0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
114 tayangan15 halaman

Laporan PKL di PT Akindo Karya Gemilang

Diunggah oleh

suseptoridos
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
114 tayangan15 halaman

Laporan PKL di PT Akindo Karya Gemilang

Diunggah oleh

suseptoridos
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)

PT AKINDO KARYA GEMILANG - AKASTRA TOYOTA

LOREM IPSUM DOLOR SIT AMET ADIPACING IPSUM

ELIT. LOREM IPSUM DOLOR

Disusun oleh:

Nama : Andika Dwi Saputra

NISN : 0051433186

Kelas : XIII SIJA 2

KOMPETENSI KEAHLIAN SISTEM INFORMATIKA JARINGAN


DAN APLIKASI

SMK NEGERI 1 PUNGGELAN

2024
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan ini dibuat dan diuraikan sebagai syarat kelengkapan dan bukti
ketuntasan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kompetensi Keahlian Sistem
Informatika Jaringan dan Aplikasi (SIJA), SMK Negeri 1 Punggelan tahun ajaran
2023/2024.

Oleh :
Nama : Andika Dwi Saputra
NIS : 4499
Kelas : XIII SIJA 2

Telah disetujui dan disahkan oleh :

Banjarnegara, …. April 2024


HRD Akastra Toyota Pembimbing PKL

Irwan Widiastono Mohamad Faid Fadjri

Kepala SMKN 1 Punggelan Ketua Kompotensi SIJA

Drs. Supriyadi, MM Sri Herawan Kusuma, [Link].


NIP. 19660128 199302 1002 NIP. 10780816 201101 1007

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan Kepada Allah Swt atas rahmat dan hidayah-Nya,
sehingga dalam penyusunan laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang berjudul
“Lorem ipsum dolor sit amet adipacing elit” dapat selesai tepat waktu. Laporan ini
disusun sebagai syarat wajib dalam melengkapi kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL)
di PT Akindo Karya Gemilang – Akastra Toyota, Jakarta Barat.
Ada kebanggaan tersendiri jika kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini dapat
selesai dengan hasil yang baik. Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini pada akhirnya
dapat diselesaikan dengan baik tentulah karena peran, bantuan serta dukungan dari
berbagai pihak yang ikut berpartisipasi di dalamnya.
Untuk itu, penulis sampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah
membantu. Diantaranya ialah :
1. Bapak Djurino Sutardjo selaku Operational Manager dari Akastra Toyota.
2. Bapak Mohamad Faid Fadjri selaku pembimbing PKL & Business Development
dari Akastra Toyota.
3. Bapak Drs. Supriyadi selaku Kepala SMKN 1 Punggelan.
4. Bapak Sri Herawan Kusuma, [Link]. selaku Ketua Kompetensi Sistem
Informatika Jaringan dan Aplikasi.
5. Bapak/Ibu Guru dari Kompetensi Sistem Informatika Jaringan dan Aplikasi.
6. Orang tua.
Tidak ada yang dapat penulis berikan selain doa serta rasa terima kasih yang tulus
kepada para pendukung.

Banjarnegara, …. April 2024

Penulis

1
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam mengelola database perusahaan, penting untuk memastikan kunci


