0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
190 tayangan12 halaman

Penerapan Rasio dalam Pembelajaran Matematika

Modul Ajar Rasio

Diunggah oleh

swandana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
190 tayangan12 halaman

Penerapan Rasio dalam Pembelajaran Matematika

Modul Ajar Rasio

Diunggah oleh

swandana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

A. INFORMASI UMUM MODUL


Nama Penyusun : …………………..
Instansi/Sekolah : SDN …..
Jenjang / Kelas : SD / VI
Alokasi Waktu : 5 JP X 2 Pertemuan (10 x 35 menit)
Tahun Pelajaran : 2023 / 2024
B. KOMPONEN INTI
Capaian Pembelajaran Fase C
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan
(number sense) pada bilangan cacah dengan 1.000.000. Mereka dapat melakukan
operasi aritmetika pada bilangan cacah sampai 100.000. Mereka dapat membandingkan
dan mengurutkan berbagai pecahan, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan
pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan
asli. Mereka dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal dan mengubah
pecahan menjadi desimal. Mereka dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam
sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan operasi aritmetika pada bilangan
cacah sampai 1000. Mereka dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK
dan FPB dan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat mengidentifikasi,
meniru, dan mengembangkan pola bilangan membesar yang melibatkan perkalian dan
pembagian. Mereka dapat bernalar secara proporsional dan menggunakan operasi
perkalian dan pembagian dalam menyelesaikan masalah seharihari dengan rasio dan
atau yang terkait dengan proporsi.
Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas beberapa bentuk bangun datar dan
gabungannya. Mereka dapat mengonstruksi dan mengurai beberapa bangun ruang dan
gabungannya, dan mengenali visualisasi spasial. Mereka dapat membandingkan
karakteristik antar bangun datar dan antar bangun ruang. Mereka dapat menentukan
lokasi pada peta yang menggunakan sistem berpetak.
Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data
banyak benda dan data hasil pengukuran dalam bentuk beberapa visualisasi dan dalam
tabel frekuensi untuk mendapatkan informasi. Mereka dapat menentukan kejadian dengan
kemungkinan yang lebih besar dalam suatu percobaan acak.
Fase C Berdasarkan Elemen
Bilangan Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada
bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca,
menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan,
mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan
tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi
penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
bilangan cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan
FPB. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan
berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan
operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta
melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan
bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi
desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan
desimal (satu angka di belakang koma)
Aljabar Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengisi nilai yang
belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang
berkaitan dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan
pembagian pada bilangan cacah sampai 1000 (contoh : 10 x
… = 900, dan 900 : … = 10) Peserta didik dapat
mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola bilangan
membesar dan mengecil yang melibatkan perkalian dan
pembagian. Mereka dapat bernalar secara proporsional untuk
menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan.
Mereka dapat menggunakan operasi perkalian dan pembagian
dalam menyelesaikan masalah seharihari yang terkait dengan
proporsi.
Pengukuran Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling
dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat,
dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat
menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.
Geometri Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengonstruksi dan
mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya) dan
mengenali visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan
samping). Mereka dapat membandingkan karakteristik antar
bangun datar dan antar bangun ruang. Mereka dapat
menentukan lokasi pada peta yang menggunakan sistem
berpetak.
Analisa Data Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengurutkan,
danPeluang membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data banyak
benda dan data hasil pengukuran dalam bentuk gambar,
piktogram, diagram batang, dan tabel frekuensi untuk
mendapatkan informasi. Mereka dapat menentukan kejadian
dengan kemungkinan yang lebih besar dalam suatu
percobaan acak.
Tujuan Pembelajaran  memahami konsep rasio dan menggunakan bahasa asio
untuk menjelaskan hubungan perbandingan antara dua
besaran;
 menentukan kesamaan rasio dengan menggunakan tabel
rasio;
 menentukan rasio satuan; dan
 menentukan rasio bagian terhadap bagian dan rasio bagian
terhadap keseluruhan.
Pertanyaan Pemantik  Bagaimana menyatakan rasio dari dua besaran yang
berbeda?
 Bagaimana menyelesaikan permasalahan terkait rasio
dengan melibatkan operasi hitung perkalian dan
pembagian?
 Bagaimana memodelkan permasalahan ke dalam tabel
rasio?
 Bagaimana menerapkan konsep faktor bilangan dalam
menyatakan kesamaan rasio?
 Bagaimana cara menentukan rasio satuan?
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak
Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
Kata kunci Rasio, kesamaan rasio, rasio pada durasi waktu, rasio satuan,
kotak rasio, tabel rasio

Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :


Peserta didik Reguler 30 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian
jumlah anggota kelompok ketika jumlah siswa
sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan  Presentasi
pembelajaran  Produk
- Asesmen individu  Tertulis
- Asesmen kelompok  Unjuk Kerja
 Tertulis
Metode dan Aktivitas Sarana dan Prasarana
 Penemuan terbimbing  Ruang Kelas, White board, Alat tulis
 Eksplorasi
 Diskusi
Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
 Tatap muka  Individu
 Berkelompok (Lebih dari dua orang)

Ketersediaan Materi :
 Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian tinggi:
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK

Materi Pembelajaran
Bab 2 Rasio
C. Penerapan Rasio
1. Rasio Bagian terhadap Bagian dan Rasio Bagian terhadap Keseluruhan
2. Rasio pada Durasi Waktu
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Matematika kelas VI SD

2. Sumber Alternatif
 Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di
lingkungan sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.

Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa

Panduan Pembelajaran :
C. Penerapan Rasio

Sebelum mengkaji lebih dalam mengenai penerapan rasio, guru diharapkan dapat
menguraikan pengalaman belajar yang akan diperoleh peserta didik setelah mempelajari
subbab ini. Setelah mempelajari subbab ini, peserta didik dapat:
 menentukan rasio bagian terhadap bagian dan rasio bagian terhadap keseluruhan; dan
 menyelesaikan permasalahan mengenai rasio pada durasi waktu.
Pendahuluan
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta salah seorang peserta didik
untuk memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan (jika mulai di jam
pertama)
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap gotong royong dan
mandiri yang akan dikembangkan dalam pembelajaran

Awali subbab ini dengan mengajak peserta didik mengingat kembali mengenai satuan
waktu yang telah dipelajari pada jenjang sebelumnya. Pertanyaanpertanyaan berikut
dapat digunakan untuk mengaktifkan prapengetahuan peserta didik:
 Ada berapa hari selama tiga minggu?
 Berapa menit dalam dua jam?

Guru mengajak peserta didik untuk memahami permasalahan berikut.


Toko Herbal Tani menjual berbagai bibit tanaman obat maupun bibit tanaman hias. Jika
diketahui rasio persediaan tanaman hias terhadap tanaman obat 3 : 2, dapatkah kalian
menentukan rasio tanaman hias terhadap jumlah keseluruhan tanaman yang dijual di
Toko Herbal Tani? Jelaskan jawaban kalian.
Alternatif jawaban:
Jika dimisalkan jumlah tanaman hias yang dijual sebanyak 3, dan tanaman obat
sebanyak 2 tanaman, maka jumlah seluruh tanaman yang dijual adalah 5 tanaman
sehingga rasio tanaman hias terhadap jumlah keseluruhan tanaman adalah 3 : 5.
Tujuan akhir dari aktivitas tersebut adalah agar peserta didik dapat menentukan tidak
hanya rasio dari bagian terhadap bagian, namun juga dapat menentukan rasio dari bagian
terhadap keseluruhan dan sebaliknya.

