PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT KECEMASAN
PASIEN PRE OPERASI SECTIO CASAREA DI RUANG KEBIDANAN RUMAH
SAKIT MELATI TANGERANG
(The Effectiveness Of Lavender Aromatherapy On The Anxiety Levels
Of Preoperative Patients Sectio Caesarea In The Obstetrics Room
Of Melati Hospital Tangerang)
Lukman Handoyo1, Gilang Rahmatulloh2, Riris Andriati3
Ketua Stikes Widya Dharma Husada Tangerang3
Dosen Jurusan Keperawatan Stikes Widya Dharma Husada Tangerang1,2
Erma Ratna Sari4
Mahasiswa S1 Keperawatan4
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada
E-mail : ermaratnasari356@[Link]
ABSTRAK
Tujuan Penelitian mengetahui pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap tingkat kecemasan pasien pre
operasi Sectio Caesarea di Ruang kebidanan Rumah Sakit Melati Tangerang. Jenis Penelitian yang peneliti
terapkan yakni Pre-Eksperimental Designs melalui desain One-Group Pretest-Postest. Metode Penelitian
penentuan sampel yang akan diterapkan berupa Nonprobability Sampling melalui penggunaan Accidental
Sampling. Uji Shapiro Wilk digunakan untuk uji normalitas penelitian ini, hasil uji normalitas didapatkan
data terdistribusi normal maka uji yang digunakan adalah uji paired sample T-test. Hasil Penelitian dari hasil
analisa uji T-test paired menunjukkan bahwa terapi aroma lavender terhadap tingkat kecemasan pada pasien
pre operasi Sectio Caesarea dengan menggunakan uji statistik T-test paired didapatkan nilai p value 0.000 ≤
0.005. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat
kecemasan pada pasien pre op Sectio Caesarea di ruang kebidanan RS Melati Tangerang.
Kata Kunci: Sectio Caesarea, Aromaterapi Lavender, Kecemasan
ABSTRACT
The purpose of the study was to determine the influence of Lavender Aromatherapy on the anxiety levels of
Sectio Caesarea preoperative patients in the obstetrics room of RS Melati Tangerang. The type of research is
Pre-Experimental Designs through One-Group Pretest-Postest design was conducted by the researcher. The
research Method of sampling to be applied in the form of Nonprobability Sampling through the use of
Accidental Sampling. The Shapiro Wilk test is used for the normality test of this study, the results of the
normality test are obtained normally distributed data, then the test used is the paired sample T-test. The results
of the study from the analysis of the paired T-test showed that lavender aroma therapy on anxiety levels in
preoperative patients of Sectio Caesarea using the T-test paired statistical test obtained p values of 0.000 ≤
0.005. The conclusion of this study is that there is an effect of lavender aromatherapy on anxiety levels in pre-
op Sectio Caesarea patients in the obstetrics room of RS Melati Tangerang.
Keywords: Sectio Caesarea, Lavender Aromatherapy, Anxiety
PENDAHULUAN abdomen serta uterus. Kemudian selain
Sectio Caesarea (SC) yakni sebuah tindakan membahayakan untuk ibu, SC ternyata
pembedahan yang dimaksudkan untuk membantu mempengaruhi juga perkembangan daya tahan
lahirnya seorang bayi melewati insisi dari dinding tubuh ataupun imunitasi dari bayi (Yuniwati,
1
2016). Operasi ini tidak bisa dilangsungkan bila Munith, 2011). Selain mengganggu proses operasi
didapatiadanya kecemasan preoperasi yang hebat, kecemasan juga berdampak setelah operasi
sebab akan mengakibatkan peningkatan terhadap dimana ibu mengalami nyeri pada luka operasi
tekanan darah, dimana bila tetap dilangsungkan sehingga penyembuhanakan lebih lama karena ibu
maka bisa meninmbulkan penyulit bagi tindakan takut untuk mobilisasi dini (Agustin, 2020).
