0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan9 halaman

Program Kerja Laboratorium IPA SMP 2023

Untuk kerja lab

Diunggah oleh

Yasinta Tenria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan9 halaman

Program Kerja Laboratorium IPA SMP 2023

Untuk kerja lab

Diunggah oleh

Yasinta Tenria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA

LABORATORIUM IPA

SMP MUHAMMADIYAH 1 GISTING


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KABUPATEN TANGGAMUS
2023/2024
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat dan izinnya kami dapat menyusun
Program Kerja tahunan yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan KBM
di laboratorium IPA SMP Muhammadiyah Gisting. Adapun rencana kerja laboratorium ini akan
lebih diarahkan pada peningkatan tata kelola dan penambahan alat/bahan di laboratorium untuk
memberikan pelayanan terhadap guru dan siswa dalam menggunakan laboratorium. Hal ini akan
memberikan motivasi siswa untuk belajar dalam membuktikan teori melalui praktikum atau
percobaan maupun demonstrasi menjadi kenyataan.
Selanjutnya untuk lebih berkembangnya peran laboratorium IPA tak lepas dari kerja sama
berbagai pihak seperti peran Kepala Sekolah, Waka Kurikulum dan guru bidang studi yang
terkait serta seluruh komunitas madrasah.
Demikianlah yang dapat kami paparkan dan dalam kesempatan ini kami menyampaikan
rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil dalam menyusun program ini
terutama kepada :
1. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gisting
2. Waka kurikulum
3. Bapak dan Ibu guru mapel IPA SMP Muhammadiyah 1 Gisting dan rekan-rekan
sejawat yang telah memberikan dorongan dan semangat sehingga penyusunan
program kerja ini dapat selesai.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa di dalam penyusunan program kerja ini masih banyak
kekurangan dan kelemahannya oleh karena itu kritik dan saran sangatlah kami harapkan demi
kesempurnaannya. Akhirnya kami berharap semoga program kerja ini dapat memberikan
manfaat bagi pendidikan sains khususnya bagi rekan-rekan guru mata pelajaran IPA.

Gisting, 7 Agustus 2023


Kepala Laboratorium

Yasinta Tenria Dinda Ulhaq, [Link]


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
SMP Muhammadiyah 1 Gisting adalah sebuah institusi pendidikan yang dalam
pencapaian tujuannya sangat membutuhkan dukungan dari berbagai komponen. Salah
satu komponen tersebut adalah Laboratorium [Link] IPA sangat tergantung
pada Laboratorium IPA untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih baik. Menurut
PERMENPAN/RB No. 3 Tahun 2010 Laboratorium adalah unit penunjang akademik
pada lembaga pendidikan, berupa ruangan tertutup atau terbuka, bersifat permanen atau
bergerak, dikelola secara sistematis untuk kegiatan pengujian, kalibrasi, dan/atau
produksi dalam skala terbatas, dengan menggunakan peralatan dan bahan berdasarkan
metode keilmuan tertentu, dalam rangka pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan/atau
pengabdian kepada masyarakat.

Pengelolaan Laboratorium IPA perlu didukung oleh program kerja yang baik dan
koordinasi agar jelas langkah-langkah dan tolok ukur keberhasilan dalam memberikan
pelayanan prima kepada peserta didik maupun untuk pengembangan dan pemeliharaan
Laboratorium IPA ke depan. Untuk menindak lanjuti Surat Keputusan Kepala SMP
Muhammadiyah 1 Gisting tentang pembagian tugas guru dalan kegiatan proses belajar
mengajar atau bimbingan dan penyuluhan Semester 1 tahun pelajaran 2023/2024, maka
disusunlah program kerja Laboratorium IPA tahun ajaran 2023/2024. Program kerja
Laboratorium IPA tahun ajaran 2021/2022 pada dasarnya melanjutkan program kerja
Laboratorium IPA tahun ajaran 2023/2024 dengan menyempurnakan dan menambahkan
beberapa program tambahan.
BAB II.
RENCANA KEGIATAN LABORATORIUM IPA

