0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan5 halaman

Sistem Pernapasan Manusia dan Fungsinya

Diunggah oleh

remixsabu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan5 halaman

Sistem Pernapasan Manusia dan Fungsinya

Diunggah oleh

remixsabu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

SOAL DISKUSI MANDIRI


1. Menghirup udara bisa membantu manusia untuk tetap hidup karena bernapas
merupakan salah satu ciri-ciri makhluk hidup. Proses menghirup udara pada
manusia diatur oleh sistem pernapasan manusia. Jelaskan apa yang dimaksud
dengan sistem pernapasan manusia?
 Sistem pernapasan pada manusia adalah sekumpulan organ yang terlibat
dalam proses pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam darah.
Seseorang dapat dikatakan memiliki laju pernapasan normal apabila ia
bernapas sebanyak 12-20 kali per menit saat istirahat dan berlangsung
secara berkesinambungan.
2. Seseorang melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa manusia bernapas
mengeluarkan karbondioksida dan uap air. Ketika kaca didekatkan pada hidung,
kemudian mulai menarik napas dan hembuskan di depan kaca tersebut, kaca
menjadi buram. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
 Pernapasan adalah proses metabolisme tubuh yang bertujuan untuk
mengeluarkan gas CO2 dari dalam tubuh dan memasukan O2 ke dalam
tubuh. Ketika melakukan ekspirasi (pengeluaran udara), zat yang keluar
dari dalam tubuh tidak hanya karbondioksida (CO2) saja, tetapi juga
dibarengi dengan keluarnya uap air (H2O). uap air inilah yang membuat
kaca menjadi buram.

3. Perhatikan pernyataan di bawah ini!


a. Faring memilki fungsi sebagai jalan masuk udara dan makanan, ruang
resonansi suara, serta tempat tonsil yang berpartisipasi pada reaksi kekebalan
tubuh
b. Laring memilki fungsi sebagai penghubung faring dengan trakea. Laring ini
berperan dalam menghasilkan suara.
c. Alveolus memilki fungsi sebagai tempat pertukaran oksigen dengan
karbondioksida
d. Trakea memilki fungsi sebagai penghubung laring dengan bronkus. Trakea ini
memilki silia untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke dalam
saluran pernapasan
Berdasarkan pernyataan di atas, pernyataan manakah yang termasuk ke dalam
zona respirasi?
 Dari pernyataan di ata yang termasuk kedalam zona respirasi adalah
pernyataan c (alveolus memiliki fungsi sebagai tempat petukaran oksigen
dengan karbondioksida)

4. Salah satu fungsi hidung yaitu menghangatkan udara. Pada saat suhu udara
rendah/dingin, hidung akan tetap menghangatkan udara tersebut. Menurut Anda,
mengapa hidung tetap dapat menghangatkan udara dalam keadaan suhu rendah?
2

 Udara dingin dan kering menstimulasi saraf didalam hidung yang


mengirimkan pesan melalui saraf ke otak. Otak kemudian merespons
implus ini dengan meningkatkan aliran darah kehidung, membuat
pembuluh darah membesar dan menghangatkan udara yang melewatinya.

5. Ketika kita berbicara saat sedang makan, tiba-tiba kita tersedak hingga batuk dan
bersin. Fenomena tersebut sering kita jumpai. Berdasarkan fenomena tersebut,
apakah ada kaitannya dengan proses pernapasan? Jelaskan!
 Udara yang dihirup dan makanan yang ditelan manusia, masuk kedalam
faring. Dalam faring, makanan dan udara dippisahkan menjadi dua jalur.
Udara akan masuk ke saluran udara atau trakea, sedangkan makanan akan
masuk kesaluran makanan atau esophagus.
Saluran udara dan saluran makanan terlihat saling bersilangan dan
dipisahkan oleh struktur bernama epiglottis.
Saat berbicara, epiglottis akan membuka pintu masuk ke dalam trakea
untuk menyuplai udara. Sedangkan, Ketika menelan makanan epiglottis
harus tertutup agar makanan tidak masuk ke trakea.
Berbicara sambil makan, akan membuat makanan secara tidak sengaja
masuk kedalam trakea karena epiglottis sedang terbuka. Sedikit makanan
yang masuk ke trakea dapat memicu reaksi batuk, dan bersin, untuk
mencegah masuknya makanan lebih dalam ke saluran udara dan paru-paru

6. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut:

a. Otot-otot antar tulang rusuk menegang (kontraksi) dan pada saat yang
bersamaan otot diafragma juga menegang, rongga dada membesar, paru-paru
mengembang, tekanan udara dalam kantung paru-paru turun (lebih rendah
daripada tekanan udara atmosfer) sehingga udara mengalir masuk ke paruparu
b. Otot-otot antar tulang rusuk mengendor (relaksasi) dan pada saat yang
bersamaan otot diafragma mengembang, rongga dada menyempit, paru-paru
terdesak mengecil sehingga tekanan udara dalam paru-paru naik lebih tinggi
dari tekanan udara atmosfer, udara mengalir keluar dari paru-paru
c. Otot-otot tulang rusuk menegang (kontraksi) dan pada saat yang bersamaan
otot diafragma juga menegang, rongga mengecil, paru-paru mengembang,
tekanan udara dalam kantung paru-paru mengembang, tekanan udara dalam
kantung paru-paru turun menjadi lebih rendah daripada tekanan udara
atmosfer sehingga udara mengalir masuk ke paru-paru
d. Otot-otot antar tulang rusuk mengendor (relaksasi) dan pada saat yang
bersamaan otot diafragma juga mengembang, rongga dada menyempit,
3

paruparu terdesak mengecil sehingga tekanan udara dalam paru-paru naik


lebih tinggi dari tekanan udara atmosfer, udara mengalir keluar dari paru-paru
e. Otot-otot antar tulang rusuk mengendor (relaksasi) dan pada saat yang
bersamaan otot diafragma juga mengendor, rongga dada menyempit, paruparu
terdesak mengecil sehingga tekanan udara dalam paru-paru naik lebih tinggi
dari tekanan udara atmosfer, udara keluar mengalir paru-paru

Berdasarkan pernyataan di atas, manakah yang merupakan mekanisme dari tahap


ekspirasi?
 Bedasarkan pernyataan diatas yang merupakan mekanisme dari tahap
respirasi adalah pernyataan b & c.
Pernyataan (b) termasuk dalam ekspirasi pernapasan dada, sedangkan (c)
termasuk eksirasi pernapasan perut.

7. Perhatikan gambar dan pernyataan di bawah ini!

“Seseorang yang sedang berlari memiliki frekuensi pernafasan yang lebih cepat
dibandingkan dengan seseorang yang dalam keadaan diam atau normal.” Apakah
pernyataan di atas benar demikian? Berikan alasannya!
 Karena pada saat berlari tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dari
pada saat beristirahat. Sehingga frekuensi pernapasan saat berlari lebih
tinggi dari pada saat istirahat.

8. “Orang yang banyak melakukan kegiatan memerlukan lebih banyak energi


dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan kegiatan (santai/tidur). Oleh
karena itu, tubuh memerlukan lebih banyak oksigen untuk oksidasi biologi dan
lebih banyak memproduksi zat sisa. Tubuh perlu meningkatkan frekuensi
pernapasan agar
apat menyediakan oksigen yang lebih banyak. Frekuensi pernapasan setiap orang
dapat berbeda-beda. Gerakan pernapasan diatur oleh pusat pernapasan yang ada di
otak dan disebut medula oblongata. Sebaliknya, saraf pernapasan ini juga dipacu
oleh kadar karbondioksida yang ada di dalam darah. Kita dapat menahan napas
sementara waktu, tetapi bila kadar karbondioksida dalam darah naik maka akan
timbul rangsangan untuk segera menghirup udara pernapasan dalam-dalam. Ketika
darah melalui alveolus, kandungan karbon
4

dioksidanya sama dengan di alveolus. Darah kemudian mencapai medula


oblongata yang mengandung sel-sel yang sangat peka terhadap konsentrasi karbon
dioksida dalam darah. Jika kandungan karbon dioksida ini naik di atas normal,
medula oblongata menanggapinya dengan meningkatkan banyaknya impuls saraf dan
laju impuls saraf yang mengontrol aksi otot- otot pernapasan (otot diafragma dan otot
interkosta). Akibatnya ialah peningkatan pertukaran udara dalam paru-paru yang
mengembalikan konsentrasi karbondioksida dalam alveolus dengan cepat dan kemudian
mengembalikan konsentrasi karbon dioksida darah ke konsentrasi normal.” Berilah
kesimpulan dari artikel di atas!
 Orang yang melakukan kegiatan memerlukan lebih banyak energi
dibandingkan orang yang tidak melakukan kegiatan. Oleh karena itu tubuh
memerlukan lebih banyak oksigen untuk oksidasi biologi dan memproduksi
zat sisa. Tubuh perlu meningkatkan frekuensi pernapasan agar dapat
menyediakan oksigen yang lebih banyak. Orang yang melakukan aktivitas
kerja membutuhkan energi. Berarti semakin berat kerjanya maka semakin
banyak kebutuhan energinya, sehingga frekuensi pernapasan semakin cepat.

9. Ketika sedang olahraga, anda pasti merasa kelelahan dan menarik napas sangat
dalam. Proses menarik napas sangat dalam tadi pastinya menghirup udara dengan
rongga hidung dan mengeluarkan udara tadi melalui mulut. Berdasarkan kejadian
tersebut, apa yang dapat anda jelaskan?
 Pada saat berolahraga, tubuh menggunakan lebih banyak oksigen dan
menghasilkan lebih banyak karbondioksida karena otot-otot bekerja lebih
keras. Untuk mengatasi kebutuhan ekstra ini, tubuh merespon dengan
bernapas lebih dalam dan lebih sering mengambil oksigen yang dibutuhkan.

10. Atlet renang merupakan orang yang dapat memilki volume dan kapasitas paruparu
cenderung besar. Berikan penjelasan mengapa atlet renang bisa memiliki volume
dan kapasitas paru-paru yang besar ?
 Hal ini dikarenakan saat berada di air atlet renang akan sulit bernapas di
bandingkan saat di darat. Sehingga diperlukan udara yang lebih agar atlet
mampu bernapas.

11. Mahasiswa UCB Prodi PGSD sedang melakukan promosi kampus di


sekolahsekolah dekat dengan gunung Mutis. Tiba-tiba salah satu mahasiswa
mengalami sesak napas karena tidak kuat dengan cuaca yang dingin. Mengapa hal
tersebut bisa terjadi ? Apa yang harus kita lakukan untuk memberi pertolongan
pertama untuk menghentikan sesak napas mahasiswa tersebut?
5

 Kondisi sesak nafas pada saat tertentu seperti pada saat cuaca dingin, bisa
saja mengarah ke pada penyakit asma, dimana terjadi peradangan dan
penyempitan pada saluran nafas.

Memberi pertolongan pertama dengan cara:


a) Segera pindahkan penderita ke tempat yang aman dan biarkan ia
beristirahat
b) Bantu penderita menempatkan posisi tubuh senyaman mungkin.
c) Longgarkan pakaian penderita.

12. Perhatikan gambar berikut ini!

a. Jika hal tersebut dilakukan secara tidak tidak terkendali, apakah yang akan
terjadi pada orang tersebut?
 Para perokok aktif bisa saja menderita serangan stroke, karena efek
samping rokok bisa menyebab melemahnya pembuluh darah. Penyakit
lambung, karena asap rokok yang masuk ke sistem pencernaan akan
menyebabkan meningkatnya asam lambung. Serta, penyakit paru-paru ini
adalah efek paling pertama yang merusak organ tubuh adalah paru-paru.
Asap rokok tersebut terhirup dan masuk kedalam paru-paru mengalami
radang, bronchitis, pneumonia.
b. Menurut anda, usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk mengurangi
tindakan-tindakan seperti pada gambar
 Mengikuti konseling atau terapi, mengurangi secara bertahap, mengurangi
konsumsi minuman berkafein, serta menerapkan pola makan sehat

Anda mungkin juga menyukai