PEMERINTAH KOTA BANDUNG
KECAMATAN BABAKAN CIPARAY
KELURAHAN BABAKAN CIPARAY
Jalan Caringin Nomor 129 Bandung 40223 Telpon/Faks. 022 5426 973
RENCANA KERJA SYARAT
PEKERJAAN
PERBAIKAN JALAN LINGKUNGAN SKALA KECIL RT/RW
(PEMASANGAN PAVING BLOCK JALAN)
Unit SOPD : Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
Pemerintah Kota Bandung
Pekerjaan : Belanja Pemeliharaan Jalan Perbaikan Jalan Lingkungan
Skala Kecil RT/RW (Pemasangan Paving Block Jalan)
Lokasi : Kelurahan Babakan Ciparay, Kota Bandung
Tahun Anggaran : 2018
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
1. LINGKUP PEKERJAAN
Penyediaan tenaga kerja, bahan, peralatan, pengangkutan serta pelaksanaan
yang diperlukan untuk menyelesaikan semua pekerjaan subgrade, seperti yang
ditunjukkan pada gambar rencana dan spesifikasi ini, termasuk tetapi tidak
terbatas pada hal - hal sebagai berikut :
1. Pembersihan lahan.
2. Persiapan subgrade ditempat - tempat yang ditimbun.
3. Penyediaan straigt - edge (jidar - piket) dan templates (mal - mal acuan).
4. Pekerjaan pendahuluan antara lain, culvertrs (gorong - gorong), drain pipe
(saluran pipa) dan yang berada dibawah permukaan tanah bawah jalan
(subgrade), termasuk pemadatan tanah timbun kembali dan pekerjaan -
pekerjaan tersebut.
5. Pemadatan minimal harus mencapai nilai CBR 6 %.
6. Pembuatan lapis bawah dasar (subgrade course), setebal 15 cm.
7. Pembuatan lapis dasar (base course).
8. Pembuatan lapis pasir (bedding sand).
9. Pemasangan concrete curb paving dan grass block.
2. UMUM
1. Pembatasan cuaca
Pemasangan paving block akan dilakukan hanya dibawah kondisi cuaca
kering dan bilamana permukaan pekerjaan dalam keadaan kering juga.
2. Pekerjaan yang berhubungan
Pekerjaan taman dan saluran drainase.
3. BAHAN BAHAN
1. Bahan subgrade
Bahan subgrade harus dipadatkan sampai tercapai nilai CBR minimal yang
ditentukan sebesar 6 %. Jika nilai CBR ini tidak tercapai, bahan subgrade
harus dibuang dan diganti dengan bahan yang baik, kemudian dipadatkan
kembali sampai terdapat hasil CBR yang memenuhi persyaratan.
2. Bahan subbase
o Sumber bahan
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
Pelaksana harus mencari lokasi sumber bahan untuk sub base, biaya
untuk pencarian bahan dan pekerjaan muat, angkut, bongkar ke lokasi
pekerjaan harus sudah diperhitungkan dalam penawaran. Pelaksana
harus memberitahukan kepada pengelola kegiatan secepatnya secara
tertulis tentang sumber bahan itu, kualitas bahan, perkiraan kualitas
bahan dan rencana operasi pengangkutan bahan ke lokasi pekerjaan.
Bahan tersebut harus memenuhi persyaratan-persyaratan dalam
spesifikasi ini. Contoh bahan, sebelum pelaksanaan, harus mendapat
persetujuan dari pengelola kegiatan.
o Pemeriksaan, penelitian/test dan persetujuan dari bahan subbase
Pelaksana pekerjaan harus mengajukan kepada pengelola kegiatan
hasil - hasil test laboratorium terhadap bahan subbase dari suatu
laboratorium yang diakui oleh pemerintah. Semua pembiayaan dalam
pengambilan contoh bahan dan test yang dilaksanakan atas bahan itu
menjadi tanggungaan pelaksana pekerjaan.
Pelaksana harus menyediakan dan memelihara dalam keadaan baik
semua alat - alat untuk penelitian dan harus siap pakai serta harus
dapat digunakan setiap saat oleh pengelola kegiatan.
