Rencana Pengamanan PT Panji Marss Satria
Rencana Pengamanan PT Panji Marss Satria
1|Page
RENCANA PENGAMANAN SATUAN PENGAMANAN
AREA PT. MIURA INDONESIA
2|Page
RENCANA PENGAMANAN SATUAN PENGAMANAN
PROJECT PT. MIURA INDONESIA
RENCANA PENGAMANAN
Rencana Pengamanan dibuat oleh Jasa Alih daya bidang pekerjaan Jasa Pengamanan (BUJP) PT.
Panji Marss Satria yang dilakukan yaitu melaksanakan pengamanan khusus di area kawasan
industri adalah suatu bentuk keterpaduan semua unsur yang terlibat dalam kegiatan
pengamanan (GIAT PAM) dengan melakukan kegiatan pre-emtif, preventif dan represif terbatas
secara terpadu dengan atau tanpa bantuan Aparat kepolisian / TNI dan Aparat Pemerintah dalam
mengantisipasi terjadinya ancaman, gangguan dan hambatan sehingga operasional pengguna jasa
/ user tetap berjalan dengan lancar yang meliputi ;
UNSUR-UNSUR PENGAMANAN
Tim pengamanan sebagai pembantu pengemban fungsi Kepolisian terbatas serta sebagai
kepanjangan tangan POLRI yang membantu Pengamanan area Industri dalam menjaga,
memelihara serta menegakan peraturan keamanaan dan ketertiban di lingkungan kerjanya dengan
melakukan upaya-upaya yang bersifat preventif (pencegahan).
OBYEK PENGAMANAN
Obyek Pengamanan meliputi pabrik, bangunan, sarana / prasarana, asset /harta benda,
informasi data base pabrik, halaman sebagai area parkir kendaraan dan manusia
3|Page
JENIS DAN KEGIATAN PENGAMANAN
Pembinaan Kekuatan
Petugas satuan pengamanan Fisik (Security Guard) dan Non Fisik (Security Investigation &
Intelijent / Development) di Organisir dalam Security & Team Community Relation.
Kekuatan Personil
Penempatan jumlah / kekuatan personil ditempatkan pada titik kerawan sesuai dengan fungsi
dan tugasnya pos-pos yang menjadi area jaganya merupakan jenis pengamanan yaitu
”Pengamanan Fisik” yang didukung oleh cara / metode pengamanan serta sarana / prasarana
elektronik dengan mengedepankan pendekatan sebagai upaya pencegahan yang meliputi ;
Pengaturan
Mengatur dan mengawasi arus keluar masuk kendaraan, orang dan barang dengan maksud
menegakkan tata tertib yang berlaku di lingkungan penjagaannya, khususnya yang
menyangkut keamanan & ketertiban atau tugas-tugas lain yang diberikan pimpinan seperti
pengaturan ;
Orang
• Pemeriksaan / pengecekan barang bawaan / tas di pintu - pintu masuk yang dijadikan
keluar dan masuk orang dilakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, pekerja (petugas
kebersihan, maintenance dsb) serta pengelola pabrik.
• Karyawan, agar setiap orang dapat mematuhi peraturan yang berlaku dan
ditetapkan oleh manajement
Barang
4|Page
Kendaraan
Melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengaturan kendaraan besar / kecil, yang keluar masuk
area dapat diatur dengan mengarahkan dan menertibkan kendaraan ke area parkir yang telah
ditentukan begitu pula pengaturan lalu lintas untuk menghindari kemacetan arus kendaraan di
jalan utama, halaman parkir serta insiden tabrakan.
Penjagaan
• Melakukan kegiatan pengawasan dan penjagaan pada area kritis yang ditentukan
terhadap kemungkinan sabotase dan tindak pidana lainnya.
• Melarang, menegur dan memeriksa semua orang yang akan memasuki area
apabila ditemukan melanggar ketentuan aturan yang berlaku.
• Melakukan pengaturan terhadap arus lalu lintas kendaraan agar tidak terjadi
hambatan pada pintu masuk utama,
• Melaksanakan koordinasi dengan Posko maupun Owner tentang kegiatan proyek yang
ada.