Beri peserta didik kesempatan untuk menyelesaikan aktivitas Eksplorasi 2.5 dan
Eksplorasi 2.6 secara mandiri atau berpasangan. Konteks penjualan bibit tanaman
disajikan melalui metode penemuan terbimbing guna memberikan pemahaman kepada
peserta didik mengenai konsep rasio bagian terhadap bagian, dan rasio bagian terhadap
keseluruhan. Pada materi ini, peserta didik masih ditekankan untuk dapat menggunakan
tabel rasio dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
Konteks masa panen tanaman obat digunakan pada Eksplorasi 2.6. Konteks ini
digunakan sebagai perantara untuk mengantarkan peserta didik memahami penerapan
rasio, salah satunya pada durasi waktu. Pada kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat
menggunakan pengetahuannya terdahulu mengenai konversi satuan waktu.
1. Rasio Bagian terhadap Bagian dan Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

Pada aktivitas Eksplorasi 2.5, peserta didik disajikan permasalahan mengenai angka
penjualan bibit tanaman hias dan tanaman obat. Guru dapat membimbing peserta didik
dalam menjawab pertanyaan yang ada pada kegiatan ini dengan bantuan tabel rasio.
a. Jenis tanaman apa yang lebih banyak terjual?
Tanaman obat, karena rasio angka penjualannya lebih dari rasio tanaman hias.
b. Berapa rasio jumlah tanaman hias yang terjual dengan seluruh tanaman?

Berdasarkan tabel di atas, rasio jumlah tanaman hias yang terjual terhadap seluruh
tanaman adalah 5 : 9.
c. Berapa rasio jumlah tanaman obat yang terjual dengan seluruh tanaman?
Berdasarkan tabel pada soal nomor b, rasio jumlah tanaman obat yang terjual
terhadap seluruh tanaman adalah 4 : 9.
d. Berapa jumlah tanaman hias dan tanaman obat yang terjual?

Jadi, jumlah tanaman hias yang terjual sebanyak 32 tanaman dan tanaman obat
sebanyak 40 tanaman.

Dapat terjadi peserta didik salah dalam melengkapi tabel rasio. Guru dapat memberikan
bimbingan kepada peserta didik bahwa jumlah sebenarnya dari total tanaman yang terjual
sudah diketahui, yaitu 72. Dengan menggunakan rasio dari total tanaman yang terjual
adalah 9, peserta didik diminta untuk menentukan operasi hitung yang terlibat antara 9
dan 72, yaitu 9 ⇥ 8 = 72 . Maka dari itu, rasio tanaman hias dan tanaman obat juga dikali
dengan 8.

2. Rasio pada Durasi Waktu

Kegiatan Eksplorasi 2.6 mengajak peserta didik untuk memahami penerapan rasio, salah
satunya pada durasi waktu. Peserta didik diminta untuk mengamati Tabel 2.7 yang ada
pada buku siswa, lalu menjawab pertanyaan berdasarkan informasi masa panen tanaman
yang ada pada tabel tersebut. Dalam menyelesaikan permasalahan ini, guru dapat
membangkitkan kembali pengetahuan peserta didik mengenai konversi dari berbagai
satuan waktu.
a. Tanaman obat mana yang memiliki masa panen paling cepat dan paling lama?
Paling cepat panen: kemangi
Paling lama panen: buah merah
b. Tuliskan rasio masa panen jahe merah terhadap lengkuas (dalam bulan)
Masa panen jahe merah adalah 3 bulan.
Masa panen lengkuas adalah 1,5 tahun yang setara dengan 1, 5 ⇥ 12 = 18 bulan.
Rasio masa panen jahe merah terhadap lengkuas (dalam bulan) adalah 3:18=1:6
c. Tuliskan rasio masa panen kencur terhadap lengkuas (dalam tahun) Masa panen
6 1
kencur adalah 6 bulan yang setara dengan = tahun.
12 2
3
Masa panen lengkuas adalah 1,5 tahun yang setara dengan tahun
2
1 3
Rasio masa panen kencur terhadap lengkuas = : = 1:3
2 2
d. Tuliskan rasio masa panen jahe merah terhadap kumis kucing (dalam minggu).
Masa panen jahe merah adalah 3 bulan yang setara dengan 3 ⇥ 4 = 12 minggu.
Masa panen kumis kucing yaitu 12 minggu.
e. Rasio masa panen jahe merah terhadap kumis kucing =12:12=1:1
Berapa kali kencur dan lengkuas dapat dipanen dalam satu kali masa panen buah
merah?
Masa panen kencur adalah 6 bulan.
Masa panen lengkuas adalah 1,5 tahun yang setara dengan 1, 5 ⇥ 12 = 18 bulan.
Masa panen buah merah yaitu 3 tahun yang setara dengan 3 ⇥ 12 = 36 bulan.
Rasio masa panen kencur terhadap buah merah =6:36=1:6
Rasio masa panen lengkuas terhadap buah merah =18:36=1:2
Jadi, kencur dapat dipanen sebanyak 6 kali dan lengkuas sebanyak 2 kali dalam satu
kali masa panen buah merah.