Jika gradasi dan kualitas dari bahan yang dikirim kelokasi proyek tidak
sesuai dengan gradasi dan kualitas seperti terdahulu diperiksa dan
diteliti dan tidak memenuhi persyaratan dalam spesifikasi ini, maka
pengelola kegiatan akan menolak dan memerintahkan untuk mengganti
serta menyingkirkan bahan yang tidak sesuai tersebut dari lokasi
pekerjaan. Spesifikasi bahan untuk subbase tersebut harus memenuhi
persyaratan gradasi seperti di bawah ini :
Ukuran saringan ASTM inch Persentase lolos atas berat
2.00 100
1.50 70 - 100
1.00 55 – 85
0.75 50 - 80
0.38 40 - 70
No. 4 30 - 60
No. 10 20 - 50
No. 40 10 - 30
No. 200 5 - 15
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
Prosentase berat yang lewat masing - masing akan dapat dikoreksi oleh
konsultan pengawas/pengelola kegiatan, bila batu pecah yang di
gunakan terdiri dari bermacam - macam berat jenis.
3. Bahan lapis dasar (base course)
o Sumber bahan
Pelaksana pekerjaan harus mencari lokasi bahan untuk base, semua
biaya dari pencarian dan pekerjaan muat, angkut, bongkar ke lokasi
pekerjaan harus sudah diperhitungkan dalam penawaran pelaksana.
Pelaksan pekerjaan harus memberitahukan kepada pengelola kegiatan
secepatnya secara tertulis tentang sumber bahan itu, kualitas bahan,
perkiraan kualitas bahan dan rencana operasi pengangkutan bahan ke
lokasi proyek. Bahan yang digunakan tersebut harus memenuhi
persyaratan - persyaratan dalam spesifikasi ini.
o Pemeriksaan, penelitian/test dan persetujuan dari bahan
Semua bahan aggregate untuk dasar (base course) harus bersih, kasar
permukaan, tahan terhadap perubahan cuaca, sharp angle fragment,
bebas dari bagian yang pipih atau elongated dan tidak mengandung
bahan yang dapat merugikan lapisan ini, antara lain debu.
Batu yang rapuh/lunak dan lain - lain. Aggregate batu terdiri dari batu
pecah klas B, CBR dengan nilai minimum 60 % yang merupakan hasil
dari pemecahan batuan.
Ukuran Agregat Persentase
Toughness ASTM D3 6
Loss by sodium sulfat, soundness (AASHTO.T.104) 10
Loss by magnesium sulfat, soundness (AASHTO.T.104) 12
Loss by abrasion after 100 revolutions (AASHTO.T.96) 10
Loss by abrasion after 500 revolutions (AASHTO.T.96) 40
Thin and elongated piieces, by weight 5
Soft fragmentss (ASTM.C.235) 5
Clay lumps (AASHTO.T.0.112) 0.25
Batu pecah klas B harus terdiri campuran kerikil dan kerikil pecah
atau batu pecah dengan berat jenis yang seragam dengan pasir, lanau
atau lempung dengan persyaratan seperti dibawah ini :
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
Ukuran saringan ASTM inch Persentase lolos atas berat
1.50 100
1.00 60 - 100
0.75 55 – 85
No. 4 35 - 60
No. 10 25 - 50
No. 40 15 - 30
No. 200 8 - 15
Partikel yang mempunyai diameter kurang dari 0.20 mm harus tidak
lebih dari 3 % dari berat total contoh bahan yang diuji. Prosentase berat
butir yang lewat dapat dikoreksi oleh konsultan pengawas/pengelola
kegiatan bila agregat terdiri dari bahan - bahan dengan berat jenis yang
berlainan.
Standar yang digunakan Batasan
Batas cair (AASHTO T 91) 25 maksimal
Indeks plastis (AASHTO T 91) 8
Indeks plastis (AASHTO T 176) 50 menit
Prosentase agregat yang mempunyai paling sedikit satu bidang pecah
harus paling tidak berjumlah 80 % dari berat material yang tertinggal
pada ayakan no. 4.
4. Bahan lapis pasir (bedding sand)
o Sumber bahan
Contoh spesifikasi teknis pekerjaan paving pelaksana pekerjaan harus
mencari lokasi sumber bahan untuk lapis ini biaya dari pencarian dan
pekerjaan muat, angkut, bongkar ke lokasi pekerjaan harus sudah
diperhitungkan dalam penawaran pelaksana pekerjaan.
