0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Konfigurasi dan Tipe NAT dalam Jaringan

Diunggah oleh

khoirul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Konfigurasi dan Tipe NAT dalam Jaringan

Diunggah oleh

khoirul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

23.

NAT (Network Address Translation)

Overview
Sederhananya NAT digunakan untuk mentranslasikan IP Private menjadi IP Public. Jadi ketika
kita mengakses internet dari jaringan lokal, maka client yang berada jaringan lokal akan
menggunakan IP Publik yang telah dimilikinya. Karena tidak mungkin setiap client yang berada
di jaringan lokal perusahaan menggunakan IP Publik satu persatu untuk masing-masing client.
Makanya ada protokol NAT untuk mengatasi keterbatasan tersebut.

Bisa dikatakan 1 IP Publik digunakan ramai-ramai dalam suatu jaringan perusahaan. Misalkan
suatu perusahaan memiliki IP Publik [Link], maka di internet semua client yang mengakses
internet dari jaringan perusahaan tersebut akan terdeteksi sebagai [Link].

 Terminologi
o Inside Local : Source address sebelum translasi.
o Outside Local : Destination host sebelum translasi.
o Inside Global : Inside host setelah translasi.
o Outside Global : Outside destination host setelah translasi.

 Tipe NAT
o Static NAT
o Dynamic NAT
o PAT (NAT Overload)

Konfigurasi PAT (NAT Overload)


NAT Overload

Konfigurasikan routing pada topologi di atas terlebih dahulu, hingga semua node dapat
terhubung. Terutama untuk PC harus dapat terkoneksi ke IP [Link]. Baru konfigurasi NAT
dilakukan.

R1(config)# int g0/1


R1(config-if)# ip nat inside
R1(config)# int g0/0
R1(config-if)# ip nat outside

R1(config)# access-list 1 permit [Link] [Link]

R1(config)# ip nat inside source list 1 int g0/0 overload

Sekarang lakukan tes ping dari PC ke IP [Link]. Jadi akan ada trafik melalui R1 terlebih dahulu.
Setelah itu periksa apakah NAT sudah berjalan dengan baik di R1.

R1# show ip nat translations

s
how ip nat translations

Dari gambar di atas sudah terlihat, bahwa PC11 yang memiliki IP [Link] mengakses
[Link] teridentifikasi dengan IP [Link].

Konfigurasi Static NAT


Mengacu pada gambar sebelumnya, konsep static NAT nya adalah IP [Link] akan
memiliki IP Publik [Link] dan IP [Link] akan memiliki IP Publik [Link].

R1(config)# int g0/1


R1(config-if)# ip nat inside
R1(config)# int g0/0
R1(config-if)# ip nat outside

R1(config)# ip nat inside source static [Link] [Link]


R1(config)# ip nat inside source static [Link] [Link]
R1# show ip nat translations

show ip nat translations

Jika dilihat pada konfigurasinya, IP [Link] dan [Link] tidak dikonfigurasikan pada
interface manapun. Tetapi koneksi pada paket dari PC ke [Link] masih dapat berjalan lancar. Itu
disebabkan karena R1 dan R2 terhubung pada network dengan CIDR /24.

Coba rubahlah CIDR pada R1 dan R2 menjadi /30 atau netmask [Link], maka koneksi
NAT tidak bisa dilakukan karena IP [Link] dan [Link] tidak masuk dalam range
network [Link]/30.

Konfigurasi Dynamic NAT


Contoh Sederhana Dynamic NAT

Jadi seperti pada gambar di atas, misalkan range IP Publik yang dapat digunakan adalah di
network [Link]/29 yaitu [Link]–[Link]. Maka user yang mengakses keluar atau ke
server, secara dinamis router melakukan mapping pada NAT. Sehingga user dapat menggunakan
IP Publik sesuai dengan yang di range tersebut secara dinamis.

R1(config)# access-list 10 permit [Link] [Link]


R1(config)# ip nat pool dinamis [Link] [Link] netmask [Link]
R1(config)# ip nat inside source list 10 pool dinamis
R1(config)# int g0/1
R1(config-if)# ip nat inside
R1(config)# int g0/0
R1(config-if)# ip nat outside

Jika sebuah jaringan memiliki jumlah client yang cukup besar, dyamic NAT sangat berguna
untuk diterapkan. Karena jika terlalu banyak session yang dibuat oleh user untuk melakukan
akses koneksi keluar, jika hanya menggunakan 1 IP Publik maka kemungkinan dapat
menyebabkan koneksi melamat.

Bisa jadi juga jika ratusan client mengakses sebuah server situs yang sama dalam waktu tertentu,
maka pemilik server dapat melakukan blok karena dianggap sebagai spam.

Anda mungkin juga menyukai