proses operasi serta memberikan pengaruh ketika Kecemasan dapat diatasi dengan pemberian
pemulihan (Jong dalam Effendi, 2015). terapi farmakologis ataupun nonfarmakologis,
Tindakan SC akan memberikan pengaruh pemberian aroma terapi lavender dalam hal ini
terhadap psikologis dari ibu, yang umumnya bisa menjadi metode untuk mengantisipasi
berupa kecemasan dikarenakan tindakan ini terjadinya gangguan dikarenakan kecemasan
berkemungkinan mengakibatkan perdarahan, secara non farmakologis. Aromaterapi merupakan
infeksi luka, risiko kematian, nyeri setelah metode pengobatan non farmakologis yang aman,
pembedahan, serta kegagalan pembedahan. murah dan praktis yang berfungsi untuk
Kecemasan bisa dipahami sebagai sebuah menurunkan tingkat kecemasandengan resiko atau
perasaan tegang, tidak aman, serta dipenuhi efek samping yang rendah. Contoh dari aroma
kekhawatiran dikarenakan sebuah keadaan yang terapi yang bisa dipergunakan dalam menurunkan
seseorang anggap membahayakan, tetapi dengan kecemasan yakni lavender (Lavandulla
penyebab yang tidak dipahami secara jelas Officianalis) (Kianpour, 2016).
(Hayati, 2019). Berdasarkan penelitian, 100gram dari bunga
WHO (World Health Organization) lavender (lavandulla angustifolia) yang terdiri
menjelaskan, standar dilaksanakannya tindakan oleh beragam selayaknya minyak essential (1-
SC yakni berkisar 5-15%. Mengaci dari data 3%), alpha-pinene (0,22%), champene (0,06%),
Global Survei on Maternal and Perinatal Health betamyrcene (5,33%), terpinine-4-ol (4,64%),
oleh WHO, didapati sejumlah 46,1% dari lynalyl acetate (26,32%), caryophyllene (7,55%),
keseluruhan kelahiran dilaksanakan dengan serta geranyl acetate (2,14%). Artinya bisa
tindakan SC (WHO, 2019). Adapun untuk dipahami kandungan utamanya bunga lavender
tindakan SC yang dilaksanakan di Indonesia yakni yakni linalyl acetate serta linalool (C10H18O)
sejumlah 1,2 juta pada tahun 2012. Melalui (Ramdhan, 2017). Kedua komponen tersebut
peroleh Survei WHO terhadap 287 layanan bertanggung jawab atas efek farmakologis
kesehatan pada sejumlah 21 negara, didapati dari lavender, termasuk aktivitas menenangkan dan
keseluruhan 239,144 persalinan, diantaranya sedatifnya (Donelli, 2019). Aroma terapi lavender
sejumlah 74,582 persalinan (31,2%) dilaksanakan diberikan selama 30 menit dengan difussier
secara SC. Jumlah tertingginya terdapat pada dengan jarak 100cm dari kepala efektif untuk
beragam negara di Amerika (40%), Asia (32,4%), menurunkan kecemasan ibu postpartum
serta Afrika (20,3%), yang disertai juga dengan (Sulistyorini, 2020).
kecemasan. Berdasar dari latar belakang yang sebelumnya
Berdasar pada perolehan survei Rumah Sakit disampaikan, penulis tertarik dalam melaksanakan
Melati Tangerang pada Juni-Agustus 2023, studi penelitian terkait pengaruhnya aroma terapi
diperoleh data sejumlah 301 kasus dan sebanyak lavender untuk tingkat kecemasan dari ibu pre
84% mempergunakan metode SC. Berdasarkan op SC dengan mengangkat judul “Pengaruh
data yang di ambil dari rekam medis RS Melati di Terapi Aroma Lavender Terhadap Tingkat
dapatkan pasien yang mengalami kecemasan, Kecemasan PasienPre Operasi Sectio Caesarea di
dapat dilihat dari gejala serta tanda dari kecemasan Ruang Kebidanan Rumah Sakit Melati Tangerang
dengan penggunaan skala kecemasan HARS Tahun 2023”.
