Membuat block model
3. MEMBUAT BLOCK MODEL
3.1. Langkah-langkah membuat block model
Setelah selesai mensetup block model, maka buatlah sebuah block model untuk project anda.
Module Block model dari Minescape memungkinkan anda membuat block model regular dan/atau
block model subcell. Sebelum membuat sebuah block model, pastikan seluruh persyaratan setup
telah dilengkapi.
Lihat: Topik Mengatur/mensetup sebuah block model di hal 8 untuk penjelasan lebij lanjut.
Saat ini data dari tabel-tabel assay anda dapat di-interpolasi ke dalam sebuah block model. Berikut
ini garis-garis besar langkah-langkah yang diperlukan dalam pembuatan sebuah block model.
Langkah 1 dan 2 wajib, Langkah 3 dan tugas-tugas setelah konstruksi bersifat pilihan dan dapat
diselesaikan pada waktu-waktu yang akan datang.
Langkah 1. Tetapkan lokasi, orientasi, luas, storage order, dan ukuran parent cell block model.
Langkah 2. Tetapkan atribut-atribut yang akan digunakan dalam block model (di hal 12).
Langkah 3. Potong/intersect block model dengan zone-zone untuk menampilkan mineral (lihat hal
67). Hal ini dapat dilakukan berkali-kali selama pengerjaan model definition.
Tugas-tugas setelah konstruksi
Begitu block model selesai dibuat, anda dapat menghapus data yang tidak terpakai agar dapat
membuat block model sepadat mungkin. Untuk model sparse, buka block model dari cell-cell
dengan zone-zone yang belum ditetapkan. Atau, anda dapat menghapus zone mana saja yang
berisi udara atau limbah.
Lihat: Topik Subset block model di hal 200 untuk instruksi lebih lanjut.
3.1.1. Bagaimana cara membuat block model
Membuat sebuah block model melibatkan proses perpotongan struktur dan zone dengan ruang
block model. Struktur dan isi block model belum ditetapkan pada tahap setup. Setup definition
digunakan untuk membuat struktur sebuah block model.
Membuat sebuah block model sederhana
Pilih ModelBuild dari halaman Menu Barmaka form kotak dialog berikut akan ditampilkan.
Pilih tab-divider Zone disebelah kanan form.
Sekarang pilih tab-divider Main disebelah kanan form.
Membuat block model
Input panel
Block model. Masukkan nama block model atau pilih nama dengan meng-klik tombol tanda
panah kebawah untuk membuka daftar.
Spatial Definition. Masukkan spatial definition atau pilih definition dengan meng-klik tombol
tanda panah kebawah untuk membuka daftar. Definition ini digunakan untuk membuat struktur
block model ,menetapkan orientasi, luas dan ukuran cell block model.
Lihat: Topik Mengatur/mensetup block model di hal 8
Block Model Order. Pilih susunan model dengan meng-klik tombol tanda panah kebawah
untuk membuka daftar. Block model dapat disortir dalam bermacam susunan, misalny, IJK,
IKJ, JKI, JIK, KIJ dan KJI. Susunan block model menentukan dimana data akan disimpan.
Penting: Storage order memiliki pengaruh yang penting pada waktu yang digunakan untuk fungsi-fungsi dalam
memproses block model. Khususnya, fungsi-fungsi yang memotong block model dengan plane.
Sparse. Pilih kotak pilihan ini jika jenis block model akan di-set menjadi sparse. Dalam sebuah
sparse block model, hanya sebagian total cell yang disimpan dalam file database aktual.
Biasanya, cell-cell yang tidak diikutkan pada block model berisi udara atau material yang tidak
dapat ditambang lainnya. Pada umumnya, sparse block model memiliki syarat penyimpanan
yang lebih kecil dibanding regular block model, dan sebagai hasilnya, lebih sedikit dalam
penggunaan waktu.
