APK Editor Pro: Mengedit Aplikasi
Android dengan Mudah dan Cepat
Zaenab Padmasari
Kamis, 31 Agt 2023, 11:57 WIB
Daftar Isi
Pendahuluan
Apa Itu [APK Editor
Pro]([Link]
Cara Mendownload APK Editor Pro
Cara Menginstal APK Editor Pro
Fitur Utama APK Editor Pro
Alternatif Aplikasi untuk Mengedit APK
Kesimpulan
Pendahuluan {#pendahuluan}
Apakah kamu ingin mengedit aplikasi Android sesuai dengan
keinginanmu? Apakah kamu ingin menyesuaikan tampilan,
menghapus iklan yang mengganggu, atau bahkan menambahkan
fitur baru pada aplikasi favoritmu? Jika ya, maka APK Editor Pro
adalah solusi yang tepat untukmu. Dalam artikel ini, kami akan
membahas tentang APK Editor Pro secara lengkap, termasuk cara
mendownload, menginstal, dan fitur-fitur utamanya. Yuk simak!
Apa Itu APK Editor Pro? {#apa-itu-apk-editor-
pro}
APK Editor adalah aplikasi Android yang memungkinkan pengguna
untuk mengedit file APK di perangkat mereka. Aplikasi ini
menawarkan dua jenis pengeditan: FULL EDIT, yang memungkinkan
pengguna untuk membangun ulang file dari sebuah APK, dan
SIMPLE EDIT, yang memungkinkan pengguna untuk mengganti file
di dalam sebuah APK. APK Editor menyediakan berbagai opsi
kustomisasi, seperti mengubah gambar latar belakang aplikasi,
menambahkan atau menghapus bahasa, dan menghapus izin-izin
yang tidak diperlukan. Namun, penting untuk menggunakan aplikasi
ini dengan benar agar terhindar dari masalah. APK Editor memiliki
halaman bantuan yang memberikan contoh dan saran untuk
penggunaan yang tepat. APK Editor APK sendiri memiliki ukuran
sekitar 10 MB. Aplikasi ini tersedia untuk Android 3.2 atau versi
yang lebih tinggi. Pengguna dapat mengedit sebuah APK dengan
memilih aplikasi yang ingin mereka modifikasi dan mengakses
pengaturannya. Untuk menghapus iklan dari sebuah aplikasi,
pengguna dapat memilih opsi modifikasi lengkap dan menghapus
baris teks yang berkaitan dengan iklan. APK Editor memiliki mode
pengeditan yang berbeda dengan petunjuk untuk membantu
pengguna melakukan perubahan yang diperlukan. Secara
keseluruhan, APK Editor adalah alat yang berguna untuk
menyesuaikan dan mengedit file APK di perangkat Android.
Cara Mendownload APK Editor Pro {#cara-
mendownload-apk-editor-pro}
Berikut adalah langkah-langkah untuk mendownload APK Editor Pro:
1. Buka browser di perangkat Android kamu.
2. Kunjungi situs resmi APK Editor Pro.
3. Cari tautan unduhan untuk versi terbaru dari aplikasi.
4. Klik tautan unduhan tersebut.
5. Tunggu hingga proses unduhan selesai.
Pastikan kamu mendownload APK Editor Pro dari sumber resmi agar
mendapatkan versi yang terbaru dan aman.
Cara Menginstal APK Editor Pro {#cara-
menginstal-apk-editor-pro}
Setelah kamu berhasil mendownload APK Editor Pro, berikut adalah
langkah-langkah untuk menginstalnya:
1. Buka aplikasi File Manager di perangkat Android kamu.
2. Cari file APK Editor Pro yang telah kamu unduh.
3. Ketuk file tersebut untuk memulai proses instalasi.
4. Jika muncul peringatan keamanan, aktifkan opsi Sumber
Tidak Dikenal di pengaturan perangkat Android kamu.
5. Ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan proses
instalasi.
Setelah proses instalasi selesai, APK Editor Pro siap digunakan!
Fitur Utama APK Editor Pro {#fitur-utama-apk-
editor-pro}
Berikut adalah beberapa fitur utama yang ditawarkan oleh APK
Editor Pro:
1. Pengeditan Penuh (FULL EDIT): Fitur ini memungkinkan
pengguna untuk membangun ulang file dari sebuah APK
sesuai dengan keinginan mereka. Pengguna dapat
mengganti ikon aplikasi, mengubah tampilan antarmuka,
atau bahkan menambahkan fitur-fitur baru.
