RKO Haji Kloter 95 SOC 2019
RKO Haji Kloter 95 SOC 2019
(RKO)
P a g e 1 | 26
BAB I : PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Ibadah Haji merupakan Rukun Islam yang kelima, sebagai kewajiban bagi yang
sudah mampu (istitha’ah). Ibadah Haji sebagai Spiritual Journey (Perjalanan Spiritual),
memerlukan kesiapan material, fisik, mental dan pengetahuan manasik yang cukup, agar
pelayanan dan perlindungan terhadap jamaah haji demi suksesnya memperoleh haji
mabrur.
agar semua pelaksanaan dalam unit kerja bisa tersusun rapi, sistematis, terencana dan
cermat dalam bertindak. Penyusunan RKO petugas haji kloter ini bertujuan agar petugas
haji kloter mampu memahami, menyadari dan menyusun RKO secara baik.
P a g e 2 | 26
B. URAIAN TUGAS
Berikut adalah tahap uraiantugas secara global dalam RKO Kloter 95 SOC:
1. Sebagai acuan dan pedoman dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada Jamaah
2. Agar dalam melayani Jamaah Haji dapat secara optimal dan sistematis
4. Tercapainya kondisi Jamaah haji yang sehat secra optimal baik fisik maupun mental,
P a g e 3 | 26
D. KOMITMEN PELAYANAN PETUGAS HAJI KLOTER
Untuk mengutamakan pelayanan yang optimal bagi Jamah Haji. Petugas TKHI
komitmen :
a. Sigap
b. Handal
c. Amanah
d. Responsif
e. Inovatif
Dengan mempunyai Rencana Kerja Operasional yang baik dan berpegang teguh pada
komitmen maka Insha Allah pelayanan yang akan diberikan dapat memuaskan dan sesuai
HARi/
TGL
LOKASI URAIAN TUGAS KOORDINASI ANTISIPASI
KASUS
[Link] EMBARKASI ( DI TANAH AIR )
Senin 8 Dinkes Kab. 1. Perkenalan diri sebagai CTKHI Kab. Kepala Dinkes KA. Dinkes
April 2019 Grobogan Grobogan, dan meminta arahan Kab. Grobogan Dinas Luar
terkait dengan program haji
April – Mei KBIH / IPHI 1. Melakukan pembinaan terhadap Ada CJH yang
2019 jemaah resti dengan penyakit jantung, TKHI, TKHD tidak datang
DM dan metabolik lainnya.
2. Perkenalan dengan petugas selain
TKHI.
3. Koordinasi antar petugas demi
kelancaran ibadah haji jamaah, dan
kelancaran bertugas.
4. Observasi mandiri CJH dengan alat
bantu jalan, kursi roda
P a g e 5 | 26
Jum’at 21 Masjid Jabalul 1. Mengikuti manasik akbar CJH - Petugas Ada CJH yang
Juni 2019 Khoir Kab. Grobogan kloter tidak datang
jam 08.00 2. Memperkenalkan diri kepada CJH - Kemenag
Wib - TPHD,
TKHD
Rabu 17 Aula Kantor Mengikuti koordinasi dan pembinaan - Kemenag KARU /
Juli 2019 Kemenag Kab ketua regu ( KARU ) dan ketua - Petugas KAROM ada
Grobogan rombongan ( KAROM ) kloter yang tidak
- TKHD datang
- TPHD
Kamis 18 Alun-Alun Kota Manasik akbar CJH Kab. Grobogan - Kemenag Ada CJH yang
Juli 2019 Purwodadi - Petugas tidak datang
Jam 08.00 kloter
Wib - TKHD
- TPHD
Senin 22 Pendopo Kab. Mengikuti upacara pelepasan CJH di - Bupati Ada CJH yang
Juli 2019 Grobogan Kab. Grobogan oleh Bupati - Kemenag tidak datang
08.00 Wib - Petugas
kloter
- TKHD
- TPHD
2 Agustus WISMAARMINA 1. Petugas sampai di Wisma Armina dan PPIH, TPHI, -Petugas kloter
2019 melaporkan kepada PPIH Embarkasi TPIHI,TKHI terlambat
yaitu seksi pemantapan petugas dan datang
Jam 17.00 meminta penjelasan
WIB 2. Rapat koordinasi petugas kloter dan
pembinaan petugas kloter oleh PPIH
Embarkasi -RKO
3. Menyerahkan RKO kepada PPIH ketinggalan
Embarkasi bidang kesehatan
Sabtu 3
Agustus WISMA Petugas di jemput untuk masuk Petugas Kloter Petugas
2019 ARMINA embarkasi penjemput
Jam 17.00 terlambat
P a g e 6 | 26
EMBARKASI B. RKO DI EMBARKASI
P a g e 7 | 26
memisahkan baju ikrom untuk dibawa
tas tenteng.
