COVER
LEMBAR
PENGESAHAN
DAFTAR ISI
BAB I PROFIL BUM DESA
A. Visi Misi
B. Struktur organisasi dan daftar SDM
C. Kepemilikan Modal
1) Penyertaan Modal Awal
2) Penyertaan Modal Desa
3) Penyertaan Modal Masyarakat
BAB II EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA
A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
4. Kondisi Keuangan
B. Kondisi Eksternal
1. Tantangan Usaha
2. Potensi
3. Peluang
4. Prospek Usaha
BAB III RENCANA KERJA
A. Sasaran Perusahaan
B. Strategi dan Kebijakan
C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang
d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang
f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang
g) Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang
BAB IV INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL
Berikut format Rancangan Rencana Program Kerja/ Rencana Program Kerja
secara terperinci:
BAB V RENCANA KERJA SAMA
A. Rencana Kerja Sama Usaha
B. Rencana Kerja Sama Nonusaha
BAB VI RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN
Rencana kegiatan dan kebutuhan disusun sebelum penambahan modal
kepada BUM Desa/BUM Desa Bersama
BAB I
PROFIL BUM DESA
A. Visi dan Misi
Visi
Visi dari pendirian BUMDes SEJAHTERA MARABUANA yaitu “Menjadi
Lembaga Usaha Desa Marabuana Yang Sejahtera, Berkembang dan Terpercaya yang
mampu melayani anggota masyarakat dilingkungannya yang mencapai Kedamaian dan
Sejahtera”.
Misi
“ Mengembangkan Bumdes SEJAHTERA MARABUANA sebagai Lokomotif
Ekonomi Masyarakat Desa Marabuana ”.
B. Struktur organisasi dan daftar SDM
PENASEHAT/PEMBINA
KEPALA DESA MARABUNA
RAMSA
PENGAWAS
NATANIEL APPO
SEKRETARIS DIREKTUR/ KETUA BENDAHARA
HARMADI SUSANTO HERLINA
AFDAL TANINAN, ST
Daftar SDM BUM Desa
No Nama Jabatan
1 RAMSAH Penasihat/Pembina
2 HANUDDINNATANIEL APPO Pengawas
3 AFDAL TANINAN, ST Direktur
4 HARMADI SUSANTO Sekretaris
5 HERLINA Bendahara
6 Manager Usaha A
7 Pegawai Usaha A
8 Pegawai Usaha A
9 Manager Usaha B
10 Pegawai Usaha B
11 Pegawai Usaha B
C. Kepemilikan Modal
1) Penyertaan Modal Awal
(Diisi narasi terkait dengan Penyertaan Modal Awal)
Penyertaan Modal Awal Pada Tahun 2017 sebesar Rp.30.000.000,-
Untuk membantu masyarakat dalam pengembangan ekonomi dalam
bidang Simpan Pinjam Agar kejahteraan masyarakat tercapai.
2) Penyertaan Modal Desa
(Diisi narasi terkait dengan Penyertaan Modal Desa)
Pada tahun 2023 sebesar Rp.50.000,000,- Untuk penambahan
modal dalam bidang Toko Tani
BAB II
EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA
A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
(Diisi uraian tentang kualitas dan kuantitas SDM BUM Desa)
Kondisi sumber daya manusia setelah adanya penyertaan dana
Bumdes Dari Dana Desa sangat membantu para petani terutama dalam
bidang usaha Toko Tani.
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
Uraian Perkembangan Usaha A
Perkembangan usaha Simpan pinjam berjalan dengan lancar sesuai
laporan pertanggung jawaban sesuai yang terlampir dilaporan
keuangan dan Buku peminjam serta pengelolaan sawh yang digadai
berjalan dengan lancar
Uraian Perkembangan Usaha B
Dalam penyertaan modal dari dana desa pada tahun 2023 berjalan
dengan lancer dengan usaha simpan pinjam
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
Uraian mengenai kondisi kerja sama baik kerja sama usaha maupun
kerja sama non-usaha.
Kerjasama dengan Usaha yang lain dalam bidang Pengadaan BRI
Link
4. Kondisi Keuangan
Uraian mengenai kondisi keuangan setahun terakhir meliputi
permodalan, utang, piutang, hasil usaha dan perkembangan asset.
