0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan39 halaman

Modul Ajar Matriks untuk SMK Kelas XI

Diunggah oleh

Ari Puspita Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan39 halaman

Modul Ajar Matriks untuk SMK Kelas XI

Diunggah oleh

Ari Puspita Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR MATEMATIKA

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS SEKOLAH
Nama Penyusun : Dwiningrum Prihastiwi,[Link].
Institusi : SMKS Yabhinka Cilegon
Tahun Pelajaran : 2023/2024
Jenjang Sekolah : Sekolah Menengah Kejuruan
Kompetensi Keahlian : Semua Kompetensi Keahlian/ Bidang Studi
Kelas : XI
Fase :F
Elemen : Aljabar
Capaian Pembelajaran :
Di akhir fase F, peserta didik dapat menyatakan data dalam
bentuk matriks. Mereka dapat menentukan fungsi invers,
komposisi fungsi, dan transformasi fungsi untuk
memodelkan situasi dunia nyata menggunakan fungsi yang
sesuai (linear, kuadrat, eksponensial).
Materi : Matriks
Alokasi Waktu : 33 JP × 45 menit

B. KOMPETENSI AWAL
Persamaan linear satu variabel
Persamaan linear dua variabel

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA


Berfikir kritis : Menganalisis berbagai informasi dari situasi nyata permasalahan
matriks yang disajikan kemudian menyatakannya ke dalam bentuk
model matematika yang sesuai dan melakukan interpretasi atas
hasil yang diperoleh.
Mandiri : Mengaplikasikan konsep matriks untuk menyelesaikan
permasalahan kontekstual.
Kreatif : Mencari cara penyelesaian yang paling mudah dan menyenangkan
untuk memahami matriks yang disajikan pada permasalahan
kontekstual.

D. MATERI PMEBELAJARAN
1. Fakta
 Baris
 Kolom
 Notasi matriks yang ditulis dengan huruf kapital: A, B, C, dll.
 Ordo matriks: Am × n
 Notasi invers matriks: A–1
 Determinan matriks: det A atau |A|
2. Konsep
 Matriks adalah susunan dari bilangan-bilangan yang dibatasi tanda kurung yang
berbentuk persegi panjang dan disusun menurut baris dan kolom.
 Dua matriks yang memiliki ordo yang sama dikatakan sama jika elemen-elemen
yang seletak pada kedua matriks bernilai sama.
 Sifat operasi penjumlahan dan pengurangan pada matriks:
a) Tertutup
b) Komutatif
c) Asosiatif
 Sifat operasi perkalian:
a) Tidak komutatif perkalian
b) Tidak asosiatif perkalian

3. Prosedur
 Cara menentukan hasil pejumlahan pada matriks
 Cara menentukan hasil pengurangan pada matriks
 Cara menentukan hasil perkalian matriks dengan skalar
 Cara menentukan hasil perkalian matriks dengan matriks
 Cara menentukan determinan matriks
 Cara menentukan invers matriks ordo 2  2

4. Metakognitif
Proses peserta didik dapat menentukan matriks dari permasalahan kontekstual yang
diberikan serta mampu menggunakan operasi (penjumlahan, pengurangan, dan
perkalian) pada matriks serta determinan dan invers matriks ordo 2  2 dalam
menyelesaikan permasalahan kontekstual dengan benar sesuai langkah-langkah
pengerjaannya.

E. SARANA DAN PRASANA


Media : Bahan ajar Matematika, Komputer/Laptop/Smartphone/, LCD,
papan tulis, spidol.
Sumber belajar : Ediyanto, Arif. 2022. Matematika SMK/MAK Kelas XI Rumpun
Teknologi. Jakarta: Erlangga.

F. TARGET PESERTA DIDIK


Target perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar peserta didik
regular/tipikal.

G. MODEL PEMBELAJARAN
Discovery Learning : Proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan
pengalaman belajar secara aktif. Membimbing siswa untuk
menemukan dan mengemukakan pendapat serta gagasan
terkait topik materi.
Problem Based Learning : model pembelajaran yang dilakukan untuk memecahkan
permasalahan yang diangkat oleh guru dan peserta didik.
Model pembelajaran ini membahas dan memecahkan
masalah autentik.

KOMPONEN INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Selama dan setelah mengikuti pembelajaran ini dengan model discovery learning dan
problem based learning serta menggunakan metode diskusi dan tanya jawab, peserta didik
dapat:
 mendefinisikan konsep matriks;
 menyebutkan minimal 3 jenis matriks;
 menentukan transpos dari matriks ordo 2 × 2;
 menentukan nilai dari kesamaan dua matriks yang disajikan;
 memecahakan masalah matriks dengan melakukan operasi (penjumlahan,
pengurangan, perkalian) pada matriks;
 menggunakan determinan dan invers matriks ordo 2  2 untuk menyelesaikan masalah
kontekstual;
 menentukan determinan dan invers matriks ordo 3  3;
 menentukan model matematika dalam bentuk matriks dari suatu masalah kontekstual.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Memahami pengertian matriks
 Menentukan determinan dan invers matriks ordo 2  2
 Menentukan determinan matriks ordo 3  3

C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa saja benda/kegiatan yang disusun berdasarkan baris dan kolom?
 Apa pengertian matriks?
 Apa manfaat matriks dalam kehidupan sehari-hari?

D. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
Persiapan yang dilakukan sebelum pembelajaran dimulai:
 Guru menyusun rencana, administrasi dan perangkat pembelajaran
 Guru menentukan capaian pembelajaran yang sudah ada
 Guru menyiapkan media dan sumber pembelajaran
 Guru menyusun instrumen asesmen yang digunakan
 Guru melakukan tes diagnostik
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Guru memberi suatu permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan matriks melalui bahan tayang pada
bahan ajar yang disampaikan melalui PPT pada papan
tulis atau smartphone peserta didik (mengamati)
 Peserta didik mengaitkan materi pembelajaran yang
diberikan dengan pengalamannya.
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan definisi matriks dan jenis-
jenis matriks yang telah dipelajari untuk menyelesaikan
permasalahan yang telah diberikan
c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengorganisasi Peserta Didik
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
 Setiap kelompok diberi permasalahan yang telah guru
siapkan
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
4 Membimbing Penyelidikan Individu
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan hasil
pekerjaannya serta membimbing jalannya diskusi
(percaya diri)
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum
dipahami (komunikasi)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta
mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari
pekerjaannya, serta membimbing peserta didik yang
kesulitan menyelesaikan masalah yang diberikan.
(kerja sama)
5 Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya serta menanggapi pendapat kelompok
yang lainnya. (komunikasi)
 Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi
kelas untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan
juga menganalisis hasil jawaban serta menyamakan
persepsi tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, yaitu transpose matriks
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa

Pertemuan 2
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan
(stimulus) tentang materi melalui bahan tayang pada
bahan ajar yang disampaikan melalui PPT pada papan
tulis atau smartphone peserta didik (mengamati)
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan transpose matriks yang
telah dipelajari untuk menyelesaikan permasalahan
yang telah diberikan
c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengidentifikasi masalah (problem statement)
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
membaca informasi yang diberikan pada bahan tayang
berupa LKPD (kegiatan literasi)
4 Mengumpulkan data (data collecting)
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
5 Mengolah data (data processing)
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan
hasil pekerjaannya serta membimbing jalannya
diskusi (percaya diri)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok
serta mengarahkan jika ada kelompok yang
melenceng dari pekerjaannya, serta membimbing
peserta didik yang kesulitan menyelesaikan masalah
yang diberikan. (kerja sama)
6 Memverifikasi (verification) dan menyimpulkan
(generalization)
Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi kelas
untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan juga
menganalisis hasil jawaban serta menyamakan persepsi
tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, yaitu kesamaan matriks
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa

Pertemuan 3
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Guru memberi suatu permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan kesamaan matriks melalui bahan
tayang pada bahan ajar yang disampaikan melalui PPT
pada papan tulis atau smartphone peserta didik
(mengamati)
 Peserta didik mengaitkan materi pembelajaran yang
diberikan dengan pengalamannya.
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan kesamaan matriks yang
telah dipelajari untuk menyelesaikan permasalahan
yang telah diberikan
c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengorganisasi Peserta Didik
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
 Setiap kelompok diberi permasalahan yang telah guru
siapkan
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
4 Membimbing Penyelidikan Individu
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan hasil
pekerjaannya serta membimbing jalannya diskusi
(percaya diri)
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum
dipahami (komunikasi)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta
mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari
pekerjaannya, serta membimbing peserta didik yang
kesulitan menyelesaikan masalah yang diberikan.
(kerja sama)
5 Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya serta menanggapi pendapat kelompok
yang lainnya. (komunikasi)
 Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi
kelas untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan
juga menganalisis hasil jawaban serta menyamakan
persepsi tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, yaitu operasi penjumlahan dan
pengurangan matriks
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa

Pertemuan 4
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Guru memberi suatu permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan operasi penjumlahan dan
pengurangan matriks melalui bahan tayang pada bahan
ajar yang disampaikan melalui PPT pada papan tulis
atau smartphone peserta didik (mengamati)
 Peserta didik mengaitkan materi pembelajaran yang
diberikan dengan pengalamannya.
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan operasi penjumlahan dan
pengurangan matriks yang telah dipelajari untuk
menyelesaikan permasalahan yang telah diberikan
c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengorganisasi Peserta Didik
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
 Setiap kelompok diberi permasalahan yang telah guru
siapkan
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
4 Membimbing Penyelidikan Individu
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan hasil
pekerjaannya serta membimbing jalannya diskusi
(percaya diri)
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum
dipahami (komunikasi)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta
mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari
pekerjaannya, serta membimbing peserta didik yang
kesulitan menyelesaikan masalah yang diberikan.
(kerja sama)
5 Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya serta menanggapi pendapat kelompok
yang lainnya. (komunikasi)
 Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi
kelas untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan
juga menganalisis hasil jawaban serta menyamakan
persepsi tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, perkalian matriks
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa

Pertemuan 5
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Guru memberi suatu permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan perkalian matriks melalui bahan
tayang pada bahan ajar yang disampaikan melalui PPT
pada papan tulis atau smartphone peserta didik
(mengamati)
 Peserta didik mengaitkan materi pembelajaran yang
diberikan dengan pengalamannya.
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan perkalian matriks yang
telah dipelajari untuk menyelesaikan permasalahan
yang telah diberikan
c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengorganisasi Peserta Didik
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
 Setiap kelompok diberi permasalahan yang telah guru
siapkan
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
4 Membimbing Penyelidikan Individu
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan hasil
pekerjaannya serta membimbing jalannya diskusi
(percaya diri)
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum
dipahami (komunikasi)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta
mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari
pekerjaannya, serta membimbing peserta didik yang
kesulitan menyelesaikan masalah yang diberikan.
(kerja sama)
5 Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya serta menanggapi pendapat kelompok
yang lainnya. (komunikasi)
 Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi
kelas untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan
juga menganalisis hasil jawaban serta menyamakan
persepsi tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, yaitu determinan dan invers matriks
ordo 2  2
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa
Pertemuan 6
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Guru memberi suatu permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan determinan dan invers matriks ordo
2  2 melalui bahan tayang pada bahan ajar yang
disampaikan melalui PPT pada papan tulis atau
smartphone peserta didik (mengamati)
 Peserta didik mengaitkan materi pembelajaran yang
diberikan dengan pengalamannya.
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan determinan dan invers
matriks ordo 2  2 yang telah dipelajari untuk
menyelesaikan permasalahan yang telah diberikan