EMBARKASI
4 Agustus 1. Cek tas obat dan perbekkes
2019 (Asrama Haji yang akan dibawa. TKHI
Donohudan) 2. Membantu persiapan
Jam 18.30 keberangkatan JCH ke
WIB bandara - Jamaah sakit
3. Mengikutidan mendampingi -Jamaah takut
Calon Jamaah Haji TPHI, naik pesawat
dalamupacara pelepasan oleh TPIHI, Karu,
PPIH Karom, TPHD,
4. Membantu pengecekan barang TKHD
bawaan agar tidak ada yang TKHI,TKHD
tertinggal
5. Membantu mengarahkan
Calon Jamaah Haji dalam
memasuki bus menuju
bandara dan membantu
jamaah turun dari bis ketika
sampai bandara.
P a g e 8 | 26
tinggi
8. Mengajak peregangan di pesawat
9. MembuatCOD bila ada jamaah haji - Jamaah
yang meninggal dunia di pesawat kedinginan
10. Mencatat obat-obatan / alat kesehatan - DVT
yang dipakai dalam formulir untuk - Barotrauma
pelaporan kepada pihak penerbangan
11. Mencatat jamaah haji yang perlu
berobat ke posko pengobatan KAAIA
Jeddah, memakai kursi roda dan alat
bantu lainnya.
12. Menghimbau makanan / catering
segera dikonsumsi kepada jemaah haji
13. Membantu mengingatkan jamaah bila
mengambil miqat saat di pesawat.
5 Agustus Turun Pesawat 1. Membantu Calon Jamaah Haji turun Tim Kloter, -Jamaah
2019 dari pesawat Karu,Karom, berebut turun
2. Lapor ke PPIH KAAIA Jeddah TPHD, dari pesawat
3. Memantau kesehatan Calon Jamaah TKHI, -Jamaah
Jam 04.30 Haji, terutama yang resiko tinggi TKHD kelelahan
WAS selama pemeriksaan imigrasi Arab
Saudi
4. Setting siskohatkes lokasi jeddah.
P a g e 9 | 26
Persiapan Berangkat Ke Makkah
1. Koordinasi petugas tentang
5 Agustus pembagian petugas di setiap bus, serta Menghim
2019 obat-obatan yang diperlukan bau kepada
2. Mengecek kesehatan Calon Jamaah Calon Jamaah
Jam 06.30 Haji melalui Karu / Karom terutama Haji untuk
WAS jamaah haji Resti banyak minum
Tim Kloter, Karu,
3. Memberi pelayanan kesehatan kepada air
Karom, TPHD,
jamaah haji yang sakit dan
TKHI, TKHD
4. Lapor ke Sektor tentang perpindahan membawa
Calon Jamaah Haji ke Makkah dan obat pribadi
minta tanda tangan PPIH ( Kasi
Kesehatan)
5. Berangkat ke Makkah dengan naik bis
dan mambantu jamaah yg risti
PRA ARMUZNA
6Agustus (H -3 hari Tim Kloter, Karu, -Ada jamaah
2019 WUKUF) 1. Bersama Tim Kloter dan petugas Karom, TPHI, yang di
terkait melakukan orientasi tempat ke TKHI, ikutkan safari
ARMUZNA TKHD, Sektor wukuf
Jam 07.00 2. Meningkatkan pemantauan dan -Lokasi tenda
WAS penyuluhan kepada Calon Jamaah jauh
Haji
3. Koordinasi dengan TPP untuk
memberikan penyuluhan tambahan
4. Mengingatkan jamaah untuk jajan
yang sehat, karena mulai tidak ada
dropping katering di tanggal 5
dzulhijah
5. Meningkatkan pemantauan dan
penyuluhan kepada jamaah haji
6. Koordinasi dengan KKHI bila masih
ada jamaah yang dirawat di KKHI
Mekkah
7. Menyiapkan obat-obatan /alat
kesehatan, kalau perlu amprah obat
untuk kebutuhan di Armina
P a g e 11 | 26
8. Koordinasi antar TKHI, TKHD untuk
membagi tugas di bus secara terpisah
P a g e 12 | 26
banyak terdapat Jamaah Resti
5. Melakukan Niat Haji dan membaca
Talbiyah , doa selama perjalanan.
