0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Model Webbed untuk Pembelajaran IPS SD

Prinsip-prinsip penelitian dalam webbed

Diunggah oleh

pleaceone112
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Model Webbed untuk Pembelajaran IPS SD

Prinsip-prinsip penelitian dalam webbed

Diunggah oleh

pleaceone112
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Review Jurnal “Efektivitas Model Pembelajaran Terpadu Tipe Webbed Berbantuan

Media Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS Tema Makanan


Sehat Murid Sekolah Dasar Gugus 29 Campaga Loe Kabupaten Bantaeng”

Dosen Pengampu: Ayatullah Muhammadin Al-Fath, [Link]

Disusun oleh:

1. Tri Makmur Kayati


2. Yuri Catur Priyadi
3. Ronaa Abiyyah Septiani
4. Ulik Eliska
5. Zeri Melino Hastian

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

STKIP PGRI PACITAN

2023
Judul : Efektivitas Model Pembelajaran Terpadu Tipe Webbed Berbantuan Media
Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS Tema Makanan Sehat Murid
Sekolah Dasar Gugus 29 Campaga Loe Kabupaten Bantaeng

Penulis : Firmansyah Koesyono Efendi

Jurnal : Journal of Teacher Education

Tahun : 2021

Volume : 2

No :2

Halaman: 58-65

Reviewer: Tri Makmur Kayati, Yuri Catur Priyadi, Ronaa Abiyyah Septiani, Ulik Eliska,
Zeeri Melino Hastian

Pendahuluan
Pendidikan ialah usaha sadar dan juga terencana dan dilakukan secara formal maupun
informal. Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting bagi kehidupan manusia, karena
dengan adanya pendidikan, manusia dapat memiliki pengetahuan mengenai banyak hal.
Pendidikan juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan keberhasilan suatu
bangsa serta dapat ditujukan untuk meningkatkan sumber daya manusia. Pendidikan ini tak
dapat dipisahkan dari kehidupan. Hingga saat ini pendidikan masih menjadi perhatian khusus
di negara ini. Bukan hanya pemerintah saja, akan tetapi seluruh elemen masyarakat pun
bertanggung jawab atas keberhasilan dan kemajuan pendidikan di negara ini. Semua pihak
berperan penting dalam kemajuan pendidikan di suatu negara baik peran orang tua, guru,
murid ikut bertanggung jawab.
Dunia pendidikan sampai saat ini masih mengalami perubahan yang mendasar yang
diharapkan dapat memecahkan berbagai permasalahan pendidikan yang sampai saat ini terus
terjadi. Masalah pokok yang tengah dihadapi dalam dunia pendidikan pada saat ini adalah
masalah yang berhubungan dengan kualitas dan mutu pendidikan yang masih rendah.
Fenomena merosotnya karakter berbangsa di tanah air yang disebabkan semikn kurangnya
pendidikan karakter di sekolah dan kurangnya pengimplementasian nilai-nilai berkarakter di
lingkungan masyarakat. Ditambah lagi dengan adanya arus globalisasi yang perlahan telah
melunturkan kaidah-kaidah karakter budaya bangsa.
Pendidikan yang biasanya dilakukan di dalam kelas yaitu pendidikan formal, yang
pelaksanaan kegiatannya disebut dengan pembelajaran. Pembelajaran merupakan kegiatan
yang dilakukan oleh peserta didik dan pendidik sehingga terjadi interaksi satu sama lain.
Bagaimana cara guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didik sangat
mempengaruhi proses pembelajaran dan pemberian motivasi kepada peserta didik saat
kegiatan pembelajaran, sehingga proses pembelajaran dapat menuntun guru untuk
menekankan penguasaan konsep materi pelajaran yang disampaikan kepada siswa yang juga
akan berdampak pada hasil belajar siswa. Hasil belajar yang dicapai siswa sangat ditentukan
oleh baik tidaknya kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan dalam kelas.

PENGERTIAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE WEBBED


Salah satu model pembelajaran terpadu yang bisa diterapkan ialah pembelajaran
terpadu tipe webbed. Model pembelajaran tipe webbed ialah model pembelajaran yang
menggunakan tema sebagai dasar pembelajaran. Model pembelajaran webbed memadukan
multidisiplin ilmu atau berbagai mata pelajaran yang diikat oleh satu tema (Fogarty, 1991).
Tema dapat ditentukan dan ditetapkan oleh guru baik dengan siswa maupun dengan sesame
guru. Setelah tema disetujui dan disepakati maka selanjutnya adalah pemilihan sub-sub tema
dengan memperhatikan kaitannya dengan mata pelajaran yang lainnya. Pembelajaran terpadu
tipe webbed merupakan pengembangan pembelajaran yang lebih dulu menentukan tema yang
telah disusun secara sistematis sebelum melakukan pembelajaran di kelas (Trianto, 2007).
Model pembelajaran ini juga disebut dengan model jarring laba-laba (spiderwebbed).
Pembelajaran terpadu tipe webbed merupakan salah satu model pembelajaran yang
menekankan pada pola pengorganisasian materi yang terintegrasi dipadukan oleh suatu tema
yang diambil lalu dikembangkan dari luar mata pelajaran akan tetapi sejakan dengan
kompetensi dasar dan topik-topik dari mata pelajaran (Armadi & Astuti, 2018). Model
tematik sebagai alternatif dari pola organisasi materi yang sudah sangat lama dan umum
digunakan di dunia pendidikan. Model pembelajaran tipe webbed ialah salah satu model
pembelajaran yang menggabungkan kompetensi- kompetensi dasar yang diambil dari
beberapa mata pelajaran ke dalam sebuah tema, kemudian tema yang ditentukan sebagai
pemersatu kegiatan pembelajaran yang memadukan beberapa mata pelajaran sekaligus dalam
satu kali tatap muka (Armadi & Astuti, 2018).
Tujuan pembelajaran terpadu tipe webbed antara lain yaitu untuk meningkatkan
pemahaman konsep yang dipelajari secara lebih bermakna, mengembangkan keterampilan
menemukan, mengolah, dan memanfaatkan informasi, menumbuhkembangkan sikap positif
kebiasaan baik dan nilai-nilai luhur yang diperlukan dalam kehidupan, menumbuhkan
keterampilan sosial, meningkatkan semangat belajar, memilih kegiatan yang sesuai dengan
kebutuhan dan minat. Pembelaajaran terpadu termasuk salah satunyya model webbed lebih
menekankan pada penerapan konsep learning by doing (Armadi & Astuti, 2018). Oleh karena
itu sangat pentingbagi guru untuk menskenariokan pengalaman belajar yang mempengaruhi
proses kebermaknaan siswa, sehingga nantinya akan berpengaruh terhadap hasil belajar
siswa.
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN TIPE WEBBED
Langkah-langkah pembelajaran yang dapat diterapkan dengan model jaring laba-laba
(webbed):
1. Tema ditentukan. Tema ini dapat diperoleh dari hasil diskusi guru dengan sesame
guru, maupun guru dengan peserta didik. Tema juga bisa ditentukan berdasarkan
ketetapan dari sekolah atau kebijakan dan ketentuan yang lain). Tema tersebut ditulis
di bagian tengah jarring
2. Menentukan tujuan/kompetensi dasar dari mata pelajaran yang bisa dicapai melalui
tema yang dipiih. Contohnya, apabila memilih tema cuaca, maka guru hendaknya
memikirkan apa yang dapat membantu peserta didik dalam tema tersebut untuk
memahami konsep-konsep yang ada. Kompetensi dasar dapat diletakkan /ditulis di
jarring-jaring tema sesuai dengan mata pelajaran yang sudah ditetapkan.
3. Memilih kegiatan awal untuk mengenalkan tema secara keseluruhan. Hal tersebut
dilakukan agar siswa memiliki pengetahuan awal yang nantinya akan meningkatkan
rasa ingin tahu mereka, sehingga untuk selanjutnya peserta didik dapat terdorong
mengajukan banyak pertanyaan mengenai materi yang dibahas. Kegiatan awal ini
misalnya dengan membacakan buku kepada siswa tentang cuaca atau mengajak siswa
menonton video tentang cuaca.
4. Mendesain pembelajaran dan kegiatan yang dapat mengaitkan tema dengan
kompetensi (pengetahuan, keterampilan, sikap) yang akan dicapai. Misalnya, kegiatan
siswa diberi tugas mengamati cuaca selama satu minggu, setiap hari, siswa bisa
mengambil gambar yang telah disiapkan sesuai dengan cuaca pada hari itu. Setelah
jalan satu minggi, siswa dapat menghitung dan mengambil kesimpulan tentang cuaca
dari data yang telah diperolehnya.
5. Menghubungkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan agar peserta didik dapat
melihat dari berbagai aspek sehingga memperoleh pemahaman yang baik

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE WEBBED

Adapun kelebihan dan kekurangan model pembelajaran tipe webbed menurut (trianto,
2011):

1. Kelebihan :
 Menyeleksi/penentuan tema sesuai dengan minat akan memotivasi anak untuk
belajar
 Lebih mudah dilakulan oleh guru yang belum berpengalaman
 Memudahkan perencanaan
 Pendekatan tematik dapat memotivasi siswa
 Memberikan kemudahan bagi anak didik dalam melihat kegiatan dan ide-ide berbeda
yang terkait

2. Kekurangan :

 Sulit dalam menyeleksi tema


 Cenderung untuk merumuskan tema dangkal
 Dalam pembelajaran, guru lebih memusatkan perhatian pada kegiatan dari pada
pengembangan konsep.

KESIMPULAN

Model pembelajaran tipe webbed merupakan salah satu model pembelajaran yang
menekankan pada pengorganisasian yang terintegrasi lalu dikembangkan dari luar mata
pelajaran akan tetapi sejalan dengan kompetensi dasar dan topik-topik dari mata pelajaran.
Lebih mudah dilakukan oleh guru yang belum berpengalaman, dan menggunakan pendekatan
tematik yang dapat memotivasi siswa.

DAFTAR PUSTAKA

Armadi, A., & astuti, y. p. (2018). Pembelajaran terpadu tipe webbed berbasis budaya lokal
untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Pendidikan
Dasar dan Pembelajaran, 8(2), 185-195. doi:[Link]
Efendi, F. K. (2021). Efektifitas Model Pembelajaran Terpadu Tipe Webbed Berbantuan
Media Teknologi Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS Tema Makanan
Sehat Murid Sekolah Dasar Gugus 29 Campaga Loe Kabupaten Bantaeng. Journal on
Teacher Education, 2(2), 58-65. doi:[Link]
Fogarty, R. (1991). How to Integrated the Curricula. Illnois: IRI/Skylight Publishing, Inc.
Trianto. (2007). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Anda mungkin juga menyukai