0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan57 halaman

Program Remedial Matematika Kelas XI

Diunggah oleh

Fitri W
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan57 halaman

Program Remedial Matematika Kelas XI

Diunggah oleh

Fitri W
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM REMEDIAL

Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh


Kelas / Semester : XI (Sebelas) / Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Ulangan Harian ke :1
Tanggal Ulangan Harian : 8 Agustus 2022
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : Induksi Matematika

Kompetensi Dasar
3.1 Menjelaskan metode pembuktian pernyataan matematis berupa barisan,
ketidaksamaan, keterbagiaan dengan induksi matematika (C2)
4.1 Menggunakan metode pembuktian induksi matematika untuk menguji pernyataan
matematis berupa barisan, ketidaksamaan, keterbagiaan (P2)

Indikator
3.1.1 Membandingkan penalaran induktif dan deduktif (C2)
3.1.2 Menjelaskan prinsip induksi matematika (C2)
3.1.3 Mempelajari prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam rumus jumlah
deret persegi dan kubik (C1)
3.1.4 Mempelajari prinsip induksi matematika kuat dan menerapkannya dalam rumus
jumlah deret persegi dan kubik (C1)
3.1.5 Mengidentifikasi masalah induktif dan deduktif (C1)
4.1.1 Menggunakan prosedur untuk menguji kesahihan pernyataan matematis dengan
metode pembuktian langsung, tidak langsung, kontradiksi, dan induksi matematis
(P2)
4.1.2 Menerapkan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi
matematika dalam pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik (P2)
4.1.3 Menerapkan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi
matematika kuat dalam pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik (P2)
4.1.4 Menerapkan prinsip induksi matematika untuk membuktikan barisan,
ketidaksamaan, keterbagiaan (P2)

Rencana Ulangan Remedial : 15 Agustus 2022


KKM : 79
Nomor Soal
Nomor Soal yang
Nilai Indikator yang Bentuk Pelaksanaan Nilai Tes
No. Nama Siswa 1 2 3 4 dikerjakan dalam Ket.
Ulangan tidak dikuasai Pembelajaran Remedial Remedial
Tes Remedial
25 25 25 25
Diberikan Bimbingan
4.1.1
1. Aprilia 13 20 25 7 65 Khusus dan tugas 1 dan 4 80 Tuntas
4.1.4
Individu
4.1.2 Diberikan Bimbingan
2. Cantika 25 10 10 23 68 2 dan 3 88 Tuntas
4.1.3 khusus
4.1.1 Diberikan Bimbingan
3. Hariz Darma 10 20 10 10 50 4.1.3 Khusus dan tugas 1, 2 dan 4 85 Tuntas
4.1.4 Individu
Diberikan Bimbingan
4.1.2
4. Putra Rizki 25 10 5 25 65 Khusus dan tugas 2 dan 3 83 Tuntas
4.1.3
Individu
4.1.3 Diberikan Bimbingan
5. Sauqi Akbar 25 25 10 10 70 3 dan 4 79 Tuntas
4.1.4 Khusus

Padang, Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran

Nurul Hasanah Annisa, [Link], Gr


NIP. 20020320 201404 0 005
Butir Soal UH 1
1. Buktikan dengan induksi matematika bahwa 1+3+5+7 +…+ ( 2 n−1 )=n2, untuk n
bilangan asli.
2 2 2 2 n ( n+ 1 )( 2 n+1 )
2. Buktikan dengan induksi matematika bahwa 1 +2 +3 +…+n = , n ≥ 1.
6
3. Buktikan dengan induksi matematika bahwa untuk setiap n bilangan asli berlaku

[ ]
2
3 3 3 n ( n+1 )
3
1 +2 +3 +…+ n = .
2
4. Buktikan n3 −n habis dibagi 6 untuk setiap bilangan asli n.

Butir Soal Remedial


1
1. Buktikan untuk setiap n bilangan positif berlaku 1+2+3+…+ n= n (n+1).
2
2. Buktikan dengan induksi matematika bahwa untuk setiap n bilangan asli berlaku
3 3 3 3 1 2 2
1 +2 +3 +…+ n = n ( n+1 ) .
4
3. Buktikan dengan induksi matematika bahwa untuk setiap n bilangan asli berlaku
n

∑ ( 2 m−1 )=n2
m=1

4. Buktikan bahwa salah satu faktor dari n3 +3 n 2+2 n adalah 3, untuk setiap bilangan asli n.
PROGRAM REMEDIAL

Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh


Kelas / Semester : XI (Sebelas) / Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Ulangan Harian ke :2
Tanggal Ulangan Harian : 5 September 2022
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : Program Linear

Kompetensi Dasar
3.2 Menjelaskan program linear dua variabel dan metode penyelesaiannya dengan
menggunakan masalah kontekstual (C2)
4.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan program linear dua
variabel (P5)

Indikator
3.2.1 Mengidentifikasi persamaan dan pertidaksamaan dua variabel (C1)
3.2.2 Mengidentifikasi fungsi tujuan dan kendala pada masalah program linear (C1)
3.2.3 Menguraikan model matematika dari permasalahan program linear (C2)
3.2.4 Menghitung model matematika dari masalah yang berkaitan dengan
pertidaksamaan linear dua variabel (C2)
3.2.5 Menggambar grafik dari kendala yang terdapat dalam permasalahan program linear
(C1)
3.2.6 Menguraikan kebenaran langkah-langkah penyelesaian masalah program linear
(C2)
3.2.7 Mengidentifikasi kendala pada permasalahan program linear (C1)
4.2.1 Merancang dan mengajukan masalah nyata berupa masalah program linier (P2)
4.2.2 Menerapkan berbagai konsep dan aturan yang terdapat pada sistem pertidaksamaan
linear (P2)
4.2.3 Menyelesaikan masalah pertidaksamaan linear dua variabel (P5)
4.2.4 Menentukan nilai optimum dengan menggunakan fungsi selidik (P5)

Rencana Ulangan Remedial : 12 September 2022


KKM : 79
Nomor Soal
Nomor Soal yang
Nilai Indikator yang Bentuk Pelaksanaan Nilai Tes
No. Nama Siswa 1 2 3 4 dikerjakan dalam Ket.
Ulangan tidak dikuasai Pembelajaran Remedial Remedial
Tes Remedial
25 25 25 25
Diberikan Bimbingan
4.1.3
1. Bima Pratama 25 20 13 7 65 Khusus dan tugas 3 dan 4 80 Tuntas
4.1.4
Individu
4.1.1 Diberikan Bimbingan
2. Cantika 10 25 10 23 68 1 dan 3 83 Tuntas
4.1.3 khusus
4.1.1 Diberikan Bimbingan
3. Excell Brilliano 10 20 10 10 50 4.1.3 Khusus dan tugas 1, 2 dan 4 79 Tuntas
4.1.4 Individu
Diberikan Bimbingan
4.1.2
4. Putra Rizki 25 10 5 25 65 Khusus dan tugas 2 dan 3 83 Tuntas
4.1.3
Individu
4.1.3 Diberikan Bimbingan
5. Sauqi Akbar 25 25 10 10 70 3 dan 4 79 Tuntas
4.1.4 Khusus
Diberikan Bimbingan
4.1.2
6. Wika Witri 25 5 10 25 65 Khusus dan tugas 2 dan 3 80 Tuntas
4.1.3
Individu

Padang, Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran

Nurul Hasanah Annisa, [Link], Gr


NIP. 20020320 201404 0 005
Butir Soal UH 2
1. Seorang pedagang makanan yang menggunakan gerobak menjual pisang cokelat dan
pisang goreng. Harga pembelian untuk pisang cokelat Rp1.000,00/biji dan pisang goreng
Rp400,00/biji. Modalnya hanya Rp250.000,00 dan muatan gerobak tidak melebihi 400
biji. Jika keuntungan dari pisang cokelat Rp500,00/biji dan pisang goreng Rp300,00/biji,
keuntungan maksimum yang dapat diperoleh pedagang tersebut adalah ....
2. Untuk kekebalan dari penyakit ayam pada usia satu minggu harus diberi vaksin. Setiap
100 ekor ayam, minimal memerlukan 12 unit zat A dan 12 unit zat B. Di pasaran
tersedia dua jenis vaksin, yaitu vaksin P dan vaksin N. Satu bungkus vaksin P
mengandung 1 unit zat A dan 3 unit zat B, sedangkan vaksin N mengandung 3 unit zat
A dan satu unit zat B. Harga perbungkus vaksin P adalah Rp1.000,00 dan vaksin N
adalah Rp1.500,00. Seorang peternak mempunyai 10.000 ekor ayam. Biaya minimal
yang harus dikeluarkan dalam satu kali vaksinasi agar ayamnya tahan dari penyakit
adalah ....
3. Suatu industri rumah tangga memproduksi dua jenis roti, yaitu jenis roti a dan roti jenis
B. Roti jenis A memerlukan 150 gram tepung dan 50 gram mentega. Roti jenis B
memerlukan 76 gram tepung dan 75 gram mentega. Banyak tepung yang tersedia adalah
2,25 kg sedangkan banyak mentega yang tersedia adalah 1,25 kg. Jika x menyatakan
banyak roti jenis A dan y menyetakan roti jenis B, odel matematika dari permasalahan
tersebut adalah ....
4. Perhatikan gambar berikut
Y

4
3

0 2 3 X

Nilai minimum fungsi objektif f(x,y) = 3x + 2y dari daerah yang diarsir pada gambar
adalah....

Butir Soal Remedial


1. Seorang pedagang buah mempunyai tempat yang hanya dapat menampung 40 kg buah-
buahan. Jeruk dibeli dengan harga Rp12.000,00 per kg dan jambu dibeli dengan harga
Rp10.000,00 per kg. Pedagang tesebut mempunyai modal Rp450.000,00 untuk membeli
x kg jeruk dan y kg jambu. Model matematika yang sesuai dengan masalah tersebut
adalah ....
2. Penjual kaus membeli kaus seharga Rp20.000,00 untuk kaus katun dan Rp40.000,00
untuk kaus nilon. Modalnya hanya Rp6.000.000,00 dan muatan toko tidak melebihi 200
kaus. Jika harga jual dari kaus katun Rp25.000,00 dan kaus nilon Rp48.000,00, model
matematika permasalahan tersebut adalah ....
3. Pada soal nomor 3, banyak kaus katun dan kaus nilon agar diperoleh keuntungan
maksimum adalah ….
4. Perhatikan gambar berikut

0 3 8 X

Nilai maksimum f(x,y) 60x + 30y untuk (x,y) pada daerah yang diarsir adalah....

