PROGRAM REMEDIAL
A. LATAR BELAKANG
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan serta
membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dalam pelaksanaannya
dilapangan menunjukan bahwa pemahaman siswa terhadap materi pelajaran sangat
bervariasi, ada yang cepat dan adapula yang lambat sehingga setelah di evaluasi
tiap akhir kompetensi ada diantara siswa yang sudah kompeten dan ada juga yang
belum kompeten. Sesuai dengan ketentuan kurikulum berbasis kompetensi, siswa
yang belum kompeten harus di remedial.
B. LANDASAN HUKUM
1. Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003
Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301 )
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 1990 tentang
Pendidikan Menengah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1990
Nomor 37, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3413)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 56 Tahun 1998 ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998
Nomor 91 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3746 )
3. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0409/U/1992,
tentang Sekolah Menengah Kejuruan.
4. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 053/U/2001, tentang
penyusunan Standar Pelayanan Minimal.
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan.
6. Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 17 tahun 2004 tentang
Pembentukan Dinas Pendidikan ( Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon
tahun 2004 Nomor 33 seri D.14 )
7. Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon No.18 tahun 2004 tentang Organisasi
danTata Kerja Dinas Pendidikan ( Lembaran daerah kabupaten Cirebon tahun
2004 Nomor 33 seri D.14 )
8. Keputusan Kepala Sekolah No. 800/001/SMK tentang Penugasan Guru dalam
Proses Belajar Mengajar Tahun Pelajaran 2012/2013
C. TUJUAN
Mengingat sistem penilaian hasil belajar berbasis kompetensi ( competency
based assessment ) dengan ciri sebagai berikut, menggunakan penilaian acuan
patokan yang diberlakukan secara perseorangan. Keberhasilan peserta didik hanya
dikategorikan dalam bentuk “Kompeten” dan “belum Kompeten” yang
dilaksanakan secara berkelanjutan. Maka pelaksanaan remedial bertujuan untuk :
1. Menetapkan sistem perbaikan hasil belajar guna membantu kelancaran dan
keberhasilan belajar peserta didik.
2. Sebagai acuan waktu dalam melaksanakan ketuntasan belajar sebagai dasar
untuk melanjutkan proses pembelajaran pada tahap berikutnya.
3. Menetapkan penyelesaian suatu tahap pembelajaran sebagai dasar untuk
memutuskan kelanjutan pembelajaran tahap berikutnya.
D. PROSEDUR PENILAIAN
Penilaian yang dilaksanakan seorang guru dalam pengayaan dapat
meggunakan pola-pola yang disyaratkan atau sesuai acuan seperti berikut ini :
1. Menggunakan penilaian acuan patokan ( Criterion Reference Assesment )
2. Diberlakukan secara perseorangan ( Individualized )
3. Keberhasilan peserta didik hanya di kategorikan dalam “Kompeten” dan
“belum Kompeten” dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
E. PROSEDUR PELAKSANAAN
Dalam pelaksanannya remedial yang sesuai dengan acuan atau ciri-ciri
evaluasi adalah remedial test bukan remedial teaching, dan prosedur yang
dilaksanakan sesuai dengan prosedur evaluasi karena remedial merupakan bagian
yang tak terpisahkan dari evaluasi yaitu :
1. Tes Lisan
2. Tes Tertulis
3. Tugas
4. Kuis
5. Project Work
6. Observasi,
7. Tes Perbuatan
8. Wawancara
9. Simulasi
10. Portofolio
Jadi seorang guru melaksanakan remedial sesuai dengan Prosedur Penilaian,
yaitu dapat melakukan remedial dengan tes tulis, tes lisan, penugasan, wawancara,
kuis dan lain-lain.
F. WAKTU PELAKSANAAN REMEDIAL
Remedial dilaksanakan kepada siswa yang belum memenuhi kompetensi
setelah dilaksanakan evaluasi tiap akhir kompetensi, mengingat bahwa penilaian
secara individual maka pelaksanaan remedial yang tepat adalah tes remedial
(remedial test). Sesuai prosedur evaluasi, maka pelaksanaan remedial tidak harus
tes tulis dan dalam waktu yang tertentu, tetapi dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan
yang mengacu pada prosedur evaluasi.
G. PENUTUP
Demikian Program Remedial yang pelaksanaannya oleh guru terhadap siswa
yang belum kompeten setelah dilaksanakan evaluasi, selanjutnya dalam
pelaksanaannya dapat diberlakukan sesuai kebutuhan dan mengacu kepada
prosedur evaluasi.
Cirebon, Agustus 2022
Mengetahui,
Kepala SMK Negeri 2 Kota Cirebon Guru Mata Pelajaran
[Link] Hidayat, [Link]., M.M,Pd Mutiara Tinar Munandar, [Link]
NIP. 19690118 199403 1 003 NIP. 19901203 202221 2 017