c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengorganisasi Peserta Didik
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
 Setiap kelompok diberi permasalahan yang telah guru
siapkan
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
4 Membimbing Penyelidikan Individu
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan hasil
pekerjaannya serta membimbing jalannya diskusi
(percaya diri)
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum
dipahami (komunikasi)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta
mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari
pekerjaannya, serta membimbing peserta didik yang
kesulitan menyelesaikan masalah yang diberikan.
(kerja sama)
5 Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya serta menanggapi pendapat kelompok
yang lainnya. (komunikasi)
 Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi
kelas untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan
juga menganalisis hasil jawaban serta menyamakan
persepsi tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, yaitu determinan matriks ordo 3  3
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa

Pertemuan 7
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Guru memberi suatu permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan determinan matriks ordo 3  3 melalui
bahan tayang pada bahan ajar yang disampaikan
melalui PPT pada papan tulis atau smartphone peserta
didik (mengamati)
 Peserta didik mengaitkan materi pembelajaran yang
diberikan dengan pengalamannya.
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan determinan matriks ordo
33 yang telah dipelajari untuk menyelesaikan
permasalahan yang telah diberikan
c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengorganisasi Peserta Didik
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
 Setiap kelompok diberi permasalahan yang telah guru
siapkan
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
4 Membimbing Penyelidikan Individu
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan hasil
pekerjaannya serta membimbing jalannya diskusi
(percaya diri)
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum
dipahami (komunikasi)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta
mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari
pekerjaannya, serta membimbing peserta didik yang
kesulitan menyelesaikan masalah yang diberikan.
(kerja sama)
5 Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya serta menanggapi pendapat kelompok
yang lainnya. (komunikasi)
 Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi
kelas untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan
juga menganalisis hasil jawaban serta menyamakan
persepsi tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, yaitu invers matriks ordo 3  3
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa

Pertemuan 8
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Guru memberi suatu permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan invers matriks ordo 3  3 melalui
bahan tayang pada bahan ajar yang disampaikan
melalui PPT pada papan tulis atau smartphone peserta
didik (mengamati)
 Peserta didik mengaitkan materi pembelajaran yang
diberikan dengan pengalamannya.
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan invers matriks ordo 33
yang telah dipelajari untuk menyelesaikan
permasalahan yang telah diberikan
c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengorganisasi Peserta Didik
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
 Setiap kelompok diberi permasalahan yang telah guru
siapkan
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
4 Membimbing Penyelidikan Individu
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan hasil
pekerjaannya serta membimbing jalannya diskusi
(percaya diri)
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum
dipahami (komunikasi)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta
mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari
pekerjaannya, serta membimbing peserta didik yang
kesulitan menyelesaikan masalah yang diberikan.
(kerja sama)
5 Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya serta menanggapi pendapat kelompok
yang lainnya. (komunikasi)
 Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi
kelas untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan
juga menganalisis hasil jawaban serta menyamakan
persepsi tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, yaitu aplikasi matriks
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa

Pertemuan 9
Pendahuluan 1 Guru memberi salam dan mengajak perseta didik untuk
(15 menit) berdoa sebelum pembelajaran dimulai
2 Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
3 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan
dipelajari
4 Guru memberi motivasi kepada peserta didik dan
menanyakan kondisi kesehatan
5 Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
6 Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengetahui
kemampuan dan pemahaman peserta didik terkait materi
yang akan disampaikan
7 Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang
dipelajari
8 Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah
(105 menit)  Guru memberi suatu permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan aplikasi matriks melalui bahan tayang
pada bahan ajar yang disampaikan melalui PPT pada
papan tulis atau smartphone peserta didik (mengamati)
 Peserta didik mengaitkan materi pembelajaran yang
diberikan dengan pengalamannya.
 Guru memberikan scaffolding untuk mendorong
peserta didik merumuskan dugaan penyelesaian dari
permasalahan yang diberikan (berpikir kritis)
2 Pengembangan Skill/Elemen
a. Penalaran dan Pembuktian Matematis
Guru membimbing peserta didik untuk menuliskan
permasalahan yang diberikan dalam bentuk kalimat
matematika
b. Pemecahan Masalah Matematis
Peserta didik menggunakan seluruh konsep matriks
yang telah dipelajari untuk menyelesaikan
permasalahan yang telah diberikan
c. Komunikasi
Peserta didik dalam kelompoknya mengemukakan hasil
pemecahan masalah dan mendapatkan tanggapan dari
peserta didik lainnya.
3 Mengorganisasi Peserta Didik
 Peserta didik dikelompokkan sesuai kebutuhan dalam
pembelajaran
 Setiap kelompok diberi permasalahan yang telah guru
siapkan
 Guru meminta peserta didik untuk mencari dan
mengumpulkan data/informasi yang dapat digunakan
untuk menemukan solusi terhadap masalah yang
disajikan dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya (kolaborasi dan kreativitas)
4 Membimbing Penyelidikan Individu
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menuliskan hasil
pekerjaannya serta membimbing jalannya diskusi
(percaya diri)
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum
dipahami (komunikasi)
 Guru berkeliling ke semua kelompok untuk melihat
diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat
keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta
mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari
pekerjaannya, serta membimbing peserta didik yang
kesulitan menyelesaikan masalah yang diberikan.
(kerja sama)
5 Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
 Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya serta menanggapi pendapat kelompok
yang lainnya. (komunikasi)
 Peserta didik bersama dengan guru melakukan diskusi
kelas untuk menganalisis hasil dari pembelajaran dan
juga menganalisis hasil jawaban serta menyamakan
persepsi tentang materi yang dipelajari. (teliti)
Penutupan 1 Guru membimbing peserta didik untuk membuat rangkuman
(15 menit) materi pembelajaran yang telah dipelajari
2 Guru dan peserta didik membuat refleksi pembelajaran
3 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya, yaitu penilaian harian bab matriks
4 Guru dan peserta didik mengakhiri pertemuan dengan
membaca doa

