Kurikulum MA Al-Hidayah Al-Mumtazah 2024/2025
Kurikulum MA Al-Hidayah Al-Mumtazah 2024/2025
(KOM)
Disusun Oleh :
Tim Pengembang Kurikulum
MA AL-HIDAYAH AL-MUMTAZAH
i
Nomor : 0048/MAS/S.529/028/C/VII/2024
Lampiran : 1 (Satu) bundel
Perihal : Permohonan Pengesahan
Dokumen I Kurikulum MA Al-Hidayah Al-Mumtazah
Kepada Yth,
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah
Kanwil Kementrian Provinsi Jawa Barat
Di Bandung
Assalamu’alaikum wr wb.
Muammal Syarif, MA
ii
PENGESAHAN
Berdasarkan hasil telaah dan kajian Tim Pengembang Kurikulum MA Al-Hidayah Al-Mumtazah,
dengan memperhatikan pertimbangan dari Komite Madrasa dan rekomendasi Pengawas Madrasah
maka dengan ini Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOM) MA Al-Hidayah Al-Mumtazah
dokumen 1 disahkan dan dinyatakan berlaku pada Tahun Pelajaran 2024/2025
Selanjutnya, pada akhir tahun pelajaran akan dievaluasi keterlaksanaan dan ketercapaiannya sebagai
acuan pengembangan kurikulum pada tahun pelajaran berikutnya.
Disahkan : Bekasi
Pada Tanggal : ......... Juli 2023
Menyetujui
Ketua Komite Sekolah Kepala Madrasah
Mengetahui,
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat
iii
LEMBAR VALIDASI
Dengan alasan :
Semua unsur Kurikulum Merdeka terpenuhi dengan lengkap
Unsur kurikulum Merdeka terpenuhi tetapi kurang lengkap
Unsur kurikulum Merdeka tidak lengkap
iv
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Ilahi rabbi, atas takdir dan kehendaknya Kurikulum
Operasional Madrasah (KOM) MA Al-Hidayah Al-Mumtazah tahun pelajaran 2024 / 2025 ini
dapat diselesaikan dengan baik. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada suritauladan
pendidik sejati Rasulullah saw, keluarga, sahabat serta ummatnya hingga kita semua
yang istiqomah melanjutkan misi dakwah melalui satuan pendidikan tempat mengabdi. KOM
MA Al-Hidayah Al-Mumtazah disusun oleh Tim Pengembang Kurikulum (TPK) madrasah
dengan bimbingan dari pengawas madrasah sebagai narasumber melalui forum Bimbingan
Teknis (Bimtek) Kurikulum Merdeka MA Al-Hidayah Al-Mumtazah Tahun Pelajaran
2024/2025 pada tanggal 16 Juni 2023. KOM disusun berdasarkan hasil analisis kontek MA Al-
Hidayah Al-Mumtazah serta rujukan kondisi ideal yang ditetapkan pemerintah, baik yang
dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi maupun
Kementerian Agama RI. KOM MA Al-Hidayah Al-Mumtazah dikembangkan agar pelaksanaan
program pendidikan di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah lebih terarah kepada visi, misi dan tujuan
madrasah serta terintegrasi dengan program prioritas nasional Kementerian Agama RI,
diantaranya moderasi agama, transformasi digital dan Program Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (PPKB) Guru dan Tenaga Kependidikan.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam
menyusun KOM MA Al-Hidayah Al-Mumtazah Tahun Pelajaran 2024/2025 ini. Semoga semua
bentuk partisipasi yang diberikan mendapat balasan dari Allah swt dan berdampak langsung
pada peningkatan mutu pendidikan yang dilaksanakan di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah.
v
DAFTAR ISI
Halaman sampul i
Surat Permohonan Pengesahan Lembar
Pengesahan
Lembar Validasi Kata
Pengantar Daftar Is
Daftar Tabel Daftar
gambar Daftar
Lampiran
BAB I ANALISIS KARAKTERISTIK MADRASAH 1
A. Hasil Analisis Karakteristik Madrasah 1
B. Landasan Hukum Pengembangan KOM 2
BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN MADRASAH 4
A. Visi Madrasah 4
B. Misi Madrasah 4
C. Tujuan Madrasah 4
BAB III PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN 5
A. Intrakurikuer 5
B. Kokurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan
Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P2RA) 7
C. Ekstrakurikuler 10
D. Kegiatan Pembiasaan 12
E. Kalender Pendidikan Madrasah 13
F. Pengaturan Beban Balejar dan Jadwal Pelajaran 15
BAB IV PERENCANAAN PEMBELAJARAN 20
A. Perencanaan Pembelajaran Ruang Lingkup Madrasah 20
B. Perencanaan Pembelajaran Ruang Lingkup Kelas 24
BAB V PENDAMPINGAN, EVALUASI, DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL 29
A. Pendampingan 29
B. Evaluasi 29
C. Pengembangan Profesional 30
BAB VI PENUTUP 31
A. Harapan 31
B. Saran 31
BAGIAN LAMPIRAN-LAMPIRAN
1 Lembar Validasi KOM yang ditandatangani Pengawas Madrasah
2 SK Tim Pengembang Kurikulum Madrasah (TPKM)
3 SK Penetapan Kurikulum Oprasonal Madrasah (KOM)
4 Berita Acara, dan daftar hadir masing-masing kegiatan Rapat Workshop, Penyusunan KOM dan
Evaluasi Peninjauan KOM.
5 Kalender Pendidikan Madrasah
6 Capaian Pembelajaran (CP)
7 Contoh Modul Ajar
8 Contoh Modul Ajar Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan P2RA
9 Dokumntasi/ Foto
DAFTAR TABEL.
1. Tabel 3.1. struktur kurikulum MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
2. Tabel 3.2. Jumlah Total Alokasi Jam Kegiatan Kokurikuler MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
3. Tabel 3.3. Alokasi waktu Jam Pelajaran Intrakurikuler dan Kegiatan kokurikuler MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
4. Tabel 3.4. Kegiatan kokurikuler MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
5. Tabel 3.5. Kegiatan pembiasaan MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
6. Tabel 3.6. waktu belajar MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
7. Tabel 3.7. Tabel Pekan Efektif MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
8. Tabel 3.8. Rencana Kegiatan MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
9. Tabel [Link] Pembelajaran MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
[Link] 3.10. Pengaturan Beban Belajar Kelas 10 MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah
[Link] 4.1. Bagian Utama Modul Ajar
[Link] 4.2. Media Pembelajaran
[Link] 5.1. Kegiatan Pengembangan Profesional
vi
BAB 1
ANALISIS KARAKTERISTIK MADRASAH
Untuk memberikan layanan kebutuhan dan tuntutan masa depan peserta didik agar
menjadi insan yang memiliki kemampuan daya saing di era generasi , dengan tetap menjunjung
tinggi nilai luhur bangsa yang tersirat dalam sila-sila Pancasila serta mengembangkan cinta
budaya daerah dan bangsa, maka MA Al-Hidayah Al-Mumtazah menyusun Kurikulum
Operasional sesuai dengan karakteristik peserta didik dan budaya lokal daerah setempat.
Peserta didik MA Al-Hidayah Al-Mumtazah diharapkan mempunyai life skill yang berguna dan
mampu mengaplikasikannya dalam masyarakat dan dunia Pendidikan. Salah satu
1
upaya untuk mencapai harapan tersebut dilakukan melalui kreasi budaya literasi pada
peserta didik. Sehingga peserta didik mampu menghasilnya salah satu karya yang
mencerminkan profil pelajar Pancasila yang mampu bernalar kritis dan berkebhinekaan global.
