INJEKSI INTRAMUSCULAR
No. Dokumen :C/III/ /SOP/
/I/2023
No. Revisi :
SOP
TanggalTerbi : Januari 2023
t
Halaman :
UPTD
dr. H. Enda Rukmana,[Link]
PUSKESMAS
NIP.197207052006041011
CEMPAKA
1. Pengertian Injeksi intramuscular adalah pemberian obat dengan cara
memasukkan obat ke dalam jaringan otot (intra musculer) dengan
menggunakan spuit
2. Tujuan Pemberian obat melalui jaringan otot agar lebih cepat diabsorbsi tubuh
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Cempaka Nomor C/VII/SK/
/ UV 2023 tentang Kebijakan Pelayanan Klinis.
4. Referensi AIP DIII Keperawatan Jawa Tengah. (2006). Standar Operasional
Prosedur Keperawatan. Surakarta : Asosiasi Institusi Pendidikan DIII
Keperawatan Jawa Tengah
5. Prosedur 1. Mencuci tangan
2. Menyiapkan obat sesuai prinsip 5 benar (nama pasien, nama obat,
cara pemberian, dosis, waktu pemberian)
3. Memberitahu pasien dengan jelas prosedur yang akan diberikan
4. Mengatur pasien pada posisis yang nyaman pada posisi tidur
5. Memilih area penusukan yang bebas dari tanda lesi, kekakuan,
peradangan/rasa gatal
6. Membersihkan area penusukan dengan menggunakan kapas
alkohol, dengan gerakan sirkuler dari arah dalam ke luar dengan
diameter 5 cm dan tunggu sampai kering
7. Pegang kapas alkohol dengan jari-jari tengah
8. Membuka tutup jarum
9. Meregangkan kulit di area penusukan (membuat kulit menjadi
lebih kencang dan memudahkan penusukan)
10. Dengan cepat memasukkan jarum dengan sudut 90” dengan
tangan dominan, masukkan sampai pada jaringan otot
11. Melakukan aspirasi
12. Jika tidak ada darah masukkan perlahan-lahan
13. Jika ada darah tarik kembali jarum dari kulit, tekan tempt
penusukan selama 2 menit, observasi adanya memar, jika perlu
berikan plester
14. Cabut jarum perlahan-lahan dengan sudut yang sama seperti saat
dimasukkan, sambil melakukan penekanan dengan menggunakan
kapas alkohol pada area penusukan
INJEKSI INTRAMUSCULAR
No. Dokumen :C/III/ /SOP/
/I/2023
No. Revisi :
SOP
TanggalTerbi : Januari 2023
t
Halaman :
UPTD
dr. H. Enda Rukmana,[Link]
PUSKESMAS
NIP.197207052006041011
CEMPAKA
15. Jika ada perdarahan, maka tekan area tersebut engan kasa steril
sampai darah berhenti
16. Membuang peralatan pada tempatnya
17. Mencuci tangan
18. Mendokumentasikan
6. Unit Terkait UGD, KIA, VK
7. Rekaman Historis Perubahan
Tanggal mulai
No Yang Dirubah Isi Perubahan
diberlakukan