0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan19 halaman

Proses Manajemen Risiko Efektif

Diunggah oleh

aybee10.11
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan19 halaman

Proses Manajemen Risiko Efektif

Diunggah oleh

aybee10.11
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Risk Management

Azi Nur Rahmasita


Risk
Peristiwa yang tidak pasti yang mungkin
terjadi di masa depan

Risiko kemungkinan dapat mencegah atau


menunda pencapaian target departemen atau
tujuan organisasi
Risiko adalah sesuatu yang tidak pasti, tapi
kemungkinan dapat diperkirakan

Tidak semua risiko itu buruk, beberapa level


resiko harus diambil untuk peningkatan progress
atau mencegah stagnasi
Risk Management

Merupakan proses untuk: Dibutuhkan karena:


✓ Mengidentifikasi seluruh ▪ Untuk mempromosikan manajemen
kemungkinan resiko yang baik
✓ Menilai/memeringkat resiko ▪ Kemungkinan menjadi persyaratan
✓ Memilih mana resiko yang menjadi legal/hukum pada sektor industri
prioritas tertentu
✓ Memonitor resiko dan melaporkan ▪ Ketersediaan sumber daya terbatas
pengelolaannya
Risk Management Process menurut ISO 31000 : 2018
Komunikasi dan Konsultasi
Tujuan komunikasi membantu stakeholders memahami
risiko yang dihadapinya. Sedangkan konsultasi
digunakan untuk mendapatkan informasi yang
diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan.

Lingkup, Konteks dan Kriteria


Mengidentifikasi serta mengungkapkan sasaran
organisasi, lingkungan dimana sasaran hendak dicapai,
stakeholders yang berkepentingan, dan keberagaman
kriteria risiko.
Penilaian Risiko (Risk Assessment)
Identifikasi Risiko
Identifikasi risiko adalah kegiatan untuk mencari dan mendaftar risiko yang ada dan terkait
dengan tujuan dan aktivitas organisasi (proses menetapkan 4W+1H sesuatu dapat
terjadi, sehingga dapat berdampak negatif terhadap pencapaian tujuan).

Analisis Risiko
Analisis risiko merupakan proses sistematis untuk menentukan seberapa sering suatu
peristiwa dan dampak risiko mungkin terjadi dan seberapa besar konsekuensi yang
ditimbulkan dari peristiwa tersebut.

Evaluasi Risiko
Evaluasi risiko membantu proses pengambilan Keputusan yang merupakan proses
pembandingan antara level risiko yang ditemukan selama proses analisis dan menunjukkan
peringkat risiko yang memerlukan penanganan (mitigasi) lebih lanjut dengan mengacu pada
tingkat risiko yang dapat diterima.
Risk Management Process menurut ISO 31000 : 2018

Perlakuan Risiko (Risk Treatment)


Dengan membuat seleksi terhadap alternatif penanganan risiko:
Menghindari risiko (risk avoidance), Mitigasi risiko (risk reduction), Transfer risiko kepada
pihak ketiga (risk sharing), Menerima risiko (risk acceptance).

Pemantauan dan Tinjauan (Monitoring & Review)


Tujuan dari pemantauan dan tinjauan adalah untuk menjamin dan memperbaiki kualitas
dan efektifitas rencana pelaksanaan proses manajemen risiko, implementasi dan hasil
akhir yang diharapkan.

Pencatatan dan pelaporan


Pencatatan dan pelaporan bertujuan untuk mengomunikasikan aktivitas proses manajemen
risiko, menyediakan informasi bagi pengambil keputusan, memperbaiki aktivitas proses
manajemen risiko dan membantu interaksi dengan stakeholders.
Risk
Management
Cycle
Risk Identification
Langkah pertama adalah mengidentifikasi resiko
bisnis yang ditemukan dalam lingkungan
operasionalnya
■ Pisahkan resiko antara penyebab dan
kemungkinan dampaknya
■ Singkat dan jelas
■ Jangan hanya focus pada gejala
■ Hasil dari identifikasi didokumentasikan dalam
Risk Register yang berisi informasi tentang
sumber resiko, respon resiko potensial dan
kategori resiko.
Tipe-Tipe Resiko

Finansial Operasional Reputasi


▪ Penurunan dana Resiko yang terjadi akibat dari Organisasi terlibat dalam
▪ Kegagalan untuk kebijakan, prosedur, system segala aktifitas yang mungkin
melindungi aset dan aktifitas yang tidak tepat akan mengancam nama
▪ Pengelolaan arus kas ▪ Kegagalam system IT baiknya yang berhubungan
yang buruk ▪ Kualitas pelayanan delivery dengan pihak lain, karyawan
▪ Berkurangnya nilai uang yang buruk yang bertindak kriminal atau
▪ Fraud/pencurian ▪ Kurangnya perencanaan tidak etis, hubungan
▪ Penganggaran yang ▪ Resiko Kesehatan dan stakeholder yang buruk
buruk keamanan kerja
Risk Register
Alat manajemen yang digunakan untuk menyimpan beberapa detai
yang berhubungan dengan resiko. Risk Register adalah database
informasi tentang segala resiko.

