JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU VOLUME 13 NOMOR 01 (2022)
Available online at : [Link]
| ISSN (Print) 2086-2210 | ISSN (Online) 2827-8739 |
Efektifitas rebusahan daun seledri trhadap penderita hipertensi pada lansia
Novi Yulianti 1, Ulpawati 2 , Susanti3
1
Prodi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Batam
2
Prodi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Batam
3
Prodi Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Universitas Batam
ARTICLE INFORMATION A B S T R A C T
Received: Maret, 30, 2022
Revised: Mei, 20, 2022 Salah satau penyakit degeneratif yaitu hipertensi. Pada
Available online: Mei, 30, 2022 umumnya tekanan darah meningkat secara perlahan diringi
bertambahnya usia. Hipertensi yang terjadi pada lansia
KEYWORDS disebabkan adanya perubahan gaya hidup dan bertambahnya
usia, pengkonsumsian garam yang meningkat serta stress.
Rebusan Daun Seledri, Hipertensi, Lansia
Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan one
group pretest-posttest without control group yang dilakukan di
CORRESPONDENCE
posyandu lansia Tanjung Sengkuang kota Batam, dengan
E-mail: shanty1107@[Link] teknik sampel purposive sampling dengan jumlah 16 responden
pada lansia dengan kriteria inklusi lansia yang mengalami
hipertensi dan tidak megkonsumsi obat farmakologi sebagai
penurun tekanan darah dan bersedia mengikuti perlakuan
selama penelitian berlangsung serta tidak ada penyakit
penyerta lain dan kriteria eksklusi yaitu lansia yang tidak
melanjutkan perlakuan ditengah berjalannya penelitian.
Responden diberikan rebusan daun seledri selama 5 hari
berturut-turut pagi dan sore hari. Pengolahan data dengan uji
unvariat untuk melihat gambaran umum pada responden dan
bivariate untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah
diberikan perlakuan dan menggunakan uji t-test. Pada uji t-test
didapatkan hasil nilai p-value = 0.000 (a =0.05, p< a) maka
dapat disimpulkan bahwa didapatkan hasil yang signifikan
pemberian air rebusan seledri terhadap penurunan tekanan
darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Berdasarkan
dari hasil penilitian didapatkan bahwa adanya efektifitas
rebusan seledri terhadap penderita hipertensi pada lansia di
posyandu lansia Tanjung Sengkuang Kota Batam Tahun 2022.
dimana hipertensi dengan tekanan sistolik 160
INTRODUCTION mmHg dan diastolic 90 mmHg (Imelda et al.,
2020).
Salah satau penyakit degeneratif yaitu Hipertensi merupakan keadaan seseorang
hipertensi. Pada umumnya tekanan darah mengalami peningkatan pada tekanan di pembulu
meningkat secara perlahan diringi bertambahnya darah. Batas normal tekanan darah pada sistolik
usia (Harmilah & Ekwanti, 2018). Hipertensi yaitu 120 -140 mmHg sedangkan pada diastolic
merupakan tekanan darah persisten dimana 80-90 mmHg. Pasien dinyatakan hipertensi
tekanan pada sistolik diatas 140 mmHg dan pada apabila tekanan darah melebihi dari 140/90
diastolic ditas 90 mmHg. Pada lanjut usia, mmHg (WHO, 2015).
[Link] Attribution-NonCommercial 4.0 International. Some rights reserved
YULIANTI, ULPAWATI, & SUSANTI / JURNAL SAMODRA ILMU CENDEKIA - VOLUME 13 NOMOR 01 (2022) ISSN (Print) 2086-2210| ISSN (Online) 2827-8739
Tekanan darah merupakan masalah yang METHOD
terjadi di pembulu darah yang dapat
menyebabkan terganggunya suplai oksigen yang Pada rancangan penelitian yang
mengakibatkan tekanan darah pada arteri bekeja digunakan yaitu quasi eksperimen dengan one
lebih keras sehinggga jantung memaksa bekerja group pretest-posttest without control group.