2. Pengeditan Sederhana (SIMPLE EDIT): Fitur ini
memungkinkan pengguna untuk mengganti file di dalam
sebuah APK tanpa harus membangun ulang seluruh
aplikasi. Pengguna dapat menghapus iklan yang tidak
diinginkan, mengganti suara notifikasi, atau melakukan
perubahan sederhana lainnya.
3. Kustomisasi Lengkap: APK Editor Pro menyediakan
berbagai opsi kustomisasi, seperti mengubah gambar
latar belakang aplikasi, menambahkan atau menghapus
bahasa, dan menghapus izin-izin yang tidak diperlukan.
4. Bantuan dan Petunjuk: APK Editor Pro dilengkapi dengan
halaman bantuan yang memberikan contoh dan saran
untuk penggunaan yang tepat. Pengguna dapat
mempelajari cara menggunakan fitur-fitur aplikasi dengan
mudah.
5. Ukuran Aplikasi Kecil: APK Editor Pro memiliki ukuran
file yang relatif kecil, sehingga tidak akan membebani
ruang penyimpanan perangkat Android kamu.
Alternatif Aplikasi untuk Mengedit APK
{#alternatif-aplikasi-untuk-mengedit-apk}
Selain APK Editor Pro, terdapat beberapa alternatif aplikasi yang
dapat digunakan untuk mengedit file APK di perangkat Android
kamu. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Apktool: Apktool adalah alat sumber terbuka yang
digunakan untuk decompile dan recompile file APK. Alat
ini sangat berguna bagi pengembang aplikasi yang ingin
menganalisis atau memodifikasi kode sumber aplikasi.
2. Lucky Patcher: Lucky Patcher adalah aplikasi populer
yang digunakan untuk menghapus iklan, memodifikasi
izin-izin aplikasi, atau bahkan membypass verifikasi
lisensi pada beberapa aplikasi berbayar.
3. Xposed Framework: Xposed Framework adalah kerangka
kerja modding yang memungkinkan pengguna untuk
melakukan modifikasi pada sistem Android tanpa harus
mengubah kode sumber asli dari sebuah aplikasi.
4. Game Guardian: Game Guardian adalah aplikasi cheat
yang digunakan untuk memodifikasi nilai-nilai dalam
permainan. Aplikasi ini berguna bagi para pemain game
yang ingin mendapatkan keuntungan tambahan.
Kesimpulan {#kesimpulan}
APK Editor Pro adalah aplikasi Android yang sangat berguna bagi
mereka yang ingin mengedit file APK di perangkat mereka. Dengan
fitur-fitur lengkap dan petunjuk yang jelas, pengguna dapat dengan
mudah menyesuaikan aplikasi sesuai dengan keinginan mereka.
Namun, penting untuk menggunakan aplikasi ini dengan bijak dan
bertanggung jawab. Jangan lupa untuk selalu mendownload APK
Editor Pro dari sumber resmi agar mendapatkan versi terbaru dan
aman. Selamat mencoba!
Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk
Editor
Last Updated on July 14, 2023 by appkey
Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali
pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang dapat Anda coba. Jika Anda tertarik
untuk melakukan pengeditan aplikasi Android, kenapa tidak mencoba cara mengedit aplikasi
Android dengan menggunakan aplikasi Apk Editor?
Untuk menggunakan aplikasi Apk Editor, Anda tidak harus memiliki Personal Computer
(PC) atau pun laptop. Anda pun dapat langsung mendownloadnya melalui Google Playstore.
Aplikasi ini memiliki fitur-fitur bermanfaat yang tentunya akan mempermudah cara mengedit
aplikasi Android milik Anda.
Lalu, bagaimana cara mengedit aplikasi Android dengan menggunakan aplikasi Apk Editor?
Berikut ini akan dipaparkan cara mengedit aplikasi Android dengan menggunakan Apk
Editor.