Dapat terjadi peserta didik tidak tepat dalam menentukan rasio dalam bentuk pecahan.
Guru dapat mengarahkan peserta didik dalam menentukan rasio dari dua besaran yang
berbentuk pecahan, yaitu dengan menyamakan penyebut dari pecahan terlebih dahulu.
Jika penyebut kedua bentuk pecahan telah sama, maka dalam menentukan rasionya
peserta didik hanya perlu membandingkan pembilangnya saja.

Toko tempat ibu membeli bibit tanaman melayani jasa antar. Ibu memutuskan untuk
menggunakan jasa antar tersebut untuk mengirimkan bibit tanaman yang telah dibeli.
Pembeli akan diberikan pelayanan gratis jasa antar jika membeli paling sedikit 5 bibit
tanaman. Sebelum dikirim, bibit tanaman harus dikemas dengan baik. Waktu yang
dibutuhkan untuk mengemas 6 bibit tanaman adalah 1,5 jam. Jawablah pertanyaan di
bawah ini.
a. Berapa rasio per jam yang dibutuhkan penjaga toko untuk mengemas bibit tanaman?
b. Berapa bibit tanaman yang selesai dikemas dalam waktu 4 jam?

Dapat terjadi peserta didik keliru dalam menentukan besaran mana yang dinyatakan
dalam rasio satuan. Maka dari itu, guru diharapkan dapat menekankan kepada peserta
didik bahwa besaran yang diubah ke rasio satuan adalah besaran yang pada soal
disandingkan dengan kata per. Makna kata per yaitu setiap/tiap. Per jam artinya tiap jam,
maka rasio dari besaran jam adalah 1.
Untuk menanam bibit tanaman obat, ayah membutuhkan waktu hanya 10 menit,
2
sedangkan Tigor menghabiskan waktu lebih lama, yaitu jam. Diskusikan dan jawablah
3
pertanyaan berikut ini bersama teman sekelompok kalian.
a. Tuliskan rasio waktu (dalam menit) yang diperlukan Ayah dan Tigor untuk menanam
bibit tanaman.
b. Berapa kali lebih cepat Ayah menanam bibit dibandingkan Tigor?

Bagi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam melakukan konversi satuan waktu,
guru diharapkan dapat mengingatkan kembali peserta didik mengenai berbagai satuan
waktu yang ada. Selain itu, guru juga dapat memberikan contoh soal lain terkait konversi
pada satuan waktu.
Bagi peserta didik yang kecepatan belajarnya tinggi (advanced), minta mereka
mengerjakan Latihan tanpa bantuan. Guru juga dapat memberikan soal-soal tambahan.
Pada saat yang sama, guru dapat mendampingi peserta didik yang mengalami kesulitan
dalam menyelesaikan permasalahan terkait rasio bagian terhadap bagian, rasio bagian
terhadap keseluruhan, serta rasio pada durasi waktu.
Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir)

Pelaksanaan Asesmen
Sikap
 Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada
jurnal, baik sikap positif dan negatif.
 Melakukan penilaian antarteman.
 Mengamati refleksi peserta didik.

