0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan26 halaman

RKO Haji Kloter 95 SOC 2019

Diunggah oleh

pelangiyuanita6
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan26 halaman

RKO Haji Kloter 95 SOC 2019

Diunggah oleh

pelangiyuanita6
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KERJA OPERASIONAL

(RKO)

Nama Petugas : BAMBANG WIJANARKO


Jenis Tugas : TKHI (PERAWAT)
No Kloter : 95 SOC
Gelombang : II ( DUA )
Tanggal Berangkat : 4 AGUSTUS 2019
Jam Berangkat : 20.30 WIB
Asal jama’ah : Kab. GROBOGAN

TIM KESEHATAN HAJI INDONESIA (TKHI)


EMBARKASI SOLO (SOC)
TAHUN 1440 H / 2019 M
DAFTAR ISI
Hal
Halaman judul...................................................................................i
Daftar isi.............................................................................................ii
Bab I : Pendahuluan..........................................................................1
A. Latar Belakang............................................................................2
B. Uraian Tugas...............................................................................3
C. Maksud dan Tujuan.....................................................................3
D. Komitmen Pelayanan..................................................................4

Bab II : Rencana Kerja Operasional


A. Pra Embarkasi ( Tanah Air )........................................................5
B. Di Embarkasi................................................................................7
C. Di Pesawat ( Keberangkatan )......................................................8
D. Di Makkah...................................................................................10
E. Di Makkah Pra Armina...............................................................11
F. Armina.........................................................................................12
G. Di Makkah Paska Armina...........................................................18
H. Di Madinah..................................................................................20
I. Di Jeddah.....................................................................................21
J. Di Pesawat ( Kepulangan )..........................................................22
K. Di Debarkasi................................................................................24

Bab III : Penutup................................................................................25

P a g e 1 | 26
BAB I : PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Ibadah Haji merupakan Rukun Islam yang kelima, sebagai kewajiban bagi yang

sudah mampu (istitha’ah). Ibadah Haji sebagai Spiritual Journey (Perjalanan Spiritual),

memerlukan kesiapan material, fisik, mental dan pengetahuan manasik yang cukup, agar

pelaksanaannya menjadi sempurna dan bermakna. Dengan demikian perlu keseriusan

yang maksimal dalam pelaksanaannya.

Di Indonesia, penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan tugas Nasional,

sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan

Ibadah Haji. Dalam UU tersebut disebutkan bahwa penyelenggaraan Ibadah Haji

dilaksanakan berdasarkan asas keadilan, profesionalisme dan akuntabilitas. Adapun

penyelenggaraan Ibadah Haji oleh Pemerintah bertujuan untuk melaksanakan pembinaan,

pelayanan dan perlindungan terhadap jamaah haji demi suksesnya memperoleh haji

mabrur.

Untuk mencapai tujuan tersebut, disusunlah Rencana Kerja Operasional (RKO)

agar semua pelaksanaan dalam unit kerja bisa tersusun rapi, sistematis, terencana dan

cermat dalam bertindak. Penyusunan RKO petugas haji kloter ini bertujuan agar petugas

haji kloter mampu memahami, menyadari dan menyusun RKO secara baik.

P a g e 2 | 26
B. URAIAN TUGAS

Berikut adalah tahap uraiantugas secara global dalam RKO Kloter 95 SOC:

 RKO Pra Embarkasi


 RKO di Embarkasi
 RKO di Pesawat ( berangkat )
 RKO di Bandara KAAIA Jeddah
 RKO di Makkah ( Pra Wukuf )
 RKO di Arofah, Muzdalifah, Mina
 RKO di Makkah ( Pasca Wukuf )
 RKO di Madinah
 RKO di Bandara AMMA Madinah ( Pulang )
 RKO di Debarkasi

C. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan dari Pembuatan Rencana Kerja Operasional adalah :

1. Sebagai acuan dan pedoman dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada Jamaah

Haji kloter 95 SOC

2. Agar dalam melayani Jamaah Haji dapat secara optimal dan sistematis

3. Memudahkan dalam memberikan bimbingan dalam bidang kesehatan kepada Jamaah

Haji khususnya Jamaah Haji yang masuk kategori resiko tinggi.

4. Tercapainya kondisi Jamaah haji yang sehat secra optimal baik fisik maupun mental,

sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan sempurna.

5. Petugas dapat melaksanakan rukun haji secara tertib dan benar

P a g e 3 | 26
D. KOMITMEN PELAYANAN PETUGAS HAJI KLOTER

Untuk mengutamakan pelayanan yang optimal bagi Jamah Haji. Petugas TKHI

mempunyai komitmen pelayanan yaitu :

1. Memberikan bimbingan, pelayanan dan perlindungan kepada Jamaah Haji dengan

komitmen :

a. Sigap

b. Handal

c. Amanah

d. Responsif

e. Inovatif

Dengan mempunyai Rencana Kerja Operasional yang baik dan berpegang teguh pada

komitmen maka Insha Allah pelayanan yang akan diberikan dapat memuaskan dan sesuai

harapan jamaah haji Kloter 95SOC yang akan saya dampingi.