Daftar Isi
Cara Mengedit Aplikasi Android dengan APK Editor
o Memodifikasi App Name
o Merubah Layout dan Icon Aplikasi
o Menghilangkan Iklan dalam Aplikasi Android
o Mengubah Tempat Penginstallan menjadi SD Card
o Menghilangkan Permission yang tidak Diinginkan
Cara Mengedit Aplikasi Android Menggunakan APK Editor Pro
Cara Mengedit Aplikasi Android dengan APK Editor
Saat mengaplikasikan cara mengedit aplikasi Android dengan menggunakan Apk Editor,
terdapat beberapa fitur bermanfaat yang dapat Anda gunakan. Berikut ini akan dijelaskan
cara mengedit aplikasi Android untuk masing-masing fitur-fitur aplikasi Android Anda.
Memodifikasi App Name
Anda dapat mengedit bagian App Name aplikasi Android milik Anda dengan menggunakan
aplikasi APK Editor. Adapun cara mengedit aplikasi Android Anda khusus bagian App Name
adalah sebagai berikut.
1. Buka aplikasi APK Editor kemudian pilih aplikasi Android yang Anda ingin ubah App
Name. Caranya adalah dengan memilih pilihan “Select Apk From App.”;
2. Setelah Anda membuka aplikasi Android yang Anda inginkan untuk bagian App
Name-nya diedit, maka akan muncul menu pengeditan dalam aplikasi APK Editor;
3. Pilih String Item Aplikasi dan ubah datanya seperti yang Anda inginkan;
4. Pilih Save untuk menyimpannya;
5. Setelah selesai, Anda bisa meng-install hasil modifikasi milik Anda dengan
menggunakan data manger atau penyimpanan Anda, tetapi sebelumnya Anda harus
membuang aplikasi asli Anda dulu;
6. Kemudian akan muncul hasil pengeditan Anda, tetapi disertai dengan keterangan
Android App Editor.
Merubah Layout dan Icon Aplikasi
Cara mengedit aplikasi Android selanjutnya adalah untuk bagian Layout dan Icon. Adapun
langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Buka aplikasi Editor APK dan pilih aplikasi Android yang Anda ingin untuk edit;
2. Saat menu pengeditan Anda munculkan, Anda dapat langsung memilih “Resource”
dan pilih folder “Drawable”. Di dalam folder “Drawable”, terdapat banyak picture
yang dapat Anda edit sesuka hati;
3. Pilih salah satu icon dan Anda akan langsung membuka direktori atau tempat file
penyimpanan, kemudian pilih icon yang Anda ingin replace ke aplikasi target;
4. Setelah itu pilih Save.
Menghilangkan Iklan dalam Aplikasi Android
1. Buka aplikasi Editor APK dan pilih aplikasi Android yang Anda ingin edit;
2. Setelah menu pengeditan muncul, pilih bagian Resource, lalu masuk ke folder Lay
Out;
3. Scroll ke bagian bawah, ganti lay out_height=“wrap_content menjadi
layout_height=”0dip”;
4. Kemudian pilih Save.
Mengubah Tempat Penginstallan menjadi SD Card
1. Buka aplikasi Android yang Anda ingin edit, sebagai contoh aplikasi Android yang
dapat Anda pilih untuk edit adalah Android AppShare;
2. Pilih “Manifest”dan edit tempat penyimpanan aplikasi yang biasanya berada terletak
pada baris kedua;
3. Pilih icon “+” yang berfungsi untuk menambah key dan value pada aplikasi;
4. Masukkan kode-kode coding berikut ini: Android :installLocation=”auto”;
5. Pilih OK;
6. Simpan hasil pengeditan Anda dengan memilih pilihan Save;
Menghilangkan Permission yang tidak Diinginkan
1. Buka aplikasi Editor APK dan pilih aplikasi yang Anda inginkan untuk diedit;
2. Pilih menu Manifest
3. Cara dan pilih kata “uses-permission”, yang biasanya terletak di baris 4 atau pun 6;
4. Pilih tulisan “Android .[Link]”;
5. Pilih dan tahan hingga keluar “Delete Menu”;
Sebenarnya dalam hal aplikasi pengeditan aplikasi Android APK Editor, di dalam file APK
terdiri dari beberapa bentuk file seperti dex, smalli, xml, gambar, manifest dan bentuk file
lainnya. Selain itu, file APK terdiri dari dua bagian, yaitu APK Tool dan APK Editor. Dari
segi manfaat dan kemudahan, tentunya ke dua jenis aplikasi tersebut memiliki perbedaan
tersendiri.