(Hamilton Anxiety Rating Scale). Gejala serta
tanda kecemasan yang umumnya ditemui yakni METODE PENELITIAN
berkeringat, kelelahan, peningkatan denyut Metode yang peneliti terapkan yakni Pre-
jantung, sesak napas, vertigo, gemetaran, mual, Eksperimental Designs melalui desain One-Group
sakit kepala, kejang, sulit tidur. Kecemasan bisa Pretest-Postest. Sementara itu untuk metode
mengakibatkan juga perubahan baik secara penentuan sampel yang akan diterapkan berupa
psikologis maupun fisik, kondisi ini terlihat Nonprobability Sampling melalui penggunaan
melalui peningkatan tekanan darah, rasa lelah, Accidental Sampling. Penelitian ini adalah seluruh
serta bernapas secara lebih cepat (Natsir & ibu pre operasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit
2
Melati Tangerang tahun 2023. Jumlah sampel responden mengalami kecemasan sangat berat
sebanyak 36 responden. Instrumen yang yaitu 8 responden (22.2%) dan sebagian kecil
digunakan pada penelitian ini menggunakan responden juga mengalami kecemasan ringan
lembar SOP aromaterapi lavender dan kuisioner yaitu 6 responden (16.7%), hampir setengah
HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). responden mengalami kecemasan sedang yaitu 10
responden (27.8%).
HASIL DAN PEMBASAN
1. Analisis Univariat Tabel 2. Distribusi frekuensi berdasarkan
Hasil penelitian diperoleh responden sebanyak tingkat kecemasan responden
36 responden, dengan karakteristik responden sesudah dilakukan pemberian
berdasarkan usia data yang diperoleh aromaterapi lavender terhadap
menunjukkan bahwa lebih dari setengah tingkat kecemasan pada pasien pre
responden yang berusia 26-35 tahun sebanyak 23 operasi Sectio Caesarea di ruang
responden (77.8%). Distribusi berdasarkan kebidanan RS Melati Tangerang
pendidikan menunjukkan bahwa lebih dari
setengah responden berpendidikan SMA sebanyak
25 responden (69.4%). Distribusi pekerjaan
menunjukkan hampir setengah responden bekerja
sebagai swasta yaitu sebanyak 15 responden
(41.7%) dan hampir setengah responden sebagai
IRT yaitu sebanyak 12 responden (33.3%).
Distribusi berdasarkan riwayat SC menunjukkan
Berdasarkan tabel 5.6 distribusi setelah
bahwa mayoritas responden 1 kali Sectio Caesarea
dilakukan pemberian aromaterapi lavender
yaitu sebanyak 29 responden (80.6%)
terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre
operasi Sectio Caesarea di ruang kebidanan RS
2. Analisis Bivariat
Melati Tangerang yaitu hampir setengah
Tabel 1. Distribusi frekuensi berdasarkan
responden mengalami kecemasan sedang
tingkat kecemasan responden sebanyak 12 responden (33.3), lebih dari setengan
sebelum dilakukan pemberian responden mengalami kecemasan ringan sebanyak
aromaterapi lavender terhadap 19 responden (52.8%)
tingkat kecemasan pada pasien pre
operasi Sectio Caesarea di ruang Tabel 3. Analisis pemberian aromaterapi
kebidanan RS Melati Tangerang lavender terhadap tingkat
kecemasan pada pasien pre
operasi Sectio Caesarea di RS
Melati Tangerang (n = 36)
menggunakan uji SPSS versi 26
statistic T test paired
Berdasarkan tabel 1. distribusi sebelum
dilakukan pemberian aromaterapi lavender
terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre
operasi Sectio Caesarea di ruang kebidanan RS
Melati Tangerang yaitu hampir setengah
responden mengalami kecemasan berat yaitu Dari hasil analisa uji T-test paired
sebanyak 12 responden (33.3%), sebagian kecil menunjukkan bahwa aromaterapi lavender