Kondisi keuangan tahun terakhir berjalan dengan baik dimana pada
tahun 2023 mendapatkan penambahan modal sebesar
Rp.50.000.000,-dari dana desa
Serta penambahan modal dari SHU sebesar 25%
B. Kondisi Eksternal
1. Tantangan Usaha
No. Tantangan Usaha Kondisi Harapan Strategi Menghadapi
Tantangan
1. Pengembalian Modal Kedepan Bisa Lebih Pendekatan secara
Tidak Maksimal Maksimal persuasif
2. Kurangnya kebutuhan Lebih banyak petani yang Menjalin kerjasama
petani yang digarap memanfaatka Toko Tani dengan kelompok tani
bumdes untuk
mempermudah
mendapatkan kebutuhan
(uraian mengenai tantangan usaha, kondisi yang diharapkan dan
strategi menghadapi tantangan usaha)
Mengharapkan kedepan bisa lebih maksimal dalam pengelolaan
Bumdes demi kemajuan bersama
2. Potensi
No. Potensi Kondisi Harapan Strategi Memanfaatkan
Potensi
1. UMKM Bisa Maksimal Sosialisasi
2. Menyediakan Bisa terealisasi Koordinasi dengan
pangkalan lpj 3 kg pemilik warung/Toko
barang campuran
(uraian mengenai potensi, kondisi yang diharapkan dan strategi
pemanfaatan potensi)
Mengusahakan Maksimal potensi agar dapat tercapai
2. Peluang
Strategi Memanfaatkan
No Peluang Kondisi Harapan
Peluang
1 Simpan Pinjam Maksimal Sosialisasi
2 Toko Tani Terealisasi Kerjasama Pihak ke
Tiga
3
4
5
(uraian mengenai peluang, kondisi yang diharapkan dan strategi
pemanfaatan peluang)
- Memudahkan Masyarakat mendapatkan Tambahan modal usaha
- Membuka lapangan Kerja usaha rumahan
- Mempermudah masyarakat petani dalam kebutuhan pertanian
3. Prospek Usaha
Strategi Memanfaatkan
Prospek Usaha Kondisi Harapan
Prospek Usaha
1 Simpan Pinjam Terealisasi Sosialisasi
2 Toko Tani Terealisasi Kerjasama Petani dan
Pihak Ketiga
(uraian mengenai prospek usaha, kondisi yang diharapkan dan
strategi pemanfaatan prospek usaha)
Agar Masyarakat desa Marabuana dapat memiliki keterampilan atau
skil untuk peningkatan usaha rumahan dan memudahkan
masyarakat mendapat Kebutuhan Pertanian.
BAB III
RENCANA KERJA
A. Sasaran Perusahaan
Sasaran perusahaan secara garis besar adalah menjadikan BUM Desa
Sejahtera Marabuana sebagai perusahaan yang sehat dan memiliki
kredibilitas tinggi dengan dukungan modal, sumber daya manusia dan budaya
perusahaan yang kokoh. Disamping itu juga melakukan optimalisasi sumber
daya yang dimiliki agar BUM Desa memberikan kepuasan kepada semua
stakeholder. (deskripsi bisa disesuaikan dengan sasaran dan target yang
diharapkan)
Sasaran Kinerja/Absolut target Tahun 2023 sesuai sesuai dengan hasil
Musyawarah Desa Tanggal 26 Bulan Desember Tahun 2023:
Total Aset : 95.000.000
Total Ekuitas :
Laba Bersih Tahun Berjalan : 15.000.000,-
Capital Expenditure :
Kontribusi terhadap PADes : 7.400.000,-
B. Strategi dan Kebijakan
Strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran BUM Desa adalah sebagai
berikut:
a. Sosialisasi kepada masyarakat
b. Pengarahan
c. Koordinasi dengan tokoh Masyarakat
d. Menjalin kerjasama dengan Perbankkan
e. Merekrut masyarakat yang memiliki usaha rumahan
Kebijakan untuk mencapai tujuan dan sasaran BUM Desa adalah sebagai
berikut:
a. Memberikan tenggang waktu kepada Nasabah dalam pengembalian
pinjaman
b. Membantu membiayai ketika ada kerusakan hans traktor
c. Mengurangi Tingkat pengangguran