• Penjagaan di Main Gate utama pemeriksaan kendaraan, Orang dan Barang yang keluar
masuk area khusus kendaraan kecil pengecekan dengan menggunakan Mirror Detector
• Penjagaan di pintu masuk a r e a p a b r i k pemeriksaan orang dan barang bawaan yang
keluar masuk pabrik dengan menggunakan Metal Detector
• Penjagaan dan Patroli di area pabrik dan Fasilitas lain yang ada di area tugas.
• Penjagaan memonitoring aktifitas kegiatan yang berada di lingkungan kerjanya.
• Pengaturan Lalu Lintas kendraan masuk / keluar.
• Penjagaan dan pengaturan area sekitar parkir.
• Dan pada tempat-tempat kritikal.
• Penjagaan dioperasikan 12 jam kerja selama 1x24 jam yang disesuaikan dengan tingkat
kebutuhan melihat situasi kesibukan dan waktu kerawanan.
Patroli
5|Page
• Melakukan deteksi dini terhadap hal-hal yang dijumpai sekecil apapun serta
melaporkan langsung maupun tidak langsung setiap kejadian dengan alat komunikasi
yang ada .
• Melakukan patroli secara periodik maupun acak terhadap sasaran pengamanan.
• Melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana dalam rangka tertangkap tangan
serta menyerahkan kepada Posko untuk proses lebih lanjut dan atau yang di mungkinkan
penyerahan kepada pihak Polri.
• Koordinasi dengan pihak proyek / kontraktor tentang kegiatan - kegiatan mereka
sebagai masukan untuk rencana patroli tambahan.
• Memberikan bantuan setiap saat kepada Pos-pos yang memerlukan pertolongan yang
mendapatkan masalah.
• Melakukan patroli gabungan dengan pihak Polri / TNI yang diperbantukan bila ada.
• Melakukan kegiatan untuk membantu pos-pos yang memerlukan bantuan tenaga
pertolongan serta penanganan Tempat Kejadian Perkara secara cepat dan tepat yang
sewaktu-waktu dapat digerakan.
• Kegiatan Patroli dilakukan secara periodik setiap setengah jam sekali atau satu jam
sekali atau pada saat-saat tertentu dimana kegiatan patroli akan ditingkatkan intensitasnya
untuk mewaspadai akan hal-hal yang tidak diinginkan guna pengawasan sehingga
memenuhi kebutuhan akan keamanan dari Customer lebih terjamin.
6|Page
Sektor Pengamanan tentang sosial politik dan semua bentuk ancaman, gangguan serta
hambatan yang akan terjadi.
• Melakukan pendekatan dan konsultasi kepada Satuan Intelijen Polri / TNI
berkaitan dengan situasi sosial politik yang berkembang yang dapat berdampak negatif
terhadap area kerjanya.
• Menyampaikan saran dan pendapat kepada Pimpinan tentang kerawanan di
wilayah pengamanan agar dapat di antisipasi serta dapat dinetralisir sebelum
terjadinya gejolak yang akan timbul sebagai langkah antisipasi.
Negosiator
Melakukan proses tawar menawar antara pihak pabrik dengan masa dalam menyelesaikan suatu
tuntutan yang dilakukan dalam bentuk unjuk rasa agar tidak berkembang menjadi anarkis.
Melakukan negosiasi dalam rangka mengulur waktu sambil menunggu bantuan kekuatan lain
yang berasal dari pihak berwajib Polri / TNI.
BENTUK KESIAGAAN
Kesiagaan Maksimal
Pelaksanaan panjagaan, patroli, pengawalan, intelijen & investigasi sama dengan Kesiagaan
yang ditingkatkan dengan kualitas dan kuantitas maksimal dan kemungkinan adanya negoisasi
lebih besar.
Kesiagaan Pemeliharaan
• Setelah melewati masa kritis yang memerlukan kesiagaan maksimal dan situasi
keamanan kembali kondusif, masih diperlukan pemeliharaan kesiagaan.