1. Deskripsi resiko: penjelasan rinci tentang penyebab dan


konsekuensi
2. Kontrol/Tindakan yang sudah dilakukan: list apa yang sebenarnya
terjadi sekarang yang bisa mengurangi dampak resiko atau
kemungkinannya
3. Dampak: skala 1-5 (1=Minor, 5=Bencana) ini hanya dampak
residual saja
4. Kemungkinan: SKALA 1-5 (1=Remote, 5=Unavoidable) ini juga
hanya kemungkinan residual saja
5. Bobot: rangking resiko dari hasil angka yang dihitung (dampak x
kemungkinan)
6. Pemilik/Penanggung Resiko: unit administrasi, posisi manajemen
atau kelompok dengan posisi terbaik untuk mengelola resiko secara
berkelanjutan
7. Tindakan lebih lanjut yang diperlukan: control atau solusi yang
belum ditindaklanjuti yang dapat mengurangi dampak atau
kemungkinan
8. Waktu: tanggal yang diharapkan mengenai kapan futher action
diterapkan
02 Risk Assesment
■ Penilaian Resiko adalah proses analisa untuk
mengetahui seberapa besar kemungkinan risiko
tersebut akan muncul dalam proyek.
■ Analisis ini mempelajari ketidakpastian dan
bagaimana hal tersebut akan berdampak pada
proyek (jadwal, kualitas, dan biaya).
■ Dua cara yang bisa digunakan, yaitu kuantitatif dan
kualitatif.
■ Teknik ini membantu menentukan langkah-langkah
pencegahan untuk mengurangi kemungkinan dan
mengidentifikasi tindakan penanggulangan untuk
berhasil menangani kendala yang mungkin terjadi.
Prioritas Resiko Berdasarkan Dampak dan Kemungkinan

Urutan Prioritas Dibutuhkan karena:


1. Risiko yang sangat mungkin terjadi Ketika mengalami masa krisis, orang
dan berdampak besar perlu ditangani cenderung kewalahan dan langsung
terlebih dahulu. bertindak tanpa pertimbangan.
2. Berikutnya adalah risiko berdampak Memprioritaskan risiko Anda akan
tinggi yang kemungkinan kecil terjadi. membantu menjernihkan pikiran dan
3. Lalu risiko berdampak rendah yang tetap fokus
pasti akan terjadi.
4. Risiko berdampak rendah yang
mungkin tidak akan pernah terjadi,
mendapatkan prioritas paling akhir.
Risk Assessment Matrix
Structured What-If Risk Assessment
03 Risk Mitigation and Action

Mengurangi kemungkinan
terjadinya risiko atau Mengembangkan rencana pemulihan
pencegahan risiko untuk memperbaiki kerusakan dan
memastikan Anda dapat beroperasi
sesegera mungkin
Mengurangi dampak dari risiko yang
akan terjadi Menyesuaikan diri dengan
konsekuensi jangka Panjang jika krisis
berlanjut atau mempersiapkan diri
untuk krisis berikutnya.
Mempersiapkan penanggulangan Belajar dan membuat perubahan
dampak dengan mengoptimalkan untuk masa depan, yaitu meninjau
distribusi produk yang tersedia di proses perencanaan dan perkiraan
lokasi yang berbeda
04 Plan - Monitor - Act - Evaluate
➢ Bisnis saat ini adalah masa yang sangat tidak stabil. Apa
yang benar hari ini, bisa jadi akan sangat berbeda besok.
➢ Artinya risiko dan respons juga terus berubah.
➢ Penilaian risiko dan respons pertama hanyalah
permulaan. Perusahaan akan membutuhkan struktur
dan proses untuk manajemen jangka panjang dari krisis.
➢ Untuk setiap risiko yang diprioritaskan, perlu
merencanakan, memantau, bertindak sesuai dengan itu,
dan mengevaluasi seiring dengan situasi yang terus
berkembang.
Maintain track of your business
Orang cenderung beralih ke mode bertahan hidup pada saat krisis.
Pantau bagian lain dari perusahaan dan pastikan kelangsungan
bisnis, bahkan jika Anda memulai kembali operasi dan muncul tugas
baru.

Gugus tugas dan program manajemen krisis dibentuk untuk


menangani berbagai hal sehingga seluruh organisasi dapat
kembali bekerja.

Dengan mengelola krisis dan bahayanya dengan benar, lebih banyak


waktu yang tersedia untuk melihat melampaui krisis dan
mengembangkan ketahanan untuk masa depan yang lebih cerah.
Tips for success
Libatkan semua tingkat staf dan manajemen
dalam prosesnya

Memeriksa kontrol yang relevan dan efektif

Pastikan pemilik risiko bertanggung jawab atas


pengelolaan risiko yang berada di bawah
kendalinya

Fokus pada penyebab risiko, bukan gejalanya


Thankyou!

Anda mungkin juga menyukai