lebih cepat yang akan berdampak serius pada Penelitian dilakukan di posyandu lansia Tanjung
keadaan komplikasi jantung, ginjal serta organ Sengkuang kota Batam dengan teknik sampel
vital lainnya (Ihsan Kurniawan, 2019). menggunakasn purposive sampling dengan
Hipertensi yang terjadi pada lansia jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 16
disebabkan adanya perubahan gaya hidup dan responden pada lansia yang mengalami
bertambahnya usia, pengkonsumsian garam yang hipertensi dan tidak megkonsumsi obat
meningkat serta stres (Seke et al., 2016), reaksi farmakologi sebagai penurun tekanan darah
yang muncul terhadap impuls stress yaitu dengan kriteria inklusi yaitu lansia dengan
tekanan darah yang meningkat dan pada hipertensi yang bersedia mengikuti perlakuan
umumnya seseorang yang mengalami stres selama penelitian berlangsung, tidak
kesulitan untuk istirahat atau tidur yang mengkonsumsi obat farmakologi yang dapat
mengakibatkan tekanan darah menjadi meningkat menurunkan tekanan darah tidak ada penyakit
(Suoth et al., 2014). Pola hidup yang baik serta penyerta lain dan kriteria eksklusi yaitu lansia
diimbangi pola makan yang sehat merupakan yang tidak melanjutkan perlakuan ditengah
pilihan yang tepat untuk menghindari dari gejala berjalannya penelitian. Perlakuan pada
hipertensi (Mardiana, 2014). responden dengan memberikan rebusan daun
Pengobatan pada hipertensi dapat seledri selama 5 hari berturut-turut. Pengolahan
dilakukan dengan nonfarmakologi, pengobatan data dengan uji unvariat untuk melihat gambaran
didunia berangsur beralih ke obat tradisional umum pada responden dan bivariate untuk
(herbal). Seledri merupakan salah satu oabat melihat perbedaan sebelum dan sesudah
nonfarmakologi yang bermanfaat untuk diberikan perlakuan dan menggunakan uji t-test
menurunkan tekanan darah yang mengandung
flavonoid, saponin, tannin, minyak asiri serta RESULT
apigenin yang berkhasiat sebagai tonik yang
memacu enzim pencernaan, menurunkan tekanan Tabel 1 Distribusi Frekuensi Karakteristik
darah, memperbaiki fungsi hormone yang Responden
terganggu serta membersihkan darah. Senyawa
pada apigenin sebagai anti peradangan serta No Karakteristik f %
antibakteri (Suryarinilsih et al., 2021).
Pada penelitian seorang dokter Mark Umur
45 - 50 3 18.75%
Houston menyatakan bahwa seledri dapat 1
51 - 59 5 31.25%
menurunkan tekanan darah. Para ahli 60 - 70 8 50%
pengobatan cina bahkan sudah meresepkan Jenis Kelamin
bahwa seledri merupakan obat untuk pasien yang 2 Laki - laki 5 31.23 %
mengalami hipertensi. Kandungan yang terdapat Perempuan 11 68.75%
didalam Seledri yaitu fitokimia dikenal sebagai
phthallides yang mampu nengendurkan jaringan Pada tabel 1 diatas diketahui sebagian besar
otot dalam dinding arteri sehingga aliran darah responden berusia 60-70 sebanyak 8 orang
menjadi meningkat (Mariyona, 2020). dengan persentasi 50%, dengan jenis kelamin
Berdasarkan dari latar belakang yang telah sebagian besar yaitu perempuan sebanyak 11
dipaparkan, peneliti tertarik untuk meneliti orang dengan persentasi 68.75%.
Efektifitas Rebusan Daun Seledri Terhadap
Penderita Hipertensi Pada Lansia di Posyandu
Lansia Tanjung Sengkuang Kota Batam Tabel 2. Distribusi Frekuensi Tekanan Darah
Responden Sebelum Diberikan Perlakuan
Pemberian Rebusan Daun Seledri
[Link] YULIANTI, ULPAWATI, & SUSANTI 35
YULIANTI, ULPAWATI, & SUSANTI / JURNAL SAMODRA ILMU CENDEKIA - VOLUME 13 NOMOR 01 (2022) ISSN (Print) 2086-2210| ISSN (Online) 2827-8739
Min - bahwa terdapar perbedaan rerata mean pada
Variabel Mean SD Max 95% Cl tekanan sistolik dan diastolic sebelum dan
TD Sistolik 140 - 149.50 -
sesudah diberikan perlakuan pemberian rebusan
Sebelum 155.00 10.328 170 160.50
TD Diastolik 80 - 89.24 - seledri. Pada hasil uji statistic tekanan darah
sebelum 94.38 9.639 110 99.51 pada sistolik didapatkan p = 0.000 (a = 0.05)
pada diastolik p = 0.000 (a = 0.05) dapat
Pada tabel 2 diatas menjelaskan bahwa disimpulkan bahwa adanya efektifitas pada
rerata (mean) pada tekanan darah sistolik rebusan air seledri terhadap penurunan tekanan
155.00 mmHg dan pada diastolic 94.38 mmHg. darah pada lansia yang mengalami hipertensi.
