Training Management
ADDIE Model
INTRODUCTION
LEARNING: Proses sistematis untuk mengolah
pengetahuan, ketrampilan dan sikap karyawan agar
mencapai level kompetensi & performa yang lebih tinggi
2
Training by ADDIE Training Need Analysis (TNA) yaitu menganalisa
kebutuhan training dengan membandingkan gap
antara standar kompetensi dengan kompetensi
Evaluasi training based on Kirk aktual
Partrick Model : Pendekatannya sbb :
o Reaksi : Reaksi peserta terhadap o Pendekatan Organisasi
training o Pendekatan Person
o Pengetahuan : Tingkat Analysis
o Pendekatan Tugas
pemahaman peserta Setiap training
o Perilaku : Perubahan perilaku membutuhkan :
peserta setelah mengikuti o Silabus
training o Rencana Pelaksanaan
o Return of Investment (ROI) : Design Pembelajaran (RPP)
Evaluation
Dampak training terhadap o Materi
perkembangan bisnis perusahaan
The Addie
Model
Pelaksanaan training akan
memperhatikan :
o Pra Training konfirmasi trainer, Pengembangan dari tahapan design
undangan, kesiapan fasilitas training yakni fokus pada pengembangan
Implementation Development
o Pelaksanaan Training Kesiapan materi maupun metode training
pembuka training, soal evaluasi, dsb
o Pasca Training Laporan training,
sertifikat, dsb Fokus pada :
o Media Gamification
o Peserta Variasi pakaian, atribut,
dsb
o Trainer Pembicara tamu, dsb
Analysis
Mengawali penyusunan training akan membutuhkan tahapan dalam
mengumpulkan informasi secara mendalam tentang kebutuhan training
disetiap departemen/divisi
4
Training Need Analysis (Analisa Kebutuhan)
5
Pendekatan Training Need Analysis (Analisa Kebutuhan)
Pendekatan Pendekatan Pendekatan
analisa Organisasi analisa Person analisa Tugas
Merujuk pada training- Berdasarkan kebutuhan
training yang diperlukan Dilakukan dengan
Kompetensi masing- menganalisa pencapaian
untuk memenuhi masing karyawan
persyaratan sebuah kinerja ybs. dengan melihat
disesuaikan dengan area- aspek yang rendah atau
program. Misalnya ISO, area yang perlu
Customer Requirement, kurang mencapai standar
dikembangkan. Misalnya yang diinginkan
dll. Soft & Technical
. perusahaan.
.
Metode Penggalian Kebutuhan :
Program Standar User Reguest Gap Performance (KPI)
Requirement Kuesioner Annual Planning
Interview (Balance Score Card)
6
Metode Penggalian Need Analysis & Template
Learning and Growth Prespective
No. Dept. Training Kompetensi
Product Product
1 Marketing Knowledge Knowledge
Communicat Communicat
ion Skill ion
Customer Customer
Behaviour Focus
Negotiation
Skill Negotiation
Benchmark Product
proses ke Knowledge
2 QA-QC harnes
PPAP-APQP Core Tools
Sertifikasi QMS
Practical Problem
Problem Solving &
Solving Decission
7
Design
Setiap persiapan training tentunya akan membutuhkan materi, informasi
maupun bahan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan training
8
Design training
Salah satu fokusnya pada aspek pengetahuan (pemahaman). Beberapa
tahapan yang bisa dilakukan dalam penyusunan atau pembuatan materi
training adalah Penetapan tujuan/sasaran training, isi training, manfaat
training.