Pertemuan 10
Penilaian harian: Bab Matriks

F. ASESMEN
1. Asesmen non kognitif
 Hal apa yang Anda sukai dalam kegiatan belajar?
 Apakah Anda lebih menyukai pembelajaran secara audio atau visual atau bahkan
keduanya?
 Hal apa yang paling menyenangkan dan tidak menyenangkan saat Anda belajar di
sekolah?
 Apa yang Anda inginkan dalam pembelajaran hari ini?

2. Assesmen kognitif
 Tes tulis

3. Asesmen formatif
 Kuis
 Unjuk kerja/demonstrasi
 Tanya jawab

G. REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK


Setelah mempelajari materi pada bab ini silahkan kalian merefleksi diri dengan menjawab
pertanyaan dibawah ini secara jujur sesuai dengan kondisi kalian masing-masing.

Refleksi Guru
 Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?
 Bagian rencana pembelajaran manakah yang sulit dilakukan?
 Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut?
 Berapa persen siswa yang berhasil mencapai tujuan pembelajaran?
 Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran?
 Apa yang akan saya lakukan untuk membantu mereka?
Refleksi Siswa
 Apakah Anda memahami materi definisi matriks dan jenis-jenis matriks?
 Apakah Anda memahami materi transpose matriks?
 Apakah Anda memahami materi kesamaan matriks?
 Apakah Anda memahami materi operasi penjumlahan dan pengurangan pada
matriks?
 Apakah Anda memahami materi perkalian matriks?
 Apakah Anda memahami materi determinan dan invers matriks ordo 2  2?
 Apakah Anda memahami materi determinan matriks ordo 3  3?
 Apakah Anda memahami materi invers matriks ordo 3  3?
 Apakah Anda bisa mengaplikasikan matriks pada masalah kontekstual?
 Apakah hasil diskusi kelompok membantu kalian memahami materi hari ini?

H. PENGAYAAN DAN REMEDIAL


1. Pengayaan
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai pembelajaran
yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah menguasai materi dengan sangat
baik, yaitu peserta didik yang sudah melewati batas KKTP (Kriteria Ketercapaian
Tujuan Pembelajaran). Peserta didik ditugaskan untuk mencari informasi terkait
matriks dari buku yang relevan atau internet.

2. Remedial
Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum memenuhi KKTP (Kriteria
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran). Peserta didik ditugaskan untuk mengulang
kembali materi yang belum dikuasai dengan mencatat kembali materi serta
mengerjakan kembali latihan soal atau tugas terkait dengan matriks.

LAMPIRAN
A. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
 Bahan ajar (terlampir)
 Lembar Kerja Peserta Didik

B. GLOSARIUM
Matriks: susunan bilangan yang berbentuk persegi panjang disusun berdasarkan baris dan
kolom
Ordo: ukuran matriks yang dinyatakan dengan baris dan kolom
Transpose: mengubah baris menjadi kolom
C. DAFTAR PUSTAKA
Ediyanto, Arif. 2022. Matematika SMK/MAK Kelas XI Rumpun Teknologi. Jakarta:
Erlangga.

Cilegon, 17 Juli 2023


Mengetahui,
Kepala sekolah SMKS Yabhinka Cilegon Guru Matematika

Beben Yulius M.T.,[Link]. Dwiningrum Prihastiwi,[Link].,Gr.


NRKS: 21023L0042860141241186 NIY: 992005067
Lampiran Bahan Ajar
A. Pengertian Matriks
Definisi
Matriks adalah susunan dari bilangan-bilangan yang dibatasi tanda kurung yang berbentuk
persegi panjang dan disusun menurut baris dan kolom. Bilangan-bilangan yang menyusun
baris ataupun kolom dari suatu matriks disebut elemen-elemen dari matriks.
𝑎11 𝑎12 ⋯ 𝑎1𝑛
𝑎21 𝑎22 ⋯ 𝑎2𝑛
𝐴=[ ⋮ ⋮ ⋱ ⋮ ]
𝑎𝑚1 𝑎𝑚2 ⋯ 𝑎𝑚𝑛
Keterangan:
 𝑎12 adalah elemen baris ke-1 dan kolom ke-2 (elemen/anggota matrisk dinamakan dari
baris dan kolomnya)
 Elemen-elemen a11, a12, a13, …, a1n disebut elemen penyusun baris 1
 Elemen-elemen a13, a23, a33, …, am3 disebut elemen penyusun kolom 3
Ordo matriks adalah ukuran matriks yang dinyatakan dalam suatu baris × kolom.
Suatu matriks A yang mempunyai m baris dan n kolom disebut matriks berordo m × n dan
diberi notasi Am×n.