PETUGAS KLOTER 95 EMBARKASI SOLO (SOC)


ASAL [Link], JAWA TENGAH-INDONESIA
1440H/2019M

1 TPHI NUR AZIZ


2 TPIHI BAHRONI
3 TKHI Dr. EKAJANTI LASIANA DARJONO
4 TKHI RITA SAKTI NURBAHARI
5 TKHI BAMBANG WIJANARKO NGADIRAN

BAB II : RENCANA KERJA OPERASIONAL


P a g e 4 | 26
PETUGAS HAJI KLOTER TAHUN 1440 H/2019 M

HARi/
TGL
LOKASI URAIAN TUGAS KOORDINASI ANTISIPASI
KASUS
[Link] EMBARKASI ( DI TANAH AIR )

Senin 8 Dinkes Kab. 1. Perkenalan diri sebagai CTKHI Kab. Kepala Dinkes KA. Dinkes
April 2019 Grobogan Grobogan, dan meminta arahan Kab. Grobogan Dinas Luar
terkait dengan program haji

1. Memperkenalkan diri kepada Jemaah


Rabu 10 Dinkes Kab. 2. Ikut serta dalam pelayanan kesehatan
April 2019 Grobogan Jamaah Haji kegiatan pengukuran Dinkes Kab.
kebugaran Grobogan, KBIH
3. Melakukan pembinaan dan vaksinasi Mohammadiyah Ada CJH yang
meningitis tidak datang
4. Memberikan bimbingan kesehatan
kepada calon Jemaah Haji dengan
memberikan Pendidikan Kesehatan
tentang Manasik kesehatan haji

April – Mei KBIH / IPHI 1. Melakukan pembinaan terhadap Ada CJH yang
2019 jemaah resti dengan penyakit jantung, TKHI, TKHD tidak datang
DM dan metabolik lainnya.
2. Perkenalan dengan petugas selain
TKHI.
3. Koordinasi antar petugas demi
kelancaran ibadah haji jamaah, dan
kelancaran bertugas.
4. Observasi mandiri CJH dengan alat
bantu jalan, kursi roda

P a g e 5 | 26
Jum’at 21 Masjid Jabalul 1. Mengikuti manasik akbar CJH - Petugas Ada CJH yang
Juni 2019 Khoir Kab. Grobogan kloter tidak datang
jam 08.00 2. Memperkenalkan diri kepada CJH - Kemenag
Wib - TPHD,
TKHD
Rabu 17 Aula Kantor Mengikuti koordinasi dan pembinaan - Kemenag KARU /
Juli 2019 Kemenag Kab ketua regu ( KARU ) dan ketua - Petugas KAROM ada
Grobogan rombongan ( KAROM ) kloter yang tidak
- TKHD datang
- TPHD

Kamis 18 Alun-Alun Kota Manasik akbar CJH Kab. Grobogan - Kemenag Ada CJH yang
Juli 2019 Purwodadi - Petugas tidak datang
Jam 08.00 kloter
Wib - TKHD
- TPHD
Senin 22 Pendopo Kab. Mengikuti upacara pelepasan CJH di - Bupati Ada CJH yang
Juli 2019 Grobogan Kab. Grobogan oleh Bupati - Kemenag tidak datang
08.00 Wib - Petugas
kloter
- TKHD
- TPHD

2 Agustus WISMAARMINA 1. Petugas sampai di Wisma Armina dan PPIH, TPHI, -Petugas kloter
2019 melaporkan kepada PPIH Embarkasi TPIHI,TKHI terlambat
yaitu seksi pemantapan petugas dan datang
Jam 17.00 meminta penjelasan
WIB 2. Rapat koordinasi petugas kloter dan
pembinaan petugas kloter oleh PPIH
Embarkasi -RKO
3. Menyerahkan RKO kepada PPIH ketinggalan
Embarkasi bidang kesehatan

Sabtu 3
Agustus WISMA Petugas di jemput untuk masuk Petugas Kloter Petugas
2019 ARMINA embarkasi penjemput
Jam 17.00 terlambat