d. Memberdayakan kaum perempuan
C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
No Program/Kegiatan Alokasi Anggaran (Rp.) Sumber Output Indikator Keberhasilan Waktu Pelaksanaan
1. Simpan pinjam 50.000.000,- Dana Desa Pemberdayaan Masyarakat 2024
2. Toko Tani 50.000.000,- Dana Desa Pemanfaatan Masyarakat 2024
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
RKAP tahun RKAP Terakhir
Uraian mendatang %
Jumlah % Jumlah %
1 2 3 4 5 6=2:4
Penjualan 30.000.000
Beban Pokok Penjualan 5.000.00
Laba Bruto 15.000.000 5.000.000
Beban Usaha
Beban Administrasi dan Umum
Beban Penjualan
Jumlah Beban Usaha 5.000.000 5.000.000
Laba (Rugi) Usaha 15.000.000 15.000.000
Pendapatan (Beban) Lain-lain
Beban Bunga
Laba (Rugi) Konsolidasi Sebelum
Pajak
Pendapatan/Beban Pajak Penghasilan
27.000 45.000.000
Tangguhan
Laba Setelah Pajak
Pendapatan Konprehensif Lain
Laba (Rugi) Konprehensif Setelah
Pajak
c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2:3
A. Beban Langsung Order
1. Biaya Bahan
2. Biaya Subkontraktor
3. Baiaya Transport & Packing
4. Biaya Sewa Alat
5. Biaya Operasional Lainnya
Sub Total A
B. Beban Tetap Produksi
1. Biaya Gaji/ Upah Langsung 500.000 500.000
2. Biaya Pabrik Tidak Langsung
Sub Total B
Total : 5.000.000 5.000.000
d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2-3
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 100.000.000 95.000.000
Piutang Usaha
Piutang Pajak
Piutang Jangka Pendek Lainnya
Persediaan
Pembayaran Uang Muka
Jumlah Aset Lancar 95.000.000 95.000.000
Aset Tidak Lancar
Penyertaan
Aset Tetap 95.000.000 80.000.000
Aset Tidak Berwujud
Aset Lain-lain
Jumlah Aset Tidak Lancar 30.000.000 20.000.000
Jumlah Aset 134.000.000 99.082.000
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha
Utang Bank / Pihak ke III
Utang Bunga
Utang Pajak
Uang Muka Pemesanan
Beban yang Masih Harus dibayar
Utang Lain-lain
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Jangka Panjang
Kewajiban Imbalan Kerja
Kewajiban Pajak Tangguhan
Jumlah Leabilitas Jangka Panjang
JUMLAH LEABILITAS
EKUITAS
Modal Dasar RP. 30.000.000
Saham yang belum ditempatkan dan disetor RP.
PMN yang belum ditentukan statusnya
Penyertaan modal pemerintah
Penyertaan modal ex PPA
Cadangan Likudasi
Modal Hibah
Kepentingan nonpengendali
Selisih revaluasi aset tetap
Saldo deficit
Jumlah Ekuitas 30.00.000
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2:3
SALDO AWAL KAS DAN SETARA KAS
A. AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan
1. Piutang (Progress Proyek) 22.000.000 22.000.000
2. Lainnya
3. Pendapatan Lain-lain 11.000.000 11.000.000
Sub total Penerimaan 33.000.000 33.000.000
Pengeluaran
1. Biaya langsung order
2. Gaji & Upah 5.300.000 3.300.000
3. Biaya Tetap & lainnya 2.500.000 2.500.000
4. Biaya bunga
5. Pajak
Sub total pengeluaran 7.700.000 5.800.000
Surplus (Defisit) operasional 25.300.000 27.200.000
B. AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan
1. Optimalisasi Aset Tetap
Pengeluaran
1. Investasi Aset Tetap
2. Investasi Aset Tak Terwujud
Surplus (Defisit) Investasi
C. AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan
1. PMN – Equity
2. Pihak Ketiga/Perbankan
3. Lainnya (Dana Desa) 160.000.000 160.000.000