• Pelaksanaan pengamanan pada kesiagaan pemeliharaan ini minimal sama
upayanya dengan yang dilakukan pada kesiagaan yang ditingkatkan dan siap untuk
ditingkatkan menjadi kesiagaan maksimal bilamana situasi keamanan berkembang lebih
buruk.
• Konsolidasi dan kesiagaan Biasa / Reguler
• Bilamana situasi keamanan sudah benar - benar kembali kondusif, maka segera
dilakukan konsolidasi dan kembali kepada kesiagaan biasa/ reguler.
7|Page
TATA TERTIB DAN PELAKSANAAN TUGAS SATPAM
Setiap pergantian tugas dan penjagaan dari shift / regu satu ke shift / regu berikutnya diwajibkan
adanya acara”serah terima” tugas penjagaan.
Adapun tata cara penyerahan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Seluruh anggota wajib melaksanakan apel bersama pagi hari dan malam sebelum
atau sesudah melakukan aktivitas/tugas
2. 20 menit sebelum acara serah terima dimulai anggota harus sudah berada ditempat
jaga/tugas.
3. Tidak dibolehkan masuk kedalam ruang jaga agar petugas jaga yang lama dapat
menyelesaikan pekerjaannya dengan tertib.
4. Petugas jaga yang lama wajib membersihkan ruang penjagaan sebelum serah terima
dilakukan
5. Serah terima dilakukan tepat pada waktu yang telah ditentukan (jam pergantian
shift).
6. Satu orang petugas jaga dari shift jaga turun dengan orang petugas jaga naik dari
shift yang akan menggantikan melakukan:
9|Page
Pemeriksaan buku seperti (Jurnal kegiatan 1 hari, Tamu, Serah terima
dokumen, Ceklist kendaraan, serah terima laporan penguncian area pabrik
oleh pihak manajemen) yang harus ada dipenjagaan apakah dalam keadaan
lengkap dan telah ditandatangani oleh petugas jaga yang turun.
Pemeriksaan barang-barang inventaris diruang penjagaan apakah telah
sesuai dengan daftar yang ada (diserahterimakan).
Pemeriksaan apakah ada pengumuman-pengumuman /instruksi yang
dilanjutkan
7. Setelah hal-hal tersebut dilakukan,segera diadakan “apel serah terima “, yang
dipimpin oleh DanRu
8. Dalam apel serah terima tersebut, petugas jaga shift yang lama melaporkan kejadian-
kejadian penting pada saat merika bertugas (apabila ada) dan menyerahkan tugas
selanjutnya kepada petugas yang baru
9. Petugas jaga yang baru menyatakan menerima penyerahan tersebut.
B. Larangan:
1. Mabuk-mabukan pada saat tugas.
2. Tidak ada ijin tidak masuk dengan DanRu, maupun dengan Kantor Bintang
3. Merokok pada saat tugas.
4. Meninggalkan area dan Poskotanpa izin.
5. Bertindak tidak sopan dengan Pimpinan, karyawan dan tamu pabrik
6. Berjudi/ main kartu biarpun tanpa uang
7. Mengucapkan kata-kata makian meskipun dengan bahasa daerah
8. Berkelahi sesama rekan/ anggota
9. Melanggar 4 Dasar Mental ( ikhlas, jujur, disiplin, tanggung jawab )
10. Menyebar isu sara ke seluruh karyawan
11. Berbicara dengan kata kata tidak sopan melalui Radio HT
12. Tidak menggunakan seragam dan atribut lengkap pada saat tugas pagi atau malam hari
12 | P a g e
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
1. Bertanggung jawab kepada Manager Operasional PT. PANJI MARSS SATRIA atau
keamanan seluruh area yang meliputi personil dan material
2. Menjalankan Instruksi Manager Operasional dan Management pengguna jasa untuk tugas
penjagaan di area tugas.
3. Mengadakan Apel serah terima anggota sebelum dan sesudah pelaksanaan tugas.
4. Membina personil petugas di area tugas
5. Mengawasi dan mengontrol tugas anggota dilapangan (masin-masing pos) dan
memberikan arahan kalau ada hal-hal yang kurang sesuai/benar dalam pelaksanaan
tugasnya.