P a g e 6 | 26
EMBARKASI B. RKO DI EMBARKASI

3 Agustus (Asrama Haji 1. Menyambut CJH datang di Tim Kloter, -Jamaah


2019 Donohudan) Embarkasi. PPIH terlambat
2. Lapor kepada PPIH Embarkasi dan -Jamaah sakit
Jam 19.00 membantu mengatur tempat duduk
WIB sesuai dengan tempatnya.
3. Membantu petugas PPIH Embarkasi -Mendahulu
dalam pemeriksaan akhir kesehatan PPIH Embarkasi kan Calon
Calon Jamaah Haji Jamaah Haji
4. Membantu Calon Jamaah Haji resiko tinggi
beresiko tinggi untuk
5. Cek ulang dan menandatangani TKHI, TPHI, pemeriksaan.
kelengkapan pengisian lembar obat TPIHI,Karu,
dan lembar vaksinasi Meningitis Karom, TPHD, -Obat2an rutin
6. Membantu mengarahkan CJH WUS TKHD CJH tertinggal
ke tempat pemeriksaan WUS
7. Mengikuti rapat pemantapan Karu
dan Karom yang diselenggarakan oleh
PPIH embarkasi
8. Menginformasikan pada Calon -Anjurkan
Jamaah Haji tentang Balai untuk PHBS.
Pengobatan yang disediakan oleh
PPIH Embarkasi, dan mengenalkan
lokasi asrama.
9. Menganjurkan agar Calon Jamaah
Haji ikut menjaga kebersihan TKHI,TPHI,
lingkungan asrama TPIHI, Karu,
10. Membantu pembagian Living Cost, Karom, TPHD,
pada Calon Jamaah Haji melalui TKHD
Karu/ Karom TKHI,TKHD
11. Melaksanakan visitasi pada Calon
Jamaah Haji
12. Membantu CJH sudah mendaptakan
kamar untuk istirahat.
13. Meminta daftar manifest Calon
Jamaah Haji yang resiko tinggi dari
petugas KKP dan memantaunya
14. Mengingatkan jemaah haji untuk

P a g e 7 | 26
memisahkan baju ikrom untuk dibawa
tas tenteng.

EMBARKASI
4 Agustus 1. Cek tas obat dan perbekkes
2019 (Asrama Haji yang akan dibawa. TKHI
Donohudan) 2. Membantu persiapan
Jam 18.30 keberangkatan JCH ke
WIB bandara - Jamaah sakit
3. Mengikutidan mendampingi -Jamaah takut
Calon Jamaah Haji TPHI, naik pesawat
dalamupacara pelepasan oleh TPIHI, Karu,
PPIH Karom, TPHD,
4. Membantu pengecekan barang TKHD
bawaan agar tidak ada yang TKHI,TKHD
tertinggal
5. Membantu mengarahkan
Calon Jamaah Haji dalam
memasuki bus menuju
bandara dan membantu
jamaah turun dari bis ketika
sampai bandara.

PESAWAT C. RKO DI PESAWAT

4 Agustus (Saat 1. Membantu naik ke pesawat, dan TKHI,TPHI, -Jamaah resti


2019 Keberangkatan) memastikan seluruh jamaah duduk TPIHI, Karu, tidak mau
Jam 20.30 sesuai tempatnya. Karom, TKHD, diatur tempat
WIB 2. Memperkenalkan diri (petugas) TPHD, Kru duduknya
kepada kru pesawat “Purser”. Pesawat
3. Mengecek persediaan /kelengkapan - Jamaah tidak
obat dan alat kesehatan di pesawat tahu cara
4. Membuat peta pasien Risti penggunaan
5. Memberikan penyuluhan pada jamaah toilet.
haji tentang penggunaan toilet di
pesawat terbang
6. Memberikan pengobatan kepada
jamaah haji yang sakit di pesawat dan
mencatat di buku journal lap kloter.
7. Memantau jamaah haji yang beresiko

P a g e 8 | 26
tinggi
8. Mengajak peregangan di pesawat
9. MembuatCOD bila ada jamaah haji - Jamaah
yang meninggal dunia di pesawat kedinginan
10. Mencatat obat-obatan / alat kesehatan - DVT
yang dipakai dalam formulir untuk - Barotrauma
pelaporan kepada pihak penerbangan
11. Mencatat jamaah haji yang perlu
berobat ke posko pengobatan KAAIA
Jeddah, memakai kursi roda dan alat
bantu lainnya.
12. Menghimbau makanan / catering
segera dikonsumsi kepada jemaah haji
13. Membantu mengingatkan jamaah bila
mengambil miqat saat di pesawat.

BANDARA D. RKO DI JEDDAH (SAAT


JEDDAH KEDATANGAN)

5 Agustus Turun Pesawat 1. Membantu Calon Jamaah Haji turun Tim Kloter, -Jamaah
2019 dari pesawat Karu,Karom, berebut turun
2. Lapor ke PPIH KAAIA Jeddah TPHD, dari pesawat
3. Memantau kesehatan Calon Jamaah TKHI, -Jamaah
Jam 04.30 Haji, terutama yang resiko tinggi TKHD kelelahan
WAS selama pemeriksaan imigrasi Arab
Saudi
4. Setting siskohatkes lokasi jeddah.

