STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
LABORATORIUM IPA SMPN 20 PADANG
TAHUN PELAJARAN 2023-2024
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
DI LABORATORIUM IPA (FISIKA DAN BIOLOGI)
SMPN 20 PADANG
1. Latar Belakang
Laboratorium IPA merupakan salah satu fasilitas sekolah tempat guru dan peserta didik
melakukan kegiatan pembelajaran IPA melalui praktikum. Laboratorium IPA memiliki peranan
penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan alam yang berkembang sangat pesat saat ini
sebagai modal untuk mengembangkan kompetensi peserta didik dalam menghadapi tantangan
kehidupan di masa depan. Untuk mempermudah proses praktikum, dibuat SOP (Standar
Operasional Prosedur). SOP dibuat untuk mempermudah proses praktikum sehingga tercapai
praktikum yang berkualitas.
2. Tujuan
Standar Operasional Prosedur bertujuan untuk memperlancar pengelolaan laboratorium
dengan memaksimalkan kegunaan dari laboratorium beserta semua sumber daya yang ada
didalamnya, sehingga dapat membantu terselenggaranya kegiatan praktikum yang berkualitas.
Kegiatan yang ada dalam lingkup pengelolaan laboratorium meliputi praktikum, penggunaan
peralatan laboratorium, dan penggunaan laboratorium untuk penelitian.
3. Acuan
1) SOP yang baik akan menjadi pedoman bagi pelaksana, menjadi alat komunikasi antara
pelaksana dan pengawas, dan menjadikan praktikum terselesaikan secara konsisten.
2) Para praktikan akan lebih percaya diri dalam bekerja dan tahu apa yg harus dicapai dalam
setiap pekerjaan.
4. Ruang Lingkup
Pengelola laboratorium IPA di sekolah meliputi;
1) Kepala laboratorium adalah seorang staf edukatif atau fungsional yang ditugaskan menjadi
pimpinan tertinggi dalam organisasi laboratorium serta membawahi dan mempertanggung
jawabkan segala sesuatu kegiatan terkait laboratorium yang dibantu oleh staf laboran.
2) Laboran adalah staf laboratorium yang membantu menjalankan fungsi administrasi di
laboratorium, membantu pelaksanaan kegiatan dan teknis operasional dalam laboratorium,
serta mempersiapkan peralatan dan bahan untuk praktikum.
5. Tata Tertib Laboratorium
Tata tertib yang harus ditaati oleh setiap pengguna yang akan melakukan kegiatan praktikum
IPA meliputi;
a. Bagi Guru
1) Guru wajib mengisi form peminjaman alat dan bahan yang sudah disiapkan oleh laboran.
2) Guru wajib menandatangani daftar hadir siswa di laboratorium.
3) Guru harus selalu mengawasi siswa yang sedang melakukan percobaan/praktikum
4) Guru harus mampu menguasai penggunaan alat/ bahan praktikum dengan benar.
5) Guru harus dapat menguasai dengan penuh disiplin siswa di ruang laboratorium.
6) Guru harus memastikan siswanya telah memahami tata-tertib laboratorium dan
melaksanakan tata tertib tersebut dengan baik.
7) Guru harus selalu menjaga kebersihan ruangan, alat dan bahan praktikum dan membuang
sampah pada tempatnya.
8) Alat-alat dan bahan yang digunakan untuk praktikum hendaknya disiapkan sebelumnya
dalam keadaan siap pakai.
9) Guru selalu memberikan petunjuk penggunaan alat/ bahan kepada siswanya.
10) Guru selalu memberikan peringatan/perhatian kepada siswanya jika mungkin dapat
menimbulkan bahaya dalam melakukan praktikum.
11) Guru selalu memberikan peringatan/perhatian tentang sesuatu hal yang perlu mendapat
perlakuan khusus.
12) Guru harus menguasai prosedur keselamatan kerja dalam laboratorium, termasuk menguasai
penggunaan alat pengaman (pemadam kebakaran, kotak PPPK, kontak listrik, dll).
13) Guru wajib mengawasi siswa dalam membersihkan apparatus/glassware, memastikan semua
apparatus bersih setelah dipakai dan ditata rapi di tempat semula.
14) Guru bertanggung jawab atas kelengkapan alat/bahan, jangan sampai hilang/rusak/ pecah.
15) Selesai praktikum, ruangan laboratorium harus dalam keadaan bersih, kran air ditutup rapat,
kontak listrik dicabut.
b. Bagi Siswa
1) Berlaku sopan, santun dan menjunjung etika dalam laboratorium.
2) Berlaku sopan dan menghargai guru, staf laboratorium dan sesama pengguna laboratorium.
3) Dilarang masuk ke ruang Laboratorium tanpa seizin guru/laboran.
4) Menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang laboratorium.
5) Menggunakan sendal labor hanya saat berada didalam ruangan laboratorium, tidak
diperkenankan menggunakan sendal saat ingin ke toilet, ataupun ada hal mendesak lainnya
yang mengharuskan siswa izin keluar ruangan.
6) Membuang sampah pada tempatnya.
7) Siswa/ siswi tidak diperbolehkan praktikum apabila tidak menggunakan pakaian yang sesuai
dengan peraturan sekolah.
8) Dilarang mencorat-coret meja, bangku/ruang laboratorium.
9) Dilarang membawa makanan/minuman ke ruang Laboratorium, kecuali untuk praktikum.
10) Praktikan dilarang makan dan minum, membuat kericuhan selama kegiatan praktikum dan di
dalam ruang laboratorium.
11) Dilarang menyentuh dan menggunakan peralatan di laboratorium yang tidak sesuai dengan
praktikum yang akan dilakukan.