Pelaksana harus melaporkan lokasi tersebut kepada pengelola kegiatan
secepatnya secara tertulis disertai keterangan tentang kualitas bahan,
perkiraan kwantitas bahan dan rencana operasi pengangkutan bahan
ke lokasi proyek. Bahan tersebut harus memenuhi persyaratan dalam
spesifikasi.
o Bahan pasir
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
Ukuran saringan ASTM mm Persentase lolos atas berat
9.52 100
4.75 95 - 100
2.36 80 - 100
1.18 50 - 95
0.60 25 - 60
0.30 10 - 30
0.15 5 - 15
0.08 0 - 10
Bahan pasir dapat berbentuk runcing lebih baik karena memberikan
hasil yang stabil, tetapi juga memerlukan pengontrolan kadar air yang
lebih ketat pada saat pemadatan. Untuk menghindarkan karakteristik
pemadatan yang berbeda - beda harus diusahakan agar sumber dari
pasir tersebut adalah satu.
5. Bahan lapis permukaan
Jenis paving block yang digunakan memiliki tebal 6 cm, dengan warna
natural, dan difungsikan untuk jalan/sirkulasi kendaraan.
Type : Hexagonal shape, dengan type tepi/pengakhir
Kuat tekan min. : 400 kg/cm2
Merk/produk : PT. Kwarta Beton Unggul (KBP)
(yang disarankan) PT. Beta Blok
PT. Conblok Indonesia.
4. PELAKSANAAN PEKERJAAN SUBGRADE
1. Subgrade ditempat - tempat yang digali
Pembuangan dari bahan yang digali atau yang tidak terpakai, dibuang
ketempat - tempat pembuangan atau tempat-tempat penimbunan dengan
sepengetahuan konsultan pengawas atau pengelola kegiatan.
Pemotongan/penggalian dilaksanakan sedemikian rupa sehingga setelah
permukaan potongan atau galian dipadatkan kembali sampai memenuhi
persyaratan, tercapai bentuk subgrade dan level (final grade) subgrade yang
diinginkan/ditentukan oleh konsultan pengawas atau pelaksana pekerjaan.
Pada bagian dimana terjadi lubang - lubang pada level subgrade, akibat
pelaksanaan pembersihan dan penggusuran atau pembuangan akar - akar
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
taanaman, lubang tersebut harus diisi dengan bahan subgrade yang baik
dengan persetujuan konsultan pengawas atau pengelola kegiatan dan di
padatkaan sampai dicapai hasil serta level yang memenuhi persyaratan
yang ditentukan.
2. Subgrade ditempat - tempat yang ditimbun
Dasar tanah harus dipadatkan dahulu sebelum ditimbun. Bahan timbunan
harus baik untuk lapisan subgrade, jika dipadatkan harus dapat mencapai
hasil nilai CBR minimal yang disyaratkan sebesar 6 %.
Jika digunakan bahan timbunan yang kurang baik dan tidak tercapai nilai
CBR minimal tersebut, ini harus dibongkar dan diganti dengan bahan yang
baik tanpa adanya tambahan pembiayaan untuk itu.
Pelaksana pekerjaan harus melaporkan kepada konsultan pengawas atau
pengelola kegiatan tentang tahapan – tahapan persiapan untuk pekerjaan
subgrade dan Kontraktor harus mengulangi pekerjaan pemadatan, jika
dianggap perlu, untuk tercapainya derajat kepadatan yang diinginkan/
disyaratkan.
Sebelum dipadatkan, dalamnya suatu lapisan yang akan dipadatkan tidak
boleh lebih dari 20 cm. Setiap lapisan lepas harus dipadatkan dengan
stamper yang ukurannya telah ditentukan oleh konsultan pengawas atau
pengelola kegiatan.
Pemadatan harus dimulai dari tepi timbunan dengan arah loangitudinal,
kemudian menggeser kearah sebelah dalam (ketengah jalur jalan).
Lapisan terakhir harus diselesaikan dalam keadaan rata/halus sampai
pada suatu lapisan dengan kerataan yang diinginkan. Pada lereng - lereng
urugan harus dibuat serapih mungkin dan tidak longsor.