5.
PROGRAM REMEDIAL

Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh


Kelas / Semester : XI (Sebelas) / Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Ulangan Harian ke :3
Tanggal Ulangan Harian : 31 Oktober 2022
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : Matriks

Kompetensi Dasar
3.3 Menjelaskan matriks dan kesamaan matriks dengan menggunakan masalah
kontekstual dan melakukan operasi pada matriks yang meliputi penjumlahan,
pengurangan, perkalian skalar, dan perkalian, serta transpose (C2)
4.3 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan matriks dan operasinya
(P5)
3.4 Menganalisis sifat-sifat determinan dan invers matriks berordo 2×2 dan 3×3 (C4)
4.4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan determinan dan invers matriks
berordo 2×2 dan 3×3 (P5)

Indikator
3.3.1 Menuliskan informasi ke dalam bentuk matriks (C1)
3.3.2 Menyebutkan unsur matriks yang terletak pada baris ke-i dan kolom ke-j (C1)
3.3.3 Mengemukakan ordo sebuah matriks (C2)
3.3.4 Mengemukakan transpose matriks (C2)
3.3.5 Menjabarkan masalah kesamaan dua matriks (C2)
3.3.6 Menghitung penjumlahan dua matriks (C2)
3.3.7 Menghitung pengurangan dua matriks (C2)
3.3.8 Menghitung hasil kali skalar dengan matriks (C2)
4.3.1 Mencari model matematika dari suatu masalah nyata dan menuliskan dalam bentuk
matriks (P3)
4.3.2 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi
penjumlahan dan pengurangan matriks (P5)
4.3.3 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi perkalian
skalar dan perkalian dua matriks (P5)
4.3.4 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi hitung
campuran pada matriks (P5)
3.4.1 Menjelaskan pengertian determinan suatu matriks (C2)
3.4.2 Menentukan determinan matriks ordo 2 dengan benar (C3)
3.4.3 Menentukan adjoin matriks-matriks ordo 2 (C3)
3.4.4 Menentukan invers matriks ordo 2 (C3)
3.4.5 Menentukan minor matriks ordo 3 (C3)
3.4.6 Menentukan kofaktor matriks ordo 3 (C3)
3.4.7 Menghitung adjoin matriks ordo 3 (C3)
3.4.8 Menghitung invers matriks ordo 3 (C3)
3.4.9 Memahami hubungan matriks identitas dengan invers matriks (C2)
4.4.1 Menyelesaikan determinan matriks ordo 3 secara langsung (P5)
4.4.2 Menyelesaikan determinan matriks ordo 3 secara aturan Sorrus (P5)
4.4.3 Menyelesaikan determinan matriks ordo 3 secara aturan Cramer (P5)
4.4.4 Menentukan bentuk persamaan matriks (P5)
4.4.5 Menggunakan sistem persamaan linear 2 peubah dengan matriks (P5)
4.4.6 Menggunakan sistem persamaan linear 3 berubah dengan matriks (P5)
4.4.7 Mengerjakan sistem persamaan linear dengan determinan matriks (P5)

Rencana Ulangan Remedial : 7 November 2022


KKM : 79
Nomor Soal
Nomor Soal yang
Nilai Soal yang tidak Bentuk Pelaksanaan Nilai Tes
No. Nama Siswa 1 2 3 4 dikerjakan dalam Ket.
Ulangan dikuasai Pembelajaran Remedial Remedial
Tes Remedial
25 25 25 25
Diberikan Bimbingan
1. Aprilia 13 20 25 7 65 1 dan 4 Khusus dan tugas 1 dan 4 80 Tuntas
Individu
Diberikan Bimbingan
2. Indah Permata 25 10 10 23 68 2 dan 3 2 dan 3 90 Tuntas
khusus
Diberikan Bimbingan
3. Kenta 10 20 10 10 50 1, 2 dan 4 Khusus dan tugas 1, 2 dan 4 79 Tuntas
Individu
Diberikan Bimbingan
4. Putra Rizki 25 10 5 25 65 2 dan 3 Khusus dan tugas 2 dan 3 83 Tuntas
Individu
Diberikan Bimbingan
5. Suci Ramadhani 25 25 10 10 70 3 dan 4 3 dan 4 79 Tuntas
Khusus

Padang, Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran

Nurul Hasanah Annisa, [Link], Gr


NIP. 20020320 201404 0 005
Butir Soal UH 3

1. Diketahui matriks–matriks X =
(53 4
) ( −1 3
)
3 −2
−6 , Y = 4 5 , dan Z = 1 −4 ( )
Hasil dari X + Y – Z = …

2. Diketahui matriks A =
(56 −2
) ( ) 2 1 0 1
( )
0 , B = 4 3 , dan C = 5 4 . Hasil dari (A + C) – (A
+ B) adalah …

(
2 −2 3
) (
−1 1 0 0 −1 1
)
3. Diketahui matriks A = 0 −3 3 , B = 2 −1 3 , dan C = 2 1 0 .
( )
Hasil dari A – C + 2B = …

( ) (
4 2 −x −1
4. Diketahui matriks A = x 1 ,B = 3
)
10 7
y , dan C = −9 2 . ( )
Jika 3A – B = C, maka nilai x + y = …

Butir Soal Remedial

1. Diketahui matriks–matriks X =
(63 −12 ) dan Y =
(−25 63 )
Hasil dari X + Y = …

(
1 3
) ( )
2 1 −1 1
( )
2. Diketahui matriks A = −2 7 , B = 6 3 , dan C = 3 0 . Hasil dari (A + C) – (A
+ B) adalah …

3. Diketahui matriks A =
(20 −1 4
) (
−1 3 0
)
2 3 1
2 3 , B = 2 −1 4 , dan C = 2 −2 0 . ( )
Hasil dari A – C + 2B = …
4. Diketahui:

( 2 x−1
9
4
x+ y ) (
+2
3 −1 1 2
−2 x
=
5 3 . )( )
Nilai y – x = ...
PROGRAM REMEDIAL

Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh


Kelas / Semester : XI (Sebelas) / Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Ulangan Harian ke :4
Tanggal Ulangan Harian : 28 November 2022
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : Transformasi

Kompetensi Dasar
3.5 Menganalisis dan membandingkan transformasi dan komposisi transformasi dengan
menggunakan matriks (C4)
4.5 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan matriks transformasi geometri
(translasi, refleksi, dilatasi dan rotasi) (P5)

Indikator
3.5.1 Menyebutkan contoh translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi dalam kehidupan (C1)
3.5.2 Menemukan sifat-sifat translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi berdasarkan
pengamatan pada masalah kontekstual dalam pengamatan objek pada bidang
koordinat (C4)
3.5.3 Menentukan bayangan suatu objek setelah direfleksi/dicerminkan (C3)
3.5.4 Menentukan bayangan suatu objek setelah ditranslasi/digeser (C3)
3.5.5 Menentukan bayangan suatu objek setelah dirotasi/diputar (C3)
3.5.6 Menentukan bayangan suatu objek setelah dikenai dilatasi (C3)
4.5.1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan transformasi geometri
(refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) (P5)
4.5.2 Menemukan matriks transformasi (translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi) dengan
pengamatan terhadap titik-titik dan bayangannya (P5)
4.5.3 Menggunakan konsep transformasi (translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi) dan
kaitannya dengan konsep matriks dalam menemukan koordinat titik atau fungsi
setelah ditransformasi (P2)
4.5.4 Membandingkan proses transformasi (translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi) (P4)

Rencana Ulangan Remedial : 5 Desember 2022


KKM : 79
Nomor Soal
Nomor Soal yang
Nilai Indikator yang Bentuk Pelaksanaan Nilai Tes
No. Nama Siswa 1 2 3 4 dikerjakan dalam Ket.
Ulangan tidak dikuasai Pembelajaran Remedial Remedial
Tes Remedial
25 25 25 25
Diberikan Bimbingan
4.1.1
1. Aprilia 13 20 25 7 65 Khusus dan tugas 1 dan 4 80 Tuntas
4.1.4
Individu
4.1.2 Diberikan Bimbingan
2. Cantika 25 10 10 23 68 2 dan 3 85 Tuntas
4.1.3 khusus
4.1.1 Diberikan Bimbingan
3. Hariz Darma 10 20 10 10 50 4.1.3 Khusus dan tugas 1, 2 dan 4 79 Tuntas
4.1.4 Individu
Diberikan Bimbingan
4.1.2
4. Nola Anggela 25 10 5 25 65 Khusus dan tugas 2 dan 3 83 Tuntas
4.1.3
Individu
4.1.3 Diberikan Bimbingan
5. Rahmad Ali 25 25 10 10 70 3 dan 4 89 Tuntas
4.1.4 Khusus

Padang, Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran

Nurul Hasanah Annisa, [Link], Gr


NIP. 20020320 201404 0 005
Butir Soal UH 4

1. Titik A (2, -3) ditransformasikan oleh T = (−13 ). Tentukan koordinat bayangan titik A’!
2. Tentukan bayangan titik (3, -5) jika dicerminkan terhadap sumbu Y!
3. Tentukan bayangan titik C (6, -5) oleh rotasi R (0, 180 ° )!

(
4. Tentukan bayangan titik (-4, 6) oleh dilatasi 0 ,−
1
2)!

Butir Soal Remedial


1. Tentukan bayangan garis y=2 x−1 oleh translasi T (-5, 2)!
2. Bayangan titik B oleh refleksi terhadap titik (-3, 4) adalah B’ (2, -1). Tentukan koordinat
titik B!
3. Tentukan baying titik (-1, 4) oleh rotasi R (P, 90 ° ) dengan koordinat P (3, -2)!
4. Tentukan bayangan titik (1, -2) oleh dilatasi (P, 2) dengan P (-2, 3)!
PROGRAM PENGAYAAN

Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh


Kelas / Semester : XI (Sebelas) / Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Ulangan Harian ke : 1 (Satu)
Tanggal Ulangan Harian : 8 Agustus 2022
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : Induksi Matematika

Kompetensi Dasar
3.1 Menjelaskan metode pembuktian pernyataan matematis berupa barisan,
ketidaksamaan, keterbagiaan dengan induksi matematika (C2)
4.1 Menggunakan metode pembuktian induksi matematika untuk menguji pernyataan
matematis berupa barisan, ketidaksamaan, keterbagiaan (P2)

Indikator
3.1.1 Membandingkan penalaran induktif dan deduktif (C2)
3.1.2 Menjelaskan prinsip induksi matematika (C2)
3.1.3 Mempelajari prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam rumus jumlah
deret persegi dan kubik (C1)
3.1.4 Mempelajari prinsip induksi matematika kuat dan menerapkannya dalam rumus
jumlah deret persegi dan kubik (C1)
3.1.5 Mengidentifikasi masalah induktif dan deduktif (C1)
4.1.1 Menggunakan prosedur untuk menguji kesahihan pernyataan matematis dengan
metode pembuktian langsung, tidak langsung, kontradiksi, dan induksi matematis
(P2)
4.1.2 Menerapkan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi
matematika dalam pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik (P2)
4.1.3 Menerapkan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi
matematika kuat dalam pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik (P2)
4.1.4 Menerapkan prinsip induksi matematika untuk membuktikan barisan,
ketidaksamaan, keterbagiaan (P2)

Rencana Ulangan Pengayaan : 15 Agustus 2022


KKM : 79

No Nama Siswa Nilai Ulangan Bentuk Pengayaan


.
1. Andika 83 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
2. Bima Pratama 89 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
3. Excell Brilliano 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
4. Indah Permata 90 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
5. Haris J 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
6. Kenta 93 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
7. Malika Sari 98 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
8. Nadia 90 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
9. Nola Anggela 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
10. Nurul Asura 85 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
11. Rara 89 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
12. Rahmad Ali 79 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
13. Suci Ramadhani 93 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
14. Wahyu Permata 95 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
15. Wika Witri 83 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.

