0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan7 halaman

Contoh Tujuan Pembelajaran Usia Dini

Diunggah oleh

ikhtiarini iren
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan7 halaman

Contoh Tujuan Pembelajaran Usia Dini

Diunggah oleh

ikhtiarini iren
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NO Elemen Sub Elemen Contoh alur tujuan pembelajaran Usia 3 - 6 tahun

TP 1. Anak dapat menyebutkan nama Tuhannya dan agama yang dipeluknya


Anak percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, mulai mengenal
dan mempraktikkan ajaran pokok sesuai dengan agama dan
kepercayaannya TP 2. Anak ikut serta dalam kegiatan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya

TP 1. Anak memahami dan berpartisipasi aktif menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya
Anak berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan,
kesehatan dan keselamatan diri sebagai bentuk rasa sayang
terhadap dirinya dan rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa TP 2. Anak memahami dan bersedia menjaga kesehatan diri sebagai bentuk syukur kepada Tuhan YME
Nilai Agama dan Budi
1
Pekerti TP 3. Anak memahami dan mulai bersedia menjaga keselamatan diri dalam lingkup sederhana sebagai bentuk syukur kepada Tuhan YME
TP 1. Anak mengenal dan memahami persamaan maupun perbedaan ciri diri dengan orang lain disekitarnya
Anak menghargai sesama manusia dengan berbagai
perbedaannya dan mempraktikkan perilaku baik dan
berakhlak mulia TP 2. Anak memahami dan mempraktikkan perilaku baik di lingkungan

TP 1. Anak menunjukkan minat dan memahami cara menjaga alam di sekitarnya


Anak menghargai alam dengan cara merawatnya dan
menunjukkan rasa sayang terhadap makhluk hidup yang
merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. TP 2. Anak berpartisipasi aktif untuk merawat makhluk hidup lain dan alam, dimulai dari lingkungan terdekat