3. Pemeliharaan terhadap bagian pekerjaan yang telah selesai
Bagian subgrade yang telah selesai harus dijaga terhadap kemungkinan
retak - retak akibat pengeringan yang cepat atau akibat traffic kendaraan
proyek atau hal - hal lain yang menyebabkan subgrade tersebut rusak,
terganggu strukturnya. Kerusakan atas subgrade itu harus diperbaiki oleh
pelaksana pekerjaan tanpa adanya tambahan pembiayaan.
4. Test/pengujian
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
Test akan dilakukan baik di laboratorium maupun dilapangan, untuk
mengetahui kepadatan maksimum, derajat kepadatan lapangan, nilai CBR
lapangan dan lain – lain yang dianggap perlu pada lapisan subgrade ini.
Pembiayaan test - test ini menjadi tanggungan pelaksana pekerjaan.
5. PELAKSANAAN PEKERJAAN SUBBASE
Lapisan sub base harus dipersiapkan sesuai dengan persyaratan sebelum
bahan ditempatkan diatas subgrade.
Pencampuran dan penghambatan, jika tidak ditentukan lain, pelaksana
pekerjaan dapat mencampur bahan subbase dengan salah satu cara
seperti di bawah ini :
1. Stationary plant method : bahan dan air dicampur pada suatu mixer. Air di
tambahkan selama proses pencampuran secukupnya sampai tercapai
suatu kadar air yang baik untuk dipadatkan, sehingga tercapai kepadatan
yang diinginkan. Setelah dicampur bahan diangkut kelokasi pekerjaan lalu
dihamparkan dengan mesin penghampar (spreader).
2. Travel plant method : bahan subbase diaduk dan dihamparkan oleh alat ini.
Selama masa pengadukan, air harus ditambahkan sedikit sampai kadar air
optimum yang disyaratkan untuk pemadatan tercapai.
3. Road mix method : Setelah bahan subbase dihamparkan/ditempatkan, lalu
diaduk pada kadar air yang diperlukan dengan motor grader atau peralatan
lainnya sampai campuran teraduk merata.
Bahan subbase harus ditempatkan dan dipadatkan dalam lapis ketebalan
pada mana padat tercapai derajat kepadatan yang diinginkan dengan
peralatan pemadatan yang sesuai/memadai dan dalam segala hal tidak
boleh lebih dari 20 cm tebalnya. Jika lebih dari satu lapis, tiap lapis harus
dibentuk dan dipadatkan sebelum lapis berikutnya dihamparkan.
Penempatan/penghamparan dimulai pada suatu tempat yang ditentukan
konsultan pengawas atau pengelola kegiatan. Penghamparan dilakukan
dengan speader boxes atau kendaraan dengan peralatan khusus untuk
membagi dan menghampar bahan secara continuous dan merata setiap
lapisnya.
Penyelesaian dan pemadatan :
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
Sesudah penghamparan atau pengadukan bahan subbase harus benar -
benar dipadatkan, sehingga tercapai nilai CBR minimal sebesar 30 %.
Diperlukan penggilas yang cukup memadai yaitu dengan menggunakan
alat vibratory rollers, pneumatic tired rollers, smooth wheel power rollers
atau peralatan pemadatan lainnya yang telah disetujui penggunaannya
oleh konsultan pengawas atau pengelola kegiatan.
Kapasitas/berat roller sedemikian sehingga dicapai hasil pemadatan yang
memenuhi persyaratan dengan nilai CBR minimal sebesar 30 % dan derajat
kepadatan sebesar 100 % kepadatan maksimum yang ditentukan menurut
prosedure AASHTO.T.180 method D.
Penggilasan harus berlangsung tahap demi tahap dari tepi ketengah kearah
jalur yang sedang disusun dan tiap - tiap jalur dengan arah longitudinal
harus digilas secara berlapis (overlapping) paling sedikit setengah lebar unit
penggilas.
Banyaknya gilasan yang diperlukan minimum 6 gilasan (passes) atau lebih
sehingga permukaan lapisan subbase memiliki nilai CBR minimal 30 %.
Penggilasan harus berlangssung sampai bahan itu tersusun dan stabil
benar, serta bahan subbase telah dipadatkan sehingga kepadatannya
adalah 100 % kepadatan maksimum pada kadar air optimum sebagai yang
ditetapkan oleh AASHTO.T.180.