Padang, Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran

Nurul Hasanah Annisa, [Link], Gr


NIP. 20020320 201404 0 005
Butir Soal Pengayaan

1. Tunjukkan bahwa dalam barisan aritmetika berlaku


1
Sn= n(2 a+(n−1) b),n ∈ N
2
dengan a dan b berturut-turut adalah suku pertama dan beda antar suku.
2. Buktikan dengan induksi matematika bahwa proposisi berikut ini benar untuk
setiap n ∈ N .
1 1 1 1 n ( n+3 )
+ + + ⋯+ =
1⋅2 ⋅3 2 ⋅3 ⋅ 4 3 ⋅ 4 ⋅5 n ( n+1 ) ( n+2 ) 4 ( n+1 ) ( n+2 )
3. Buktikan bahwa P(n) :2n >n+20 bernilai benar untuk setiap bilangan bulat n ≥ 5.
4. Gunakan induksi matematika untuk membuktikan bahwa 2n <n ! untuk setiap bilangan
asli n ≥ 4 .
5. Sebuah kios penukaran uang hanya mempunyai pecahan uang senilai Rp2.000,00 dan
Rp5.000,00. Untuk uang senilai berapa saja yang dapat ditukar dengan kedua pecahan
uang tersebut? Buktikan jawaban Anda dengan menggunakan induksi matematika.
PROGRAM PENGAYAAN

Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh


Kelas / Semester : XI (Sebelas) / Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Ulangan Harian ke : 2 (Dua)
Tanggal Ulangan Harian : 5 September 2022
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : Induksi Matematika

Kompetensi Dasar
3.2 Menjelaskan program linear dua variabel dan metode penyelesaiannya dengan
menggunakan masalah kontekstual (C2)
4.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan program linear dua
variabel (P5)

Indikator
3.2.1 Mengidentifikasi persamaan dan pertidaksamaan dua variabel (C1)
3.2.2 Mengidentifikasi fungsi tujuan dan kendala pada masalah program linear (C1)
3.2.3 Menguraikan model matematika dari permasalahan program linear (C2)
3.2.4 Menghitung model matematika dari masalah yang berkaitan dengan
pertidaksamaan linear dua variabel (C2)
3.2.5 Menggambar grafik dari kendala yang terdapat dalam permasalahan program linear
(C1)
3.2.6 Menguraikan kebenaran langkah-langkah penyelesaian masalah program linear
(C2)
3.2.7 Mengidentifikasi kendala pada permasalahan program linear (C1)
4.2.1 Merancang dan mengajukan masalah nyata berupa masalah program linier (P2)
4.2.2 Menerapkan berbagai konsep dan aturan yang terdapat pada sistem pertidaksamaan
linear (P2)
4.2.3 Menyelesaikan masalah pertidaksamaan linear dua variabel (P5)
4.2.4 Menentukan nilai optimum dengan menggunakan fungsi selidik (P5)

Rencana Ulangan Remedial : 12 September 2022


KKM : 79

No Nama Siswa Nilai Ulangan Bentuk Pengayaan


.
1. Andika 90 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
2. Aprilia 89 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
3. Hariz Darma 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
4. Indah Permata 90 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
5. Haris J 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
6. Kenta 93 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
7. Malika Sari 95 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
8. Nadia 92 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
9. Nola Anggela 83 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
10. Nurul Asura 89 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
11. Rara 85 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
12. Rahmad Ali 79 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
13. Suci Ramadhani 92 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
14. Wahyu Permata 90 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.

Padang, Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran

Nurul Hasanah Annisa, [Link], Gr


NIP. 20020320 201404 0 005
Butir Soal Pengayaan

1. Perhatikan gambar berikut

12

-8 0 8 X

Nilai maksimum fungsi objektif f(x,y) = 2x + 3y dari daerah yang diarsir pada gambar
adalah....
2. Perhatikan gambar berikut

(0,4)
(0,3)

(-2,0) (6,0)
0 X

Sistem pertidaksamaan untuk daerah yang diarsir pada gambar tersebut adalah....
3. Himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan
4x + y ≥ 8, x + y ≤ 5, 2x + 9y ≥ 18, x ≥ 0, y ≥ 0

I
2 III
II IV V
0 2 5 9 X
PROGRAM PENGAYAAN

Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh


Kelas / Semester : XI (Sebelas) / Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Ulangan Harian ke : 3 (Tiga)
Tanggal Ulangan Harian : 31 Oktober 2022
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : Matriks

Kompetensi Dasar
3.3 Menjelaskan matriks dan kesamaan matriks dengan menggunakan masalah
kontekstual dan melakukan operasi pada matriks yang meliputi penjumlahan,
pengurangan, perkalian skalar, dan perkalian, serta transpose (C2)
4.3 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan matriks dan operasinya
(P5)
3.4 Menganalisis sifat-sifat determinan dan invers matriks berordo 2×2 dan 3×3 (C4)
4.4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan determinan dan invers matriks
berordo 2×2 dan 3×3 (P5)

Indikator
3.3.1 Menuliskan informasi ke dalam bentuk matriks (C1)
3.3.2 Menyebutkan unsur matriks yang terletak pada baris ke-i dan kolom ke-j (C1)
3.3.3 Mengemukakan ordo sebuah matriks (C2)
3.3.4 Mengemukakan transpose matriks (C2)
3.3.5 Menjabarkan masalah kesamaan dua matriks (C2)
3.3.6 Menghitung penjumlahan dua matriks (C2)
3.3.7 Menghitung pengurangan dua matriks (C2)
3.3.8 Menghitung hasil kali skalar dengan matriks (C2)
4.3.1 Mencari model matematika dari suatu masalah nyata dan menuliskan dalam bentuk
matriks (P3)
4.3.2 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi
penjumlahan dan pengurangan matriks (P5)
4.3.3 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi perkalian
skalar dan perkalian dua matriks (P5)
4.3.4 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan operasi hitung
campuran pada matriks (P5)
3.4.1 Menjelaskan pengertian determinan suatu matriks (C2)
3.4.2 Menentukan determinan matriks ordo 2 dengan benar (C3)
3.4.3 Menentukan adjoin matriks-matriks ordo 2 (C3)
3.4.4 Menentukan invers matriks ordo 2 (C3)
3.4.5 Menentukan minor matriks ordo 3 (C3)
3.4.6 Menentukan kofaktor matriks ordo 3 (C3)
3.4.7 Menghitung adjoin matriks ordo 3 (C3)
3.4.8 Menghitung invers matriks ordo 3 (C3)
3.4.9 Memahami hubungan matriks identitas dengan invers matriks (C2)
4.4.1 Menyelesaikan determinan matriks ordo 3 secara langsung (P5)
4.4.2 Menyelesaikan determinan matriks ordo 3 secara aturan Sorrus (P5)
4.4.3 Menyelesaikan determinan matriks ordo 3 secara aturan Cramer (P5)
4.4.4 Menentukan bentuk persamaan matriks (P5)
4.4.5 Menggunakan sistem persamaan linear 2 peubah dengan matriks (P5)
4.4.6 Menggunakan sistem persamaan linear 3 berubah dengan matriks (P5)
4.4.7 Mengerjakan sistem persamaan linear dengan determinan matriks (P5)

Rencana Ulangan Pengayaan : 7 November 2022


KKM : 78

No Nama Siswa Nilai Ulangan Bentuk Pengayaan


.
1. Andika 89 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
2. Bima Pratama 83 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
3. Excell Brilliano 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
4. Cantika 90 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
5. Haris J 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
6. Hariz Darma 93 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
7. Malika Sari 95 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
8. Nadia 98 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
9. Nola Anggela 83 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
10. Nurul Asura 85 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
11. Rara 89 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
12. Rahmad Ali 85 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
13. Sauqi Akbar 93 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
14. Wahyu Permata 95 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
15. Wika Witri 83 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.

Padang, Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran

Nurul Hasanah Annisa, [Link], Gr


NIP. 20020320 201404 0 005

Butir Soal Pengayaan

1. Tentukanlah hasil perkalian dari matrik- matrik berikut :

( 24 5p )+( 3q 23p )=(58 98 )


2. Jika , maka nilai p dan q adalah……
3. Dua matriks A dan matriks B dikatakan sama apabila ordonya sama dan elemen-elemen
yang seletak juga sama

(
x+ y
A= 4
5
)
5 5
( )
x− y dan B= 4 1 . Tentukan x!

(
−3 2
4. Jika A = 1
) (
4 −1
)
−2 −2
0 , B = 2 5 dan C = 3 3 ( )
a. Tentukan A + B
b. Tentukan A – C
c. Tentukan A . B
PROGRAM PENGAYAAN

Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh


Kelas / Semester : XI (Sebelas) / Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Ulangan Harian ke : 4 (Empat)
Tanggal Ulangan Harian : 28 November 2022
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : Transformasi
Kompetensi Dasar
3.5 Menganalisis dan membandingkan transformasi dan komposisi transformasi dengan
menggunakan matriks (C4)
4.5 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan matriks transformasi geometri
(translasi, refleksi, dilatasi dan rotasi) (P5)

Indikator
3.5.1 Menyebutkan contoh translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi dalam kehidupan (C1)
3.5.2 Menemukan sifat-sifat translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi berdasarkan
pengamatan pada masalah kontekstual dalam pengamatan objek pada bidang
koordinat (C4)
3.5.3 Menentukan bayangan suatu objek setelah direfleksi/dicerminkan (C3)
3.5.4 Menentukan bayangan suatu objek setelah ditranslasi/digeser (C3)
3.5.5 Menentukan bayangan suatu objek setelah dirotasi/diputar (C3)
3.5.6 Menentukan bayangan suatu objek setelah dikenai dilatasi (C3)
4.5.1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan transformasi geometri
(refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) (P5)
4.5.2 Menemukan matriks transformasi (translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi) dengan
pengamatan terhadap titik-titik dan bayangannya (P5)
4.5.3 Menggunakan konsep transformasi (translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi) dan
kaitannya dengan konsep matriks dalam menemukan koordinat titik atau fungsi
setelah ditransformasi (P2)
4.5.4 Membandingkan proses transformasi (translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi) (P4)

Rencana Ulangan Remedial : 5 Desember 2022


KKM : 79

No Nama Siswa Nilai Ulangan Bentuk Pengayaan


.
1. Andika 79 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
2. Bima Pratama 95 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
3. Excell Brilliano 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
4. Indah Permata 93 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
5. Haris J 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
6. Kenta 90 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
7. Malika Sari 95 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
8. Nadia 95 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
9. Nurul Asura 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
10. Putra Rizki 85 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
11. Rara 89 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
12. Sauqi Akbar 79 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.
13. Suci Ramadhani 93 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
14. Wahyu Permata 95 Memberikan soal-soal pemecahan
masalah yang terkait dengan materi
Induksi Matematika.
15. Wika Witri 80 Memanfaatkan teman-teman yang
memiliki nilai di atas 90.