6. Pengecekan grooming kerapihan dan kebersihan petugas
7. Membuat laporan harian dan bulanan dalam buku jurnal / mutasi dilampirkan isian form
ceklist parkir kendaraan hasil patroli, penempatan anggota tertulis dan laporan kejadian
bila ada
8. Menempatkan dan mengatur anggota pada pos-pos yang telah ditentukan.
9. Melaksanakan koordinasi yang baik dengan manajemen pengguna jasa dan aparat terkait
lainnya.
10. Membantu apabila ada anggota dalam kesulitan dalam mengatasi masalah – masalah
yang ada di lokasi kerja.
11. Berkoordinasi dengan Aparat setempat TNI / Polri, Tokoh Masyarakat sekitar / Petugas
keamanan wilayah khusus sektor wilayah Industri.
PROSEDUR JAGA
Dalam keadaan normal :
1. Personil petugas bertanggung jawab kepada Chief.
2. Mengatur kelancaran parkiran kendaraan yang masuk / keluar.
3. Pengecekan kendaaan masuk KR4 dengan menggunakan Mirror Detector saat memasuki
area parkir masuk pabrik.
4. Pengecekan barang bawaan tamu / karyawan dengan menggunakan Metal Detector saat
memasuki area lobby utama.
5. Menjaga keamanan dan ketertiban pintu gerbang masuk maupun keluar dan daerah
sekitarnya.
6. Mengawasi orang-orang yang diperkirakan dapat menimbulkan gangguan keamanan dan
ketertiban.
7. Melarang orang lain yang tidak berkepentingan berada di Posko atau area lobby utama.
8. Bertanggung jawab terhadap kebersihan posko / lobby utama / ruang tunggu tamu.
9. Memberikan informasi apabila ada permasalahan melalui HT kepada Danru.
13 | P a g e
10. Mengawasi para tamu yang kelaur masuk area kalau ada yang mencurigakan segera
memberitahukan kepada Danru melalui HT
11. Selalu bekerja sama dengan petugas yang lainnya
12. Selalu berpenampilan simpatik,sopan dan tegas serta siap memberikan informasi apabila
diperlukan.
13. Mengecek dan mencatat serta melaporkan semua yang ditemukan /diketahui ada kelainan
selama pelaksanaan patroli.
14. Mengawasi pabrik terhadap gejala-gejala pencurian kebakaran dan kerusakan lainnya.
PROSEDUR PATROLI
1. Patroli / tugas mobile area harus dilaksanakan setiap saat secara terus-menerus (rutin)
2. Pada malam hari patroli harus dilakukan minimal 1 (satu) jam sekali pada saat jam rawan
(mulai pada pukul 20.00s/d 06.00 wib).
3. Pengecekan setiap lantai di jam tutup operasional pabrik, petugas patroli area setiap lantai
untuk memastikan lampu dan AC, computer PC setiap ruangan lantai dalam kondisi
mati/off.
4. Penguncian setiap ruangan di lakukan oleh petugas saat lepas jam operasional pabrik
5. Pada waktu patroli petugas petugas harus selalu waspada,mengerti, mengetahui dan
menguasai keadaan daerah kerja /area lokasi, sehingga apabila terjadi hal-hal yang ganjil
atau tidak beres akan diketahui sasarannya.
6. Siapkan dan pastikan semua perlengkapan patroli sebelumnya antara lain :
Senter
Pesawat radio Panggil (HT)
Tongkat pemukul/T
Borgol.
7. Adapun tempat-tempat yang harus mendapatkan perhatian khusus (sementara waktu) untuk
di patroli antara lain :
Pintu depan /masuk dan keluar
Area lobby utama
Area kerja karyawan
14 | P a g e
Ruangan kerja staff/karyawan
Area sish dalam pabrik
Area pagar belakang pabrik
Area samping kanan kiri pabrik
8. Dalam melakukan patroli agar tidak menggunakan rute yang tetap dan berhentilah pada
tempat-tempat tertentu.