APK Editor menawarkan kemudahan pengeditan aplikasi Android kepada pemula,
dikarenakan UI-nya bersifat sederhana dan user friendly, dan fitur-fitur yang ditawarkan pun
lebih simple dibandingkan APK Tool. Sementara untuk APK Tool memiliki kelebihan yaitu
lebih bagus untuk memodifikasi tampilan sistem aplikasi seperti status bar dan lainnya.
Lalu bagaimana cara mengedit aplikasi Android dengan menggunakan aplikasi APK Editor,
khususnya aplikasi APK Editor Pro? Berikut ini akan dijelaskan cara mengedit aplikasi
Android dengan menggunakan aplikasi APK Editor Pro.
Cara Mengedit Aplikasi Android Menggunakan APK
Editor Pro
Adapun cara mengedit aplikasi Android dengan menggunakan aplikasi APK Editor Pro
adalah sebagai berikut.
1. Buka aplikasi APK Editor Pro, lalu pilih Select APK from App;
2. Cari aplikasi OVPN, dengan mengetik di search bar ”openvpn”. Kemudian akan
muncul tulisan aplikasi OpenVPN Connect;
3. Pilih nama aplikasi OpenVPN Connect, kemudian pilih Full Edit;
4. Tunggu hingga loading selesai. Saat proses loading selesai, akan muncul halaman
awal, disini Anda bisa mengedit beberapa hal seperti bahasa dan nama aplikasi.
Lakukan pengeditan sesuai dengan keinginan Anda;
5. Pindah ke halaman Android [Link] dengan cara meng-click tab ke tiga yang
terletak di sebelah kanan bawah. Lalu pilih Tahan Teks, kemudian akan muncul pop-
up menu, pilih Open in New Window;
6. Cari tulisan Application. Kemudian setelah tulisan:
Android :name=”.OpenVPNApplication, tambahkan tulisan kode:
Android :theme=”@style/[Link].”;
7. Pilih gambar Memory atau Save, lalu pilih Back atau Kembali. Selanjutnya pindah ke
tab Files. Lalu pilih Res, scroll ke bawah dan pilih values;
8. Pilih [Link]. Di dalam file [Link] terdapat kode tema atau tampilan aplikasi. Di
dalam file inilah ditambahkan kode-kode baru, karena saat aplikasi mengambil tema
dari sistem, Anda dapat mengubahnya menjadi tema yang lain. Dalam hal ini, terdapat
kode-kode tertentu yang harus Anda tulis untuk setiap action yang Anda pilih, sebagai
contoh, saat Anda ingin mengubah seluruh background menjadi gambar yang baru
atau pun mengubah background untuk mengikuti gambar wallpaper. Setelah selesai
semua, Anda perlu meng-click gambar Memory di pojok kiri bawah, lalu pilih
Kembali.
9. Buka [Link], kemudian pilih tombol Open in Editor di pojok kanan atas.
Tambahkan kode: <colour name =”warnateks”>#ffce2coo</color> di atas
</resource>;
10. Buka folder Drawable, selanjutnya tambahkan gambar png yang sesuai dengan ukuran
layar ponsel kemudian beri nama [Link]. Untuk mengubah icon aplikasi besrta icon-
icon lainnya, Anda dapat menggantinya di folder drawable-hdpi, mdpi, dan
sebagainya.
11. Pilih Save yang terletak di pojok kanan atas. Kemudian akan muncul pop up. Setelah
itu pilih OK. Anda harus menunggu sampai proses loading selesai;
12. Pilih install. Saat Anda membukanya, aplikasi milik Anda yang sudah dimodifikasi
pun sudah jadi.
Demikian informasi mengenai cara mengedit aplikasi Android dengan menggunakan aplikasi
APK Editor, yang kemudian dilanjutkan dengan aplikasi APK Editor Pro. Tentunya
informasi dalam artikel ini memberikan pemahaman mengenai pengeditan aplikasi Android
langkah demi langkah, dan pastinya akan memberikan manfaat untuk Anda.
Ingin mendapatkan lebih banyak tips penting tentang pengelolaan bisnis online?