Subcell. Pilih kotak pilihan jika jenis block model akan di-set menjadi subcell. Dalam subcell
block model, tiap parent cell dapat dibagi menjadi unit-unit yang lebih kecil. Hal ini
menghasilkan tampilan batas-batas geologis yang lebih baik atau variasi kemiringan hasil
dalam block model yang memuaskan. Subcell block model memiliki syarat penyimpanan yang
lebih besar dibanding regular block model.
Penting: Sebaiknya anda membuat block model dari dua kedua jenis tersebut, subcell dan sparse.
Attribute panel
Pilih atribut dengan meng-klik tombol tanda panah kebawah untuk membuka daftar. Atribut-atribut
ini akan digunakan dalam block model.
Catatan: Parameter-parameter assay (seperti debu, sulfur) dianggap sebagai atribut dalam block model. Anda dapat
membuat atribut anda sendiri jika perlu.
Lihat: Topik Mengatur/mensetup block model di hal 8.
Penting: Jika anda dapat menetapkan maksimal 90 atribut untuk single block model, sebaiknya tetapkan atribut-atribut
yang penting saja untuk pembuatan block model yang efektif.
Membuat block model dengan zone-zone
Sebuah block model yang secara geometris menampilkan geologi/lapisan/mineral dapat dibuat
dengan menetapkan batas-batas zone dari triangulasi terbuka atau tertutup atau dengan
Minescape atau dengan schema interval dari Stratmodel.
Pilih ModelBuild dari halaman Menu Bar—maka form kotak dialog berikut akan ditampilkan:
Membuat block model
Pilih tab-divider Zone yang terdapat diatas form.
Sekarang pilih tab-divider Zone yang berada disebelah kanan form, maka akan tampil:
Zones panel
Zone-zone dapat ditempatkan di dalam sebuah block model sebagai bagian dari proses
pembuatan block model, atau anda dapat memotong sebuah block model setelah pembuatan pada
zone-zone yang telah ditetapkan sebagai sebuah latihan post-proses.
Zone attribute. Pilih atribut zone dari block model dengan meng-klik tombol tanda panah
kebawah untuk membuka daftra.
Priority [Link] atribut prioritas dari blok model dengan meng-klik tombol tanda panah
kebawah untuk membuka daftar.
Penting: Jika prioritas tidak ditetapkan dalam block model (atau sebagai sebuah atribut), maka intersecting zone
akan selalu diberi prioritas pada volume block model yang sama. Jika prioritas ditetapkan dalam block model,
maka volume block model hanya akan di-update jika prioritas intersecting zone lebih tinggi.
Tiap triangulasi terlampir ditetapkan oleh kriteria pencarian dan diatur untuk sebuah triangle file
tertentu dan dimasukkan ke dalam tabel seperti dibawah ini:
Zone. Masukkan sebuah nama untuk zone tersebut.
Priority. Masukkan prioritas sebagai sebuah integer.
Penting: Kontrol-kontrol prioritas yang menetapkan sebuah cell sebagai suatu daerah akan ditempatkan pada
situasi tersebut yang terdapat dalam lebih dari satu zone. Jika sebuah cell berada pada lebih dari satu zone,
maka cell tersebut akan ditempatkan pada zone dengan prioritas yang lebih tinggi.
Triangle file. Masukkan nama triangle design file, atau pilih sebuah design file dengan meng-
klik tombol tanda panah kebawah untuk membuka daftar. Triangle design file berisi wireframe
kategori bounding.
Search Layer. Masukkan nama atau jumlah layer grafik yang akan dicari untuk mencapai data
untuk triangulasi. Anda dapat memasukkan single layer atau multiple layer atau jarak layer-
layer. Field ini dapat menyimpan maksimal 80 karakter.
Sets. Pilih sets dengan mengklik tanda panah kebawah untuk membuka file. Kumpulan
triangle file ini dicari untuk traingulasi. Anda juga dapat menetapkan batas-batas zone melalui
schema interval dari Stratmodel.
Polygon Design File. Jika polygon-polygon sedang digunakan untuk membatasi zone, pilih
nama polygon design file yang berisi polygon-polygon dengan mengklik tanda panah kebawah
untuk membuka file.
Catatan: Seluruh polygon harus berasal dari file yang sama.