3
terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre Gambaran tingkat kecemasan responden
operasi Sectio Caesarea dengan menggunakan uji sesudah dilakukan pemberian aromaterapi
statistik T-test paired didapatkan nilai p value lavender terhadap tingkat kecemasan pada
0.000 dengan batas kemaknaan P value ≤ 0.005 pasien pre operasi Sectio Caesarea di ruang
yang dimana nilai P value = 0.000 ≤ 0.005, maka kebidanan RS Melati Tangerang
dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha
diterima terdapat pengaruh aromaterapi lavender Diketahui dari hasil penelitian bahwa setelah
terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre op dilakukan pemberian aromaterapi lavender
Sectio Caesarea di ruang kebidanan RS Melati terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre
Tangerang. operasi Sectio Caesarea di ruang kebidanan RS
Melati Tangerang yaitu hampir setengah
Gambaran tingkat kecemasan responden responden mengalami kecemasan sedang
sebelum dilakukan pemberian aromaterapi sebanyak 12 responden (33.3), lebih dari setengah
lavender terhadap tingkat kecemasan pada responden mengalami kecemasan ringan sebanyak
pasien pre operasi Sectio Caesarea di ruang 19 responden (52.8%), dan hampir tidak ada
kebidanan RS Melati Tangerang responden yang mengalami kecemasan berat
sebanyak 5 responden (13.9%).
Diketahui dari hasil penelitian bahwa sebelum Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang
dilakukan pemberian aromaterapi lavender dilakukan Kusila Rizki Dwi at al (2023)
terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre “Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Dan
operasi Sectio Caesarea di ruang kebidanan RS Musik Klasik Lullaby Terhadap Tingkat
Melati Tangerang yaitu hampir setengah Kecemasan Pasien Pre Op SC di SMC RS
responden mengalami kecemasan berat yaitu Tegalrejo”. Peneliti mengambil sampel dengan
sebanyak 12 responden (33.3%). jumlah 40 responden. Yang dimana peneliti
Penelitian ini sejalan dengan Penelitian Rahayu memberikan aromaterapi lavender selama 30
et al (2020) “Pengaruh Aromaterapi Lavender menit dengan diffuser dengan jarak 100cm dari
Terhadap Perubahan Tingkat Ansietas Pada Aibu kepala efektif untuk menurunkan kecemasan ibu.
Hamil Pre Sectio Caesarea Di RSIA Santa Anna Dengan nilai p sejumlah 0.000 (≤0.005) yang
Maria Lampung”. Hasil yang didapatkan rata-rata menandakan pemberian aromaterapi lavender
kecemasan dari ibu pre op SC sebelum pemberian mampu membuat kecemasan ibu pre op SC
aromaterapi lavender yakni 24,6 serta untuk menurun.
sesudah yakni sejumlah 16,2. Sesuai dengan hasil penelitian Miarso (2018)
Kecemasan adalah gangguan alam perasaan yaitu aromaterapi lavender efektif dalam
ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan menurunkan kecemasan ibu hamil dan rata-rata
berkelanjutan, serta kepribadian masih tetap utuh skor kecemasan ibu hamil menurun 27,8 menjadi
(spilliting personality), tidak mengalami gangguan 17. Dilla (2017) dalam penelitiannya mengatakan
dalam menilai relialistis, bisa mengganggu bahwa jika aromaterapi diberikan secara langsung
perilaku masih dalam batasan yang normal (dihirup) dan dilakukan selama 30 menit sebelum
(Manurung, 2016). menjalankan operasi akan memiliki efek positif
Aromaterapi termasuk sebagai bahan yang lebih besar terhadap penurunan tingkat
pengobatan alternatif ataupun terapi modalitas kecemasan pasien.