B. Jenis-Jenis Matriks
a. Matriks baris adalah matriks yang hanya memiliki satu baris.
Contoh matriks baris yaitu A = (2, –3, 5), B = (1, 0, 6, 4)
b. Matrisk kolom adalah matriks yang hanya memiliki satu kolom saja.
0
3
Contoh matriks kolom yaitu A = [3], B = [ ]
9
2
c. Matriks persegi adalah matriks yang banyak baris dan kolomnya sama.
1 4 9
4 6
Contoh matriks persegi yaitu C = [ ], D = [3 6 −1]
1 3
5 8 2
d. Matriks diagonal adalah matriks persegi yang semua elemennya adalah nol kecuali
elemen pada diagonalnya yang tidak semuanya nol.
1 0 0
4 0
Contoh matriks diagonal yaitu C = [ ], D = [0 6 0]
0 3
0 0 2
e. Matriks identitas terdiri dari dua jenis, matriks identitas terhadap penjumlahan dan
matriks identitas terhadap perkalian.
 Matriks O (matriks nol, semua elemennya bernilai nol) adalah matriks identitas
terhadap penjumlahan untuk sembarang matriks berlaku B + O = O + B = B
0 0 0
Contoh matriks O yaitu O = [0 0 0]
0 0 0
 Matriks I adalah matriks identitas terhadap perkalian untuk sembarang matriks A
berlaku AI = IA = A
1 0
Contoh matriks identitas terhadap perkalian I = [ ]
0 1
f. Matriks segitiga atas dan matriks segitiga bawah.
1 4 9
D = [0 6 −1] matriks segitiga atas berordo 3 × 3
0 0 2

1 0 0 0
E = [4 5 0 0] matriks segitiga bawah berordo 3 × 3
5 1 3 0
3 8 9 7

C. Transpose Matriks
Transpose matriks adalah matriks yang dihasilkan denganmengubah baris-baris matriks
menjadi kolom-kolom matriks.
Contoh 1
1 3
Diketahui matriks A = [5 4], tentukan transpose matriks A.
7 2
Penyelesaian:
1 5 7
Transpose matriks A adalah At = [ ]
3 4 2

D. Kesamaan Dua Matriks


Definisi
Misalkan A dan B adalah dua matriks yang berordo sama. Matriks A dikatakan sama dengan
matriks B jika elemen-elemen yang seletak pada kedua matriks bernilai sama.
Contoh 2
Diberikan matriks-matriks berikut.
1 2 1 2
a. A = [ ] dan B = [ ] . Apakah matriks A = matriks B?
5 4 5 4
Penyelesaian:
Matriks A = B karena setiap elemen-elemen pada matriks A bernilai sama dengan elemen-
elemen pada matriks B.

𝑥 3 4 3
b. C = [ ] dan D = [ ]. Jika C = D, tentukan nilai x + y.
2 𝑦 2 1
Penyelesaian:
C = D sehingga diperoleh x = 4 dan y = 1, maka x + y = 4 + 1 = 5.

E. Operasi Matriks
a. Penjumlahan Matriks
Jika dua matriks (misalkan A dan B berordo m × n) dapat dijumlahkan jika mempunyai
ordo yang sama, dinotasikan A + B = C, dengan C adalah matriks berordo m × n.

b. Pengurangan Matriks
Jika dua matriks (misalkan A dan B berordo m × n) dapat dikurangkan jika mempunyai
ordo yang sama, dinotasikan A – B = C, dengan C adalah matriks berordo m × n.

c. Perkalian Matriks dengan Skalar


Diketahui sebuah matriks dengan ordo m × n, misalkan A = (aij) dan bilangan real satuan
skalar dinotasikan k, diperoleh
kA= (k ∙ aij)

d. Perkalian Matriks dengan Matriks


Diketahui matriks A = (aij) adalah matriks berordo m × p dan B = (bij) adalah matriks
berordo p × n, maka kedua matriks dapat dikalikan dan dinotasikan AB menghasilkan C
= (cij) berordo m × n dengan cij = ai1 b1j + ai2 b2j + …
Catatan:
Dalam perkalian matriks A dengan matriks B perlu diperhatikan bahwa banyaknya kolom
pada matriks A harus sama dengan banyaknya baris pada matriks B.

Perhatikanlah contoh soal berikut tentang operasi pada matriks.


Contoh 3 (Penjumlahan Matriks)
−3 7 3 −7 0 1 4
Diketahui matriks A = [ ], B = [ ], dan C = [ ]
9 10 −9 −10 2 3 5
Tentukan A + B dan B + C.
Penyelesaian:
−3 7 3 −7
 A+B =[ ]+[ ]
9 10 −9 −10
−3 + 3 7 + (−7)
=[ ]
9 + (−9) 10 + (−10)
0 0
=[ ]
0 0
Karena A + B = B + A = O maka matriks A dan B dalam contoh ini merupakan dua buah
matriks yang saling invers (berlawanan) terhadap penjumlahan.

 B + C = tidak terdefinisikan karena ordo matriks B ≠ ordo matriks C, sehingga B + C tidak


ada.