efisiensi dan efektivitas bisnis. Oleh karena itu, penggunaan Relational Database
Management System (RDBMS) menjadi hal yang sangat vital. RDBMS adalah
perangkat lunak yang memungkinkan pembuatan, akses, modifikasi, dan kontrol
atas database perusahaan. Selain itu, RDBMS juga berperan melindungi data
perusahaan dari ancaman seperti kerusakan atau pencurian. Dengan
menggunakan kueri SQL, perusahaan dapat memfilter data yang diperlukan saja,
meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan data.
Pentingnya visualisasi database juga tidak dapat diabaikan. Dengan
visualisasi, perusahaan dapat dengan mudah memantau, mengevaluasi, dan
bahkan memprediksi operasional perusahaan ke depannya. Visualisasi
memungkinkan pemahaman yang lebih baik terhadap struktur dan hubungan
antar data, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan strategis. Para
pemangku kepentingan, seperti manajer dan analis, dapat secara intuitif
memahami tren, pola, dan gagasan penting dari data perusahaan.
Dalam konteks implementasi, konsep API Gateway dan MasterDatabase di
hosting menjadi solusi untuk menghubungkan database lokal perusahaan secara
daring melalui REST API. MasterDatabase, yang dikembangkan menggunakan
Laravel, akan divisualisasikan menggunakan teknologi web. Hal ini
memungkinkan pemantauan dan evaluasi operasional perusahaan dengan lebih
efektif.
Pada sisi teknis, NodeJS digunakan pada Server Lokal Perusahaan. NodeJS
mengirimkan data secara konstan ke MasterDatabase dengan dukungan aplikasi
24/7 menggunakan ExpressJS dan PM2. Selain itu, jadwal pengiriman otomatis
diatur melalui cron job untuk memastikan kelancaran operasional.
Dengan struktur yang terorganisir melalui API Gateway, MasterDatabase,
dan penggunaan teknologi web, perusahaan dapat memanfaatkan data dengan
lebih efisien dan mengambil keputusan yang lebih tepat waktu.

B. Rumusan masalah

1. Bagaimana mengakses database dan folder dari PC Server melalui PC


Client(Laptop Pribadi) menggunakan FTP, SSH, dan IPAddress?
2. Bagaimana menyusun query kompleks untuk mendapatkan data yang valid
dan sesuai dengan data asli operasional perusahaan?

1
3. Bagaimana membuat aplikasi yang bisa untuk mengirimkan data dari DMS
Staging ke MasterDatabase dengan struktur folder dan kode yang rapi dan
mudah untuk dikembangkan lagi kedepannya?
4. Bagaimana membuat MasterDatabase untuk menampung data operasional
perusahaan secara daring dan melindungi datanya dengan keamanan yang
terjamin dari pihak ketiga?
5. Bagaimana membuat API Gateway untuk jalur masuk data dari DMS Staging
ke MasterDatabase?
6. Bagaimana membuat PC Server mengirimkan data secara konstan dan
terjadwal secara otomatis serta bisa selalu berjalan 24/7?
7. Bagaimana menghubungkan dan membagikan data dari MasterDatabase
dengan database dari aplikasi lain yang sedang live?
8. Bagaimana membuat API dari MasterDatabase yang bisa di akses oleh
aplikasi lain yang ingin mendapatkan data dari MasterDatabase dengan
menggunakan fetch data?

C. Batasan Masalah

1. PC Server yang tidak bisa diakses setiap saat dikarenakan PC Server


digunakan oleh IT Head Akastra Toyota.
2. Struktur dan relasi tabel yang sangat kompleks membuat waktu pembuatan
query menjadi cukup lama.
3. Redundansi pada database DMS Staging membuat pembuatan query menjadi
cukup sulit dikarenakan harus menambahkan banyak kondisi untuk
memfilter data yang tidak diperlukan.
4. Data dari DMS Staging bukan data realtime, sehingga memerlukan waktu
beberapa jam untuk mendapatkan data operasional yang sedang berjalan.
5. Dikarenakan keterbatasan waktu, proyek kali ini baru menambahkan data
unit entry (data unit yang masuk), revenue (pendapatan), dan cpus (data unit
yang sudah dibayar).
6. Maintenance aplikasi masih manual dengan melakukan pengecekan berkala
dari file log yang mencatat aktivitas dari aplikasi saat mengirim/menerima
data.
7. PC Server tidak support environment Docker dikarenakan PC Server
menggunakan OS Windows Server 2012 R2 yang tidak kompatible dengan
Docker Engine.

