai berikut :
KATEGORI BEBAN
NO BEBAN KATEGORI BEBAN
1 Beban Peralatan Kantor
2 Beban Konsumsi
3 Beban Gaji
4 Beban Lain-lain
Halaman : 19
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Catatan :
Pada FORM TRANSAKSI PENJUALAN sebenarnya terdapat dua buah form yaitu
FORM TRANSAKSI PENJUALAN dan DETAIL PENJUALAN Subform.
2) Pada DETAIL PENJUALAN Subform blok semua komponen yang berada di area
subform tersebut lalu klik kanan pilih Layout – Remove. Sehingga komponen
tersebut dipisahkan.
Halaman : 20
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
5) Klik Combo Box dan tempatkan pada area subform tepat pada KODE PULSA yang
telah dihapus tadi.
6) Maka akan muncul dialog wizard berupa langkah-langkah yang harus diikuti.
Perhatikan tampilan dibawah ini.
Halaman : 21
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Halaman : 22
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
7) Close FORM TRANSAKSI PENJUALAN dan ketika muncul pesan maka simpan pilih
Yes.
8) Untuk melihat hasilnya silahkan coba input transaksi penjualan, caranya klik kanan
FORM TRANSAKSI PENJUALAN pilih Open. Silahkan coba inputkan data seperti
dibawah ini.
Halaman : 23
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Catatan :
Untuk NOTA JUAL jangan diisi karena nonya otomatis.
Untuk menyimpan data klik Next Record.
Ketika KODE PULSA posisinya tidak tepat maka dalam kondisi Form View tinggal
click and drag pindahkan ke posisi yang tepat.
Halaman : 24
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
BEBAN dan data yang diambil adalah tabel KETEGORI BEBAN. Untuk lebih memperjelas
perhatikan penjelasan dan gambar dibawah ini.
1) Buka FORM TRANSAKSI PENGELUARAN (klik kanan – Design View), lalu blok semua
komponen yang ada (Ctrl+A) kemudian klik kanan pilih Layout – Remove dan
selanjutnya klik NO BEBAN lalu delete.
Halaman : 25
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Halaman : 26
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Halaman : 27
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) Pada DETAIL PENJUALAN Subform klik area Form Footer pada bagian line-nya tarik ke
bawah. Sehingga menjadi seperti tampilan dibawah ini.
Halaman : 28
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
3) Pada menu Design - Tab Controls – Text Box. Klik dan tempatkan pada area Form
Footer.
4) Pada isian Text Box nya beri rumus =Sum([HARGA JUAL]) dan mohon diingat nama Text
Boxnya dalam kasus ini adalah Text14 (nama Text disesuaikan dengan hasil pengerjaan)
5) Lalu rumus selanjutnya yaitu menampilkan TOTAL BAYAR yang disimpan dibawah
subform, caranya tambahkan Text Box lagi dan tempatkan dibawah sunform.
6) Ganti lebel Text9 menjadi TOTAL BAYAR dan pada isian Text Boxnya beri rumus berikut
=[Form].[DETAIL PENJUALAN Subform]![Text14]
Halaman : 29
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
7) Untuk melihat hasilnya silahkan buka FORM TRANSAKSI PENJUALAN (klik kanan – Form
View)
8) Untuk memberikan format Rupiah pada TOTAL BAYAR caranya kembali lagi ke Design
View – klik Text Box TOTAL BAYAR – pada menu Design – Property Sheet.
Halaman : 30
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Halaman : 31
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Halaman : 32
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Catatan :
Yang harus dipahami adalah untuk mendapatkan total pendapatan maka diambil dari
transaksi penjualan maka sumber data yang diambil adalah dari query TRANSAKSI
PENJUALAN.
HPP
Query HPP digunakan untuk mengkalkukasi HPP dari setiap penjualan pulsa yang
sudah dilakukan.
Halaman : 33
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
LABA KOTOR
Query LABA KOTOR digunakan untuk mendapatkan laba kotor hasil perhitungan dari
pendapatan – hpp.
RINCIAN BEBAN
Query RINCIAN BEBAN digunakan untuk mengkalkukasi berdasarkan kelompok
beban.
Halaman : 34
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
JUMLAH BEBAN
Query JUMLAH BEBAN digunakan untuk mengkalkukasi jumlah beban secara
keseluruhan.
Halaman : 35
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Halaman : 36
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
RUGI LABA
Query RUGI LABA digunakan menampilkan semua kalkukasi yang sudah dibuat dari
mulai pendapatan, hpp, laba kotor, beban, dan laba bersih.
Halaman : 37
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) Desain report tersebut namun sebelumnya blok semua komponen yang ada di dalam
report (Ctrl+A) lalu klik kanan pilih Layout – Remove.
Halaman : 38
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
3) Pada area report klik kanan pilih Page Header/Footer untuk menonaktifkan area page
header atau footer.
6) Coba jalankan report (klik kanan pada judul report – Report View).
Halaman : 39
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) Pada Property Sheet cari Record Source lalu pilih RUGI LABA.
3) Pada menu Design tab Controls tambahkan komponen Label (Aa) dan Text Box (ab|)
sehingga menjadi seperti tampilan dibawah ini.
Halaman : 40
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Catatan :
Untuk nama Text Boxnya biasanya disesuaikan dengan kasus yang dibuat tidak harus
seperti yang dicontohkan.
Halaman : 41
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
5) Simpan terlebih dahulu report tersebut dengan nama LAPORAN RUGI LABA.
6) Selanjutnya click and drag report RINCIAN BEBAB tempatkan report RINCIAN BEBAN
kedalam area repot LAPORAN RUGI LABA.
7) Aturlah Property Sheet nya cari Border Style pilih Transparant untuk menghilangkan
garis pada report.
Halaman : 42
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
Halaman : 43
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
2) Pada menu Design tab Controls pilih Label dan tempatkan diarea form. Seperti tampilan dibawah
ini.
3) Lalu masih pada menu Design tab Controls sekarang pilih Button ,tempatkan diarea form lalu
akan muncul kotak dialog wizard dan ikuti langkah-langkahnya :
Halaman : 44
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
4) Untuk membuat tombol/Button yang lainnya caranya sama namun dengan ketentuan dibawah
ini.
Button Categories Action Form/Report
INPUT KATEGORI BEBAN Form Operations Open Form FORM INPUT KATEGORI BEBAN
Halaman : 45
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].
Komputer Akuntansi
TRANSAKSI PENJUALAN Form Operations Open Form FORM TRANSAKSI PENJUALAN
TRANSAKSI Form Operations Open Form FORM TRANSAKSI
PENGELUARAN PENGELUARAN
DAFTAR PULSA Report Operations Preview Report DAFTAR PULSA
DAFTAR KATEGORI Report Operations Preview Report DAFTAR KATEGORI BEBAN
BEBAN
LAPORAN PENJUALAN Report Operations Preview Report LAPORAN TRANSAKSI
PENJUALAN
LAPORAN PENGELUARAN Report Operations Preview Report LAPORAN TRANSAKSI
PENGELUARAN
LAPORAN RUGI LABA Report Operations Preview Report LAPORAN RUGI LABA
KELUAR Form Operations Close Form -
5) Sehingga hasil akhir dari FORM MENU UTAMA APLIKASI dapat dilihat pada tampilan dibawah ini.
7) Coba jalankan FORM MENU UTAMA APLIKASI PENJUALAN dan silahkan klik tombol-tombolnya
sehingga akan muncul form/report sesuai dengan fungsinya.
Halaman : 46
Dosen : Kiki Alibasah, [Link].