Contoh 4 (Pengurangan Matriks)


4 −10 −2 5
Diketahui matriks P = [ ] dan Q = [ ]
12 11 4 −2
Tentukan P – Q dan Q – P.
Penyelesaian:
4 −10 −2 5
 P–Q=[ ]−[ ]
12 11 4 −2
4 − (−2) −10 − 5
=[ ]
12 − 4 11 − (−2)
6 −15
=[ ]
8 13

−2 5 4 −10
 Q–P=[ ]−[ ]
4 −2 12 11
(−10)
= [−2 − 4 5 − ]
4 − 12 −2 − 11
−6 15
=[ ]
−8 −13

Contoh 5 (Perkalian Matriks dengan Skalar)


−3 5 2
Diketahui A = [ ], tentukan matriks yang diwakili oleh 2A.
1 0 −4
Penyelesaian:
−3 5 2
2A = 2[ ]
1 0 −4
2 × (−3) 2×5 2×2
=[ ]
2×1 2×0 2 × (−4)
−6 10 4
=[ ]
2 0 −8

Contoh 6 (Perkalian Matriks dengan Matriks)


2 0 1
Diketahui A = [ ] dan B = [ ]. Tentukan AB dan BA.
4 3 3

Penyelesaian:
Karena perkalian antara dua matriks perlu memperhatikan ordo kedua matriks yang dikalikan
(elemen-elemen baris akan dikalikan elemen-elemen kolom)
2 0 1
 AB = [ ][ ]
4 3 3
(2 × 1) + (0 × 3)
=[ ]
(4 × 1) + (3 × 3)
2+0 2
=[ ]=[ ]
4+9 13
 BA tidak terdefinisi karena banyaknya kolom dari matriks B tidak sama dengan banyaknya
baris pada matriks A.
F. Determinan dan Invers Matriks Ordo 2 × 2
a. Determinan Matriks Ordo 2 × 2
Definisi
𝑎 𝑏
Determinan dari matriks A dinotasikan dengan det (A), |A|, atau | | adalah suatu
𝑐 𝑑
nilai tertentu yang besarnya sama dengan (ad – bc)

det (A) = ad – bc

Contoh 7
Tentukan determinan matriks berikut.
3 2
a. A = | |
−4 1
6 3
b. B = | |
4 5
Penyelesaian:
3 2
a. det (A) = | |
−4 1
= 3 ∙ 1 – (–4) ∙ 2
=3+8
= 11
6 3
b. det (B) = | |
4 5
=6∙5–3∙4
= 30 – 12
= 18

b. Invers Matriks Ordo 2 × 2


Jika A dan B adalah dua matriks berordo sama sehingga berlaku AB = BA = I dengan
I merupakan matriks identitas, maka matriks A disebut invers dari matriks B diberi
notasi B–1 atau A = B–1

𝑎 𝑏
Misalkan matriks A = ( ) dengan det (A) = ab – bc ≠ 0, maka invers dari matriks
𝑐 𝑑
A adalah
𝟏 𝒅 −𝒃
𝑨−𝟏 = ( )
𝒂𝒅 − 𝒃𝒄 −𝒄 𝒂
Contoh 8
Tentukan invers matriks berikut
3 4
A=( )
2 3
Penyelesaian:
1 3 −4
𝐴−1 = ( )
3 ∙ 3 − 4 ∙ 2 −2 3
1 3 −4
= ( )
9−8 −2 3
3 −4
=( )
−2 3

G. Determinan dan Invers Matriks Ordo 3 × 3


a. Determinan Matriks Ordo 3 × 3
Misalnya A adalah matriks persegi berordo 3 × 3 yang ditulis dengan bentuk
𝑎11 𝑎12 𝑎13
A = (𝑎21 𝑎22 𝑎23 )
𝑎31 𝑎32 𝑎33
maka determinan dari matriks A dapat dicari dengan menggunakan metode Sarrus
sebagai berikut:
+ + +
𝑎11 𝑎12 𝑎13 𝑎11 𝑎12
det (A) = |𝑎21 𝑎22 𝑎23 | 𝑎21 𝑎22
𝑎31 𝑎32 𝑎33 𝑎31 𝑎32
− − −
= (a11 ∙ a22 ∙ a33) + (a12 ∙ a23 ∙ a31) + (a13 ∙ a21 ∙ a32) – (a31 ∙ a22 ∙ a13)
– (a32 ∙ a23 ∙ a11) – (a33 ∙ a21 ∙ a12)
Catatan:
Tanda titik diantara dua bilangan merupakan simbol perkalian.
Contoh 9
8 5 1
Tentukanlah determinan dari matriks C = ( 2 3 3) dengan menggunakan metode
10 6 4
Sarrus.
Penyelesaian:
+ + +
8 5 1 8 5
det (C) = | 2 3 3| 2 3
10 6 4 10 6
− − −
= (8∙3∙4) + (5∙3∙4) + (1∙2∙6) – (10∙3∙1) – (6∙3∙8) – (4∙2∙5)
= 96 + 60 + 12 – 30 – 144 – 40
= 168 – 214
= –46

b. Invers Matriks Ordo 3 × 3


Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menghitung invers matriks berordo
3 × 3 adalah dengan menggunakan adjoin dari suatu matriks.
Minor dan kofaktor suatu matriks
Misalkan matriks A merupakan matriks persegi berodo 3 × 3. Jika pada baris ke-I dan
kolom ke-j dari matriks A dihapus, maka akan diperoleh matriks persegi berordo 2 ×
2. Determinan dari matriks yang berordo 2 × 2 tersebut dinamakan minor dari matriks
A dinotasikan dengan |Mij|. Minor dari matriks A disebut juga minor elemen aij. Jika
|Mij| merupakan minor dari matriks A, maka bentuk dari (–1)i+j. |Mij| disebut
kofaktor elemen aij dan dinotasikan dengan αij sehingga

𝜶𝒊𝒋 = (−𝟏)𝒊+𝒋 |𝑴𝒊𝒋 |

Adjoin matriks
Matriks kofaktor dari matriks A yang disingkat C adalah suatu matriks yang elemen-
elemen dari matriks tersebut merupakan kofaktor (𝜶𝒊𝒋 ) dari matriks A. Transpose dari
matriks kofaktor ini disebut matriks adjoin yang disingkat Adj A.
Misalkan matriks kofaktor A adalah
𝛼11 𝛼12 𝛼13
𝐶 = (𝛼21 𝛼22 𝛼23 ) sedangkan adjoin dari matriks A adalah
𝛼31 𝛼32 𝛼33
𝛼11 𝛼21 𝛼31
𝐴𝑑𝑗 𝐴 = (𝛼12 𝛼22 𝛼32 )
𝛼13 𝛼23 𝛼33

Invers dari matriks A berordo 3 × 3 adalah

𝟏
𝑨−𝟏 = 𝑨𝒅𝒋 𝑨
𝐝𝐞𝐭(𝑨)

Perhatikan contoh berikut.