Ruang tunggu 1. Visitasi dan Mengobati jamaah haji Sektor,Tim


sakit dan melakukan pencatatan serta Kloter, Karu,
menbuat laporan harian, melayani Karom, TPHD,
jamaah haji yang sakit dan merujuk TKHI, TKHD
ke poliklinik PPIH Bandara bila
diperlukan.
2. Petugas ganti ihrom dan mengambil
miqat di bandara KAAIA Jeddah
3. Memberi penyuluhan kesehatan pada - Jamaah tidak
jamaah haji tentang kebersihan mau makan
perorangan dan lingkungan panas

P a g e 9 | 26
 Persiapan Berangkat Ke Makkah
1. Koordinasi petugas tentang
5 Agustus pembagian petugas di setiap bus, serta Menghim
2019 obat-obatan yang diperlukan bau kepada
2. Mengecek kesehatan Calon Jamaah Calon Jamaah
Jam 06.30 Haji melalui Karu / Karom terutama Haji untuk
WAS jamaah haji Resti banyak minum
Tim Kloter, Karu,
3. Memberi pelayanan kesehatan kepada air
Karom, TPHD,
jamaah haji yang sakit dan
TKHI, TKHD
4. Lapor ke Sektor tentang perpindahan membawa
Calon Jamaah Haji ke Makkah dan obat pribadi
minta tanda tangan PPIH ( Kasi
Kesehatan)
5. Berangkat ke Makkah dengan naik bis
dan mambantu jamaah yg risti

MAKKAH E. RKO DI MAKKAH

5 Agustus  SELAMA DI MAKKAH


2019 1. Membantu Calon Jamaah haji turun Tim Kloter, Karu, - Jamaah
Jam 09.30 dari bus Karom, TPHD, berebut turun
WAS 2. Membantu kelancaran penempatan TKHI, dari bus
kamar pemondokan TKHD, Sektor - Jamaah
3. Menempelkan petunjuk lokasi kelelahan
pelayanan kesehatan
4. Memberikan pelayanan kesehatan
kepada Calon Jamaah Haji
5. Himbauan untuk istirahat -Menempelleafl
6. Mengadakan kunjungan rutin ke et lokasi pos
kamar-kamar Calon Jamaah Haji kesehatan di
untuk memantau kondisi kesehatan tempat-tempat
jamaah yang strategis.
7. Menginformasikan lokasi pelayanan
kesehatan kepada Calon Jamaah Haji
8. Memberikan penyuluhan kesehatan - Jamaah sakit
tentang heat stroke,gizi, kesehatan
lingkungan dan menjaga kondisi
kesehatan -Android tidak
P a g e 10 | 26
9. Lapor KKHI Mekkah, dan setting bisa berfungsi
lokasi siskohatkes mekkah.
10. Laporan harian siskohatkes dan
menyampaikan kendala ke Sektor dan
minta no. Sektor.
11. Mengecek serta melengkapi formulir
pencatatan pelaporan dan obat-
obatan / alat kesehatan
12. Membuat COD, apabila ada jamaah
haji yang meninggal dunia
13. Koordinasi dengan kloter atas dan
bawah, yang berada di 1 hotel
14. Mengecek makanan catering sebelum
dibagikan ke jamaah dan edukasi
untuk segera dikonsumsi.
15. Mendampingi jamaah melaksanakan
umroh wajib terutama yang resti.

 PRA ARMUZNA
6Agustus (H -3 hari Tim Kloter, Karu, -Ada jamaah
2019 WUKUF) 1. Bersama Tim Kloter dan petugas Karom, TPHI, yang di
terkait melakukan orientasi tempat ke TKHI, ikutkan safari
ARMUZNA TKHD, Sektor wukuf
Jam 07.00 2. Meningkatkan pemantauan dan -Lokasi tenda
WAS penyuluhan kepada Calon Jamaah jauh
Haji
3. Koordinasi dengan TPP untuk
memberikan penyuluhan tambahan
4. Mengingatkan jamaah untuk jajan
yang sehat, karena mulai tidak ada
dropping katering di tanggal 5
dzulhijah
5. Meningkatkan pemantauan dan
penyuluhan kepada jamaah haji
6. Koordinasi dengan KKHI bila masih
ada jamaah yang dirawat di KKHI
Mekkah
7. Menyiapkan obat-obatan /alat
kesehatan, kalau perlu amprah obat
untuk kebutuhan di Armina

P a g e 11 | 26
8. Koordinasi antar TKHI, TKHD untuk
membagi tugas di bus secara terpisah

7 Agustus (H -2 hari 1. Prepare dan visitasi kondisi jamaah


2019 WUKUF) 2. Mempersiapkan barang-barang yang
akan dibawa saat ARMUZNA
08.00 WAS 3. Refresh ulang penatalaksanaan
jamaah sakit di ARMUZNA
disesuaikan dengan perbekkes yang
ada.
4. Mengingatkan jamaah untuk makan
minum yang sehat, serta istirahat yang
cukup