Sub total penerimaan 160.000.000 160.000.000
Pengeluaran
1. Utang pajak
2. Pemberhentian Karyawan
3. Utang PT Sugico
4. Utang Usaha Lama
5. Angsuran PT PPA
6. Pihak Ketiga/Perbankan
7. Beban Lain-lain 3.000.000 3.000.000
Sub total pengeluaran 3.000.000 3.000.000
Surplus (defisit) Pendanaan 157.000.000 157.000.000
Surplus (defisit) Perusahaan
SALDO AKHIR KAS & SETARA KAS 52.082.000 52.082.000
f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang
RENCANA INVESTASI TAHUN 2023 KONSOLIDASIAN
RKAP Tahun RKAP
NO Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4 5=2:3
I Aset Tetap Berwujud
1 Tanah
2 Gedung dan Perlengkapannya
3 Mesin dan Peralatan 9.000.000 10.000.000
4 Kendaraan
5 Peralatan kantor
II Aset Tidak Terwujud
1 Software
2 Lisensi/ Sertifikat
3 Software Desain Enginering
4 Training
Total : 9.000.000 10.000.000
PROYEKSI SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA TAHUN 2023 KONSOLIDASIAN
RKAP Tahun RKAP
NO Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4 5=2:3
I Aset Tetap Berwujud
1. Laba (Rugi) Setelah Pajak
2. Penyusutan & Amortisasi
3. Tambahan Aset Lain-lain
Sub Total Sumber Dana
II PENGGUNAAN DANA
1. Investasi Aset Tetap
2. Investasi Aset Tidak Berwujud
3. Tambahan Aset Lain-lain
Sub total Penggunaan Dana
III Penambahan (Pengurangan) Modal Kerja
g) Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang
RKAP Tahun
Tertinggi RKAP Terakhir
URAIAN Mendatang
Nilai Skor Nilai Skor Nilai Skor
I. ASPEK KEUANGAN
a. Laba / Rugi
1. R O E (%)
2. R O I (%)
3. TMS / TA (%)
SUB TOTAL a
b. PERPUTARAN
4. PERPUTARAN TOTAL ASET (%)
5. RASIO LANCAR (%)
6. RASIO KAS (%)
7. PERIODE PENARIKAN (HARI)
8. PERPUTARAN PERSEDIAAN (HARI)
SUB TOTAL b
TOTAL (a+b)
II. ASPEK OPERASIONAL
1. PENINGKATAN PERMINTAAN (%)
2. PRESENTASE KAPASITAS PRODUKSI
(%)
3. PERTUMBUHAN PENDAPATAN &
JUMLAH PRODUK TERJUAL (%)
TOTAL II
III. ASPEK ADMINISTRASI
1. LAPORAN PERHITUNGAN TAHUNAN
2. RANCANGAN RKAP
3. LAPORAN PERIODIK
4. KINERJA PKBL
- EFEKTIFITAS PENYALURAN
- TINGKAT KOLEKTIBILITAS
TOTAL III
TOTAL SKOR
TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN
BAB IV INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL
RKAP Tahun
RKAP Terakhir
Mendatang
NO INDIKATOR KPI SATUAN FORMULA
BOBOT (%)
TARGET CAPAIAN NILAI
(NILAI)
A. KEUANGAN & PASAR 22.0 22.7
1 Pertumbuhan Penjualan th berjalan x 100 %
Pendapatan dan Penjualan th sebelumnya
%
Jumlah
Produk Terjual
2 Pertumbuhan Penjualan th berjalan x 100 %
%
asset Penjualan th sebelumnya
3 DST.
B. FOKUS PELANGGAN 22.0 18.6
4 Loyalitas Jumlah pelanggan yang sama dg thn sblmnya x 100%
% Jumlah pelanggan thn sblmnya
Pelanggan
5 Meningkatkan Pesanan Masuk th berjalan x 100%
%
Pesanan Pesanan Masuk th sebelumnya
6 DST.
C. FOKUS EFEKTIFITAS PRODUK DAN PROSES 18.0 12.0
7 Investasi Realisasi Program Investasi th berjalan x 100%
%
Rencana Program Investasi th berjalan
8 Tingkat Total Penjualan x 100%
Pemenuhan % Total Order Masuk
Pesanan
9 DST.
D. FOKUS TENAGA KERJA 15.0 6.0
10 Peningkatan Realisasi jml karyawan memperoleh sertifikasi x 100%
Kompetensi % Rencana jml karyawan memperoleh sertifikasi
Pegawai
11 Produktifitas Laba Kotor x 100 %
% Biaya Usaha (tidak termasuk beban bunga)
