RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SDN 004 RANAH SUNGKAI
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Pelajaran : 8
Tema : Senangnya Berakhlak Terpuji
Subtema : Simpati
Kelas/Semester : VI/2
AlokasiWaktu : 4 x 35 Menit
A. Kompetensi Inti (KI)
KI-2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya serta cinta tanah air.
KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang
jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan
yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. Kompetensi Dasar (KD)
2.3 Memiliki sikap toleran dan simpati kepada sesama sebagai implemantasi
dari pemahaman isi kandungan Q.S. al-Kafirµn dan Q.S. al-Maidah/5:2.
2.4 Memiliki sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implementasi
dari pemahaman Q.S. al-Hujurat/49:12.
2.5 Memiliki perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. al-Hujurat/49:12.
4.6 Mencontohkan sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implementasi
dari pemahaman Q.S. al-Hujurat/49:12.
4.7 Mencontohkan perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. al-Hujurat/49:12.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Siswa mampu memiliki sikap toleran dan simpati kepada sesama sebagai
implemantasi dari pemahaman isi kandungan Q.S. al-Kafirµn dan Q.S. al-Maidah
/5:2.
2. Siswa mampu memiliki sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implentasi dari
pemahaman Q.S. al-Hujurat/49:12.
3. Siswa mampu memiliki perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. al-Hujurat/49:12.
4. Siswa mampu mencontohkan sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implentasi
dari pemahaman Q.S. al-Hujurat/49:12.
5. Siswa mampu mencontohkan perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. al-Hujurat/49:12.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Memiliki sikap toleran dan simpati kepada sesama sebagai implemantasi dari
pemahaman isi kandungan Q.S. al-Kafirµn dan Q.S. al-Maidah /5:2.
2. Memiliki sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implentasi dari pemahaman
Q.S. al-Hujurat/49:12.
3. Memiliki perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. al-
Hujurat/49:12.
4. Dapat mencontohkan sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implentasi dari
pemahaman Q.S. al-Hujurat/49:12.
5. Dapat mencontohkan perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. al-Hujurat/49:12.
E. Materi Pembelajaran
Simpati
F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Sientifik
2. Metode :
a) Observasi
b) Diskusi
c) Presentasi
d) Demontrasi
G. Media Pembelajaran
Software PAI SD/MI dari JGC yang berisi materi tentang Simpati.
H. Sumber Belajar
1. Al-qur’an dan terjemahan
2. Buku PAI dan Budi Pekerti SD Kelas VI
3. Lingkungan sekitar
I. Langkah-langkah Pembelajaran
No. Kegiatan Waktu
1. Pendahuluan
1. Guru Membuka pembelajaran dengan membaca Basmallah 10
dilanjutkan salam dan berdo’a bersama dipimpin oleh salah menit
seorang peserta didik dengan penuh khidmat do’a mecari ilmu:
“Robbizidnii ‘ilman Warzuqnii Fahmaa”.
“Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berilah aku
pengertian yang baik.
2. Guru Memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah
pendek pilihan surah Al Fatihah.
3. Guru mengarahkan kesiapan diri peserta didik dan kehadiran
peserta didik dengan mengisi lembar kehadiran.
Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif berkaitan
dengan tema belajar tentang Simpati.
4. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan
dicapai;
5. Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan
mengamati, menyimak,menanya, berdialog, mengkomunikasikan
dengan menyampaian, menanggapi dan membuat kesimpulan hasil
pembelajaran
2. Kegiatan Inti
Mengamati 120
1. Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap menit
kelompok diminta mencermati ilustrasi gambar yang terdapat
dalam buku teks.
2. Peserta didik secara berkelompok mencermati alur cerita dan
ulasan tentang makna simpati serta gambar/ilustrasi
sebagaimana terdapat dalam buku teks.
Menanya
1. Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan
kelompok lain ikut mencermati dan mengemukakan
pertanyaan-pertanyaan yang relevan.
2. Peserta didik secara berkelompok kembali mengidentifkasi dan
mendiskusikan contoh-contoh perilaku simpati. Berdasarkan
hasil identifkasi tersebut, setiap kelompok merumuskan
beberapa pertanyaan untuk dikemukakan pada kelompok lain.
Mengekplorasi/menalar.
1. Guru memberikan penguatan dengan mengulas kembali
maksud daripada ilustrasi dan keterkaitannya dengan tema
yang akan dipelajari bersama.
2. Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi peserta
didik, kemudian menjelaskan maksud daripada cerita dan
keterkaitannya dengan makna simpati berdasarkan buku teks
atau sumber lain yang relevan.
3. Guru memberikan penguatan dengan mengemukakan kembali
beberapa contoh perilaku simpati berdasarkan buku teks atau
sumber lain yang relevan.
4. Pada bagian “Sikap Kebiasaanku,” guru memotivasi peserta
didik untuk selalu berperilaku simpati kepada orang lain.
