MAKALAH TENTANG TERMINAL
di Susun oleh :
Acep Sopandi : 2112221013
Aldi Maulana : 2112221113
Muhammad Hamdan : 2112221113
Nova Nugraha : 2112221110
JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami bisa selesaikan makalah TENTANG
TERMINAL.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari seutuhnya bahwa masih jauh dari kata
sempurna baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu, kami terbuka
untuk menerima segala masukan dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca sehingga
kami bisa melakukan perbaikan makalah ini sehingga menjadi makalah yang baik dan benar.
Akhir kata kami meminta semoga makalah tentang terminal, memberikan manfaat
ataupun inpirasi pada pembaca.
Bandung, April 2024
i
DAFTAR ISI
Contents
KATA PENGANTAR......................................................................................................................i
DAFTAR ISI...................................................................................................................................ii
BAB I...............................................................................................................................................1
PEMBAHASAN..............................................................................................................................1
A. Definisi Terminal.....................................................................................................................1
B. Fungsi Terminal........................................................................................................................1
C. Klasifikasi Terminal.................................................................................................................1
D. Tipologi Terminal....................................................................................................................3
E. Aktivitas di Terminal................................................................................................................4
BAB II..............................................................................................................................................5
PENUTUP........................................................................................................................................5
Kesimpulan...................................................................................................................................5
Saran.............................................................................................................................................5
DAFTAR PUSTAKA MAKALAH.................................................................................................6
ii
BAB I
PEMBAHASAN
A. Definisi Terminal
Menurut Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 31 Tahun 1995 tentang Terminal Transportasi
Jalan menyatakan bahwa terminal adalah prasarana transportasi jalan untuk keperluan
menurunkan dan menaikkan penumpang, perpindahan intra dan/ atau antar moda transportasi
serta mengatur kedatangan dan pemberangkatan kendaraan umum. Terminal adalah suatu
fasilitas yang sangat kompleks, banyak kegiatan tertentu yang dilakukan disana, terkadang secara
bersamaan, dan terkadang secara paralel, dan sering terjadi kemacetan yang cukup mengganggu.
B. Fungsi Terminal
Berdasarkan Petunjuk Teknis Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 1995. FungsiTerminal Angkutan
Jalan dapat ditinjau dari 3 unsur (dalam Sanudin 2006) :
1. Fungsi terminal bagi penumpang, adalah untuk kenyamanan menunggu, kenyamanan
perpindahan dari satu moda atau kendaraan ke moda atau kendaraan lain, tempat fasilitas-
fasilitas informasi dan fasilitas parkir kendaraan pribadi.
2. Fungsi terminal bagi pemerintah, adalah dari segi perencanaan dan manajemen lalu lintas
untuk menata lalulintas dan angkutan serta menghindari dari kemacetan, sumber pemungutan
retribusi dan sebagai pengendali kendaraan umum.
3. Fungsi terminal bagi operator/pengusaha adalah pengaturan operasi bus, penyediaan fasilitas
istirahat dan informasi bagi awak bus dan sebagai fasilitas pangkalan.
C. Klasifikasi Terminal
1. Terminal penumpang tipe A
Merupakan terminal penumpang yang berfungsi melayani kendaraan umum untuk angkutan
antar kota antar propinsi (AKAP). atau angkutan Batas Lintas Negara, Angkutan Antar Kota
Dalam Propinsi (AKDP), Angkutan Kota (AK) dan Angkutan Pedesaan (ADES).
1
2. Terminal penumpang tipe B
Merupakan terminal penumpang yang berfungsi melayani kendaraan umum untuk Angkutan
Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP), Angkutan Kota (AK) dan Angkutan Pedesaan (ADES).
3. Terminal penumpang tipe C
Berfungsi melayani kendaraan umum untuk Angkutan Kota (AK) dan atau Angkutan Pedesaan
(ADES).
Terminal Utama, yaitu terminal yang berfungsi untuk melayani arus angkutan
jarak jauh dengan volume tinggi. Terminal ini biasanya menampung 50 – 100
kendaraan/jam dengan luas kebutuhan ruang + 10 Ha.
Terminal Madya, yaitu terminal yang berfungsi untuk melayani angkutan jarak
sedang dengan volume sedang. Terminal ini akan menampung 25 –50 kendaraan/jam
dengan luas kebutuhan ruang + 5 Ha.
Terminal Cadangan, yaitu terminal yang befungsi untuk melayani angkutan
penumpang jarak pendek dengan volume kecil. Terminal ini biasanya menapung
kurang dari 25 kendaraan/jam dengan luas kebutuhan ruang + 2,5 Ha.
Luas ruang diatas akan dimanfaatkan sesuai dengan bagian-bagian yang harus ada dalam
sebuah terminal, yang mencakupi sebagai berikut antara lain :
1. Daerah manfaat terminal, yaitu suatu daerah yang diperuntukkan bagi kegiatan utama
terminal berupa naiknya penumpang dan pelataran parkir kendaraan angkutan
2. Daerah milik terminal, yaitu daerah yang berada di luar daerah manfaaat terminal dan
diperuntukkan bagi melangsungkan kegiatan penunjang terminal seperti : perkantoran, kios-
kios, restoran, taman, WC dan lainnya.
3. Daerah pengawasan terminal, yaitu suatu daerah diluar daerah milik terminal yang secara
status tidak dimiliki terminal, tetapi peruntukan dan penggunaannya selalu diawasi agar tidak
mengganggu kegiatan terminal serta lalu lintas secara keseluruhan.