Usaha
12 DST.
E. KEPEMIMPINAN, TATA KELOLA & TANGGUNG JAWAB KEMASYARAKATAN 15.0 11.3
13 Penyampaian Jumlah Laporan yang disampaikan kepada
Laporan Elektronik % Kementerian BUMN Lengkap & Tepat waktu x 100%
(Portal BUMN) Total Laporan yang disampaikan
14 Indeks GCG Hasil Penilaian Implemntasi GCG > Hasil Penilaian tahun
SKOR sebelumnya
15 DST.
F. AGEN PEMBANGUNAN 10.0 19.6
16 Tenaga Kerja Lokal Realisasi jml tenaga kerja lokal proyek di daerah x 100%
untuk Proyek di % Total tenaga kerja proyek di daerah
Daerah
17 TKDN Produk / KPI Total Pengadaan Barang Lokal x 100%
%
Outcome Total Pengadaan Barang Lokal dan Import
18 DST.
BAB V
RENCANA KERJA SAMA
A. Rencana Kerja Sama Usaha
RENCANA KERJA SAMA USAHA
Rencana kerja sama usaha sekurang-kurangnya menjelaskan mengenai
pihak-pihak yang akan bekerja sama, sumber daya yang akan
dikerjasamakan, besaran nilai investasi, bentuk kerja sama, dan proyeksi
keuangan dan pembagian hasil usaha.
1. Pihak-Pihak
Pihak BUM Desa Pihak ….
1. …. 1. ….
2. …. 2. ….
Kewajiban
3. …. 3. ….
dst dst
1. …. 1. ….
2. …. 2. ….
Hak
3. …. 3. ….
dst dst
2. Sumber Daya yang Dikerjasamakan
Sumber Daya Lokasi kedudukan hukum/ Peruntukan dalam
kepemilikan/penguasaan Kerja Sama
Tanah Kas … … …
Desa seluas …
Bangunan … … …
seluas …
Mesin Traktor Marabuana Bumdes Sejahtera Masyarakat/kelompok
sejumlah 2 Marabuana tani
unit
dan … … …
seterusnya…
3. Besaran Investasi
No Kebutuhan Biaya Peruntukan Pihak yang
Menanggung Biaya
Total Rp.
4. Bentuk Kerja Sama
Simpan Pinjma,
Tokoh Tani melalui pihak ketiga,
bangun guna serah,
bangun serah guna,
pengembangan layanan atau fitur usaha.
5. Proyeksi Keuangan dan Pembagian Hasil Usaha
B. Rencana Kerja Sama Nonusaha
RENCANA KERJA SAMA NON-USAHA
Rencana kerja sama non-usaha sekurang-kurangnya menjelaskan
mengenai pihak pihak yang akan bekerja sama, sumber daya yang akan
dikerjasamakan, besaran nilai investasi/kebutuhan biaya, dan bentuk kerja
sama
6. Pihak-Pihak
Pihak BUM Desa Pihak ….
4. …. 4. ….
5. …. 5. ….
Kewajiban
6. …. 6. ….
dst dst
4. …. 4. ….
5. …. 5. ….
Hak
6. …. 6. ….
dst dst
7. Sumber Daya yang Dikerjasamakan
Sumber Daya Lokasi kedudukan hukum/ Peruntukan dalam
kepemilikan/penguasaan Kerja Sama
Tanah Kas Desa … … …
seluas …
Bangunan … … …
seluas …
Mesin … … … …
sejumlah …
unit
dan … … …
seterusnya…
8. Kebutuhan Biaya
No Kebutuhan Biaya Peruntukan Pihak yang
Menanggung Biaya
Rp. ….
Rp. ….
Rp. ….
Total Rp. …
9. Bentuk Kerja Sama
transfer teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan kebudayaan;
peningkatan kapasitas sumber daya manusia;
bentuk kerja sama lain.
BAB VI
RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN
RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN
Rencana kegiatan dan kebutuhan disusun sebelum penambahan modal
kepada BUM Desa/BUM Desa Bersama. Rencana kegiatan dan kebutuhan
serta analisis keuangan disampaikan untuk menjadi bahan pengambilan
keputusan atau persetujuan oleh musyawarah desa/musyawarah antar desa
terhadap kelayakan penambahan modal BUM Desa/BUM Desa Bersama.
Rencana kegiatan dan kebutuhan sekurang-kurangnya berisi hal-hal berikut:
1. Usaha/Barang/Jasa yang Akan Dikembangkan
Menerangkan produk yang hendak dikembangkan secara
terperinci.
2. Kebutuhan dari Usaha/Barang/Jasa
Menjelaskan mengenai kebutuhan yang akan digunakan dalam
usaha berikut jumlah kebutuhan dan perkiraan harganya. Sebaiknya
memisahkan catatan kebutuhan peralatan pokok usaha dan kebutuhan
penunjang usaha, seperti ijin usaha, penyewaan aset, renovasi, dan
sebagainya.
3. Rencana Lokasi
Menjelaskan mengenai perencanaan lokasi usaha yang akan
dipilih berikut keunggulannya. Akan lebiih baik jika memberikan
alternatif pilihan lokasi beserta analisis keunggulannya.
