ALUR PELAYANAN PASIEN
Nomor : 800/ /SOP-
Dokumen P3202121201/I/2023
SOP No. Revisi : -
Tanggal : 02 Januari 2023
Halaman : 1/3
UPTD
Siska Santika
PUSKESMAS
NIP.198303162006041008
BANTARGADUNG
1. Pengertian PPOK adalah penyakit paru kronik dengan karakteristik hambatan aliran
udara yang persisten, progresif dan berhubungan dengan peningkatan
respons inflamasi kronis di paru terhadap partikel dan gas berbahaya.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk petugas dapat
mengenali dan menangani PPOK sesuai dengan SOP
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 440/ /[Link]-VII/BTG/I/2018 tentang
layanan klinis
4. Referensi Kepmenkes RI No. HK.02.02/MENKES/514/2015 tentang Panduan
Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat
Pertama
5. Prosedur/ 1. Persiapan Alat dan Bahan:
Langkah- a. Tabung oksigen
langkah b. Kanul hidung
c. Sungkup sederhana
d. Sungkup inhalasi
e. Nebulizer
2. Petugas yang melaksanakan:
a. Dokter
b. Perawat
3. Langkah-langkah:
a. Melakukan Anamesa terhadap Pasien
b. Menanyakan keluhan pasien (sesak nafas, Kadang-kadang disertai
mengi, batuk kering atau dengan dahak yang produktif, rasa berat
di dada).
c. Melakukan inspeksi terhadap pasien
1) Sianosis sentral pada membran mukosa mungkin ditemukan
Pedoman Tata Naskah Puskesmas Bantargadung | 25
2) Abnormalitas dinding dada yang menunjukkan hiper inflasi
paru termasuk iga yang tampak horizontal, barrel chest
(diameter antero - posterior dan transversal sebanding) dan
abdomen yang menonjol keluar
3) Hemidiafragma mendatar
4) Laju respirasi istirahat meningkat lebih dari 20 kali/menit dan
pola napas lebih dangkal
5) Pursed - lips breathing (mulut setengah terkatup mencucu), laju
ekspirasi lebih lambat memungkinkan pengosongan paru yang
lebih efisien
6) Penggunaan otot bantu napas adalah indikasi gangguan
pernapasan
7) Bila telah terjadi gagal jantung kanan terlihat denyut vena
jugularis di leher dan edema tungkai
d. Mekukan palpasi dan perkusi
1) Sering tidak ditemukan kelainan pada PPOK
2) Irama jantung di apeks mungkin sulit ditemukan karena
hiperinflasi paru
3) Hiperinflasi menyebabkan hati letak rendah dan mudah di
palpasi
e. Melakukan Auskultasi
1) Pasien dengan PPOK sering mengalami penurunan suara napas
tapi tidak spesifik untuk PPOK
2) Mengi selama pernapasan biasa menunjukkan keterbatasan
aliran udara. Tetapi mengi yang hanya terdengar setelah
ekspirasi paksa tidak spesifik untuk PPOK
3) Ronki basah kasar saat inspirasi dapat ditemukan
4) Bunyi jantung terdengar lebih keras di area xiphoideus
5) Pemeriksaan Penunjang
Untuk di Puskesmas dengan sarana terbatas, evaluasi yang
dapat digunakan adalah keluhan lelah yang timbul atau
bertambah sesak.
f. Penegakan diagnostic
Pedoman Tata Naskah Puskesmas Bantargadung | 26
1) Diagnosis klinis
2) Pemeriksaan fisik dan penunjang
3) Ditegakan berdasarkan anamnesis
Gejala Keterangan
Sesak Progresif (sesak bertambah
berat seiring berjalannya
waktu)
Bertambah berat dengan
aktivitas
Persisten (menetap
sepanjang hari)
Pasien mengeluh, “Perlu
usaha untuk bernapas”
Berat, sukar bernapas,
terengah-engah
Batuk Kronik Hilang timbul dan mungkin
tidak berdahak
Batuk kronik berdahak Setiap batuk kronik
berdahak dapat
mengindikasikan PPOK
Riwayat terpajan faktor Asap, debu, bahan kimia di
resiko tempat kerja, asap dapur
Riwayat keluarga
g. Penatalaksanaan
Tujuan penatalaksanaan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat
pertama: Mengurangi laju beratnya penyakit, Mempertahankan
PPOK yang stabil, Mengatasi eksaserbasi ringan, Merujuk ke
spesialis paru atau rumah sakit
1) Penatalaksanaan PPOK stabil
a) Obat-obatan dengan tujuan mengurangi laju beratnya
penyakit dan mempertahankan keadaan stabil.