A. Penataan Alat dan Bahan


Penataan alat dan bahan praktik IPA sangat bergantung kepada fasilitas yang ada di
laboratorium dan kepentingan pengguna laboratorium. Fasilitas yang dimaksud dalam hal ini
adalah adanya ruang persiapan dan tempat-tempat penyimpanan seperti lemari, kabinet dan
rak-rak. Untuk menata alat dan bahan praktik IPA ada beberapa hal yang perlu dikerjakan
terlebih dahulu, yaitu pekerjaan sebagai berikut :
1. Ruang laboratorium beserta tempat-tempat penyimpanan alat dan bahan yang tersedia,
misalnya lemari, laci dan rak
2. Mendata dan memeriksa alat dan bahan dalam hal macamnya, jumlahnya, sifat fisiknya,
harganya dan sebagainya
3. Mengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan kelompok mata pelajaran (IPA Fisika,
Biologi dan Kimia) atau sesuai dengan katalog yang dirujuk.

B. Pengadministrasian Alat dan Bahan


Untuk memudahkan pengecekan, penggunaan, pemeliharaan, pengadaan dan terutama
pertanggungjawaban semua fasilitas dan alat-alat/bahan di laboratorium harus
diadministrasikan. Pengertian pengadministrasian di sini adalah pencatatan nama alat/bahan,
jumlahnya, ukurannya, mereknya, nomor kodenya dan tempat penyimpanannya. Untuk
keperluan pencatatan alat dan bahan laboratorium ini diperlukan format atau buku perangkat
administrasi yang meliputi :
1. Buku inventaris
2. Kartu stok
3. Kartu permintaan/peminjaman alat/bahan
4. Buku catatan harian
5. Kartu alat/bahan yang rusak
6. Kartu reparasi
7. Format label
Buku lainnya yang dapat melengkapi perangkat administrasi di atas anatara lain :
1. Daftar alat dan bahan sesuai dengan LKS
2. Program semester kegiatan laboratorium
3. Jadwal kegiatan laboratorium
C. Pengadaan Alat dan Bahan
Untuk melengkapi atau mengganti alat dan bahan yang rusak, hilang atau habis dipakai
diperlukan pengadaan. Sebelum mengusulkan pengadaan alat dan bahan perlu
memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
a. Percobaan apa yang akan dilakukan
b. Alat dan bahan apa yang akan dibeli (dengan spesifikasi yang jelas)
c. Apakah dana tersedia
d. Prosedur pembelian
e. Pelaksanaan pembelian
Prosedur pengadaan alat dan bahan dimulai dengan penyusunan daftar alat dan bahan
yang akan dibeli. Daftar pengusulan diperoleh dari usulan masing-masing guru IPA
yang dikoordinasikan oleh penanggung jawab laboratorium IPA. Daftar alat dan bahan
yang akan dibeli dibuat berdasarkan program semester/program kegiatan laboratorium
atau berdasarkan analisis LKS. Prosedur pengadaan alat dan bahan dimulai dengan
penyusunan daftar alat dan bahan yang akan dibeli. Daftar pengusulan diperoleh dari
usulan masing-masing guru IPA yang dikoordinasikan oleh penanggungjawab
laboratorium IPA. Daftar alat dan bahan yang akan dibeli dibuat berdasarkan program
semester/program kegiatan laboratorium atau berdasarkan analisis LKS. Daftar alat dan
bahan yang dibeli harus dilengkapi dengan spesifikasi alat dan bahan kemudian alat dan
bahan disusun berdasarkan prioritas, artinya tentukan alat dan bahan yang akan
digunakan terlebih dahulu. Daftar alat yang akan dibeli dipisahkan dari bahan. Setelah
selesai menyusun daftar alat/bahan, daftar ini diserahkan oleh penanggung jawab
laboratorium kepada kepala madrasah.

