0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan18 halaman

Panduan Skoring EPPS oleh Allen Edwards

Diunggah oleh

kurniarizky2005
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan18 halaman

Panduan Skoring EPPS oleh Allen Edwards

Diunggah oleh

kurniarizky2005
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

EDWARDS PERSONAL

PREFERENCE SCHEDULE
(EPPS) AUTHOR: ALLEN
L. EDWARDS
Tujuan: Mengukur sejumlah variabel kepribadian
yg relatif independen
Catatan:
Dalam seleksi, EPPS dapat digunakan untuk
mengassess individu yg successful & unsuccessful
dalam karirnya tetapi penggunaannya tidak dapat
diperbandingkan antara individu satu dengan yang
lain, hanya bisa dibandingkan dengan diri sendiri
antar aspek yang diukur.
• Penerbit: The Psychological Corporation
555 Academic Court
San Antonio, TX 78204
• HYPERLINK "[Link]
[Link]
• Publication Dates: 1953-1959.
KARAKTERISTIK
 Tes berbentuk forced choice (pilih A atau B),
 Merupakan tes objektif, (non-projective personality inventory),
 Diturunkan dari teori H. A. Murray, yg mengukur rating
individu dalam 15 kebutuhan atau motif.
 Upaya untuk menurunkan social desirability telah dilakukan
yaitu dengan metode memasangkan butir (pairing of aitems)
untuk mematchkan butir social desirabilitynya hampir setara.
 15 pasang aitem diulang dua kali untuk menghasilkan skala
konsistensi.
• Tes ini terdiri dari 225 butir soal. (210 pairs of statements +
excluding the other fifteen pairs of items for the consistency scale)
• Mengandung nilai ipsative. Data / Nilai digunakan untuk
membicarakan kekuatan relatif variabel (need) dalam diri klien
dibandingkan dengan (need) lainnya
15 NEED YG DIUKUR
 Achievement : A need to accomplish tasks well . (Kebutuhan
untuk menyelesaikan tugas- tugas yang sukar dan menarik/
untuk berbuat sebaik mungkin menyelesaikan tugas yang sukar
dan menarik)

 Deference: A need to conform to customs and defer to others.


Kebutuhan untuk menyuruh orang lain memutuskan sesuatu
pendapat bagi dirinya / kebutuhan untuk menyesuaikan diri,
mengikuti, mengikuti tata cara atau norma

 Order: A need to plan well and be organized. Kebutuhan untuk


berbuat secara teratur dan rapi dengan suatu perencanaan
sebelumnya
• Autonomy: A need to be free of responsibilities and obligations
(Kebutuhan untuk berdiri sendiri dalam mengambil keputusan
dan menghindari campur tangan orang lain

• Exhibition: A need to be the center of attention in a group.


Kebutuhan untuk pamer/ menjadi pusat perhatian / menonjolkan
diri

• Affiliation: A need to form strong friendships and attachments.


Kebutuhan berinteraksi dengan orang lain, memberikan perhatian
terhadap sesama.
• Intraception: A need to analyze behaviors and feelings of
others. Kebutuhan untuk menganalisa motif / perasaan diri,
memahami dan mengerti perasaan orang lain

• Succorance: A need to receive support and attention from


others. Kebutuhan untuk menerima bantuan dari orang lain
(afeksi dari orang lain)

• Dominance: A need to be a leader and influence others.


