SOP Rujukan Interna
No Dukumen :
045/SOP/UKP/2024
SOP
No Revisi : 01
Tanggal Terbit : 04 Januari 2024
Halaman : 1/3
SAIFUL S, Kep.
UPTD
PUSKESMA M.K.M
S BEUTONG NIP: 19840817
ATEUH 200904 1 009
1. Pengertian Rujukan internal adalah suatu sistem penyelenggaraan pelayanan
kesehatan yang melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal
balik terhadap satu/lebih kasus penyakit atau masalah kesehatan
agar dapat diberikan pemeriksaan atau tatalaksana lebih lanjut
oleh pihak yang besangkutan, dan terjadi internal Puskesmas
Beutong Ateuh.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah bagi petugas untuk
melakukan rujukan internal.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas No.
400.7.1/034/PKM_BTA/2024
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.01.07/MENKES/1936/2022 tentang Perubahan atas
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor
HK.01.07/MENKES/1186/2022 tentang Praktik Klinis Bagi
Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.
5. Langkah- 1. Petugas di ruang pemeriksaan memanggil pasien sesuai nomor
langkah urut pasien.
2. Petuas menerima pasien, mengucapak salam.
3. Petugas mencocokkan identitas pasien dengan rekam medis
pasien.
4. Petugas melakukan anamnesa.
5. Petugas melakukan pemeriksaan fisik.
6. Petugas melakukan pemeriksaan penunjang (bila perlu).
7. Petugas menegakkan diagnosis.
8. Petugas merujuk pasien ke unit terkait untuk konsultasi
internal guna menunjang pengobatan pasien.
9. Petugas perujuk menjelaskan kepada pasien alasan pasien
dirujuk internal.
10. Petugas mengisi formulir rujukan internal.
11. Petugas mengantarkan formulir rujukan internal ke unit yang
dirujuk.
12. Petugas mengarahkan pasien menuju unit yang dirujuk
internal.
13. Petugas yang menerima rujukan menerima pasien dan formulir
rujukan internal.
14. Petugas yang merima rujukan melakukan evaluasi kepada
pasien sesuai permintaan rujukan.
15. Petugas yang merima rujukan menjawab hasil rujukan di
formulir rujukan internal.
16. Petugas yang menerima rujukan mengembalikan formulir
rujukan internal ke petugas perujuk.
17. Petugas yang menerima rujukan mengarahkan pasien kembali
ke petugas perujuk.
18. Petugas perujuk menerima formulir hasil konsultasi internal
kembali.
19. Petugas perujuk menerima pasien kembali.
20. Petugas perujuk menelaah hasil dari formulir rujukan internal,
kemudian menjelaskan pada pasien/keluarga.
21. Petugas mencatat hasil rujukan internal di rekam medis.
6. Diagram Air
7. Hal-hal yang
perlu
dilakukan
8. Unit terkait 1. Poli Umum
2. Poli KIA
3. Poli TB
4. Poli MTBS
5. Poli Lansia
6. Poli Gigi
9. Dokumen Rekam Medis, Form Rujukan
Terkait
10. Rekaman No Yang di ubah Isi perubahan Tanggal mulai
Histori di berlakukan
Perubahan