Sepanjang tempat - tempat yang tidak dapat dimasuki mesin penggilas,
maka bahan subbase harus dipadatkan dengan alat-alat tumbuk mekanis
atau tangan (tampers atau compactors), penggunaannya atas persetujuan
konsultan pengawas atau pengelola kegiatan.
Jika penggilas menghasilkan ketidak rataan yang melebihi 12 mm apabila
diuji dengan tongkat lurus 3 meter, maka permukaan yang tidak rata
harus digusur untuk kemudian ditimbun kembalii dengan bahan yang
sama seperti yang dipakai dalam menyusun lapisan itu dan dipadatkan
serta digilas lagi sampai padat dan merata.
Tebal lapisan subbase yang selesai harus diperiksa dengan depth test/core
test/hole test yang diadakan pada jarak tertentu sehingga setiap luas 250
meter persegi ada satu test. Pelaksana pekerjaan harus mengisi lubang -
lubang pengujian itu atas biaya sendiri dan akan diawasi oleh konsultan
pengawas atau pengelola kegiatan. Jika susut tebal itu lebih dari 12 mm,
pelaksana pekerjaan diharuskan memperbaiki daerah itu.
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
Pekerjaan pada lapisan subbase tidak boleh dilaksanakan jika subgrade
dalam keadaan basah. Pekerjaan subbase yang telah selesai harus dirawat
dan dijaga.
6. PEKERJAAN LAPIS DASAR (BASE COURSE)
1. Perlengkapan : semua perlengkapan yang diperlukan untuk pelaksanaan
pekerjaan ini harus dalam keadaan siap/tersedia untuk bekerja dan telah
disetujui oleh konsultan pengawas atau oleh pengelola kegiatan sebelum
pelaksanaan itu dimulai.
2. Permukaan subbase harus bersih dari debu, lempung atau bahan - bahan
yang merugikan, sebelum bahan base course ditempatkan/dihamparkan.
3. Pencampuran, penempatan dan penghamparan : cara - cara pada bagian
subbase dapat dipakai. Kecuali cara penempatan lapisan base course harus
dilaksanakan berlapis yang tebalnya setiap lapis setelah didapatkan tidak
boleh kurang dari 6 cm atau lebih dari 12 cm.
Gradasi aggregate yang sudah ditebarkan harus seragam dan tidak
mengandung pecahan - pecahan atau unsur - unsur yang halus ataupun
kasar pada suatu tempat. Agregate yang dimaksud tidak boleh ditebarkan
melebihi 1500 meter persegi sebelum digilas, kecuali jika diperkenankan
oleh konsultan pengawas atau pengelola kegiatan.
4. Penyelesaian dan pemadatan : konstruksi base course dikerjakan berlapis -
lapis tiap lapis maksimum 12 cm tebal padat sesudah dipasang dan digilas.
Nilai CBR minimal lapisan base course ini harus 60 %.
Untuk pemadatan dapat digunakan smooth wheel rollers dengan berat 8 -
12 ton, pemadatan dilaksanakan sedemikian sehingga tercapai struktur
yang homogen dan jika perlu dengan penambahan air secukupnya sesuai
dengan kebutuhan supaya dapat tercapainya pemadatan yang optimal.
Penggilasan harus berlangsung dari tepi ke tengah. Penggilasan dari jalur
ke jalur harus overlapping seperti pada penggilas lapisan subbase. Apabila
penggilasan itu menghasilkan ketidak - rataan melebihi dari 10 mm, jika
diuji dengan tongkat lurus 3 meter panjang, maka permukaan yang tidak
rata harus dibongkar, kemudian ditimbun kembali dengan bahan yang
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
sama yang dipakai untuk pembuatan lapisan itu lalu digilas sampai
kepadatan yang disyaratkan, perbaikan dan penggantian tersebut atas
beban biaya pelaksana pekerjaan. Sepanjang tempat yang tidak dapat di
masuki mesin gilas, bahan base course ditumbuk secara baik dengan alat -
alat tumbuk mekanis (mechanical tampers/compactors).
Penggilasan dilaksanakan sedemikian rupa, sehingga mencapai kepadatan
dimana akan memberikan hasil nilai CBR minimal sebesar 60 %.