8 Agustus 1. Mengikuti ceramah ibadah wukuf +


2019 (H-1 hari promkes + ihram
WUKUF) 2. Menjaga jemaah tidak keluar hotel,
08.00 WAS supaya jaga kondisi kesehatan
3. Pembagian petugas yang akan terbagi
dalam beberapa bus saat ARMUZNA
4. Koordinasi dengan kloter atas dan
bawahnya.
5. Checking ulang obat2an
6. Visitasi dan Cek ulang jamaah risti
7. Mengingatkan jamaah untuk terus
minum
8. Promkes Heat Stroke

9Agustus ARMUZNA  BERANGKAT KE ARAFAH


2019
1. Berdoa untuk kesehatan dan Tim Kloter, -Jamaah
08 kelancaran proses haji serta TPHD,TPIHI berebut tempat
Dzulhijah kelanjutannya. TKHI,TKHD duduk
1440 H 2. Membantu calon jamaah haji menaiki
bus dan persiapan pemberangkatan
Jam 10.00 untuk menuju Arofah
WAS 3. Pastikan perbekkes sudah dibawa.
4. Membagi petugas kesehatan dan TIM
Kloter di tiap bus terutama yang

P a g e 12 | 26
banyak terdapat Jamaah Resti
5. Melakukan Niat Haji dan membaca
Talbiyah , doa selama perjalanan.

09Agustus ARAFAH F. RKO DI ARMINA


2019 1. Membantu jamaah haji turun dari bus Tim Kloter, - Tenda kurang
terutama yang beresiko tinggi dan TPHD,TPIHI -Jamaah sakit
8 Dzulhijah membantu menuju ke kemah TKHI,TKHD
1440 H 2. Melapor ke PPIH Armina, memantau
dan mengobati jamaah haji yang sakit
Jam 11.00 3. Pastikan jamaah sesuai dengan tenda Maktab
WAS yang sudah disediakan
4. Merujuk jamaah haji sakit yang tidak
bisa diatasi ke poliklinik Arafah,
Mobile Hospital Arab Saudi atau
RSAS
5. Melaksanakan penyuluhan kesehatan
tentang Heatstroke dan
pencegahannya, PHBS
6. Mengecek makanan / catering
sebelum di bagikan kepada jamaah
haji
7. Membuat laporan harian dan TPHI,TKHI, -Dehidrasi
diserahkan ke petugas PPIH Arab TPIHI -Segera infus
Saudi di Arafah
8. Mengingatkan jamaah tetap didalam
tenda.
9. Informasikan letak toilet terdekat
dengan tenda -Ada jamaah
10. Membuat Autopsi Verbal ( AV ), jika TKHI,TPHI yang
ada jamaah haji yang meninggal meninggal
dunia

P a g e 13 | 26
 PELAKSANAAN WUKUF
DIARAFAH
10 Agustus TPHI, TPHD, -Jamaah
2019 1. Diawali sholat jamaah dzuhur dan TPIHI, dehidrasi berat
ashar dengan di jamak taqdim qashar TKHI,TKHD -Obat-obatan
9 Dzulhijah dilanjutkan khutbah wukuf kurang
1440H 2. Memantau kesehatan jamaah dalam
pelaksanaan wukuf
Jam 12.00 3. Jamaah tidak banyak keluar dari tenda
WAS

Jam 16.00 ARAFAH  PERSIAPAN KE MUZDALIFAH TPHI, TPHD, - Jamaah


WAS TPIHI, berebut bus
1. Membantu jamaah haji naik bus, TKHI,TKHD -
terutama jamaah resti, tertib Jamaahterting
2. Membagi TKHI, TPHI, TPIHI dan gal
TKHD di bus yang berlainan dan - Jamaah
memantau kesehatan Calon Jamaah kedinginan
Haji
3. Ingatkan APD jamaah
4. Koordinasi dengan kloter atas bawah
serta maktab
5. Perbekkes selalu mudah dijangkau

Jam 20.00 MUZDALI 1. Membantu jamaah haji turun dari bus, TPHI, TPHD, -Jamaah
WAS FAH terutama yang resti, usahakan selalu TPIHI, berebut turun
dalam rombongan TKHI,TKHD bus
2. Memantau kesehatan jamaah haji
3. Memberikan pengobatan pada jamaah -Jamaah
haji yang sakit kedinginan
4. Memberikan penyuluhan kesehatan - Jamaah sakit
tentang menjaga kesehatan dan
lingkungan untuk mewaspadai suhu
udara dingin -Jamaah
5. Mengambil batu kerikil untuk tersesat
melempar jumrah
P a g e 14 | 26
6. Menghimbau jamaah haji jangan
terlalu jauh dari rombongan saat
mencari kerikil
7. Ubah siskohatkes ke muzdalifah, dan
lapor PPIH Muzdalifah
8. Mengikuti kegiatan mabit, dan
persiapan ke MINA