Schema Name. Masukkan nama schema atau pilih schema dengan mengklik tanda panah
kebawah untuk membuka file. Stramodel schema digunakan untuk menetapkan batas-batas
zone.
Model Type. Masukkan jenis model atau pilih jenis dengan mengklik tanda panah kebawah
untuk membuka daftar.
Zone. Masukkan nama zone.
Priority. Masukkan prioritas sebagai sebuah integer.
Membuat block model
Penting: Kontrol-kontrol prioritas yang menetapkan sebuah cell sebagai suatu daerah akan ditempatkan pada
situasi tersebut yang terdapat dalam lebih dari satu zone. Jika sebuah cell berada pada lebih dari satu zone,
maka cell tersebut akan ditempatkan pada zone dengan prioritas yang lebih tinggi.
Interval. Masukkan interval atau pilih interval dengan meng-klik tombol tanda panah
kebawah untuk membuka daftar. Zone-zone yang digunakan untuk men-subcell model
tersebut dapat berupa Minescape atau Stramodel interval mana saja.
Polygon. Masukkan sebuah ID polygon. Penggabungan sebuah polygon dengan sebuah
interval adalah bersifat pilihan dan akan membatasi zone tersebut dalam polygon ini.
Seluruh polygon yang dipilih harus berasal dari design file yang sama.
Penting: Jika anda bermaksud menggabungkan sebuah interval dengan lebih dari satu polygon, maka anda
dapat memasukkan interval tersebut lebih dari satu kali. Interval akan ditempatkan pada zone yang sama
atau zone yang berbeda.
Controls panel
Untuk menampilkan batas-batas zone dengan derajat akurasi yang memadai, buat subcell dengan
menggunakan metode Subcelling dab Subcell factor. Masukkan sebuah Output Selection
Expression hanya untuk model-model sparse.
Subcelling method. Pilih sebuah metode subcelling dengan meng-klik tombol tanda panah
kebawah untuk membuka daftar. Hal ini mengontrol derajat subcelling dengan menetapkan
metode subcelling, apakah IJ atau IJK.
IJ Subcelling method. Untuk IJ subcelling sebuah cell adalah pertama dibagi dua
sepanjang sumbu I dan J beberapa kali sebagaimana ditetapkan oleh subcelling factor.
Satu faktor dari dua artinya 2 bisection akan menghasilkan 4 subdivisi sepanjang tiap
sumbu I dan J, serta total 16 subdivisi cell. Untuk setiap subdivisi ini, perpotongan dalam
dimensi K akan dihapuskan. Jika perpotongan berdekatan dengan subdivisi adjacent,
maka dapat digabungkan. Subcell-subcell resultant akan dialokasikan pada dimensi K
rata-rata dari subdivisi komponennya.
Membuat block model
IJK Subcelling method. Untuk IJK subcelling sebuah cell dipotong dua sepanjang sumbu I,
J, dan K. Satu faktor dari 2 artinya 3 bisection akan menghasilkan 4 subdivisi di sepanjang
tiap sumbu I dan J, serta total 64 subdivisi cell. Kemudian sebuaj ujicoba dilaksanakan
pada tiap subdivisi ini untuk mengetahui zone dimana subdivisi tersebut ditempatkan.
Subdivisi adjacent yang terdapat pada zone yang sama dapat digabungkan.
Subcell factor. Masukkan sebuah faktor subcell. Faktor ini menentukan derajat subcelling.
Biasanya hal ini harus tidak lebih tinggi dari 2. Satu value dari 2 artinya sebuah cell dapat
dibagi sampai dengan 4 kali untuk tiap sumbunya.
Output Selection expression. Masukkan sebuah ekspresi output. Ekspresi ini digunakan
untuk mengurangi jumlah output cell. Hanya cell-cell yang dimana ekspresi logis akan
menjadi output block model. Ekspresi in hanya bermanfaat untuk sparse model.
Membuat block model shell
Pilih ModelBuild dari halaman Menu Bar.
Pilih tab-divider Empty.