P a g e 13 | 26
PELAKSANAAN WUKUF
DIARAFAH
10 Agustus TPHI, TPHD, -Jamaah
2019 1. Diawali sholat jamaah dzuhur dan TPIHI, dehidrasi berat
ashar dengan di jamak taqdim qashar TKHI,TKHD -Obat-obatan
9 Dzulhijah dilanjutkan khutbah wukuf kurang
1440H 2. Memantau kesehatan jamaah dalam
pelaksanaan wukuf
Jam 12.00 3. Jamaah tidak banyak keluar dari tenda
WAS
Jam 20.00 MUZDALI 1. Membantu jamaah haji turun dari bus, TPHI, TPHD, -Jamaah
WAS FAH terutama yang resti, usahakan selalu TPIHI, berebut turun
dalam rombongan TKHI,TKHD bus
2. Memantau kesehatan jamaah haji
3. Memberikan pengobatan pada jamaah -Jamaah
haji yang sakit kedinginan
4. Memberikan penyuluhan kesehatan - Jamaah sakit
tentang menjaga kesehatan dan
lingkungan untuk mewaspadai suhu
udara dingin -Jamaah
5. Mengambil batu kerikil untuk tersesat
melempar jumrah
P a g e 14 | 26
6. Menghimbau jamaah haji jangan
terlalu jauh dari rombongan saat
mencari kerikil
7. Ubah siskohatkes ke muzdalifah, dan
lapor PPIH Muzdalifah
8. Mengikuti kegiatan mabit, dan
persiapan ke MINA
11Agustus MUZDA 1. Membantu jamaah haji menaiki bus, Tim Kloter, Karu, -Jamaah haji
2019 LIFAH terutama yang resti Karom, tertinggal
(Persiapan Ke 2. Membagi TKHI dan TKHD di bus TPHI, TPHD,
10 Mina) yang berlainan TPIHI,
Dzulhijah 3. Pastikan jamaah selalu dalm TKHI, TKHD,
1440H rombongan dan tertib Maktab
4. Pastikan perbekkes tidak tertinggal
Jam 02.30 5. Edukasi tetap minum selama kegiatan
WAS berlangsung
MINA MINA
11Agustus (Saat Tiba dan 1. Membantu membimbing jamaah Tim Kloter, Karu, - Jamaah sakit
2019 Selama di Tenda) sesuai dengan tenda yang sudah Karom, - Jamaah
10 disediakan maktab TPHI, TPHD, tersesat
Dzulhijah 2. Melaporkan kepada petugas Sektor / TPIHI,
1440 H PPIH di Mina tentang kondisi TKHI, TKHD,
kesehatan jamaah haji Maktab
3. Visitasi atau merujuk jamaah haji
Jam 06.00 yang sakit ke BPHI/RSAS
WAS 4. Melaksanakan penyuluhan kesehatan
tentang dehidrasi dan pencegahannya
5. Membuat Autopsi Verbal ( AV ) bila
ada jamaahyang meninggal dunia
6. Mengecek makanan/catering yang
akan dibagikan pada jamaah haji
7. Membuat laporan harian dan
mengunjungi tenda – tenda jamaah
haji
8. Memantau sanitasi / sampah
P a g e 15 | 26
Jam 16.00 Seluruh jamaah mengambil nafar awal
WAS 9. Persiapan lempar aqobah, diakhiri
dengan tahalul
10. Edukasikan ke jamaah untuk sesuai
dengan jadwal yang sudah diterbitkan
oleh maktab
11. Mengingatkan Kembali ke tenda
dengan mengumandangkan takbir
12. Koordinasi dengan petugas terkait
untuk lempar jumroh
MINA
11 Agustus (Jamarat) 1. Ikut serta mengawasi jamaah -Jamaah sakit
2019 melempar jumroh, aqobah sesuai dan tidak bisa
10Dzulhijah dengan jadwal, lalu melempar
1440 H [Link] visitasi, jumroh
sekaligus amprah obat -Jamaah
2. Menyertai jamaah haji risti dalam tersesat
melempar jumrah secara bergantian
Jam 23.00 3. Memantau kesehatan jamaah resti -Jamaah
WAS 4. Visitasi jamaah, motivasi istirahat, dehidrasi
dan tetap minum
12 Agustus
2019 1. Mengikuti jamaah melakukan lempar - Jamaah
jumroh ula, wusto, aqobah kelelahan
11 2. Membantu membakdalkan lempar
Dzulhijah jumroh, bila ada jamaah yang sakit.