Capaian pembelajaran yang diharapkan adalah terciptanya profil pelajar yang beriman, bertaqwa
kepada Tuhan YME dan berakhak mulia, yang mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong
dan berkebhinekaan global, serta manpu menjadi mundzirul qoum.
Dengan mengambil salah satu nilai pendidikan dari Ki Hajar Dewantara yaitu 3N:
NITENI (mengamati dengan teliti), NIROKKE (mencoba dengan cara meniru), NAMBAHI
(mengembangkan dari yang sudah ditiru/yang sudah ada), dan dengan mempertimbangkan
tuntutan di era 4.0, maka ditambahlah N yang keempat yaitu NGGAWE (mencipta/ membuat/
menghasilkan/ menemukan hal baru). 4N tersebut merupakan ciri khas pembelajaran yang akan
dilakukan oleh peserta didik bersama guru di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah.
Hal lain, dari perspektif pedagogis, yang dijadikan pertimbangan adalah UndangUndang
Guru dan Dosen yang menyebutkan bahwa guru memiliki kesempatan untuk mengembangkan
keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat. Dari landasan pedagogis
dalam konteks merdeka belajar, proses belajar di MA Al-Hidayah [Link]
pada peserta didik dan bentuknya beragam, Pembelajaran sebagai aktivitas tim yang bersifat
kolaboratif.
1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat
(2);
Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2);
2) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2015 tentang standar nasional Pendidikan;
2
4) Permendikbud No 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi;
8) Keputusan Menteri Agama nomor 183 tahun 2019 tentang Kurikulum PAI dan bahasa arab;
9) Keputusan Menteri Agama nomor 184 tahun 2019 tentang Pedoman Implentasi kurikulum madrasah;
10) Permendikbud nomor 61 tahun 2014 tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
11) PMA nomor 207 tahun 2014 tentang Kurikulum Madrasah;
12) Peraturan Menteri Agama Nomor 347 Tahun 2022 tentang pedoman Implementasi Kurikulum
Merdeka pada Madrasah;
13) SK Dirjen Pendis Nomor 3211 Tahun 2022 tentang Capai Pembelajaran PAI dan
Bahasa Arab Kurikulum Merdeka pada Madrasah
14) SK Dirjen Pendis Nomor 2762 Tahun 2023 tentang Kalender Pendidikan Madrasah TP. 2023/2024;
15) Keputusan Kepala BSKAP Nomor 033/H/KR/2022 Tahun 2022 Tentang Capaian
Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan
Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka;
16) Keputusan Kepala BSKAP Nomor 009/H/KR/2022 Tahun 2022 Tentang Dimensi, Elemen
dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka;
17) Rencana Kegiatan Madrasah (RKAM) MA Al-Hidayah Al-Mumtazah.
3
BAB II
VISI, MISI, DAN TUJUAN MADRASAH
A. Visi Madrasah
“Membentuk Generasi Islam yang mandiri, menguasai IPTEK dan IMTAK berlandaskan
Al-Qur’an dan Hadits serta berakhlakul karimah menuju insan yang mundzirul Qaum “
B. Misi Madrasah
4
BAB III
PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
Berdasarkan pada KMA No. 347 Tahun 2022 dan Buku Panduan Implemntasi Kurikulum Merdeka
pada Madrasah bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada madrasah diterapkan secara bertahap. Pada
tahun pertama Implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang MA dapat diterapkan pada kelas 10 sedangkan
kelas 11 dan 12 masih menggunakan kurikulum 2013.
5
Dengan acuan dasar diatas, maka pengorganisasian pembelajaran untuk kelas 10 di MA Al-Hidayah
Al-Mumtazah merujuk pada ketentuan yang dijelaskan dalam Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka.
Dalam panduan tersebut dijelaskan bahwa Pengorganisasian pembelajaran adalah cara madrasah mengatur
pembelajaran muatan kurikulum dalam satu rentang waktu. Pengorganisasian ini termasuk pula mengatur beban
belajar dalam struktur kurikulum, muatan mata pelajaran dan area belajar, pengaturan waktu belajar
serta proses pembelajaran.
Secara rinci pengorganisasian pembelajaran di MAS Al-Hidayah Al-Mumtazah dapat diorganisir dalam
bentuk struktur kurikulum yang dapat dideskripsikan dalam penjelasan berikut :
A. Intrakurikuler
Intrakurikuler adalah segala kegiatan yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang ditempuh peserta didik.
Adapun mata pelajaran yang diselenggarakan oleh kelas 10 di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah adalah Pendidikan
Agama (Al-Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, SKI), Bahasa Arab, Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika, Kimia, Biologi), Ilmu
Pengetahuan Sosial (Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, Geografi), Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani Olahraga dan
Kesehatan (PJOK), Informatika, Prakarya, serta Mata Pelajaran muatan lokal (Tajwid).
Kegiatan tatap muka adalah kegiatan proses interaksi langsung antara peserta didik dan pendidik dengan
berbagai model pembelajaran, metode pembelajaran, pendekatan pembelajaran, dan strategi pembelajaran. Yang
dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran untuk 1(satu) jam pelajaran tatap muka berlangsung selama 45 menit.
Prinsip pembelajaran reguler: 1) berpusat pada murid, 2) merupakan kegiatan utama, 3) terjadwal, 4)
dilaksanakan guru mapel, 5) mencapai tujuan yang telah ditetapkan, 6) dilaksanakan di madrasah, dan 7)
dilakukan asesmen. Struktur Kurikulum madrasah dengan alokasi waktu mata pelajaran madrasah kelas 10
(Asumsi 1 tahun = 36 minggu dan 1 JP = 45 menit).
Struktur kurikulum pada kegiatan intrakurikuler untuk kelas 10 di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah dapat
dideskripsikan dalam tabel berikut:
B. Kokurikuler Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar
Rahmatan Lil ‘Alamin (P2RA)
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P2RA) merupakan
kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter
sesuai dengan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil 'alamin yang disusun berdasarkan Standar
Kompetensi Lulusan. Proyek penguatan profil pelajar rahmatan lil alamiin beriringan dan disatukan dengan Proyek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Pelaksanaan proyek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil 'alamin
dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan. Oleh karena itu dalam
pelaksanaannya dapat
7
dilaksanakan terpisah atau terpadu dengan pembelajaran intrakurikuler dan dapat pula terintegrasi dengan pembelajaran
intrakurikuler tergantung keefektivan capaian pembelajaran yang dibutuhkan oleh siswa.
Proyek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil 'alamin di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah
mengambil alokasi waktu 20% (dua puluh persen) dari total jam pelajaran selama 1 (satu) tahun dan dilaksanakan
secara berkelompok pada Fase E (kelas 10). Pelaksanaan Proyek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil
pelajar rahmatan lil 'alamin di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah tema pertama akan dilaksanakan pada minggu ke 3
-4 di bulan September dan akan dilanjutkan pada bulan di bulan November minggu ke 4 untuk tema 2 dan
pelaksanaannya berlanjut di semester genap dengan total alokasi waktu selama satu tahun adalah 360 JP.