5. Pemeliharaan : setelah lapisan aggregate base selesai, pelaksana pekerjaan
harus melakukan semua pekerjaan pemeliharaan yang diperlukan untuk
menjaga agar lapisan aggregate base tetap dalam keadaan yang baik dan
memuaskan untuk priming. Setelah priming, permukaan harus dijaga agar
tetap bersih dan bebas dari bahan tidak diinginkan. Lapisan aggregate base
harus dalam keadaan kering pada setiap saat.
Apabila pembersihan dianggap perlu atau apabila prime coat terganggu
harus diadakan atas biaya pelaksana pekerjaan sendiri.
7. PEKERJAAN LAPIS PASIR (BEDDING SAND)
1. Penyimpanan : bedding sand harus disimpan sedemikian rupa sehingga
tidak tercampur dengan tanah/kotoran disekitarnya. Tempat penimbunan
harus mempunyai drainase yang baik dan harus terlindung dari hujan
sehingga kadar air tetap harus terlindung dari hujan sehingga air tetap
merata.
2. Penghamparan pasir/bedding sand : pasir harus dihamparkan dengan rata
diatas lapisan dasar (base course) sampai ketebalan 4 cm padat dengan
memperhatikan kadar air dan karakteristik gradasinya. Permukaan yang
dihasilkan harus rata. Bila concrete block telah selesai dipasang dan
terlihat permukaan yang tidak rata maka paving block tersebut harus
diangkat kembali, pasir diratakan lagi sampai diperoleh hasil yang rata.
Bedding sand ini harus mempunyai kepadatan dan ketebalan yang sama
sehingga pemampatan akibat pemadatan merata. Lapisan yang lepas/
belum dipadatkan biasanya mempunyai ketebalan 5 sampai 15 mm lebih
tebal dari ketebalan padat yang disyaratkan.
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
Selama penghamparan kadar air harus uniform dan pasir yang belum
dipadatkan tersebut harus dilindungi terhadap segala bentuk pemadatan
dan lalu lintas, sampai paving block selesai dipasang dan bersama-sama.
Bila ada bagian lapisan pasir yang tidak sengaja terkompaksi sebelum
paving digaruk dan diratakan.
Waktu penghamparan harus diperhitungkan dengan baik sehingga tidak
terdapat lapisan pasir lepas yang tidak sempat ditutup dengan paving block
pada hari yang sama.
8. PEKERJAAN LAPIS PERMUKAAN
1. Paving block harus diletakkan berhimpitan satu dengan lainnya dengan
pola sesuai gambar lansekap di atas bedding sand yang belum dipadatkan
tapi sudah selesai diratakan. Lebar celah antar block tidak boleh lebih dari
4 mm, celah ini harus merupakan garis lurus dan saling tegak lurus,
untuk itu diperlukan pemasangan snar pada 2 arah yang saling tegak
lurus untuk mengontrol letak dan ikatan antar block.
2. Cara meletakkan block dan pengisian celah antara : dalam memasang block
harus diusahakan agar untuk pengisian celah antara block dengan elemen
- elemen lain seperti penggiran saluran, bingkai jalan, bak kontrol dan lain
- lain, dipergunakan block dengan ukuran tidak kurang dari 25 % dari
ukuran utuh.
Ruang antara yang masih tersisa harus diisi setelah pemadatan awal dari
paving block. Untuk celah lebih besar dari 25 mm tetapi kurang dari 50
mm, dipergunakan aggregate halus dengan ukuran 10 mm dan mortar
kering untuk celah yang lebih kecil. Untuk bagian - bagian jalan yang
menanjak/menurun, pemasangan block harus dilakukan dari bagian
terendah kebagian yang lebih tinggi. Pola pemasangan dan warna agar
dibuat sesuai gambar, Kontraktor wajib membuat gambar kerja untuk pola
di daerah - daerah khusus.
3. Pemadatan awal : alat kompaksi untuk keperluan ini harus merupakan
mechanical flat plate vibrator, dengan karakteristik sebagai berikut :
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
o Plat dasar mempunyai luas : 0,25 - 0,50 m2.
o Gaya pemadatan yang dapat diberikan sebesar 1,5 ton sampai 2,0 ton.
o Frequensi getaran : 75 - 100 Hz.
