Nama : Rd Adam Jayamanggala
NPM : 214010174
Manajemen Risiko dan Tata Kelola
RISK MEASUREMENT MATRIKS
Risk
Risk is dispersion from expected result
Risk is diversion from expected result
Risk is possibility of loss
Risk Assesment
Risk assessment (Penilaian Risiko) adalah proses identifikasi, analisis, dan evaluasi potensi
risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan suatu organisasi atau proyek. Tujuan dari
risk assessment adalah untuk mengidentifikasi ancaman dan peluang yang mungkin muncul,
mengukur dampak potensialnya, dan mengembangkan strategi untuk mengelola atau
mengurangi risiko tersebut.
Risk Assesment Matriks
Matriks yang digunakan selama penilaian risiko untuk menentukan tingkat risiko dengan
mempertimbangkan kategori probabilitas atau kemungkinan terhadap kategori keparahan
konsekuensi. Ini adalah mekanisme sederhana untuk meningkatkan visibilitas risiko dan
membantu pengambilan keputusan manajemen. Secara statistik, tingkat risiko penuruan dapat
dihitung sebagai produk dari probabilitas bahwa bahaya terjadi (misalnya kecelakaan terjadi)
dikalikan dengan tingkat keparahan bahaya tersebut (jumlah rata-rata bahaya atau lebih
konservatif jumlah maksimum kredibel bahaya).
Probabilitas x Dampak = Tingkat resiko
Matrix 2x2
Impact
1. Low: Bahaya dapat dikendalikan, atau biasanya akan mengakibatkan kurang dari
kecil, penyakit, cedera atau kerusakan sistem.
2. High: Bahaya biasanya dapat menyebabkan cedera parah atau penyakit atau
kerusakan sistem utama, yang membutuhkan tindakan korektif segera.
Probabilitas
1. Low: Tidak mungkin tetapi mungkin terjadi selama operasi standar
2. High: Kemungkinan terjadi beberapa waktu selama operasi standar
Matrix 3x3
Sebagai penyegaran, matriks risiko adalah alat yang digunakan para
profesional keselamatan untuk menilai berbagai risiko bahaya di tempat kerja. Pekerja
EHS menilai risiko dengan mengevaluasi tingkat keparahan potensi bahaya, serta
kemungkinan bahwa itu akan terjadi.
Matriks penilaian risiko berisi seperangkat nilai untuk probabilitas dan tingkat
keparahan bahaya. Matriks risiko 3×3 memiliki 3 tingkat probabilitas dan 3 tingkat
keparahan. Seperti standar matriks risiko 3×3 berisi nilai-nilai berikut:
Impact
1. Low : Bahaya dapat dikendalikan, atau biasanya akan mengakibatkan kurang dari
kecil, penyakit, cedera atau kerusakan sistem.
2. Medium : Bahaya biasanya dapat menyebabkan cedera parah atau penyakit atau
kerusakan sistem utama, yang membutuhkan tindakan korektif segera.
3. High : Bahaya umumnya dapat menyebabkan kematian atau kehilangan sistem
utama, yang membutuhkan penghentian segera aktivitas atau operasi yang tidak
aman.
Probabilitas
1. Low : Tidak mungkin tetapi mungkin terjadi selama operasi standar
2. Medium : Kemungkinan terjadi beberapa waktu selama operasi standar
3. High : Kemungkinan terjadi sering selama operasi standar
Matrix 4x4
Matriks risiko 4×4 mengandung 4 tingkat probabilitas dan tingkat keparahan.
Sebagai contohnya standar matriks 4×4 yang memiliki nilai berikut:
Kemungkinan
1. Rare (tidak mungkin, meskipun mungkin)
2. Unlikely (bisa terjadi sesekali)
3. Possible (tidak terkejut, akan terjadi pada waktu tertentu)
4. Probable (mungkin terjadi, diharapkan)
Keparahan
1. Low (bahaya tidak akan mengakibatkan cedera serius atau penyakit, atau memiliki
kemungkinan kerusakan yang jauh)
2. Medium (bahaya dapat menyebabkan penyakit, cedera, atau kerusakan peralatan
tetapi efeknya tidak akan serius)
3. High (bahaya dapat mengakibatkan cedera serius atau penyakit, kerusakan
properti atau peralatan)
4. Very High (bahaya mampu menyebabkan kematian dan penyakit)
Matrix 5x5
Matriks risiko 5×5 mengandung lima tingkatan probabilitas dan tingkat keparahan,
seperti berikut:
Kemungkinan
1. Rare (tidak mungkin terjadi)
2. Unlikely (tidak mungkin, meskipun mungkin)
3. Moderate (kemungkinan terjadi sesekali selama operasi standar)
4. Likely (tidak terkejut, akan terjadi pada waktu tertentu)
5. Almost Certain (mungkin terjadi, diharapkan)
Keparahan
1. Insignificant (bahaya tidak akan mengakibatkan cedera serius atau penyakit, atau
memiliki kemungkinan kerusakan yang jauh)
2. Minor (bahaya dapat menyebabkan penyakit, cedera, atau kerusakan peralatan
tetapi efeknya tidak akan serius)
3. Significant (bahaya dapat mengakibatkan cedera serius atau penyakit, kerusakan
properti atau peralatan)
4. Major (bahaya dapat mengakibatkan cedera serius atau penyakit, kerusakan
properti atau peralatan)
5. Severe (bahaya mampu menyebabkan kematian dan penyakit)
Risk Measurement
Risk measurement (Pengukuran Risiko) adalah proses kuantifikasi dan penilaian risiko yang
melibatkan pengukuran sejauh mana risiko dapat mempengaruhi suatu organisasi atau
proyek. Tujuan utama dari risk measurement adalah untuk menghasilkan informasi yang
dapat digunakan oleh organisasi atau individu dalam pengambilan keputusan. Ini melibatkan
penentuan ukuran risiko, seperti tingkat kemungkinan terjadinya dan dampaknya.