Adapun Alokasi Jam pelajaran untuk kegiatan Intrakurikuler dan Kokurikuler Penguatan Proyek Profil Pelajar
Pancasila (P5) & Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P2RA) di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah adalah sebagai
berikut:
Alokasi Waktu
Alokasi Waktu
Kegiatan Reguler
Kegiatan P5 & Alokasi Waktu Per
(Intrakurikuler
P2RA Tahun
No Mata Pelajaran ) per tahun
(Kokurikuler) per
(Pekan)
tahun
Kelas 10
1. Pendidikan Agama Islam;
a. Al Quran Hadis 72 (2) JP 36 JP 108 JP
b. Akidah Akhlak 72 (2) JP 72 JP
c. Fikih 72 (2) JP 72 JP
d. SKI 72 (2) JP 72 JP
2 Bahasa Arab 72 (2) JP 72 JP
3 Pendidikan Pancasila 72 (2) JP 36 JP 108 JP
4 Bahasa Indonesia 144 (4) JP 36 JP 180 JP
5 Matematika 144 (4) JP 36 JP 180 JP
6 Ilmu Pengetahuan Alam
a. Fisika 72 (2) JP 72 JP
b. Kimia 72 (2) JP 36 JP 108 JP
c. Biologi 72 (2) JP 36 JP 108 JP
7 Ilmu Pengetahuan Sosial
a. Sosiologi 72 (2) JP 72 JP
b. Ekonomi 72 (2) JP 36 JP 108 JP
c. Sejarah 72 (2) JP 36 JP 108 JP
d. Geografi 72 (2) JP 72 JP
8 Bahasa Inggris 144 144 JP
(4) JP
Pendidikan Jasmani
9 Olahraga dan Kesehatan 72 (2) JP 72 JP
10 Informatika 72 (2) JP 36 JP 108 JP
11 Prakarya 72 (2) JP 36 JP 108 JP
12 Muatan Lokal (mapel as’adiyah) 180 180 JP
(5)
JP
Total: 1764 JP 360 JP 2124 JP
Tabel 3.3 Alokasi Waktu Jam Pelajaran Intrakurikuler dan Kegiatan Kokurikuler MA Al-Hidayah Al-Mumtazah Kelas 10
Terdapat 6 (Enam) tema dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan ada 10 tema dalam proyek
penguatan profil pelajar Rahmatan lil ‘Alamiin bagi madrasah pelaksana Kurikulum Operasional Madrasah (KOM)
Kurikulum Merdeka jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Untuk Madrasah Aliyah wajib memilih minimal 3 (tiga) tema untuk
dilaksanakan per tahunnya.
8
Di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah, Kepala Madrasah dan Tim Pengembang Kurikulum memutuskan
bahwa di tahun pelajaran 2023/2024 ingin fokus pada dimensi (1) profil Beriman, Bertaqwa Kepada Tuhan YME
dan Berakhlak Mulia, (2) berkebhinnekaan global, (3) bergotong-royong dan (4) Kreatif. Sementara tema projek
pilihannya adalah (1) Kearifan Lokal, (2) Kewirausahaan, dan (3) Bangunlah Jiwa dan Raganya. Dimensi dan tema
tersebut berdasarkan kondisi dan kebutuhan lingkungan madrasah.
Berdasarkan hal tersebut, Tim Pengembang Kurikulum MA Al-Hidayah Al-Mumtazah pada fase E Kelas 10
(Sepuluh) memetakan projek profil sebagaimana tercantum dalam tabel berikut:
C. EKSTRAKURIKULER
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Nomor 62 tahun 2014
tentang Kegiatan Ekstrakurukuler pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Bahwa pengembangan
potensi peserta didik dapat diwujudkan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan yang
9
dilakukan oleh peserta didik di luar jam belajar kegiatan intrakurukuler dan kegiatan kokurikuler, dibawah
bimbingan dan dibawah pengawasan satuan pendidikan.
a. Pramuka
Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah. Ekstrakulikuler adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan peserta didik di luar jam belajar
kurikulum standar. Kepramukaan adalah gerakan pendidikan non formal, bersifat sukarela, non politik,
terbuka untuk semua, tanpa membedakan asal-usul, ras, suku bangsa dan agama. Pramuka adalah warga Indonesia
yang aktif dalam pendidikan kepramukaan serta mengamalkan satya dan darma pramuka. Dengan mengikuti
kegiatan ini, peserta didik diharapkan mendapat 6 manfaat kepramukaan, yaitu :
1. Lebih Percaya Diri. Dengan dikelilingi sesama anggota pramuka yang saling mendukung, anak jadi
lebih berani, percaya diri, dan berempati .
2. Mendukung Perkembangan Emosional Sosial. Melatih anak berpendapat, menyelesaikan konflik melalui
diskusi, mengungkapkan emosi secara positif, menghargai perbedaan, mengenali isyarat nonverbal, dan
berbagai keterampilan lain yang mendukung perkembangan sosial emosionalnya.
3. Menumbuhkan Tanggung-jawab dan Disiplin. Menurut The Scout Association, manfaat ikut pramuka ini
bukan hanya mendukung pendidikan anak di sekolah, tapi juga menjadi kualitas pribadi yang
penting agar bisa sukses dalam hidup dan karier di masa depan.
4. Belajar Keterampilan Hidup. Menurut informasi dalam situs resmi Girl Scouts of the USA,
anggota pramuka dilatih untuk menjalin hubungan sehat, literasi keuangan, hidup sehat, serta
berkontribusi melakukan perubahan positif masyarakat.
5. Leadership. Hasil studi yang dilakukan Tufts University menyatakan, salah satu manfaat pramuka bagi anak
adalah besarnya kesempatan mengasah jiwa kepemimpinan dalam berbagai kegiatan.
6. Sehat Mental dan Fisik. Dalam studi yang dilansir oleh US Forest Service, beraktivitas di alam bebas
baik untuk kesehatan mata, pernapasan, jantung, dan otot.
7. Menumbuhkan Tanggung-jawab dan Disiplin. Menurut The Scout Association, manfaat ikut pramuka ini
bukan hanya mendukung pendidikan anak di sekolah, tapi juga menjadi kualitas pribadi yang
penting agar bisa sukses dalam hidup dan karier di masa depan.
8. Belajar Keterampilan Hidup. Menurut informasi dalam situs resmi Girl Scouts of the USA,
anggota pramuka dilatih untuk menjalin hubungan sehat, literasi keuangan, hidup sehat, serta
berkontribusi melakukan perubahan positif masyarakat.
9. Leadership. Hasil studi yang dilakukan Tufts University menyatakan, salah satu manfaat pramuka bagi anak
adalah besarnya kesempatan mengasah jiwa kepemimpinan dalam berbagai kegiatan.
10. Sehat Mental dan Fisik. Dalam studi yang dilansir oleh US Forest Service, beraktivitas di alam bebas
baik untuk kesehatan mata, pernapasan, jantung, dan otot.
b. PIK R
PIK-Remaja adalah kegiatan dari program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi
Remaja). Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan informasi dan konseling mengenai
kesehatan reproduksi dan juga tentang perencanaan kehidupan berkeluarga serta kegiatan-
kegiatan penunjang lainnya bagi usia remaja. Manfaat PIK-R adalah Tempat untuk mencari
solusi permasalahan yang dihadapi, merencanakan masa depan, dan memperoleh
10
pengetahuan tentang hidup sehat bagi kalangan anak usia remaja
c. PMR
Mengikuti PMR akan melatih jiwa kemanusiaan. Selain itu, juga akan mendapatkan banyak manfaat lainnya.
Berikut ini adalah manfaat ekstrakurikuler PMR.
1. Melatih Sikap Empati
Tidak bisa di pungkiri jika seiring berjalannya waktu banyak remaja yang mulai kehilangan rasa empati terhadap
orang lain. Kondisi ini mengakibatkan mereka tidak lagi peka dengan lingkungan sekitarnya. Untuk mengatasi
masalah ini kamu bisa mengikuti ekstrakurikuler PMR. Mengikuti ekstrakurikuler ini akan membuat kamu
menjadi lebih peka dengan lingkungan sekitar sehingga tanpa disadari akan melatih sikap empati.