Pada pretest nilai minimum sistolik 140 mmHg
dan nilai maksimum 170 mmHg. Pada diastolic
DISCUSSION
terdapat nilai minimum 80 mmHg dsn nilai
maksimum 110 mmHg, dengan standar Deviasi
Hasil peneitian didapatkan bahwa rearat
sistolik 10.328 dan diastolic 9.639. pada 95% CI
penurunan tekanan darah pada sistolik 20.00
pada sistolik 149.50 – 160.50 dan pada diastolic
mmHg dan pada diastolic 9.372 mmHg. Pada
89.24 – 99.51 mmHg.
tekanan darah sistolik sesudaah diberikan
perlakuan didapatkan rerata sistolik 135.00
Tabel 3. Distribusi Frekuensi Tekanan Darah mmHg dan pada diastolic 85.00 mmHg. Pada uji
Sistolik Dan Diastolic Pada Responden Sesudah t-test didapatkan hasil nilai p = 0.000 (a =0.05,
Diberikan Perlakuan p< a) maka dapat disimpulkan bahwa didapatkan
hasil yang signifikan pemberian air rebusan
Min - seledri terhadap penurunan tekanan darah pada
Variabel Mean SD Max 95% Cl
TD Sistolik 120 - lansia yang mengalami hipertensi.
Sesudah 135.00 11.547 160 128.85 - 141.15 Mekanisme pada tanaman seledri
TD Diastolik
sesudah 85.00 8.944 70 - 100 80.23 - 89.77 terhadap tekanan darah yaitu memberikan efek
dilatasi pada pembulu darah serta dapat
Berdasarkan pada tabel 3 diatas didapatkan hasil menghambat angiotensin converting enzyme
bahwa rerata (mean) pada tekanan darah sistolik (ACE), penghambatan tersebut mampu
135 mmHg dab rerata diastolic 85 mmHg. Pada menurunkan kemampuan ginjal pada
nilai minimum pada tekanan darah sistolik 120 peningkatan tekanan darah.
mmHg dan nilai maksimum 160 mmHg, pada Penelitian ini sejalan dengan Nurwahidah
diastolic didapatkan nilai minimum 70 mmHg, & Jubair (2019) dengan judul pengaruh
dan nilai maksimum 100 mmHg. Pada 95% CI penggunaan rebusan seledri terhadap penurunan
didapatkan hasil tekanan darah sistolik 128 – tekanan darah pada lansia penderita hipertensi
141.15 dan pada diastolic 80.23 – 89.77 mmHg. diwilayah kerja puskesmas cenggu dengan
didapatkan hasil p-value 0.000 < 0.05.
Hipertensi bisa terjadi dikarenakan banyak
Tabel 4. Perbedaan Rerata Tekanan Darah factor, seperti factor genetic, jenis kelamin, usia,
Sistolik Dan Diastolik Pada Responden obesitas, kurangnya olahraga, merokok,
Sebelum Dan Sesudah Perlakuan pengkonsumsian garam yang berlebihan, lakohol,
kopi serta stress (Anggraini et al., 2020).
St. t p- Pada umumnya tekanan darah akan
Variabel N Mean SD Error hitung value
TD Sistolik berangsur turun setelah perlakuan dan disertai
Sebelum dengan prilaku yang sehat dengan mengurangi
dan Sesudah 16 20.00 7.303 1.826 10.954 0.00
TD garam, tidak merokok, istirahat yang cukup dan
Diastolik
Sebelum
rajin berolahraga (Rahayu, 2017). Hal ini
dan sesudah 16 9.375 6.801 1.700 5.514 0.00 didukung juga dengan hasil penelitian Fiqri
(2013) pada sampel yang memakan 4 tangkai
Berdasarkan pada tabel 4 diatas seledri setiap hari selama 1 minggu tekanan
didapatkan rerata mean adanya penurunan darah menurun dari 158/96 mmHg menjadi
tekanan darah pada sistolik 20.00 mmHg dan 118/82 mmHg.