Pengetahuan
 Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis

Keterampilan
 Presentasi
 Proyek
 Portofolio

Rubrik Penilaian :
Tabel Penilaian Sikap
No NPD Aspek yang dinilai n Ket
1 2 3
Berdoa Bersyukur Kesadaran bahwa
sebelum dan terhadap hasil ilmu yang
setelah kerja yang telah diperoleh adalah
pelajaran diperoleh pemberian Tuhan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

n
Ns = x 100 = …
12

Keterangan:
n adalah total penilaian (jumlah skor)
N adalah Nilai untuk masing-masing siswa
NPD adalah nama peserta didik

1. Indikator berdoa sebelum dan setelah pelajaran


Indikator Berdoa
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak ikut berdoa
2 Peserta didik ikut berdoa, tetapi tidak bersungguh-sungguh
3 Peserta didik ikut berdoa, tetapi kurang bersungguh-sungguh
4 Peserta didik ikut berdoa dengan bersungguh-sungguh

2. Indikator bersyukur terhadap hasil kerja yang telah diperoleh


Indikator Bersyukur
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak mengucapkan rasa syukur
2 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik mengucapkan rasa syukur dengan sungguh-sungguh

3. Indikator kesadaran bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan

Indikator Kesadaran
Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian
Tuhan
2 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
dengan sungguh-sungguh

Refleksi Guru:
Refleksi diri berupa pertanyaan pada diri sendiri.
a. Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif?
b. Apakah metode yang digunakan mampu meningkatkan kemampuan peserta didik?
c. Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik mencapai
kemampuan?
d. Apa yang bisa dilakukan agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berfikir
kritis?

Refleksi Peserta Didik:


Setelah mempelajari keseluruhan materi pada bab Rasio, ayo berefleksi dengan
menjawab pertanyaan di bawah ini.
1. Apakah kalian telah memahami pengertian rasio?
2. Apakah kalian dapat menyatakan rasio dari dua besaran?
3. Apakah kalian dapat menuliskan rasio yang memiliki kesamaan dengan rasio tertentu?
4. Apakah kalian dapat menentukan rasio satuan?

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan:
 Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas
mencapai Capaian Pembelajaran (CP).
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan
peserta didik.
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan
belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan atau pendalaman
materi
Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan hasil alam yang melimpah dan
beraneka ragam, salah satunya rempah-rempah. Tiap daerah memiliki hasil alam masing-
masing sehingga itu memengaruhi makanan khas daerah tersebut.

Jawablah pertanyaan berikut.


a. Dari daerah mana kalian berasal?
b. Apa makanan khas dari daerah tempat kalian berasal? (sebutkan satu saja)
c. Tuliskan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat makanan khas daerah yang
disebutkan sebelumnya untuk porsi 5 orang.
d. Jika ingin membuat makanan tersebut dalam porsi yang 3 kali lebih banyak, tuliskan
jumlah dari bahan-bahan yang diperlukan.
Remedial
 Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya
belum tuntas.
 Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas.
 Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil
analisis penilaian.

C. LAMPIRAN
Lembar Kerja Peserta Didik:
1. Total pengunjung pasar malam berjumlah 390 orang yang terdiri atas anak-anak dan
orang dewasa. Jika untuk 9 anak-anak terdapat 4 orang dewasa, berapa jumlah anak-
anak yang datang ke pasar malam pada hari itu? Jawablah dengan menggunakan
tabel rasio di bawah ini.

Jadi, jumlah pengunjung anak-anak yang datang ke pasar malam pada hari itu adalah
…… orang.
2. Banyu dapat menempuh jarak sepanjang 1 km dalam waktu 30 menit.
Jawablah pertanyaan berikut.
a. Berapakah jarak yang ditempuh Banyu dalam waktu 1 jam?
e. Dengan kecepatan yang sama, berapa waktu yang diperlukan Banyu jika
menempuh jarak sejauh 9 km?
f. Jika Banyu berjalan selama 3,5 jam, berapa jarak yang ia tempuh?
3. Lengkapi tabel rasio untuk mengonversi satuan waktu dari jam ke minggu atau minggu
ke jam.

Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :


Buku Panduan Guru dan siswa Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas VI SD,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun
2022
Glosarium:
Rasio adalah angka yang menunjukkan perbedaan atau perbandingan dua buah besaran.
Kesamaan rasio merupakan perbandingan senilai sama dengan pecahan senilai.
Rasio merupakan cara untuk membandingkan dua atau lebih besaran nilai dari suatu
benda meskipun tak saling berkaitan. Contoh sederhananya, ketika hendak membuat nasi
perbandingan antara beras dan airnya adalah 1:2.
Daftar Pustaka:

Baratto, Stefan, Barry Bergman, dan Donald Hutchison. 2010. Hutchison’s Basic
Mathematical Skills with Geometry. USA: The McGraw−Hill Companies, Inc.
Bay-Williams, Jennifer M., John J. SanGiovanni, Sherri Martinie, dan Jennifer Suh.
2022. Figuring out Fluency- Multiplication and Division with Fractions and Decimals:
A Classroom Companion. Vol. 3. California: Corwin.
Fosnot, Catherine Twomey, dan Maarten Dolk. 2002. Young Mathematicians at Work:
Constructing Fractions, Decimals, and Percents. Portsmouth, NH: Heinemann.
Gregg, Jeff, dan Diana Underwood Gregg. “Measurement and Fair-Sharing
Models
for Dividing Fractions.” Mathematics Teaching in the Middle School 12, no. 9 (2007):
490–96. [Link]
Keijzer, R, F van Galen, K Gravemeijer, M Abels, T Dekker, J.A Shew, B.R. Cole,
J Brendeful, dan M.A Pligge. 2006. Fraction Times. Wisconsin. Chicago:
Encyclopædia Britannica, Inc. Copyright, 2006.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Senang Belajar Matematika SD/MI
Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lamon, Susan J. 2006. Teaching Fractions and Ratios for Understanding: Essential
Content Knowledge and Instructional Strategies for Teachers. Edisi ke-4. New York:
Routledge Taylor & Francis Group. [Link]
Lappan, Glenda, James T Fey, William M Fitzgerald, Susan N Friel, dan Elizabeth
Difanis Phillips. 2005. Connected Mathematics 2: Bits and Pieces II. Using Fraction
Operations. Boston, Massachusetts: Pearson Prentice Hall.
Neagoy, Monica. 2017. Unpacking Fractions: Classroom-Tested Strategies to Build
Students’ Mathematical Understanding. Alexandria, VA: ACSD.
Petit, Marjorie M., Roberts E. Laird, Edwin L. Marsden, dan Caroline B. Ebby. 2016.
A Focus on Fractions. Bringing Research to the Classroom. Second Edi. London:
Routledge Taylor & Francis Group.
Pusat Kurikulum dan Perbukuan. 2018. Belajar Bersama Temanmu MATEMATIKA
untuk Sekolah Dasar Kelas 5 Volume 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Badan Penelitian dan Pengembangan. Pusat Kurikulum dan
Perbukuan.
Small, Marian. 2015. Building Proportional Reasoning across Grades and Math Strands.
Ney York: Teachers College Press, Columbia University.
Walle, John A. Van de, Karen S. Karp, dan Jennifer M. Bay-Williams. 2016. Elementary
and Middle School Mathematics: Teaching Developmentally: California Edition. 9th
Editio. Pearson Education.

Daftar Sumber Gambar


[Link]
[Link]
royal_caravan_hotel_trawas_mojokerto_907652/

Common questions

Didukung oleh AI

Kesalahan umum yang bisa terjadi saat belajar tentang rasio waktu adalah siswa bisa salah dalam menentukan rasio dalam bentuk pecahan. Guru dapat memperbaikinya dengan mengarahkan siswa untuk menyamakan penyebut dari pecahan terlebih dahulu sehingga mereka hanya perlu membandingkan pembilangnya saja .