2. Melatih Kemandirian dan Tanggung Jawab
Apapun kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti pasti akan memiliki banyak agenda kegiatan, tanpa terkecuali untuk
PMR. Memutuskan untuk mengikuti ekstrakurikuler PMR akan secara tidak langsung akan melatih kemandirian
dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Setiap kamu terlibat dalam agenda kegiatan yang diadakan
maka kamu memiliki tanggungjawab untuk melaksanakan tugas tersebut dengan sebaik mungkin. Menambah
Banyak Teman Baru
3. Manfaat ekstrakurikuler PMR selanjutnya yaitu kamu akan mendapatkan banyak teman baru. Ini dikarenakan
siswa yang mengikuti ekstrakurikuler ini sangat banyak dan berasal dari berbagai tingkatan kelas.
Mendapatkan teman baru dengan hobi serta minat yang sama tentu sangat menyenangkan. Mendapatkan
banyak teman baru juga akan membuat kamu belajar bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain.
4. Belajar Kerja Sama
Mengikuti ekstrakurikuler dengan jumlah anggota yang banyak tidak akan membuat kamu menjadi orang yang
individualis sehingga mau tidak mau harus berinteraksi dengan anggota lainnya. Terlebih saat ekstrakurikuler
PMR memiliki agenda kegiatan yang pelaksanaannya membutuhkan kerja sama yang baik antar anggotanya.
Maka dari itu, mengikuti ekskul PMR berarti kamu akan belajar kerja sama dengan anggota lainnya. Tanpa kerja
sama yang terjalin dengan baik antar anggota, agenda kegiatan tidak akan berjalan dengan sukses dan lancar.
Meskipun kegiatan ekstrakurikuler diadakan diluar jam sekolah tetapi akan menyita waktumu. Waktu yang
biasanya digunakan untuk istirahat berubah menjadi untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler PMR. Meski kegiatan
ekstrakurikuler PMR cukup padat, kamu harus bisa memanajemen waktu yang dimiliki dengan baik. Jika kamu pintar
memanajemen waktu dengan baik maka tidak akan ada kegiatan yang dikorbankan. kamu tetap bisa sekolah, istirahat,
mengikuti ekstrakurikuler dan belajar.
Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler PMR akan memberikan banyak manfaat. Salah satu manfaat yang didapatkan
yaitu bisa mendapatkan banyak ilmu dan pengetahuan tentang gaya atau model hidup sehat. Ilmu dan
pengetahuan tentang hal ini bisa kamu aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa memiliki tubuh yang
sehat dan bugar
11
d. Kaligrafi
Seni Kaligrafi atau menulis indah huruf-huruf Hijaiyah atau Alquran, merupakan salah satu
jenis kegiatan ekstrakurikuler dalam rangka mengembangkan bakat seni para siswa di bidang
menulis huruf Hijaiyah. Selain itu juga sebagai sarana pendidikan spiritual para siswa,
sehingga selain menjiwai seni diharapkan secara spiritual mereka menjiwai isi atau ajaran
luhur dari Alquran.
e. Paskibraka
f. Pengajian Halaqah
g. Seni Tari
D. Kegiatan Pembiasaan
Adapun Kegiatan pembiasaan yang ditumbuhkan melalui kegiatan rutin, spontan, dan keteladanan yang baik di
dalam kelas maupun di luar kelas di MAS Al-Hidayah Al-Mumtazahadalah sebagai berikut ini:
12
Tabel 3.5 Kegiatan Pembiasaan di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah
Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat menyusun kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah,
karakteristik madrasah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, dengan memperhatikan kalender pendidikan
sebagaiman yang dimuat dalam standar isi.
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran.
Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, pekan efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari
libur.
Setiap permulaan tahun pelajaran, tim pengembang kurikulum di madrasah menyusun kalender pendidikan
untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun
pembelajaran, pekan efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Pengaturan waktu belajar di
madrasah mengacu kepada standar isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik madrasah,
kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah.
a. Permulaan Tahun pembelajaran
Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendis No. 2762 tahun pelajaran 2023 tentang kalender
Pendidikan diketahui bahwa awal tahun pembelajaran tahun pelajaran 2023/2024 adalah tanggal 17 Juli 2023. Di
MA Al-Hidayah Al-Mumtazah untuk kelas 10 kegiatan MATSAMA (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah)
dilaksanakan lebih awal, yaitu tanggal 15 sampai dengan 18 Juli 2023. Sehingga permulaan tahun
pembelajaran efektif untuk semua kelas dimulai pada hari Senin tanggal 17 Juli 2023
b. Waktu Belajar, Pekan Efektif, Waktu Pembelajaran Efektif
13
Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pembelajaran menjadi 2 semester yaitu
semester 1 (satu) dan semester 2 (dua) dengan waktu pembelajaran sebagai berikut:
HARI WAKTU BELAJAR
Senin 07.00 – 15.30
Selasa 07.30 – 14.00
Rabu 07.30 – 15.30
Kamis 07.30 – 15.30
Ahad 07.30 – 14.00
September 2023 4 4
Oktober 2023 4 4
14
Asesmen Sumatif Akhir Semester Ganjil
November 2023 5 4
Pengisian LHB dan Libur Akhir Semester
Desember 2023 4 0
Jumlah 26 19
Januari 2024 5 5
Pebruari 2024 4 4
Libur awal ramadhan, Nyepi dan perkiraan AM
Maret 2024 4 2
SEMESTER 2
(Asesmen Madrasah)
April 2024 4 2 Libur Hari raya Idul Fitri
Mei 2024 5 4 Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap
Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap dan Libur
Juni 2024 4 0
Akhir Semester
Jumlah 26 17
JUMLAH TOTAL 52 36
Tabel 3.7 Tabel Pekan Efektif
15
c. Rencana Kegiatan Madrasah
Rencana kegiatan sekolah tahun pembelajaran 2023/2024 adalah sebagaimana tertera pada
tabel berikut ini:
N
JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN KETERANGAN
O
1 Kegiatan awal tahun pelajaran
PPDB Tahun pelajaran 2023/2024 Mei – Juli 2023
Matsama Tahun pelajaran
2023/2024 15-18 Juli2023
Menganalisis dan memnuhi
kebutuhan pendidik dan tenaga 17 Juli 2023
kependidikan
Pembagian tugas dan pembuatan
jadwal mengajar 22 juni – 20 Juli 2023
Kelengkapan alat- alat, sarana /
prasarana
Membuat kalender Pendidikan 22 Juli 2023
Memantau kelengkapan
admistrasi guru 22 juli – agustus
Rapat koordinasi dengan komite
madrasah dan wali murid kelas X 29 Juli 2023
2 Menyusun Program Kerja
Merumuskan , menetapkan dan
mengembangka visi , misi dan 3 agustus 2023
tujuan Sekolah
Membuat RKJM 4 tahun dan RKAM
Agustus
16
menyusun pengelolaan kesiswaan
meliputi :
- melaksanakan 13 Juli
penerimaan peserta didik
baru 15 – 18 juli
- memberiakan layanan
konseling kepada pesertaa Setiap pekan
didik
- melaksanakan kegiaatn ekstra 18 – 21 Juli 2023
untuk peserta didik
- perkampungan Bahasa Juni
Arab metode Mumtaz Juni
- perkampungan Bahasa inggris Desember
- LDK
Study tiru
Menyusun KTSP dan KOM Juli – Agustus
Menyusun kalender Pendidikan 22 Juni – 20 Juli
Menyusun tata tertib sekolah 24 juni
Menyusun kegiatan pembelajaran 22 Juni
Melaksanakan program penilaian Awal desember
hasil belajar
Pembimbing siswa untuk KSM dan
O2SN Tahunpelajaran 2023/2024
Mengelola saran dan prasarana Terlampir di buku
Juli
sarpras
Mengelola keuangan dan
pembiayaan
Juli – desember
Menyusun tata tertib 24 juni 2023
Menyusun kegiatan pembelajaran
Memberdayakan peran serta
Masyarakat dan UTD (Dinas September
Kesehatan Unit transfusi Darah)
Monitoring kehadiran siswa(siswa Setiap bulan
yang berkasus)
17
Mengadakan rapat awal tahun
pelajaran 3 AGUSTUS 2023
Pengadaan Meja/Kursi siswa JULI
Kerja bakti / gotong royong Setiap hari kamis
4 SUPERVISI DAN EVALUASI
Menyusun program supervisi
pendidik dan tenaga kependidikan
Melaksanakan program supervisi 9-14 september
Menindak lanjuti hasil supervise
Melaksanakan Evaluasi Diri
Madrasah
Menyiapkan kelengkapan
Oktober
akrediatsi Madrasah
5 KEPEMIMPINAN SEKOLAH
Menjabarkan visi ke dalam misi dan
tujuan target mutu
Membuat rencana kerja strategi dan
rencana kerja tahunan untuk
pelaksanaan oeningkatan mutu
Bertanggung jawab dlam membuat
keputusan anggaran madrasah
Melibatkan guru, komite sekolah
dalam pengambilan keputusan
penting madrasah .