4. Kebutuhan Tenaga Kerja
Menjelaskan perencanaan tenaga kerja yang dibutuhkan beserta
kriteria tenaga kerja yang diharapkan. Perlu pula diulas standar gaji
untuk tiap-tiap pekerja. Perencanaan ini berguna sebagai gambaran
perkiraan kebutuhan tenaga kerja dan perhitungan kebutuhan gaji
setiapn bulannya.
5. Analisis Persaingan Usaha
Pelaksana operasional perlu mengamati pesaing beserta
keunggulan dan kekurangannya. Kemudian, perlu diulas perencanaan
strategi agar BUM Desa memiliki keunggulan dibandingkan pesaing.
Analisis persaingan usaha ini juga disertai dengan rencana tindakan
dan perhitungan biaya dari pelaksanaan tindakan tersebut.
6. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran juga disertai perhitungan biaya pemasaran
yang dibutuhkan. Strategi pemasaran untuk usaha sebaiknya mengacu
pada:
Strategi tempat (Place): meletakkan keunggulan pada lokasi usaha;
Strategi harga (price): berfokus pada keunggulan harga;
Strategi produk: mengutamakan keunggulan produk atau jasa;
Strategi promosi: cara-cara promosi yang efektif untuk tiap-tiap
produk.
7. Perkiraan modal usaha
Menjelaskan perkiraan kebutuhan modal usaha, modal investasi
dan modal kerja secara terperinci.
8. Perkiraan perhitungan keuntungan usaha
Penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP)
Penentuan Harga Jual
Perkiraan Laba Kotor
Perkiraan Laba Bersih
9. Alokasi Laba Usaha
Alokasi laba akan berbeda setiap bulannya bergantung pada
pemasukan, tetapi persentase alokasinya sama. Persentase alokasi tidak
selalu baku karena disesuaikan dengan kebutuhan pemilik usaha.
10. Perkiraan Return on Investment
Secara sederhana, Return on Investment (ROI) adalah laba atas
investasi yang dihitung berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan
yang dihasilkan dengan besaran modal yang ditanam. Dengan kata lain,
ROI juga berarti uang yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi.
Dalam hal ini, investasi dapat mengacu pada modal, aset, serta
anggaran biaya investasi. Yang perlu diperhatikan adalah apabila ROI
bernilai negatif, maka investasi tersebut harus dipertimbangkan kembali
sebab bernilai kerugian. Sebaliknya, ROI bernilai positif adalah yang
memberikan keuntungan dalam bisnis Anda.
11. Kesimpulan tentang usaha
Berisi narasi tentang usaha dan target-target yang ingin dicapai
oleh setiap tahun.
FORMAT ANALISIS KEUANGAN
Tahun (n+1) Tahun (n) Jumlah %
Penjualan
Retur dan Potongan
Penjualan
Penjualan bersih
HPP
Laba Kotor
Beban Penjualan
Total Beban Operasional
Laba Operasi
FORMAT ANALISIS KEUANGAN
Komparasi Laporan Laba Rugi
Kenaikan (Penurunan
Tahun (n+1) Tahun (n) Jumlah %
Penjualan
Retur dan Potongan Penjualan
Penjualan bersih
HPP
Laba Kotor
Beban Penjualan
Beban Administrasi
Tota Beban Administrasi
Laba Operasi
Persentasi kenaikan penjualan bersih disertai dengan kenaikan yang lebih besar dalam harga pokok
penjualan. Kenaikan harga pokok penjualan ini berdampak pada turunya laba kotor sebagai presentase
penjualan. Beban penjualan meningkat secara signifikan, dan beban administrasi sedikit meningka.
Secara kesluruhan, beban operasi meningkat ……. % sedangkan laba kotor meningkat hanya …………… %
Kenaikan dalam laba operasi dan dalam laba bersih bersifat menguntungkan. Akan tetapi, studi
mengenai beban dan analisis serta perbandingan tambahan baru dilakukan sebelum mencapai
kesimpulan mengnai penyebabnya.
Komparasi Laporan asset Lancar
Kenaikan (Penurunan)
Tahun (n+1) Tahun (n) Jumlah %
Aset 2 unit traktor
Total Aset
Kewajiban Lancara
Kewajiban jangka panjang
Total Kewajiban
Eguitas pemegang saham
Total Eguitas pemegang saham