11Agustus MUZDA 1. Membantu jamaah haji menaiki bus, Tim Kloter, Karu, -Jamaah haji
2019 LIFAH terutama yang resti Karom, tertinggal
(Persiapan Ke 2. Membagi TKHI dan TKHD di bus TPHI, TPHD,
10 Mina) yang berlainan TPIHI,
Dzulhijah 3. Pastikan jamaah selalu dalm TKHI, TKHD,
1440H rombongan dan tertib Maktab
4. Pastikan perbekkes tidak tertinggal
Jam 02.30 5. Edukasi tetap minum selama kegiatan
WAS berlangsung

MINA MINA
11Agustus (Saat Tiba dan 1. Membantu membimbing jamaah Tim Kloter, Karu, - Jamaah sakit
2019 Selama di Tenda) sesuai dengan tenda yang sudah Karom, - Jamaah
10 disediakan maktab TPHI, TPHD, tersesat
Dzulhijah 2. Melaporkan kepada petugas Sektor / TPIHI,
1440 H PPIH di Mina tentang kondisi TKHI, TKHD,
kesehatan jamaah haji Maktab
3. Visitasi atau merujuk jamaah haji
Jam 06.00 yang sakit ke BPHI/RSAS
WAS 4. Melaksanakan penyuluhan kesehatan
tentang dehidrasi dan pencegahannya
5. Membuat Autopsi Verbal ( AV ) bila
ada jamaahyang meninggal dunia
6. Mengecek makanan/catering yang
akan dibagikan pada jamaah haji
7. Membuat laporan harian dan
mengunjungi tenda – tenda jamaah
haji
8. Memantau sanitasi / sampah

P a g e 15 | 26
Jam 16.00 Seluruh jamaah mengambil nafar awal
WAS 9. Persiapan lempar aqobah, diakhiri
dengan tahalul
10. Edukasikan ke jamaah untuk sesuai
dengan jadwal yang sudah diterbitkan
oleh maktab
11. Mengingatkan Kembali ke tenda
dengan mengumandangkan takbir
12. Koordinasi dengan petugas terkait
untuk lempar jumroh

MINA
11 Agustus (Jamarat) 1. Ikut serta mengawasi jamaah -Jamaah sakit
2019 melempar jumroh, aqobah sesuai dan tidak bisa
10Dzulhijah dengan jadwal, lalu melempar
1440 H [Link] visitasi, jumroh
sekaligus amprah obat -Jamaah
2. Menyertai jamaah haji risti dalam tersesat
melempar jumrah secara bergantian
Jam 23.00 3. Memantau kesehatan jamaah resti -Jamaah
WAS 4. Visitasi jamaah, motivasi istirahat, dehidrasi
dan tetap minum

12 Agustus
2019 1. Mengikuti jamaah melakukan lempar - Jamaah
jumroh ula, wusto, aqobah kelelahan
11 2. Membantu membakdalkan lempar
Dzulhijah jumroh, bila ada jamaah yang sakit.
1440H 3. Selesai kegiatan lempar jumroh,
persiapan untuk pulang ke mekkah
Jam 23.00
WAS

P a g e 16 | 26
MINA

13 Agustus (Persiapan Ke 1. Mengatur jamaah haji untuk kembali TPHI, TPIHI, -Jamaah
2019 Makkah) ke Makkah, setelah selesai kegiatan Karu, Karom tertinggal
Mina, bersama Petugas Kloter
12 2. Mengawasi dan mengecek jamaah
Dzulhijah haji supaya tidak ada yang tertinggal
1440H dari rombongan
3. Melaporkan PPIH jika akan
meninggalkan Mina menuju Makkah
Jam 05.00 4. Mengatur dan membantu jamaah
WAS menaiki Bus untuk kembali ke
Makkah
5. Memantau kesehatan jamaah terutama
yang resti
6. Rujuk ke poliklinik mina, bila ada
jamaah yang tidak bisa dikondisikan
di kloter

P a g e 17 | 26
MAKKAH E. RKO PASKA WUKUF MINA

14 (Tiba di Makkah) 1. Membantu jamaah turun dari Bus dan Tim Kloter, Karu, - Jamaah sakit
Agustus memasuki maktab kembali serta Karom, TPHD,
2019 menyarankan untuk istirahat TPIHD, TKHD,
2. Melaporkan kepada petugas Sektor petugas Maktab,
13 tentang kondisi kesehatan jamaah haji Sektor
Dzulhijah 3. Amprah obat-obatan ke Sektor atau
1440H langsung ke Daker
4. Merujuk ke KKHI/RSAS apabila ada
Tidak ada penderita yang tidak bisa diatasi di
Jam 08.00 catering kloter
WAS 14-15 Dzulhijah 5. Mengedukasikan makan makanan dan
1440H minuman yang bersih
6. Memantau kondisi kesehatan jamaah
haji, visitasi dan membuat laporan - Jamaah
harian penderita meninggal
7. Mendampingi dan Memantau -KLB karena
Jam 23.00 kesehatan jamaah haji (Thawaf makanan
WAS Ifadah)
8. Memantau kegiatan pasxa thawaf -Jamaah
ifadah dehidrasi
9. Koordinasi dengan TPP untuk
promkes pasca ARMUZNA