D. Tata Tertib Laboratorium IPA


Tata tertib penggunaan laboratorium IPA bagi siswa sebagai berikut :
1. Siswa tidak diperkenankan masuk ke dalam laboratorium tanpa seijin guru.
2. Siswa masuk ke dalam laboratorium berpakaian seragam, tertib dan rapi.
3. Alat-alat / bahan yang ada di dalam laboratorium tidak diperkenankan dibawa keluar
tanpa seijin guru.
4. Alat dan bahan harus digunakan sesuai dengan petunjuk praktikum yang diberikan dan
tidak bekerja menurut kehendaknya sendiri.
5. Setiap siswa wajib menjaga ketenangan dan ketertiban di laboratorium.
6. Jika dalam melakukan percobaan tidak mengerti dan ragu-ragu hendaknya segera
bertanya kepada guru.
7. Bekerja di laboratorium hendaknya memakai jas laboratorium.
8. Jika ada alat yang rusak atau pecah hendaknya segera melapor kepada guru, kerusakan
atau pecahnya alat menjadi tanggungjawab siswa atau kelompok yang melakukannya
9. Jika terjadi kecelakaan sekecil apapun seperti kena kaca, terbakar, atau tertelan bahan
kimia, hendaknya segera dilaporkan kepada guru.
10. Berhati-hatilah ketika menggunakan zat/bahan kimia dan sumber arus listrik.
11. Etiket (label) bahan yang hilang atau rusak harus segera diberitahukan kepada guru,
dengan pemberitahuan ini guru dapat segera menggantikan dan memperbaikinya.
12. Botol besar yang berisi bahan kimia jangan diangkat pada lehernya, karena dengan
cara demikian ada kemungkinan botol menjadi pecah.
13. Tutup botol hendaknya dibuka sesuai dengan cara yang dianjurkan, dan setelah
menggunakan isinya hendaknya tutup segera dikembalikan pada tempatnya, tutup
botol tidak boleh ditukar-tukar.
14. Dalam melakukan percobaan hendaknya digunakan bahan yang sedikit mungkin,
dengan bahan yang jumlahnya sedikit itu hasilnya lebih baik dibandingkan jika
digunakan bahan secara berlebihan.
15. Tidak diperkenankan makan dan minum di dalam laboratorium.
16. Dilarang mencicipi sesuatu, kalau guru tidak menyuruh untuk itu.
17. Jika tangan, kulit atau baju terkena asam atau alkali, segera cuci dengan air bersih
secukupnya.
18. Setelah selesai percobaan/praktikum, alat-alat hendaknya dikembalikan ke tempat
semula dalam keadaan bersih.
19. Buanglah sampah pada tempatnya.
20. Sebelum meninggalkan ruangan laboratorium meja praktikum harus dalam keadaan
bersih, kran air dan gas ditutup dan kontak listrik dicabut.
BAB III
ORGANISASI LABORATORIUM IPA