b) Bronkodilator dalam bentuk oral, kombinasi golongan β2
agonis (salbutamol) dengan golongan xantin (aminofilin dan
teofilin). Masing-masing dalam dosis suboptimal, sesuai
dengan berat badan dan beratnya penyakit. Untuk dosis
pemeliharaan, aminofilin/teofilin 100-150 mg kombinasi
dengn salbutamol 1 mg.
Pedoman Tata Naskah Puskesmas Bantargadung | 27
c) Kortikosteroid digunakan dalam bentuk inhalasi, bila
tersedia.
d) Ekspektoran dengan obat batuk hitam (OBH)
e) Mukolitik (ambroxol) dapat diberikan bila sputum mukoid.
2) Penatalaksanaan PPOK eksaserbasi akut ringan
a) Oksigen (bila tersedia)
b) Bronkodilator
Pada kondisi eksaserbasi, dosis dan atau frekuensi
bronkodilator kerja pendek ditingkatkan dan dikombinasikan
dengan antikolinergik. Bronkodilator yang disarankan adalah
dalam sediaan inhalasi. Jika tidak tersedia, obat dapat
diberikan secara injeksi, subkutan, intravena atau perdrip,
misalnya: Adrenalin 0,3 mg subkutan, digunakan dengan
hati-hati, Aminofilin bolus 5 mg/kgBB (dengan pengenceran)
harus perlahan (10 menit) utk menghindari efek
[Link] dengan perdrip 0,5-0,8 mg/kgBB/jam.
c) Kortikosteroid
Diberikan dalam dosis 30 mg/hari diberikan maksimal
selama 2 minggu. Pemberian selama 2 minggu tidak perlu
tapering off.
d) Antibiotik yang tersedia di Puskesmas
e) Pada kondisi telah terjadi kor pulmonale, dapat diberikan
diuretik dan perlu berhati-hati dalam pemberian cairan.
h. Melakukan Konseling dan Edukasi
1) Edukasi ditujukan untuk mencegah penyakit bertambah berat
dengan cara menggunakan obat-obatan yang tersedia dengan
tepat, menyesuaikan keterbatasan aktivitas serta mencegah
eksaserbasi.
2) Pengurangan pajanan faktor risiko
3) Berhenti merokok
4) Keseimbangan nutrisi antara protein lemak dan karbohidrat,
dapat diberikan dalam porsi kecil tetapi sering.
Pedoman Tata Naskah Puskesmas Bantargadung | 28
5) Rehabilitasi
a) Latihan bernapas dengan pursed lip breathing
b) Latihan ekspektorasi
c) Latihan otot pernapasan dan ekstremitas
6) Terapi oksigen jangka panjang
i. Melakukan Kriteria Rujukan:
1) Untuk memastikan diagnosis dan menentukan derajat PPOK
2) PPOK eksaserbasi sedang – berat
3) Rujukan penatalaksanaan jangka panjang
6. Bagan Alir
7. Hal-hal yang -
perlu
diperhatikan
Pedoman Tata Naskah Puskesmas Bantargadung | 29
8. Unit terkait 1. Poli umum
2. Ruang tindakan
9. Dokumen
Terkait
10. Rekaman
Yang Isi Tanggal mulai
Historis No
diubah perubahan diberlakukan
Perubahan
Pedoman Tata Naskah Puskesmas Bantargadung | 30