melalui penggunaan sari tanaman aromaterapik Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan
natural dengan bentuk cairan yang bisa menguap bahwa bau yang menenangkan ini akan
dengan mudah serta senyawa aromatik lainnya menciptakan perasaan yang senang serta tenang,
dari tanaman (Kushariyadi & Setyoadi, 2016). sehingga kemudian mampu meminimalisir rasa
Jadi dari hasil penelitian ini dapat ditarik cemas. Aromaterapi merupakan metode
kesimpulan bahwa sebelum dilakukan pemberian pengeobatan nonfarmakologis yang aman, murah
aromaterapi lavender pasien mengalami dan praktis yang berfungsi untuk menurunkan
kecemasan. Aromaterapi lavender sendiri dalam tingkat kecemasan dengan resiko atau efek
hal ini dianggap mampu meminimalkan perasaan samping yang rendah.
negatif selayaknya sedih, cemas, serta emosi lain
(Syukrini, 2016).
4
Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap
Tingkat Kecemasan Ibu Pre Operasi Sectio KESIMPULAN
Caesarea Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh
ibu pre operasi Sectio Caesarea mengalami
Dari hasil analisa uji T-test paired kecemasan berat sebelum diberikan aromaterapi
menunjukkan bahwa terapi aroma lavender lavender pada saat pretest. Hampir seluruhnya ibu
terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre pre operasi Sectio Caesarea mengalami
operasi Sectio Caesarea dengan menggunakan uji kecemasan sedang setelah diberikan aromaterapi
statistik T-test paired didapatkan nilai p value lavender pada saat posttest. Ada pengaruh
0.000 dengan batas kemaknaan P value ≤ 0.005 aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan
yang dimana nilai P value = 0.000 ≤ 0.005, maka ibu pre operasi Sectio Caesarea di rumah sakit
dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha melati tangerang tahun 2023.
diterima terdapat pengaruh aromaterapi lavender
terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre op DAFTAR PUSTAKA
Sectio Caesarea di ruang kebidanan RS Melati Dilla, D, Putra F,. & arifin R, F (2017). “Pengaruh
Tangerang. (Placeholder1) Aroma terapi Lavender
Hal ini sesuai dengan penelitian Sri Devi et al Terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Pre
“Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Operassi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit
Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Bersalin”. Caring nursing jurnal. 1 (2) : 51 -56.
Sectio Caesarea”. Hasil penelitian tingkat Pengaruh Aroma Terapi Lavender Terhadap
kecemasan pasien tertinggi sebelum dilakukan Penurunan Kecemasan Ibu Pre Operasi Sectio
pemberian aromaterapi lavender mengalami Caesarea Dirumah Sakit Bersalin | Cnj: Caring
tingkat kecemasan ringan dengan skor sebanyak Nursing Journal ([Link]) di unduh
14-20 orang sebanyak 42 orang atau sebesar tanggal 19 september 2023 jam 07.55
72.4%, setelah diberikan aromaterapi lavender Donelli, Donelli., Antonelli, Michele., Bellinazzi,
tingkat kecemasan pasien tertinggi mengalami caterina., Gensini, Gian Fransco. Firenzuoli,
tingkat kecemasan tidak cemas dengan skor <14 Fabio. (2019). Effect Of Lavender On Axiety:
sebanyak 28 orang atau sebesar 48.3% dengan ASystematic Review And Meta
hasil uji statistik paired T-test didapatkan nilai p= [Link]:[Link]
0.001 dimana tingkat kemaknaan (p<0.005). .2019.153099 di unduh tanggal 17 september
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada 2023 jam 21.36
pengaruh aromaterapi lavender terhadap
penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre Kianpour, Maryam., Akram Mansouri, Tayebeh
operasi Sectio Caesarea. Mehrabi, & Gholamreza Asghari.2016. “Effect
Cara kerja dari sebuah aromaterapi yakni Of Lavender Scent Inhalation On Prevention Of
melewati penciuman serta sirkulasi dari tubuh, Stress Anxiety And Depressions In The
bau-baun ini akan hipotalamus ingat selaku suatu Postpartum Period”. Iranian Journal Of
hal yang menyenagkan maupun tidak tergantung Nursing And Midwifery Research 2016, 21 (2),
terhadap pengalaman terdahulu terkait bebauan 197-201. Effect of lavender scent inhalation on
itu, interaksi antara zat kimia aroma dengan prevention of stress, anxiety and depression in
reseptor di hidung dapat memicu respons fisiologis the postpartum period - PubMed ([Link]) di
dan psikologis seperti memberikan efek relaksasi, unduh tanggal 19 september 2023 jam 08.36
meningkatkan suasana hati, (Shintya, 2019). Manurung, Nixson. (2016). Terapi Reminiscence:
Berdasarkan teori penelitian terkait dan hasil Solusi Pendekatan sebagai Upaya Tindakan
penelitian, peneliti berasumsi ada perbedaan nilai Keperawatan dalam Menurunkan Kecemasan,
skor tingkat kecemasan dengan setelah merupakan Stress dan Depresi. Jakarta: TIM.