9. Pengecekan kendaraan yang menginap dengan mencatat [Link] kendaraan
10. Pada saat salah seorang petugas jaga yang satu melakukan patroli, petugas jaga lain harus
tetap waspada ditempat jaganya masing-masing (posko satuan pengamanan tidak boleh
ditinggalkan dalam keadaan kosong dengan alasan apapun ).
11. Setiap selesai melakukan patroli petugas jaga mencatat dalam buku monitoring keamanan
mengenai keadaan /situasi pada saat patroli pada waktu itu.
12. Hal-hal lain mengenai area yang perlu dikontrol secara terus-menerus akan diperbaharui
sambil menunggu petunjuk dari pihak manajemen PT MIURA INDONESIA.
2. Buku Telepon
Buku untuk mencatat semua telepon yang masukyang berisi catatan-catatan:
a) Hari Tanggal
b) Jam
c) Nama Penelpon
d) Untuk siapa
e) Isi Berita
f) Nama Penerima Telepon
3. Buku Patroli
Untuk mencatat setiap keadaan atau situasi pada saat mengadakan patroli pada areal
perumahan maupun pabrik,yang berisi catatan - catatan :
a. Hari Tanggal
b. Jam Patroli
16 | P a g e
c. Keterangan
d. Tanda tangan petugas
e. Tanda tangan pihak Manajemen
4. Buku Mutasi
Untuk mencatat setiap keadaan detik demi detik diwilayah/areal pabrik,yang berisi:
1. Kolom I
Nama Petugas
Tanggal jaga
Waktu jaga
2. Kolom II
Jam keterangan yang berisi
Kejadian-kejadiankenderaan/orang/tamu keluar masuk
wilayah/areaperumahan/pabrik
3. Kolom III
Acara serah terima
Untuk mencegah terjadinya hal–hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban dilingkungan
Pabrik maka perlu adanya peraturan kendaraan yang keluar masuk sebagai berikut:
1. Semua kendaraan milik perusahaan / pabrik dan staff / karyawan, tamu dimohon untuk
melaporkan jenis, warna dan [Link] kendaraan kepada petugas satuan pengamanan
sebagai tindakan preventive dan pemantauan keluar masuknya kendaraan dilokasi.
2. Petugas satuan pengamanan berhak melakukan pengecekan kepada kendaraan yang
membawa barang keluar / masuk perusahaan dengan pengecekan surat jalan in / out.
3. Setiap karyawan yang membawa barang keluar / masuk area perusahaan agar
memberitahukan petugas satuan pengamanan bertugas dengan membawa bukti
pengiriman / surat jalan, dan surat pengeluaran barang yang telah di tandatangani oleh
manajemen perusahaan demi keamanan (pencurian / perampokan).
4. Petugas satuan pengaman juga harus mencatat keluar masuknya kendaraan ke area
5. Penggunaan kendaraan pabrik / inventaris oleh karyawan harus memperoleh ijin
tertulis /surat jalan dari atasan yang berwenang untuk menggunakan kendaraan
inventaris pabrik.
6. Pengecekan surat jalan dan surat keluar kendaraan inventaris pabrik sebelum keluar area,
anggota wajib melakukan pengecekan kendaraan dari kondisi depan, samping kanan kiri
dan belakang. Jika ada kerusakan atau lecet di bagian kendaraan anggota mencatat di
ceklist kendaraan tertera untuk jam, tanggal dan tahun.
Pada saat kendaraan inventaris masuk kembali, anggota wajib mengecek kendaraan
dengan cara sama dengan kendaraan keluar area di ceklist
18 | P a g e
PENUTUP
Demikian Rencana Pengamanan (Rempam) ini dibuat untuk memberikan bentuk pengamanan
dan petunjuk serta pedoman secara tertulis kepada anggota satuan pengamanan PT. Panji Marss
Satria dalam melaksanakan tugasnya. Jika ada tambahan mengenai Renpam ini kami menerima
masukan / usulan dari pihak manajemen kami mempersilahkan untuk berkoordinasi dengan
Manajemen PT. Panji Marss Satria
Agus Setiyono
Manager Operasional
19 | P a g e