TP 1. Anak mengenal dan mengekspresikan emosi yang dapat diterima oleh orang lain (adaptif).
Anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi diri
TP 2. Anak dapat menenangkan diri baik dengan bantuan guru maupun secara mandiri.
serta membangun hubungan sosial secara sehat.
TP3. Anak dapat terlibat dalam kegiatan bermain bersama dan dapat menjalin pertemanan dengan guru dan teman sebaya
Anak mengenal dan memiliki perilaku positif terhadap diri dan TP1. Anak mampu memilih hal ia suka, menunjukkan rasa bangga atas karya atau usahanya dan memiliki keinginan untuk mencoba hal baru.
lingkungan (keluarga, sekolah, masyarakat, negara, dan dunia) TP2. Anak mengenali persamaan dan perbedaan yang terdapat di lingkungan sekitar termasuk pada
serta rasa bangga sebagai anak Indonesia yang berlandaskan orang-orang di sekitarnya.
Pancasila
2 Jati Diri TP3. Anak menyadari bahwa dirinya dan orang lain merupakan bagian dari kelompok (keluarga, kelas atau sekolah).
Anak menyesuaikan diri dengan lingkungan, aturan, dan TP 1. Anak mengenali rutinitas yang ada di sekolah maupun di rumah.
norma yang berlaku TP 2. Anak memahami dan dapat melakukan aturan-aturan sederhana yang ada di lingkungan terdekat
Anak menggunakan fungsi gerak (motorik kasar, halus, dan
taktil) untuk mengeksplorasi dan memanipulasi berbagai TP1. Anak berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang melibatkan gerak motorik kasar, halus dan taktil.
objek dan lingkungan sekitar sebagai bentuk pengembangan
diri
TP.2 Anak mengeksplorasi sumber daya di sekitar (sebagai alat dan/atau bahan) untuk mengembangkan fungsi motorik kasar, halus dan taktil.
Anak mengenali dan memahami berbagai informasi, TP 1. Anak mengenali dan memahami berbagai informasi yang ada di sekitarnya
mengomunikasikan perasaan dan pikiran secara lisan, tulisan,
atau menggunakan berbagai media serta membangun TP 2. Anak dapat mengomunikasikan pikiran dan perasaannya kepada orang lain dengan secara verbal maupun nonverbal melalui berbagai media
percakapan. TP 3. Anak dapat membangun percakapan dengan teman sebaya maupun orang dewasa melalui berbagai media
TP 1. Anak menunjukkan minat dan respon positif pada kegiatan awal membaca (seperti mendengarkan, merespon cerita yang dibacakan, mengaitkan cerita dengan gambar)
Anak menunjukkan minat, kegemaran, dan berpartisipasi TP 2. Anak menunjukkan ketertarikan dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengenalan simbol, bunyi dan bentuk huruf pada teks yang ditemui di sekitarnya
dalam kegiatan pramembaca dan pramenulis
TP 3. Anak berpartisipasi aktif dalam beragam kegiatan untuk menguatkan dan melenturkan otot tangan
TP 4. Anak menunjukkan minat untuk menuliskan ide dan perasaan melalui berbagai media (coretan, gambar, hingga tulisan)
TP 1. Anak mengenal arah dan posisi benda yang ada di sekitarnya
TP 2. Anak mengenali bentuk dan pola
Anak mengenali dan menggunakan konsep pramatematika
untuk memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-hari.
TP 4. Anak melakukan praktik pengukuran sederhana di lingkungan
Dasar -Dasar Literasi TP 5. Anak menggunakan kemampuan berhitung, pengenalan pola, dan pengukuran untuk menyelesaikan masalah sehari-hari di lingkungan
3
STEAM
Anak menunjukkan kemampuan dasar berpikir kritis, kreatif, TP 1. Anak berpartisipasi aktif mengeksplorasi dan menganalisa informasi yang ada di lingkungan sekitarnya
dan kolaboratif. TP 2. Anak mampu memilah informasi dari hasil analisa dan menggunakannya untuk menghasilkan karya secara mandiri maupun berkelompok dengan orang lain
Anak menunjukkan rasa ingin tahu melalui observasi,
eksperimen dengan menggunakan lingkungan sekitar dan TP 1. Anak berpartisipasi aktif dalam melakukan eksperimen menggunakan alat dan bahan yang ada di lingkungan
eksplorasi, dan
media sebagai sumber belajar, untuk mendapatkan gagasan TP 2. Anak memahami dan mengomunikasikan pengetahuannya akan lingkungan sekitar dengan berbagai media
mengenai fenomena alam dan sosial
Anak menunjukkan kemampuan awal menggunakan dan TP 1. Anak menunjukkan ketertarikan untuk mengenal dan mengeksplorasi teknologi sederhana yang ada di lingkungan
merekayasa teknologi serta untuk mencari informasi,
gagasan, dan keterampilan secara aman dan bertanggung TP 2. Anak mengenali cara menggunakan teknologi yang aman dan bertanggung jawab
jawab.
TP 3. Anak dapat menggunakan teknologi untuk merekayasa objek maupun situasi yang ada di lingkungan
TP 1. Anak mengenal dan menunjukkan ketertarikan pada berbagai karya seni yang diperkenalkan kepadanya
Anak mengeksplorasi berbagai proses seni, TP 2. Anak mencoba membuat karya seni dengan menggunakan beragam teknik dan media seni
mengekspresikannya serta mengapresiasi karya seni.
TP 3. Anak bereksperimen melalui berbagai media seni (visual, musik, tari, drama dan digital) dan mulai menggunakannya untuk menyampaikan ide-ide
Subelemen Contoh alur tujuan pembelajaran
Usia 3-6 tahun

Anak percaya Anak dapat Anak memahami bahwa Anak dapat menjelaskan adanya s
kepada Tuhan Yang menyebutkan nama makhluk hidup di sekitarnya merefleksikan praktik agamanya (s
Maha Esa, mulai Tuhannya dan agama merupakan ciptaan Tuhan. tempat ibadah, dan lainnya).
mengenal dan yang dipeluknya.
mempraktikkan
ajaran pokok sesuai
dengan agama dan
kepercayaannya

Anak ikut serta dalam kegiatan ibadah sesuai agama Anak mengidentifikasi kegiatan iba
dan kepercayaannya. kegiatan ibadah sesuai agama dan

Anak berpartisipasi A. Kebersihan Diri


aktif dalam menjaga

kebersihan, Anak
melakukan
kesehatan dan Anak dapat Anak melakukan kegiatan
diri
kegiatan
keselamatan diri menyebutkan bina diri (contohnya: bersih (contohnya
bina
BAK/BAB,
: bersih diri
sebagai bentuk rasa karakteristik diri yang diri BAK/BAB, mencuci mencuci
menggoso
tangan,
sayang terhadap bersih (contoh: tangan, menggosok gigi, k gigi,
pakaian,
memakai
dirinya dan rasa mengekspresikan rasa memakai pakaian, memakai memakai
bersih,
pakaian
dsb)
syukur pada Tuhan tidak nyaman ketika pakaian bersih, dsb) dengan
secara
Yang Maha Esa. berada dalam kondisi bantuan orang dewasa. mandiri.
tidak bersih)