1. Visitasi rutin pasca ARMUZNA,


15 Pemondokan rujuk KKHI Mekkah bila ada jamaah
Agustuss/d Makkah yang tidak dapat ditangani di kloter.
4 2. Cek catering, bila tak layak konsumsi,
September laporkan. (setelah 15 dzulhijah)
2019 3. Koordinasi dengan TPP untuk
promkes kelelahan, PHBS
Jam 06.00 4. Anjuran istirahat setelah rangakaian
WAS panjang ibadah haji
5. Mengajak senam pagi bersama
6. Mengikuti ziarah
7. Melarang ke peternakan Onta, dan
konsumsi apapun yg berasal dari onta.

P a g e 18 | 26
karena sumber dari Mers coV
8. Teteap edukasikan tidak terlalu sering
melakukan umroh.
Koordinasi dengan KKHI Makkah,
bila ada jamaah yang di tanazul kan
Lapor rutin siskohatkes

MAKKAH 1. Sebelum meninggalkan Makkah -Jamaah


4 (Persiapan ke melakukan Thawaf Wada’ Tim Kloter, Karu, tersesat
September Madinah) 2. Pengecekan kesehatan jamaah haji, Karom,
2019 Jam melalui Karu dan Karom TPHI, TPHD,
06.00 WAS 3. Memastikan jamaah dan barang- TPIHI,
barang jangan ada yang ketinggalan TKHI, TKHD -Jamaah
4. Membantu jamaah menaiki Bus untuk berebut bis
berangkat ke Madinah

05/9/19 MADINAH 1. Tiba di Terminal Hijrah Madinah,


Jam 12.00 (Hotel di melapor ke sektor Madinah dan
WAS Madinah) meminta no. Penting dan lokasi BPHI
2. Membantu Jamaah turun dari bus Tim Kloter, Karu,
3. Melapor ke Majmuah untuk Karom, Ada Jamaah
mendapatkan kamar dan kamar TPHI, TPHD, yang sakit
petugas diharapkan di lantai bawah TPIHI,
4. Ikut dan mendampingi jamaah TKHI, TKHD

P a g e 19 | 26
menunaikan arbain
5. Melakukan tugas harian ( visitasi, Obat habis
pencatatan dan pelaporan serta sholat
arbain dan ziarah-ziarah)
6. Checking catering
7. Mengantisipasi terjadinya KLB Jamaah
8. Menengok Jamaah apabila ada yang meninggal
dirawat di KKHI/RSAS dunia
9. Membuat Autopsi Verbal ( AV )
apabila ada Jamaah yang meninggal
melapor ke maktab

TIGA HARI SEBELUM


KEPULANGAN KE INDONESIA

11/9/19 1. Berkordinasi dengan Tim untuk


Jam 08.00 persiapan pulang ke Indonesia
WAS 2. Membantu Jamaah dalam
penimbangan koper
3. Melapor ke Maktab untuk kepulangan
4. Melapor ke sektor Madinah tentang
Jamaah haji yang masih di rawat di
KKHI
5. Bersama Karu Karom membantu
Jamaah naik ke bus menuju bandara
AMAA Madinah

BANDARA 1. Membantu dan mengatur kelancaran


AMAA jamaah haji turun dari bus
14/9/19 (Di Madinah) 2. Lapor PPIH Bandara Madinah, Tim Kloter, Karu, - Jamaah
Jam 14.45 tentang: Karom, TPHI, kelelahan
WAS  Jumlah jamaah pulang TPIHI, - Jamaah sakit
 Jamaah ditinggal (alasannya) TKHI,
 Kebutuhan kursi roda TKHD, Petugas
 Jemaah risti dengan pantuan Sektor
 Jamaah tambahan pulang awal
(bila ada)
P a g e 20 | 26
3. Meminta obat seperlunya untuk
persiapan di pesawat
4. Mengkoordinir jamaah menunggu
diruang tunggu untuk pemeriksaan
imigrasi
5. Memantau kesehatan jamaah haji
terutama yang resti, jika tak mungkin
untuk pulang rujuk ke PPIH
BandaraMadinah
6. Mengusahakan jamaah haji resti,
berdekatan dengan petugas selama
menunggu di bandara