Follow MARKEY adalah solusinya! Klik [Link] atau download MARKEY
APP di Play Store maupun AppStore agar tidak ketinggalan info artikel bisnis terbaru setiap
hari. Sampai jumpa lagi!
Cara Edit Aplikasi Android di
Android Studio Mudah dan Cepat
Cara edit aplikasi android di Android Studio mungkin menjadi salah
satu tutorial yang paling dibutuhkan bagi para pengembang aplikasi.
Sebenarnya mengedit aplikasi untuk diganti atau diperbaiki merupakan
hal yang sangat lumrah, mengingat sebuah aplikasi harus sempurna dan
dapat membuat pengguna menjadi lebih nyaman.
Cara edit aplikasi android di Android Studio mungkin menjadi salah satu tutorial
yang paling dibutuhkan bagi para pengembang aplikasi. Sebenarnya mengedit
aplikasi untuk diganti atau diperbaiki merupakan hal yang sangat lumrah,
mengingat sebuah aplikasi harus sempurna dan dapat membuat pengguna menjadi
lebih nyaman.
Mengedit aplikasi di Android Studio hanya dengan menggunakan fitur Profie or
Debug APK. Di mana fitur ini akan membantu Anda melakukan perbaikan atau
mengganti beberapa bagian aplikasi yang sekiranya masih kurang sempurna.
Catatan tambahan ketika ingin melakukan debug APK, pastikan bahwa sistem
debug telah diaktifkan.
Cara Melihat Isi APK Dengan Android
Studio
Sebelum melakukan pengeditan aplikasi, hal pertama yang perlu Anda ketahui
adalah cara untuk melihat isi dari aplikasi tersebut dengan Android Studio. Di
bawah ini adalah cara untuk melihat isi dari APK:
1. Siapkan file
Cara pertama adalah dengan menyiapkan file *apk yang akan Anda lihat. Anda
dapat download aplikasi lain atau menggunakan aplikasi yang sebelumnya Anda
buat menggunakan Android Studio. Setelah Anda siapkan aplikasi yang ingin
dilihat isinya, selanjutnya buka software Android Studio.
2. Masukan File
Setelah software terbuka maka selanjutnya adalah Anda klik menu dan pilih Build
lalu Analyz APK. Anda juga dapat menggunakan cara drag and drop yang akan
dilihat pada sisi kanan Android Studio yang kosong. Pada bagian ini sendiri Anda
harus menutup semua class terlebih dahulu. Jika sudah, maka Anda akan dapat
melihat semua isi yang ada pada aplikasi tersebut.
Pada bagian ini sendiri Anda dapat melihat ukuran dari masing-masing aplikasi
yang dimasukan. Selain itu, Anda juga dapat membandingkan aplikasi yang
sebelumnya dengan aplikasi yang sudah diperbaiki. Jika sudah mengetahui cara
melihat aplikasi, tahap selanjutnya adalah mengetahui cara edit aplikasi android di
Android Studio.
Cara Edit Aplikasi di Android Studio
yang Perlu Anda Ketahui
Untuk edit aplikasi di Android Studio, setelah membukanya pun Anda dapat
langsung masuk profiler Android dan langsung mengujinya. Jika memang dirasa
ada yang kurang, maka selanjutnya dapat melakukan debug dengan Kotlin atau
Java aplikasi.
Untuk mendebug-nya, Anda harus menyematkan kode Kotlin atau Java Aplikasi
dan menambahkan henti sementara seperti .kt / .java pada file.
Untuk memahami lebih dalam masalah ini, Anda dapat membuka website
Warungkiara. Warungkiara sendiri adalah website yang membahas segala info dan
berita terbaru dalam hal teknologi. Di mana Anda akan bisa menemukan segala
macam informasi penting hingga tutorial pada website tersebut.
Secara default, Android Studio akan mengekstrak kode Kotlin atau Java dari apk
yang Anda buka atau buat, di mana formatnya adalah .smali. Untuk bisa mendebug
Kotlin atau Java menggunakan titik henti sementara, maka Anda harus membuka
IDE ke file sumber .kt atau .java yang sudah disesuaikan dengan file .smali. Di
bawah ini adalah cara untuk menyematkan sumber dari Kotlin atau Java:
1. Klik dua kali pada file .smali project, jangan lupa untuk menggunakan tampilan
android. Selanjutnya Anda akan melihat sebuah kolom yang meminta Anda untuk
memilih sumber Kotlin/Java.