Materi
Design
Metode
Penyampaian Menjadi lebih optimal dan variatif jika disampaikan dengan berbagai macam
metode diantaranya :
Partisipatif : bisa menggunakan simulasi, role play, kuis, team building, film
Non Partisipatif : Pengajaran langsung secara teoritis dan searah
9
MENENTUKAN ISI MATERI
Materi
Isi materi pembelajaran harus sesuai dengan :
tujuan dan sasaran yang akan dicapai
lokasi pembelajaran
peserta yang akan hadir
lama pembelajaran
metoda penyampaian
latar belakang peserta
Tingkat pemahaman peserta
Dapat dilakukan brainstorming dengan pihak lain yang relevan
MENENTUKAN ISI MATERI
Materi
Sumber informasi untuk menentukan
materi dapat diambil dari :
Buku
Film
Jurnal
Media massa
Iklan
Data karyawan
Data kualitas produk atau jasa
Tenaga spesialis
Data-data lama
Undang-undang atau peraturan
Internet
dll
MENENTUKAN ISI MATERI
Materi
COULD KNOW
(Sedapatnya)
SHOULD KNOW
(Seharusnya)
MUST KNOW Waktu
(Harus) Isi
Teknik Pembelajaran
SHOULD KNOW Aktivitas Peserta
(Seharusnya) Peralatan yang
dibutuhkan
COULD KNOW
(Sedapatnya)
METODE PENYAMPAIAN
Metode Penyampaian
Kuliah
Latihan
Membaca oleh peserta
Diskusi
Role-plays
(contoh situasional)
Simulasi
Permainan
Video atau film
Brainstorming
Trip ke lapangan
Belajar jarak jauh (Webinar, Interactive Online Learning)
Tanya jawab
13
Speaker
ALAT BANTU PEMBELAJARAN
Slide Power Point LCD Projector
Handout Materi Whiteboard & Flipchart
Video
Mempermudah Mempercepat Memudahkan Membangkitkan Menunjukkan
penjelasan proses peserta untuk dan tahapan
pemahaman mengingat mempertahankan tahapan
minat peserta
Silabus
Dokumen yang berisi
informasi tentang program
studi tertentu. Secara
umum cakupannya lebih
sederhana daripada
Kurikulum & Lesson Plan.
15
Rencana Pembelajaran
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap
muka untuk satu pertemuan atau
lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk
mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta
didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar.
16
Development
Tahapan ini adalah pengembangan dari design sehingga materi dan
teknis yang digunakan bisa lebih menarik dan beragam. Hal ini bisa
dilengkapi dengan teknologi, sistem, multimedia design dll.
Media
Peserta
Trainer
17
Gamifications
Media
Kahoot Games
Quizizz
Trainer
Keynote Speaker
Tamu
Peserta Pakaian (formal,
Casual, Dresscode)
18
Implementation
Dalam pelaksanaan training diperlukan persiapan sehingga penyampaian
training bisa optimal dan tujuan atau sasaran training bisa tercapai
Persiapan bahan-bahan ajar
seperti materi, clipboard, Lcd
monitor, memastikan model Penyampaikan materi fokus pada
ruangan (tempat duduk, pengembangan materi yang ada di
meja,dll), alat tulis, dll dalam slide dan lebih
mengedepankan pendekatan
partisipatif
19
P R A
TRAINING
PELAKSANAAN
TRAINING
PASCA
TRAINING
Konfirmasi ke trainer
Cek peserta berdasarkan TNA dan
IDP Cek kesiapan trainer untuk
Undangan peserta mengajar Buat Laporan training
Materi untuk peserta
Cek untuk pembuka training Penyelesaian Biaya
Materi ( siap di komputer )
Perlengkapan training / tool / alat Jadwal Istirahat Training Membuat Sertifikat
Bantu ( bila ada Soal evaluasi,Pre & post Distrtibusi Sertifikat
Pemesanan snack + makan siang
jika offline
Test Untuk Peserta
Ruangan Training + perlengkapan Tools Pelatihan/game (jika
penunjang ( kursi , meja ,LCD ) jika di perlukan)
offline
Form Evaluasi pelatihan & absensi
Soal Pre test & Post Test sudah di
siapkan
P R A PELAKSANAAN PASCA
TRAINING TRAINING TRAINING 21
Laporan Learning_Daily
22
Evaluation
Setelah training diimplementasikan maka evaluasi sangat penting untuk
bisa dilakukan secara sistematis dan terintegrasi. Kita menggunakan
Kirkpatrick evaluation untuk nantinya bisa dikembangkan ke beberapa
metode yang lebih khusus.
4. Result
3.