efek dari dilakukannya pemberian aromaterapi
lavender pada pasien pre op Sectio Caesarea. Hal Miarso Chondrosuro, Eka Noyriana. (2018).
ini karena lavender memiliki kandungan utama “Teknik aromaterapi lavender untuk
yaitu linalyl dan linalool, kedua komponen mengurangi kecemasan ibu hamil menghadapi
tersebut bertanggung jawab atas efek farmakologis persalinan”. TEKNIK AROMATERAPI
lavender, termasuk aktivitas menenangkan dan LAVENDER UNTUK MENGURANGI
sedatifnya (Donelli, 2019). KECEMASAN IBU HAMIL MENGHADAPI
PERSALINAN | Prosiding University
5
Research Colloquium ([Link]) diunduh
tanggal 19 September 2023 jam 09.01
Nasir dan Munith. (2011). Dasar-dasar
Keperawatan Jiwa: Pengantar Teori Abdul
Nasir dan Abdul Munith. Jakarta: Salemba
Medika.
Ramadhian, M, R., dan Zettira, O, Z., 2017.
“Aroma terapi Bunga Lavender (Lavandula
angustifolia) dalam Menurunkan Risiko
Insomnia”. JurnalMajority., 6(2), 60-63.
Rahayu, K. D., Herawati, Y., & Masdad, C.
(2020). Pengaruh Terapi Aroma Lavender
Terhadap Kecemasan Ibu Dengan Post Sectio
Caesaria. Journal of Maternity Care and
Reproductive Health, 3(3).
Rahayu, N. K., & Puspita, R. (2022). Pengaruh
Aromaterapi Lavender terhadap Perubahan
Tingkat Ansietas pada Ibu Hamil Pre Operasi
Sectio Caesarea. Jurnal Gawat Darurat, 4(2),
169-180.
Shintya, sarizal putri. (2019). Asuhan
Keperawatan Pasien Post Op Appendectomy
Dengan Aplikasi Aroma terapi Essential Oil
Lavender Di Ruangan Eboni Rsp Unand
Padang. [Link] di
unduh tanggal 19 september 2023 jam 21.45
Sri Devi, Tutik Agustini, & Yusrah Taqiyah.
(2023). Pengaruh Aromaterapi Lavender
Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan
Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea. Window
of nursing journal, 4(2), 153-159. Retrieved
from[Link]
e/view/521 diunduh tanggal 2 Desember 2023
Syukrini, R.D. (2016). Pengaruh Aroma terapi
Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu
Persalinan Kala I Di Kamar Bersalin Rsu Kab.
Tangerang. Skripsi. Universitas Islam Negri
Syarif Hidayatullah Jakarta. Institutional
Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta:
Pengaruh Aroma terapi terhadap Tingkat
Kecemasan pada Ibu Persalinan Kala I di Kamar
Bersalin Rsu Kab. Tangerang ([Link]) di
unduh tanggal 19 september 2023 jam 21.45
World Health Organization (2019) Monitoring
Healh For The Sdgs, World Health
Organization. Switzerland: World health
organization.