Berkomunikasi untuk menciptakan
dukungan intensif dari orang tua
peserta didik dan masyarakat
Menciptakan lingkungan
pembelajaran yang efektif bagi
peserta didik
Bertanggung jawab atas perencanaan
partisipasi mengenai pelaksanaan
kurikulum
18
Melaksanakan dan merumuskan
program supervise, serta
memanfaatkan hasil supervise untuk
meningkatkan kinerja Madrasah
Memfasilitasi
pengembanganpenyebarluasan dan
pelaksanaan visi pembelajaran yang
dikomunikasikan dengan baik dan
didukung oleh komunitas Madrasah.
Membantu, membina dan
mempertahankan lingkungan
Madrasah dan program pembelajaran
yang kondusif bagi proses belajar
peserta didik dan pertumbuhan
professional para guru dan tenaga
kependidikan
Menjamin manajemen organisasi dan
pengoprasian sumber daya madrasah
untuk menciptakan lingkungan
belajar yang aman, sehat, efesien dan
efektif
Memberi contoh / teladan / Tindakan
yang bertanggung jawab
Melakukan analisis kebutuhan guru
6 SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
Mengelola sistem informasi
manjemen yang memadai untuk
mendukung administrasi Pendidikan
yang efektif, efesien dan akuntabel
Menyediakan fasilitas informasi
yangb, efektif dan mudah diakses
Melaporkan data informasi madrasah
yang telah terdokumentasi kepada
kemenag kabupaten
19
Komunikasi antar warga madrasah di
lingkungan madrasah dilaksnakan
secara efesien dan efektif
Kegiatan aharian
- Menyelesaiakn surat-surat
dalam menerima tamu
- Mengatasi hambatan yang
timbul dalam proses KBM
- Meneliti kebutuhan saran kantor
- Meneliti kebutuhan buku
pegangan guru dan alat
bantu Pelajaran
Memperhatian kebersihan kerapihan
lingkungan kerja
Kegiatan mingguan
- Melaksanakn upacara
- memeriksa agenda acara/ surat
- memeriksa keuangan madrasah
- kegiatan lain-lain
mememerlukan penyelesaian
- merencanakan program
untuk minggu berikutnya
Kegiatan bulanan
- Menyelesaiakn soal
gaji/honorarium dan
laporan bulan
- Mengaakan rapat
koordinasi dengan
wakamad/walikelas
- Memriksa buku
kunjungan perpustakaan
- Melaksanakan pemeriksaan
secara umum , seperti buku
kas, daftar hadir, persiapan
mengajar/administrasi guru
20
Evaluasi bulanan terhadap
21
Kegiatan semester
- Persiapan/ pelaksanaan
ulangan umum semester
- Perbaikan saran/prasarana
yang memungkinkan
- Mengontrol kegiatan OSIS
- Mengontrol kegiatan
pramuka dan ekstrakurikuler
- Mengontrol pengisian
leger, buku nilai, dan raport
- Mengadakan peninjauan
terhadap pembagian tugas guru
Meneliti kebutuhan buku pegangan
guru dan alat bantu Pelajaran
Kegiatan Akhir Tahun
- Mengadakan evaluasi
terhadap pelaksanaan KBM
tahun ini, sebagai bahan
pertimbangan untuk
menyusun program tahunan
berikutnya
- Persiapan AMBK
- Kenaikan kelas
Mengadakan evaluasi terhadap
seluruh kegiatan/program
22
Muatan kurikulum di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah memuat beberapa komponen antara lain muatan
pembelajaran intrakurikuler, proyek pengutan Profil Pelajar Pancasila dan ekstrakurikuler. Pelaksanaan
pembelajaran dilaksanakan dalam waktu 6 (Enam) hari masuk Madrasah. Muatan pembelajaran di MA Al-Hidayah Al-
Mumtazahdiatur sebagai berikut:
1. Intrakurikuler c. Pembelajaran.
Tambahan Madrasah.
23
Proyek a. Muatan pembelajaran mengacu pada
Sedangkan pembagian alokasi waktu per tahun bisa dilihat pada tabel 3.3. Alokasi Waktu Jam Pelajaran
Intrakurikuler dan Kegiatan Kokurikuler MA Al-Hidayah Al-MumtazahKelas 10 dengan total 46 jam pelajaran tatap
muka tiap minggu sudah termasuk mata pelajaran muatan lokal 4 jam pelajaran sesuai dengan Peraturan
yang berlaku. Adapun pelaksanaan proyek Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajaran Rahmatan
Lil’Alamin dilaksanakan 20% dari total waktu pembelajaran yang ada.
24
BAB IV
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
1. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai
peserta didik pada setiap fase E. Untuk Pendidikan dasar dan menengah, CP disusun untuk setiap mata pelajaran.
Bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan hambatan intelektual dapat menggunakan CP pendidikan
khusus. Peserta didik berkebutuhan khusus tanpa hambatan intelektual menggunakan CP reguler dengan
25
menerapkan prinsip modifikasi kurikulum. CP ditetapkan oleh pemimpin unit utama yang membidangi kurikulum,
asesmen, dan perbukuan. Untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab CP dapat dilihat di SK
Dirjen Pendis Nomor 3211 Tahun 2022 tentang Capai Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka
pada Madrasah, kemudian untuk Melihat CP Mata Pelajaran Umum dapat mengakses ke Link Tautan
di Bawah ini:
a. [Link]
b. [Link]
2. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran (TP) merupakan deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi yakni pengetahuan,
keterampilan, dan sikap yang diperoleh siswa dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran, disusun secara
kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu yang menjadi prasyarat menuju CP
(Capaian Pembelajaran). Tujuan pembelajaran disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari
waktu ke waktu yang menjadi prasyarat menuju capaian pembelajaran.
Rumusan tujuan pembelajaran tidak hanya mencakup tahapan kognitif (mengingat, memahami,
mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta) dan dimensi pengetahuan (faktual, konseptual,
prosedural, metakognitif) tetapi juga mengikutsertakan perilaku capaian seperti kecakapan hidup (kritis, kreatif,
komunikatif, dan kolaboratif) serta profil pelajar Pancasila (Beriman, berkebinekaan global, bergotong-royong,
kreatif, bernalar kritis, dan mandiri) dan profil pelajar rahmatan lil 'alamin.