Mengasosiasi/ mencoba
1. Selanjutnya, setiap kelompok mendiskusikan makna yang
terkandung dalam cerita dan gambar/ilustrasi serta
keterkaitannya dengan ulasan tentang makna simpati.
Komunikasi/demonstrasi/networking
1. Guru mengajak peserta didik untuk belajar bersama di
luar kelas sekitar ingkungan sekolah yang
memungkinkan untuk pelaksanaan proses pembelajaran
dengan membawa papan tulis atau media pembelajaran
lainnya yang relevan.
2. Setiap kelompok mendiskusikan hasil pencermatannya dan
mempresentasikan hasilnya di depan kelompok lain.
3. Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya, sementara
kelompok lain ikut serta mencermati dan mengemukakan
beberapa pertanyaan yang relevan yang telah dipersiapkan
bersama kelompok.
Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah
menguasai materi, diminta mengidentifkasi lebih lanjut beberbagai
perilaku teman-temannya disekolah yang mencerminkan sikap
berbaik sangka, empati, toleran, dan hidup rukun. Kemudian
diminta untuk mengumpulkan hasil identifkasi tersebut (Guru
mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang
berhasil dalam pengayaan).
Remedial
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai
ketuntasan belajar pada kurun waktu yang telah ditentukan), guru
terlebih dahulu mengidentifkasi hal-hal yang belum dikuasai.
Berdasarkan hasil identifkasi, peserta didik kembali mempelajari
hal-hal yang belum dikuasai dengan bimbingan guru, dan
melakukan penilaian kembali sebagaimana terdapat pada poin 5.
Pelaksanaan remedial dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang
disesuaikan, misalnya 30 menit setelah jam pulang.
Interaksi guru dan orangtua
Guru meminta peserta didik memperlihatkan kolom “Ayo,
Berlatih” dalam buku teks kepada orangtua dan orangtua
memberikan komentar serta paraf.
Dapat juga dilakukan dengan menggunakan buku penghubung
guru dan orangtua atau komunikasi langsung dengan orangtua
untuk mengamati perilaku peserta didik. Misalnya, orangtua
diminta mengamati apakah peserta didik memperlihatkan perilaku
yang mencerminkan sikap berbaik sangka, empati, toleran, dan
hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan lingkungan
sekitar rumah.
3. Penutup
1. Guru melaksanakan penilaian dan refleksi dengan mengajukan 10
pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang Menit
telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan
langkah selanjutnya;
2. Tugas, guru meminta peserta didik memperlihatkan kolom
“insya Allah aku bisa” dalam buku teks kepada orang tuanya
dengan memberikan komentar dan paraf.
3. Kegiatan ini dapat juga dilakukan dengan menggunakan buku
penghubung guru dan orang tua atau komunikasi langsung
dengan orang tua untuk mengamati perkembangan kemampuan
peserta didik dalam penguasaan bacaan, hafalan, dan tulisan
tentang Simpati di rumah.
4. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.
5. Membaca do’a penutupan majelis taklim (Subhaanaka
Allaahumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha illaa Anta
astaghfiruka wa-atuubu ilaik)
Artinya:
Maha suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji Mu, aku
bersaksi bahwa tiada Illah kecuali Engkau, aku mohon ampun
dan bertaubat kepadaMu.
J. Penilaian Hasil Belajar
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur
tingkat pencapaian kompetensi peserta [Link] penilaian digunakan sebagai bahan
penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.
1. Penilaian
(Diskusi kelompok)
Guru dapat memberikan penilaian terhadap kegiatan diskusi yang dilakukan oleh
peserta didik melalui rubrik berikut.
Rubrik Penilaian Diskusi
Aspek dan rubrik penilaian:
Perhitungan Perolehan Nilai
Nilai akhir yang diperoleh Setiap kelompok merupakan akumulasi perolehan nilai
untuk setiap aspek yang dinilai.
Contoh:
Jika Kelompok tertentu pada:
• aspek pertama memperoleh nilai 30;
• aspek kedua memperoleh nilai 20; dan
• aspek ketiga memperoleh nilai 30.
Maka total perolehan nilainya adalah 80. Selanjutnya, nilai 80 tersebut dikonversikan
ke skala 4 (yang telah ditetapkan berdasarkan Permendikbuk No.104 Tahun 2014
tentang Penilaian), yaitu dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
Perolehan nilai tersebut menunjukkan bahwa Kelompok tersebut telah mencapai
ketuntasan belajar karena sudah diatas 2,67 yang merupakan nilai minimal untuk
ketuntasan belajar sebagaimana ditetapkan dalam Permendikbud No.104 Tahun 2014
tentang Penilaian.
Rangkuman
Pada kolom rangkuman, guru meminta salah satu kelompok untuk menyampaikan secara
singkat poin-poin apa saja yang dapat diambil dari pembahasan tentang “Senangnya
Berperilaku Terpuji.” Selanjutnya, guru memberikan penguatan terhadap poin-poin
penting yang telah dipelajari.
......................., ......................................
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI
........................................................ ................................................
NIP. ...................................... NIP. ........................................