Prosedur Operasional First Mile SPX
Prosedur Operasional First Mile SPX
FIRST MILE
Quality Development
Function Ops: FM
Project: Refreshment GenPro
General Procedure First Mile : Pokok Pembahasan
Drop off
A B
from
Seller
C
Linehaul
Inbound D/M/N to SOC
from
Blind van L Staging
Inbound
3PL F Linehaul
from
to 3PL
CDE sellers
Bulky /
High-value
Irregular
area
Inbound shape area
from
Riders Return &
Relabel area Damaged
area
Area WAJIB di First Mile
● Inbound Gate
● High Value & Liquid Area
● Sorting Area
● Return Area
● Inbound Staging:
1. Inbound ● Abnormal Parcel Area
- Non Bulky 3. Special Case Handling
● Bulky Measurement Area
- Bulky
● Relabeling Area
- High value & Liquid
● Bagging Area
● Print TO
● Outbound Staging:
- Non Bulky per destinasi DC/LM
2. Outbound - Bulky per destinasi DC/LM
- High value & liquid 4. Inventory ● Consumable area
- 3PL
● Loading Area/Outbound gate
● Wiremesh kosong
NOTE :
Setiap area harus diberikan signage sesuai SOP >>
Template signage Link Here
B. Tools & Equipment
Equipment Process Equipment Process
● Receiving
● Bagging ● Bagging to Outbound Staging
● Loading Outbound
● Bagging
Tools & Equipment
IT Tools Process IT Tools Process
● Bagging
● Pick up
● Relabel
● Receiving (Sorting)
● Outbound (Line Haul Trip)
● Staging Outbound
3. Scanner
● Bagging
Tools & Equipment
Consumable Process Consumable Process Consumable/Asset Process
● Bagging
(Paket Barhal ● Outbound
dan Liquid) (Line Haul Trip)
● Return
● Relabelling
Note:
Hitam – Normal
Biru – Liquidating
Merah – Non-conveyable
C. Organization Chart&Responsibility
>7,500 1 2 2 1
Organization Chart&Responsibility
Roles Task
- Memastikan perencanaan operasional harian sesuai dengan volume order dan cost, termasuk manpower, shifting, dan
peralatan kerja.
- Memastikan paket diproses sesuai SOP/WI dan mencapai target SLA & productivity
FM Hub Lead
- Mencari solusi ketika terdapat issue yang menghambat operasional dan langsung implementasi
- Menjembatani informasi internal dan eksternal FM Hub terkait kebutuhan FM Hub
- Memastikan implementasi 5S di lapangan
- Membuat jadwal Driver dan rider
- Assign pick up task ke driver/rider melalui FMS
- Memastikan semua pick up task sudah complete dan tidak ada backlog assignment dan pick up
Captain - Memastikan seluruh kurir telah melakukan presensi
- Memastikan implementasi 5S di lapangan
- Receive paket return melalui FMS
- Assign return task ke driver/rider melalui FMS
- Membuat jadwal kerja operator (termasuk jumlah dedicated dan daily worker)
- Memastikan manpower yang hadir sudah melakukan presensi
- Melakukan pelatihan kepada daily worker terkait pekerjaan yang ditugaskan
Shift Lead Inbound - Mengalokasikan manpower per stasiun kerja sesuai volume order
- Mendorong operator agar mencapai target productivity dan SLA
- Memastikan tidak ada backlog di staging receive dan tidak ada pending receive
- Memastikan area kerja bersih dan sesuai dengan 5S
Organization Chart&Responsibility
Roles Task
- Memastikan tidak ada backlog bagging
- Memastikan stock consumable cukup
- Memastikan tumpukan karung di staging tidak lebih dari 3 tumpukan
Shift Lead Outbound
- Mengawasi proses operasional per hari, termasuk FIFO dan ketepatan keberangkatan LH
- Mendorong operator agar mencapai target productivity dan SLA
- Memastikan area kerja bersih dan sesuai dengan 5S
- Pick up paket ke lokasi seller
- Memastikan tidak ada pending pick up task di aplikasi
Driver/Rider - Handling paket dengan benar dan hati-hati untuk menghindari kerusakan
- Kirim paket return ke seller
- Memastikan tidak ada pending paket return di aplikasi
- Memprioritaskan inbound berdasarkan waktu kedatangan kurir (FIFO)
- Receive paket satu per satu menggunakan PDA
- Sorting berdasarkan DC atau LM tujuan
- Scan paket ke TO sesuai DC atau LM tujuan
- Memastikan TO label yang diprint dapat discan (barcode jelas)
Operator
- Tempelkan TO label di kabel ties
- Scan TO satu per satu di LH Trip Task
- Memastikan tidak ada karung tertinggal di area inbound ataupun staging outbound
- Memastikan penyusunan karung dan paket sesuai kategori (non liquid, bulky, liquid)
- Lapor ke Team Leader jika membutuhkan adhoc LH
Runner - Memindahkan karung dari area bagging ke outbound staging
Organization Chart&Responsibility
Roles Task
- Mengumpulkan dan merapikan data presensi FM Hub
- Menangani urusan administratif FM Hub
- Berkoordinasi dengan tim terkait untuk pemesanan peralatan dan kebutuhan FM Hub
Admin & Tracer
- Trace paket pending sesuai aging dan melaporkannya ke Team Leader
- Mendata paket loss dan damage
- Melaporkan data paket loss dan damage ke FM Hub Lead
- Mencetak ulang AWB untuk paket-paket non AWB/AWB tidak standard
Operator - Menempelkan AWB yang sudah dicetak pada paket tersebut sesuai WI
Relabel - Memastikan AWB yang ditempel benar (tidak tertukar)
- Melakukan ‘receive’ paket yang direlabel
Untuk role yang menggunakan system FMS dalam proses pekerjaannya, hub lead dapat request access terlebih dahulu ke Tim
OpEx - System Implementation dengan mengikuti guideline ini.
D. Jenis Layanan di First Mile
LIQUID NON-BULKY
Paket / benda cair seperti sabun,
parfum, oli dll. Paket dengan berat kurang dari 3 kg.
Operator
Kurir Pickup ke PIC Hub terima Paket Operator scan satu PIC Hub buat LH Trip
memisahkan paket
Seller/SPX dari persatu paket dan scan TO
sesuai dengan jenis
Point/Agen SPX Kurir kedalam TO kedalam LH
dan tujuan paket
Operator seal
linehaul
Setiap kurir dapat melakukan pickup sesuai dengan Setiap FM Hub melakukan pickup untuk Drop Off Setiap FM Hub melakukan pickup untuk SP
window time yang tersedia: Point yang masuk dalam jangkauan area mereka. yang masuk dalam jangkauan area. Dengan
Dengan ketentuan sebagai berikut: ketentuan sebagai berikut:
1. Agreement antara ops/management dengan
seller 1. Pick-up terbagi atas 2 slot time yaitu 1. Pick-up terbagi atas 2 slot time yaitu
<17.00 dan >17.00. <17.00 dan >17.00.
2. Slot time yang dipilih oleh seller by platform/
seller center. 2. Standar Cut-off di normal day adalah pukul 2. Pick-up dilakukan dengan metode
22.00 dan saat Campaign mode TBD scan TO.
Untuk point 2, saat ini ada 4 time pickup : terkait cut-off.*
3. Standar Cut-off di normal day adalah
a. Pickup 13.00 - 15.00 = Seller Cut off Request 11.00 3. AdHoc Pick-up menyesuaikan dengan pukul 22.00 dan saat Campaign mode
b. Pickup 15.00 - 17.00 = Seller Cut off Request 13.00 kondisi SLA. TBD terkait cut-off dengan
c. Pickup 17.00 - 19.00 = Seller Cut off Request 15.00 mempertimbangkan SLA kedua belah
d. Pickup 19.00 - 23.00 = Seller Cut off Request 17.00 *: Untuk Facility di luar Jabodetabek, bisa pihak*
disesuaikan dengan kesepakatan.
*: Untuk Facility di luar Jabodetabek, bisa
disesuaikan dengan kesepakatan.
Private & Confidential 19
A. Kurir Pickup to Seller
1 2 3 4 5
Pickup Request Assign Kurir Pickup Attempt Picked Up Proof of Pickup
FM Hub menerima PIC Hub membuat Kurir menjemput Kurir menerima paket Kurir melakukan POP
pick-up request dari pick-up tasks yang paket berdasarkan dari seller dan
seller atau agen akan ditugaskan ke Window time memindai barcode ID
(DOP/SP). Dan kurir via FMS. Seller/Agent refer to pada AWB.
melakukan grouping AT
seller.
● Jika Kurir tidak berhasil melakukan POP maka harus lakukan Proof of Pickup Onhold (POPOH) sesuai ketentuan.
● Standar POPOH dapat dilihat di sini.
