Efektivitas Relaksasi Genggam Jari pada Hipertensi
Efektivitas Relaksasi Genggam Jari pada Hipertensi
JUDUL : EFEKTIVITAS
TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN
DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DUSUN PUTTADA KEC. SENDANA KAB. MAJENE
Penulis Tujuan Desain /metode Temuan Tingkat bukti
Program evidence metode penelitian intervensi terdapat penurunan rerata tekanan darah sistolik [Link]
Irfan1, [Link]
based nursing (EBN) yang digunakan 21,16 mmHg dan diastolik 12,63 mmHg Intervensi yang .id/index
Erviana2,
bertujuan untuk adalah Desain studi dilakukan adalah berupa tindakan mandiri melakukan Vol.V, No. I,
Evawaty3, Agustus 2022,
mengetahui ini menggunakan genggam jari selama sepuluh menit, empat kali dalam satu pp 58-66
Sukma p-ISSN:2850-
Saputri4
efektivitas sebelum evidence base hari, selama satu minggu. Kesimpulan yang diperoleh 0329 dan e-
dan sesudah practice, adalah terdapat penurunan tekanan darah pada responden ISSN: 2809-
2813
dilakukan teknik pengumpulan data yang mendapatkan intervensi teknik genggam jari DOI:https://
relaksasi genggam dilakukan dengan [Link]/
1
suatu prosedur
pengolahan data
dengan
menggambarkan
atau meringkas
data secara ilmiah
dalam bentuk
tabel
PENGARUH TERAPI RELAKSASI GENGGAM JARI DAN NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN
JUDUL:
DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARTASURA
Penulis Tujuan Desain /metode Temuan Tingkat bukti
Wahyu Tujuan penelitian Metode penelitian - Hasil pengukuran tekanan darah sistole sebelum Jurnal
Rima adalah untuk adalah Pre dilakukan intervensi terapi relaksasi genggam jari dan
Kesehatan
Agustin1), mengetahui Experimental nafas dalam adalah 145 mmHg dengan Standar
Sylvia ada tidaknya dengan One Group Deviasi = 8,574, sedangkan hasil pengukuran untuk Kusuma
Rosalina2 pengaruh terapi Pre-post test design. tekanan darah diastole 92,777 mmHg dengan Standar
Husada -
), Nurul relaksasi genggam Merupakan Deviasi = 4,608.
Devi jari dan nafas dalam penelitian yang - Hasil pengukuran tekanan darah sistole setelah Januari 2019
Ardiani3), terhadap penurunan dilakukan dengan dilakukan intervensi terapi relaksasi genggam jari dan
Wahyuni tekanan cara nafas dalam adalah 131,11 mmHg dengan Standar
ngsih Safi darah pada penderita sebelum diberikan Deviasi = 11,318, sedangkan hasil pengukuran untuk
tri4) hipertensi di treatmen/perlakuan, tekanan darah diastole 85,555 mmHg dengan Standar
Wilayah Kerja variabel Deviasi = 6,156.
Puskesmas diobservasi terlebih - Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tekanan darah
dahulu (pretest) sistole dan diastole menunjukan penurunan yang
Kartasura.
setelah itu signifi kan sebelum dan sesudah diberikan terapi
dilakukan relaksasi genggam jari dan nafas dalam dimana P
pengukuran lagi Value Sistole = 0,000 dan P Value Diastole = 0,001.
2
setelah diberikan Hasil penelitian ini <0,05 sehingga dapat disimpulkan
perlakuan terdapat pengaruh terapi relaksasi gennggam jari dan
(posttest). nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada
Terapi relaksasi penderita hipertensi
genggam jari dan
nafas
dalam diberikan
kepada masing
masing responden
sebanyak satu kali,
kemudian dilakukan
posttest
setelah 24 jam.
Pengamatan
dilakukan sebelum
dan sesudah
dilakukan intervensi
terapi
relaksasi genggam
jari dan nafas dalam
dengan
menggunakan
Sphygmomanometer
yang sudah
dilakukan uji
kalibrasi di LPFK
Surakarta.
Teknik
pengumpulan
sampel pada
penelitian
ini menggunakan
3
Purposive Sampling.
.