D. Tujuan
1. Membangun Master Database yang merupakan penampungan data dari
Database DMS Staging yang bisa diakses secara daring dan diakses oleh
aplikasi lain yang memerlukan data dari DMS Staging.

1
2. Membuat koneksi antara PC Server Akastra dengan PC Pribadi menggunakan
SSH (Secure Shell) dan menggunakan FTP (File Transfer Protocol) untuk
mengirimkan file/folder dari PC Pribadi ke PC Server dan sebaliknya.
3. Menciptakan RDBMS yang menerapkan Database Normalization 4NF (Fourth
Normal Form) dengan menghapus segala kemungkinan redundancy data.
4. Meningkatkan efisiensi dan kecepatan kueri pada saat pengambilan data oleh
aplikasi lain melalui API. Sehingga aplikasi yang membuat request data bisa
berjalan dengan lebih ringan dari sebelumnya.
5. Memvisualisasikan data aktual dari database dengan data target operational
dalam bentuk chart pada Dashboard.

E. Manfaat

1
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Profil Perusahaan

Gambar 2.1 Foto PT. Akindo Karya Gemilang

PT. Akindo Karya Gemilang (AKASTRA) adalah anak dari perusahaan


ASTRA yang dimana perusahaan ini memiliki beberapa anak cabang lainnya.
ASTRA didirikan pada tanggal 20 Februari 1957 oleh almarhum Tjia Kian Tie dan
Wiliam Soeryadjaya. Pertama klai beroperasi sebagai perdagangan produk
pertanian kecil tegas. Saat ini, Astra adalah perusahaan publik penuh dengan
total sebanyak 92.546. ………….
……….

PT. Akindo Karya Gemilang yang selanjutnya disingkat atau disebut


dengan PT. AKASTRA adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang service
mobil secara berkala dan penjualan suku cadang termasuk ke dalam perusahaan
jasa, yaitu perusahaan yang kegiatannya melakukan service pada mobil-mobil,
dan menjual suku cadang yang dibutuhkan pelanggan.
PT. AKASTRA sebelumnya bergabung dengan Bengkel Astra Motor Sales
selama kurang lebih 5 tahun yaitu tahun 1982 sampai dengan 1987 dengan
nama Bengkel Astra Motor Sales. Selanjutnya tahun 1987 Bengkel Astra Motor

1
Sales berdiri sendiri dengan nama Bengkel Akastra Motor Sales atau lebih
dikenal dengan sebutan Akastra Toyota serta sudah mendapat Sertifikat Body &
Paint dari PT. Toyota Astra Motor National Service Division maupun dari Toyota
Motor Corporation Jepang.

B. Landasan Teori

1. Database
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer
secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program
komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Database
adalah representasi kumpulan fakta yang saling berhubungan disimpan
secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang
tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

2. Microsoft SQL Server


SQL Server adalah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) yang
dikembangkan dan didistribusikan oleh Microsoft. SQL Server dibangun di
atas SQL, bahasa pemrograman standar untuk berinteraksi dengan database
relasional. SQL Server terdiri dari beberapa komponen seperti database
engines, analysis services, integration services dan lain-lain.

Gambar 2.2 Logo Microsoft SQL Server

3. SQL Query
Query adalah syntax atau perintah yang digunakan untuk mengakses dan
menampilkan data pada sistem database. Query memiliki kemampuan untuk
mengatur data mana yang perlu ditampilkan sesuai dengan yang kita
inginkan. Selain itu, query dapat dipakai untuk membuat data dapat saling
berinteraksi.

4. Windows Server
Windows Server adalah suatu merek (brand) sistem operasi server yang
dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang mendukung manajemen
tingkat enterprise, penyimpanan data, aplikasi, dan komunikasi. Windows

1
server ini berperan sebagai server atau data center yang berperan
dalam pengelolaan jaringan server.