2. Pada kolom tersebut, Anda akan melihat tulisan Attach Kotlin/Java Source pada kiri
kolom dan diwarnai biru. Klik tulisan tersebut. Di mana secara otomatis Anda akan
diarahkan direktori tempat file Kotlin/Java disimpan. Kemudian klik tombol Open.
Apabila APK menyediakan library native yang biasanya mempunyai file .so dan
tidak menyertakan simbol debug, maka Android Studio akan mengeluarkan kolom
yang sama dan memberi tahu bahwa Anda tidak akan dapat menggunakan titik
henti sementara tanpa menyematkan library native yang bisa di-debug.
Jika ingin menyematkan library native yang dapat di debug, pastikan Anda telah
mendownload NDK dan aplikasi tambahan lainnya. Nantinya Android Studio akan
menampilkan semua ABI yang mendukung aplikasi yang ingin Anda edit.
Setelah itu Anda dapat klik Add pada sudut kanan bagian atas jendela project. Pilih
file yang library native yang sudah memiliki simbol debug dan klik Ok. Maka
Anda selanjutnya akan dapat menyematkan simbol native dan melakukan edit
aplikasi android di android.
Kelebihan Android Studio
Setelah mengetahui cara edit aplikasi android di Android Studio, tentu saja Anda
perlu juga memahami kelebihan apa yang ada pada software ini. Di mana ternyata
tidak hanya dapat edit aplikasi saja. Namun ada beberapa kelebihan lain yang akan
Anda rasakan ketika menggunakannya.
1. Adaya fitur Instant Run yang mampu membuat Android Studio melakukan compile
dan run dengan lebih cepat. Sehingga Anda dapat melakukan proses pembuatan
ataupun editing aplikasi dengan lebih efisien.
2. Kelebihan selanjutnya dengan download aplikasi Android Studio adalah Code Editor
yang lebih pintar. Di mana fitur yang satu ini sendiri akan melakukan auto
compellation. Fitur tersebut akan membantu Anda untuk menampilkan saran kode
yang akan Anda ketikan pada pembuatan atau edit aplikasi.
3. Tidak hanya itu saja, ketika Anda menggunakan Android Studio, maka Anda dapat
membuat aplikasi untuk segala jenis mobile atau perangkat yang berbasis sistem
operasi ini. Seperti Anda dapat membuat aplikasi untuk Smart TV berbasis android,
smartwatch, tablet dan lain sebagainya.
Cara edit aplikasi android di Android Studio sendiri memang terlihat sangat rumit,
namun jika Anda telah mempelajari dasarnya maka akan sangat mudah sekali.
Mendebug APK yang sudah di-build
bookmark_border
Android Studio 3.0 dan yang lebih baru memungkinkan Anda untuk membuat
profil dan men-debug APK yang mengaktifkan proses debug tanpa harus mem-
build-nya dari project Android Studio.
Untuk memulai proses debug APK, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Dari layar Selamat Datang Android Studio, klik Profile or debug APK.
Jika Anda sudah membuka sebuah project, klik File > Profile or Debug
APK dari panel menu.
2. Di dialog yang terbuka, pilih APK yang ingin Anda impor ke Android
Studio.
3. Klik OK.
Android Studio kemudian menampilkan file APK yang belum dibuka, seperti
dalam gambar 1. File ini bukanlah kumpulan file yang sudah didekompilasi
sepenuhnya, tetapi file ini menyediakan file SMALI untuk versi file DEX yang
lebih mudah dibaca.
Gambar 1. Mengimpor APK yang sudah di-build ke Android Studio.
Catatan: Saat Anda mengimpor APK ke Android Studio, IDE akan membuat
project baru di direktori utama Anda dalam ApkProjects/ dan membuat salinan
lokal APK target di sana. File SMALI disimpan di folder smali/out/ dalam folder
project baru.
Tampilan Android di panel Project memungkinkan Anda memeriksa konten
APK berikut:
file APK: Klik dua kali APK untuk membuka APK Analyzer.
manifes: Berisi manifes aplikasi yang diekstrak dari APK.
java: Berisi kode Kotlin atau Java yang diuraikan Android Studio (menjadi
file SMALI) dari file DEX APK Anda. Setiap file SMALI dalam direktori ini
terkait dengan class Kotlin atau Java.
cpp: Jika aplikasi Anda menyertakan kode native, direktori ini akan berisi
library native APK (file SO).