3. Alur Tujuan Pembelajaran
Alur Tujuan Pembelajaran adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis di
dalam fase pembelajaran. Alur menjadi panduan guru dan siswa untuk mencapai capaian pembelajaran di
akhir suatu fase. Tujuan pembelajaran disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu
26
ke waktu. Secara umum, Alur Tujuan Pembelajaran mempunyai fungsi sama seperti silabus, yaitu untuk acuan
perencanaan pembelajaran. Alur Tujuan Pembelajaran ini bukan hanya dijadikan acuan atau panduan guru, tetapi
juga siswa dalam mencapai pencapaian pembelajaran di akhir fase.
Berikut ini adalah kriteria Alur Tujuan Pembelajaran yang akan dilaksanakan di MA Al-Hidayah Al-
Mumtazah sebagaimana berikut:
Menggambarkan urutan pengembangan kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik
Setiap fase dalam Alur Tujuan Pembelajaran menggambarkan cakupan serta tahapan pembelajaran yang linear
mulai dari awal fase hingga akhir fase.
Alur Tujuan Pembelajaran yang dibuat untuk seluruh fase menggambarkan cakupan serta tahapan
pembelajaran yang di dalamnya terdapat tahapan perkembangan kompetensi antar fase serta jenjang.
Aspek-aspek yang terdapat dalam Alur Tujuan Pembelajaran meliputi: kompetensi, konten, serta variasi.
a. Kompetensi
Kompetensi merupakan kemampuan yang dimiliki dan bisa didemonstrasikan atau diaktualisasikan oleh
siswa dalam bentuk produk maupun kinerja, baik yang abstrak ataupun konkret. Kompetensi
ini menunjukkan bahwa peserta didik sudah berhasil mencapai tujuan pembelajaran. Keberhasilan
dalam memiliki kompetensi ini bisa dilihat setelah peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan
pembelajaran di kelas. Saat menentukan kompetensi dalam Alur Tujuan Pembelajaran, guru dapat
menggunakan kata kerja operasional yang bisa diamati sesuai dengan taksonomi bloom yang
direvisi. Sebagai contoh, peserta didik mampu memberikan solusi untuk mengatasi perubahan
lingkungan akibat faktor manusia.
b. Konten
Konten merupakan isi atau materi ilmu pengetahuan inti maupun konsep utama yang bisa
didapatkan oleh siswa melalui pemahaman selama mengikuti proses pembelajaran di akhir
1 unit pembelajaran. Guru dapat menentukan ilmu pengetahuan atau konsep utama apa
yang harus dipahami siswa di akhir satu unit pembelajaran. Kemudian, guru juga dapat
27
merumuskan pertanyaan yang hrus dapat dijawab siswa setelah mengikuti kegiatan
28
pembelajaran unit tersebut. Contoh konten adalah perubahan alam yang terjadi di
permukaan bumi akibat faktor manusia
c. Variasi
Alur Tujuan Pembelajaran juga perlu memenuhi aspek variasi, yaitu beberapa keterampilan berpikir siswa
yang harus dikuasai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Variasi keterampilan berpikir ini seperti berpikir
kritis, kreatif, dan berpikir tingkat tinggi, seperti analisis evaluasi, prediksi, menciptakan, dan lain-lain. Guru
dapat menentukan variasi keterampilan berpikir siswa yang harus dikuasai. Salah satu perantinya adalah
menggunakan soal-soal HOTS. Sebagai contoh, peserta didik mampu menganalisis hubungan manusia
dengan perubahan alam di permukaan bumi lalu membuat kesimpulan faktor utamanya. Dalam hal ini berarti
siswa dituntut mempunyai variasi berpikir untuk mengetahui, memahami, mengaplikasikan,
menganalisis, serta membuat kesimpulan materi tersebut.
4. Modul ajar
Modul ajar merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, dan media pembelajaran, serta asesmen yang
dibutuhkan dalam satu unit/topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran. Guru memiliki keleluasaan untuk membuat
sendiri, memilih, dan memodifikasi modul ajar yang tersedia sesuai dengan konteks, karakteristik, serta kebutuhan
peserta didik.
MA Al-Hidayah Al-Mumtazah memberikan kemerdekaan kepada bapak dan ibu guru untuk memilih atau
memodifikasi modul ajar yang sudah disediakan pemerintah untuk menyesuaikan modul ajar dengan karakteristik
peserta didik, atau menyusun sendiri modul ajar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Kriteria
Pembuatan Modul Ajar (MA) Kurikulum Merdeka Fase E Kelas 10 di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah
meliputi:
a. Esensial, dimana pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin.
b. Menarik, Bermakna dan Menantang, dalam artian Modul ajar dapat menumbuhkan minat untuk belajar,
melibatkan peserta didik, berkaitan dengan pengalaman atau pengetahuan
29
c. sebelumnya, serta menyesuaikan capaian belajarnya.
30
d. Relevan dan Kontekstual, yakni menyesuaikan konteks diri dan lingkungan peserta didik.
e. Berkesinambungan, yakni keterkaitan antara alur pembelajaran dengan fase belajar peserta didik
Untuk penyusunan Modul Ajar yang akan digunakan di MA Al-Hidayah Al-Mumtazahdan diharapkan dapat membantu guru mengajar
menggunakan metode terdiferensiasi, maka penyusunan modul ajar dapat menggunakan kerangka modul ajar yang terdiri dari tiga
bagian utama yang meliputi sebagaimana berikut :
Perencanaan pembelajaran ruang lingkup kelas yang akan digunakan oleh MA Al-Hidayah Al-Mumtazah terdiri
beberapa aspek, yaitu:
Perencanaan Pembelajaran
Strategi Pembelajaran.
Model Pembelajaran
Media Pembelajaran.
31
Penjelasan lebih lanjut dari aspek-aspek perencanaan pembelajaran ruang linkup kelas diatas akan tergambar pada
penjelasan berikut :
1. Perencaan Pembelajaran di Kelas
Dalam melaksanakan perencanaan pembelajaran di Kelas 10 (Sepuluh) tahun pelajaran 2023/2024, MA
Al-Hidayah Al-Mumtazah memiliki beberapa perencanaan yang nantinya dapat diterapkan oleh madrasah
atau guru. Perencanaan yang dilakukan di kelas berdasarkan prinsip pembelajaran paradigma baru antara lain:
a) Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta
didik6 saat ini, sesuai dengan kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan
peserta didik yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan.
b) Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar
sepanjang hayat.
c) Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara
holistik.
d) Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan
budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra.
e) Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.
2. Strategi Pembelajaran di Kelas
Strategi pembelajaran yang akan diterapkan oleh guru kelas dan guru mata pelajaran di kelas 10 (Sepuluh)
Tahun Pelajaran 2023/2024 adalah sebagai berikut:
a) Koordinasi Persiapan Pembelajaran
Persiapan pembelajaran perlu dilakukan oleh guru mata pelajaran, baik yang mata pelajarannya
terintegrasi secara materi maupun yang terintegrasi dalam bentuk Proyek penguatan Profil
32
Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin. Kegiatan ini dilakukan untuk membuat
kesepakatan terhadap jalannya proses pembelajaran, agar berjalan secara efektif dan sesuai
dengan Alur Tujuan Pembelajaran.