Paving block harus terletak dengan mantap diatas bedding sand.
Pemadatan harus dilakukan segera setelah pemasangan paving block
dengan minimal 2 passes. Jarak antara bagian yang dipadatkan sampai
bagian dimana sedang dilakukan pemasangan block tidak boleh kurang
dari 1,50 meter.
Adalah sangat penting untuk memadatkan bedding sand segera setelah
pemasangan block sehingga dapat dihindari berpindahnya pasir yang
masih dalam keadaan lepas karena bergeraknya block yang tidak diletak
kan dengan baik atau adanya air yang mengalir ketempat tersebut.
Pemadatan harus diulangi pada daerah selebar 1,00 meter diukur dari
akhir pemasangan/pemadatan yang dilakukan pada hari sebelumnya
melanjutkan dengan pekerjaan selanjutnya. Semua paving block yang
rusak selama pemadatan dan selama masa pemeliharaan harus segera
diganti dengan yang baru tanpa adanya biaya tambahan.
Pejalan kaki boleh menggunakan jalan concrete block ini setelah pemadatan
awal sebelum penghamparan pasir pengisi, tetapi sebaiknya setelah
sambungan/celah antar block terisi pasir dan dipadatkan.
4. Pasir pengisi (joint filling) : pasir yang dipergunakan untuk mengisi celah
antar block harus mempunyai gradasi sedemikian rupa sehingga 90 % dari
berat lolos dari tapis 1,18 mm (BS - 410). Pasir ini harus cukup kering
sehingga dapat mengisi celah - celah dengan baik.
Bahan ini harus bebas dari garam dan zat - zat lain yang dapat merusak
material paving block.
Segera setelah pemadatan awal dan pengisian akhiran - akhiran, pasir
pengisi harus segera dihamparkan dan diratakan dengan sapu sepanjang
permukaan jalan/trotoar dan dimasukkan kedalam celah - celah antara
dengan bantuan kompaktor. Celah harus benar - benar terisi oleh pasir
kasar.
Kompaktor dari jenis lain boleh digunakan setelah mendapat persetujuan
dari konsultan pengawas atau pengelola kegiatan. Sebagai langkah
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay
2018 Rencana Kerja Syarat Pekerjaan
pemadatan terakhir, permukaan jalan/trotoir harus dipadatkan dengan
mechanical flat plate vibrator, sehingga diperoleh permukaan yang padat
dan rata dengan kemiringan terhadap kedua arah tepi jalan sebesar 2 %.
5. Toleransi :
o Toleransi ukuran bahan :
Bahan harus mempunyai ukuran panjang dan lebar yang seragam
dengan toleransi maksimum tidak lebih dari 3 mm terhadap tebal
nominalnya.
o Toleransi kerataan permukaan jalan :
Toleransi kerataan permukaan akhir level block harus kurang lebih 10
mm dari permukaan yang tercantum dalam gambar, sehubungan
dengan peil permukaan saluran air dan lain - lain.
o Deviasi diukur dengan jidar lurus sepanjang 3 meter atau tempalte
tidak boleh melebihi 8 mm dan perbedaan level dari satu block
terhadap block disebelahnya tidak boleh melebihi 2 mm.
9. PEKERJAAN LAIN - LAIN
1. Dalam pelaksanaan pekerjaan agar tidak merusak bangunan yang ada,
pelaksana bertanggungjawab terhadap keamanan dari setiap fasilitas yang
digunakan, kerusakan yang terjadi akibat pelaksanaan pekerjaan yang
dilakukan pelaksana menjadi tanggung jawab pelaksana.
2. Pelaksana wajib memperbaiki dan merapihkan kembali apabila masih ada
kekurangan dari pekerjaan dan pekerjaan - pekerjaan kecil lainnya yang
bersifat penyempurnaan hasil pekerjaan.
3. Seluruh sisa bahan pekerjaan harus dibersihkan dan diangkut ke luar
lokasi kerja.
4. Seluruh biaya atas pelaksaaan pekerjaan ini menjadi tanggung jawab
pelaksana sepenuhnya. Pengelola kegiatan menerima pekerjaan ini dalam
keadaan siap untuk dipergunakan.
Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay