0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan5 halaman

Tipe Data dalam Pemrograman Arduino

Diunggah oleh

Afrinaldi Afrinaldi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan5 halaman

Tipe Data dalam Pemrograman Arduino

Diunggah oleh

Afrinaldi Afrinaldi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tipe data merupakan kelompok data yang digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel di

dalam bahasa pemrograman, khususnya pada bahasa pemrograman Arduino. Tujuannya untuk
memberi tahu kepada Arduino tipe data apa yang ditampung dalam sebuah variabel. Tipe data
yang digunakan dalam pemrograman Arduino antara lain :

1. Tipe Data Integer dan Unsigned Int


Integer merupakan tipe data yang berfungsi untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang
memiliki tipe data berupa angka desimal. Tipe data ini biasanya ditulis dengan int. Data yang
dapat di simpan berukuran 16 bit dengan rentang nilai yang dapat ditampung -32768 sampai
32767. Sedangkan unsigned int hanya mampu menampung data 0 sampai 65,535 ( 2 pangkat 16).
2. Tipe Data Float
Float merupakan tipe data yang dapat menampung nilai desimal dan juga memiliki penyimpanan
yang lebih besar dari integer serta dapat menyimpan data berukuran 32 bit dengan range
3.4028235E+38 sampai -3.4028235E+38. Selain itu, tipe data float juga bisa menyimpan angka
desimal di belakang koma.
3. Tipe Data Void
Void merupakan tipe data yang hanya digunakan untuk mendeklarasikan sebuah fungsi dan
memberitahu kepada Arduino bahwa program yang ada di dalam fungsi tidak mengembalikan
apapun.
4. Tipe Data Boolean
Boolean merupakan tipe data yang hanya digunakan dalam dua keadaan yaitu true atau false.
Angka 1 bernilai true dan angka 0 bernilai false. Tipe data boolean bisa menyimpan data dengan
ukuran 1 byte atau 8 bit.
5. Tipe Data Char
Char merupakan tipe data yang mengambil 1 byte untuk menyimpan suatu nilai karakter. Tipe
data ini banyak digunakan untuk mengolah data berbentuk text. Misalnya 'G' untuk karakter
harfiah ditulis menggunakan tanda kutip tunggal dan untuk multi karakter seperti "GHI"
menggunakan tanda kutip ganda. Karakter-karakter tersebut tersimpan dalam bentuk angka yang
dapat dilihat pada tabel ASCII.
6. Tipe Data Byte
Byte merupakan tipe data yang hanya bisa menyimpan 8 bit unsigned number dengan rentang
nilai 0-255 saja.
7. Tipe Data string (s huruf kecil)
string merupakan tipe data representasi dari kumpulan ASCII (American Standart Code for
Information Interchange) yang dilihat sebagai satu kesatuan. Data yang dapat ditampung oleh
string berupa alfanumerik seperti angka, huruf maupun simbol-simbol. Contohnya huruf "c"
yang berbeda dengan huruf "C". Pada huruf "c" memiliki nilai desimal 99 sedangkan huruf "C"
memiliki nilai desimal 67. Saat kita mengetikkan huruf "c" maka yang terbaca oleh
mikrokontroler adalah 99.
8. Tipe Data String (S huruf besar)
String merupakan tipe data kelas C++ yang dibuat dari tipe data string. Akan tetapi dilihat
sebagai objek bukan susunan (array) karakter. Sebagai contoh kita mendefinisikan variabel
bernama dataSaya menggunakan tipe data String yang dilihat sebagai objek, maka kita bisa
mengonversinya. Tipe data ini mudah dikonversi ke bentuk lain dengan menggunakan fungsi
default yang disediakan.
9. Tipe Data Array
Array merupakan tipe data berisi kumpulan nilai yang memiliki tipe data sama. Misalnya data
int, char dst menggunakan nama variabel yang sama. Nilai yang terdapat dalam array dapat
dipanggil dengan cara menuliskan nama array dan index number. Index number array selalu
dimulai dari angka 0, bukan angka 1.
10. Tipe Data Double
Double merupakan tipe data yang digunakan untuk nilai pecahan. Tipe data ini mencapai 2
pangkat 64 (64 bit).
11. Tipe Data Long dan Unsigned Long
Tipe data long dan unsigned long memiliki lebar data yang berbeda jika dibandingkan dengan
tipe data pada integer dan unsigned int. Long bisa menyimpan data 32 bit pada mikrokontroler 8
bit. Sedangkan pada unsigned long hanya dapat menyimpan data bilangan bulat dengan nilai
maksimal 2 pangkat 32 (0 - 4294967295).
12. Tipe Data Short
Short merupakan tipe data 16 bit yang terdapat pada semua Arduino berbasis ATMega dan
ARM. Short menyimpan nilai 16 bit (2 byte) dengan rentang nilai antara 32.768 hingga 32.767.
13. Tipe Data Word
Word merupakan tipe data pada Arduino Uno dan Arduino berbasis ATMega lainnya. Word
menyimpan 16 bit bilangan tak bertanda. Sedangkan pada Arduino Due dan Zero, word
menyimpan 32 bit bilangan tak bertanda.
1. Char
Char merupakan tipe data yang digunakan untuk membuat simbol data yang hanya terdiri dari 1
sampai 3 karakter saja. Penggunaan tipe data char pada Arduino IDE yaitu untuk membuat
beberapa simbol program. Salah satu contohnya adalah membuat simbol perintah input dan
output untuk menjalankan program yang kita buat. Contoh penulisan char yaitu,