b) Prosedur
Untuk prosedur pelaksanaan pembelajaran dalam 1 kali pertemuan standarnya adalah terdiri dari
kegiatan pembuka, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Setiap kegiatan memiliki komponen
minimal yang harus dilaksanakan oleh guru namun guru diperbolehkan untuk menambah variasi
agar pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan menarik selama tetap memperhatikan
ketercukupan waktu pertemuan. Kegiatan minimal yang harus dilaksanakan pada setiap langkah
kegiatan pembelajaran diantaranya dpat terlihat dalam tabel berikut:
34
dirasa perlu dengan tetap memperhatikan tujuan dan efektifitas pembelajaran. Standar media
pembelajaran MA Al-Hidayah Al-Mumtazahbaik yang wajib atau yang pilihan dapat dilihat di
tabel berikut:
NO. JENIS MEDIA
PEMBELAJAR
AN
1. Wajib 1. Laptop/Tablet/HP
2. Konten Belajar Digital (PPT, DOC, PDF, dll)
2. Pilihan 1. Alat Peraga
2. LCD Proyektor
3. Papan Tulis.
4. Video
5. Internet
6. Dll.
Tabel 4.2 Media Pembelajaran
Asesmen Pembelajaran Pelaksanaan penilaian atau asesmen pembelajaran yang akan dilakukan oleh guru kelas maupun
guru mata pelajaran di MA Al-Hidayah Al-MumtazahKelas 10 Tahun Pelajaran 2023/2024 terbagi menjadi 3 (tiga) jenis
assesmen, antara lain:
a) Asesmen Diagnostik
Assessmen diagnostik dilaksanakan untuk mengetahui informasi kognitif dan non kognitif. Guru
melaksanakan assessment diagnostic kognitif secara lisan dan tulis, baik diawal tahun pelajaran maupun
akhir pekan untuk memetakan kemampuan dasar peserta didik dalam memahami materi. Assessmen
diagnostik dilaksanakan untuk mengetahui informasi kognitif dan non kognitif. Guru melaksanakan
assessment diagnostic kognitif secara lisan dan tulis, baik diawal tahun pelajaran maupun akhir pekan
untuk memetakan kemampuan dasar peserta didik dalam memahami materi. Assessment diagnostic non
35
kognitif digunakan untuk menegathui informasi terkait dengan gaya belajar, bakat, minat, senin, karakter
peserta didik. Guru melakukan di awal Tahun Pelajaran baru maupun akhir pekan baik secara lisan maupun
tulis.
b) Asesmen Formatif
Asesmen formatif dilaksanakan guru dengan menggunakan berbagai instrument, baik tes tulis, tes lisan,
praktik, proyek, portofolio, penugasan. Hasil kegiatan tersebut digunakan oleh guru untuk memperbaiki
proses pembelajaran. Sedangkan oleh peserta didik digunakan sebagai bahan refleksi.
c) Asesmen Sumatif
Assessmen Sumatif dilakukan di akhir tema, bab, unit, lingkup materi. Instrument yang digunakan adalah tes
lisan, tes tulis, praktik, dan proyek. Jenis yang digunakan adalah Sumatif/penilaian harian dan
Sumatif Tengah Semester/Penilaian Tengah Semester dan Asesmen Akhir Semester/penilaian
akhir semester. Nilai tersebut digunakan untuk pelaporan hasil belajar (raport).
5. Ketuntasan Hasil Pembelajaran
Untuk mengetahui apakah peserta didik telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran, pendidik perlu
menetapkan kriteria atau indikator ketercapaian tujuan pembelajaran. Kriteria ini dikembangkan saat
pendidik merencanakan asesmen, yang dilakukan saat pendidik menyusun perencanaan pembelajaran,
pembelajaran ataupun modul ajar. Kriteria ketercapaian ini juga menjadi salah satu pertimbangan dalam
memilih/membuat instrumen asesmen, karena belum tentu suatu asesmen sesuai dengan tujuan dan kriteria
ketercapaian tujuan pembelajaran. Kriteria ini merupakan penjelasan (deskripsi) tentang kemampuan apa yang perlu
ditunjukkan/didemonstrasikan peserta didik sebagai bukti bahwa ia telah mencapai tujuan pembelajaran
BAB V
36
PENDAMPINGAN, EVALUASI, DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL
A. PENDAMPINGAN
Pelaksanaan pendampingan MA Al-Hidayah Al-Mumtazah dilakukan secara internal oleh madrasah untuk
memastikan pembelajaran berjalan sesuai rencana untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Proses ini dikelola oleh
kepala madrasah dan atau guru yang dianggap sudah mampu untuk melakukan peran ini.
Pendampingan dilakukan secara bertahap dan mandiri agar terjadi peningkatan kualitas secara berkelanjutan di
madrasah, sesuai dengan kemampuan madrasah. Dalam melakukan pendampingan dan pengembangan
professional ditekankan pada prinsip reflektif dan pengembangan diri bagi guru, serta menggunakan alat
penilaian yang jelas dan terukur. Proses pendampingan dirancang sesuai kebutuhan dan dilakukan oleh
kepala madrasah dan atau guru yang berkompetensi berdasarkan hasil pengamatan atau evaluasi. Proses
pendampingan dan pengembangan professional ini dilakukan melalui :
1. Program regular supervisi madrasah, yang dilakukan minimal 1 kali dalam satu semester oleh
kepala madrasah;
2. Kegiatan Kelompok Kerja Guru MAS Al-Falah Lemahabang, yang dilaksanakan sesuai program kerja
KKG secara reguler, seperti kegiatan mingguan untuk pendampingan penyusunan atau revisi alur
tujuan pembelajaran dan modul ajar. Kegiatan ini merupakan pendampingan oleh kepala madrasah dan
guru yang berkompetensi;
3. Pelaksanaan In-House Training (IHT) atau Focus Group Discussion (FGD), dilakukan 1 tahun sekali
atau sesuai kebutuhan dengan mengundang narasumber yang berkompeten, instansi terkait dan praktisi
pendidikan.
B. Evaluasi
Evaluasi Kurikulum Oprasional MA Al-Hidayah Al-Mumtazah secara reguler dilaksanakan secara bertahap
37
yaitu jangka pendek satu tahun sekali dan jangka panjang 4 tahun sekali dengan mempertimbangkan perubahan
yang terjadi baik perubahan kebijakan maupun update perkembangan terkini dalam proses pembelajaran. Evaluasi
kurikulum dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran yang dilakukan secara reflektif, yaitu:
1. Evaluasi Harian, dilakukan secara individual oleh guru setelah pembelajaran berdasarkan catatan
anekdot selama proses pembelajaran, penilaian dan refleksi ketercapaian tujuan pembelajaran.
Hasil evaluasi ini digunakan untuk perbaikan rencana pembelajaran atau modul ajar pada hari
berikutnya.
2. Evaluasi Per Unit Belajar, dilakukan secara kelompok (team teaching) setelah satu unit pembelajaran
atau tema modul ajar pada selesai. Hasil ini digunakan untuk merefleksikan proses belajar,
ketercapaian tujuan dan melakukan perbaikan maupun penyesuaian terhadap proses belajar dan
perangkat ajar, yaitu alur tujuan pembelajaran dan modul ajar.
3. Evaluasi Per Semester, dilakukan secara kelompok (team teaching) setelah satu semester selesai.
Evaluasi ini dilakukan berdasarkan refleksi pembelajaran dan hasil asesmen peserta didik yang
telah disampaikan pada laporan hasil belajar peserta didik.
4. Evaluasi Per Tahun, merupakan refleksi ketercapaian profil lulusan, tujuan madrasah, misi dan visi
madrasah.
Pelaksanaan evaluasi kurikulum MA Al-Hidayah Al-Mumtazah dilakukan oleh Tim Pengembang
Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) bersama pengawas madrasah, kepala madrasah dan komite
madrasah serta pihak lainnya yang telah mengadakan kerja sama dengan madrasah. Evaluasi dilaksanakan
berdasarkan data yang telah dikumpulkan pada evaluasi pembelajaran, hasil supervisi kepala madrasah, laporan
kegiatan Kelompok Kerja Guru, hasil kerja peserta didik dan kuesioner peserta didik dan orang tua.