12) Dilarang membawa alat-alat/bahan praktikum ke luar ruangan Laboratorium tanpa seizin
guru/laboran
13) Dilarang bermain di dalam laboratorium, dilarang melakukan percobaan/eksperimen sendiri
tanpa sepengetahuan guru.
14) Dilarang membuang sampah padat ke wastafel.
15) Selesai praktikum, alat/bahan hendaknya dikembalikan ke tempat semula dalam keadaan
lengkap, bersih dan siap pakai. Kebersihan alat/glassware adalah tanggung jawab siswa
dibawah pengawasan guru dan laboran.
16) Membaca, memahami dan mengikuti prosedur operasional untuk setiap peralatan dan
kegiatan selama praktikum dan di ruang laboratorium.
17) TIDAK BOLEH menggunakan handphone untuk pembicaraan ataupun berkirim pesan
selama praktikum berlangsung.
18) Sebelum meninggalkan ruang Laboratorium, meja praktikum harus dalam keadaan bersih
dan kering, kursi diletakkan rapi/ditata di tempat semula, kran air ditutup rapat, kontak
listrik dicabut.
6. Prosedur Dan Mekanisme
1) Menyusun Mekanisme Pelaksanaan Praktikum
Prosedur pelaksanaan praktikum yang harus diperhatikan meliputi:
a. Sebelum pelaksanaan praktikum, peserta didik berhak memperoleh petunjuk praktikum yang
diberitahukan oleh guru yang bersangkutan.
b. Setelah menyelesaikan materi dalam praktikum peserta praktikum wajib menyusun draf
laporan secara individu atau kelompok, mengikuti sistematika dalam petunjuk praktikum.
2) Menyusun Mekanisme Peminjaman Alat Dan Bahan
Telah dipersiapkan oleh Laboran dan Guru.
7. Prosedur Peminjaman Alat Untuk Praktikum
1) Dua (2) hari sebelum praktikum dimulai, guru mata pelajaran IPA melaporkan kepada
laboran alat dan bahan yang dibutuhkan untuk praktikum, kemudian laboran menyiapkannya
dengan persetujuan Kepala Labor.
2) Guru menuliskan apa yang diperlukan di kartu peminjaman alat/bahan praktikum.
3) Laboran menyiapkan peralatan untuk kegiatan praktikum sesuai dengan berkas peminjaman
alat.
4) Guru melakukan cek terhadap alat yang telah disediakan.
5) Bila ada kesalahan atau ketidaksesuaian antara daftar, jenis maupun jumlah alat
sebagaimana berkas peminjaman alat, segera melapor kepada laboran.
6) Setelah memastikan peralatan dalam kondisi baik dan berfungsi sebagaimana mestinya, serta
spesifikasinya sesuai dengan berkas peminjaman alat, Guru mengisi buku peminjaman alat.
7) Saat kegiatan praktikum berlangsung, peralatan tidak boleh dipinjamkan atau dipindah ke
tempat lain; selain judul acara praktikum yang tercantum dalam petunjuk praktikum dan
berkas peminjaman alat.
8) Setelah kegiatan praktikum selesai, Guru melapor kepada laboran dan kepala labor.
9) Peserta praktikum membersihkan peralatan, meja dan ruang praktikum, serta merapikannya.
10) Guru bersama laboran melakukan cek atas peralatan yang dipinjam dan digunakan dalam
kegiatan praktikum, untuk memastikan kondisinya sama dengan saat peralatan akan
dipinjam dan digunakan.
11) Peserta praktikum diperbolehkan meninggalkan ruangan laboratorium jika cek peralatan
selesai, kondisi laboratorium bersih dan rapi serta diijinkan oleh Guru dan laboran.
8. Mekanisme Penggunaan Ruang Laboratorium
1) Peminjam melaporkan rencana penggunaan ruang laboratorium 2 hari sebelum praktikum
akan dilaksanakan.
2) Laboran mengecek data penggunaan ruang.
3) Peminjam meminta persetujuan Kepala Laboratorium.
4) Laboran menyiapkan ruangan sesuai kebutuhan peminjam.
9. Mekanisme Sangsi Penggunaan Laboratorium Kegiatan Praktikum
1) Peserta praktikum yang tidak mematuhi tata tertib TIDAK BOLEH masuk dan mengikuti
kegiatan praktikum di ruang laboratorium.
2) Peserta praktikum yang datang terlambat (tidak sesuai kesepakatan), tidak berpakaian seperti
yang telah disepakati dan/atau tidak membawa petunjuk praktikum, tetap diperbolehkan
masuk laboratorium tetapi TIDAK BOLEH MENGIKUTI kegiatan praktikum.
3) Peserta praktikum yang memindahkan dan/atau menggunakan peralatan praktikum tidak
sesuai dengan yang tercantum dalam petunjuk praktikum dan berkas peminjaman alat,
kegiatan praktikum yang dilaksanakan akan dihentikan dan praktikum yang bersangkutan
dibatalkan.
4) Peserta praktikum yang telah menghilangkan, merusak atau memecahkan peralatan
praktikum harus mengganti sesuai dengan spesifikasi alat yang dimaksud, dengan
kesepakatan antara laboran, pembimbing praktikum dan kepala laboratorium. Prosentase
pengantian alat yang hilang, rusak atau pecah disesuaikan dengan jenis alat atau tingkat
kerusakan dari alat.
Diketahui, Disahkan Oleh,
Kepala Sekolah SMPN 20 Padang Kepala Laboratorium IPA SMPN 20 Padang
Rahmat, [Link] Dra. Syafnelis
NIP. 197101242002121002 NIP. 196707141998022001
DOKUMENTASI
1. Praktikum IPA Kelas IX
2. Praktikum IPA Kelas VIII
3. Praktikum IPA Kelas VII
4. Penelitian Karya Ilmiah Siswa