Padang, Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran

Nurul Hasanah Annisa, [Link], Gr


NIP. 20020320 201404 0 005
Butir Soal Pengayaan

1. Tentukan persamaan bayangan garis y=5 x +2 oleh pencerminan terhadap garis y=x !
2. Diketahui persamaan garis g : x− y +5=0. Tentukan bayangan titik-titik dan garis berikut
oleh pencerminan terhadap garis g!
a) P (3, -2) dan Q (2, 5)
b) Garis x +2 y−3=0
3. Tentukan bayangan garis y=2 x +1 oleh R (0, 90 ° )!
4. Tentukan bayangan titik A (-3, 4) oleh transformasi dilatasi (0, -2) dilanjutkan rotasi R(0,
270 ° )!
5. Tentukan bayangan garis y=3 x +7 dengan transformasi refleksi terhadap garis y=− x,
dilanjutkan dengan rotasi R (P, 180 ° ) dengan P (2, 1)!
PROGRAM OLIMPIADE
Sekolah : MAN 1 Kota Payakumbuh
Bidang Olimpiade : Matematika
Waktu Pelaksanaan : Jum’at, 14:00 – 15:30 WIB
Kelas : XI (Sebelas)
Guru Pembina : Nurul Hasanah Annisa, Putra Samuel, dan Zelfida

Pembina/
Materi Pokok Indikator Contoh Soal Waktu Metode Sumber Nara
Sumber
Aljabar Sistem Bilangan 1 2 3 Pertemuan 1 Diskusi, 1. Thohir, Ahmad. Nurul
Real 1+ + + Latihan 2013. Materi: Hasanah
1. Hitunglah 1 1 1 !
 Himpunan Soal, dan Contoh Soal dan Annisa
bilangan real 2 3 Presentas Pembahasan
dilengkapi Jawab : i Olimpiade
dengan operasi 1 2 3 Matematika
1+ + + =1+1+ 4+ 9=15
tambah dan kali 1 1 1 MA/SMA. Jakarta:
berserta sifat- MA Futuhiyah.
2 3
sifatnya 2. Wirodikromo,
Bambang. 2006.
2. Tentukan bilangan pecahan dari 0,4444 … Olimpiade
Jawab : Matematika dengan
Misalkan x=0,4444 … , maka Proses Berfikir:
10 x=4,444 … Aljabar dan
Sehingga Bilangan. Jakarta:
10 x=4,444 … Grasindo.
x=0,444 … 3. Yong, Benny. 2009.
9 x=4 Strategi
9 Menyelesaikan Soal-
x= Soal Olimpiade
4 Matematika:
Aljabar dan Teori
3. Hitunglah 222 ×999 Bilangan. Bandung:
Jawab : Pakar Raya.
222 ×999=222× ( 1000−1 )
¿ 222000−222
¿ 221778

4. √ √ √
Tentukan nilai dari A= x x x √ …
Jawab :
Kuadratkan masing-masing ruas sehingga
2

A =x x √ x √ x √ … ⇒ A =xA ⇒ A −xA=0
2 2

⇒ A ( A−x )=0 sehingga A=0 atau A=x ,


dengan syarat x ≥ 0

x
4 ( 3 x−1 ) 8
5. Jika 2 + =2. Tentukan nilai x !
5 10
Jawab :

( )
x 3x 3x
4 ( 3 x−1 ) 8 8 2 2 1 3x
2 + =2 ⇔ + =2⇔ ( 2 )=2
5 10 10 2 10 2
3x 2 2
⇔ 2 =4=2 ⇔ x=
3
2
Jadi, nilai x=
3

 Sifat urutan (sifat 1


trikotomi, relasi 1. Jika a ∈ bilangan real positif, buktikan bahwa a+ ≥2
a
lebih besar/kecil Jawab :
dari bilangan real Dengan AM-GM
beserta sifat-
a 1
+
(√ )( 1a )
sifatnya)
1 a 2 a

2 1
1
Sehingga a+ ≥ 2 (terbukti)
a

2. Jika a , b ∈ bilangan real positif dan a+ b=1 , tunjukkan


1
bahwa ab ≤
2
Jawab :

()
2
a+b 1 1 1
≥ √ ab ⇔ ≥ √ ab ⇔ ≥ ab ⇔ ≥ ab
2 2 2 4
1 1
⇔ > ≥ ab
2 4
1
Sehingga jelas pula bahwa ab ≤ (terbukti)
2

3. Buktikan bahwa 10072013 ≥ 2013!


Jawab :
1+ 2+ 3+4 +…+2013 2013
≥ √ 1 ∙ 2∙ 3 ∙ 4 … 2013
2013
2013∙ 2014
≥ 2013 √2013
2013
2
1007 ≥ √ 2013
2013

2013
1007 ≥ 2013
Jadi, terbukti bahwa 10072013 ≥ 2013

2
a +2
4. Jika a ∈ R , tunjukkan bahwa ≥2
√ a2 +1
Jawab :
2
a +1+1 ( 2 ) ( ) sehingga akan
Perhatikan bahwa ≥ √ a +1 1
2
2
a +2
diperoleh bentuk ≥2
√ a2 +1
5. Jika a , b , c ∈ R bilangan real positif, buktikan bahwa
a b c
+ + ≥3
b c a
Jawab :
a b c
+ +
b c a 3 a b c
3

b c a
a b c
√( )( )( )
Sehingga terbukti bahwa + + ≥3
b c a

Barisan dan Deret 1. Tentukan suku ke-delapan dari barisan berikut: Pertemuan 2 Diskusi, 1. Mujiyati. 2015. Siap Putra
 Menentukan suku 3 , 7 , 11,15 , … Latihan Jadi Juara OSN Samuel
ke-n suatu Jawab : Soal, dan (Olimpiade Sains
barisan U n =a+ ( n−1 ) b Presentas Nasional)
i Matematika SMA
U 8 =3+ ( 8−1 ) 4 Sederajat. Malang:
¿ 3+7 ∙ 4 Pustaka Baru Press.
¿ 3+28=31 2. Wirodikromo,
Bambang. 2006.
2 4 4 8 4 Olimpiade
2. Jumlah dari −4 + − + − + … Matematika dengan
3 9 7 27 49 Proses Berfikir:
Jawab : Aljabar dan
2 4 4 8 4 Bilangan. Jakarta:
−4 + − + − + …
Perhatikan bahwa
3 9 7 27 49 Grasindo.

( )( )
2 4 8 4 4 3. Yong, Benny. 2009.
¿ + + +… + −4− − −… Strategi
3 9 27 7 49 Menyelesaikan Soal-
Dari penguraian di atas diperoleh 2 deret geometri sekaligus Soal Olimpiade
Sehingga ( S ∞ )1+ ( S ∞ )2=2+ ( −143 )= 6−14
3
=
−8
3
Matematika:
Aljabar dan Teori
Bilangan. Bandung:
Pakar Raya.
3. Tentukan banyak suku dari barisan berikut:
20 , 27 , 34 , 41 , … , 125
Jawab :
U n =a+ ( n−1 ) b
125=20+ ( n−1 ) 7
125=20+7 n−7
112
7 n=112 →n= =16
7
Jadi, banyak sukunya adalah 16.

4. Suku ke-n suatu deret aritmatika adalah U n =3 n−5 .


Rumus jumlah n suku yang pertama deret tersebut adalah …
Jawab :
U n =3 n−5
Suku pertama (a):
a=U 1=3 (1)−5=3−5=−2
Rumus jumlah n suku yang pertama ( Sn ):
n n
Sn= ( a+U n ) Sn= (−2+(3 n−5))
2 2
n
Sn= (3 n−7)
2
5. Jumlah n bilangan bulat positif pertama sama dengan ...
Jawab :
Bilangan bulat positif = 1, 2, 3, 4, 5, . . .
Suku pertama (a) = 1
Beda tiap suku (b) = 1
Jumlah bilangan bulat positif pertama ( Sn ):
n n
Sn= ( 2 a+ ( n – 1 ) b ) Sn= ( 2 ∙1+ ( n – 1 ) 1 )
2 2
n
Sn= ( 2+n – 1 ) Sn= ( n+1 ) Sn=
n ( n ( n+ 1 ) )
2 2 2
Fungsi 1. Jika diketahui f ( x )=−x+3 , maka
 Pengertian dan
f ( x 2 ) + ( f ( x ) ) −2 f ( x )=…
2
sifat-sifat fungsi
Jawab :
Untuk f ( x 2 ) =−x 2+3
2 2
Untuk ( f
( x ) ) =f 2 ( x )=(−(−x +3 ) ) =x2 −6 x+ 9
Untuk −2 f ( x )=2 x−6
Sehingga
f ( x 2 ) + ( f ( x ) ) −2 f ( x )=(−x 2 +3 ) + ( x 2−6 x +9 ) ( 2 x−6 )=−4 x+ 6
2

2. Jika f ( x )=2 x−1 dan g ( x )=√ x dan f ( g ( x ) )=3, maka


x=…
Jawab :
f ( g ( x ) )= ( fοg ) ( x ) =2 √ x−1+3
√ x=2 → x=4
3. Jika f (x)=ax +3, dan f (f (x))=4 x+ 9maka
nilai a 2+3 a+3 adalah …
Jawab :
Untuk f (x)=ax +3dapat kita tentukan f (f (x)) yaitu:
f (f (x))=af ( x)+3
4 x+ 9=a(ax +3)+3
2
4 x+ 9=a x +3 a+3
Dari bentuk diatas dapat kita simpulkan 4 x=a2 x
dan 9=3 a+3 sehingga
2
a +3 a+3=4+ 9
2
a +3 a+3=13