1440H 3. Selesai kegiatan lempar jumroh,
persiapan untuk pulang ke mekkah
Jam 23.00
WAS
P a g e 16 | 26
MINA
13 Agustus (Persiapan Ke 1. Mengatur jamaah haji untuk kembali TPHI, TPIHI, -Jamaah
2019 Makkah) ke Makkah, setelah selesai kegiatan Karu, Karom tertinggal
Mina, bersama Petugas Kloter
12 2. Mengawasi dan mengecek jamaah
Dzulhijah haji supaya tidak ada yang tertinggal
1440H dari rombongan
3. Melaporkan PPIH jika akan
meninggalkan Mina menuju Makkah
Jam 05.00 4. Mengatur dan membantu jamaah
WAS menaiki Bus untuk kembali ke
Makkah
5. Memantau kesehatan jamaah terutama
yang resti
6. Rujuk ke poliklinik mina, bila ada
jamaah yang tidak bisa dikondisikan
di kloter
P a g e 17 | 26
MAKKAH E. RKO PASKA WUKUF MINA
14 (Tiba di Makkah) 1. Membantu jamaah turun dari Bus dan Tim Kloter, Karu, - Jamaah sakit
Agustus memasuki maktab kembali serta Karom, TPHD,
2019 menyarankan untuk istirahat TPIHD, TKHD,
2. Melaporkan kepada petugas Sektor petugas Maktab,
13 tentang kondisi kesehatan jamaah haji Sektor
Dzulhijah 3. Amprah obat-obatan ke Sektor atau
1440H langsung ke Daker
4. Merujuk ke KKHI/RSAS apabila ada
Tidak ada penderita yang tidak bisa diatasi di
Jam 08.00 catering kloter
WAS 14-15 Dzulhijah 5. Mengedukasikan makan makanan dan
1440H minuman yang bersih
6. Memantau kondisi kesehatan jamaah
haji, visitasi dan membuat laporan - Jamaah
harian penderita meninggal
7. Mendampingi dan Memantau -KLB karena
Jam 23.00 kesehatan jamaah haji (Thawaf makanan
WAS Ifadah)
8. Memantau kegiatan pasxa thawaf -Jamaah
ifadah dehidrasi
9. Koordinasi dengan TPP untuk
promkes pasca ARMUZNA
P a g e 18 | 26
karena sumber dari Mers coV
8. Teteap edukasikan tidak terlalu sering
melakukan umroh.
Koordinasi dengan KKHI Makkah,
bila ada jamaah yang di tanazul kan
Lapor rutin siskohatkes
P a g e 19 | 26
menunaikan arbain
5. Melakukan tugas harian ( visitasi, Obat habis
pencatatan dan pelaporan serta sholat
arbain dan ziarah-ziarah)
6. Checking catering
7. Mengantisipasi terjadinya KLB Jamaah
8. Menengok Jamaah apabila ada yang meninggal
dirawat di KKHI/RSAS dunia
9. Membuat Autopsi Verbal ( AV )
apabila ada Jamaah yang meninggal
melapor ke maktab
RKO DI PESAWAT
P a g e 21 | 26
asal
9. Menghimbau segera dikonsumsi
catering setelah dibagikan kepada
jamaah haji
10. Membuat Autopsi Verbal ( AV ) bila
ada jamaah yang meninggal dunia
15/9/19 (Asrama Haji 1. Membantu jamaah haji turun dari TKHI,TPHI, -Jamaah
Jam 10.45 Donohudan) pesawat dengan tertib, diutamakan TPIHI, PPIH berebut turun
WIB lebih dahulu orang yang sakit, udzur, Debarkasi dari bis
jamaah perempuan kemudian jamaah
laki-laki
2. Melaporkan jumlah jamaah haji dan
3. kondisi kesehatan jamaah haji kepada
Tim Kesehatan (KKP) -Jamaah sakit
P a g e 22 | 26
4. Merujuk jamaah haji yang sakit di perlu dirujuk
poliklinik debarkasi ke RS.
5. Menyerahkan Buku Laporan Tugas ke
PPIH Debarkasi -Jamaah
6. Membantu kelancaran barang bawaan berebut turun
jamaah haji dari bis
7. Melakukan perpisahan dan meminta
maaf apabila ada kesalahan dalam
bertugas
Demikian Rencana Kerja Operasional ini (RKO) kami buat. Kami berharap semoga RKO
petugs yang mendampingi Calon Jamaah Haji kloter 95 SOC tahun 1440H / 2019M dapat
menjadi acuan / pedoman kerja petugas haji kloter Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)
selama bertugas ,baik petugas yang berasal dari pusat maupun dari daerah
P a g e 23 | 26
Tentu kesempurnaan RKO ini masih jauh dari yang diharapkan,, banyak kekuranganserta
kelemahannya . Untuk itu kami mohon kritik dan saran yang membangun dari Bapak maupun
Ibu fasilitator, untuk dapat lebih melengkapi dan menyempurnakan sehingga dapat sesuai dengan
Semoga Alloh SWT meridhoi dan memberikan kemudahan kepada kami di dalam
melaksanakan tugas mendampingi jamaah haji, khususnya kloter 95SOC, dengan demikian para
jamaah haji dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik dan lancar, dan mudah – mudahan
kinerja kami pun di catat sebagai amal ibadah oleh Alloh SWT serta mendapatkan haji yang
mabrur. Aamiin.
Bambang Wijanarko
NR.1440010318
LEMBAR PENGESAHAN
P a g e 24 | 26
Rencana Kerja Operasional (Individual) Disusun Sebagai Pedoman dalam
Pelayanan Kesehatan
P a g e 25 | 26