Informasi yang berimbang dan berdasarkan data tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk semakin
38
meningkatkan
39
kualitas pelayanan madrasah kepada peserta didik, peningkatan prestasi dan hubungan kerja sama
dengan pihak lain. Fokus evaluasi pada Implementasi Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Operasional Madrasah
(KOM) ini ada pada : Ketercapaian Capaian Pembelajaran (CP), Keterlaksanaan proyek P5 dan P2RA,
Ketercapaian Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin, Hasil Penilaian atau Asesmen,
Kualitas Pengajaran, dan Keterlaksanaan Program.
C. PENGEMBANGAN KURIKULUM
Pelaksanaan pengembangan profesional ditekankan pada prinsip reflektif dan pengembangan diri
bagi pendidik, serta menggunakan alat penilaian yang jelas dan terukur. Kepala madrasah merancang
dan melakukan proses pengembangan profesional sesuai kebutuhan sebagai tindak lanjut dari hasil
pengamatan dan evaluasi dengan melibatkan pengawas madrasah. Program pengembangan
profesionalitas MA Al-Hidayah Al-Mumtazah dilakukan melalui beberapa kegiatan sebagaimana
yang akan dijelaskan pada tabel berikut:
41
BAB VI
PENUTUP
A. Harapan
Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) MA Al-Hidayah Al-MumtazahTahun Pelajaran 2023/2024
disusun sebagai kerangka acuan atau pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran di madrasah. Kurikulum Operasional
Madrasah (KOM) juga sebagai panduan ketercapaian pembelajaran bagi peserta didik dan upaya guru dalam
pelaksanaan proses pembelajaran baik itu dengan menggunakan Kurikulum Merdeka.
42
Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) MA Al-Hidayah Al-MumtazahTahun Pelajaran 2023/2024 yang telah
tersusun ini akan berjalan lancar bila ada dukungan penuh dari semua pihak, yaitu Kepala Madrasah, Wakamad, Guru,
Komite Madrasah dan stakeholder yang ada di madrasah.
Tim Pengembang Kurikulum Madrasah (TPKM) Kurikulum Merdeka MA Al-Hidayah Al-
MumtazahTahun Pelajaran 2023/2024 berharap, mudah-mudahan dukungan dan partisipasi aktif semua pihak
dapat memajukan lembaga yang kita cintai sesuai dengan apa yang telah terumuskan dalam visi, misi dan tujuan
madrasah sehingga terwujudnya madrasah yang mandiri dan berprestasi.
B. Saran
Kami selaku Tim Penyusun Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) MA. Al-Hidayah Al-Mumtazah No.8
Belawa
BaruTahun Pelajaran 2023/2024 menyadari jika dalam penyusunan Kurikulum Merdeka masih banyak kekurangan
serta jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kami berharap saran dan kritikan dari berbagai pihak agar nantinya
dalam penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) menjadi lebih baik dan mendekati
[Link], ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung,
sehingga Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) MA Al-Hidayah Al-MumtazahTahun Pelajaran 2023/2024 dapat
terselesaikan.
Teriring do’a, semoga kontribusi pemikiran, kerja keras dan dukungannya semua pihak menjadi amal kebaikan dan dapat
manfaat untuk umat serta maslahat untuk masyarakat terutama dilingkungan MA Al-Hidayah Al-Mumtazah
43
44
40
Pembelajaran berdiferensiasi di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah diterapkan sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat peserta didik karena tidak ada anak dengan kebutuhan khusus berdasarkan assessmen diagnostik yang dilakukan . Faktor penting yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi ini adalah kondisi dan karakteristik individu peserta didik serta tujuan untuk mengakomodasi variasi kemampuan dan minat dalam kegiatan pembelajaran .
Structurally, kegiatan intrakurikuler di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah melibatkan materi pembelajaran yang ditempuh peserta didik dan terdiri dari mata pelajaran reguler. Sedangkan, kegiatan kokurikuler seperti Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin berfungsi untuk memperkuat pembelajaran tersebut. Proyek kokurikuler dialokasikan 20% waktu dari jam pelajaran intrakurikuler agar dapat memperdalam kompetensi dan karakter sesuai standar yang telah ditetapkan .
Di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah, kegiatan kokurikuler Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P2RA) mendapatkan alokasi waktu 20% dari total jam pelajaran selama satu tahun, yang berjumlah 360 jam pembelajaran . Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila dan rahmatan lil ‘alamin .
Strategi pengembangan profesional pendidik di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah melibatkan metode reflektif serta program pengembangan diri dengan alat penilaian yang jelas. Beberapa kegiatan termasuk dalam rencana pengembangan ini antara lain coacing, mentoring dan pelatihan yang dilakukan secara berkala. Kepala madrasah bertanggung jawab untuk merancang program ini dengan melibatkan pengawas madrasah .
Capaian Pembelajaran (CP) di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah adalah kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik di setiap fase E. Penerapannya dalam kurikulum dilakukan dengan menyusun CP bagi setiap mata pelajaran dan terkait erat dengan penyusunan Tujuan Pembelajaran dan Modul Ajar. Perealisasiannya memperhatikan kurikulum operasi madrasah dan dirancang agar relevan dengan konteks dan karakteristik peserta didik .
Strategi pembelajaran di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah dirancang dengan mempertimbangkan perkembangan dan pencapaian peserta didik saat ini, serta karakteristik dan keragaman perkembangan peserta didik. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan, relevan dengan lingkungan peserta didik, dan melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra. Prinsip ini menciptakan pembelajaran yang bermakna, mendukung perkembangan kompetensi dan karakter siswa secara holistik, dan mendorong siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat .
MA Al-Hidayah Al-Mumtazah memberikan kebebasan kepada pendidik untuk memilih, memodifikasi, atau menyusun modul ajar agar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Kriteria yang digunakan dalam penyusunan modul ajar meliputi aspek esensial, menarik, bermakna, menantang, relevan, kontekstual, dan kesinambungan. Dengan pendekatan ini, modul ajar diharapkan dapat menumbuhkan minat belajar dan melibatkan siswa dalam pengalaman belajar yang relevan .
Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah adalah untuk mengembangkan potensi bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, kemandirian, dan kreativitas peserta didik secara optimal. Penerapan kegiatan ini dilakukan di luar jam belajar intrakurikuler dan kokurikuler. Pramuka adalah ekstrakurikuler wajib, sedangkan kegiatan lainnya disesuaikan dengan bakat dan minat peserta didik .
Pelaksanaan evaluasi kurikulum di MA Al-Hidayah Al-Mumtazah dilakukan secara teratur dengan jangka pendek satu tahun dan jangka panjang empat tahun. Evaluasi diaplikasikan melalui reflektif harian, per unit belajar, per semester, dan per tahun. Aspek yang menjadi fokus evaluasi adalah ketercapaian Capaian Pembelajaran, keterlaksanaan proyek P5 dan P2RA, ketercapaian Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin, hasil asesmen, kualitas pengajaran, dan keterlaksanaan program .
Pada tahun pelajaran 2023/2024, MA Al-Hidayah Al-Mumtazah memilih mengutamakan tiga tema dalam proyek profil pelajar yaitu Kearifan Lokal, Kewirausahaan, dan Bangunlah Jiwa dan Raganya. Mata pelajaran yang terintegrasi dengan tema ini antara lain Al Qur’an Hadis, Sejarah, Pemilihan Ketua Osis, Ekonomi, Prakarya, Kimia, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, PJOK, Pendidikan Pancasila, Sosiologi, dan Bahasa Inggris .