1 2 3
Complete Pickup Task Handover di App Handover ke Hub
4 5 6
Cek Standar Paket Terima Handover Received Paket
PIC Hub memeriksa paket seller PIC Hub menerima paket dan
dan sudah sesuai standard SPX, input Barcode Handover yang PIC Hub scan receive
yaitu: diberikan kurir menggunakan paket
● Bukan termasuk paket yang PDA/FMS.
dilarang
● Kemasan sudah sesuai standard Cetak AWB paket
● AWB sudah sesuai standard (jika belum sesuai standard)
SPX
1 2 3
Cek Standar Paket Terima Paket Received Paket
1 2 3
Cek Standar Paket Terima Handover Received Paket
PIC Hub memeriksa di aplikasi PIC Hub menerima paket dari PIC Hub scan receive
buyer, apakah buyer : buyer dan Print AWB yang paket
● Sudah melakukan pengajuan baru (AWB Return)
pengembalian dana dan
mendapatkan resi untuk retur
paket
● Paket sudah sesuai standard
kemasan dan ukuran.
Notes :
1 2
Sort by Area Kategori Tujuan SOC & Hub (tergantung area
Sort by Jenis
Tujuan masing-masing):
Contoh Jabo:
1. Jakarta DC
2. Kapuk DC
3. Cakung DC
4. Cengkareng DC
5. Depok DC
PIC Hub melakukan 6. Tapos DC
PIC Hub memisahkan 7. 3PL
sorting paket 8. LM Hub (Jika 1 facility dengan FM)
paket berdasarkan area
berdasarkan jenis
tujuan paket.
Jika paket berupa Bulky,
lakukan Bulky Measurement.
1 2 3 4
Area Bulky
Buka Gform Measure Input Result
Measurement
Pindahkan paket Bulky Buka G-Form: Ambil 1 paket dan ukur Input hasil
yang telah dipisahkan [Link] panjang, lebar, dan pengukuran di G-form
ke Area pengukuran rmFMBulkyInputphase tinggi paket. sesuai langkah
3-4/ pengisian Gform
1 2 3 4 5
Pre-print TO Label Pre-print TO Label Scan Parcel Complete Scan Bagging
Ambil 1 label pre print Tempelkan label yang Scan parcel sampai Klik complete pada Ikat karung dengan
dari stock, lakukan sudah discan di badan selesai PDA cable ties
scan label untuk mulai bagian depan Ambil label dari
packin badan dan tempelkan
label di cable ties
1 2 3 4 5
Staging Scan LH Loading LH Print LH Trip Surat Jalan
PIC Hub memindahkan PIC Hub membuat PIC Hub melakukan PIC Hub mencetak Driver Linehaul
dan menyatukan Linehaul Trip dengan pemuatan/loading Linehaul Trip. memindai/scan
karung di staging area. memindai tiap Task paket ke unit linehaul Linehaul Trip dan
Order. menandatangani surat
jalan manual,
kemudian pasang seal.
Pastikan nomor seal yang Urutan pemuatan dari Ketika pasang seal,
diinput ke FMS sama dalam ke luar: pastikan nomor seal yang
dengan nomor seal Bulky -> Non Bulky -> ada di Surat Jalan sama
yang dibawa oleh driver. Barhal -> Liquid dengan yang dipasang.
Return_FMHub_Assigning - Returned/
Return_LM Return FM Hub Received Return_FMHub_Assigned Return_FMHub_Returning Return On Hold
Hub_LHTransported
● Dengan berlakunya Return Integration, maka FM Hub perlu melakukan pick up paket retur ke LM Hub Pairing.
● Cek daftar pairing FM-LM Hub di sini.
● Jika FM dan LM terdapat dalam 1 Facility, maka tim FM hub dapat langsung melakukan receive paket retur
Tanjung Priok 2 FM
2. Cek Surat
1. Arrived 3. Unloading 4. Receive
Jalan
● Wajib periksa kecocokan isi surat jalan & jumlah karung yang berada di dalam blind van.
3. Sorting
3. Kurir Scan
1. Buat RAT 2. Assigning
RAT
● Ketika membuat RAT, pastikan tidak salah memilih nama kurir sesuai dengan hasil sorting paket retur.
5. Returning
1. Returning 2. POR
● Jika terjadi sesuatu yang membuat paket gagal diretur, lakukan proses POROH sesuai standar.
● Standar POROH dapat dilihat di sini.
APPENDIX
Signage FM
Marking Line
Line Color Color Name Description
3. 4.
Driver & Rider
Kaos Shopee Express
43