4. Diketahui fungsi f : x → f (x ) didefinisikan oleh


f (x)=x ³ pada interval −1 ≤ x ≤2. Tentukan f (-1), f (0),
f (1), dan f (2)!
Jawab :
f (x)=x ³ pada interval −1 ≤ x ≤2
f (−1)=(−1)³=−1 f (0)=0³=0 f (1)=1³=1
f (2)=2³=8
5. Diketahui fungsi f : R → R dan f (x)=x ²+ 2 x – 3. Jika
daerah asal fungsi tersebut adalah
Df ={x∨– 4 ≤ x ≤2 , x ∈ R }, tentukan daerah hasilnya.
Jawab :
Rf ={ y∨−4 ≤ y ≤ 5 , y ∈ R }

 Komposisi fungsi 1. Jika diketahui g ( x )=x+ 1 dan ( gοf ) ( x ) =3 x 2 + 4, maka Pertemuan 3 Diskusi, 1. Thohir, Ahmad. Zelfida
Latihan 2013. Materi:
f (x) adalah … Soal, dan Contoh Soal dan
Jawab : Presentas Pembahasan
−1
f ( x )=(g ο g ο f )(x ) i Olimpiade
Dengan g−1 ( x )=¿ adalah invers dari g(x )dan Matematika
MA/SMA. Jakarta:
g ( x )=x−1, sehingga f ( x )=( 3 x 2 + 4 ) −1=3 x 2+ 4
−1
MA Futuhiyah.
2. Wirodikromo,
2. Diketahui fungsi f(x) = 3x + 4 dan g(x) = x2 + 6. Nilai x Bambang. 2006.
yang memenuhi (f o g)(x) = 49 adalah … Olimpiade
Jawab : Matematika dengan
Mencari nilai x yang memenuhi persamaan ( fog )( x )=49. Proses Berfikir:
( f o g )( x )=49 f ( g ( x ) )=49 f ( x 2 +6 )=49 Aljabar dan
Bilangan. Jakarta:
3 ( x 2+ 6 ) + 4=49 3 x 2+18+ 4=49 3 x 2=49 – 22 Grasindo.
2 27 2 3. Yong, Benny. 2009.
3 x =27 x =
2
x =9 x=± 3 Strategi
3
Menyelesaikan Soal-
Jadi, nilai x yang memenuhi persamaan (fog)(x )=49
Soal Olimpiade
adalah – 3 dan 3. Matematika:
Aljabar dan Teori
3. Diketahui f (x)=x2 + 4 x dan g ( x )=−2+ √ x+ 4 dengan Bilangan. Bandung:
x ≥−4 dan x ∈ R. Fungsi komposisi (gof )(x) adalah … Pakar Raya.
Jawab :
Mencari fungsi komposisi (gof )(x):
( gof ) ( x ) =g ( f ( x ) )
( gof ) ( x ) =g ( x2 + 4 x )
( gof ) ( x ) =−2+ √ x2 + 4 x+ 4
( gof ) ( x ) =−2+ √ ( x+2 ) =−2+ x+ 2=x
2

Jadi, fungsi komposisi (gof )(x) adalah x .

4. Terdapat (f og)(x)=2 x +4 dan f (x)=x−2. Berapa


fungsi g(x )?
Jawab :
(f o g)(x )=2 x+ 4
f (g( x ))=2 x +4
g(x )– 2=2 x+ 4
g(x )=2 x+ 4+ 2
g(x )=2 x+ 6

x−2011
5. Jika f (x)= , maka (f ∘ f ∘ f ∘ f ∘ f )(x )adalah
x−1

Jawab :
x−2011
f ( x )=
x−1
f ( x )−2011 −2010 x
( f ∘ f ¿( x)=f (f (x))= = =x
f ( x )−1 −2010
Dari hasil di atas yaitu (f∘f)(x)=x maka:
(f ∘ f ∘ f )(x)=f (x )
(f ∘ f ∘ f ∘ f )(x)=x
(f ∘ f ∘ f ∘ f ∘ f )(x )=f (x)

Polinomial 1. Tentukan jumlah semua akar x 2013 + x 3 + x+ 2013=0


 Teorema sisa Jawab :
a (n−1 ) −0
x 1+ x2 + x 3 +…+ x 2 + x 1=(−1 ) = =0
an 1

2. Suatu polinom : x 3−x 2−3 x−2013 . Hitunglah nilai suku


banyak untuk 0 dan 1.
Jawab :
Untuk x=0 ⇒ f ( 0 )=0−0−0−2013=−2013
Untuk x=1 ⇒ f ( 1 ) =1−1−3−2013=−2016
3. Jika f ( x )=x 5−5 x 3 +3 x 2−2 x +532 dibagi oleh (x−2)
, maka sisa dari pembagian itu adalah …
Jawab :
Sisa pembagian tersebut adalah f (2).

4. Jika f (x) dibagi (x−2) sisanya 24, sedangkan jika dibagi


(x +5) bersisa 10. Jika f (x) dibagi oleh x 2+ 3 x −10
akan bersisa …
Jawab :
Misalkan f ( x )=q ( x ) ( x 2 +3 x−10 ) + ( ax+ b )
f ( x )=q ( x )( x−2 )( x+5)+ ( ax +b )
Untuk x=2 ⇒ f (2 )=0+(2 a+b)=24 … (1)
Untuk x=−5 ⇒ f (−5 )=0+(−5 a+ b)=10 … (2)
Persamaan (1) dan (2) dieliminasi-substitusi dan akan
didapatkan nilai a=2 dan b=20. Jadi sisa pembagiannya
adalah (2 x+ 20) .

5. Suatu polinom : x 3−x 2−3 x−2013 . Hitunglah nilai suku


banyak untuk 3, 5 dan 10.
Jawab :
Untuk x=3 ⇒ f ( 3 )=27−9−9−2013=−2004
Untuk x=5 ⇒ f (5 )=125−25−15−2013=−1928
Untuk x=10 ⇒ f (10 )=1000−100−30−2013
¿−1153

Geometri Dalil menelaus 1. Diberikan segitiga KLM dan N , O , P terletak pada satu Pertemuan 4 Diskusi, 1. Aziz, Abdul, Putra
Dalil ceva garis lurus, memotong sisi LM dan KM . Latihan Muhammad Son Samuel
Dalil stewart M Soal, dan Muslimin. 2011.
2 Presentas Kupas Tuntas
N O
2 i Olimpiade
3
K P Matematika SMA.
x L 8 M
Yogyakarta: ANDI.
Nilai x yang memenuhi sebagai panjang sisi KL pada 2. Bintari, Nikenasih.
2009. Master Juara
gambar adalah ...
Jawab : Olimpiade
Dari gambar tersebut, diketahui Matematika SMA:
KN 3 MO 1 Nasional dan
= dan = (sama panjang). Dengan Internasional.
NM 2 OL 1
Yogyakarta: Pustaka
menggunakan teorema Menelaus, diperoleh
Widyatama.
KN MO LP 3. Sobirin. 2006.
· · =1
NM OL PK Kompas
3 1 8 Matematika:
· · =1 Strategi Praktis
2 1 8+ x
Menguasai Tes
8 2
= Matematika (SMA
8+ x 3 Kelas 2 IPA).
3 ( 8 ) =2 ( 8+ x ) Jakarta: Kawan
12=8+ x Pustaka.
x=4
8
Jadi, nilai =1 yang memenuhi sebagai panjang K L
8+ x
adalah 4.

2. Perhatikan gambar berikut.

Segitiga PQR dan TQU merupakan segitiga siku-siku di


Q Nilai y yang sesuai untuk mewakili panjang TU
adalah ...
Jawab :
Dari gambar tersebut, diketahui
PQ x 1 UT y SR 1
= = , = (sama panjang), serta = .
QU 4 x 4 TS 2 RP 2
Dengan menggunakan teorema Menelaus, diperoleh
PQ UT SR
· · =1
QU TS RP
x y 1
· · =1
4x 2 2
1 y
· =1
8 2
y=16
Jadi, nilai y yang memenuhi sebagai panjang TU adalah 16.

3. Perhatikan gambar segitiga sembarang ABC berikut.

Titik D , E , dan F berturut-turut terletak pada sisi BC , AC


, dan AB sehingga ketiga garis AD, BE , dan CF
berpotongan di satu titik. Nilai x yang memenuhi adalah ...
Jawab :
Karena ketiga garis yang ditarik dari titik sudut segitiga
menuju titik pada sisi di seberangnya konkuren
(berpotongan di satu titik), berlaku teorema Ceva.
BD CE AF
· · =1
DC EA FB
2 x 3
· · =1
4 1 2
3
· x =1
4
4
x=
3
4
Jadi, nilai x yang mewakili panjang sisi CE adalah .
3

4. Pada sebuah segitiga ABC diketahui panjang AB=8 cm,


BC=7 cm, dan AC=6 cm. Titik D terletak pada
1
perpanjangan AB sedemikian sehingga BD= AD .
2
Panjang CD adalah ...
Jawab :
1
Karena BD= AD , B terletak tepat di tengah AD seperti
2
yang tampak pada gambar berikut.

Dengan menggunakan teorema Stewart pada ΔABC


diperoleh
2 2 2
AD·AB·BD+ B C · AD=C D · AB+ A C · BD
2 2 2
16 · 8 ·8+7 · 16=C D · 8+6 · 8
Kedua ruas dibagi 8
2 2 2
16 · 8+7 ·2=C D +6
2
128+98=C D +36
2
190=C D
√ 190=CD
Jadi, panjang CD=√ 190.

5. Pada suatu segitiga ABC titik F terletak tepat di tengah


AB. Jika AC=6 cm, BC=8 cm, dan AB=12 cm, maka
panjang garis berat CF adalah ...
Jawab :
Perhatikan sketsa gambar berikut.
Karena F terletak tepat di tengah AB haruslah
AF=FB=6 cm. Akan dicari panjang CF dengan
menggunakan teorema Stewart.
2 2 2
AF·FB·AB+C F · AB=A C · FB+ BC · AF
2 6 2
6 · 6 ·12+C F · 12=6 ·6+ 8 · 6
Bagi kedua ruas dengan 6
2 6 2
6 · 12+ C F · 2=6 + 8
2
72+2 C F =36+64
2
2 C F =28
2
C F =14
CF=√ 14
Jadi, panjang garis berat CF adalah √ 14 .