Contoh 10
4 −3 1
Tentukan invers matriks A = (−2 4 1)
10 8 12
Penyelesaian:
Determinan dari matriks A = |A|
+ + +
4 −3 1 4 −3
|A| = |−2 4 1 | −2 4
10 8 12 10 8
− − −
= (4 ∙ 4 ∙ 12) + ((–3) ∙ 1 ∙ 10) + (1 ∙ (–2) ∙ 8) – (10 ∙ 4 ∙ 1) – (8 ∙ 1 ∙ 4)
– (12 ∙ (–2) ∙ (–3))
= 192 + (–30) + (–16) – 40 – 32 –72
= 192 –190
=2
Lampiran asesmen formatif
Pertemuan 1 definisi matriks dan jenis-jenis matriks
Pertanyaan Kunci Jawaban Skor
11 10 25 a. 13, 17, 20 20
Jika diketahui matriks A = [13 17 20]. b. 21, 22, 24 20
21 22 24 c. 20 20
Tentukan: d. 24 20
a. Elemen-elemen baris ke-2 e. 33 20
b. Elemen-elemen baris ke-3
c. Elemen baris ke-2 dan kolom ke-3
d. Elemen baris ke-3 dan kolom ke-3
e. Ordo dari matriks A

Pertanyaan Pilihan Jawaban Skor


0 a. Matriks diagonal 1. ( F ) 12,5
1. 𝐴 = [3] 2. ( B ) 12,5
2 b. Matriks baris 3. ( A ) 12,5
1 4. ( C ) 12,5
2. 𝐵 = [5 −1 9] c. Matriks segitiga 5. ( D ) 12,5
6. ( H ) 12,5
2 0
3. 𝐶 = [ ] bawah 7. ( G ) 12,5
0 7 8. ( E ) 12,5
1 0 0 d. Matriks Identitas
4. 𝐷 = [3 6 0]
5 8 2 e. Matriks persegi

1 0 0 f. Matriks kolom
5. 𝐶 = [0 1 0]
0 0 1 g. Matriks O (nol)

1 −2 0 11 h. Matriks segitiga
6. 𝐹 = [0 5 6 −1]
0 0 3 3 atas
0 0 0 7
0 0
7. 𝐼 = [ ]
0 0
1 6 0 11
8. 𝐻 = [ 9 2 10 −1]
12 8 1 3
−3 −2 1 7
Jumlah Skor 100
Pertemuan 2 Transpose Matriks
Pertanyaan Kunci Jawaban Skor
Tentukan ordo dan transpose dari matriks a. 𝐴𝑇 −3 0 50
2×2 = [ ]
berikut: 2 5
−3 2
a. A = [ ] −1 0 3
0 5 b. 𝐵 𝑇 2×3 = [ ] 50
−1 2 2 3 10
b. B = [ 0 3]
3 10
Jumlah Skor 100

Pertemuan 3 Operasi Penjumlahan matriks


Pertanyaan Kunci Jawaban Skor
2 −1 −1 1 25
1. Diketahui 𝐴 = [ ] , 𝐵 = [ ] , dan 𝐶 = 1.a. 𝐵 + 𝐶 = [ ] + [ ]
3 5 5 0
1 −1 + 1
[ ]. Tentukan hasil dari: =[ ]
0 5+0
a. B + C 0
=[ ]
b. 2A + C 5
c. 3B – 2C
3 −1 2 1
2. Diketahui 𝐷 = [ ] dan 𝐸 = b. 2𝐴 + 𝐶 = 2 [ ] + [ ]
2 4 3 0 25
0 3 2∙2+1
[ ]. Tentukan hasil dari D + ET =[ ]
5 −2 2∙3+0
4+1
=[ ]
6+0
5
=[ ]
6
−1 1 25
c. 3𝐵 − 2𝐶 = 3 [ ] − 2 [ ]
5 0
3 ∙ (−1) 2∙1
=[ ]−[ ]
3∙5 2∙0
−3 − 2
=[ ]
15 − 0
−5
=[ ]
15
3 −1 0 5 25
2. 𝐷 + 𝐸 𝑇 = [ ]+[ ]
2 4 3 −2
3 + 0 −1 + 5
=[ ]
2 + 3 4 + (−2)
3 4
=[ ]
5 2
Jumlah Skor 100
Pertemuan Operasi Perkalian Matriks
Pertanyaan Kunci Jawaban Skor
1. Tentukan hasil perkalian dari matriks- −3 11 20
1a. [ ]
matriks berikut: 6 2
3 −1 0 4 6 −3 −1 20
a. [ ]∙[ ] b. [11 −16 11 ]
0 2 3 1
2 1 4 4 −8
1 1 −2 [ 4 10 9]
20
b. [−1 3] ∙ [ ] c.
4 −5 3
4 0
2 −1 −3 2. x = 1 dan y = 11
c. [2 3] ∙ [ ] 40
0 4 5
2 3 𝑥 20
2. Diketahui [ ] [ ] = [ ]. Tentukan
−1 2 6 𝑦
nilai x dan y.
Jumlah Skor 100