Kebutuhan untuk mengatasi / mempengaruhi orang lain /
memerintah/ mengatur orang lain berlaku sebagai seorang
pemimpin
 Abasement: A need to accept blame for problems and confess
errors to others. Kebutuhan untuk merendahkan diri, adanya
keberanian untuk mengakui kesalahan

 Nuturance: A need to be of assistance to others. Kebutuhan


untuk merawat orang lain, bersedia memberikan pertolongan
kepada siapa yang pantas dan layak menerimanya

 Change: A need to be of assistance to others. Kebutuhan untuk


berubah / menginginkan atau mencoba hal - hal yang baru
 Endurance: A need to follow through on tasks and complete
assignments. Kebutuhan akan keuletan, kegigihan, ketekunan
dalam menyelesaikan pekerjaan / mengatasi rintangan-rintangan
yang dihadapi

 Heterosexuality: A need to be associated with and attractive to


members of the opposite sex. Kebutuhan untuk bergaul dengan
lawan jenis

 Aggression: A need to express one's opinion and be critical of


others. Kebutuhan untuk menyerang pendapat orang lain yang
berbeda / untuk suka mempermainkan orang lain
• Validity: Tidak teridentifikasi
• Penggunaan tes: Level B.
• Tes ini dikritik karena kegagalannya mengontrol social
desirability, dan kurangnya validitas aitem (Because there is so
little evidence of its validity, other proven instruments should be
considered before selecting the EPPS).
• Banyak peneliti menuduh EPPS rentan terhadap faking. Ada
kemungkinan terjadi kewaspadaan subjek sehingga bisa
“berbohong”
SIMULASI &
SKORING EPPS
INSTRUKSI
 Anda diminta memilih satu dari dua pernyataan yang telah
disediakan (A dan B) manakah yang lebih menggambarkan diri
anda.
 Apabila dua pernyataan tersebut sama-sama tidak disukai atau
sama-sama disukai, tetap harus dipilih mana yang lebih khas
menggambarkan diri anda sekarang
 Pilihan harus berdasarkan perasaan sendiri tidak didasarkan apa
yang dianggap wajar
 Tidak ada jawaban benar dan salah
 Jangan ada aitem yang terlewati
SKORING EPPS
• Periksa jangan ada aitem yang terlewat
• Buatlah garis merah melalui

• No. 1, 7, 13, 19, 25


• No. 101, 107, 113, 119, 125
• No. 201, 207, 213, 219, 225
• Buatlah garis biru melalui

• No. 26, 32, 38, 44, 50


• No. 51, 57, 63, 69, 75
• No. 151, 157, 163, 169, 175
MENGITUNG KONSISTENSI

• Membandingkan jawaban A atau B yang kena


garis merah dengan yang kena garis biru
• Bila sama dalam kotak di bawah beri tanda  bila
berbeda tidak diberi tanda
• Jumlah berapa kotak yang terdapat tanda 
• Tulis jumlah tanda pada con (consistency)
• Maksimal 15 dan Minimal 10
CARA MENGHITUNG
• r (raw)
• Dihitung menjajar (horisontal)
• Hanya dihitung A yang dilingkari, kecuali
A yang terkena garis merah
• Maksimum 14
• c (columm)
• Dihitung secara vertikal
• Hanya dihitung B yang dilingkari, kecuali
yang kena garis merah
• Maksimum 14
• s (sum)
• Jumlah r + c = 210
• Maksimum 28
PENORMAAN

• Ubah raw score menjadi Percentil dengan


menggunakan norma
• Norma berdasarkan jenis kelamin dan kelompok
usia:
• Percentiles for college student
• Percentiles for general adult group
PROFIL

• Buat garis pada profil dengan titik awal pada


percentil 50
• Garis dibuat sesuai dengan jumlah percentil yang
diperoleh subjek pada masing-masing need
• Berisi dinamika psikologis tentang need-need yang
dimiliki oleh subjek
• Fokus pada need-need yang ekstrim
• Batas ekstrim < 25 atau > 75
• Perhatikan unsur korelasi apakah need-need
tersebut seharusnya berkorelasi positif atau negatif.
• Apabila terdapat korelasi yang tidak seharusnya
menunjukkan ada hal-hal yang disembunyikan atau
itulah sumber konflik yang dialami oleh subjek,
dapat juga menunjukkan pola atau karakter
kepribadian subjek yang sesungguhnya.

INTERPRETASI

Anda mungkin juga menyukai