Untuk membimbing siswa dalam menentukan rasio bagian terhadap keseluruhan pada konteks penjualan bibit tanaman, guru dapat menggunakan metode pembelajaran eksplorasi dengan tabel rasio. Misalnya, jika rasio persediaan tanaman hias terhadap tanaman obat adalah 3:2, maka siswa harus menentukan rasio tanaman hias terhadap total keseluruhan tanaman. Dengan asumsi 3 tanaman hias dan 2 tanaman obat, total tanaman adalah 5. Jadi, rasio tanaman hias terhadap total tanaman menjadi 3:5 .

Penting untuk memahami konversi satuan waktu karena banyak masalah rasio waktu melibatkan perbandingan dalam satuan yang berbeda. Misalnya, masa panen yang dinyatakan dalam minggu, bulan, atau tahun. Menguasai konversi tersebut memungkinkan siswa untuk membuat perbandingan yang akurat dan menjawab masalah yang terkait dengan durasi waktu dengan benar .

Guru dapat membimbing siswa dengan memulai dari pengenalan beberapa satuan waktu, kemudian melibatkan mereka dalam latihan konversi satuan. Dalam masalah seperti masa panen jahe merah yang dinyatakan dalam minggu sementara lainnya dalam bulan atau tahun, guru harus membantu siswa membiasakan diri melihat perbandingan melalui konversi satuan sehingga siswa dapat menyederhanakan dan menyusun rasio yang sebanding .

Indikator yang dinilai pada penilaian sikap dalam pembelajaran rasio meliputi berdoa sebelum dan setelah pelajaran, mengucapkan rasa syukur terhadap hasil kerja yang diperoleh, dan kesadaran bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan. Masing-masing indikator ini diukur dengan skor berdasarkan tingkat kesungguhan peserta didik .

Siswa dapat dituntun dengan menggunakan metode praktis seperti pembagian setara dari objek nyata ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil sehingga mereka mengamati perbandingan senilai. Konsep ini kemudian diperkuat dengan memperkenalkan pecahan yang memiliki nilai yang sama. Ini membantu menyamakan rasio dengan pecahan senilai yang menggambarkan perbandingan setara .

Siswa dapat mengaplikasikan pemahaman tentang rasio dalam situasi baru dengan menggunakan aktivitas eksplorasi seperti studi kasus atau eksperimen dengan skenario berbeda. Misalnya, mereka bisa diminta menentukan rasio waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan dua kegiatan dengan durasi berbeda, atau mendalami kasus pembagian sumber daya secara efektif menggunakan rasio. Eksplorasi tersebut menantang siswa untuk menerapkan teori pada situasi yang tidak dilatih sebelumnya .

Rasio persediaan tanaman membantu siswa memahami konsep rasio bagian terhadap keseluruhan dengan memberikan contoh konkret dari persediaan yang ada. Misalnya, jika rasio tanaman hias ke tanaman obat adalah 3:2 dan total tanaman adalah 5, siswa dapat melihat bagaimana satu kelompok bagian (tanaman hias) berbanding dengan keseluruhan kelompok persediaan tersebut, yakni dengan rasio 3:5 .

Refleksi guru membantu mengevaluasi metode pengajaran yang digunakan apakah sudah efektif dalam melibatkan siswa secara aktif, dan apakah media yang digunakan membantu mencapai tujuan pembelajaran. Untuk siswa, refleksi memastikan pemahaman mereka terkait materi dan kemampuan menentukan rasio yang benar. Menjawab berbagai pertanyaan reflektif, baik oleh guru maupun siswa, membantu meningkatkan strategi pembelajaran dan menyesuaikan pemasangan metode dengan kebutuhan siswa .

Metode penemuan terbimbing dapat diterapkan dalam mengajarkan rasio dengan mengajak siswa mengeksplorasi situasi nyata yang menuntut mereka menemukan sendiri konsep rasio. Dalam konteks penjualan bibit tanaman, siswa diberi skenario nyata dan diminta menentukan rasio bagian terhadap keseluruhan dengan bantuan tabel dan bimbingan dari guru. Metode ini mendorong pemahaman mendalam melalui proses penemuan serta aplikasi pengetahuan yang telah ada .

Anda mungkin juga menyukai