Pertemuan Determinan dan Invers Matriks 2  2


Pertanyaan Kunci Jawaban Skor
1. Tentukan determinan dari matriks-matriks 1. a. det(A) = –1 20
berikut.
1 1 b. det(B) = –31 20
a. A = [ ]
2 0
5 1
b. B = [ ] c. det(C) = 119 20
0 −6
12 5
c. C = [ ] −3 −2 20
5 12 2. a. A–1 = [ ]
2. Tentukan invers matriks-matriks berikut. 1 1
−1 −2
a. A = [ ] 5 3
1 3 − 19 20
2 3 –1
b. B = [19 2 ]
b. B = [ ] 3
−3 5 19 19
Jumlah Skor 100

Pertemuan Determinan Matriks 3 × 3


Pertanyaan Kunci Jawaban Skor
Tentukan determinan dari matriks-matriks a. det(A) = –14 50
berikut:
1 2 3 b. det(B) = –2 50
a. 𝐴 = [4 5 6]
2 0 8
8 3 2
b. 𝐵 = [4 3 5]
2 1 1
Jumlah Skor 100
LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik)

Nama : - - - Kelas :
- - -

Kegiatan 1
Perhatikan gambar berikut.

Setiap hari Senin tentu kalian melaksanakan upacara pengibaran bendera dengan berbaris
membentuk barisan ke samping dan banjar ke belakang. Selanjutnya, perhatikanlah juga ruangan
kelas kalian, pasti terdapat susunan meja dan kursi untuk belajar yang membentuk barisan dan
banjar juga. (banjar bisa disebut dengan kolom)
Perhatikanlah susunan meja dan kursi di kelas kalian.
 Ada berapa baris dan banjar?
............................................................................................................................................
 Ilustrasikan susunan meja dan kursi tersebut dengan menggunakan persegi.
 Dari banyaknya baris dan banjar tersebut, menurut kalian membentuk bangun apa?
............................................................................................................................................
 Dapatkah kalian menentukan nama peserta didik pada:
- baris ke 1 dan banjar ke 2?............................................................................................
- baris ke 3 dan banjar ke 3?............................................................................................
- baris ke 2 dan banjar ke 1?............................................................................................
Selanjutnya, susunan baris dan kolom tersebut dapat dituliskan dalam bentuk matriks seperti
berikut.
𝑎11 𝑎12 ⋯ 𝑎1𝑛
𝑎21 𝑎22 ⋯ 𝑎2𝑛
𝐴𝑚 × 𝑛 =[ ⋮ ⋮ ⋱ ⋮ ]
𝑎𝑚1 𝑎𝑚2 ⋯ 𝑎𝑚𝑛
Keterangan:
 𝑎12 adalah elemen baris ke-1 dan kolom ke-2 (elemen/anggota matriks dinamakan dari
baris dan kolomnya)
 Elemen-elemen a11, a12, a13, …, a1n disebut elemen penyusun baris 1
 Elemen-elemen a13, a23, a33, …, am3 disebut elemen penyusun kolom 3
Ordo matriks adalah ukuran matriks yang dinyatakan dalam suatu baris × kolom.
Suatu matriks A yang mempunyai m baris dan n kolom disebut matriks berordo m × n dan
diberi notasi Am×n.

Dari permasalahan tersebut, kalian mengetahui bahwa matriks adalah


....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
Kegiatan 2 (Jenis-Jenis Matriks)
Pasangkanlah bentuk matriks berikut dengan keterangan yang sesuai dan tepat menggunakan garis.

0
𝐴 = [3]
2
1

𝐵 = [5 −1 9]  Matriks diagonal

2 0
𝐶 =[ ]  Matriks baris
0 7

1 0 0  Matriks segitiga bawah


𝐷 = [3 6 0]
5 8 2
 Matriks Identitas

1 0 0
𝐶 = [0 1 0]  Matriks persegi
0 0 1

 Matriks kolom
1 −2 0 11
𝐹 = [0 5 6 −1]
0 0 3 3
0 0 0 7  Matriks O (nol)

0 0  Matriks segitiga atas


𝐼=[ ]
0 0

1 6 0 11
𝐻=[ 9 2 10 −1]
12 8 1 3
−3 −2 1 7
Kegiatan 3
Transpose matriks
Transpose matriks adalah matriks yang dihasilkan dengan mengubah baris-baris matriks menjadi
kolom-kolom matriks.

1 3
1 5 7
𝐴 = [5 4] transposnya menjadi 𝐴𝑡 = [ ]
3 4 2
7 2

Kesamaan Matriks
Perhatikanlah matriks berikut. Apakah matriks-matriks berikut sama? Jika tidak sama, sebutkanlah
elemen-elemennya?
1 7 1 7
1. 𝐴 = [ ] dan 𝐴 = [ ]
5 2 5 2
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

1 −2 9 1 1 −2 9 1
2. 𝐵 = [ 0 5 7 −1 ] dan 𝐵 = [ −1 5 7 0]
9 1 3 2 9 2 1 3
3 2 6 7 3 2 6 7
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
3. Jika matriks A = B, tentukan nilai a dan b dari matriks berikut.
𝑎 1 2 1
𝐴=[ ] dan 𝐵 = [ ]
3 𝑏+𝑎 3 10
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
Kesimpulan
 Matriks adalah.....................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................

 Jenis-jenis matriks
- . ................................................... - ...........................................................
- . ................................................... - ...........................................................
- . ................................................... - ...........................................................
- . ................................................... - ...........................................................
- . ................................................... - ...........................................................

 Transpose matriks adalah....................................................................................................


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................

 Kesamaan matriks adalah ...................................................................................................


............................................................................................................................................
............................................................................................................................................

Anda mungkin juga menyukai