RKO DI PESAWAT

1. Membantu jamaah haji menaiki - DVT


14/9/19 PESAWAT pesawat dan berkenalan dengan kru Tim Kloter, Karu, - Jamaah
Jam 16.45 (Saat pesawat Karom, TPHI, Kedinginan
WAS Kepulangan) 2. Membantu jemaah duduk sesuai TPIHI, TKHI, - Barotrauma
dengan tempatnya masing-masing TKHD, Kru
3. Mengecek obat-obatan dan pesawat
memeriksa peralatan kesehatan di - jamaah risti
pesawat tukar tempat
4. Memberikan pengobatan kepada duduk
jamaah haji yang sakit di pesawat dan
mencatat di BKJH
5. Melakukan visitasi di pesawat,
mengingatkan penggunaan toilet
6. Melakukan peregangan di pesawat

7. Mencatat jamaah haji yang sakit pada


formulir pengamatan penyakit di
pesawat untuk diserahkan kepada
KKP Debarkasi Indonesia (Laporan
Penerbangan)

8. Mengingatkan agar Kartu Kuning


K3JH dikirim ke Puskesmas setempat
setelah 14 hari kedatangan di daaerah

P a g e 21 | 26
asal
9. Menghimbau segera dikonsumsi
catering setelah dibagikan kepada
jamaah haji
10. Membuat Autopsi Verbal ( AV ) bila
ada jamaah yang meninggal dunia

15 PESAWAT 1. Melaporkan kepada Puser 2 (dua) jam


September (Pendaratan) sebelum mendarat, jika ada jamaah
2019 haji yang sakit atau meninggal dunia
Jam 10.00 agar disampaikan kepada petugas
WIB bandara
2. Sesaat setelah landing, dan pintu
dibuka, dokter kloter wajib lapor ke
PPIH Bandara, tentang laporan
penerbangan, dan kondisi jamaah
meliputi :
- Jumlah jamaah
- Ada kegawatan/tidak
- Ada jamaah titipan/tidak
- Berapa jamaah yang butuh
kursi roda

DEBARKASI RKO DI DEBARKASI

15/9/19 (Asrama Haji 1. Membantu jamaah haji turun dari TKHI,TPHI, -Jamaah
Jam 10.45 Donohudan) pesawat dengan tertib, diutamakan TPIHI, PPIH berebut turun
WIB lebih dahulu orang yang sakit, udzur, Debarkasi dari bis
jamaah perempuan kemudian jamaah
laki-laki
2. Melaporkan jumlah jamaah haji dan
3. kondisi kesehatan jamaah haji kepada
Tim Kesehatan (KKP) -Jamaah sakit
P a g e 22 | 26
4. Merujuk jamaah haji yang sakit di perlu dirujuk
poliklinik debarkasi ke RS.
5. Menyerahkan Buku Laporan Tugas ke
PPIH Debarkasi -Jamaah
6. Membantu kelancaran barang bawaan berebut turun
jamaah haji dari bis
7. Melakukan perpisahan dan meminta
maaf apabila ada kesalahan dalam
bertugas

BAB III : PENUTUP

Demikian Rencana Kerja Operasional ini (RKO) kami buat. Kami berharap semoga RKO

petugs yang mendampingi Calon Jamaah Haji kloter 95 SOC tahun 1440H / 2019M dapat

menjadi acuan / pedoman kerja petugas haji kloter Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)

selama bertugas ,baik petugas yang berasal dari pusat maupun dari daerah

P a g e 23 | 26
Tentu kesempurnaan RKO ini masih jauh dari yang diharapkan,, banyak kekuranganserta

kelemahannya . Untuk itu kami mohon kritik dan saran yang membangun dari Bapak maupun

Ibu fasilitator, untuk dapat lebih melengkapi dan menyempurnakan sehingga dapat sesuai dengan

yang diharapkan bersama.

Semoga Alloh SWT meridhoi dan memberikan kemudahan kepada kami di dalam

melaksanakan tugas mendampingi jamaah haji, khususnya kloter 95SOC, dengan demikian para

jamaah haji dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik dan lancar, dan mudah – mudahan

kinerja kami pun di catat sebagai amal ibadah oleh Alloh SWT serta mendapatkan haji yang

mabrur. Aamiin.

Purwodadi, Agustus 2019


Petugas TKHI (Perawat)

Bambang Wijanarko
NR.1440010318

LEMBAR PENGESAHAN

P a g e 24 | 26
Rencana Kerja Operasional (Individual) Disusun Sebagai Pedoman dalam

Pelaksanaan Tugas Pendampingan Pada Jamaah Haji, Khususnya di Bidang

Pelayanan Kesehatan

Mengetahui, Purwodadi, Agustus 2019


Fasilitator Petugas TKHI (Perawat)

Mutia Galuh M, [Link], Mkes Bambang Wijanarko


NIP 1979051720002122010 NR. 1440010318

P a g e 25 | 26

Anda mungkin juga menyukai