5. SSH (Secure Shell)


SSH adalah protokol keamanan untuk mengakses komputer dari tempat
lain secara aman. Memungkinkan pengguna terhubung ke komputer jarak
jauh melalui jaringan, memberikan akses ke antarmuka baris perintah atau
layanan lainnya. Keamanan menjadi fokus utama dalam SSH, memastikan
enkripsi data untuk melindungi informasi sensitif dari potensi serangan pihak
ketiga. Pada proyek kali ini SSH akan digunakan untuk mengakses Hosting
dan PC Server dari laptop pribadi.

6. FTP (File Transfer Protocol)


File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol komunikasi standar yang
digunakan untuk mentransfer file antara perangkat di dalam jaringan
komputer. FTP memungkinkan pengguna untuk mengunggah (upload) atau
mengunduh (download) file dari atau ke server, sehingga memungkinkan
pertukaran data antar sistem. Pada proyek kali ini, FTP akan digunakan
untuk mengupload kodingan terbaru, baik ke Hosting atau ke PC Serevr.

7. NodeJS
[Link] adalah package yang membuat kita bisa menjalankan kode
JavaScript di sisi server. Dengan dukungan untuk pemrograman asynchronus
dan konsep berbasis event, [Link] sangat cocok untuk aplikasi yang
membutuhkan responsivitas real-time. Manajemen paketnya yang mudah
melalui NPM (Node Package Manager) membuatnya ramah bagi developer.

Gambar 2.3 Logo NodeJS

8. ORM (Object Relational Mapping)


ORM mempermudah developer berinteraksi dengan database melalui
representasi objek dalam bahasa pemrograman. Dengan ORM, tabel-tabel
dalam database terhubung ke objek dalam kode, menyederhanakan kueri
SQL dan memungkinkan manipulasi data intuitif melalui objek dan method.

1
Ini meningkatkan efisiensi pengembangan aplikasi serta memfasilitasi
integrasi antara dunia objek dan relational database. Untuk proyek ini, saya
akan menggunakan PRISMA ORM.

Gambar 2.4 Ilustrasi Object Relational Mapping

9. PM2
PM2 adalah library dari JavaScript yang memungkinkan aplikasi kita
berjalan 24/7. Sebagai manajer proses production khusus untuk aplikasi
[Link], PM2 memungkinkan pengelolaan dan pemantauan yang efisien
terhadap aplikasi kita. Dengan fitur-fitur seperti reload otomatis, logging, dan
clustering, PM2 tidak hanya meningkatkan kinerja, tetapi juga memberikan
keandalan ekstra pada aplikasi [Link] kita.

[Link] Job
Cron Job adalah mekanisme pada sistem operasi Unix yang
memungkinkan pengguna menjadwalkan tugas-tugas otomatis sesuai waktu
atau interval tertentu. Dengan cron job, pengguna dapat mengeksekusi code
atau perintah pada jadwal harian, mingguan, atau interval yang ditentukan,
memberikan cara efisien untuk tugas berkala tanpa campur tangan manual.

[Link]
Postman adalah software yang digunakan oleh developer untuk
merancang, menguji, dan mengelola API. Ini membantu developer membuat
dan menguji HTTP Request ke API, memastikan bahwa API berfungsi dengan
baik dan sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang sedang dikembangkan.

1
Gambar 2.5 Logo Postman

12. Laravel
Laravel adalah framework PHP yang memungkinkan kita untuk membuat
aplikasi fullstack dengan mudah, serta memfasilitasi pengembangan REST
API. Dengan sintaks yang ekspresif dan fitur-fitur modern, Laravel
menyediakan alat yang powerful untuk mempercepat proses pengembangan.
Dukungan untuk ORM, sistem routing yang terstruktur, templating Blade, dan
Eloquent menjadikan Laravel digunakan untuk proyek kali ini.

Gambar 2.6 Logo Laravel

13. GitHub
GitHub adalah website yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola
kode suatu project. Kita dapat membuat atau mengupload kode kita ke
server GitHub dan kemudian melakukan coding secara online. GitHub juga
memungkinkan kita untuk melakukan proses deployment secara otomatis
menggunakan FTP, yang kita akan gunakan nanti.