pada diastolic 9.375 mmHg, dapat disimpulkan
36 YULIANTI, ULPAWATI, & SUSANTI [Link]
YULIANTI, ULPAWATI, & SUSANTI / JURNAL SAMODRA ILMU CENDEKIA - VOLUME 13 NOMOR 01 (2022) ISSN (Print) 2086-2210| ISSN (Online) 2827-8739
Menurut teori rebusan seledri terhadap Mardiana, Y. (2014). Hubungan Antara Tingkat Stres
tekanan darah pada pasien yang mengalami Lansia dan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di
hipertensi dikarenakan adanya kandungan gizi, RW 01 Kunciran Tangerang. Jurnal Forum
selain itu terapi rebusan seledri yang diberikan Ilmiah, 11(2), 261–262.
dapat langsung diserap oleh tubuh. Maka [Link]
article/viewFile/881/811#:~:text=Kesimpulanny
daripada itu penelitian yang dilakukan dengan a adalah tidak ada hubungan,lansia di RW01
pasien yang mengalami hipertensi sesuai dengan Kunciran Tangerang.
teori bahwa seledri mampu menurunkan tekanan
darah bagi penderita hipertensi. Mariyona, K. (2020). Penurunan Tekanan Darah
Penderita Hipertensi dengan Pemberian Air
Rebusan Seledri. Maternal And Neonatal Health
CONCLUSIONS Journal, 4(1), 1–6.
Berdasarkan dari hasil penilitian Nurwahidah, N., & Jubair, J. (2019). Pengaruh
didapatkan bahwa adanya efektifitas rebusan Penggunaan Rebusan Seledri terhadap
daun seledri terhadap penderita hipertensi pada Penurunan Tekanan Darah pada Penderita
lansia di Posyandu lansia Tanjung Sengkuang Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Cenggu
Tahun 2018. Bima Nursing Journal, 1(1), 43.
Kota Batam Tahun 2022.
[Link]
Rahayu. (2017). Sehat tanpa obat dengan seledri.
REFERENCES
Rapha Publishing.
Anggraini, A. A., Putri, V. S., & Nuranti, Z. (2020). Seke, P. A., Bidjuni, H., & Lolong, J. (2016).
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dan Pemberian HUBUNGAN KEJADIAN STRES DENGAN
Daun Seledri pada Pasien dengan Hipertensi di PENYAKIT HIPERTENSI PADA LANSIA DI
Wilayah RT 10 Kelurahan Murni. Jurnal BALAI PENYANTUNAN LANJUT USIA
Abdimas Kesehatan (JAK), 2(1), 30. SENJAH CERAH KECAMATAN MAPANGET
[Link] KOTA MANADO. 4(August), 1–5.
Fiqri, A. (2013). PERBEDAAN PENURUNAN Suoth, M., Bidjuni, H., & Malara, R. (2014).
TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian
PADA PRA LANSIA AKIBAT PEMBERIAN Hipertensi Di Puskesmas Kolongan Kecamatan
SEDUHAN SELEDRI ( Apium Graveolens. L) Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal
DAN JUS MENTIMUN ( Cucumis Sativus ) DI Keperawatan UNSRAT, 2(1), 105951.
WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO
PADANG. Suryarinilsih, Y., Fadriyanti, Y., & Kemenkes
Padang, P. (2021). Rebusan Seledri Terhadap
Harmilah, & Ekwanti, R. D. (2018). Jus seledri Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
menurunkan tekanan draah tikus rattus dengan Celery Decoction Against Decrease Blood
hipertensi. A Psicanalise Dos Contos de Fadas. Pressure of Hypertension Patients. Menara Ilmu,
Tradução Arlene Caetano, 466. 15(2), 134–140.
[Link]
Ihsan Kurniawan, S. (2019). Hubungan Olahraga, article/view/2423
Stress dan Pola Makan dengan Tingkat
Hipertensi di Posyandu Lansia di Kelurahan WHO. (2015). World Health Statistics (2015). In
Sudirejo I Kecamatan Medan Kota . Journal of Proceedings of the National Academy of
Health Science and Physiotherapy, 1(1), 10–17. Sciences (Vol. 3, Issue 1).
[Link]
Imelda, I., Sjaaf, F., & Puspita, T. (2020). Faktor- [Link]
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian abstract/34/13/2201/4852827%0Ainternal-
Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Air pdf://semisupervised-
Dingin Lubuk Minturun. Health & Medical 3254828305/[Link]%0A[Link]
Journal, 2(2), 68–77. [Link]/10.1016/[Link].2013.02.005%0A[Link]
[Link] org/10.1016/[Link]
[Link] YULIANTI, ULPAWATI, & SUSANTI 37