0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan14 halaman

Standar Penyimpanan dan Pengelolaan DML

RESTAURANT GUIDE

Diunggah oleh

bagus wira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan14 halaman

Standar Penyimpanan dan Pengelolaan DML

RESTAURANT GUIDE

Diunggah oleh

bagus wira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Procurement standard.

Kualitas produk adalah salah satu fondasi penting yang harus di jaga dan di
tingkatkan dari waktu ke waktu, untuk memberikan jaminan kualitas pada setiap
pelanggan.

01. Check stock

Staff wajib check jumlah stock sebelum


melakukan order

02.1. DML 02.2. SR 02.3. PR

Staff wajib menulis order pada form Purchase requisition khusus digunakan
Staff wajib menulis order pada form
store room requisition untuk item dari untuk order berbagai macam peralatan
daily market list untuk perisable item
general store operasional

03. Approval No

Manager wajib melakukan review


terhadap DML, SR, PR dan direct
purchase sebelum melanjutkan ke proses
selanjutnya

Yes Revisi order

04. Kirim DML, SR, PR

DML di kirim ke vendor dan SR dikirim ke


general store oleh leader sesuai dengan
jadwal yang telah di tentukan. untuk PR di
lakukan pembelian secara mandiri

05. Receiving

Three way mathing : Menerima barang


wajib di lakukan verifikasi melalui form,
nota / invoice dan fisik barang wajib di
timbang dan di check kualitas fisiknya

Sesuai dan tidak Tidak sesuai


sesuai order

07. Record Sesuai Retur & report

Manager record pembelian pada


manager dashboard 06. Storing

Proses barang dan simpan sesuai dengan


standard penyimpanan yang berlaku
Cold store standard.

Refrigerator storage Frozen storage

Top
Rack 1 : Ready to eat food
Ice creams, desserts,
Bun, bread, sauce, syrup
prepared foods, frozen fruit

Rack 2 : Cooking temperature at 57* C Middle


Vegetables, fruits Vegetables, soups etc.

Rack 3 : Cooking temperature at 63* C Bottom


Fish, seafood, beef, eggs Meat, fish , poultry

Rack 4 : Cooking temperature at 70* C - 78* C


Hamburger, ground and processed meat, flaked fish, Poultry,
Stuffing

Always store ready-to-eat foods on the top shelf! Arrange other shelves by cooking temperature Always store ready-to-eat foods on the top shelf! Arrange other shelves by types of item
(highest cooking temperature on the bottom). (meat on the bottom).
Make sure to control temperature as always Make sure to control temperature as always
Make sure FIFO as always Make sure FIFO as always
Make sure to clean chiller as always Make sure to clean freezer as always
Cutting board & knife standard.
Cutting board

Yellow Red Blue Brown Green White

Coocked meats Raw meats Raw fish Vegetables Fruits & salads Milk / Dairy

Always keep clean before and after use

Knife

Yellow Red Blue Brown Green White

Coocked meats Raw meats Raw fish Vegetables Fruits & salads Milk / Dairy

Always keep clean before and after use


Daily market list standard.

Date order : 01-Aug-23


DML Number : #DMK001/08/23 v Kitchen Bar

DAILY MARKET LIST


Order Amount
No Description Remark Vendor
Quantity Unit Unit price Total
1 Kentang 2 Kg Rp 10.000 Rp 20.000 Complate Dewa

2 Chicken breast 2 Kg Rp 20.000 Rp 40.000 Complate Dewa

3 Kentang 2 Kg Rp 10.000 Rp 20.000 Complate Dewa

Total Rp 80.000

Ordered By Received By Verified By

DIAS PUTU MANAGER

Note :
Hijau : Staff order
Kuning : Manager
Biru : Staff receiving
Store requisition standard.

Date request : 1/08/23 SR number


#SRK01/08/23

V Kitchen Bar Rest


STORE REQUESITION
Request
No Item Qty Qty
Unit Unit
requested Issued
1 Take away box 1 Pack 1 Pack
2 Garbage bag 1 Pack 1 Pack
3 Glass claaner 1 Btl 1 Btl