Organisasi laboratorium IPA adalah suatu sistem kerja sama dari kelompok orang, barang atau
unit tertentu tentang laboratorium IPA untuk mencapai tujuan. Mengorganisasikan laboratorium
IPA berarti menyusun sekelompok orang atau petugas dan sumber daya yang lain untuk
melaksanakan suatu rencana atau program guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan
cara yang paling berdaya guna terhadap laboratorium IPA. Petugas yang terlibat langsung dalam
organisasi laboratorium IPA adalah sebagai berikut :
1. Kepala Sekolah
a. Memberi tugas kepada personil-personil yang menjadi tanggung jawabnya
b. Memberi bimbingan, motivasi, pemantauan dan evaluasi kinerja petugas
c. Memotivasi guru IPA untuk kegiatan laboratorium
d. Menyediakan dana operasional kegiatan laboratorium
2. Wakil Kepala Urusan Kurikulum
Membantu tugas kepala madrasah dalam bidang kegiatan pembelajaran di laboratorium.
3. Wakil Kepala Urusan Sarana Prasarana
Membantu tugas kepala madrasah dalam bidang sarana dan prasarana laboratorium.
4. Kepala Laboratorium, memiliki tugas pokok dan fungsi :
a. Bertanggung jawab terhadap kegiatan, kesehatan, keselamatan, fasilitas dan peralatan
laboratorium
b. Membina teknisi dan laboran
c. Menilai kinerja teknisi dan laboran
5. Teknisi Laboratorium, memiliki tugas pokok dan fungsi :
a. Membantu pendidik dalam menyusun kebutuhan alat dan bahan serta pengadaannya
untuk kegiatan praktik
b. Menjamin agar semua peralatan yang diperlukan untuk kegiatan praktik telah tersedia
dan siap pakai
c. Membuat bahan dasar menjadi bahan siap untuk praktik peserta didik dan pendidik
d. Mendokumentasikan alat, bahan, fasilitas dan kegiatan laboratorium
e. Menyiapkan sarana kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium
f. Menangani pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di laboratorium
g. Merencanakan program perbaikan peralatan laboratorium
h. Memperbaiki kerusakan peralatan laboratorium
i. Merancang dan membuat peralatan praktik sederhana
j. Menangani limbah praktik laboratorium
k. Menyususn manual penggunaan alat
l. Membuat laporan semester dan tahunan kebutuhan, penggunaan peralatan dan bahan
praktik.
6. Laboran, memiliki tugas pokok dan fungsi :
a. Menjaga keamanan ruang dan peralatan laboratorium
b. Melayani penggunaan ruang, kebutuhan peralatan dan bahan praktik peserta didik dan
pendidik
c. Menginventarisasi dan mendokumentasikan semua peralatan, bahan, dokumen
termasuk petunjuk penggunaan alat dan fasilitas laboratorium
d. Mendeteksi dan memperbaiki peralatan laboratorium dengan kerusakan ringan
e. Menjaga kebersihan alat dan lingkungan laboratorium
f. Menyimpan dan memelihara alat dan bahan praktik
g. Menangani limbah laboratorium sesuai dengan prosedur keselamatan dan kesehatan
h. Membuat laporan kerusakan peralatan laboratorium dan mengusulkan program
perbaikannya
i. Membuat laporan semester dan tahunan kebutuhan, penggunaan peralatan dan bahan
praktik.
7. Guru IPA
a. Merencanakan dan mengatur pelaksanaan praktikum secara teratur
b. Melakukan pre tes praktikum
Memantau dan mengevaluasi kegiatan praktikum
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Pelaksanaan program kerja Laboratorium IPA di SMP Muhammadiyah 1 Gisting ini
diharapkan menjadi solusi dalam menyiasati besarnya tanggung jawab yang diemban mata
pelajaran IPA di sekolah. Dengan adanya pelaksanaan program kerja ini diharapkan nilai-
nilai sains yang telah dipelajari oleh siswa tidak hanya sekedar menjadi pengetahuan atau
hafalan saja tetapi hendaknya menjadi suatu bekal dalam kehidupan sehari-hari.

B. Saran
Laboratorium IPA sebagai sarana sumber belajar yang nyata untuk siswa belajar sain
perlu dipelihara kebersihan dan kenyamanannya. Untuk itu laboratorium IPA tidak hanya
dikelola oleh Kepala Laboratorium saja tetapi diperlukan juga seorang Laboran yang siap
setiap saat membantu guru IPA menyelenggarakan praktikum di laboratorium.
Dengan keterbatasan tenaga dan waktu, Kepala Laboratorium juga sangat memerlukan
tenaga kebersihan yang rutin untuk membersihkan ruang laboratorium, srhingga ruangan
selalu dalam keadaan bersih dan siap pakai. Demikian kiranya saran yang dapat diberikan
kepada pihak madrasah untuk ditindaklanjuti.

Anda mungkin juga menyukai