SMK NEGERI 4 KALABAHI
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
No. Jobsheet : Tanggal Pelaksanaan : Durasi :
[Link].022 8 x 45 menit
Tugas / Job :
ROUTING EIGRP UNTUK 2 ROUTER
1. TUJUAN
a. Peserta didik dapat memahami menu-menu di aplikasi Cisco Packet Tracer.
b. Peserta didik dapat mengenal device-device yang ada di aplikasi Cisco Packet Tracer.
c. Peserta didik dapat melakukan konfigurasi perangkat routing EIGRP untuk 2 router.
2. DASAR TEORI
EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah Cisco proprietary routing protocol loosely
berdasarkan asli IGRP. EIGRP merupakan lanjutan jarak-vector routing protocol dengan optimasi untuk
meminimalkan kedua rute ketidakstabilan yang timbul setelah perubahan topologi, serta penggunaan
bandwidth dan proses power dalam router.
Intinya adalah ketika kita membuat sebuah jaringan kelas yang berbeda atau subnet yang berbeda, akan
sangat jelas bahwa kita membutuhkan sebuah router, pada kasus-kasus dan pembahasan sebelumnya, kita
sudah mencoba menghubungkan kelas-kelas dan subnet-subnet yang berbeda dengan menggunakan router,
tetapi hanya 1 router, nah, bagaimana jika kita menggunakan 2 router.
3. ALAT DAN BAHAN
PC / Laptop
Aplikasi Cisco Packet Tracer
4. LANGKAH KERJA
Sekarang kita buat topologi dibawah ini :
Gambar 1 : Design Jaringan EIGRP
Intinya adalah EIGRP berfungsi untuk menghubungkan router 1 dengan router yang lain dengan cara
mengenalkan network-network pada setiap interface yang berada pada router itu sendiri, yaa kurang lebihnya
kayak pengaturan gateway pada setiap PC gitu. Pembahasan network ini sendiri yang sedikit rumit, disini
langsung saja kita pilihkan contoh kasus yang mudah sedangkan untuk network, akan kita coba membahasnya
pada job berikutnya, intinya alamat network itu tidak bisa dipakai pada jaringan sama halnya seperti alamat
broadcast.
Langkah-langkah :
1. Atur ip address PC01 menjadi [Link] dengan subnet mask [Link] gateway [Link]
2. Atur ip address PC02 menjadi [Link] dengan subnet mask [Link] gateway [Link]
3. Klik 2x router dan atur setiap interfacenya dengan masuk pada tab CLI
4. Contoh pada router 0 :
a. Jika ada pertanyaan awal ketik ‘no’ aja
b. Kemudian Enter dan Enter sampai muncul seperti ini…
c. Router>enable --> ‘mengaktifkan router’
d. Router#configure terminal --> ‘configurasi router’
e. Router(config)#interface fa 0/0 --> ‘mengaktifkan ethernet 0/0’ – sesuaikan dengan pengaturan
awal 0/0 atau 0/1’
f. Router(config-if)#ip address [Link] [Link] --> ‘memberikan IP address dan subnet mask’
g. Router(config-if)#no shutdown --> ‘router tidak boleh mati’
h. Router(config-if)#exit --> ‘keluar dari Ethernet 0/0’
i. Router(config)#interface fa 0/1 --> ‘mengaktifkan Ethernet 0/1’
j. Router(config-if)#ip address [Link] [Link] --> ‘memberikan IP address dan
subnet mask’
k. Router(config-if)#no shutdown --> ‘router tidak boleh mati’
l. Router(config-if)#exit --> ‘keluar dari Ethernet 0/1’
m. Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
n. Router#write --> ‘menyimpan perintah-perintah sebelumnya agar router dapat berjalan normal’
5. Lakukan hal yang sama pada router 1 :
a. Jika ada pertanyaan awal ketik ‘no’ aja
b. Kemudian Enter dan Enter sampai muncul seperti ini…
c. Router>enable
d. Router#configure terminal
e. Router(config)#interface fa 0/0
f. Router(config-if)#ip address [Link] [Link]
g. Router(config-if)#no shutdown
h. Router(config-if)#exit
i. Router(config)#interface fa 0/1
j. Router(config-if)#ip address [Link] [Link]
k. Router(config-if)#no shutdown
l. Router(config-if)#exit
m. Router(config)#exit
n. Router#write
6. Oke, pengaturan IP address pada setiap router sudah dilakukan, namun hal ini tidak serta merta PC01 dan
PC02 langsung terhubung, coba aja diping, pasti RTO alias ‘Request Time Out’.
Gambar 2 : Nah, kan RTO
7. Selanjutnya adalah setting EIGRP
8. Pada router 0
a. Press RETURN to get started. --> ‘langsung aja enter’
b. Router>enable --> ‘mengaktifkan router kembali’
c. Router#configure terminal --> ‘masuk pada konfigurasi router’
d. Router(config)#router eigrp 10 --> ‘masuk pada pengaturan router eigrp 10’
e. Router(config-router)#network [Link] --> ‘atur network gateway atau fa 0/0’
f. Router(config-router)#network [Link] --> ‘atur network fa 0/1’
g. Router(config-router)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router eigrp’
h. Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
i. Router#write --> ‘lakukan penyimpanan’
9. Lanjut pada router 1
a. Press RETURN to get started. --> ‘langsung aja enter’
b. Router>enable
c. Router#configure terminal
d. Router(config)#router eigrp 10
e. Router(config-router)#network [Link]
f. Router(config-router)#network [Link]
g. Router(config-router)#exit
h. Router(config)#exit
i. Router#write
10. Kalo sudah, sekarang coba kita ping dari PC01 ke PC02… langsung aja ya…
Gambar 3 : nah, kan, sudah reply……