2. Behaviour
1. Reaction Knowledge
23
4 Level Evaluasi
4 Level Evaluasi Apa yang diukur ?
1. Reaction 2. Learning 3. Behaviour 4. Result
• untuk mengukur • Pada level ini untuk • Untuk mengukur • Hasil nyata yg
tingkat reaksi yang mengetahui apakah ada disumbangkan
di desain agar bagaimana daya perubahan perilaku setelah mengikuti
mengetahui opini serap peserta yang terjadi training apa saja,
peserta terhadap terhadap sebelum dan misal peningkatan
program training pemberian training sesudah training. kualitas,
tersebut dan tersebut. Oleh dalam phase ini peningkatan
trainernya. Misal karena itu pre tes erat kaitannya penjualan,
kepuasan peserta dan post tes dengan pembuat penurunan
terhadap fasilitas diperlukan. Action plan komplain
training, (Rencana tindak pelanggan, dll.
trainernya, jadwal lanjut) yang bisa
training, media dilakukan evaluasi
training, materinya, secara periodik.
dan konsumsi Tahapan ini
training, dll. melibatkan
peserta, user
(atasan) dan
trainer sehigga bisa
terpantau secara
optimal.
25
4 Level Evaluasi Apa bentuk Penerapannya ?
1. Reaction 2. Learning 3. Behaviour 4. Result
• Operation • Pre Test • Penerapan • Benefit
Training • Post Test • Perubahan • Dampak
• Materi Training perilaku perubahan
• Trainer
Form ……………………………………
TANGGAL :
WAKTU : POST TRAINING EVALUATION (EVALUASI PASCA PELATIHAN)
TEMPAT :
EVALUASI INI DILAKUKAN 3 BULAN SETELAH TRAINING DILAKSANAKAN, HUBUNGKAN PENILAIAN ANDA DENGAN TOPIK/ MATERI TRAINING YANG DIIKUTI
INSTRUKTUR :
NAMA TRAINING
IDENTITAS (Diisi Oleh Peserta)
NILAI TEORI
NO NPK NAMA BAGIAN HASIL NAMA
PRE TEST POST TEST POSISI
1 BAGIAN / DEPARTEMEN
ATASAN LANGSUNG
PROJECT *
DURASI & WAKTU TRAINING
TANGGAL PENGISIAN
* Bagi yang memiliki project terkait dengan pelatihan yang diberikan
LIST OF TRAINING TOPICS / DAFTAR MATERI PELATIHAN (Diisi Oleh Peserta)
1 5
2 6
3 7
4 8
TRAINEE COMMITMENT / KOMITMEN PESERTA SETELAH MENGIKUTI TRAINING (Diisi Oleh Peserta)
BERI TANDA CHECK ( √ ) PADA SETIAP SEL YANG MENUNJUKKAN PENILAIAN ANDA (Diisi Oleh Atasan)
Penerapan Training
Dalam bentuk apa Training tersebut diterapkan ? Assignment Tugas Rutin Ket :
KETERANGAN NILAI Surabaya …/…………../ 20… Bagaimana Keterlibatan Peserta dalam Assignment / Tugas Rutin tersebut? Individu Tim Ket :
00.00 - 59.99 = TIDAK LULUS Diketahui Dibuat Berapakah Waktu Penerapan Training ? 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan Lain-lain
60.00 - 69.99 = LULUS CUKUP Seberapa Besar Peserta Menerapkan Hasil Training di Tempat Kerja? 0 - 25% 26 - 50% 51 - 75% 76 -100%
70.00 - 79.99 = LULUS BAIK
80.00 - 89.99 = LULUS SANGAT BAIK Frekuensi Penerapan & Efektivitas
90.00 - 99.99 = LULUS ISTIMEWA Seberapa Besar Efek Training Terhadap Peningkatan Kinerja ? 0 - 25% 26 - 50% 51 - 75% 76 -100%
Adakah Perubahan Sikap Positif Setelah Peserta Mengikuti Training ? Ada Kurang Tidak Ada Lain - lain
Sect. Head Training Staff
Jelaskan : 26
Reaction
Learning
Behaviour
Result
Thank You
34