Anak dapat
menjelaska
B. Kesehatan Diri n cara
Anak dapat Anak dapat menyebutkan hal- menjaga
mengekspresikan kebutuhan hal yang dapat memenuhi kesehatan
dasar diri (contohnya rasa kebutuhan dasar diri (misalnya, diri sebagai
lapar, tidak nyaman ketika makanan dan minuman yang rasa
istirahat,olahraga, dan lainnya)
sakit, dan lainnya) bergizi, syukur
kepada
Anak
Tuhandapat
C. Keselamatan Diri
memilih
YME
Anak dapat menyebutkan Anak dapat menjelaskan hal- tindakan
hal-hal yang dapat hal yang mendukung yang
mengancam keselamatan keselamatan diri (contohnya, mendukun
diri (misalnya, bermain di bermain di g
keselamata
n diri
lingkungan yang tidak banyak
kendaraan, tidak bepergian
atau menerima pemberian dari
orang asing, dsb) dan yang
jalan raya, melompat dari
dapat mengancam
ketinggian atau
benda-benda yang berisiko keselamatan diri (contohnya,
menggunakan
tanpa pengawasan orang bermain dengan benda-benda
dewasa, dsb) tajam, perilaku orang yang
Anak menghargai sesama manusia Anak menyebutkan
Anak bersedia
membuat melakukan
diri anak tidak
dengan berbagai perbedaannya dan persamaan (misalnya, sama- Anak menunjukkan penghargaan s
sama-sama dari suku kegiatan
nyaman, dengan
dsb) teman yang
mempraktikkan perilaku baik dan sama tinggal di daerah semua orang meskipun berbeda
tertentu, dan lainnya) dan berbeda-beda
berakhlak mulia. tertentu,
perbedaan ciri diri dengan
teman sebaya
an pembelajaran
6 tahun

Anak dapat menjelaskan adanya simbol-simbol yang


merefleksikan praktik agamanya (seperti hari besar agama,
tempat ibadah, dan lainnya).

Anak mengidentifikasi kegiatan ibadah dan mempraktikkan


kegiatan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya.

Anak berpartisipasi aktif


membersihkan diri sendiri
dan lingkungan sekitarnya

Anak memahami bahwa menjaga kesehatan diri


adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME

Anak memahami bahwa menjaga keselamatan


dirinya adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan
YME
Anak menunjukkan penghargaan saat berinteraksi dengan
semua orang meskipun berbeda
Dasar penyusunan alur tujuan pembelajaran*)

Perunutan berdasarkan
kompetensi yang mudah ke
yang lebih sulit. Mengenal
nama lebih mudah daripada
memahami bahwa makhluk
hidup di sekitar merupakan
ciptaan Tuhan.

Perunutan berdasarkan
scaffolding. Awalnya anak
dilibatkan dengan diajak ikut
serta, perlahan mulai diajak
mempraktikkan mandiri.

Perunutan berdasarkan
kompetensi bina diri (contohnya
bersih diri BAK/BAB, mencuci
tangan, menggosok gigi,
memakai pakaian) mulai dari
mampu dilakukan dengan
bantuan hingga mencapai
kompetensi yang dilakukan
secara mandiri (pengurangan
bantuan bertahap; scaffolding,
hingga di akhir mampu ikut
serta dalam lingkup lingkungan
yang lebih luas (lingkungan
sekitar).

Perunutan berdasarkan konsep yang lebih konkret ke konsep yang lebih


abstrak, yakni dari yang berkaitan dengan diri (konkret), dikaitkan dengan hal
yang lebih abstrak (rasa syukur terhadap Tuhan YME).

Perunutan dilakukan dari konsep yang lebih konkret ke konsep yang lebih
abstrak, yakni keselamatan diri (misalnya: jika ada barang tajam, hindari)
hingga keselamatan diri atas rasa syukur kepada Tuhan YME (misalnya:
menjaga tubuh dari benda tajam karena tubuh karunia Tuhan YME)
Perunutan dilakukan dari konsep yang lebih konkret ke konsep yang lebih
abstrak, yakni hasil observasi anak terhadap apa yang sama dan apa yang
berbeda antara dirinya dengan lingkungan hingga menjadi lebih abstrak
seperti pengenalan konsep menghargai perbedaan manusia.

Anda mungkin juga menyukai