Input panel
Block model. Masukkan nama blcok model atau pilih nama dengan meng-klik tombol tanda
panah kebawah untuk membuka daftar.
Spatial Definition. Masukkan spatial definition atau pilih definition dengan meng-klik tombol
tanda panah kebawah untuk membuka daftar. Definition ini digunakan untuk membuat struktur
block model dan menetapkan orientasi, luas, dan ukuran cell block model.
Lihat: Topik Mengatur/Setup block model di hal 8
Block Model Order. Pilih susunan model dengan meng-klik tombol tanda panah kebawah
untuk membuka daftar. Block model dapat disortir bermacam susunan, misalnya, IJK, IKJ, JKI,
JIK, KIL, dan KJI. Susunan block model akan menentukan cara data disimpan.
Penting: Susunan penyimpan dapat memberikan pengaruh pada waktu yang digunakan untuk
beberapa fungsi dalam memproses block [Link], fungsi-fungsi yang memotong
block model dengan plane-plane.
Sparse. Pilih kotak pilihan ini jika jenis block model akan di-set menjadi sparse. Dalam sebuah
sparse block model, hanya sebagian total cell yang disimpan dalam file database aktual.
Biasanya, cell-cell yang tidak diikutkan pada block model berisi udara atau material yang tidak
dapat ditambang lainnya. Pada umumnya, sparse block model memiliki syarat penyimpanan
yang lebih kecil dibanding regular block model, dan sebagai hasilnya, lebih sedikit dalam
penggunaan waktu.
Subcell. Pilih kotak pilihan jika jenis block model akan di-set menjadi subcell. Dalam subcell
block model, tiap parent cell dapat dibagi menjadi unit-unit yang lebih kecil. Hal ini
menghasilkan tampilan batas-batas geologis yang lebih baik atau variasi kemiringan hasil
dalam block model yang memuaskan. Subcell block model memiliki syarat penyimpanan yang
lebih besar dibanding regular block model.
Membuat block model
Penting: Sebaiknya anda membuat block model dari dua kedua jenis tersebut, subcell dan sparse.
Attribute panel
Pilih atribut dengan meng-klik tombol tanda panah kebawah untuk membuka daftar. Atribut-atribut
ini akan digunakan dalam block model.
Catatan: Parameter-parameter assay (seperti debu, sulfur) dianggap sebagai atribut dalam block model. Anda dapat
membuat atribut anda sendiri jika perlu.
Lihat: Topik Mengatur/mensetup block model di hal 8.
Penting: Jika anda dapat menetapkan maksimal 90 atribut untuk single block model, sebaiknya tetapkan atribut-atribut
yang penting saja untuk pembuatan block model yang efektif.
Membuat block model dengan zone-zone
Sebuah block model yang secara geometris menampilkan geologi/lapisan/mineral dapat dibuat
dengan menetapkan batas-batas zone dari triangulasi terbuka atau tertutup atau dengan
Minescape atau dengan schema interval dari Stratmodel.
Pilih ModelBuild dari halaman Menu Bar—maka form kotak dialog berikut akan ditampilkan:
Pilih tab-divider Zone yang terdapat diatas form.
Sekarang pilih tab-divider Zone yang berada disebelah kanan form, maka akan tampil:
Zones panel
Lihat:: Topik Membuat block model dengan zone di halaman 59 untuk penjelasan lebih lanjut
Ilustrasi berikut mendemonstrasikan bagaimana membuat sebuah model dalam suatu proses
pembuatan tunggal dengan menggunakan prioritas-prioritas zone untuk memastikan demarkasi
zone yang akurat.
Building the Block Model using zone priorities to intersect the model
Priority = 2
Priority = 2
Priority=3
Priority=4
Priority=1
Seams with a priority of 2 produce this model The dyke with a priority of
3 is superimposed upon the seams
The ground with
the priority of 1
underlies
the seams and
dyke.
The air with a
priority of 4 is
superimposed
upon seams, dyke
and ground
Seam1
Seam2
Dyke
Membuat block model
Ground
Air
The next step is to
remove non-essential
zones, such as air.
(Use the Process menu)