Requested by Verified by Approved by

Note :
Hijau : Staff order
Kuning : Manager
STOCK ROTATION
MONTH : JAN 2024

MINIMUM 01-Jan-24 02-Jan-24 03-Jan-24 04-Jan-24 05-Jan-24


NO ITEM STOCK
IN OUT BALANCE IN OUT BALANCE IN OUT BALANCE IN OUT BALANCE IN OUT BALANCE
QTY UNIT

1 Mashed potato 20 Pack 20 18 2 20 5 15 20 5 15 20 5 15 20 5 15

2 Sweet potato 10 Pack 10 8 2 9 2 7 9 2 7 9 2 7 9 2 7

3 Mix vegie 20 Pack 20 18 2 8 1 7 8 1 7 8 1 7 8 1 7

4 Chicken breast 10 Pack 10 7 3 8 1 7 8 1 7 8 1 7 8 1 7

SPOIL REPORT
Date Items Qty Unit Volume Unit price Total Reasons

01-Jan-24 Carrot 300 Gr 1000 Rp 24.000 Rp 7.200 Busuk

01-Jan-24 Prawn 200 Gr 1000 Rp 70.000 Rp 14.000 Busuk

Note :
Hijau : Staff
Kuning : Manager
Meat & Seafood

Sanitation
Pastikan semua peralatan dan permukaan disanitasi sebelum digunakan.
Portioning
Bagi daging dan seafood menjadi porsi sesuai kebutuhan sebelum divacuum seal.
Packaging
Gunakan kantong vacuum seal berkualitas tinggi yang dirancang untuk pembekuan. Pastikan segel vakum rapat dan bebas dari
tusukan atau kebocoran.
Vacuum Sealing
Semua daging dan seafood harus divacuum seal untuk mencegah kontaminasi dan freezer burn, serta memperpanjang masa simpan.
Groceries / Dry goods
PERSYARATAN UMUM

Kebersihan

Area penyimpanan harus selalu bersih dan bebas dari hama.

Ventilasi

Pastikan sirkulasi udara yang baik untuk mencegah kelembaban dan pertumbuhan jamur.

Rak Penyimpanan

Gunakan rak yang kokoh dan mudah dibersihkan. Hindari menyimpan bahan langsung di lantai.

SUHU DAN KELEMBABAN

Suhu

Pertahankan suhu penyimpanan antara 10°C hingga 21°C (50°F hingga 70°F).

Kelembaban

Jaga kelembaban relatif antara 50% hingga 60%. Gunakan dehumidifier jika diperlukan untuk menjaga kelembaban.
PENYIMPANAN DAN PACKAGING

Kemasan Asli

Simpan bahan dalam kemasan aslinya selama mungkin.

Kemasan Kedap Udara

Bahan yang sudah dibuka harus dipindahkan ke dalam wadah kedap udara untuk menjaga kesegaran dan mencegah kontaminasi.

Labeling

Setiap kemasan atau wadah harus diberi label yang jelas dengan informasi berikut

• Nama produk
• Tanggal pembelian
• Tanggal kedaluwarsa
• Informasi tambahan (misalnya, "organik," "tanpa gluten")
PENGELOMPOKAN BAHAN

Jenis Bahan

Kelompokkan bahan berdasarkan jenisnya (misalnya, biji-bijian, rempah-rempah, makanan kaleng).

Sering Digunakan

Simpan bahan yang sering digunakan di tempat yang mudah dijangkau.

Bahan yang Jarang Digunakan

Simpan bahan yang jarang digunakan di rak yang lebih tinggi atau lebih rendah.

ROTASI DAN MANAJEMEN INVENTARIS

First In, First Out (FIFO)

Gunakan prinsip FIFO untuk memastikan bahan yang lebih lama digunakan terlebih dahulu.

Pengecekan Rutin

Lakukan pengecekan rutin untuk memantau tanggal kedaluwarsa dan kondisi bahan.
PROTOKOL KEAMANAN

Personal Hygiene

Pastikan staff yang menangani bahan makanan mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan jika diperlukan.

Penanganan

Hindari kontaminasi silang dengan menggunakan alat yang bersih dan tidak mencampurkan bahan yang berbeda.

PENCATATAN

Lembar Log
Pertahankan lembar log untuk inventaris, termasuk jenis bahan, tanggal pembelian, dan tanggal kedaluwarsa.

Audit
Lakukan audit rutin untuk memastikan kepatuhan terhadap standar penyimpanan.
Food label

FOOD LABEL
Setiap paket yang divacuum seal harus diberi label jelas dengan informasi berikut

• Jenis produk (misalnya, dada ayam, fillet salmon)


• Tanggal dan waktu pengemasan
• Tanggal kedaluwarsa
• Berat
• Inisial
• Informasi tambahan (misalnya, "pre-marinated," "pedas")
Order & Receiving.