char data = 0;

Fungsi char dapat menetapkan data dengan bilangan konstan yang diinginkan dan bersifat tetap.
Singkatnya yaitu untuk menetapkan jumlah simbol data dalam program.

2. Void
Tipe data void sebenarnya tidak memiliki jumlah nilai, artinya jika kita menggunakan suatu
fungsi tipe data void maka fungsi tersebut tidak memiliki nilai kembali atau (return value).
Fungsi loop dan void setup tidak memiliki nilai kembali, artinya setelah statement terakhir
running pada kedua fungsi tersebut keduanya tidak memiliki nilai. Contoh penulisannya adalah
sebagai berikut :

void main(){
//...
}

3. Integer
Integer merupakan tipe data yang digunakan untuk membuat variabel yang berbentuk angka
(bilangan bulat). Rentang atau jaraknya adalah dari -32.768 sampai 32.768. Jika kalian ingin
membuat variabel dengan angka yang tidak kurang dari -32.768 dan tidak lebih dari 32.768 maka
kalian dapat menggunakan tipe data integer. Tipe data integer memiliki kapasitas dalam
mikrokontroler sebesar 2 byte. Penulisan pada Arduino IDE yaitu : int nilai; (variabel harus
diawali huruf), dapat juga ditulis dengan menetapkan nilai variabel integer yaitu

int nilai = 368;

Integer juga seringkali digunakan sebagai penetapan atau penentuan pin yang kita gunakan pada
board Arduino, contohnya :

int led1Pin = 2;
Penggunaan variabel pada integer juga dapat menetapkan dan membatasi nilai dari sensor yang
digunakan pada sistem atau perangkat, dan dapat digunakan pada sensor Analog maupun sensor
Digital. Cara penulisannya adalah sebagai berikut :

int analogSensor1 = A0;

Jika nilai pada sensor tidak sesuai dengan ketentuan tipe data integer maka secara otomatis
mikrokontroler tidak akan membaca variabel dan perintah tidak akan dijalankan.

4. Long
Long merupakan tipe data yang dapat menampung ukuran data yang ukurannya terbilang basar
dalam Arduino, yaitu 4 byte. Tipe data ini mengolah angka hingga -2,147,483,648 sampai
2,147,483,647. Jika kalian hanya ingin menggunakan variabel angka yang kurang dari angka -
[Link], dan tidak lebih dari [Link] maka kalian harus menggunakan tipe data
[Link] pada arduino IDE yaitu, long nilai; (variabel harus diawali dengan huruf). Cara
penulisannya adalah sebagai berikut :

int Long = 2.786.368;

Fungsi tipe data ini tidak jauh berbeda dengan tipe data integer, hanya jumlah kapasitas memori
yang digunakan dan juga rentangnya lebih besar. Tipe data long akan digunakan jika
menggunakan data yang rentangnya besar seperti pengaturan waktu untuk penyimpanan data
pada mikrokontroler.

5. Float
Float merupakan tipe data yang digunakan untuk membuat variable dalam berbentuk angka
(bilangan real atau desimal). Jarak dari tipe data float adalah dari -3,4028235 x 10^38 sampai
3,4028235 x 10^38. Jika kalian ingin menggunakan variabel angka yang tidak kurang dari angka
tersebut maka harus menggunakan tipe data float. Float menggunakan memori dalam
mikrokontroler dengan kapasitas 4 byte. Penulisan pada arduino IDE yaitu float nilai; (variabel
harus diawali dengan huruf), atau dapat ditulis juga dengan menetapkan nilai variabel float
yaitu :

float nilai = 36,8;

Jika kalian ingin membuat variabel angka yang kurang dari angka tersebut maka akan digunakan
tipe data Double, akan tetapi untuk tipe inijarang digunakan karena rentang dari tipe data float
sudah mencakupi untuk kebutuhan variabel angka dalam program arduino IDE.

Anda mungkin juga menyukai