Library Eksternal: Berisi Android SDK.
Anda dapat menggunakan profiler Android untuk mulai menguji performa
aplikasi.
Untuk men-debug kode Kotlin atau Java aplikasi, Anda harus melampirkan
sumber Kotlin atau Java dan menambahkan titik henti sementara dalam file
sumber Kotlin atau Java. Demikian pula, untuk men-debug kode native, Anda
harus melampirkan simbol debug native.
Melampirkan sumber Kotlin atau Java
Secara default, Android Studio mengekstrak kode Kotlin atau Java dari APK
Anda dan menyimpannya sebagai file SMALI. Untuk men-debug kode Kotlin
atau Java menggunakan titik henti sementara, Anda perlu mengarahkan IDE ke
file sumber Kotlin atau Java yang sesuai dengan file SMALI yang ingin Anda
debug.
Untuk melampirkan sumber Kotlin atau Java, lakukan langkah berikut:
1. Klik dua kali pada file SMALI dari panel Project di tampilan Android.
Setelah file terbuka, editor akan menampilkan banner yang meminta
Anda memilih sumber Kotlin atau
Java:
2. Klik Attach Kotlin/Java Sources... dari banner di jendela editor.
3. Buka direktori yang memuat file sumber Kotlin atau Java aplikasi, lalu
klik Open.
Di jendela Project, Android Studio mengganti file SMALI dengan file sumber
Kotlin atau Java yang sesuai. Android Studio juga menyertakan class dalam
secara otomatis. Anda sekarang dapat menambahkan titik henti sementara
dan men-debug aplikasi.
Melampirkan simbol debug native
Jika APK menyertakan library native (file SO) yang tidak menyertakan simbol
debug, Android Studio akan menampilkan banner, seperti yang ditunjukkan
pada gambar 1. Anda tidak dapat men-debug kode native APK atau
menggunakan titik henti sementara tanpa melampirkan library native yang
dapat di-debug.
Untuk melampirkan library native yang dapat di-debug, lakukan langkah
berikut:
1. Jika Anda belum melakukannya, download NDK dan alat-alatnya.
2. Di tampilan Android, di bagian direktori cpp di jendela Project, klik dua
kali file library native yang tidak menyertakan simbol debug.
Editor akan menampilkan tabel berisi semua ABI yang didukung APK
Anda.
3. Klik Add di sudut kanan atas jendela editor.
4. Buka direktori berisi library native yang dapat di-debug dan ingin Anda
lampirkan, lalu klik OK.
Jika sebelumnya APK dan library native yang dapat di-debug telah di-build
menggunakan workstation lain, Anda juga harus menentukan jalur ke simbol
debug lokal dengan mengikuti langkah-langkah ini:
1. Tambahkan jalur lokal ke simbol debug yang tidak ditemukan dengan
mengedit kolom di bagian kolom Local Paths di bagian Path
Mappings pada jendela editor, seperti yang ditunjukkan dalam gambar
2.
Biasanya, Anda hanya perlu menyediakan jalur ke folder utama dan
Android Studio akan memeriksa subdirektori secara otomatis untuk
memetakan sumber tambahan. Android Studio juga akan secara
otomatis memetakan jalur menuju NDK jarak jauh ke download NDK
lokal Anda.
2. Klik Apply Changes di bagian Path Mappings pada jendela editor.
Gambar 2. Jalur lokal untuk men-debug simbol.
File sumber native akan muncul di jendela Project. Buka file sumber native
tersebut untuk menambahkan titik henti sementara dan men-debug aplikasi.
Untuk menghapus pemetaan, klik Clear di bagian Path Mappings di jendela
editor.
Masalah umum: Saat melampirkan simbol debug ke APK, file APK dan file SO yang dapat
di-debug harus di-build menggunakan workstation atau server build yang sama.
Di Android Studio 3.6 dan yang lebih baru, Anda tidak perlu membuat project
baru saat APK diupdate di luar IDE. Android Studio mendeteksi perubahan pada
APK dan memberi Anda opsi untuk mengimpornya ulang.