Guideline Standard Step


Order

1. DML digunakan untuk bahan makanan dan minuman dari vendor 1. Staff yang bertugas afternoon shift wajib memeriksa jumlah persedian
bahan dan berbagai keperluan operasional lainya
2. SR digunakan untuk permintaan barang ke general store
[Link] form Marketlist dan SR
3. PR digunakan untuk pembelian peralatan operasional
[Link] forms dengan jelas dan lengkap sesuai standard

1 [Link] dikirim setiap hari paling lambat pukul 21.00 Wita ke oulet leader,
kecuali di hari libur DML wajib di isi untuk persediaan beberapa hari

[Link] dikirim paling lambat pukul 17.00 Wita sesuai jadwal

6. Outlet manager wajib melakukan verifikasi dan record DML, SR dan


PO pada manager dashboard

Receiving

1. Barang yang di terima harus di check baik dari sisi kuantitas dan kualitas 1. Timbang semua barang yang telah di kirim dan periksa kesesuaian
sesuai dengan order pada DML, SR dan PO dengan form DML dan SR

[Link] yang tidak sesuai dari sisi kuantitas wajib di note pada form [Link] barang yang di terima pada kolom receiving dan pastikan kualitas
DML & SR dan wajib di laporkan ke pihak manager dan kuantitasnya sesuai

[Link] yang tidak sesuai dari sisi kualitas wajib untuk tidak di terima atau [Link] form receiving dengan jelas dan lengkap
di retur ke vendor dan di laporkan ke pihak manager
2
[Link] barang di timbang dan di catat pada form reciving di DML

[Link] pihak yang menerima barang wajib tanda tangan dan mengisi nama
di kolom received by

Common questions

Didukung oleh AI

Critical steps involved in the ordering and receiving processes include checking stock levels before ordering, using standardized forms like Daily Market List (DML) and Store Room Requisition (SR), obtaining approval before order dispatch, verifying received items via matching the order form, invoice, and physical goods, and ensuring quality and quantity aligns with the order. Any discrepancies should be documented and reported for corrective action. These steps prevent inventory errors by establishing checks and balances throughout the process .

The document's approach to spoilage management, involving regular spoilage reporting and adherence to FIFO, is effective in identifying and minimizing waste. By logging reasons for spoilage, such as storage errors or expiration, it allows for corrective action and trend analysis. This systematic approach supports proactive inventory adjustments, leading to improved resource management and reduced financial losses .

Sanitation helps extend the shelf life of meat and seafood by preventing bacterial contamination during processing. Coupled with vacuum sealing, which removes air and prevents freezer burn, these methods significantly preserve freshness by slowing oxidation and microbial growth. Together, they enhance food safety, maintain quality, and increase the storage duration of perishables .

Labeling and grouping play a crucial role in effective inventory management by ensuring clear identification and organization of products. Labels provide essential information such as product name, purchase date, expiration date, and additional details, facilitating quick identification. Grouping by type and frequency of use optimizes space utilization and accessibility, while supporting FIFO and regular audits aid in maintaining inventory accuracy and reducing waste .

FIFO aids inventory management in cold storage by ensuring that older stock is used before newer stock, minimizing food spoilage and waste. This method helps maintain product freshness and ensures that inventory does not exceed its shelf life. It also supports accurate record-keeping and helps in maintaining optimal stock levels, contributing to cost efficiency and effective resource allocation .

Implementing a Three Way Matching process enhances quality assurance by ensuring that the items received match the purchase orders and invoices in terms of quantity, quality, and specifications. This verification method reduces errors and discrepancies between orders and deliveries, thus maintaining consistency with procurement standards. It ensures physical checks on goods and helps in identifying and resolving issues, thus upholding the quality guarantee to customers .

Cutting board and knife standards support cross-contamination prevention by assigning different colors to specific food categories, such as raw meats or vegetables. This system prevents the mixing of cooked and uncooked foods, reducing the likelihood of pathogens spreading from raw to ready-to-eat foods. Maintaining cleanliness before and after use further mitigates contamination risks, ensuring food safety standards are upheld .

Approval and recording protocols significantly impact procurement transparency and accountability by ensuring that all transactions are documented and verified by different personnel layers. Approved orders and receipts provide traceability, deterring unauthorized or incorrect purchases. Recording on a manager dashboard centralizes data, enabling oversight and audit trails, thereby strengthening procurement systems' integrity and accountability .

The document's storage guidelines aim to maintain product quality and safety by recommending categorization based on item type and cooking temperature, adhering to hygiene protocols, and controlling temperature and humidity levels. Ready-to-eat foods are stored on top, while items with higher cooking temperatures are placed lower to prevent cross-contamination. Proper ventilation and cleanliness are emphasized to prevent spoilage and pest infestation, adhering to safety standards .

Using a detailed daily market list standardizes procurement operations by providing a structured format for ordering perishable goods. It ensures accurate order placement, facilitates communication with vendors, and aids in order verification and receipt of goods. This standardization reduces errors, improves efficiency, and ensures that procurement aligns with operational needs and inventory levels .

Anda mungkin juga menyukai