2
D. Tipologi Terminal
Ketentuan Tipe A Tipe B Tipe C
Melayani kendaraan umum
untuk angkutan antar Melayani kendaraan
Fungsi kota, antar provinsi, umum untuk angkutan
Terminal Melayani
dan/atau lintas batas antar kota dalam
angkutan
negara, angkutan antar provinsi, angkutan kota
pedesaan
kota dalam provinsi, dan angkutan pedesaan
angkutan kota dan
angkuatan pedesaan
Jalur pemberangkatan dan Jalur pemberangkatan Jalur pemberangkatan dan
kedatangan dan kedatangan kedatangan
Fasilitas Tempat parkir Tempat parkir Kantor
Terminal Terminal
Kantor Terminal Kantor Terminal Tempat
tunggu Loket
Tempat tunggu Tempat tunggu
penjualan
Menara Menara karcis
Rambu-rambu
pengawas pengawas dan papan-
Loket penjualan karcis Loket penjualan karcis papan
informasi
Terletak dalam
jaringan trayek antar
Terletak Dalam jaringan kota dalam
trayek antar kota antar
propinsi
provinsi dan atau
Terletak di jalan arteri Terletak di dalam wilayah
angkutan lintas batas
kabupaten/kota dan
negara atau kolektor dalam jaringan trayek
Terletak di jalan arteri dengan kelas angkutan
jalan sekurang- perdesaan/perkotaan
dengan kelas jalan
sekurang- kurangnya kurangnya kelas
Lokasi Terletak pada jalan
kelas IIIA IIIB
Terminal
Jarak antar dua terminal kolektor atau lokal
Jarak antar dua terminal
penumpang tipe A dengan kelas jalan
sekurang- penumpang tipe B sekurang- kurangnya
atau dengan kelas IIIC dan paling
kurangnya 20 km di terminal penumpang tinggi IIIA
Pulau Jawa dan 30 km tipe A, sekurang-
kurangnya 15 km di Luas lahan yang
di luar Pulau Jawa Pulau Jawa,dan 30 tersedia sesuai
Luas lahan yang tersedia km di pulau lainnya dengan permintaan
angkutan
sekurang-kurangnya 5 Luas lahan yang
Mempunyai akses
ha di Pulau Jawa dan tersedia sekurang-
3
Sumatera, dan 3 kurangnya 3 ha di jalan masuk atau
ha untuk pulau- Pulau Jawa dan keluar ke dan dari
pulau lainnya Sumatera, dan 2 ha terminal sesuai
di pulau lainnya
Bupati setelah
Instansi Dirjen Perhubungan Darat Gubernur setelah mendengar pendapat dari
Penetap setelah mendengar mendengar pendapat
Lokasi pendapat Gubernur dan dan Kepala Kanwil Kepala Kanwil Dephub
Terminal Kepala Kanwil setempat Dephub dan mendapat dan mendapat persetuan
persetujuan Dirjen dari Gubernur
4
E. Aktivitas di Terminal
Penyediaan fasilitas publik bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan alat bantu yang
diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. selain melayani manusia, terminal juga
melayani kendaran, yang merupakanalat bantu transportasi. Untuk itu terminal tidak hanya
memperhatikan kebutuhan penggunanya saja, tapi juga harus mempertimbangkan kebutuhan
kendaraan/jenis angkutan yang dilayani, sehingga keberadaannya dapat memenuhi fungsi
terminal itu sendiri. Kondisi ini memunculkan aktivitas yang bersifat mekanistik, dimana
terdapat aktivitas yang harus dilakukan secara berurutan dan teratur untuk mewujudkan sistem
transportasi yang efisien, aman dan dapat membentuk aliran sirkulasi yang terpadu.
Secara umum aktivitas di terminal dapat dikelompokkan ke dalam dua zona, yaitu zona
sirkulasi dan zona penunjang. Pengelompkkan ini dilakukan untuk memberikan kelancaran dan
efisiensi pergerakan bagi kendaran, yangsecara tidak langsung bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan pengguna.
Masing-masing zona memiliki fungsi tersendiri, yaitu :
Zona sirkulasi angkutan dalam kota dan antarkota berfungsi sebagai :
1. Tempat memuat penumpang dan/atau barang dari waktu tiba sampai waktu
berangkat
2. Tempat perpindahan moda, dari satu moda angkutan ke moda angkutan lainnya
3. Tempat istirahat dan pemeliharaan
kendaraan Zona penunjang berfungsi sebagai :
1. Tempat menunggu bagi penumpang yang baru turun dari satu moda dan menunggu
kedatangan moda yang lain.
2. Tempat pelayanan dokumentasi, seperti pemesanan dan pembelian tiket
3. Tempat istirahat
5
BAB II
PENUTUP
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, maka penulis mampu menyimpulkan bahwa bersama dengan makalah
“terminal ” menyimpulkan bahwa terminal adalah prasarana transportasi jalan untuk keperluan
menurunkan dan menaikkan penumpang, perpindahan intra dan/ atau antar moda transportasi
serta mengatur kedatangan dan pemberangkatan kendaraan umum. Terminal adalah suatu
fasilitas yang sangat kompleks, banyak kegiatan tertentu yang dilakukan disana, terkadang secara
bersamaan, dan terkadang secara paralel, dan sering terjadi kemacetan yang cukup mengganggu.
Saran
Demikianlah pokok bahasan contoh makalah ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami
makalah ini dapat bermanfaat untuk teman-teman semua. Karena keterbatasan pengetahuan dan
referensi, kami menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan
kritik yang membangun sangat diharapkan agar makalah ini dapat disusun menjadi lebih baik
lagi dimasa yang akan datang.
6
DAFTAR PUSTAKA MAKALAH
[Link]
[Link]