Relasi lingkaran 1. Perhatikan gambar berikut, jika ada lingkaran dalam segitiga Pertemuan 5 Diskusi, 1. Budi, Wono setya. Nurul
dalam segitiga dan lingkaran luas segitiga serta segitiganya adalah segitiga Latihan 2010. Bahan Ajar Hasanah
(lingkaran dalam, sama sisi, maka tentukan perbandingan ketiga luas bangun Soal, dan Persiapan Menuju Annisa
lingkaran luar) tersebut. A
Presentas Olimpiade Sains
i Nasional/Internasi
onal SMA:
Matematika 5.
Jakarta : CV
Zamrud Kemala.
B C 2. Wiworo. 2009.
Diklat Instruktur
Pengembang
Jawab : Matematika SMA
2 Jenjang Lanjut:
Untuk luas lingkaran dalam segitiga Lo=π r , luas segitiga
OSN Matematika
1 2 1 2 1 2
sama sisinya adalah L∆ = a √ 3= b √ 3= c √ 3 SMA. Yogyakarta:
4 4 4 Pustaka.
2
dan luas lingkaran luar segitiga adalah L0=π R 3. Thohir, Ahmad.
2013. Materi:
2. Pada gambar di soal no.1 perbandingkan luas lingkaran Contoh Soal dan
dalam dan luar segitiga tersebut Pembahasan
Jawab : Olimpiade
Perhatikan bahwa luas lingkaran dalam segitiga Matematika
MA/SMA. Jakarta:

( )
2 MA Futuhiyah.
1 2
a √3
4

( )
2

( )
2
L 3 1 1
2
Lo=π r =π ∆
=π a =π a √ 3 = a2 π
s 2 6 12
dan luas lingkaran luar segitiga adalah

( ) ( )
2
a3 a 2 1 2
L0=π R2=π =π = a π
1 2
4 ∙ a √3 √ 3 3 ,
4
sehingga
1 2
a π
Lo 12 1
Perbandingan luasnya adalah = =
L0 1 2 4
a π
3
3. Pada gambar, tentukan luas ABCD!

Jawab :
Luas ABCD ¿ √ ( s−a ) ( s−b )( s−c ) (s−d) dengan,
a=3 , b=4 , c=5 , d =6 dan
1 1
s= ( a+b+ c+ d )= ( 3+ 4+5+6 )=9
2 2
Sehingga luas ABCD
¿ √ ( 9−3 )( 9−4 ) ( 9−5 )( 9−6 )=√ 6 ∙5 ∙ 4 ∙ 3=6 √ 10
satuan luas
4. Suatu segitiga memiliki lingkaran dalam. Keliling lingkaran
8
tersebut adalah π cm . Jika luas segitiga tersebut adalah
3
2
12 c m maka keliling segitiga sama dengan ...
Jawab :
8
Karena keliling lingkarannya π , kita peroleh
3
k =2 πr
8
π=2 πr
3
r =4 /3
Karena lingkaran tersebut merupakan lingkaran dalam
segitiga, maka berlaku hubungan berikut.

r=
s
2
Diketahui L Δ=12 c m Kita akan mencari nilai dari 2 s
sebagaimana bahwa s adalah setengah keliling segitiga.
4 12 3
= → s=12 · → s=9 →2 s=18
3 s 4
Jadi, keliling segitiga tersebut adalah 18 cm.

5. Perhatikan gambar berikut.

Jika panjang AC dan BC berturut-turut adalah 8 cm dan 15


cm, maka panjang jari-jari lingkaran dalam segitiga tersebut
adalah ...
Jawab :
Segitiga tersebut merupakan segitiga siku-siku dengan
panjang alas = 8 cm dan tinggi = 15 cm. Karena siku-siku,
Teorema Pythagoras dapat dipakai untuk mencari panjang

sisi satunya. AB= 82 +152= √ 289=17 cm
Panjang jari-jari lingkaran dalam dapat dicari dengan
membagi luas segitiga (L) terhadap setengah kelilingnya (s).
L
r=
s
1
· 8 ·15
2
¿
1
( 8+15+17 )
2
60
¿ =3 cm
20
Jadi, panjang jari-jari lingkaran dalamnya adalah 3 cm.

Trigonometri 1
(perbandingan, 1. Tentukan nilai dari a+ b dari cos 15 °=
2
√a+ √ b
fungsi persamaan,
Jawab :
identitas)
cos 15 °=cos ( 45 °−30 ° )
¿ cos 45 ° cos 30° +sin 45 ° sin 30 °
1 1 1 1 1 1 1
¿ √ 2∙ √ 3+ √ 2 ∙ = √ 6+ √ 2= ( √ 6+ √ 2 )
2 2 2 2 4 4 4
Perhatikan bahwa untuk
2
( √ 6+ √2 ) =6+2+2 √12=8+4 √3
2
→ ( √ 6+ √ 2 ) =4 ( 2+ √ 3 )

( )
2

√ 6+ √ 2 =2+ √3
2
→ √ √ =√ 2+ √ 3→ √ √ = √ 2+ √ 3
6+ 2 6+ 2 1
2 4 2
1
Sehingga cos 15 °= √ 2+ √ 3 dan a+ b=2+ 3=5
2

2. Tentukan nilai cos 2013 °


Jawab :
cos 2013 °=cos ( 5 ∙360 ° +213 ° )
¿ cos 213 °
¿−cos ( 180 ° +33 ° )=−cos 33 °

3. Tentukan nilai dari tan60 ° −sin 60° −tan 30 °


Jawab :
1 1
tan60 ° −sin 60° −tan 30 °= √ 3− √3− √ 3
2 3

( 1 1
¿ 1− −
2 3 )√ 3= 16 √ 3
4. Tentukan nilai sin 2013 °
Jawab :
sin 2013 °=sin ( 5 ∙ 360° +213 ° )
¿ sin 213 °
¿−sin ( 180 °+33 ° )
¿−sin 33 °

5. Tunjukkan bahwa jika a cos B=b cos A maka ∆ ABC


sama kaki
Jawab :
b
Perhatikan ilustrasi gambar berikut dan cos B= cos A
a

Dengan menggunakan aturan cosinus kita mendapatkan


2 2 2 2 2 2
a + c −b dan b +c −a
cos B= cos A=
2 ac 2 bc
b
Karena cos B= cos A , maka
a
2 2 2 2 2 2
b a + c −b dan b +c −a
cos A cos A=
a 2 ac 2 bc

( )
2 2 2 2 2 2
b b +c −a a +c −b
Sehingga =
a 2 bc 2 ac
2 2 2 2 2 2
⇒ b + c −a =a +c −b ⇒ a=b
Teori Bilangan Keterbagian 1. Tunjukkan bahwa 6 │(a 3−a) untuk a ∈ Z Pertemuan 6 Diskusi, 1. Bintari, Nikenasih. Zelfida
(pengertian, sifat- Jawab : Latihan 2009. Master Juara
sifat, elementer, Perhatikan bahwa Soal, dan Olimpiade
algoritma 3 2 Presentas Matematika SMA:
pembagian) 6 │(a −a)=6 │ 6 │ a(a −1)=6 │(a−1)a( a+1), i Nasional dan
karena Internasional.
(a−1)a(a+1) adalah tiga bilangan berurutan maka akan Yogyakarta:
habis dibagi 3 !=6. Jadi terbukti. Pustaka
Widyatama.
2. Tentukan banyaknya pasangan bulat positif (x,y) yang 2. Sobirin. 2006.
1 1 1 Kompas
memenuhi + = . Matematika:
x y 6 Strategi Praktis
Jawab : Menguasai Tes
1 1 1 Matematika (SMA
Persamaan + = ekuivalen dengan
x y 6 Kelas 2 IPA).
6 x +6 y=xy ⟹ xy−6 x−6 y +36=¿ 36⟺ (x−6) Jakarta: Kawan
(y−6)=36 Pustaka.
36=( 1.36 )= (36.1 )=( 2.18 )= ( 18.2 )=( 3.12 ) 3. Tung, Khoe Yao.
2008. Memahami
¿(12.3)=(4.9)=(9.4)=(6.6) Teori bilangan
Jadi ada sembilan pasangan yang memenuhi syarat. dengan Mudah dan
Menarik. Jakarta:
3. Carilah bilangan prima terkecil yang membagi habis Grasindo.
2004 2005
19 +45
Jawab :
2004 2004 2005 2005
19 −1 + 45 +1 =18 m+46 n
¿ 2(9 m+23 n)
Jadi, bilangan prima terkecil yang habis membagi
2004 2005
19 +45 adalah 2.

4. Tentukan sisa pembagian 32012 jika dibagi 41!


Jawab :
2012 4 × 503
3 mod 41≡ 3 mod 41
4 503
≡ ( 3 ) mod 41
503
≡ (2 × 41−1 ) mod 41
503
≡ (−1 ) mod 41
≡−1 mod 41
≡ ( 41−1 ) mod 41
≡ 40 mod 41
Jadi, sisa 32012 jika dibagi 41 adalah 40.

5. Tunjukkan bahwa jika a> 3 bilangan prima, maka


2
24 │ a −1
Jawab :
Karena a> 3 bilangan prima maka a ± 1 genap, yang
satunya habis dibagi 2 dan yang satunya habis dibagi 4,
sehingga 8 │ a2−1 … (1)
Dan jika bentuknya a−1 , a , a+1 maka salah satunya
dapat dapat dibagi 3, karena a> 3 dan a prima maka sebagai
akibatnya 3 ∤a tetapi 3|( a−1 ) ( a+1 ) atau 3|a2 −1 … (2)
Karena 3 dan 8 relatif prima, maka berdasarkan (1) dan (2)
didapatkan 24 │ a2−1 .

Menentukan 1. Tentukan FPB dari 32 dan 2012! Pertemuan 7 Diskusi, 1. Budhi, Wono Nurul
faktor Jawab : Latihan Setya. 2003. Hasanah
persekutuan Baik 4 | 32 atau 4 x 8 = 32 dan Soal, dan Langkah Awal Annisa
terbesar dan 4 | 2012 atau 4 x 503 = 2012dan 503 adalah prima. Presentas Menuju ke
kelipatan Jadi, FPB dari 32 dan 2012 adalah 4. i Olimpiade
persekutuan Matematika.
terkecil, relative 2. Jika ada 12 pisang goreng, 24 tahu baksao goreng dan 18 Jakarta: Ricardo.
prima, algoritma mendoan, maka berapa banyak piring harus disiapkan agar 2. Tung, Khoe Yao.
Euclid dalam penyajian tiap satu piring berisi maksimum dan 2008. Memahami
jumlahnya sama? Catatan : setiap piring boleh diisi makanan Teori bilangan
berbeda. dengan Mudah dan
Jawab : Menarik. Jakarta:
Diketahui, tersedia jenis makanan Grasindo.
- 12 pisang goring 3. Wirodikromo,
- 24 bakso isi goring Bambang. 2006.
- 18 mendoan Olimpiade
FPB dari (12, 24,18) = 6, jadi piring yang perlu disiapkan Matematika
ada sebanyak 6 buah. dengan Proses
Berfikir: Aljabar
3. Tentukan KPK dari 213 dan 2013! dan Bilangan.
Jawab : Jakarta: Grasindo.
428769
KPK (213, 2013) ¿ =142923
3
Jadi, KPK dari 213 dan 2013 adalah 142923.

4. FPB dari bilangan 105 dan 70 adalah ...


Jawab :
Pertama kita tuliskan faktorisasi prima dari 105 dan 70
105 = 3 x 5 x 7
70 = 2 x 5 x 7
FPB = 5 x 7 = 35
Jadi, FPB dari 105 dan 70 adalah 35.

5. Ibu membeli 15 buah apel dan 20 buah manggis. Buah-


buahan disajikan dalam piring dengan jumlah sama. Jumlah
piring terbanyak untuk menyajikan buah-buahan adalah ...
Jawab :
Kita cari FPB dari 15 dan 20.
15 = 3 x 5
20 = 22 x 5
FPB = 5
Jadi, jumlah piring terbanyak untuk menyajikan buah-
buahan adalah 5 buah.

Bilangan prima 1. Bilangan prima yang terdiri 2 digit terbesar yang merupakan
jumlah dari 2 bilangan prima lainnya adalah …
Jawab :
Dari soal jelas jumlah 2 bilangan prima yang berbeda
menghasilkan bilangan prima yang lain, pastilah salah satu
dari 2 bilangan itu genap, yaitu 2. Dan supaya 2 kalau
dijumlahkan ke suatu bilangan prima menghasilkan bilangan
prima yang lain maka bilangan itu adalah 73, karena
2+71=73 .
2. Tentukan apakah bilangan 2003 majemuk atau prima.
Jawab :
Banyaknya bilangan prima yang ≤ √ 2003 adalah 2, 3, 5 , 7,
11, 13, 17, 19, 23, 29,31, 37, 41, 43. Lihat materi
keterbagian, maka tidak ada bilangan prima tersebut yang
dapat membagi 2003, sehingga 2003 merupakan bilangan
prima.

3. Jika diketahui p dan q adalah bilangan prima dan p>q


serta p+q=2005 , maka nilai p−q adalah…
Jawab :
Dari soal diketahui p+q=2005 dan p,q prima serta p>q
, jelas bahwa diantara p dan q salah satunya harus genap
dan yang lain ganjil. Bilangan prima yang genap cuma ada
satu yaitu 2, sehingga yang lain sisanya yaitu 2003 sehingga
didapat p=2003 danq=2.
Jadi p−q=2003−2=2001.

4. Suatu bilangan bulat a ≥ 2 merupakan bilangan prima jika


faktornya hanyalah a dan 1. Misalkan M menyatakan
perkalian 100 bilangan prima yang pertama. Berapa
banyakkah angka 0 di akhir bilangan M?
Jawab :
Banyaknya digit 0 di ujung penulisan desimal sebuah
bilangan bergantung kepada pangkat 10 yang menjadi faktor
bilangan tersebut. Dalam kasus ini faktor M yang
merupakan pangkat 10 hanyalah berasal dari digit 2 dan 5
(yang prima). Karena faktor 2 hanya muncul sekali dalam
perkalian, jadi tidak mungkin bilangan tersebut habis dibagi
10n dengan n ≥ 2 untuk setiap n bilangan asli. Akibatnya
digit 0 hanya muncul sekali di ujung bilangan M.

5. Jumlah semua bilangan prima antara 10 – 30 adalah …


Jawab :
Bilangan prima antara 10 – 30 adalah 11, 13, 17, 19, 23, 29
Jumlah ¿ 11+13+17 +19+23+29=112.

Teorema dasar 1. Carilah banyaknya faktor positif dari 5! Pertemuan 8 Diskusi, 1. Aziz, Abdul, Zelfida
arimetika Jawab : Latihan Muhammad Son
(faktorisasi Perhatikan bahwa Soal, dan Muslimin. 2011.
prima) 3 1 1 Presentas Kupas Tuntas
5 !=1.2.3 .4 .5=120=2 . 3 . 5 ,
maka banyaknya faktor positif adalah i Olimpiade
Matematika SMA.
( 3+1 ) ( 1+1 ) (1+1 )=16
Yogyakarta: ANDI.
2. Bintari, Nikenasih.
2. Untuk soal no.1, berapakah banyaknya cara berbeda 2009. Master Juara
memfaktorkannya dan tunjukkan! Olimpiade
Jawab : Matematika SMA:
5! = 120 , kalau banyaknya faktor positif ada 16, maka Nasional dan
banyaknya cara mefaktorkannya ada sebanyak Internasional.
banyak faktor positif 16 Yogyakarta:
¿ = =8
2 2 Pustaka
Yaitu, Widyatama.
1 ∙120 , 2 ∙60 , 3 ∙ 40 , 4 ∙ 30 ,5 ∙ 24 , 6 ∙ 20 ,8 ∙ 15 , 10∙ 12 3. Sobirin. 2006.
. Kompas
Matematika:
3. Tentukan apakah bilangan 2013 majemuk atau prima. Strategi Praktis
Jawab : Menguasai Tes
Banyaknya bilangan prima yang ≤ √ 2013 adalah 2, 3, 5 , 7, Matematika (SMA
11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43. Karena ada salah satu Kelas 2 IPA).
dari bilangan prima yang membagi 2013, misal 3│2013, Jakarta: Kawan
11│2013 maka 2013 bukan bilangan prima. Pustaka.

4. Berapakah faktorisasi prima dari 24?


Jawab :
Faktorisasi prima dari 24 ¿ 2 ×2 ×2 ×3 atau 22 ×3

5. Jam dinding di kamar Tita berbunyi setiap 15 menit. Jam di


ruang tamu setiap 30 menit. Kedua jam berbunyi bersamaan
pertama kali pukul 10.30. Kedua jam berbunyi bersamaan
untuk kedua kali pukul ...
Jawab :
Soal ini kita hitung dengan mencari KPK dari 15 dan 30.
15 = 3 x 5
30 = 2 x 3 x 5
KPK = 2 x 3 x 5 = 30
Kedua jam akan berbunyi bersama 30 menit kemudian.
30 menit dari 10.30 adalah: 10.30 + 30 = 10.60 = 11.00
Jadi, kedua jam berbunyi bersamaan untuk kedua kali pukul
11.00.

Fungsi tangga 1. Bila k adalah bilangan asli sehingga 3k adalah faktor dari
33 !, tentukan nilai terbesar dari k .
Jawab :
Untuk k terbesar
33 33 33 33 33
¿⌊ 1
⌋+ ⌊ 2 ⌋ + ⌊ 3 ⌋ + ⌊ 4 ⌋ + ⌊ 5 ⌋ +…
3 3 3 3 3
¿ 11+3+ 1+ 0+0+...=15
2. Berapa banyak nol di bagian paling kanan pada representasi
100!
Jawab :
100 100 100
Banyak nol ¿ ⌊ ⌋+ ⌊ 2 ⌋ + ⌊ 3 ⌋ +…
5 5 5
¿ 20+ 4+0=24

3. Jika ⌊ x ⌋ menyatakan bilangan bulat terbesar yang lebih


kecil dari atau sama dengan x , serta ⌈ x ⌉ menyatakan
bilangan bulat terkecil dari atau sama dengan x .Tentukan
nilai untuk
1 1 1 1 1 1
⌊ ⌋ + ⌊ ⌋ + ⌊ ⌋+ ⌊ ⌋ +…+ ⌊ ⌋+⌊ ⌋
2 3 4 5 2012 2013
Jawab :
1 1 1 1
⌊ ⌋ =1, ⌊ ⌋ =1, ⌊ ⌋=0 , ⌊ ⌋=0 dan seterusnya,
2 4 3 5
maka
1 1 1 1 1 1
⌊ ⌋ + ⌊ ⌋ + ⌊ ⌋+ ⌊ ⌋ +…+ ⌊ ⌋+⌊ ⌋
2 3 4 5 2012 2013
¿ 1+0+1+0+ …+1+0=1006

4. Jika diketahui a+ p . b=19452005 dengan a dan b


keduanya bilangan ganjil serta diketahui 1945 ≤ p ≤ 2005,
maka banyaknya harga p bulat yang memenuhi persamaan
tersebut adalah…
Jawab :
Diketahui a+ p . b=19452005 dan a dan b keduanya
bilangan ganjil, pastilah nilai p genap dan batas p dari 1945
sampai 2005 sehingga yang mungkin dari p adalah:
1946,1948,1950 , … , 2002 ,2004 . Jadi nilai p yang
memenuhi ada sebanyak 30 bilangan genap dari 1945
sampai 2005.

5. Bilangan asli terkecil yang jika dikalikan dengan 420


menghasilkan bilangan kuadrat sempurna.
Jawab :
Perhatikan bahwa 420=10.42=2 2 .3 .5 .7, sehingga
bilangan asli terkecilnya adalah 3.5 .7=105

Kombinatorik Prinsip 1. Dalam suatu kartu brige lengkap, berapa macam cara untuk Pertemuan 9 Diskusi, 1. Bintari, Nikenasih. Putra
pencacahan mengambil kartu hati atau kartu As? Latihan 2009. Master Juara Samuel
 Prinsip Jawab : Soal, dan Olimpiade
perhitungan Hati : 13 kartu Presentas Matematika SMA:
As : 3 kartu (karena 1 kartu As sudah masuk di Hati) i Nasional dan
Internasional.
Hati + As = 13 + 3 = 16 cara.
Yogyakarta:
2. Misalkan dua buah dadu yang berbeda warnanya (merah dan Pustaka
putih) dilontarkan. Ada berapa macam cara untuk Widyatama.
mendapatkan jumlah angka 4 atau 8?
Jawab : 2. Budhi, Wono
Angka 4 : {1,3}, {2,2}, {3,1} Setya. 2003.
Langkah Awal
Pada angka 4 ada 3 cara.
Menuju ke
Angka 8 : {2,6}, {3,5}, {4,4}, {5,3}, {6,2} Olimpiade
Pada angka 8 ada 5 cara. Matematika.
Jadi, banyak cara untuk mendapatkan jumlah angka 4 atau 8, Jakarta: Ricardo.
yaitu 3 + 5 = 8 cara. 3. Thohir, Ahmad.
2013. Materi:
3. Berapkah banyak cara menyusun huruf-huruf S, E, R, U, P Contoh Soal dan
Pembahasan
dan A
Olimpiade
a) Jika huruf pertama vokal (huruf hidup) Matematika
b) Jika huruf pertama konsonan (huruf mati) MA/SMA. Jakarta:
Jawab : MA Futuhiyah.
a) Banyak cara meletakkan dengan huruf pertama vokal
adalah 3 ∙5 ∙ 4 ∙ 3 ∙ 2∙ 1=360 cara
b) Banyak cara meletakkan dengan huruf pertama konsonan
adalah 3 ∙5 ∙ 4 ∙ 3 ∙ 2∙ 1=360 cara

4. Ada 4 siswa dimohon untuk duduk sejajar, maka banyak


cara mereka duduk adalah …
Jawab :
4 3 2 1
4 ∙3 ∙ 2∙ 1=24 cara

5. Aziz ingin membentuk bilangan empat angka yang kurang


dari 2013 yang angka-angkanya diambil dari 0, 1, 2, 3, 7, 8
dan 9. Ada berapa banyak bilangan yang dapat dibentuk jika
a) angka-angkanya boleh berulang
b) angka-angkanya tidak boleh berulang
Jawab :
a) perhatikan ada 7 bilangan yaitu 0, 1, 2, 3, 7, 8 dan 9
1 pilihan 6 pilihan 5 pilihan 4 pilihan
1 ∙6 ∙ 5 ∙ 4=1203.
b) karena boleh berulang, maka
1 pilihan 7 pilihan 7 pilihan 7 pilihan
1 ∙7 ∙ 7 ∙7=343 .

 Permutasi dan 1. Ada berapa banyak cara menyusun 3 orang untuk


kombinasi menduduki ketua OSIS, wakil dan sekretarisnya jika ada 8
orang yang ditunjuk.
Jawab :
Karena ada susunan maka kita menggunakan formula
permutasi, yaitu
8 8! 8 ! 8∙ 7 ∙ 6 ∙5 !
P 3= = = =336
( 8−3 ) ! 5! 5!

2. Bagaimana jika pada soal no.1 kasusnya hanya memilih 3


orang saja dari 8 orang yang ditunjuk.
Jawab :
Perhatikan bahwa tidak ada posisi yang dapat membedakan
dari 3 orang yang dipilih, sehingga kita dapat menggunakan
formula kombinasi, yaitu
8 8! 8! 8 ∙7 ∙ 6 ∙5 !
C 3= = = =56
( 8−3 ) ! 3 ! 5 ! 3 ! 5 ! ∙3 ∙ 2 ∙1
3. Jika dalam suatu pertemuan terdapat 5 orang dan mereka
saling berjabat tangan dengan orang satu kali berapakah
banyak jabat tangan yang terjadi.
Jawab :
5 5! 5! 5 ∙ 4 ∙ 3!
C 2= = = =10
(5−2 ) ! 2! 3 ! 2 ! 3! ∙ 2 ∙1
Jadi, ada 10 jabat tangan yang terjadi.

4. Sebuah kelompok focus group discussion memiliki peserta 5


orang per meja jika harus harus menentukan tempat duduk
para pesertanya, berapakah variasi dari tempat duduk yang
bisa dibuat?
Jawab :
n=5
P=(n−1)!
P=(5−1)!=4 !=4 ∙3 ∙ 2∙ 1=24
Jadi ada 24 variasi tempat duduk yang bisa dibuat dari 5
peserta.

5. Empat pesawat terbang akan 2 di antaranya akan


diterbangkan ke Pulau Bali. Ada berapakah kemungkinan
cara yang bisa dilakukan untuk memilih pesawat tersebut?
Jawab :
4 4! 4 ∙ 3∙ 2 ∙1 4 ∙ 3
C 2= = ¿
2 ! ( 4−2 ) ! ( 2∙ 1 ) ( 2∙ 1 ) 2 ∙1
12
¿ =6
2
Jadi ada 6 cara untuk memilih pesawat yang akan
diterbangkan ke Pulau Bali.

 Penggunaan 1. Banyak susunan berfoto berjajar untuk 3 pasang pemain Pertemuan Diskusi, 1. Aziz, Abdul, Nurul
prinsip bulutangkis ganda dengan tidak ada setiap pemain dan 10 Latihan Muhammad Son Hasanah
pencacahan untuk pasangannya berdekatan adalah ... Soal, dan Muslimin. 2011. Annisa
menghitung Jawab : Presentas Kupas Tuntas dan
peluang suatu Posisi berfoto tanda syarat : 6 ∙ 5∙ 4 ∙ …∙ 1=6 !=720 i Olimpiade Zelfida
kejadian. Posisi berfoto setiap pasangan ganda harus berdekatan. Matematika SMA.
Dengan menganggap satu pasangan adalah "satu" unsur Yogyakarta: ANDI.
maka unsur yang akan disusun adalah "tiga" dan setiap 2. Bintari, Nikenasih.
pasangan berdekatan ada 2! posisi yang mungkin terjadi 2009. Master Juara
sehingga banyak posisi berfoto adalah : Olimpiade
3 ∙2 ∙ 1∙ 2 ! ∙2 ! ∙ 2!=48 Matematika SMA:
Banyak susunan ¿ 720−48=672 Nasional dan
Internasional.
Yogyakarta:
2. Andri mempunyai 4 celana panjang, 5 kemeja, dan 4 pasang
Pustaka
sepatu. Berapa banyak cara berpakaian yang bisa dicoba
Widyatama.
Andri dengan tampilan yang berbeda?
Jawab : 3. Sobirin. 2006.
Banyak cara = 4 x 5 x 4 Kompas
Banyak cara = 80 cara Matematika:
Strategi Praktis
3. Ani diminta ibunya untuk menyusun piring secara melingkar Menguasai Tes
untuk makan malam keluarganya. Jika jumlah anggota Matematika (SMA
keluarga Ani adalah 6 orang, maka berapa banyak cara yang Kelas 2 IPA).
bisa digunakan Ani untuk menyusun piring tersebut? Jakarta: Kawan
Jawab : Pustaka.
Jika anggota keluarga Ani berjumlah 6, maka piring yang
dibutuhkan juga 6. Gunakan permutasi.
Banyak cara = (6 - 1)!
Banyak cara = 5!
Banyak cara = 5 x 4 x 3 x 2 x 1
Banyak cara = 120 cara

4. Lulu meminta adiknya untuk mengerjakan 9 dari 10 soal


latihan di buku. Bila adik Lulu harus mengerjakan nomor 1
sampai 5, berapa banyak soal yang dapat dipilih oleh adik
Lulu?
Jawab :
Ada 5 nomor yang wajib dikerjakan, berarti sisa 4 nomor
yang harus adik Lulu kerjakan. Dari 10 nomor, sisa 5 nomor
saja karena nomor 1 sampai 5 sudah dikerjakan. Gunakan
permutasi.
Banyak cara = 5! / 4!
Banyak cara = 5 cara

5. Berapa banyak urutan yang dapat terjadi jika 5 bendera yang


berwarna putih, merah, hijau, kuning, dan biru dipancang
pada tiang-tiang dalam satu baris, dengan bendera putih
selalu berada di salah satu ujung.
Jawab :
Karena bendera putih dipancang dalam salah satu ujung
4
maka dengan 2 cara, sisa 4 bendera dapat diatur dalam P4
cara, sehingga:
4
Jumlah urutan ¿ 2 × P4 =2×(4 ×3 × 2× 1)48 urutan.
Prinsip rumah 1. Pada sebuah lemari terdapat 25 helai baju yang terdiri atas
merpati
(pigeonhole
4 ukuran, yaitu 5 helai baju berukuran S, 4 helai baju
principle/prinsip berukuran M, 9 helai baju berukuran L, dan 7 helai baju
dirichlet) berukuran XL. Jumlah baju paling sedikit yang dapat
diambil agar selalu diperoleh 7 helai baju berukuran sama
adalah …
Jawab :
Gunakan Prinsip Sarang Burung Merpati untuk
menyelesaikan kasus ini.
Ada 4 ukuran baju berbeda. Ambil 6 helai masing-masing
ukuran bajunya, yaitu
5 helai baju ukuran S (maksimum),
4 helai baju ukuran M (maksimum),
6 helai baju ukuran L,
6 helai baju ukuran XL.
Jumlah: 5+ 4+6+ 6=21 helai baju.
Ambil 1 helai baju lagi (antara baju berukuran L atau XL)
sehingga dipastikan kita sudah memegang 7 helai baju
dengan ukuran yang sama. Jadi, kita perlu mengambil paling
sedikit 22 helai baju agar selalu diperoleh 7 helai baju
dengan ukuran yang sama.

2. Tunjukkan bahwa jika 6 bilangan dipilih dari 1 sampai 10,


maka 2 bilangan diantaranya akan berjumlah 11.
Jawab :
Perhatikan bahwa, sebagai langkah awal kita buat 5
himpunan berbeda, tiap-tiap himpunan terdiri dari 2 bilangan
yang mana jika dijumlahkan hasil angkanya sama dengan
11, seperti berikut ini:{1,10},{2,9},{3,8},{4,7} dan {5,6}.
Tiap 6 bilangan yang dipilih pasti termasuk salah satunya
dari 5 himpunan ini. Karena hanya ada 5 himpunan, Prinsip
Sarang Merpati menjelaskan kepada kita bahwa 2 bilangan
yang dipilih termasuk dalam himpunan yang sama.
Bilangan-bilangan ini berjumlah 11.

3. Tunjukkan bahwa jika ada 30 orang dapat dipastikan 5 orang


di antaranya akan memiliki hari kelahiran yang sama.
Jawab :
Misalkan 30 orang kita ibaratkan merpati dan hari kelahiran
kita ibaratkan sarang merpatinya sehingga ada 7 (hari/sarang
merpati). Menurut Perluasan Prinsip Sarang Merpati dimana
( 30−1 )
n=30 dan m=7 paling sedikit ⌊ ⌋ +1 atau 5
7
orang pasti memiliki hari kelahiran yang sama.

4. Tunjukkan bahwa jika ada 30 buku di sebuah perpustakaan


yang memiliki 61327 total halaman, maka salah satu buku
pasti memiliki paling sedikit 2045 halaman.
Jawab :
Misalkan halaman buku adalah merpati dan buku adalah
sarang merpatinya sehingga dapat dipastikan salah satu
buku-sesuai dengan Perluasan Prinsip Sarang Merpati akan
( 61327−1 )
memiliki paling sedikit ⌊ ⌋ +1 atau 2045
30
halaman buku.

5. Tunjukkan bahwa paling sedikit ada 6 cara berbeda untuk


memilih 3 bilangan dari 1 sampai 10 sehingga semuanya
memiliki jumlah yang sama.
Jawab :
Perhatikan bahwa banyak cara memilih 3 bilangan dari 10
10
bilangan yang ada sebanyak C 3 =120 cara
Jumlah paling kecil adalah 1+2+3=6 dan paling banyak
adalah 8+ 9+10=27 , sehingga kita memiliki 22
penjumlahan 3 bilangan dari jumlah 6 sampai 27. Misalkan
A adalah sebuah himpunan penjumlahan 3 bilangan dari 1
sampai 10, sehingga A={6 , 7 , 8 , ...27 }
Jika tiap penjumlah kita ibaratkan sarang merpati, maka
dapat dipastikan paling sedikit satu sarang merpati berisi
( 120−1 )
⌊ ⌋ +1 atau 6 merpati.
22
Yakni satu sarang merpati berisi paling sedikit 6 cara yang
berbeda dimana 3 bilangan akan memiliki jumlah yang
sama.

Anda mungkin juga menyukai