Gambar 2.7 Logo GitHub

1
14. Visual Studio Code
Visual Studio Code atau biasa di singkat dengan VS Code adalah sebuah
text editor open source yang dikembangkan oleh Microsoft Corp. Memberikan
pengalaman pengembangan yang ringan, cepat, dan terstruktur, membuat VS
Code digunakan pada proses pengembangan pada proyek kali ini.

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Alat dan Bahan
1. Hardware
a. Laptop Pribadi (1)
b. PC Server
2. Software
a. Windows Server 2012 R2
b. Visual Studio Code
c. SQL Server Management Studio
d. Postman
e. Powershell
f. GitHub
g. Web DMS
h. Web Browser
3. Stack
a. NodeJS v18.17.0
b. Laravel 10
c. JavaScript
d. PHP
4. Library
a. axios
b. express
c. node-scheduler
d. pm2

B. Alur Pengerjaan
1. Urutan Pengerjaan
a. Perencanaan
1) Identifikasi struktur aplikasi yang sudah ada.
2) Membuat perencanaan projek dan tujuan yang ingin di capai.
3) Menentukan stack/software yang akan digunakan.
4) Merancang struktur sistem dari projek yang akan dibuat.
b. Desain

1
1) Merancang flow koneksi dari API.
2) Merancang struktur folder.
3) Menentukan metode sharing database antar aplikasi.
4) Merancang sistem keamanan untuk database.
5) Menentukan metode untuk maintenance aplikasi ketika sudah
production.
c. Implementasi
1) Installasi SSH dan FTP Server pada PC Server.
2) Membuat koneksi antara PC Server dengan PC Client(Laptop Pribadi)
untuk proses development, menggunakan SSH dan FTP Server.
3) Membuat API Gateway dan Database Master menggunakan Laravel.
4) Membuat aplikasi NodeJS di PC Server yang akan mengirim data secara
konstan menggunakan Cron Job melalui API Gateway Database Master.
5) Membuat logs file untuk memantau proses yang terjadi pada kedua
aplikasi.
6) Membuat aplikasi bisa autostart ketika PC Server mati.
d. Pengujian
1) Melakukan test API menggunakan Postman.
2) Menguji koneksi DMS Staging dengan Database Master dalam server
lokal (Laptop Pribadi).
3) Memastikan data yang masuk ke Database Master valid.
e. Deployment
1) Memindahkan aplikasi DMS Staging dan menjalankannya di PC Server.
2) Deploy aplikasi Database Master ke hosting Akastra menggunakan
GitHub action dan FTP (File Transfer Protocol).
3) Memastikan kedua aplikasi Go Live.

f. Maintenance
1) Pengecekan berkala log file pada aplikasi DMS Staging.
2) Memastikan data valid.

g. Pengembangan
1) Menambahkan fitur custom untuk mengirim data ke API baru, dengan
menambahkan fitur tersebut pada folder “/Src/Services”.
2) Menambahkan fitur untuk mengirim pesan error menggunakan API
Email supaya ketika ada error, developer akan mendapatkan
notifikasi.

2. Perancangan Sistem
3. Struktur Folder

1
Gambar 2.8 Struktur Folder Aplikasi DMS Staging

4. Arsitektur Sistem

Gambar 2.9 Arsitektur sistem Master Database

1
C. Langkah-langkah
1. Konfigurasi SSH Server
a. Test
b. Test
c. Test
2. Konfigurasi FTP Server
a. Test
b. Test
c. Test
3. Mengkoneksikan Database di sisi Client Menggunakan IP Address
a. Test
b. Test
c. Test
4. Membuat query
a. Test
5. Membuat Aplikasi
a. Test
6. Membuat Master Database
a. Test
7. Testing
a. Test
8. Deployment
a. Test
9. Maintenance
a. Test

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V
PENUTUP

Common questions

Didukung oleh AI

Using a MasterDatabase with REST API integration allows a company to efficiently manage data storage and retrieval operations. It enables seamless data flow from local databases to a central database hosted online, facilitating real-time access and integration with other applications. This setup enhances decision-making by providing a comprehensive data view, improves data accuracy through centralization, and secures data with stringent access controls. Furthermore, the REST API enables easy communication and data exchange with other applications, making the overall system more adaptable and scalable .

An API Gateway acts as an intermediary that manages data exchange between local company databases and an online MasterDatabase. It provides a cohesive interface for accessing various services internally and externally while managing RESTful API interactions. The gateway simplifies complex API routing scenarios, secures data transactions, and ensures consistent data flow, facilitating centralized data processing and distribution across multiple platforms .

Node.js, along with ExpressJS, provides a conducive environment for handling asynchronous server-side operations, allowing the system to manage many connections simultaneously with high throughput. This non-blocking, event-driven architecture complements continuous data operation by ensuring minimal downtime and responsiveness, essential for applications requiring real-time communication. ExpressJS extends Node.js capabilities with features that facilitate routing, middleware configurations, and rapid web server development, optimizing server performance for ongoing tasks such as API requests and data handling .

Visualization tools transform data handling within a database system by converting abstract data sets into visual formats like charts and graphs. This transformation aids stakeholders, such as managers and analysts, to intuitively grasp complex data trends, patterns, and relationships that might be overlooked in raw data. Visualization facilitates understanding and strategic decision-making by providing clear insights into operational performance and potential areas for improvement .

PM2 enhances the reliability of Node.js applications by providing features like process management, logging, monitoring, and automatic restarts. It ensures the application remains operational 24/7 by restarting failed applications and balancing loads across all available CPU cores. PM2's clustering capability allows applications to handle a large number of connections concurrently, maintaining uptime and stability even during high demand .

Configuring SSH for secure data exchange involves several steps: 1) Install an SSH server on the company server, 2) Generate SSH key pairs (public and private keys) on the personal laptop, 3) Transfer the public key to the server to authorize the personal laptop's access, and 4) Configure the SSH server to only accept key-based authentication for enhanced security. This process ensures encrypted and secure command-line access to company servers, thereby protecting data during transfer .

Windows Server 2012 R2's lack of Docker support presents challenges in containerization, automation, and scalability. These issues arise because Docker facilitates the deployment of containerized applications quickly and efficiently, a feature absent in Windows Server 2012 R2. To mitigate these challenges, alternative virtualization tools that are supported by the operating system, like Hyper-V, can be used. Additionally, using virtual machines or transitioning to a newer operating system with Docker support would enhance integration and scalability .

Fourth Normal Form (4NF) in RDBMS addresses multi-valued dependencies that can cause data redundancy. By ensuring that relationships are properly divided into separate tables, 4NF eliminates instances where one attribute is dependent on another, thereby preventing redundancy. This structure allows for more efficient data retrieval and minimizes the storage of duplicate information, thus enhancing database performance and reducing inconsistencies .

Complex table structures in SQL databases can lead to difficulties in query formulation, slow query performance, and data redundancy. These issues may complicate data retrieval and increase server load. Addressing these challenges involves database normalization to reduce redundancy, using indexing to improve query performance, and creating optimized query statements that avoid unnecessary joins and complex conditions. Furthermore, database partitioning can enhance manageability and performance .

Laravel provides a framework with a clean, expressive syntax that simplifies complex tasks such as routing, authentication, and caching, all crucial for developing a MasterDatabase. Its MVC architecture separates logic from presentation, facilitating maintainability and scalability. Laravel’s Eloquent ORM simplifies database operations, and its built-in tools like Artisan CLI streamline deployment and application management. These features make Laravel advantageous for creating robust databases with efficient maintenance routines .

Anda mungkin juga menyukai